🌅⛱ DARI SIAPA ANDA MENGAMBIL ILMU?
al-'Allamah Hammad al-Anshari rahimahullah berkata,
✍🏻 "Sesungguhnya para ulama menasehatkan kepada para penuntut ilmu, apabila hendak rihlah (melakukan perjalanan ke negeri lain) untuk mencari ilmu maka janganlah dia mengambil ilmu dari seorang alim atau seorang syaikh sampai dia mengetahui aqidahnya.
👉🏻 Apabila aqidahnya adalah AQIDAH SALAFIYYAH, maka dia bisa mengambil ilmu darinya.
❌ Namun apabila tidak seperti itu (yakni aqidahnya bukan aqidah salafiyyah, pen), maka jangan mengambil ilmu darinya."
📚 al-Majmu' 2/585
قال العلامة حماد الأنصاري:
"إن أهل العلم ينصحون طالب العلم إذا رحل لطلب العلم أن لا يأخذ العلم عن عالم أو شيخ حتى يعرف عقيدته، فإن كانت عقيدة سلفية أخذ عليه العلم، وإن كان خلاف ذلك فلا".
(المجموع ٥٨٥/٢.)
#salaf #aqidah #aqidahsalafiyyah #salafiyyah #ilmu #rihlah #hammad
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~
al-'Allamah Hammad al-Anshari rahimahullah berkata,
✍🏻 "Sesungguhnya para ulama menasehatkan kepada para penuntut ilmu, apabila hendak rihlah (melakukan perjalanan ke negeri lain) untuk mencari ilmu maka janganlah dia mengambil ilmu dari seorang alim atau seorang syaikh sampai dia mengetahui aqidahnya.
👉🏻 Apabila aqidahnya adalah AQIDAH SALAFIYYAH, maka dia bisa mengambil ilmu darinya.
❌ Namun apabila tidak seperti itu (yakni aqidahnya bukan aqidah salafiyyah, pen), maka jangan mengambil ilmu darinya."
📚 al-Majmu' 2/585
قال العلامة حماد الأنصاري:
"إن أهل العلم ينصحون طالب العلم إذا رحل لطلب العلم أن لا يأخذ العلم عن عالم أو شيخ حتى يعرف عقيدته، فإن كانت عقيدة سلفية أخذ عليه العلم، وإن كان خلاف ذلك فلا".
(المجموع ٥٨٥/٢.)
#salaf #aqidah #aqidahsalafiyyah #salafiyyah #ilmu #rihlah #hammad
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🛳💨 TIDAK BOLEH MEMBUAT AQIDAH ATAU IBADAH SENDIRI
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah,
🌙 "Tidak ada seorang pun yang boleh membuat aqidah atau pun ibadah dari dirinya sendiri.
🔑 Namun wajib atasnya untuk berittiba' bukan membuat bid'ah, meneladani bukan memunculkan hal baru."
📚 Majmu' Fatawa 11/490
🔹قال ابن تيمية :
"ليس لأحد أن يضع للناس عقيدة ولا عبادة من عنده ، بل عليه أن يتبع ولا يبتدع ، ويقتدي ولا يبتدي"
🔹مجموع الفتاوى 11/ 490
#aqidah #ibadah #ittiba #bidah
#teladan
#ibnuTaimiyyah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah,
🌙 "Tidak ada seorang pun yang boleh membuat aqidah atau pun ibadah dari dirinya sendiri.
🔑 Namun wajib atasnya untuk berittiba' bukan membuat bid'ah, meneladani bukan memunculkan hal baru."
📚 Majmu' Fatawa 11/490
🔹قال ابن تيمية :
"ليس لأحد أن يضع للناس عقيدة ولا عبادة من عنده ، بل عليه أن يتبع ولا يبتدع ، ويقتدي ولا يبتدي"
🔹مجموع الفتاوى 11/ 490
#aqidah #ibadah #ittiba #bidah
#teladan
#ibnuTaimiyyah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛳🌹 PEGANG TEGUHLAH ISLAM, WASPADA DARI MAKAR MUSUH
🎯🍂 Musuh-musuh Islam, terutama Ahlul Kitab – Yahudi dan Nasrani – memahami bahwa untuk cara menguasai dan dan merusak negeri Islam adalah dengan menjauhkan penduduknya dari agama Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam segala sisinya, akidah, ibadah, muamalah, akhlak, dan adab.
⚡ Mereka berusaha keras agar umat Islam mau mengikuti langkah-langkah mereka. Allah subhanahu wata’ala telah menyebutkan dalam firman-Nya,
وَلَن تَرضىٰ عَنكَ اليَهودُ وَلَا النَّصارىٰ حَتّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُم ۗ
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (al-Baqarah: 120)
#berpegangteguh #aqidah #ibadah #islam
#yahudi #nashara #ahlulkitab
#majalah_asysyariah
.......................................
📇 dari Majalah "asy-Asyari'ah | No. 114/X/1437 H / 2016 M | al-Ustadz Abu Ismail Muhammad Rijal, Lc hal. 14 dan 17
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🎯🍂 Musuh-musuh Islam, terutama Ahlul Kitab – Yahudi dan Nasrani – memahami bahwa untuk cara menguasai dan dan merusak negeri Islam adalah dengan menjauhkan penduduknya dari agama Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam segala sisinya, akidah, ibadah, muamalah, akhlak, dan adab.
⚡ Mereka berusaha keras agar umat Islam mau mengikuti langkah-langkah mereka. Allah subhanahu wata’ala telah menyebutkan dalam firman-Nya,
وَلَن تَرضىٰ عَنكَ اليَهودُ وَلَا النَّصارىٰ حَتّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُم ۗ
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (al-Baqarah: 120)
#berpegangteguh #aqidah #ibadah #islam
#yahudi #nashara #ahlulkitab
#majalah_asysyariah
.......................................
📇 dari Majalah "asy-Asyari'ah | No. 114/X/1437 H / 2016 M | al-Ustadz Abu Ismail Muhammad Rijal, Lc hal. 14 dan 17
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🇸🇦🌺🇮🇩 ARAB SAUDI DAN WAHABISME (3)
🛍 Samahatu asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah,
🔑 Tanya :
"Apakah itu Wahabiyyah (Wahabisme)? Apakah itu merupakan madzhab kelima, ataukah mengikuti salah satu dari madzhab yang empat?"
🍒 Jawab :
"Kata ini digunakan oleh banyak orang untuk dakwah yang ditegakkan oleh asy-Syaikh al-Imam Muhammad bin 'Abdil Wahhab bin Sulaiman at-Tamimi al-Hanbali rahimahullah. Orang-orang menyebut beliau dan para pengikutnya dengan sebutan "Wahabi".
📚 Setiap orang yang memiliki ilmu paling rendah sekalipun telah tahu tentang gerakan dakwah asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab. Bahwa beliau berdakwah menyebarkan tauhid yang murni, dan memperingatkan dari kesyirikan dengan berbagai macamnya, seperti bergantung kepada orang-orang yang sudah mati, atau kepada pohon dan batu, serta yang lainnya.
🛤 Beliau dalam hal aqidah berjalan di atas madzhab Salafush Shalih. Dalam masalah pembahasan hukum-hukum yang bersifat cabang, beliau mengikuti madzhab al-Imam Ahmad bin Hanbal asy-Syaibani rahimahulllah. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh kitab-kitab karya beliau dan fatwa-fatwa beliau, serta kitab-kitab para pengikut beliau, baik dari putra-putra maupun cucu-cucu beliau, dan yang lainnya. Semuanya telah tercetak dan tersebar di tengah umat.
🍋 al-Imam Muhammad bin 'Abdil Wahhab menegakkan dakwahnya pada waktu keterasingan Islam benar-benar kuat dan menggelayuti Jazirah Arabia dan wilayah-wilayah lainnya. Kecuali yang Allah kehendaki untuk dicabut kebodohan darinya.
🥒 Di Jazirah Arabia ketika itu tersebar penyembahan terhadap berhala-berhala yang dijadikan sebagai tandingan bagi Allah.
🎗 Maka tidak ada pilihan bagi asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab kecuali harus menyingsingkan lengan baju, bekerja keras, dan berjuang serta mengerahkan segala kemampuannya untuk menumpas berbagai penyimpangan yang terjadi. Untuk itu beliau mengunakan berbagai sarana agar bisa menyebarkan Tauhid yang bersih dari khurafat di tengah-tengah umat.
🏅Merupakan nikmat Allah, tatkala Allah berikan taufiq kepada al-Imam Muhammad bin Su'ud pimpinan negeri Dir'iyyah pada waktu itu untuk mau menerima dakwah ini. Sehingga beliau pun berjalan bersama asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab di jalan dakwah. Beliau dan anak-anaknya, serta semua yang berada di bawah pemerintahan beliau, juga para pengikutnya dalam kebaikan ini. Semoga Allah memberikan balasan kepada mereka dengan segala kebaikan, dan mengampuni mereka. Serta memberikan taufiq keturunan mereka semuanya kepada segala amal yang padanya terdapat keridhaan-Nya dan kebaikan untuk hamba-hamba-Nya.
⛱ Wilayah Jazirah Arabia terus hidup di bawah naungan dakwah penuh kebaikan ini hingga hari ini.
🛣 Dakwah asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab merupakan dakwah yang sesuai dengan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya. Wahabiyyah bukanlah madzhab kelima sebagaimana yang disangka oleh orang-orang yang tak mengerti atau menentang. Namun dia adalah dakwah kepada Aqidah Salafiyyah dan pembaharuan terhadap tonggak-tonggak Islam dan Tauhid yang telah hilang di Jazirah Arabia sebagaimana telah lalu penjelasannya."
🌏 http://www.alifta.net/Fatawa/fatawaDetails.aspx?languagename=ar&View=Page&PageID=67&PageNo=1&BookID=4
#wahabisme #wahabiyyah #arabsaudi #saudiarabia
#dakwahsalafiyyah #tauhid #aqidah #aqidahsalafiyyah
#binBaz #kunjunganrajasalmankeindonesia
#sambut_raja_salman_ke_indonesia
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🛍 Samahatu asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah,
🔑 Tanya :
"Apakah itu Wahabiyyah (Wahabisme)? Apakah itu merupakan madzhab kelima, ataukah mengikuti salah satu dari madzhab yang empat?"
🍒 Jawab :
"Kata ini digunakan oleh banyak orang untuk dakwah yang ditegakkan oleh asy-Syaikh al-Imam Muhammad bin 'Abdil Wahhab bin Sulaiman at-Tamimi al-Hanbali rahimahullah. Orang-orang menyebut beliau dan para pengikutnya dengan sebutan "Wahabi".
📚 Setiap orang yang memiliki ilmu paling rendah sekalipun telah tahu tentang gerakan dakwah asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab. Bahwa beliau berdakwah menyebarkan tauhid yang murni, dan memperingatkan dari kesyirikan dengan berbagai macamnya, seperti bergantung kepada orang-orang yang sudah mati, atau kepada pohon dan batu, serta yang lainnya.
🛤 Beliau dalam hal aqidah berjalan di atas madzhab Salafush Shalih. Dalam masalah pembahasan hukum-hukum yang bersifat cabang, beliau mengikuti madzhab al-Imam Ahmad bin Hanbal asy-Syaibani rahimahulllah. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh kitab-kitab karya beliau dan fatwa-fatwa beliau, serta kitab-kitab para pengikut beliau, baik dari putra-putra maupun cucu-cucu beliau, dan yang lainnya. Semuanya telah tercetak dan tersebar di tengah umat.
🍋 al-Imam Muhammad bin 'Abdil Wahhab menegakkan dakwahnya pada waktu keterasingan Islam benar-benar kuat dan menggelayuti Jazirah Arabia dan wilayah-wilayah lainnya. Kecuali yang Allah kehendaki untuk dicabut kebodohan darinya.
🥒 Di Jazirah Arabia ketika itu tersebar penyembahan terhadap berhala-berhala yang dijadikan sebagai tandingan bagi Allah.
🎗 Maka tidak ada pilihan bagi asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab kecuali harus menyingsingkan lengan baju, bekerja keras, dan berjuang serta mengerahkan segala kemampuannya untuk menumpas berbagai penyimpangan yang terjadi. Untuk itu beliau mengunakan berbagai sarana agar bisa menyebarkan Tauhid yang bersih dari khurafat di tengah-tengah umat.
🏅Merupakan nikmat Allah, tatkala Allah berikan taufiq kepada al-Imam Muhammad bin Su'ud pimpinan negeri Dir'iyyah pada waktu itu untuk mau menerima dakwah ini. Sehingga beliau pun berjalan bersama asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab di jalan dakwah. Beliau dan anak-anaknya, serta semua yang berada di bawah pemerintahan beliau, juga para pengikutnya dalam kebaikan ini. Semoga Allah memberikan balasan kepada mereka dengan segala kebaikan, dan mengampuni mereka. Serta memberikan taufiq keturunan mereka semuanya kepada segala amal yang padanya terdapat keridhaan-Nya dan kebaikan untuk hamba-hamba-Nya.
⛱ Wilayah Jazirah Arabia terus hidup di bawah naungan dakwah penuh kebaikan ini hingga hari ini.
🛣 Dakwah asy-Syaikh Muhammad bin 'Abdil Wahhab merupakan dakwah yang sesuai dengan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya. Wahabiyyah bukanlah madzhab kelima sebagaimana yang disangka oleh orang-orang yang tak mengerti atau menentang. Namun dia adalah dakwah kepada Aqidah Salafiyyah dan pembaharuan terhadap tonggak-tonggak Islam dan Tauhid yang telah hilang di Jazirah Arabia sebagaimana telah lalu penjelasannya."
🌏 http://www.alifta.net/Fatawa/fatawaDetails.aspx?languagename=ar&View=Page&PageID=67&PageNo=1&BookID=4
#wahabisme #wahabiyyah #arabsaudi #saudiarabia
#dakwahsalafiyyah #tauhid #aqidah #aqidahsalafiyyah
#binBaz #kunjunganrajasalmankeindonesia
#sambut_raja_salman_ke_indonesia
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌴🍒 AQIDAH HARUS DIPENTINGKAN DAN DIUTAMAKAN
🍃 asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah,
🏅 "Aku nasehatkan kepada para pemuda dan kaum muslimin agar mementingkan aqidah pada prioritas utama dan sebelum segala sesuatu.
🌴🍒 Karena aqidah merupakan pondasi yang di atasnya ditegakkan seluruh amalan, apakah amalan tersebut diterima ataukah ditolak.
🍂 Apabila aqidahnya benar, sesuai dengan aqidah yang dibawa oleh para rasul, khususnya penutup para nabi yaitu nabi kita Muhammad - shallallahu 'alahi wa sallam - maka seluruh amalannya akan diterima apabila amalan tersebut ikhlas mengharap wajah Allah dan sesuai dengan syari'at Allah dan Rasul-Nya.
⛔ Namun apabila aqidahnya rusak, atau sesat, dibangun di atas tradisi atau taqlid kepada ayah dan kakek, atau aqidah syirik, maka amal akan tertolak tidak diterima satu pun."
📚 al-Ajwibah al-Mufidah, hal. 97
#aqidah #amal
#al_Fauzan
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🍃 asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah,
🏅 "Aku nasehatkan kepada para pemuda dan kaum muslimin agar mementingkan aqidah pada prioritas utama dan sebelum segala sesuatu.
🌴🍒 Karena aqidah merupakan pondasi yang di atasnya ditegakkan seluruh amalan, apakah amalan tersebut diterima ataukah ditolak.
🍂 Apabila aqidahnya benar, sesuai dengan aqidah yang dibawa oleh para rasul, khususnya penutup para nabi yaitu nabi kita Muhammad - shallallahu 'alahi wa sallam - maka seluruh amalannya akan diterima apabila amalan tersebut ikhlas mengharap wajah Allah dan sesuai dengan syari'at Allah dan Rasul-Nya.
⛔ Namun apabila aqidahnya rusak, atau sesat, dibangun di atas tradisi atau taqlid kepada ayah dan kakek, atau aqidah syirik, maka amal akan tertolak tidak diterima satu pun."
📚 al-Ajwibah al-Mufidah, hal. 97
#aqidah #amal
#al_Fauzan
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🏅🛤 BAGAIMANA AGAR UMAT INI BERSATU?
✍🏻 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
1⃣ Pertama, Pembenahan aqidah. Yaitu aqidah umat harus bersih dari kesyirikan. Allah Ta’ala berfirman,
وإن هذه أمتكم أمة واحدة وأنا ربكم فاتقون
“Sesungguhnya (agama Tauhid) ini, adalah agama kalian semua, agama yang satu, dan aku adalah Rabb kalian, maka bertakwalah kepada-Ku.” (al-Mu’minun : 52)
🏖 Karena aqidah yang benar itulah yang akan mempersatukan hati dan menghilangkan kedengkian. Beda halnya jika aqidahnya beragam/bermacam-macam dan yang disembah juga bermacam-macam (maka akan timbul perpecahan, pen). Karena penganut masing-masing aqidah akan menyendiri bersama aqidah (keyakinan) dan sesembahannya, serta memandang aqidah pihak lain sebagai aqidah yang batil/salah.
🕌 Allah Ta’ala berfirman,
أَأَرْبَابٌ مُّتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ (39)
“Manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa?” (Yusuf : 39)
🌋 Oleh karena itu, dulu bangsa Arab pada zaman Jahiliyyah, mereka tercerai berai dan lemah di muka bumi.
🌅 Ketika mereka masuk Islam dan aqidahnya telah diluruskan, maka barisan mereka pun terpadu dan negara mereka bersatu.
2⃣ Kedua, mendengar dan taat kepada pemerintah muslimin. Oleh karena itu Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda,
“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah, mendengar dan taat (kepada pemerintah) meskipun yang memerintah kalian adalah seorang budak habasyi. … “ (HR. Abu Dawud 4607, at-Tirmidzi 2776)
👉🏻 Menentang pemerintah adalah sebab perselisihan.
3⃣ Ketiga, Merujuk kepada al-Qur’an dan as-Sunnah untuk mencegah terjadinya pertentangan dan menyudahi perselisihan.
Allah Ta’ala berfirman,
فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا (59)
“Kemudian jika kalian berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kalian memang benar-benar beriman kepada Allah dan hari Akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (an-Nisaa’ : 59)
🚫 Bukan merujuk kepada pendapat atau tradisi tokoh-tokoh tertentu.
4⃣ Keempat, Mendamaikan hubungan dengan sesama tatkala menjalar pertentangan antar pribadi atau antar kabilah/kelompok.
Allah Ta’ala berfirman,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ
“Oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu;” (al-Anfal : 1)
⚔🛡 Kelima, Memerangi kaum pemberontak dan khawarij (teroris), yang mereka itu menginginkan untuk memecah belah kaum muslimin. Apabila mereka memiliki kekuatan dan mengancam persatuan kaum muslimin serta merusak keamanan.
⚖ Allah Ta’ala berfirman,
فَإِن بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ
“Apabila yang satu melanggar Perjanjian (memberontak) terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah.” (Al-Hujuraat : 9)
🎙 Oleh karena itu Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu dulu memerangi kelompok pemberontak dan Khawarij. Ini termasuk di antara keutamaan/jasa beliau yang paling besar.
📚 al-Ajwibah al-Mufidah 211 - 213
#bersatu #persatuan #aqidah #tauhid
#teroris #khawarij #jahiliyyah
#al_Fauzan
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
✍🏻 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
1⃣ Pertama, Pembenahan aqidah. Yaitu aqidah umat harus bersih dari kesyirikan. Allah Ta’ala berfirman,
وإن هذه أمتكم أمة واحدة وأنا ربكم فاتقون
“Sesungguhnya (agama Tauhid) ini, adalah agama kalian semua, agama yang satu, dan aku adalah Rabb kalian, maka bertakwalah kepada-Ku.” (al-Mu’minun : 52)
🏖 Karena aqidah yang benar itulah yang akan mempersatukan hati dan menghilangkan kedengkian. Beda halnya jika aqidahnya beragam/bermacam-macam dan yang disembah juga bermacam-macam (maka akan timbul perpecahan, pen). Karena penganut masing-masing aqidah akan menyendiri bersama aqidah (keyakinan) dan sesembahannya, serta memandang aqidah pihak lain sebagai aqidah yang batil/salah.
🕌 Allah Ta’ala berfirman,
أَأَرْبَابٌ مُّتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ (39)
“Manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa?” (Yusuf : 39)
🌋 Oleh karena itu, dulu bangsa Arab pada zaman Jahiliyyah, mereka tercerai berai dan lemah di muka bumi.
🌅 Ketika mereka masuk Islam dan aqidahnya telah diluruskan, maka barisan mereka pun terpadu dan negara mereka bersatu.
2⃣ Kedua, mendengar dan taat kepada pemerintah muslimin. Oleh karena itu Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda,
“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah, mendengar dan taat (kepada pemerintah) meskipun yang memerintah kalian adalah seorang budak habasyi. … “ (HR. Abu Dawud 4607, at-Tirmidzi 2776)
👉🏻 Menentang pemerintah adalah sebab perselisihan.
3⃣ Ketiga, Merujuk kepada al-Qur’an dan as-Sunnah untuk mencegah terjadinya pertentangan dan menyudahi perselisihan.
Allah Ta’ala berfirman,
فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا (59)
“Kemudian jika kalian berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kalian memang benar-benar beriman kepada Allah dan hari Akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (an-Nisaa’ : 59)
🚫 Bukan merujuk kepada pendapat atau tradisi tokoh-tokoh tertentu.
4⃣ Keempat, Mendamaikan hubungan dengan sesama tatkala menjalar pertentangan antar pribadi atau antar kabilah/kelompok.
Allah Ta’ala berfirman,
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ
“Oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu;” (al-Anfal : 1)
⚔🛡 Kelima, Memerangi kaum pemberontak dan khawarij (teroris), yang mereka itu menginginkan untuk memecah belah kaum muslimin. Apabila mereka memiliki kekuatan dan mengancam persatuan kaum muslimin serta merusak keamanan.
⚖ Allah Ta’ala berfirman,
فَإِن بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ
“Apabila yang satu melanggar Perjanjian (memberontak) terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah.” (Al-Hujuraat : 9)
🎙 Oleh karena itu Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu dulu memerangi kelompok pemberontak dan Khawarij. Ini termasuk di antara keutamaan/jasa beliau yang paling besar.
📚 al-Ajwibah al-Mufidah 211 - 213
#bersatu #persatuan #aqidah #tauhid
#teroris #khawarij #jahiliyyah
#al_Fauzan
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🏔🛤 KOKOH DI ATAS SUNNAH
🏝 asy-Syaikh al-'Allamah al-Mujahid Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,
🗓 "Sesungguhnya kokoh di atas Sunnah maknanya adalah kokoh di atas Islam secara total; baik pokok-pokoknya maupun cabang-cabangnya, aqidah maupun manhaj; kita teguh di atasnya dan berpegang teguh dengannya hingga kita bertemu Allah — Tabaraka wa Ta'ala — kelak."
📚 al-Washaya al-Manhajiyyah, 7
قال الشيخ العلامة المجاهد ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله :
إن الثبات على السنة معناه الثبات على الإسلام بكليته: أصوله وفروعه عقائده ومناهجه؛ نثبت عليه ونتمسك به حتى نلقى الله تبارك وتعالى
📚 الوصايا المنهجية ٧
#sunnah #islam #aqidah #manhaj
#rabi
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏝 asy-Syaikh al-'Allamah al-Mujahid Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,
🗓 "Sesungguhnya kokoh di atas Sunnah maknanya adalah kokoh di atas Islam secara total; baik pokok-pokoknya maupun cabang-cabangnya, aqidah maupun manhaj; kita teguh di atasnya dan berpegang teguh dengannya hingga kita bertemu Allah — Tabaraka wa Ta'ala — kelak."
📚 al-Washaya al-Manhajiyyah, 7
قال الشيخ العلامة المجاهد ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله :
إن الثبات على السنة معناه الثبات على الإسلام بكليته: أصوله وفروعه عقائده ومناهجه؛ نثبت عليه ونتمسك به حتى نلقى الله تبارك وتعالى
📚 الوصايا المنهجية ٧
#sunnah #islam #aqidah #manhaj
#rabi
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌺 DUA PRINSIP DASAR DALAM AGAMA ISLAM
#aqidah
🌷 al-Imam Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata :
🌱 "Prinsip dan kaidah dasar Agama Islam ada dua hal:
Pertama: Perintah agar beribadah kepada Allah satu-satu-Nya tiada sekutu bagiNya; senantiasa menghasung (berdakwah) kepadanya, saling mencinta dan loyal di atas, dan menghukumi kekufuran terhadap orang yang meninggalkannya.
Kedua: Peringatan keras dari kesyirikan (menyekutukan) dalam peribadatan kepada Allah, bersikap keras terhadapnya, saling memusuhi karenanya, dan menghukumi kekufuran terhadap orang yang melakukannya (kesyirikan)."
📚 (Dikutip dari kitab Ad-Durar as-Saniyyah 2/22)
قال الامام شيخ الإسلام محمد بن عبد الوهاب رحمه الله:
أصل دين الإسلام، وقاعدته: أمران؛
الأول: الأمر بعبادة الله وحده لا شريك له؛ والتحريض على ذلك، والموالاة فيه، وتكفير من تركه
الثاني: الإنذار عن الشرك في عبادة الله، والتغليظ في ذلك، والمعاداة فيه، وتكفير من فعله
الدرر السنية (٢/٢٢)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#aqidah
🌷 al-Imam Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata :
🌱 "Prinsip dan kaidah dasar Agama Islam ada dua hal:
Pertama: Perintah agar beribadah kepada Allah satu-satu-Nya tiada sekutu bagiNya; senantiasa menghasung (berdakwah) kepadanya, saling mencinta dan loyal di atas, dan menghukumi kekufuran terhadap orang yang meninggalkannya.
Kedua: Peringatan keras dari kesyirikan (menyekutukan) dalam peribadatan kepada Allah, bersikap keras terhadapnya, saling memusuhi karenanya, dan menghukumi kekufuran terhadap orang yang melakukannya (kesyirikan)."
📚 (Dikutip dari kitab Ad-Durar as-Saniyyah 2/22)
قال الامام شيخ الإسلام محمد بن عبد الوهاب رحمه الله:
أصل دين الإسلام، وقاعدته: أمران؛
الأول: الأمر بعبادة الله وحده لا شريك له؛ والتحريض على ذلك، والموالاة فيه، وتكفير من تركه
الثاني: الإنذار عن الشرك في عبادة الله، والتغليظ في ذلك، والمعاداة فيه، وتكفير من فعله
الدرر السنية (٢/٢٢)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍16
KETETAPAN TAKDIR ALLAH ﷻ
SEBELUM PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI
#Aqidah
كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
"Allah telah menetapkan ketentuan taqdir segala makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi."
HR. Muslim no. 2653
SEBELUM PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI
#Aqidah
كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
"Allah telah menetapkan ketentuan taqdir segala makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi."
HR. Muslim no. 2653
🍎 BUAH IMAN KEPADA KETETAPAN TAKDIR ALLAH
#Aqidah
✍🏼 Al-'Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"Beriman kepada ketetapan takdir Allah dan ridha dengannya akan menjauhkan seorang hamba dari kegundahan hati, kesusahan, dan kesedihan."
📚 [Madaarij As-Salikin 1/22]
✍🏼 قال العلامة ابن القيم -رحمه الله-:
" الإيمان بالقضاء والقدر والرضا به ، يبعد عن العبد الهمّ والغمّ والحزن".
📚مدارج السالكين ٢٢/١
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Aqidah
✍🏼 Al-'Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"Beriman kepada ketetapan takdir Allah dan ridha dengannya akan menjauhkan seorang hamba dari kegundahan hati, kesusahan, dan kesedihan."
📚 [Madaarij As-Salikin 1/22]
✍🏼 قال العلامة ابن القيم -رحمه الله-:
" الإيمان بالقضاء والقدر والرضا به ، يبعد عن العبد الهمّ والغمّ والحزن".
📚مدارج السالكين ٢٢/١
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
🍋🌅 KEMULIAAN DAN KEMENANGAN KAUM MUSLIMIN
#Aqidah
al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,
☀☄ "Apabila kaum muslimin menginginkan 'IZZAH (KEMULIAAN) dan KEMENANGAN maka di sana ada sesuatu yang harus direalisasikan, yaitu :
▫ IMAN dan
▫ TAUHID, serta
▫ Hal-hal yang mengiringi keduanya.
🌑 Jika tidak, maka tidak ada kemenangan. Bahkan para musuh akan terus menguasai mereka (kaum muslimin), selama mereka masih terus menentang dan sombong tidak mau bertaubat kepada Allah, tidak mau ingat, dan tidak mau kembali.
📒 Asbab an-Nushrah wa at-Tamkin wa Sabiil an-Nuhudh, dari al-Majmu' ar-Raa'iq, hal. 406
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Aqidah
al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,
☀☄ "Apabila kaum muslimin menginginkan 'IZZAH (KEMULIAAN) dan KEMENANGAN maka di sana ada sesuatu yang harus direalisasikan, yaitu :
▫ IMAN dan
▫ TAUHID, serta
▫ Hal-hal yang mengiringi keduanya.
🌑 Jika tidak, maka tidak ada kemenangan. Bahkan para musuh akan terus menguasai mereka (kaum muslimin), selama mereka masih terus menentang dan sombong tidak mau bertaubat kepada Allah, tidak mau ingat, dan tidak mau kembali.
📒 Asbab an-Nushrah wa at-Tamkin wa Sabiil an-Nuhudh, dari al-Majmu' ar-Raa'iq, hal. 406
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
🏞️ Sudah Benarkah Keimanan Kita Kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala
#Aqidah
( Bagian ke-4)
🍒 Dalil Inderawi
Dalil keempat yang menunjukan bahwa Allah Ta'ala ada adalah dalil inderawi. Dalil ini bisa dilihat dari dua perkara.
🔹 Pertama, kita mendengar dan menyaksikan dikabulkannya do'a ketika seseorang berdoa kepada Allah Ta'ala.
Juga diselamatkannya seseorang yang meminta tolong kepada Allah ketika ditimpa marabahaya yang mengancam jiwanya.
Hal ini merupakan dalil yang kuat yang menunjukan adanya Allah.
Allah Ta'ala berfirman mengisahkan Nabi Nuh 'alaihis salam ketika berdoa dan Allah pun mengabulkannya :
وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِن قَبْلُ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ
"Dan (ingatlah) kisah Nabi Nuh, ketika sebelumnya ia berdoa, kemudian kami memperkenankannya, kemudian kami menyelamatkannya dan keluarganya yang beriman dari bencana besar."
(QS. Al-Anbiya: 76)
Juga kisah yang disebutkan dalam sebuah hadits shahih yang terdapat dalam Kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, di mana seorang arab badui (pedalaman) yang mengalami kekeringan yang dahsyat, ketika itu meminta kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang sedang berkhutbah agar beliau berdoa kepada Allah Ta'ala untuk menurunkan hujan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun berdo'a kepada Allah. Kemudian sebelum beliau turun dari mimbar, Allah Ta'ala menurunkan hujan.
Dikabulkannya do'a merupakan perkara yang terus menerus kita saksikan sampai hari ini bagi orang yang bersungguh-sungguh meminta kepada Allah Ta'ala dan ia memenuhi syarat-syarat diijabahnya do'a.
🔸 Kedua, bahwasanya manusia menyaksikan atau mendengar tentang mukjizat- mukjizat yang Allah Ta'ala berikan kepada para Nabi.
Semua itu merupakan bukti yang pasti atas keberadaan Sang Pengutus para nabi yaitu Allah Ta'ala. Karena mukjizat adalah sesuatu yang keluar dari kebiasaan yang berlaku pada manusia. Allah Ta'ala menjadikan mukjizat tersebut untuk menguatkan dan menolong Rasul-Rasul Nya.
Di antara mukjizat tersebut adalah apa yang dialami oleh Nabi Musa _'alaihis salam_ sebagaimana yang Allah Ta'ala kisahkan dalam Firman Nya :
فَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضْرِب بِّعَصَاكَ ٱلْبَحْرَ ۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍۢ كَٱلطَّوْدِ ٱلْعَظِيمِ
"Lalu Kami wahyukan kepada Musa, 'Pukullah lautan itu dengan tongkatmu!' Maka Nabi Musa memukul laut itu dengan tongkatnya. Maka terbelahlah lautan itu (membentuk dua belas jalan) tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar "
(QS. Asy-Syu'ara: 63)
📚 Sumber rujukan:
Kitab Syarah Tsalatsah al-Ushul
✍🏻 karya Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah , terbitan Daar Adhwa' as-Sunnah hal 61.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Aqidah
( Bagian ke-4)
🍒 Dalil Inderawi
Dalil keempat yang menunjukan bahwa Allah Ta'ala ada adalah dalil inderawi. Dalil ini bisa dilihat dari dua perkara.
🔹 Pertama, kita mendengar dan menyaksikan dikabulkannya do'a ketika seseorang berdoa kepada Allah Ta'ala.
Juga diselamatkannya seseorang yang meminta tolong kepada Allah ketika ditimpa marabahaya yang mengancam jiwanya.
Hal ini merupakan dalil yang kuat yang menunjukan adanya Allah.
Allah Ta'ala berfirman mengisahkan Nabi Nuh 'alaihis salam ketika berdoa dan Allah pun mengabulkannya :
وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِن قَبْلُ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ
"Dan (ingatlah) kisah Nabi Nuh, ketika sebelumnya ia berdoa, kemudian kami memperkenankannya, kemudian kami menyelamatkannya dan keluarganya yang beriman dari bencana besar."
(QS. Al-Anbiya: 76)
Juga kisah yang disebutkan dalam sebuah hadits shahih yang terdapat dalam Kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, di mana seorang arab badui (pedalaman) yang mengalami kekeringan yang dahsyat, ketika itu meminta kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang sedang berkhutbah agar beliau berdoa kepada Allah Ta'ala untuk menurunkan hujan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun berdo'a kepada Allah. Kemudian sebelum beliau turun dari mimbar, Allah Ta'ala menurunkan hujan.
Dikabulkannya do'a merupakan perkara yang terus menerus kita saksikan sampai hari ini bagi orang yang bersungguh-sungguh meminta kepada Allah Ta'ala dan ia memenuhi syarat-syarat diijabahnya do'a.
🔸 Kedua, bahwasanya manusia menyaksikan atau mendengar tentang mukjizat- mukjizat yang Allah Ta'ala berikan kepada para Nabi.
Semua itu merupakan bukti yang pasti atas keberadaan Sang Pengutus para nabi yaitu Allah Ta'ala. Karena mukjizat adalah sesuatu yang keluar dari kebiasaan yang berlaku pada manusia. Allah Ta'ala menjadikan mukjizat tersebut untuk menguatkan dan menolong Rasul-Rasul Nya.
Di antara mukjizat tersebut adalah apa yang dialami oleh Nabi Musa _'alaihis salam_ sebagaimana yang Allah Ta'ala kisahkan dalam Firman Nya :
فَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضْرِب بِّعَصَاكَ ٱلْبَحْرَ ۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍۢ كَٱلطَّوْدِ ٱلْعَظِيمِ
"Lalu Kami wahyukan kepada Musa, 'Pukullah lautan itu dengan tongkatmu!' Maka Nabi Musa memukul laut itu dengan tongkatnya. Maka terbelahlah lautan itu (membentuk dua belas jalan) tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar "
(QS. Asy-Syu'ara: 63)
📚 Sumber rujukan:
Kitab Syarah Tsalatsah al-Ushul
✍🏻 karya Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah , terbitan Daar Adhwa' as-Sunnah hal 61.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍2
🍋 KETIKA ALLAH DAN MALAIKAT MENCINTAI SEORANG HAMBA
#Aqidah
عن أبي هريرة رضي الله قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم، إن الله تبارك وتعالى إذا أحب عبدا نادى : يا جبريل، إن الله يحب فلانا فأحبه، فيحبه جبريل، ثم ينادي جبريل في السماء: إنّ الله يحب فلانا فأحبوه فيحبه أهل السماء ويوضع له القبول في الأرض
📗 (رواه مسلم ٢٦٣٧ )
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Sungguh Allah Tabaraka wa Ta'ala apabila mencintai seorang hamba Dia pun menyeru: 'Wahai Jibril, sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, cintailah dia!'
Maka Jibril pun mencintainya. Lalu Jibril menyeru di langit : 'Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, hendaklah kalian mencintainya!'
Maka penduduk langit pun mencintainya, hingga diletakkan penerimaan kepada hamba tersebut di muka bumi."
📗 [ HR. Muslim 2637 ]
قال الشيخ صالح الفوزان حفظه الله،
وقوله صلى الله عليه وسلم :"ثم يوضع له القبول في الأرض" أي توضع له المحبة في قلوب الناس، فإذا رأيت شخصا يحبه الناس من أهل الخير والإيمان فهذا علامة على أن الله قد أحبه وأحبّته الملائكة، وإذا رأيت شخصا يكرهه أهل الدين وأهل الإيمان فاعلم بأن هذه علامة على أن الله يكرهه ويكرهه كذلك أهل السماء والله جل وعلا يقول : إنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ ودا )) أي محبة
📚 [ شرح أصول الإيمان ص ١٢٩ ]
🎙️ Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata,
⛵ Sabda Nabi shalallahu alaihi wa sallam:
" ثم يوضع له القبول في الأرض"
("hingga diletakkan penerimaan kepada hamba tersebut di muka bumi.")
bermakna: diletakkan rasa cinta di hati manusia.
🚇 Maka apabila engkau melihat seseorang dicintai oleh manusia dari kalangan orang-orang shalih lagi beriman maka ini merupakan tanda bahwa Allah dan para malaikat mencintainya.
⚡ Sebaliknya jika engkau melihat seseorang dibenci oleh manusia dari kalangan orang yang taat beragama dan dari kaum mukminin, maka ketahuilah bahwa itu merupakan tanda bahwa Allah membencinya dan dibenci pula oleh penduduk langit.
✅ Allah Jalla wa 'Ala berfirman :
« إنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ ودا »
"Orang-orang yang beriman dan beramal shalih niscaya Ar-Rahman (Allah) akan menjadikan kecintaan kepada mereka."
makna wudda yakni kecintaan
📚 [ Syarh Ushul al-Iman, hal 129 ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Aqidah
عن أبي هريرة رضي الله قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم، إن الله تبارك وتعالى إذا أحب عبدا نادى : يا جبريل، إن الله يحب فلانا فأحبه، فيحبه جبريل، ثم ينادي جبريل في السماء: إنّ الله يحب فلانا فأحبوه فيحبه أهل السماء ويوضع له القبول في الأرض
📗 (رواه مسلم ٢٦٣٧ )
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Sungguh Allah Tabaraka wa Ta'ala apabila mencintai seorang hamba Dia pun menyeru: 'Wahai Jibril, sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, cintailah dia!'
Maka Jibril pun mencintainya. Lalu Jibril menyeru di langit : 'Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, hendaklah kalian mencintainya!'
Maka penduduk langit pun mencintainya, hingga diletakkan penerimaan kepada hamba tersebut di muka bumi."
📗 [ HR. Muslim 2637 ]
قال الشيخ صالح الفوزان حفظه الله،
وقوله صلى الله عليه وسلم :"ثم يوضع له القبول في الأرض" أي توضع له المحبة في قلوب الناس، فإذا رأيت شخصا يحبه الناس من أهل الخير والإيمان فهذا علامة على أن الله قد أحبه وأحبّته الملائكة، وإذا رأيت شخصا يكرهه أهل الدين وأهل الإيمان فاعلم بأن هذه علامة على أن الله يكرهه ويكرهه كذلك أهل السماء والله جل وعلا يقول : إنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ ودا )) أي محبة
📚 [ شرح أصول الإيمان ص ١٢٩ ]
🎙️ Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata,
⛵ Sabda Nabi shalallahu alaihi wa sallam:
" ثم يوضع له القبول في الأرض"
("hingga diletakkan penerimaan kepada hamba tersebut di muka bumi.")
bermakna: diletakkan rasa cinta di hati manusia.
🚇 Maka apabila engkau melihat seseorang dicintai oleh manusia dari kalangan orang-orang shalih lagi beriman maka ini merupakan tanda bahwa Allah dan para malaikat mencintainya.
⚡ Sebaliknya jika engkau melihat seseorang dibenci oleh manusia dari kalangan orang yang taat beragama dan dari kaum mukminin, maka ketahuilah bahwa itu merupakan tanda bahwa Allah membencinya dan dibenci pula oleh penduduk langit.
✅ Allah Jalla wa 'Ala berfirman :
« إنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ ودا »
"Orang-orang yang beriman dan beramal shalih niscaya Ar-Rahman (Allah) akan menjadikan kecintaan kepada mereka."
makna wudda yakni kecintaan
📚 [ Syarh Ushul al-Iman, hal 129 ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍5
🌾🥝 Dua Problem Utama Yang Menimpa Umat: Jauh Dari Tauhid Yang Murni dan Akhlak Mulia
#Aqidah #Tauhid #AdabAkhlak
🎙️ al-‘Allamah al-Muhaddits al-Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah
وأنا ألاحظ - مع الأسف - أن الناس اليوم يهتمُّون بالجانب الأول؛ ألا وهو العلم، ولا يهتمون بالجانب الآخر ؛ ألا وهو الأخلاق والسلوك ، فإذا كان النبي - صلى الله عليه وآله وسلم - يكاد يحصر دعوته من أجل محاسن الأخلاق ومكارمها حينما يأتي بأداة الحصر فيقول : ( إنما بُعثت لأتمِّم مكارم الأخلاق ) ؛ فإنما ذلك يعني أن مكارم الأخلاق جزء أساسيٌّ من دعوة الرسول عليه الصلاة والسلام.
والواقع أنني كنت في ابتداء طلبي للعلم وهداية الله - عز وجل - إياي إلى التوحيد الخالص، واطِّلاعي على ما يعيشه العالم الإسلامي من البعد عن هذا التوحيد، كنت أظنُّ أن المشكلة في العالم الإسلامي إنما هي فقط ابتعادهم عن فهمهم لحقيقة معنى لا إله إلا الله، ولكني مع الزمن صرتُ أتبيَّن أن هناك مشكلة أخرى في هذا العالم تُضاف إلى المشكلة الأولى الأساسية ؛ ألا وهي بعدهم عن التوحيد، المشكلة الأخرى أنهم أكثرهم لا يتخلَّقون بأخلاق الإسلام الصحيحة إلا بقدرٍ زهيدٍ .
📖 “Aku perhatikan – dengan sangat disesalkan – bahwa manusia pada hari ini mementingkan sisi yang pertama, yaitu sisi ilmu, dan tidak mementingkan sisi yang kedua yaitu sisi akhlak dan prilaku.
📬 Apabila Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam hampir-hampir membatasi dakwahnya adalah demi akhlak yang baik dan mulia, yaitu tatkala beliau menyebutkan dengan perangkat kata pembatasan, sehingga beliau katakan, “Hanyalah aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia”, maka tidak lain ini bermakna bahwa akhlak mulia merupakan bagian yang sangat prinsipil dari dakwah Rasulullah ‘alaihi ash-Shalatu wa as-Salam.
⚡ Kenyataan, bahwa ketika aku masih di permulaan menuntut ilmu dan pada masa awal Allah memberikan hidayah kepadaku untuk mengenal tauhid yang murni, dan ketika aku mengerti kondisi dunia Islam yang jauh dari tauhid yang murni tersebut, dulu aku mengira bahwa problematika yang menimpa dunia Islam hanyalah semata-mata disebabkan jauhnya umat Islam dari memahami hakikat makna laailaaha illallah.
🚨 Namun bersama waktu aku menjadi mengerti bahwa di sana ada problematika lain di dunia Islam ini, melengkapi problematika yang pertama dan mendasar, yaitu problem jauhnya umat dari tauhid, ada problematika lain yaitu bahwa kebanyakan umat tidak berakhlak dengan akhlak Islami yang benar kecuali dalam jumlah yang sangat sedikit."
Fatawa Jeddah, kaset ke-34; menit 4:39-6:51
💽 unduh audio
https://bit.ly/3qJv637
(1 MB)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Aqidah #Tauhid #AdabAkhlak
🎙️ al-‘Allamah al-Muhaddits al-Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah
وأنا ألاحظ - مع الأسف - أن الناس اليوم يهتمُّون بالجانب الأول؛ ألا وهو العلم، ولا يهتمون بالجانب الآخر ؛ ألا وهو الأخلاق والسلوك ، فإذا كان النبي - صلى الله عليه وآله وسلم - يكاد يحصر دعوته من أجل محاسن الأخلاق ومكارمها حينما يأتي بأداة الحصر فيقول : ( إنما بُعثت لأتمِّم مكارم الأخلاق ) ؛ فإنما ذلك يعني أن مكارم الأخلاق جزء أساسيٌّ من دعوة الرسول عليه الصلاة والسلام.
والواقع أنني كنت في ابتداء طلبي للعلم وهداية الله - عز وجل - إياي إلى التوحيد الخالص، واطِّلاعي على ما يعيشه العالم الإسلامي من البعد عن هذا التوحيد، كنت أظنُّ أن المشكلة في العالم الإسلامي إنما هي فقط ابتعادهم عن فهمهم لحقيقة معنى لا إله إلا الله، ولكني مع الزمن صرتُ أتبيَّن أن هناك مشكلة أخرى في هذا العالم تُضاف إلى المشكلة الأولى الأساسية ؛ ألا وهي بعدهم عن التوحيد، المشكلة الأخرى أنهم أكثرهم لا يتخلَّقون بأخلاق الإسلام الصحيحة إلا بقدرٍ زهيدٍ .
📖 “Aku perhatikan – dengan sangat disesalkan – bahwa manusia pada hari ini mementingkan sisi yang pertama, yaitu sisi ilmu, dan tidak mementingkan sisi yang kedua yaitu sisi akhlak dan prilaku.
📬 Apabila Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam hampir-hampir membatasi dakwahnya adalah demi akhlak yang baik dan mulia, yaitu tatkala beliau menyebutkan dengan perangkat kata pembatasan, sehingga beliau katakan, “Hanyalah aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia”, maka tidak lain ini bermakna bahwa akhlak mulia merupakan bagian yang sangat prinsipil dari dakwah Rasulullah ‘alaihi ash-Shalatu wa as-Salam.
⚡ Kenyataan, bahwa ketika aku masih di permulaan menuntut ilmu dan pada masa awal Allah memberikan hidayah kepadaku untuk mengenal tauhid yang murni, dan ketika aku mengerti kondisi dunia Islam yang jauh dari tauhid yang murni tersebut, dulu aku mengira bahwa problematika yang menimpa dunia Islam hanyalah semata-mata disebabkan jauhnya umat Islam dari memahami hakikat makna laailaaha illallah.
🚨 Namun bersama waktu aku menjadi mengerti bahwa di sana ada problematika lain di dunia Islam ini, melengkapi problematika yang pertama dan mendasar, yaitu problem jauhnya umat dari tauhid, ada problematika lain yaitu bahwa kebanyakan umat tidak berakhlak dengan akhlak Islami yang benar kecuali dalam jumlah yang sangat sedikit."
Fatawa Jeddah, kaset ke-34; menit 4:39-6:51
💽 unduh audio
https://bit.ly/3qJv637
(1 MB)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
👍2
🏷️ HUKUM SEORANG MUSLIM PERGI KE GEREJA
#Fatwa #Aqidah #Fiqh
📑 Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi
س ٤: طلبوا مني أن أذهب معهم إلى الكنيسة فرفضت حتى أسأل عن حكـم هذا ، فهل يجوز الذهاب معهم لأثبت سماحة الدين الإسلامي ، وأنه دين اجتماعي ، ولكي يتسع المجال لدعوتهم إلى الإسلام ، هذا ولا يخفى عليك أن ديانتهم نصرانية ومذهبهم بروتستنت وكما يقولون : لا يوجد في صلاتهم سجود ولا ركوع ، علما بأنه يستحيل أن أعتنق المسيحية بإذن الله تعالى .
جـ ٤: إن كان ذهابك معهم إلى الكنيسة لمجرد إظهار التسامح والتساهل فلا يجوز ، وإن كان ذلك تمهيدا لدعوتهم إلى الإسلام وتوسيع مجالها وكنت لا تشاركهم في عبادتهم ولا تخشى أن تتأثر بعقائدهم ولا عاداتهم وتقاليدهم فذلك جائز .وبالله التوفيق ، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم .
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
📚 (فتاوى اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء ج ٢ ص ١١٥ - ١١٦)
Pertanyaan 4 :
Beberapa orang Nashara (Kristen) mengajakku pergi bersama mereka ke gereja, namun aku menolaknya sampai aku menanyakan hukum perbuatan ini.
Maka apakah boleh aku pergi bersama mereka dalam rangka menunjukkan toleransi agama lslam dan bahwa agama ini merupakan agama yang selaras bagi sosial masyarakat. Juga (kepergianku bersama mereka) dalam rangka memperluas kesempatan untuk mendakwahkan lslam kepada mereka?
Tentunya sudah tidak tersembunyi lagi bagi Anda bahwa agama mereka adalah Nashara (Kristen) dengan aliran protestan. Begitu juga sebagaimana yang mereka katakan: bahwa tidak ada dalam shalat mereka gerakan sujud dan ruku', dan perlu diketahui bahwasanya sudah barang tentu saya tidak akan mungkin memeluk agama nashara insyaAllah.
Jawab 4:
❌ Apabila kepergianmu ke gereja bersama mereka hanya sekedar untuk menunjukkan tentang makna saling toleransi beragama atau sekedar karena bermudah-mudahan (tentang perkara ini, pen) maka yang demikian tidak boleh.
⭕ Adapun apabila kepergianmu tersebut dalam rangka sebagai langkah pembuka untuk mengajak mereka kepada lslam serta memperluas kesempatan mendakwahkannya, dalam kondisi engkau tidak turut serta dalam ibadah mereka dan tidak ada kekhawatiran engkau terpengaruh dengan (kesesatan) aqidah, adat istiadat dan tradisi mereka, maka ini boleh.
Wabillahi at-Taufiq wa shallallahu ala Nabiyyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa Arab Saudi
Ketua: Samahah asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah
📚 Kitab Himpunan Fatwa-Fatwa Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi, 2/115-116.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Fatwa #Aqidah #Fiqh
📑 Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi
س ٤: طلبوا مني أن أذهب معهم إلى الكنيسة فرفضت حتى أسأل عن حكـم هذا ، فهل يجوز الذهاب معهم لأثبت سماحة الدين الإسلامي ، وأنه دين اجتماعي ، ولكي يتسع المجال لدعوتهم إلى الإسلام ، هذا ولا يخفى عليك أن ديانتهم نصرانية ومذهبهم بروتستنت وكما يقولون : لا يوجد في صلاتهم سجود ولا ركوع ، علما بأنه يستحيل أن أعتنق المسيحية بإذن الله تعالى .
جـ ٤: إن كان ذهابك معهم إلى الكنيسة لمجرد إظهار التسامح والتساهل فلا يجوز ، وإن كان ذلك تمهيدا لدعوتهم إلى الإسلام وتوسيع مجالها وكنت لا تشاركهم في عبادتهم ولا تخشى أن تتأثر بعقائدهم ولا عاداتهم وتقاليدهم فذلك جائز .وبالله التوفيق ، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم .
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
📚 (فتاوى اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء ج ٢ ص ١١٥ - ١١٦)
Pertanyaan 4 :
Beberapa orang Nashara (Kristen) mengajakku pergi bersama mereka ke gereja, namun aku menolaknya sampai aku menanyakan hukum perbuatan ini.
Maka apakah boleh aku pergi bersama mereka dalam rangka menunjukkan toleransi agama lslam dan bahwa agama ini merupakan agama yang selaras bagi sosial masyarakat. Juga (kepergianku bersama mereka) dalam rangka memperluas kesempatan untuk mendakwahkan lslam kepada mereka?
Tentunya sudah tidak tersembunyi lagi bagi Anda bahwa agama mereka adalah Nashara (Kristen) dengan aliran protestan. Begitu juga sebagaimana yang mereka katakan: bahwa tidak ada dalam shalat mereka gerakan sujud dan ruku', dan perlu diketahui bahwasanya sudah barang tentu saya tidak akan mungkin memeluk agama nashara insyaAllah.
Jawab 4:
❌ Apabila kepergianmu ke gereja bersama mereka hanya sekedar untuk menunjukkan tentang makna saling toleransi beragama atau sekedar karena bermudah-mudahan (tentang perkara ini, pen) maka yang demikian tidak boleh.
⭕ Adapun apabila kepergianmu tersebut dalam rangka sebagai langkah pembuka untuk mengajak mereka kepada lslam serta memperluas kesempatan mendakwahkannya, dalam kondisi engkau tidak turut serta dalam ibadah mereka dan tidak ada kekhawatiran engkau terpengaruh dengan (kesesatan) aqidah, adat istiadat dan tradisi mereka, maka ini boleh.
Wabillahi at-Taufiq wa shallallahu ala Nabiyyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa Arab Saudi
Ketua: Samahah asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah
📚 Kitab Himpunan Fatwa-Fatwa Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi, 2/115-116.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍3
🍊🌽 SIFAT TERMULIA MILIK NABI MUHAMMAD Shallallahu 'alaihi wa sallam
#Aqidah
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata,
قوله ﷺ: «فقولوا عبد الله ورسوله»:
هذان الوصفان أصدق وصف وأشرفه في الرسول ﷺ فأشرف وصف للإنسان أن يكون من عباد الله ... قال ﷻ: ﴿ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين﴾؛ فوصفهم الله بالعبودية قبل الرسالة مع أن الرسالة شرف عظيم.
📕 القول المفيد (٣٧١/١)
🌷 "Sabda Nabi shalallahu alaihi wa sallam : (( katakan oleh kalian: (bahwa aku adalah) hamba Allah dan rasul-Nya))
dua sifat ini merupakan sifat yang paling benar dan paling mulia pada diri Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.
🌾 Maka sifat yang paling mulia pada manusia yaitu keberadaan dirinya sebagai hamba Allah. ...
Allah berfirman :
﴿ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين﴾؛
"Telah tetap dan pasti janji Kami kepada hamba-hamba Kami para rasul." (QS. Fushshilat: 171)
🌱 Dalam ayat ini Allah menyifati mereka dengan sifat ubudiyah (sebagai hamba yang beribadah kepada-Nya) sebelum sifat risalah (kerasulan) padahal kerasulan adalah sebuah kemuliaan yang agung."
📕 [ Al-Qaul al-Mufid 1/371 ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Aqidah
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata,
قوله ﷺ: «فقولوا عبد الله ورسوله»:
هذان الوصفان أصدق وصف وأشرفه في الرسول ﷺ فأشرف وصف للإنسان أن يكون من عباد الله ... قال ﷻ: ﴿ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين﴾؛ فوصفهم الله بالعبودية قبل الرسالة مع أن الرسالة شرف عظيم.
📕 القول المفيد (٣٧١/١)
🌷 "Sabda Nabi shalallahu alaihi wa sallam : (( katakan oleh kalian: (bahwa aku adalah) hamba Allah dan rasul-Nya))
dua sifat ini merupakan sifat yang paling benar dan paling mulia pada diri Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.
🌾 Maka sifat yang paling mulia pada manusia yaitu keberadaan dirinya sebagai hamba Allah. ...
Allah berfirman :
﴿ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين﴾؛
"Telah tetap dan pasti janji Kami kepada hamba-hamba Kami para rasul." (QS. Fushshilat: 171)
🌱 Dalam ayat ini Allah menyifati mereka dengan sifat ubudiyah (sebagai hamba yang beribadah kepada-Nya) sebelum sifat risalah (kerasulan) padahal kerasulan adalah sebuah kemuliaan yang agung."
📕 [ Al-Qaul al-Mufid 1/371 ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍2
🚪🏘️ MEMBACA DAN MENIUP PADA GARAM
#Fatwa #Aqidah #Ruqyah
🎙️ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
"Berkaitan dengan membacakan Al-Qur'an (ruqyah), apakah diperbolehkan seseorang membacakan Al-Qur'an (meruqyah) ke garam lalu meniupkannya di segenap penjuru rumah untuk membentengi (rumah) dari syaithan-syaithan dan yang lainnya?"
Jawab:
" Tidak, ini tidak benar. Ucapan mereka, "Jika seseorang membacakan Al-Qur'an pada garam dan ia tebarkan di dalam rumah maka syaithan tidak akan mendekatinya," ini adalah ucapan yang keliru, tidak benar. Dan tidak boleh beramal dengannya."
📓 Silsilah Liqa'at al-Bab al-Maftuh no. 179
السؤال:
بالنسبة للقراءة هل يجوز القراءة على الملح ونفخه في أرجاء البيت للاحتراز من الشياطين وغيرهم؟
الجواب:
لا. هذا غير صحيح، قولهم: إنه إذا قرأ على الملح وذره في البيت لا تقربه الشياطين هذا خطأ وليس بصحيح، ولا يجوز العمل به.
المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [179]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Fatwa #Aqidah #Ruqyah
🎙️ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
"Berkaitan dengan membacakan Al-Qur'an (ruqyah), apakah diperbolehkan seseorang membacakan Al-Qur'an (meruqyah) ke garam lalu meniupkannya di segenap penjuru rumah untuk membentengi (rumah) dari syaithan-syaithan dan yang lainnya?"
Jawab:
" Tidak, ini tidak benar. Ucapan mereka, "Jika seseorang membacakan Al-Qur'an pada garam dan ia tebarkan di dalam rumah maka syaithan tidak akan mendekatinya," ini adalah ucapan yang keliru, tidak benar. Dan tidak boleh beramal dengannya."
📓 Silsilah Liqa'at al-Bab al-Maftuh no. 179
السؤال:
بالنسبة للقراءة هل يجوز القراءة على الملح ونفخه في أرجاء البيت للاحتراز من الشياطين وغيرهم؟
الجواب:
لا. هذا غير صحيح، قولهم: إنه إذا قرأ على الملح وذره في البيت لا تقربه الشياطين هذا خطأ وليس بصحيح، ولا يجوز العمل به.
المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [179]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍2
🚦🛻 HUKUM MENEROBOS LAMPU MERAH KETIKA KONDISI SEPI (TIDAK ADA KENDARAAN SATU PUN)
#Fatwa #Fiqh #Aqidah
🎙️ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Ada seseorang yang melanggar lampu merah, maka polisi lalu lintas pun memberhentikannya, seraya menanyakan kepadanya: "Mengapa Anda melanggar lampu merah ?" Maka orang yang melanggar tersebut bersumpah (secara dusta) bahwa dia tidak melanggarnya, dalam rangka agar selamat dari denda tilang.
Maka bagaimanakah hukum yang demikian ini, apakah dia terkena kewajiban membayar kaffarah (atas kedustaan sumpahnya tersebut) ataukah tidak?
Jawaban:
🍐 Bersumpah atas sebuah kejadian yang telah berlalu, tidak berlaku di dalamnya pembayaran kaffarah. Namun orang tersebut berdosa jika dia berbohong dalam sumpahnya, adapun jika dia jujur, maka dia selamat dari dosa.
🥬 Di sini saya ingin menyampaikan kepadamu sebuah kaedah yang bermanfaat bagimu: 'Bahwa setiap sumpah untuk kejadian yang telah berlalu, maka tidak ada kaffarah padanya.
🍒 Seandainya engkau mengatakan: "Wallahi (Demi Allah)! Fulan tidak datang", padahal kenyataannya fulan tersebut datang, maka dalam sumpahmu tersebut tidak ada kaffarah.
🚡 Maka fahamilah kaedah ini.
✅ Orang tadi, yang mengatakan: "Wallahi saya tidak melanggar lampu merah itu". Ini adalah (pemberitauan) untuk sesuatu yang telah berlalu, maka kami katakan, tidak ada kewajiban kaffarah atasnya, namun tentu dia berdosa jika ternyata berdusta, (namun jika dia jujur) maka dia selamat.
✅ Adapun dalam pertanyaan yang engkau sampaikan tersebut, maka orang tersebut berdosa, karena dia bersumpah bahwasanya dia tidak melanggar, padahal kenyataan dia melanggar lampu merah tersebut.
🚦Berikutnya juga, yang berkaitan dengan hal ini, saya ingin menyampaikan nasehat kepada saudara-saudaraku para sopir dan yang lainnya, berkenaan dengan perihal melanggar lampu merah, karena perbuatan ini merupakan sebuah kemaksiatan.
🚓 Sesungguhnya lampu merah ini dibuat berdasarkan perintah dari waliyyul amr (pemerintah). Lampu berwarna merah artinya engkau harus berhenti! Maka apabila Waliyyul Amr memerintahkanmu untuk berhenti maka wajib atasmu untuk berhenti, sehingga apabila engkau melanggarnya maka engkau telah berbuat maksiat. Bahkan walaupun seandainya di jalan tersebut tidak ada seorangpun (yang melintas), tetap yang demikian ini tidak halal bagimu untuk melakukan (pelanggaran tersebut) Seharusnya engkau tetap berhenti sampai ada isyarat lampu berwarna tanda bolehnya kendaraan berjalan menyala."
📚 Liqaat al-Bab al-Maftuh, 170; asy-Syaikh Ibnu Utsaimin
السؤال:
شخص قطع إشارة المرور، وأوقفه المرور وقال له: لماذا قطعت الإشارة؟ فحلف أنه ما قطعها، يريد أن ينجو من الغرامة، فما حكمه هل عليه كفارة أم لا؟
الجواب:
اليمين على شيءٍ ماض ليس فيها كفارة، لكن إما إثم إن كان كاذباً وإلا سلامة إن كان صادقاً.
أنا أخبرك قاعدة تنتفع بها: كل يمينٍ على شيء ماض فيه ما فيها كفارة، لو قلت: والله! ما جاء فلان، وهو قادم فليس عليك كفارة، هذه القاعدة افهمها، هذا الرجل يقول: والله! ما قطعتها؛ شيءٌ مضى، فنقول: ليس عليه كفارة، لكن إما آثم إن كان كاذباً وإما سالماً، وفي هذا السؤال الذي ذكرت يكون آثماً؛ لأنه حلف أنه ما قطعها وهو قاطعها.
ثم إنه بهذه المناسبة أود أن أنصح إخواننا السائقين وغيرهم عن قطع إشارة المرور؛ لأنها معصية، فإن هذه الإشارات إنما نصبت بأمر من ولي الأمر، والعلامة الحمراء يعني قف، فإذا أمرك ولي الأمر أن تقف وجب عليك أن تقف، فإذا خالفت فأنت عاص، حتى لو فرضنا أن الخط ما فيه أحد، فإنه لا يحل لك، بل تبقى حتى تعطيك الإشارة اللون المبيح للتجاوز.
📚 لقاءات الباب المفتوح ١٧٠ لابن عثيمين
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Fatwa #Fiqh #Aqidah
🎙️ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Ada seseorang yang melanggar lampu merah, maka polisi lalu lintas pun memberhentikannya, seraya menanyakan kepadanya: "Mengapa Anda melanggar lampu merah ?" Maka orang yang melanggar tersebut bersumpah (secara dusta) bahwa dia tidak melanggarnya, dalam rangka agar selamat dari denda tilang.
Maka bagaimanakah hukum yang demikian ini, apakah dia terkena kewajiban membayar kaffarah (atas kedustaan sumpahnya tersebut) ataukah tidak?
Jawaban:
🍐 Bersumpah atas sebuah kejadian yang telah berlalu, tidak berlaku di dalamnya pembayaran kaffarah. Namun orang tersebut berdosa jika dia berbohong dalam sumpahnya, adapun jika dia jujur, maka dia selamat dari dosa.
🥬 Di sini saya ingin menyampaikan kepadamu sebuah kaedah yang bermanfaat bagimu: 'Bahwa setiap sumpah untuk kejadian yang telah berlalu, maka tidak ada kaffarah padanya.
🍒 Seandainya engkau mengatakan: "Wallahi (Demi Allah)! Fulan tidak datang", padahal kenyataannya fulan tersebut datang, maka dalam sumpahmu tersebut tidak ada kaffarah.
🚡 Maka fahamilah kaedah ini.
✅ Orang tadi, yang mengatakan: "Wallahi saya tidak melanggar lampu merah itu". Ini adalah (pemberitauan) untuk sesuatu yang telah berlalu, maka kami katakan, tidak ada kewajiban kaffarah atasnya, namun tentu dia berdosa jika ternyata berdusta, (namun jika dia jujur) maka dia selamat.
✅ Adapun dalam pertanyaan yang engkau sampaikan tersebut, maka orang tersebut berdosa, karena dia bersumpah bahwasanya dia tidak melanggar, padahal kenyataan dia melanggar lampu merah tersebut.
🚦Berikutnya juga, yang berkaitan dengan hal ini, saya ingin menyampaikan nasehat kepada saudara-saudaraku para sopir dan yang lainnya, berkenaan dengan perihal melanggar lampu merah, karena perbuatan ini merupakan sebuah kemaksiatan.
🚓 Sesungguhnya lampu merah ini dibuat berdasarkan perintah dari waliyyul amr (pemerintah). Lampu berwarna merah artinya engkau harus berhenti! Maka apabila Waliyyul Amr memerintahkanmu untuk berhenti maka wajib atasmu untuk berhenti, sehingga apabila engkau melanggarnya maka engkau telah berbuat maksiat. Bahkan walaupun seandainya di jalan tersebut tidak ada seorangpun (yang melintas), tetap yang demikian ini tidak halal bagimu untuk melakukan (pelanggaran tersebut) Seharusnya engkau tetap berhenti sampai ada isyarat lampu berwarna tanda bolehnya kendaraan berjalan menyala."
📚 Liqaat al-Bab al-Maftuh, 170; asy-Syaikh Ibnu Utsaimin
السؤال:
شخص قطع إشارة المرور، وأوقفه المرور وقال له: لماذا قطعت الإشارة؟ فحلف أنه ما قطعها، يريد أن ينجو من الغرامة، فما حكمه هل عليه كفارة أم لا؟
الجواب:
اليمين على شيءٍ ماض ليس فيها كفارة، لكن إما إثم إن كان كاذباً وإلا سلامة إن كان صادقاً.
أنا أخبرك قاعدة تنتفع بها: كل يمينٍ على شيء ماض فيه ما فيها كفارة، لو قلت: والله! ما جاء فلان، وهو قادم فليس عليك كفارة، هذه القاعدة افهمها، هذا الرجل يقول: والله! ما قطعتها؛ شيءٌ مضى، فنقول: ليس عليه كفارة، لكن إما آثم إن كان كاذباً وإما سالماً، وفي هذا السؤال الذي ذكرت يكون آثماً؛ لأنه حلف أنه ما قطعها وهو قاطعها.
ثم إنه بهذه المناسبة أود أن أنصح إخواننا السائقين وغيرهم عن قطع إشارة المرور؛ لأنها معصية، فإن هذه الإشارات إنما نصبت بأمر من ولي الأمر، والعلامة الحمراء يعني قف، فإذا أمرك ولي الأمر أن تقف وجب عليك أن تقف، فإذا خالفت فأنت عاص، حتى لو فرضنا أن الخط ما فيه أحد، فإنه لا يحل لك، بل تبقى حتى تعطيك الإشارة اللون المبيح للتجاوز.
📚 لقاءات الباب المفتوح ١٧٠ لابن عثيمين
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍3