Warisan Salaf
8.34K subscribers
513 photos
14 videos
46 files
1.98K links
Warisan Salaf
ميراث السلف

Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
Download Telegram
Tempat Kajian yang hampir selesai dibangun #lhokseumawe
Lahan yang akan dibebaskan, semoga Allah mudahkan #lhokseumawe
🕌 🌎 INFO TA'AAWUN TAHAP KE-2️⃣ PEMBANGUNAN SARANA & PRA SARANA PENDIDIKAN & PEMBEBASAN LAHAN DI SEKITAR MA'HAD IMAM ASY-SYAFI'I LHOKSEUMAWE, ACEH, INDONESIA

بسم الله الرحمن الرحيم
السلامُ عليكم ورحمةُ اللهِ وبركاته
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين وبعد

✊️ Lhokseumawe merupakan salah satu tempat di Aceh yang menjadi harapan ikhwah salafiyyin dalam memperjuangkan da'wah Ahlus-Sunnah wal jama'ah yang dicita-citakan menjadi salah satu tempat Pendidikan dan Da'wah SALAFIYYAH.

🌹Alhamdulillah, atas karunia dari Allah semata, ikhwah telah memiliki sebidang tanah seluas lebih kurang 435 m².

🔖Dan Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah ta'ala kemudian kemurahan hati para Muhsinin, dari peluncuran info ta'aawun tahap 1 telah terkumpul dana sebesar Rp. 33.710.210,- dan telah dialokasikan untuk biaya Pemasangan dinding dan lantai (keramik) Masjid sebesar Rp.32.000.000,-

📌Bersamaan dengan proses finishing, Masjid Saat ini telah difungsikan untuk Ta'lim dan Pusat Kegiatan da'wah serta akan ditingkatkan dengan memindahkan kajian rutin dan rintisan pendidikan banin-banat sesuai tahapan.

Untuk kelanjutan Perjuangan Da'wah ini, Kami Pengurus Yayasan Abu Bakar Ash-Shiddiq Lhokseumawe kembali membuka kesempatan kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk Meng-investasikan / meng-infaqkan sebagian dari harta antum dengan turut berpartisipasi dalam Pembangunan Sarana & Pra Sarana Pendidikan & Pembebasan Lahan di Sekitar Ma'had Imam Asy-Syafi'i seluas 3000 m² dengan harga Rp.150.000 per m².

Asumsi kebutuhan biaya tahap 2 yang dibutuhkan sekitar Rp.750.000.000,- (Tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

‌‏📖 Rasulullah Shallallahu'alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya: "Jika anak keturunan Adam telah meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya, kecuali tiga perkara: Shodaqoh jariyah, Ilmu yang bermanfaat atau Anak shalih yang mendo'akan orang tuanya." (Hadits Riwayat Muslim)

‌‏💳 Bagi yang ingin berinfaq & bershadaqah jariyah ditransfer ke nomor rekening dibawah ini:

‌‏📒 A.n. Yayasan Abu Bakar Ash-Shiddiq Lhokseumawe:

Bank Mandiri: 158-00-0327437-0

‌‏📝📱 Setelah transfer mohon konfirmasi kepada:
➡️Akh ‌‏Herri: +62852 6038 6777
➡️Akh Musliadi : +62812 6045 3153
(Telp./Sms/WA/Telegram)

‌‏💎 Untuk ta'aawun dan kepedulian yang anda berikan, kami ucapkan:
جزا كم الله خيرا وبارك الله فيكم
‌‏Jazaakumullahu khairan ‌‏Baarakallahu fiiikum

‌‏🌳 Lhokseumawe, Selasa, 15 Dzulhijjah 1438 H. / 05 September 2017 M.

‌‏✏️ Diketahui & disetujui oleh:
➡️‎ Al-Ustadz 'Abdurrahman Rauf Al-Maidani hafizhahullah
➡️Al-Ustadz Abul 'Aliyah Afif hafizhahullah
➡️Al-Ustadz 'Abdul Hadi hafizhahullah
➡️Al-Ustadz Imam Soderi hafizhahullah
➡️Al-Ustadz Khadir al-Malanji hafizhahullah
➡️Al-Ustadz 'Abdul Mannan hafizhahullah



‌‏Tanbih :
‌‏⚠️ Dilarang mengubah isi Info Ta'aawun di atas dan juga tidak diperkenankan untuk disebarkan lewat facebook.

┈•••┈••••○❁🌷❁○••••┈•••┈
📻 Yayasan Abu Bakar Ash-Shiddiq Lhokseumawe
══════════════════
🌙🍃 5 PERKARA YANG PERLU ANDA KETAHUI PADA HARI JUM'AT

1️⃣ BERPINDAH TEMPAT KETIKA MENGANTUK
🍃 Dari Abdullah bin Umar radhiallahu 'anhuma, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersaba,

إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الجُمُعَةِ فَلْيَتَحَوَّلْ مِنْ مَجْلِسِهِ ذَلِكَ

“Apabila salah seorang di antara kalian mengantuk pada hari jum'at, hendaknya ia berpindah dari tempat duduknya itu (kepada tempat yang lainnya).”
📖 (Diriwayatkan Abu Daud no.1119 dan at-Tirmidzi no.526, dishahihkan Syaikh Al-Albani)

2️⃣ SATU JUM'AT MENUJU JUM'AT BERIKUTNYA MERUPAKAN PENEBUS DOSA
🍃 Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, ia berkata: "Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

الصَّلَاةُ الْخَمْسُ، وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ، كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ، مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ

“Hari jum’at menuju Jum’at berikutnya merupakan penebus dosa yang dilakukan di antara keduanya, selama tidak terjatuh kepada dosa besar.”
📖 (HR. Muslim no.233)

3️⃣ MEMBACA SURAT AL-KAHFI
🍃 Dari Abu Sa'id al-Khudri radhiallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

من قرأ سورة الكهف في يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين

“Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at, ia akan diterangi oleh cahaya (pada hari kiamat) sejauh jarak dua jum’at.”
📖 Lihat Shahihul Jami no. 6470)

🍃 Dalam lafazh lain,

من قرأ سورة الكهف يوم الجمعة أضاء له النور ما بينه وبين البيت العتيق

"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada hari jum'at, ia akan diterangi oleh cahaya (pada hari kiamat) sejauh antara dirinya dan baitul 'atiq (Ka'bah)."

4️⃣ MEMPERBANYAK UCAPAN SHALAWAT
🍃 Dari Anas bin Malik radhiallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

أكثروا الصلاة علي يوم الجمعة وليلة الجمعة، فمن صلى علي صلاة صلى الله عليه عشرا

“Perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari jum’at dan malam jum’at. Karena siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, niscaya Allah membalas shalawatnya sebanyak sepuluh kali.”
📖 (HR. al-Baihaqi dalam Sunannya, lihat Ash-Shahihah no. 1407)

5️⃣ WAKTU MUSTAJAB
Antara Ashar hingga Maghrib
🍃 Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, ia berkata: "Abul Qosim shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ لَسَاعَةً، لَا يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ، قَائِمٌ يُصَلِّي، يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا، إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

“Sesungguhnya pada hari jum’at ada satu waktu yang tidaklah seorang muslim mencocoki waktu tersebut ketika ia berdo’a meminta kebaikan kepada Allah, melainkan akan Allah kabulkan permintaannya.”
📖 (HR. Muslim no.852)


🌍 Sumber: Posting Ulang
📝 Oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #sunnah #jumat #shalawat #alkahfi

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
🍃🌷 BATU PERMATA DALAM BALUTAN HIJAB

🌻 Hijab Memuliakan Wanita Muslimah


📝 Berkata Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah,

المرأة المسلمة في نظر الإسلام أشبه بالجوهرة النفيسة التي يسعى صاحبها لإخفائها وسترها على أعين الناس

💎 "Seorang muslimah dalam pandangan Islam lebih menyerupai batu permata yang berharga, dimana pemiliknya akan berusaha menyembunyikannya dan menutupinya dari pandangan manusia."

🌍 Sumber: Takrimul Mar'ati fil Islam hal.20
📝 Diterjemahkan Oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #hijab #muslimah #permata

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
⚠️ TIDAK BOLEH MENGHILANGKAN PENGARUH SIHIR DENGAN SIHIR



📝 Al-Lajnah ad-Daimah dalam fatwanya no.837 menjelaskan,

⚠️ "Kamu tidak boleh pergi kepada tukang sihir untuk menghilangkan pengaruh sihir yang ada pada dirimu dengan sihir yang sama."

📝 Diterjemahkan Oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #aqidah #sihir #tauhid

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Forwarded from Warisan Salaf
💎🍃 SELAMATKAN DIRI KITA DENGAN ISTIGHFAR



📝Dari Abu Sa'id al-Khudri radhiallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إن الشيطان قال: وعزتك يا رب لا أبرح أغوي عبادك ما دامت أرواحهم في أجسادهم فقال الرب: وعزتي وجلالي لا أزال أغفر لهم ما استغفروني

"Sesungguhnya Syaithan berkata,

'Demi kemuliaan-Mu wahai Rabb! Aku tidak akan berhenti menyesatkan hamba-hamba-Mu selama ruh masih berada di jasad-jasad mereka.

Allah menjawab,

'Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, senantiasa Aku ampuni mereka, selama mereka memohon ampunan kepada-Ku."

🌍 Sumber: Shahih al-Jami' ash-Shaghir no.1648
📝 Diterjemahkan oleh: Tim Warisan Salaf


#Fawaidumum #istighfar #akhlak #akhlaq

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Forwarded from Warisan Salaf
🍃💢 PILIHLAH TEMAN YANG BAIK DAN SHOLEH 💢🍃

▶️ Karena agama dan akhlak seseorang bisa dipengaruhi oleh temannya.



🔰 Dari shahabat Abu Huroiroh rodhiyallahu ‘anhu; Bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

« الْرَّجُل عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ »

”Seorang manusia itu di atas agama teman dekatnya. Oleh karena itu, perhatikanlah oleh kalian, siapa yang akan dijadikan teman dekat!”

(HR. Abu Dawud no.4833, dan At-Tirmidzi no.2378. At-Tirmidzi mengatakan: “Hadits ini hasan ghorib.”, Lihat pula Shohih Al-Jami’ no.3545, Derajatnya: Hasan )

💢 Penjelasan:

🔰 Agama dan akhlak seseorang itu dipengaruhi teman dekatnya (atau sahabat karibnya).
👉 Oleh karena itu, hendaknya kalian memperhatikan siapa yang akan dijadikan teman dekat.

🔵 Jikalau dia bersahabat dengan ahlul-khoir (orang-orang yang baik, pent), dia akan menjadi bagian dari mereka.

🔴 Jika dia bersahabat dengan selain mereka, maka dia pun akan menjadi seperti mereka (orang-orang yang dijadikan sahabatnya, pent.).


Pelajaran dari hadits ini dan yang semakna;

👉🏻 Hendaknya seorang manusia memilih teman dekat dari kalangan orang-orang baik (nan sholeh).
Kemudian, saling mengunjungi di antara mereka, karena pada kegiatan itu terdapat kebaikan.

(Lihat Syarah Riyadhis Sholihin 3/246; Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin rohimahullah)

Wallahul Muwaffiq


👍 Semoga Allah Ta'ala senantiasa memudahkan kita untuk berteman dengan alim ulama dan orang-orang sholeh yang berjalan di atas kebenaran. Aamiin


📝 Dikirim oleh: Al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan hafizhahullah

#fawaidumum

🍊 Update Ilmu agama bersama Warisan Salaf di: Website I Telegram I Twitter I Google Plus I Youtube I SMS Tausiyah
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
PELAJARAN FIKIH (1️⃣8️⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 6️⃣)

7️⃣ MASALAH KETUJUH
Ibadah-Ibadah yang Diwajibkan Berwudhu'

Wajib bagi setiap mukallaf untuk berwudhu' setiap kali hendak melakukan ibadah-ibadah berikut ini:

1️⃣ SHOLAT
Berdasarkan hadits Ibnu 'Umar yang marfu' (sampai kepada Nabi) ,

لا يقبل الله صلاة بغير طُهُور، ولا صدقة من غلول

"Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci dan (tidak menerima) sedekah dari barang curian."
📖 (HR. Muslim no.224 dan Tirmidzi no.1)

2️⃣ THOWAF
Thowaf di Baitul Harom (Ka'bah) baik yang fardhu maupun sunnah.
Berdasarkan perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,

فإنه توضأ ثم طاف بالبيت

"Sesungguhnya beliau berwudhu' lalu melakukan thowaf di Ka'bah."
📖 (HR. al-Bukhari no.1614 dan Muslim no.1235)

dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam,

الطواف بالبيت صلاة إلا أن الله أباح فيه الكلام

"Thowaf di Ka'bah adalah sholat hanyasaja padanya Allah membolehkan berbicara."
📖 (HR. Ibnu Hibban no.3836, dishahihkan al-Albani)

Demikian pula larangan beliau bagi wanita haid untuk berthawaf hingga ia suci (HR. al-Bukhari no.305 dan Muslim no.1211)

3️⃣ MENYENTUH MUSHAF
Menyentuh mushaf al-Qur'an secara langsung tanpa penghalang.
Berdasarkan firman Allah Ta'ala,

لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ

"Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan." (QS. Al-Waqi'ah:79)

Demikian pula sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam,

لا يمس القرآن إلا طاهر

"Tidak ada yang menyentuhnya selain orang yang suci."
📖 (HR. Malik 1/199, dishahihkan al-Abani)


..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.22-23)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
💎⚠️ HAKIKAT HARTA YANG KAMU MILIKI



📝 Shahabat Abdullah bin asy-Syikhr radhiallahu 'anhu berkata,

🍃 "Aku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau sedang membaca surat,

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ

'Bermegah-megahan telah melalaikan kamu'

🍃 beliau bersabda,

يَقُولُ ابْنُ آدَمَ: مَالِي، مَالِي، قَالَ: وَهَلْ لَكَ، يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ، أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ، أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ؟

💎 'Anak Adam berkata, 'ini hartaku.. ini hartaku...'

🍃 Kemudian Beliau melanjutkan,

⚠️ 'Hai anak adam, kamu tidak memiliki dari hartamu kecuali yang telah kamu makan lalu habis,
⚠️ atau pakaian yang kamu gunakan lalu pakaian itu rusak,
✔️ atau yang kamu sedekahkan maka itulah yang tersisa."

📖 (HR. Muslim no.2958)

Ditambahkan dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu 'anhu,

وَمَا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ ذَاهِبٌ، وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ

"Adapun selain itu (harta yang disedekahkan,pen), maka ia akan sirna dan ditinggalkan bagi manusia (ahli warisnya)."
📖 (HR. Muslim no.2959)


🏡 Mari membiasakan diri untuk menyedekahkan sebagian rejeki yang Allah berikan kepada kita. Karena itulah harta yang benar-benar milik kita.


📝 Disajikan oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #sedekah #infaq #harta

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
🏡🍃 PELAJARAN ADAB: BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA 1️⃣

🔻 Dari Kitab Shahih al-Adabul Mufrod


BERBAKTI KEPADA IBU

📝 Dari Bahz bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya, beliau berkata:

🍃 "Aku bertanya, Wahai Rasulullah, siapakah orang yang aku harus berbakti kepadanya?' Beliau menjawab, ibumu'.
🔺'Lalu siapa?' tanyaku.
🔻"ibumu' jawab beliau.
🔺'Lalu siapa?' tanyaku lagi.
🔻'ibumu' jawab beliau.
🔺'Lalu siapa?' tanyaku .
☑️ Beliau menjawab, "ayahmu, lalu karib kerabat yang terdekat dan yang terdekat."

📝 Ibnu 'Abbas radhiallahu 'anhuma berkata,

إِنِّي لَا أَعْلَمُ عَمَلًا أَقْرَبَ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ بِرِّ الْوَالِدَةِ".

"Aku tidak mengetahui ada amalan yang lebih dekat kepada Allah Azza wa Jalla dari berbakti kepada ibu."


BERBAKTI KEPADA AYAH

5/5 (صحيح) عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ! مَنْ أَبَرُّ؟ قَالَ: "أُمَّكَ". قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: "أُمَّكَ". قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: "أمك". قال: ثم من؟ [ثم عاد الرابعةَ فـ] قال: "أباك".

📝 Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata,
🍃 “Ada seorang yang bertanya, 'wahai Rasulullah, siapakah orang yang berhak aku berbakti kepadanya?’
🔺‘ibumu’ jawab belau.
🔻‘lalu siapa lagi?’ tanya orang itu.
🔺‘ibumu’ jawab beliau.
🔻‘lalu siapa lagi?’ tanya orang itu lagi.
🔺‘ibumu’ jawab beliau.
☑️ Kemudian orang itu bertanya lagi untuk yang keempat kalinya. Beliau menjawab, ‘Bapakmu.’.”

Bersambung insya Allah...


Ikuti terus pelajaran Adab dan Akhlaq yang diambil dari Kitab Shahih Al-Adabul Mufrod Setiap hari Rabu, insyaallah


🌍 Sumber: Shahih Al-Adabul Mufrod 34-35
📝 Disajikan oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #adab #akhlaq #akhlak #pelajaranadab

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
🏡🍃 PELAJARAN ADAB: BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA 2️⃣

🔻 Dari Kitab Shahih al-Adabul Mufrod


BERBICARA LEMBUT KEPADA ORANG TUA
6/8 - (صحيح الإسناد.) عن طَيْسَلَةُ بْنُ مَيَّاسٍ قَالَ: كُنْتُ مَعَ النَّجَدَاتِ، فَأَصَبْتُ ذُنُوبًا لَا أَرَاهَا إِلَّا مِنَ الْكَبَائِرِ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِابْنِ عُمَرَ. قَالَ: مَا هِيَ؟ قُلْتُ: كَذَا وَكَذَا. قَالَ: لَيْسَتْ هَذِهِ مِنَ الْكَبَائِرِ، هُنَّ تِسْعٌ: الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ، وَقَتْلُ نَسَمَةٍ، وَالْفِرَارُ مِنَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَةِ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ، وَإِلْحَادٌ فِي الْمَسْجِدِ، وَالَّذِي يَسْتَسْخِرُ، وَبُكَاءُ الْوَالِدَيْنِ مِنَ الْعُقُوقِ، قَالَ: لِي ابْنُ عُمَرَ: أَتَفْرَقُ النَّارَ، وَتُحِبُّ أَنْ تَدْخُلَ الْجَنَّةَ؟ قُلْتُ: إي، والله! قال: أحيٌّ والداك؟ قُلْتُ: عِنْدِي أُمِّي. قَالَ: فَوَاللَّهِ! لَوْ أَلَنْتَ لَهَا الْكَلَامَ، وَأَطْعَمْتَهَا الطَّعَامَ، لَتَدْخُلَنَّ الْجَنَّةَ مَا اجْتَنَبْتَ الكبائر.

📝 Dari Thoilasah bin Mayyas, ia berkata,
“Ketika aku tinggal bersama an-Najadat (pengikut Najdah bin ‘Amir al-Khoriji, dari Haruriyah), aku melakukan perbuatan dosa yang aku anggap sebagai dosa besar.

Kemudian aku ceritakan hal itu kepada Ibnu Umar.

Beliau pun bertanya, ‘dosa apakah itu?’, ‘dosa ini dan dosa ini’ jawabku.

🔺 Beliau menjawab, ‘itu bukan dosa besar. Dosa besar ada sembilan, yaitu kesyirikan kepada Allah, membunuh orang, lari dari pertempuran, menuduh wanita yang baik berbuat zina, memakan harta riba, memakan harta anak yatim, bermaksiat di masjid, menghina, dan tangisan kedua orang tua akibat kedurhakaan anak.’

☑️ Lalu Ibnu Umar berkata, ‘apakah kamu takut api neraka dan ingin masuk ke surga?’
🔺‘tentu saja’ jawabku.
🔻beliau bekata, ‘apakah kedua orangtuamu masih hidup?’
🔅 ‘tinggal ibuku’ jawabku.

💢 Beliau mengatakan, ‘Demi Allah, seandainya kamu berlemah lembut dalam berbicara kepadanya, dan menghidangkan makanan baginya, niscaya kamu akan masuk surga selama kamu menjauhi dosa-dosa besar.’.”

Bersambung insya Allah...


Ikuti terus pelajaran Adab dan Akhlaq yang diambil dari Kitab Shahih Al-Adabul Mufrod Setiap hari Rabu, insyaallah


🌍 Sumber: Shahih Al-Adabul Mufrod 34-35
📝 Disajikan oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #adab #akhlaq #akhlak #pelajaranadab #adabulmufrod

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
🍃💎 ANTARA CINTA ILMU AGAMA DAN HARTA DUNIA



📝 Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullah,

إن حب الْعلم وَطَلَبه اصل كل طَاعَة وَحب الدُّنْيَا وَالْمَال وَطَلَبه اصل كل سَيِّئَة

🌻 "Sesungguhnya mencintai ilmu (agama) dan mencarinya merupakan pangkal segala ketaatan.

⚠️ Sedangkan mencintai dunia dan harta juga mencarinya merupakan pangkal segala kejelekan."



🌍 Sumber: Miftahu Daar as-Sa'adah 1/129
📝 Diterjemahkan oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #zuhd #akhlaq #akhlak #ilmu #dunia

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🍃Pelajaran TAUHID:
Kajian Kitab Tsalatsatul Ushul (Bagian 5️⃣9️⃣)
—--------------------------------------—

MACAM-MACAM ISTIGHOTSAH. (Bagian 2)
3️⃣ - Yang Ketiga: Istighotsah –meminta pertolongan tatkala ditimpa musibah- kepada orang-orang yang masih hidup serta mampu untuk memberikan pertolongan.

👉 Jenis yang ketiga ini, hukumnya sama dengan pembahasan ’Isti’anah’ , yaitu boleh.

🔘 Hal ini dikuatkan dengan firman Allah -Ta’ala- dalam surat Al-Qoshosh ayat ke-15, tentang kisah nabi Musa -‘alaihissalam-;

فَاسْتَغَاثَهُ الَّذِي مِنْ شِيعَتِهِ عَلَى الَّذِي مِنْ عَدُوِّهِ فَوَكَزَهُ مُوسَى فَقَضَى عَلَيْهِ

“Maka orang yang (berasal) dari golongannya meminta pertolongan kepadanya (yakni kepada nabi Musa –‘alaihissalam-), untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu.” [ Surat Al-Qoshosh : 15 ]
📎 [ Lihat ”Syarah Tsalatsatil Ushul” hal. 66; Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]

Tentunya, dengan tetap meyakini, itu semua sekadar usaha melakukan sebab, agar musibah hilang dari dirinya.
💢 JIka ia sampai melupakan Allah -Ta'ala- pencipta sebab tersebut, kesempurnaan tauhidnya menjadi berkurang.
📎 [ Lihat "Al-Qoulul Mufid" (1/260); Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]

4️⃣Yang Keempat: Istighotsah –meminta pertolongan tatkala ditimpa musibah- kepada orang yang masih hidup , namun ia tidak mampu untuk memberikan pertolongan. Dalam keadaan ia tidak meyakini si penolong memiliki kekuatan tersembunyi.

🔻 Contohnya; Orang yang hampir tenggelam meminta bantuan kepada orang lumpuh yang tak berdaya.

👉 Permintaan tolong model ini termasuk perkara yang tidak ada manfaatnya, bahkan bisa disebut sebagai ejekan atau olok-olok. Karena sebab inilah jenis yang keempat dilarang.
🔘 Sebab yang lainnya, bisa jadi orang lain (yang melihat) akan tertipu dengan perbuatan orang yang hampir tenggelam tadi.
Sehingga salah kira, ia menyangka orang lumpuh tadi memiliki kekuatan tersembunyi yang bisa menyelamatkan orang lain yang sedang ditimpa malapetaka.
📎 [ Lihat ”Syarah Tsalatsatil Ushul” hal. 66; Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]

Wallahu A’lamu bisshowab.

[ Rujukan utama : Syarah Tsalatsatil Ushul ; Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin -rohimahullah- ]



.........................
🌍 Ikuti terus pelajaran Tsalatsatul Ushul (ثلاثة الأصول) setiap hari senin dan kamis, Insya Allah
📝 Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan Hafizhahullahu Ta'ala.
.........................

#ushultsalatsah

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍1
PELAJARAN FIKIH (1️⃣9️⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 7️⃣)

Terakhir

6️⃣ Masalah Keenam: Perbuatan yang Disunnahkan Berwudhu’

💧 Disunnahkan berwudhu’ pada keadaan-keadaan berikut ini:

1️⃣ Ketika berdzikir kepada Allah Ta’ala dan membaca al-Qur’an
2️⃣ Ketika hendak shalat, dikarenakan kebiasaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam yang tidak pernah putus dalam hal ini.
🔻 Sebagaimana (disebutkan) dalam hadits Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, beliau berkata,

كان النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يتوضأ عند كل صلاة

“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu berwudhu’ setiap hendak shalat.” (HR. al-Bukhari no.214)

3️⃣ Disukai berwudhu' bagi seorang yang junub bila ingin kembali berhubungan suami istri, atau ketika akan tidur, makan, dan minum.

🔻 Berdasarkan hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إذا أتى أحدكم أهله، ثم أراد أن يعود، فليتوضأ

“Apabila seorang dari kalian mendatangi istrinya lalu ingin mengulanginya, hendaknya ia berwudhu’.” (HR. Muslim no.308)

🔻 Demikian pula hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, “bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila ingin tidur ketika sedang junub, beliau berwudhu’ seperti wudhu’ ketika shalat sebelum tidur.” (HR. Muslim no.305)

🔻 Dalam riwayat lain, "Lalu beliau ingin makan atau tidur.”

4️⃣ Berwudhu’ sebelum mandi. Berdasarkan hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau berkata,

كان رسول الله - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - إذا اغتسل من الجنابة يبدأ، فيغسل يديه، ثم يفرغ بيمينه على شماله، فيغسل فرجه، ثم يتوضأ وضوءه للصلاة ...

“Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika hendak mandi janabah, beliau mulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian menuangkan (air) dengan tangan kanannya ke tangan kirinya, kemudian mencuci kemaluannya, lalu berwudhu’ seperti wudhu’ beliau ketika hendak shalat.” (HR. Muslim no.316)

5️⃣ Ketika akan tidur. Berdasarkan hadits Barro’ bin ‘Azib radhiallahu ‘anhu, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إذا أتيت مضجعك فتوضَّأ وضوءك للصلاة، ثم اضطجع على شقك الأيمن ...

“Apabila kamu mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhu' lah seperti kamu berwudhu' untuk shalat. Lalu berbaringlah di atas bagian tubuhmu yang kanan.” (HR. Al-Bukhari no.247)

☑️ Selesai… Pada pelajaran berikutnya insyaallah kita masuk pada Bab Keenam dari Pembahasan Thoharoh, yaitu Seputar hukum mengusap sepatu, sorban, dan gips atau perban

..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.23)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com