Warisan Salaf
8.34K subscribers
512 photos
14 videos
46 files
1.98K links
Warisan Salaf
ميراث السلف

Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
Download Telegram
🌍🌴 LINK ARSIP PELAJARAN FIKIH MUYASSAR 1⃣ Sampai 1⃣2⃣

🌻 Bagi teman-teman yang ketinggalan pelajaran fikih muyassar atau ingin mengulang silahkan melalui link di bawah ini:

📗 PEMBUKAAN:
https://telegram.me/warisansalaf/40

📗 PELAJARAN KE 1⃣:
https://telegram.me/warisansalaf/41
https://telegram.me/warisansalaf/42

📗 PELAJARAN KE 2⃣:
(Tentang Bejana)
https://telegram.me/warisansalaf/81
https://telegram.me/warisansalaf/82

📗 PELAJARAN KE 3⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/94

📗 PELAJARAN KE 4⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/118

📗 PELAJARAN KE 5⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/142

📗 PELAJARAN KE 6⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/168

📗 PELAJARAN KE 7⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/194

📗 PELAJARAN KE 8⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/208

📗 PELAJARAN KE 9⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/213

📗 PELAJARAN KE 🔟:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/225

📗 PELAJARAN KE 1⃣1⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/238

📗 PELAJARAN KE 1⃣2⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/257

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
🌍 Twitter: @warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍1
PELAJARAN FIKIH (1⃣3⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 1⃣)

💢 Pada bab ini terdapat beberapa masalah:

1⃣ MASALAH PERTAMA
Defenisi dan hukumnya

☑️ Secara bahasa, wudhu' adalah musytaq (pecahan/diambil) dari kata al Wadho'ah (الوضاءة) yang berarti keindahan dan kebersihan.

☑️ dan secara syari'at adalah: menggunakan air untuk anggota tubuh yang empat, yaitu:
1⃣ wajah,
2⃣ kedua tangan,
3⃣ kepala,
4⃣ dan kedua kaki,

🍃 dengan tatacara tertentu dalam syari'at, dalam rangka beribadah kepada Allah Ta'ala.

☑️ Hukum Wudhu'
Wudhu' wajib bagi orang yang berhadas, ketika ia hendak shalat dan (hendak melakukan) amalan yang sama hukumnya dengan shalat (maksudnya: amalan yang membutuhkan wudhu',pen), seperti thowaf dan menyentuh mushaf (AlQur'an).

2⃣ MASALAH KEDUA
Dalil wajibnya wudhu', kepada siapa diwajibkan, dan kapan diwajibkan?

☑️ Adapun dalil atas wajibnya wudhu' adalah firman Allah Ta'ala

يا أيها الذين آمنوا إذا قمتم إلى الصلاة فاغسلوا وجوهكم وأيديكم إلى المرافق وامسحوا برءوسكم وأرجلكم إلى الكعبين وإن كنتم جنبا فاطهروا وإن كنتم مرضى أو على سفر أو جاء أحد منكم من الغائط أو لامستم النساء فلم تجدوا ماء فتيمموا صعيدا طيبا فامسحوا بوجوهكم وأيديكم منه ما يريد الله ليجعل عليكم من حرج ولكن يريد ليطهركم وليتم نعمته عليكم لعلكم تشكرون) [المائدة: 6].

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan usaplah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh (menggauli) perempuan (istrimu), lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu, Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan ni’mat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al-Maidah:6)

🔵 dan (dalilnya juga) sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,

لا يقبل الله صلاة بغير طهور، ولا صدقة من غلول

⚠️ "Allah tidak akan menerima shalat tanpa bersuci, dan (tidak menerima) sedekah dari harta curian." (أHR. Muslim no. 224)

🔵 dan juga sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,

لا يقبل الله صلاة من أحدث حتى يتوضأ

⚠️ "Allah tidak akan menerima shalatnya seorang yang berhadas hingga ia berwudhu'." (HR. Muslim no.223)

💢 dan tidak pernah dinukilkan dari kaum muslimin pendapat yang menyelisihinya.

🔷 Sehingga dengan ini tetaplah syari'at wudhu' dari al Qur'an, as Sunnah, dan ijma' (kesepakatan kaum muslimin).

📋 Adapun kepada siapa diwajibkan? maka wudhu' diwajibkan kepada seorang muslim yang sudah baligh dan berakal, ketika ia hendak shalat dan (melakukan) amalan yang sama hukumnya dengan shalat.

📡 Adapun kapan diwajibkan? maka (wudhu' diwajibkan) apabila telah masuk waktu shalat, atau seseorang hendak melakukan sesuatu yang disyaratkan padanya berwudhu', walaupun amalan itu tidak ada kaitannya dengan waktu, seperti thowaf dan menyentuh mushaf (AlQur'an).

..........................
🔵 Insya Allah pada pertemuan berikutnya akan bersambung kepada permasalahan ketiga, yaitu Syarat-syarat wudhu'.
..........................

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.17)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
PELAJARAN FIKIH (1⃣4⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 2⃣)

3⃣ MASALAH KETIGA
Tentang Syarat-Syaratnya

☑️ Disyaratkan untuk sahnya wudhu' perkara-perkara berikut ini:

1⃣ Islam, akal, dan tamyiiz.

Wudhu' tidak sah dilakukan oleh orang kafir, orang gila, dan (wudhu') tidak teranggap bila dilakukan anak kecil yang belum masuk usia tamyiiz (kurang lebih 7 tahun).

2⃣ Niat, berdasarkan hadits "Hanyalah amalan-amalan itu dengan niatnya." (HR. al Bukhari dan Muslim),

📛 tidak disyari'atkan melafalkan niat, dikarenakan tidak ada keterangan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

3⃣ Air yang suci, berdasarkan yang telah lalu (pada pembahasan) tentang air.

⚠️ Adapun air yang najis maka tidak sah berwudhu' dengannya.

4⃣ Menghilangkan sesuatu yang dapat menghalangi air sampai ke kulit, berupa (tetesan) lilin, adonan, dan yang semisal keduanya, seperti cat kuku (kutek) yang dikenal dikalangan kaum wanita sekarang ini,

5⃣ Istijmar (membersihkan kotoran dengan batu) atau istinja' (membersihkan kotoran dengan air) ketika didapati sesuatu yang menyebabkan keduanya (yaitu buang air besar dan buang air kecil), seperti (pembahasan) yang telah lewat.

6⃣ al muwalah (lihat poin ke enam pada masalah keempat)

7⃣ tartib (berurutan seperti yang Allah sebutkan dalam al Qur'an).

8⃣ Membasuh anggota-anggota wudhu' yang wajib dibasuh.



4⃣ MASALAH KEEMPAT
Anggota-Anggota Wudhu' yang Wajib dibasuh

☑️ yaitu ada enam:

1⃣ Membasuh wajah secara menyeluruh. Berdasarkan firman Allah Ta'ala

📖 "Apabila kamu hendak shalat maka basuhlah wajah-wajahmu." (QS. Al-Maidah: 6),

🏝 termasuk wajah adalah berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung, dikarenakan mulut dan hidung bagian dari wajah.

2⃣ Membasuh kedua tangan sampai siku. Berdasarkan firman Allah Ta'ala, "dan (basuhlah) kedua tanganmu sampai siku." (QS. Al-Maidah: 6)

3⃣ Mengusap seluruh kepala dan juga kedua telinga. Berdasarkan firman Allah Ta'ala, "dan usaplah kepala-kepala kalian." (QS. Al-Maidah: 6)

🔗 dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam, "Kedua telinga bagian dari kepala." (HR. Tirmidzi no.37, Ibnu Majah no.443, dan dishahihkan Syaikh al Albani)

⛔️ sehingga tidak mencukupi hanya mengusap sebagian kepala tanpa sebagian yang lainnya.

4⃣ Membasuh kedua kaki sampai mata kaki. Berdasarkan firman Allah Ta'ala, "Dan kaki-kaki kalian hingga mata kaki" (QS. Al-Maidah: 6)

5⃣ Tartib (berurutan), karena Allah Ta'ala menyebutkannya secara berurutan,

dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu' mengurutkan sesuai yang Allah sebutkan, (dimulai dari) wajah, kedua tangan, kepala, dan kedua kaki.

✏️ Sebagaimana hal itu tersebutkan dalam tatacara wudhu' beliau shallallahu 'alaihi wa sallam dalam hadits Abdullah bin Zaid dan selainnya.

6⃣ Muwalah, yaitu membasuh anggota wudhu' secara langsung setelah anggota sebelumnya tanpa menundanya.

🔗 Dahulu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu' dengan muwalah.

💧 dan juga berdasarkan hadits Khalid bin Ma'dan,

🍂 "Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seseorang terlihat pada bagian atas kakinya bagian yang tidak terkenai air (لمعة ), maka beliau memerintahkannya agar mengulangi wudhu'nya." (HR. Ahmad 3/424, Abu Daud no.175, dan dishahihkan al Albani)

🔵 Seandainya muwalah itu bukan syarat (wudhu'), niscaya beliau hanya memerintahkan untuk membasahi anggota tubuh yang tidak terkenai air, tidak sampai memerintahkan mengulangi wudhu'nya dari awal.

☑️ lum'ah لمعة (pada hadits di atas) adalah bagian yang tidak terkenai air ketika berwudhu' atau mandi.

..........................
🔵 Insya Allah pada pertemuan berikutnya akan bersambung kepada permasalahan kelima, yaitu Sunnah-Sunnah wudhu'.
..........................

📝 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber Panduan: الفقه الميسر (hal.17)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍1
PELAJARAN FIKIH (1⃣5⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 3⃣)

5⃣ MASALAH KELIMA
Sunnah-Sunnah Wudhu'

☑️ Ketika berwudhu', ada perbuatan-perbuatan yang disukai untuk dilakukan, akan diberi pahala orang yang melakukannya, sedangkan orang yang meninggalkannya tidak berdosa.

🔹 Perbuatan-perbuatan itu disebut dengan sunnah-sunnah wudhu'.

🍂 (Sunnah-sunnah wudhu' tersebut) yaitu:

1⃣ Membaca basmallah di awalnya,
▪️ berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam

لا وضوء لمن لم يذكر اسم الله عليه

⚠️ "Tidak ada wudhu' bagi seorang yang tidak menyebut nama Allah atasnya." (1)

2⃣ Bersiwak
▪️ berdasarkan sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,

لولا أن أشق على أمتي لأمرتهم بالسواك مع كل وضوء

📝 "Seandainya aku tidak khawatir (diwajibkan) atas umatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali berwudhu'." (2)

3⃣ Membasuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali di awal wudhu'.
▪️ Hal ini sesuai dengan perbuatan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam, dimana beliau membasuh kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, sebagaimana dalam riwayat tentang sifat wudhu' beliau.

4⃣ Memaksimalkan berkumur-kumur dan menghirup air ke dalam hidung bagi orang yang tidak puasa.

Diriwayatkan dalam sifat wudhu' beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,

فمضمض واستنثر

🍂 "Kemudian beliau berkumur-kumur dan mengeluarkan air dari hidung."

Dan juga sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,

وبالغ في الاستنشاق إلا أن تكون صائما

🍂 "Bersungguh-sungguhlah dalam menghirup air ke hidung, kecuali bila engkau sedang berpuasa." (3)


👇🏻👇🏻 Bersambung...

#pelajaranfikih #fikihmuyassar
PELAJARAN FIKIH (1⃣5⃣): SAMBUNGAN 👆🏻👆🏻

.............................................

5⃣ Menggosok, dan menyela-nyela jenggot yang lebat dengan air, agar air dapat masuk ke dalamnya.
▪️ Berdasarkan perbuatan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam.

كان إذا توضأ يدلك ذراعيه
🍂 "Apabila berwudhu', maka beliau menggosok-gosok kedua lengannya." (4)

Demikian pula,

كان يدخل الماء تحت حنكه ويخلل به لحيته

🍂 "Beliau memasukkan air dari bawah janggutnya dan menyela-nyela jenggotnya." (5)

6⃣ Mendahulukan bagian yang kanan dari yang kiri dalam (membasuh) kedua tangan dan kaki.
▪️ Berdasarkan perbuatan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,

كان يحب التيامن في تنعله وترجله وطهوره وفي شأنه كله

🍂 "Beliau suka mendahulukan bagian yang kanan ketika memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan dalam segala urusan beliau." (6)

7⃣ Membasuh sebanyak tiga kali pada wajah, kedua tangan, dan kedua kaki.

💢 Kewajiban membasuh hanya sekali, tapi disukai mengulanginya sebanyak tiga kali. Hal ini berdasarkan perbuatan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam, sebagaimana yang tsabit dari beliau,

أنه توضأ مرة مرة ومرتين مرتين وثلاثا ثلاثا

🍂 "Bahwasanya beliau membasuh anggota wudhu'nya sekali-sekali, dua kali dua kali, dan tiga kali tiga kali." (7)

8⃣ Membaca dzikir yang shahih setelah wudhu', berdasarkan sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,

ما منكم أحد يتوضأ فيسبغ الوضوء ثم يقول: أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، إلا فتحت له أبواب الجنة الثمانية، يدخل من أيها شاء

🍂 "Tidaklah seorang di antara kalian berwudhu', lalu ia menyempurnakan wudhu'nya, kemudian mengatakan,

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله

"Aku bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya." (8)


☑️ FOOTNOTE

(1) Dikeluarkan Ahmad (2/418), Abu Daud (no.101), al Hakim (1/147), dan selain mereka dari hadits Abu Hurairah radhiallahu 'anhu. Hadits ini dihasankan oleh Ibnu Sholah, Ibnu Katsir, al 'Iroqi, dan dikuatkan oleh al Mundziri dan Ibnu Hajar. Al-Albani berkata: hadits ini hasan (Irwaul Ghalil 1/122)

(2) Dikeluarkan al Bukhari secara mu'allaq dengan bentuk jazem dalam Kitab Shiyam, Bab Siwaku Ar-Rothbi wal Yaabisi lish shoimi, dan disambungkan oleh an Nasai. (Lihat Fathul Baari 4/159)

(3) Dikeluarkan Abu Daud (no.142), an Nasai (no.87), dan dishahihkan al Albani dalam Shahih An Nasaai (no.85)

(4) Diriwayatkan Ibnu Hibban dalam Shahihnya (3/363, no.1082), al Baihaqi dalam As-Sunanul Kubro (/196), al Hakim dalam Al Mustadrok (1/243) dan beliau menshahihkannya, juga dishahihkan Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya.

(5) Riwayat Abu Daud (no.145), dan dishahihkan al Albani dalam Al Irwa' (no.92)

(6) Muttafaqun 'alaihi: diriwayatkan al Bukhari (no.168) dan Muslim (no.226)

(7) Muttafaqun 'alaihi: Diriwayatkan al Bukhari (no.157,158,159), dan Muslim (no.226), dalam riwayat Muslim hanya disebutkan "tiga kali" saja.

(8) Dikeluarkan Muslim (no.234), Tirmidzi (dalam riwayatnya) menambahkan, "اللهم اجعلني من التوابين واجعلني من المتطهرين" (no.55), dan tambahan ini dishahihkan al Albani dalam Al Irwa' (no.96)


..........................
🔵 Insya Allah pada pertemuan berikutnya akan bersambung kepada permasalahan keenam, yaitu pembatal-pembatal wudhu'.
..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.19-20)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍1
PELAJARAN FIKIH (1️⃣6️⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 4️⃣)

6️⃣ MASALAH KEENAM
Pembatal-Pembatal Wudhu'

🔗 Pembatal wudhu' adalah sesuatu yang membuat wudhu' itu batal dan rusak.

Pembatalnya ada enam:

1️⃣ SESUATU YANG KELUAR DARI DUA JALAN
🍂 yaitu dari jalan keluarnya air kencing dan kotoran (tinja). Sesuatu yang keluar itu bisa dalam bentuk air kencing, kotoran (tinja), mani, madzi, darah istihadhah, angin yang sedikit atau banyak.

📖 Hal ini berdasarkan firman Allah Ta'ala

أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ

"... atau seorang di antara kalian kembali dari tempat buang air." (QS. An-Nisaa':43)

🍃 dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam,

لا يقبل الله صلاة أحدكم إذا أحدث حتى يتوضأ

"Allah tidak akan menerima shalat salah seorang kalian apabila ia berhadats hingga ia berwudhu'."

🍃 dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam,

ولكن من غائط أو بول ونوم

"Akan tetapi (wudhu' itu dilakukan) karena buang air besar, air kecil, dan tidur."

🍃 Demikian pula sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam terkait seseorang yang ragu apakah ada angin yang keluar darinya atau tidak,

فلا ينصرف حتى يسمع صوتا أو يجد ريحا

"Maka janganlah ia berpaling (membatalkan shalatnya) hingga mendengar suara atau mencium bau (kentut)."

2️⃣ KELUARNYA NAJIS DARI ANGGOTA TUBUH YANG LAINNYA
🍂 jika yang keluar itu berupa air kencing atau tinja, maka wudhu'nya batal secara mutlak, karena ia masuk ke dalam dalil-dalil yang telah lalu.

Tapi jika (yang keluar) selain dari keduanya, seperti darah dan muntah:

jika (keluarnya) banyak maka yang lebih utama ialah berwudhu', sebagai bentuk kehati-hatian.
dan jika (keluarnya) sedikit maka tidak berwudhu' (wudhu'nya tidak batal,pen) menurut kesepakatan (ulama).

3️⃣ HILANGNYA AKAL ATAU HILANG KESADARAN
🍂 karena pingsan atau tidur.

🔸 Berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,

ولكن من غائط وبول ونوم

"Akan tetapi (wudhu' itu dilakukan) karena buang air besar, air kecil, dan tidur."

🔸 dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam

العين وكاء السه، فمن نام فليتوضأ

"Mata adalah pengikat dubur, barangsiapa yang tidur maka berwudhu'lah'."

⛔️ Adapun gila, pingsan, mabuk, dan yang semisalnya, maka wudhu'nya batal menurut kesapakatan.

💢 Sedangkan tidur yang membatalkan wudhu' adalah tidur nyenyak yang ia tidak tahu lagi bagaimana bentuk tidurnya.

🔷 Adapun tidur ringan maka tidak membatalkan wudhu', karena dahulu para shahabat radhiallahu 'anhum ketika menunggu shalat mereka tertimpa rasa kantuk, setelah itu mereka melakukan shalat tanpa berwudhu' lagi.

..........................
🌻 Bersambung insyaallah...
..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.19-20)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍1
PELAJARAN FIKIH (1️⃣7️⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 5️⃣)

💎 Bab Pembatal Wudhu' bagian kedua

4️⃣ MENYENTUH KEMALUAN MANUSIA TANPA PENGHALANG (SECARA LANGSUNG)
🍂 Hal ini berdasarkan hadits Busroh bintu Shofwan radhiallahu 'anha, bahwasanya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

من مس ذكره فليتوضأ

"Barangsiapa menyentuh zakarnya hendaknya ia berwudhu'."

🔸 dan dalam hadits Abu Ayyub dan Ummu Habibah (dengan lafazh),

من مس فرجه فليتوضأ

"Barangsiapa menyentuh farjinya hendaknya ia berwudhu'."

5️⃣ MAKAN DAGING UNTA
🍂 Berdasarkan hadits Jabir bin Samuroh bahwasanya seseorang bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,

🔸 "Apakah kami berwudhu' dari daging kambing? (yakni karena memakannya)"

🔹 Beliau menjawab,

"Jika mau kamu bisa berwudhu', dan jika mau tidak usah berwudhu'"

🔸 Orang itu bertanya lagi, "apakah kami berwudhu' dari daging unta?"

🔹 Beliau menjawab, "ya, berwudhu' lah dari daging unta."

6️⃣ MURTAD DARI ISLAM
🍂 Berdasarkan firman Allah Ta'ala,

وَمَنْ يَكْفُرْ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

"Barangsiapa kafir setelah beriman maka sungguh telah terhapus amal perbuatan (baik)nya." (QS. Al-Maidah:5)

🔵 Setiap perkara yang mengharuskan mandi maka diharuskan juga berwudhu' selain kematian.


..........................
🌻 Insya Allah pada pertemuan berikutnya akan bersambung kepada permasalahan ketujuh, yaitu Amalan yang diwajibkan berwudhu'.
..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.19-20)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
PELAJARAN FIKIH (1️⃣8️⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 6️⃣)

7️⃣ MASALAH KETUJUH
Ibadah-Ibadah yang Diwajibkan Berwudhu'

Wajib bagi setiap mukallaf untuk berwudhu' setiap kali hendak melakukan ibadah-ibadah berikut ini:

1️⃣ SHOLAT
Berdasarkan hadits Ibnu 'Umar yang marfu' (sampai kepada Nabi) ,

لا يقبل الله صلاة بغير طُهُور، ولا صدقة من غلول

"Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci dan (tidak menerima) sedekah dari barang curian."
📖 (HR. Muslim no.224 dan Tirmidzi no.1)

2️⃣ THOWAF
Thowaf di Baitul Harom (Ka'bah) baik yang fardhu maupun sunnah.
Berdasarkan perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,

فإنه توضأ ثم طاف بالبيت

"Sesungguhnya beliau berwudhu' lalu melakukan thowaf di Ka'bah."
📖 (HR. al-Bukhari no.1614 dan Muslim no.1235)

dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam,

الطواف بالبيت صلاة إلا أن الله أباح فيه الكلام

"Thowaf di Ka'bah adalah sholat hanyasaja padanya Allah membolehkan berbicara."
📖 (HR. Ibnu Hibban no.3836, dishahihkan al-Albani)

Demikian pula larangan beliau bagi wanita haid untuk berthawaf hingga ia suci (HR. al-Bukhari no.305 dan Muslim no.1211)

3️⃣ MENYENTUH MUSHAF
Menyentuh mushaf al-Qur'an secara langsung tanpa penghalang.
Berdasarkan firman Allah Ta'ala,

لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ

"Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan." (QS. Al-Waqi'ah:79)

Demikian pula sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam,

لا يمس القرآن إلا طاهر

"Tidak ada yang menyentuhnya selain orang yang suci."
📖 (HR. Malik 1/199, dishahihkan al-Abani)


..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.22-23)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
PELAJARAN FIKIH (1️⃣9️⃣): BAB KELIMA: TENTANG WUDHU' (BAG: 7️⃣)

Terakhir

6️⃣ Masalah Keenam: Perbuatan yang Disunnahkan Berwudhu’

💧 Disunnahkan berwudhu’ pada keadaan-keadaan berikut ini:

1️⃣ Ketika berdzikir kepada Allah Ta’ala dan membaca al-Qur’an
2️⃣ Ketika hendak shalat, dikarenakan kebiasaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam yang tidak pernah putus dalam hal ini.
🔻 Sebagaimana (disebutkan) dalam hadits Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, beliau berkata,

كان النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يتوضأ عند كل صلاة

“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu berwudhu’ setiap hendak shalat.” (HR. al-Bukhari no.214)

3️⃣ Disukai berwudhu' bagi seorang yang junub bila ingin kembali berhubungan suami istri, atau ketika akan tidur, makan, dan minum.

🔻 Berdasarkan hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إذا أتى أحدكم أهله، ثم أراد أن يعود، فليتوضأ

“Apabila seorang dari kalian mendatangi istrinya lalu ingin mengulanginya, hendaknya ia berwudhu’.” (HR. Muslim no.308)

🔻 Demikian pula hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, “bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila ingin tidur ketika sedang junub, beliau berwudhu’ seperti wudhu’ ketika shalat sebelum tidur.” (HR. Muslim no.305)

🔻 Dalam riwayat lain, "Lalu beliau ingin makan atau tidur.”

4️⃣ Berwudhu’ sebelum mandi. Berdasarkan hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau berkata,

كان رسول الله - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - إذا اغتسل من الجنابة يبدأ، فيغسل يديه، ثم يفرغ بيمينه على شماله، فيغسل فرجه، ثم يتوضأ وضوءه للصلاة ...

“Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika hendak mandi janabah, beliau mulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian menuangkan (air) dengan tangan kanannya ke tangan kirinya, kemudian mencuci kemaluannya, lalu berwudhu’ seperti wudhu’ beliau ketika hendak shalat.” (HR. Muslim no.316)

5️⃣ Ketika akan tidur. Berdasarkan hadits Barro’ bin ‘Azib radhiallahu ‘anhu, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إذا أتيت مضجعك فتوضَّأ وضوءك للصلاة، ثم اضطجع على شقك الأيمن ...

“Apabila kamu mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhu' lah seperti kamu berwudhu' untuk shalat. Lalu berbaringlah di atas bagian tubuhmu yang kanan.” (HR. Al-Bukhari no.247)

☑️ Selesai… Pada pelajaran berikutnya insyaallah kita masuk pada Bab Keenam dari Pembahasan Thoharoh, yaitu Seputar hukum mengusap sepatu, sorban, dan gips atau perban

..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.23)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
PELAJARAN FIKIH (2️⃣0️⃣): BAB KEENAM: TENTANG MENGUSAP KEDUA KHUF (SEPATU), IMAMAH (SORBAN), DAN GIPS/PERBAN (BAG: 1️⃣)


👞 Khuf adalah sesuatu yang dipakai di kaki, yang biasanya terbuat dari kulit dan sejenisnya.

🔺 Bentuk jamaknya adalah Khifaaf (خفاف)

Termasuk ke dalam makna khuf adalah semua yang dipakai di kaki baik yang terbuat dari kain atau sejenisnya.

1️⃣ Masalah Pertama: hukum mengusap khuf dan dalilnya

✔️ Mengusap khuf (ketika berwudhu’) adalah boleh berdasarkan kesepakatan Ahlussunnah wal Jama’ah.

✔️ Mengusap khuf merupakan keringanan (rukhsoh) dari Allah ‘Azza wa Jalla bagi hamba-hambaNya, sebagai bentuk menghilangkan kesulitan dan rasa berat dari mereka.

🔻 Bolehnya (mengusap khuf) ditunjukkan oleh sunnah dan ijma’.

🔊 Adapun Sunnah, hadits-hadits yang shahih dan mutawatir dari Nabi shallalallahu 'alaihi wasallam menunjukkan tentang hal ini baik dari perbuatan, perintah, dan rukhos beliau .

☑️ Imam Ahmad rahimahullah berkata, "Tidak ada sedikitpun keraguan di dalam hatiku tentang (bolehnya) mengusap (khuf), pada permasalahan ini ada 40 hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

☑️ Hasan al-Bashri juga berkata, "Telah menceritakan kepadaku 70 orang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya beliau mengusap kedua khufnya. "

Di antaranya ialah hadits Jarir bin Abdillah, ia berkata,

رأيت رسول الله - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - بال ثم توضأ ومسح على خفيه

"Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam buang air kecil, kemudian beliau berwudhu dan mengusap kedua khufnya."
📖 (HR. Muslim no.272, hadits serupa juga diriwayatkan al-Bukhari dari al-Mughiroh pada Bab al-Mashu 'alal Khuffain no.203)

Berkata al-A'masy dari Ibrahim (an-Nakho'i), "Hadits (Jarir) ini dikagumi para ulama’, sebab keislaman Jarir terjadi setelah turunnya surat al-Maidah, yaitu ayat wudhu'."

Dan para ulama' ahlussunnah wal jama'ah telah bersepakat atas disyari'atkannya mengusap khuf (ketika berwudhu’) baik saat safar atau muqim, untuk suatu kebutuhan atau selainnya.

Demikian pula boleh mengusap kaos kaki, yaitu yang dipakai di kaki selain yang terbuat dari kulit, seperti terbuat dari kain atau sejenisnya, yang di jaman ini disebut dengan syurrob (kaos kaki), karena sama-sama dibutuhkan oleh kaki, dan 'illah (sebab) pada keduanya juga sama.

Lebih lagi, saat ini kaos kaki lebih banyak dipakai daripada khuf. Maka boleh mengusapnya bila memang menutupi kaki.

..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.23)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
PELAJARAN FIKIH (2️⃣1️⃣): BAB KEENAM: TENTANG MENGUSAP KEDUA KHUF (SEPATU), IMAMAH (SORBAN), DAN GIPS/PERBAN (BAG: 2️⃣)

2️⃣ Masalah Kedua: Syarat-Syarat Mengusap Dua Khuf dan yang Menempati Posisinya

Syarat-syaratnya adalah:

1️⃣ Memakainya dalam keadaan suci (berwudhu’), berdasarkan hadits yang diriwayatkan al-Mughirah, ia berkata, “Aku bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam suatu perjalanan, lalu aku menunduk untuk membuka kedua sepatu beliau. Maka beliau mengatakan, ‘biarkan saja, karena aku memakainya dalam keadaan suci.’ Lalu beliau mengusap diatasnya.”
📖 (HR. al-Bukhari no.206 dan Muslim no.274)

2️⃣ (Khuf) menutupi (hingga) batas wajib, yaitu (kedua khuf menutupi sampai) batasan yang wajib dibasuh pada kaki (mata kaki). Bila pada batas wajib ada bagian yang terbuka maka tidak sah.

3️⃣ Kebolehannya: tidak boleh mengusap khuf dari hasil ghosb (rampasan) dan curian atau terbuat dari sutra bagi laki-laki, karena memakainya adalah maksiat. Sedangkan rukhsoh tidak berlaku baginya.

4️⃣ Bendanya suci: tidak sah mengusap di atas najis (khuf yang terkena najis atau terbuat dari benda najis), seperti yang terbuat dari kulit keledai.

5️⃣ Membasuhnya sampai batas waktu yang telah ditentukan, yaitu sehari semalam bagi orang yang mukim, dan tiga hari tiga malam bagi musafir.

💢 Inilah 5 Syarat sahnya mengusap dua khuf yang disarikan oleh ahlul ilmi dari hash-nash nabawiyah dan kaedah-kaedah umum, sehingga benar-benar harus diperhatikan ketika hendak mengusap (kedua khuf atau yang menempati posisinya).


..........................

📕 Ikuti terus pelajaran fikih muyassar setiap hari selasa dan kamis, insya Allah

🌍 Sumber: الفقه الميسر (hal.23)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf

#pelajaranfikih #fikihmuyassar

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍2
🌍🌴 LINK ARSIP PELAJARAN FIKIH MUYASSAR 1️⃣ Sampai 2️⃣1️⃣

🌻 Bismillah. Berikut ini adalah link arsip pelajaran Kitab Fikih Muyassar:

📗 PEMBUKAAN:
https://telegram.me/warisansalaf/40

📗 PELAJARAN KE 1️⃣:
https://telegram.me/warisansalaf/41
https://telegram.me/warisansalaf/42

📗 PELAJARAN KE 2️⃣:
(Tentang Bejana)
https://telegram.me/warisansalaf/81
https://telegram.me/warisansalaf/82

📗 PELAJARAN KE 3️⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/94

📗 PELAJARAN KE 4️⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/118

📗 PELAJARAN KE 5️⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/142

📗 PELAJARAN KE 6️⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/168

📗 PELAJARAN KE 7️⃣:
(Adab Buang Hajat)
https://telegram.me/warisansalaf/194

📗 PELAJARAN KE 8️⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/208

📗 PELAJARAN KE 9️⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/213

📗 PELAJARAN KE 🔟:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/225

📗 PELAJARAN KE 1️⃣1️⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/238

📗 PELAJARAN KE 1️⃣2️⃣:
(Siwak dan Sunnah Fitroh)
https://telegram.me/warisansalaf/257

📗 PELAJARAN KE 1️⃣3️⃣
(Defenisi & Hukum Wudhu')
https://t.me/warisansalaf/741

📗 PELAJARAN KE 1️⃣4️⃣
(Syarat Syarat Wudhu')
https://t.me/warisansalaf/757

📗 PELAJARAN KE 1️⃣5️⃣ A
(Sunnah-Sunnah Wudhu' 1)
https://t.me/warisansalaf/767

📗 PELAJARAN KE 1️⃣5️⃣ B
(Sunnah-Sunnah Wudhu' 2)
https://t.me/warisansalaf/768

📗 PELAJARAN KE 1️⃣6️⃣
(Pembatal Wudhu' 1)
16 https://t.me/warisansalaf/1264

📗 PELAJARAN KE 1️⃣7️⃣
(Pembatal Wudhu' 2)
https://t.me/warisansalaf/1265

📗 PELAJARAN KE 1️⃣8️⃣
(Ibadah yang diwajibkan Wudhu')
18 https://t.me/warisansalaf/1321

📗 PELAJARAN KE 1️⃣9️⃣
(Perbuatan yang disunnahkan Wudhu')
https://t.me/warisansalaf/1330

📗 PELAJARAN KE 2️⃣0️⃣
(Mengusap Khuf/Sepatu 1)
20 https://t.me/warisansalaf/1342

📗 PELAJARAN KE 2️⃣1️⃣
(Mengusap Khuf/Sepatu 2)
21 https://t.me/warisansalaf/1365

#pelajaranfikih #fikihmuyassar
〰️〰️〰️〰️
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
🌍 Twitter: @warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍6