Hijab Alila
5.51K subscribers
1.98K photos
435 videos
4.3K files
4.27K links
feel free to re-share~

YouTube: https://youtube.com/c/HijabAlilaOfficial
Download Telegram
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Alila coba jawab pertanyaan ini ya dear, semoga Allah majauhi kita semua dari segala hal-hal yang haram

Hukum Islam akan suatu hal hanya dibangun berdasarkan kepastian dan tidak dibangun hanya berdasarkan prasangka yang bersifat kemungkinan-kemungkinan. Ini kaidah fikih yang penting, dan berlaku dalam banyak sekali kasus.

Termasuk dalam kasus ini. Karena kita tidak pernah tau apakah ayam yang kita beli di restoran cepat saji dipotong dengan atau tanpa menyebut nama Allah, maka yang dijadikan tolok ukurnya adalah sesuatu itu sendiri secara asal, apakah halal atau haram, serta probabilitas kuat tentang penyembelihnya, apakah Muslim dan ahli kitab (Nasrani dan Yahudi) ataukah bukan. Daging ayam yang disembelih Muslim, Nasrani, atau Yahudi tetap dihukumi halal meski ada kemungkinan dipotong tanpa menyebut nama Tuhan

Nah apabila ayam/daging itu masih mentah, kamu bisa mempertanyakan langsung kepada si penjual/produsen, apa mereka menjalankan syariat potong hewan pada ayam/daging yang di jualnya

Jika kamu masih ragu juga, maka yakini saja apabila penjualnya orang muslim juga, Insyaa Allah ia melaksanakan syariat potong hewan dengan seharusnya

Kalau mau lebih berhati-hati lagi maka belilah ayam/daging pada penjual yang kamu percayai, kamu kenal dan yakini yang melaksanakan syariat potong hewan
Nah kalau kamu masih ragu juga, maka cara yang paling aman adalah memontongnya sendiri😊

Wallahu a’lam bishawab

#BewareOfYourFood #QnA
“Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.” (QS. Abasa: 24)

Pada ayat di atas Allah telah memperingatkan kita secara gamblang, agar kita memperhatikan apapun yang kita makan. Bukan soal bagaimana bentuknya, tapi ke-halal-an dan manfaatnya bagi tubuh kita

Setiap syariat yang Allah turunkan, pasti mengandung maslahat
Begitupun dengan perintah agar kita memakan makanan yang halal

Diantara keutamaan makanan halal adalah:
1. Memiliki doa yang mustajab
Ada yang bertanya kepada Sa’ad bin Abi Waqqosh,
“Apa yang membuat do’amu mudah dikabulkan dibanding para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lainnya?”
“Saya tidaklah memasukkan satu suapan ke dalam mulutku melainkan saya mengetahui dari manakah datangnya dan dari mana akan keluar,” jawab Sa’ad

2. Mewariskan amal shalih
Yang dimaksud disini adalah setiap makanan halal yang kita makan akan menjadi bekal tenaga kita untuk beribadah kepada Allah
Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya yang baik tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan. Namun benarkah harta benda itu kebaikan yang sejati?” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Terhindar dari api neraka
Jika makanan yang dikonsumsi adalah makanan halal, maka yang di kerjakan adalah amal shalih. Dan sebaliknya jika makanan yang dikonsumsi adalah makanan haram lebih-lebih cara mendapatkannya dengan cara yang haram pula, maka neraka lebih pantas menyantap jasad yang tumbuh dari yang haram
Dari Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Siapa yang dagingnya tumbuh dari pekerjaan yang tidak halal, maka neraka pantas untuknya.” (HR. Ibnu Hibban 11: 315, Al Hakim dalam mustadroknya 4: 141. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 4519)

#BewareOfYourFood
, jadi lebih sehat juga kaannn. Terus juga lebih baik jangan makan di restoran yang menjual makanan non halal atau khamr, kecuali memang tidak ada restoran lain. Itupun sebagai bentuk kehati-hatian kita terhadap apapun yang akan kita kosumsi ⠀ 
Semoga pertanyaanmu terjawab ya dear, wallahu a'lam bishawab...
⠀ 
#BewareOfYourFood #QnA
Assalamu’alaykum #Lovalila!

Siapa nih yang dari kemarin bingung, tanya-tanya soal gimana dapetin makanan halal kalau kita tinggal/liburan di luar negeri yang penduduk muslimnya minoritas

Video kali ini, ada tips dari salah satu sahabat kita yang pernah tinggal di Jepang
Alhamdulillah, beliau bersedia banget nih ngasih tips memilih makanan halal disana

Tonton full versionnya di YouTube channel Hijab Alila yaaa, atau kamu bisa masuk ke link ini 👉🏻 bit.ly/TipsMakananHalalDiJepang atau swipe up di story kita yaaaa
⠀ ⠀
#BewareOfYourfood
Kalau sebelumnya kita sudah membahas soal makanan halal, kali ini kita akan bahas juga soal makanan thoyyib atau makanan yang baik

Tau soal “The New World Order”? Mereka berencana mengurangi jumlah penduduk dunia yang kini berjumlah 7 miliar menjadi hanya 500 juta saja!
Sasarannya bukan hanya kita yang muslim, tapi seluruh umat manusia. Melalui apa? Salah satunya adalah MAKANAN

Bisa dibilang, makanan-makanan cepat saji yang saat ini tak asing lagi bagi kita atau mungkin seringkali kita konsumsi adalah 1 dari sekian banyak cara yang mereka lakukan untuk mengurangi populasi dunia. Ngeri yah? Astaghfirullah... Setelah di pikir-pikir juga, tak sedikit orang yang meninggal akibat terlalu sering mengkonsumsi junk food
Hidup serba instan,membuat kita malas, maunya terima jadi, maunya makan makanan yang tinggal makan aja tanpa kita tau bagaimana proses pembuatannya. Mungkin memang makanannya halal, tapi apakah thoyyib? “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi.” (QS. Al Baqarah: 168)

Coba simak kesimpulan dibawah soal makanan thoyyib yang ada di dalam Al-Qur'an:

1. MADU
"...Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia..." (QS. An Nahl: 69)
Kita tau, bahwa madu banyak sekali manfaatnya. Ga hanya untuk kesehatan, tapi juga untuk kecantikan hehehe (namanya juga perempuan) diantara khasiat madu sebagai obat adalah sebagai obat kedinginan karena madu panas.

Adapun hadits yang di riwayatkan oleh Iman Bukhari dan Muslim:
Ada seseorang yang datang kepada Rasulullah, lalu orang itu berkata; “Sesungguhnya saudaraku sakit perut.” Maka beliau bersabda: “Berilah dia minum madu.” Kemudian orang itu pergi dan memberinya minum madu. Setelah itu orang tersebut
datang dan berkata: “Ya Rasulullah, aku telah memberinya minum madu dan tidak bereaksi kecuali bertambah parah.” Maka beliau berkata: “Pergi dan beri dia minum madu lagi.” Kemudian orang itu pun pergi dan memberinya minum madu. Setelah itu orang tersebut datang lagi dan berkata: “Ya Rasulullah, dia semakin bertambah parah.”


#BewareOfYourFood
👍1
Pernah ga sih terlintas di pikiran kamu, kenapa ya orang tua zaman dulu itu sehat-sehat, bahkan ada yang umurnya sudah diatas 80 tahun masih leluasa beraktivitas. Bahkan di desa, ada kakek/nenek yang masih datang ke sawah untuk menanam padi

Pernah ga bertanya-tanya seperti misalnya "mereka itu makannya apa sih? sampai setua itu badannya masih segar bugar?" Ternyata, generasi zaman dulu karena banyak beraktivitas dan belum terkontaminasi oleh JUNK FOOD

Nah kaaaan... wajar aja kebanyakan anak zaman now dikit-dikit mager, asupannya aja makanan ga sehat (sambil ngaca😅) Yuk coba contoh hidup sehat, ga perlu jauh-jauh cari teladan untuk meniru pola hidup sehat

Coba simak pola hidup sehat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
1. Pagi hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Yah... minimal kalau kamu ga punya siwak, sikat gigi dengan pasta gigi lah (masa iya ga sikat gigi?) Setelah itu, Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin dan dicampur madu asli
Di tinjau dari ilmu kesehatan, fungsi madu itu untuk membersihkan lambung, mengangktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan. Maa syaa Allah...

2. Masuk waktu dhuha atau pagi menjelang siang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengonsumsi 7 butih kurma ‘ajwa matang
. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir”

3. Menjelang sore hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengonsumsi roti yang di campur dengan cuka dan minyak zaitun
. Fungsinya untuk mencegah kanker, menjaga suhu tubuh di musim dingin, mencegah lemah tulang, kepikunan, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan perncernaan

(berlanjut ke komentar)
#BewareOfYourFood
Assalamu’alaykum #Lovalila

Sesuai permintaan temen2, spesial untuk tema kali ini Alila mau ngajak temen2 belajar masak cemilan yang enak dan biasa kita temuin di supermarket tapi suka kita raguin ke-halal-annya

Yesss, Alila dan Evhie mau buat marshmallow halal ala-ala gitu😆
Tonton full versionnya di YouTube channel Hijab Alila yaaa, atau kamu bisa masuk ke link ini 👉🏻 bit.ly/MasakMarshmallowHalal

Selamat menonton dan selamat mencoba resepnya😁

#BewareOfYourFood
Makanan yang kita santap mungkin sudah halal dan thoyyib. Tapi pernahkah memperhatikan adab ketika makan juga?
Ingat ya dear, keduanya adalah hal yang tak bisa di pisahkan

1. Membaca Tasmiyah
Tasmiyah adalah bacaan "bismillah"
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.” (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858. At Tirmidzi mengatakan hadits tersebut hasan shahih)

Ibnu ‘Allan Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Jika disebut tasmiyah, maka yang dimaksud adalah ucapan “bismillah”. Sedangkan jika disebut basmalah, maka yang dimaksud adalah ucapan “bismillahir rohmaanir rohiim”
Setiap hadits shahih tidak disebutkan ucapan tambahan (selain “bismillah”) tapi jika kita terlanjur menyebut bismillahir rohmaanir rohiim pun tidak apa-apa

2. Makan dengan tangan kanan
Pasti banyak diantara temen-temen yang suka makan gorengan+cabai. Biasanya itu, orang-orang nyantap gorengan memang pakai tangan kanan tapi nyantap cabainya pakai tangan kiri, sepele sih... tapi perlu juga di perhatikan adabnya
Sedikit tips dari Alila😁 jepit gorengannya pakai ibu jari dan telunjuk dan cabainya pakai jari tengah dan jari manis. Ingat yaaa jari-jari tangan kanan

Dalam Shahih Muslim disebutkan sebuah riwayat,
“Jika seseorang di antara kalian makan, maka hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kiri dan minum dengan tangan kirinya pula."

3. Makan dari luar (pinggir)/yang ada di hadapan
Dan dari ‘Abdullah bin Busr Radhiyallahu anhu bahwasanya didatangkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebuah piring, lalu beliau bersabda:
“Makanlah dari pinggirannya dan tinggalkanlah (terlebih dahulu) bagian tengahnya (niscaya) akan diberkahi padanya.”

(lanjut ke komentar👇🏻)
#BewareOfYourFood
Hayooo siapa nih #Lovalila yang dietnya kayak evhie? Sampe ga makan 3 hari 😆
Waduh don't try this at home ya dear.. itu bukan diet namanya, tapi nyiksa.
.
FYI, Diet itu mengatur asupan nutrisi dan pola makanan sehat sesuai dengan kebutuhan tubuh kita sesuai dengan jumlah kalori, vitamin, serat, dll yg dibutuhkan dalam sehari. Yuk pelajari yuk!
Biar diet nggak asal diet dan malah membahayakan diri sendiri.
.
Dan ada hal penting nih, jangan sampai niat diet itu hanya ingin punya tubuh langsing, bb rendah. Tapi niatkanlah diet untuk bisa hidup sehat, agar ibadah dan aktivitas kita lancar. Karena Menjaga asupan makanan adalah upaya nyata untuk mensyukuri tubuh yang telah Allah berikan.
.
Eh teruss.. Kira2 gimana ya kelanjutan program dietnya Evhie?
Tunggu video berikutnya ya!
.
#BewareOfYourFood #JagaTimbangan #Diet
M A K A N

Mungkin bagi sebagian orang itu hanyalah rutinitas biasa
Namun tidak bagi seorang muslim
Segala aktivitasnya bisa menambah nilai ibadah, termasuk dalam memenuhi urusan perutnya

Perut, memang terdengar sederhana
Namun siapa sangka ternyata disinilah sumber syahwatnya
Yang sangat mempengaruhi pikiran dan perasaan manusia
Maka, bagi seorang muslim, makan bukan sekedar memenuhi perut
Bukan pula menguranginya karena takut gendut
Jadi, yuk kita berusaha mengisi perut dengan tuntunan syariat bukan dengan tuntunan syahwat
Agar kita tidak melalaikan ibadah bahkan merusak akidah

Selamat makan!😄

#BewareOfYourFood
Mungkin banyak muslimah tahan untuk tak mengonsumsi menu yang belum jelas kehalalannya

Tapi...
Tak banyak muslimah yang tahan untuk tak memakan bangkai saudaranya



Padahal dosa ghibah dan mengonsumsi makanan haram sama-sama besar ya?

Yuk, lebih perhatikan lagi dengan apapun yang masuk ke mulut kita, juga apa yang keluar dari mulut kita

Karna semua akan di pertanggungjawabkan di hadapan-Nya

“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya...” (QS. Al Hujurat: 12)

#BewareOfYourFood #BewareOfYourMouth
Wah Evhie udah makan lagi nih, ga nerusin program diet asal2annya yang kemarin hehehe
.
Tapi... kayanya masih ada yang salah deh? Apaya kira2? Berhasil ga ya program dietnya?
Tonton kelanjutan video kemarin di link ini ya👉🏻 bit.ly/EvhieSarapanSehat
.
Dila juga bagi2 resep sarapan sehat disitu loh! Bisa banget dimasukin list diet kamu besok dan seterusnya, tapi maksudnya bukan “dietnya mulai besok” kok😆
.
Langsung aja caw ke YouTube channel Hijab Alila atau kamu bisa swipe up di story kita!
.
#BewareOfYourFood #Diet #SarapanSehat
#10YearsChallenge

10 tahun lalu, gorengan wadahnya pakai daun
10 tahun kemudian, wadahnya pakai plastik bahkan ada juga yang curang, malah ngegorengnya di campur plastik😖

10 tahun lalu, karena masih SD bawanya bekal
10 tahun kemudian, udah kuliah/kerja, makannya seringan yang instan2 aja, gamau ribet. Tapi kurang memperhatikan gizi

Semangat temen2! Jangan nunggu 10 tahun lagi untuk mulai pola makan sehat😁
Yuk perhatikan lagi makanan kita! Ingat, harus mencakup 2 hal ini ya; halal dan thoyyib😊


#BewareOfYourFood