Wido Supraha
4.01K subscribers
1.08K photos
159 videos
375 files
1.57K links
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
Download Telegram
KURIKULUM TAQWA
1. Metode penyembahan yang spesifik dan unik (Q.S. 2:21)
2. Sumber referensi kebenaran berupa kitab suci (Q.S. 2:63; 6:153; 7:63)
3. Penegakan hukum (Q.S. 2:179, 7:171)
4. Metode berpuasa (Q.S. 2:183)
5. Metode penjelasan ilmu (Q.S. 2:187)
6. Tradisi saling menasihati dalam kebenaran (Q.S. 7:164).

1. Metode penyembahan yang spesifik dan unik (Q.S. 2:21)
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعۡبُدُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِي خَلَقَكُمۡ وَٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
21. Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,

2. Sumber referensi kebenaran berupa kitab suci (Q.S. 2:63; 6:153; 7:63)
وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ وَرَفَعۡنَا فَوۡقَكُمُ ٱلطُّورَ خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم بِقُوَّةٖ وَٱذۡكُرُواْ مَا فِيهِ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
63. Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya, agar kamu bertakwa".

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَٰطِي مُسۡتَقِيمٗا فَٱتَّبِعُوهُۖ وَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلسُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمۡ عَن سَبِيلِهِۦۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
153. dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.

أَوَعَجِبۡتُمۡ أَن جَآءَكُمۡ ذِكۡرٞ مِّن رَّبِّكُمۡ عَلَىٰ رَجُلٖ مِّنكُمۡ لِيُنذِرَكُمۡ وَلِتَتَّقُواْ وَلَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ
63. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?

3. Penegakan hukum (Q.S. 2:179, 7:171)
وَلَكُمۡ فِي ٱلۡقِصَاصِ حَيَوٰةٞ يَٰٓأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
179. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.
۞وَإِذۡ نَتَقۡنَا ٱلۡجَبَلَ فَوۡقَهُمۡ كَأَنَّهُۥ ظُلَّةٞ وَظَنُّوٓاْ أَنَّهُۥ وَاقِعُۢ بِهِمۡ خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم بِقُوَّةٖ وَٱذۡكُرُواْ مَا فِيهِ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
171. Dan (ingatlah), ketika Kami mengangkat bukit ke atas mereka seakan-akan bukit itu naungan awan dan mereka yakin bahwa bukit itu akan jatuh menimpa mereka. (Dan Kami katakan kepada mereka): "Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta ingatlah selalu (amalkanlah) apa yang tersebut di dalamnya supaya kamu menjadi orang-orang yang bertakwa".

4. Metode berpuasa (Q.S. 2:183)
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,



5. Metode penjelasan ilmu (Q.S. 2:187)
أُحِلَّ لَكُمۡ لَيۡلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمۡۚ هُنَّ لِبَاسٞ لَّكُمۡ وَأَنتُمۡ لِبَاسٞ لَّهُنَّۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمۡ كُنتُمۡ تَخۡتَانُونَ أَنفُسَكُمۡ فَتَابَ عَلَيۡكُمۡ وَعَفَا عَنكُمۡۖ فَٱلۡـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبۡتَغُواْ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمۡۚ وَكُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلۡخَيۡطُ ٱلۡأَبۡيَضُ مِنَ ٱلۡخَيۡطِ ٱلۡأَسۡوَدِ مِنَ ٱلۡفَجۡرِۖ ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيۡلِۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمۡ عَٰكِفُونَ فِي ٱلۡمَسَٰجِدِۗ تِلۡكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقۡرَبُوهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ
187. Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kem
udian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.


6. Tradisi saling menasihati dalam kebenaran (Q.S. 7:164)
وَإِذۡ قَالَتۡ أُمَّةٞ مِّنۡهُمۡ لِمَ تَعِظُونَ قَوۡمًا ٱللَّهُ مُهۡلِكُهُمۡ أَوۡ مُعَذِّبُهُمۡ عَذَابٗا شَدِيدٗاۖ قَالُواْ مَعۡذِرَةً إِلَىٰ رَبِّكُمۡ وَلَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ
164. Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?" Mereka menjawab: "Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa.
Audio
6 Kurikulum Menjadi Taqwa
Audio
Metodologi Persatuan Umat di Zaman Now
HUM RIJĀL, NAHNU RIJĀL
Ulama itu manusia, kami pun manusia. Ulama bisa punya pendapat, tentu kami pun bisa berpendapat.

Mereka lupa, posisi mereka berjarak 1439 tahun ditambah 13 tahun dari kenabian.

Disini adab akan ilmu sangat menentukan keberkahan ilmu yang dimiliki.

twitter.com/supraha
#DialogRamadhan
📚 *MENERIMA ZAKAT SETELAH IDUL FITRI*

📨 PERTANYAAN

Ustadz, mau bertanya.

Bolehkah penerima zakat fitrah menerima langsung zakat fitrahnya setelah sholat Ied?
Jadi untuk sementara zakat fitrah yg berhak diterimanya diwakilkan orang lain.
Salah satu alasannya krn penerima sedang pulang kampung, jd tdk bisa menerima lgsg sehingga jatah zakat fitrahnya dititip ke orang lain.

JAWABAN

و عليكم السلام و رحمة الله،

Menurut hemat saya, dalam kasus di atas, penerima telah menerimanya, namun diwakilkan oleh orang lain. Hendaknya penerima diinformasikan bahwa ia telah menerima untuk memenuhi aspek kebahagiaan yang ditujukan.

Hal ini karena tidak ada teks khusus menjelaskannya sehingga dikembalikan kepada prinsip umum dalam ber-Islam:

Allah berfirman:

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

_Allah menghendai kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu._ (QS. al-Baqarah: 185).

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ
_Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya._ (QS. al-Baqarah: 286).

*المَشَقَّةُ تَجْلِبُ التَّيْسِر*

_*Sesuatu kesulitan menarik adanya kemudahan.*_

Adapun kesempurnaan terkait batas akhir penerimaan zakat adalah dikhususkan untuk muzakki, sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ:

فَمَنْ أدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُوْلَةٌ وَمَنْ أدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ

_“Barang siapa mengeluarkan  (zakat Fitrah) sebelum shalat (‘Idul Fitri), maka zakatnya sah. Barang siapa mengeluarkannya setelah shalat maka dianggap sedekah sunah.”_
(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

_Wallāhu a'lam,_
Medan, 29 Ramadhan 1439 H
t.me/supraha
Wido Supraha - Bersatu Memenangkan Islam (1439 H).pdf
632.3 KB
Teks Khutbah: Bersatu dalam Ukhuwah Memenangkan Islam
Audio
Khutbah Idul Fitri 1439 H
🌹 *YUK MENANGKAN JABAR BERSAMA ULAMA*

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته،

Tanggal 27 Juni 2018, Allah memberikan kembali kesempatan kepada kita warga Jabar, untuk memilih Gubernur kita.

Kita sudah menyaksikan, bagaimana baiknya Gubernur Jabar era sebelumnya, Dr. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si., dengan 234 prestasi resmi, pengakuan pemerintah dan berbagai negara, dan bagaimana pelayanannya untuk umat tanpa melihat ormas, suku dan agama. Anak-anak kita para penghafal Al-Qur'an dikuliahkan gratis, masjid-masjid besar dibangun dan direnov, sekolah dan pesantren diperbaiki, dan tidak ada korupsi yang dilakukan beliau sebagai sosok yang dikenal ustadz atau ulama.

Dua periode beliau telah usai dan harus dilanjutkan oleh tokoh yang sejalan dengan prinsip beliau. Alhamdulillah, para ulama telah bersepakat, seperti Dr. Habib Rizieq Syihab, Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, Arifin Ilham, Aa Gym, Dr. Hasan Haekal, Hanan Attaki, dan nama-nama yang tidak asing bagi kita yang telah mencurahkan ilmunya pada kita, juga mengarahkan kita pada pasangan ASYIK, nomor 3.

Pasangan ini, selain telah berkomitmen kepada ulama, juga berkomitmen kepada para kyai dan pesantren untuk melanjutkan pelayanan umat. Selain itu, pasangan ini yang jauh dari isu LGBT, sinkretisme agama, premanisme, dan dukungan atas penista agama.

Kemenangan bagi kaum muslimin adalah kemenangan proses atau sosok yang kita pilih karena alasan yg dibenarkan agama. Jikapun pilihan kita ternyata ditakdirkan kalah, insya Allah, Allah akan tetapkan kita semua sebagai pemenang, bersama alasan kita memilih karena membersamai ulama, memegang teguh Al-Qur'ān dan As-Sunnah.

Bersama semangat alumnus Ramadhan, juga alumnus 212, demi mencari ridha Allah semata, mari kita himbau keluarga dan sahabat untuk memenangkan ASYIK. Seruan bukanlah paksaan, namun seruan harus hadir di atas cinta.

و السلام عليكم ورحمة الله،
Wido Supraha dan Keluarga
_Untuk Persatuan Kaum Muslimin_
#IslamIsBeautiful
ISLAM POLITIK & POLITIK ISLAM
Dua terma di atas tidak bisa terpisahkan. Benar, bahwa politik bukan segala-galanya dalam Islam, tapi Islam adalah segala-galanya bagi politik. Benar, bahwa politik bukan segala-galanya dalam Islam, tapi politik adalah backbone dalam perjuangan menegakkan Islam di atas panji tauhid. BerIslam namun tidak berpolitik laksana berIslam dengan sebagian firman-Nya dan menutup ragam mata atas firman-Nya yang lain, padahal hidup untuk menegakkan seluruh firmanNya. Itulah beratnya berIslam, karena berIslam bukan sekedar berMasjid dan berkeluarga saja, tapi juga jangan lupa berPolitik akan sukses jika berawal dari memenuhi energi positif dalam berMasjid dan berPolitik.

Garut, 12 Syawwal 1439 H
Wido Supraha
instagram.com/supraha
twitter.com/supraha
#DialogSyawal

*PERTANYAAN*

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh ustadz.

Mohon maaf lahir batin sebelumnya. 🙏🙏

Maaf mau menanyakan, adakah amalan" agar segera Allah karuniakan anak dalam berrumah tangga? Jzkllh khair 🙏

*JAWABAN*

و عليكم السلام و رحمة الله،

1⃣ Bersabar dengan sebenar-benar kesabaran, persis seperti kesabaran Nabi Zulkarnain a.s., dan selalu menjaga prasangka baik kepada-Nya;

2⃣ Memperbanyak istighfār hingga sayyidul istighfār;

3⃣ Memperbanyak shadaqah;

4⃣ Bersyukur ketika hujan deras, dan gabungkan tiga amal di atas di bawah basahnya air hujan, sembari berdo'a:

_Rabbī hablī min ladunka dzurriyyatan thayyibatan, innaka samī'uddu'ā._

_Rabbanaj'alnā muqīmashshalāta wa min dzurriyyatinaa rabbanā wa taqabbal du'ā._

_Rabbanā lātadzarnā fardan, wa anta khairul wāritsīn._

5⃣ Selalu memilih makanan yang baik kualitasnya, dan tentunya halal;

6⃣ Selalu mengawali dengan do'a di saat menyentuh istri:

_Allāhumma jannibnāsysyaithān wa jannibisysyaithānu mā razaqtanā_.

Depok, 14 Syawal 1439 H
Wido Supraha
instagram.com/supraha
twitter.com/supraha
Wawancara dengan Michel G. Peletz yang dikutip Critical Muslim 07: Muslim Archipelago, ed. Ziauddin Sardar and Robin Yassin-Kassab (London: Hurst Publishers, 2013), p. 127:
Alhamdulillāh, cetakan ke-2 telah selesai diproses. Price: IDR 70K. Bagi yang follow Channel Telegram dapatkan harga khusus.
Silahkan Order ke : +628561745172
Alhamdulillāh, cetakan ke-2 telah selesai diproses. Price: IDR 70K. Bagi yang follow Channel Telegram dapatkan harga khusus.
Silahkan Order ke : +628561745172
Wido Supraha
Photo
#MewaspadaiSalahFikir
JIKA ADA HADITS SHAHIH MAKA ITULAH MADZHABKU
Benarkah para imam madzhab tidak tahu adanya hadits yang shahih?
Benarkah para imam madzhab berani menyelisihi Nabi Muhammad ﷺ?
Benarkah para imam madzhab bukan ahli hadits?

Konsep: "Idzā shahha al-hadīts fa huwa madzhabī" sering dijadikan senjata kaum salah fikir untuk membuat konsep baru:
1. Tinggalkan imam madzhab dan ulama salaf, karena Rasūlullāh ﷺ adalah sosok yang paling salaf;
2. Ikuti guru kami dan tinggalkan pendapat imam madzhab, karena imam madzhab tidak lebih tahu daripada guru kami;
3. Terjemahan teks hadits yang saya baca membuktikan kekeliruan pemahaman imam madzhab, maka aku ikuti terjemahan teks ini, karena teks inilah yang sesuai Sunnah menurutku

Lahirlah madzhab baru yakni madzhab tidak bermadzhab. Madzhab yang anti imam madzhab. Namun tentu sebagaimana jamaknya madzhab, madzhab kontemporer ini pun punya standar kurikulum, kitab, guru, masyayikh. Siapapun yang ingin ikut madzhab kontemporer ini, wajib ikut standar baru ini.

Anda ikut madzhab mana?
Madzhab Rasūlullāh ﷺ.

Bagaimana cara anda ikut madzhab Rasūlullāh ﷺ?
Pakai kurikulum kami.

Apakah kurikulum Anda yang baru lahir abad ke-20 M ini lebih bisa dipertanggungjawabkan dari madzhab generasi salaf?
Tentu, kurikulum kami sesuai Sunnah.

Bagaimana Anda bisa yakin padahal jaraknya terpaut 1400-1100 tahun yang lalu, dan selama itu ada rentang persoalan panjang?
Karena kami berpegang teguh pada Al-Qur'ān dan As-Sunnah

Berarti imam madzhab tidak berpegang teguh dengan Al-Qur'ān dan As-Sunnah?
"Idzā shahha al-hadīts fa huwa madzhabī"

***

Demikianlah lingkaran tak berujung dialog bersama kaum salah fikir.

Foto: Kitab dari akh Ardiansyah, membahas tuntas makna sebenar dari teks: "Idzā shahha al-hadīts fa huwa madzhabī".

Wido Supraha
twitter.com/supraha
instagram.com/supraha