Ippho Santosa - ipphoright
26.1K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Senang sekali tadi diundang Ketua MPR Bapak Zulkifli Hasan. Alhamdulillah kali ini saya diizinkan mengajak motivator-motivator lainnya.

Sekitar 3 jam kami di sana. Memberi masukan untuk MPR, sekaligus menerima masukan dari MPR. Sebagai Ketua MPR, Pak Zul sangat rendah hati, menurut kami.

Semoga segala kebaikan yang kami bahas tadi, bisa membawa perubahan positif untuk negeri ini. Aamiin. Kami datang dengan hati 'zero'. Benar-benar 'zero'.

Maksudnya, kami datang tidak membawa kepentingan apapun, melainkan hanya kebaikan untuk negeri ini. Doakan niat kami tetap tulus dan lurus.

Btw, siapa saja tadi yang hadir?

#IpphoSantosa
#HermawanKartajaya
#AndrieWongso
#TungDesemWaringin
#EllyRisman
#JayaSetiabudi
#DwikiDharmawan
#Asmanadia
#PonijanLiaw
#BongChandra
#TeddySnada
#AhmadGozali
#AwamPrakoso
#PutuPutrayasa
#WendiAbdillah
#DedyHartono
 
Ya, #IndonesiaBersatu.

Teman-teman punya masukan untuk MPR? Silakan komen di IG saya. Nanti saya teruskan kepada pihak yang terkait. Ini link-nya >> https://www.instagram.com/p/Bc80D9_hPhX/
#Ramadhan adalah massive training terbesar dan terlama di dunia! Itulah yang sebenarnya. Dan salah satu output yang diharapkan adalah meningkatnya kepekaan dan kepedulian kita kepada sesama. Mungkin dengan berbagi. Mungkin dengan memberdayakan.

Menurut riset yang digelar oleh ilmuwan dari Amerika dan Inggris, ditemukan bahwa ketika kelompok elit kian kaya, maka 99 persen manusia lainnya (yang tidak kaya) di bumi justru semakin tak bahagia. Lho kok gitu?

Ya begitu. "Studi kami menunjukkan, secara rata-rata, tingkat kepuasan hidup akan turun ketika si kaya semakin kaya," tulis para peneliti dalam riset bertajuk 'Top Incomes and Human Well-Being Around the World' dan disarikan kembali dalam The Guardian.

Jan‐Emmanuel De Neve dan Nattavudh Powdthavee, dua ilmuwan dalam riset itu, menulis bahwa penelitian mereka bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh meningkatnya harta segelintir orang paling kaya di dunia dan dampaknya terhadap kondisi manusia secara keseluruhan.

Tentu, ini tidak mudah. Apalagi keluarga kaya cenderung ingin bersanding dengan keluarga kaya lainnya. Menurut penelitian University of California, orang tua yang kaya cenderung menikahkan anaknya demi harta dan masa depan yang lebih cerah bagi sang anak. Ini juga dilansir oleh WesternDailyPress.co.uk.

Begini. Tidak mudah bukan berarti mustahil. Right? Kita mulai saja dari diri kita dan keluarga kita. Berbagi. Memberdayakan. Saya melihat, ketika kekayaan terpusat pada segelintir orang, maka kedengkian dan ujung-ujungnya kriminalitas akan meningkat. Yang rugi yah kita semua.

Bulan puasa mengajarkan kita untuk lebih peka dan lebih peduli. Betul apa betul? Apalagi saat zakat fitrah dan zakat harta dikeluarkan. Sekali lagi, kita mulai saja dari diri kita dan keluarga kita. Berbagi. Memberdayakan. Insya Allah pasti berkah berlimpah. Sekian dari saya, #IpphoSantosa.