Hijab Alila
5.47K subscribers
1.98K photos
435 videos
4.31K files
4.28K links
feel free to re-share~

YouTube: https://youtube.com/c/HijabAlilaOfficial
Download Telegram
(lanjutan 2)⁣⁣⁣

Maka setelahnya diberikanlah kepada Umar kunci-kunci kota dari tangan Sophronius, kemudian Umar mengeluarkan Al-Uhda al-Umariyah (jaminan keamanan dari Umar) yang isinya adalah jaminan dari seorang ‘Amirul Mu’minin bagi penduduk kota non-Muslim, baik Kristen maupun Yahudi, untuk tetap tinggal damai dengan membayar jizyah⁣⁣⁣

Ya, begitulah saat daulah Islamiyah tegak, semua orang terjamin keamanannya, nyawanya, hartanya. Tidak seorangpun non-Muslim yang merasa terancam dan diusir dari Baitu Maqdis dan mereka tak pernah dipaksa untuk meninggalkan kepercayaan mereka⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Semoga kita dimampukan untuk kembali membebaskan Masjidil Aqsha, mengembalikan kemuliaannya dibawah kepemimpinan Islam
#SahabatAlAqsha #PembebasanKeduaMasjidilAqsha #PembebasanMasjidilAqsha #KisahPembebasanAlAqsha #KisahPembebasanMasjidilAqsha
👍2
https://www.instagram.com/p/CPdQMfpBWcr/?utm_medium=copy_link

Setelah Umar bin Khattab membebaskan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha, lagi-lagi, kondisinya kembali jatuh di penghujung tahun 900-an, yang saat itu sedang dipimpin oleh penguasa Fatimiyah (bukan muslim) yang melakukan perusakan terhadap Masjidil Aqsha. Sebelumnya Masjdiil Aqsha adalah pusat penyebaran dan pengembangan ilmu; mulai dari bahasa Arab sampai hukum dan aqidah tapi saat Syiah Fatimiyah berkuasa semua itu dihentikan dan diganti dengan lambang-lambang Syiah

Puncaknya adalah di tahun 996 di masa kepemimpinan Al-Hakim, dia bukan saja menindas kaum muslim tapi juga mengaku sebagai tuhan dan memerintahkan agar namanya menggantikan nama Allah pada khutbah Jumat. Tahun 1021, Baitul Maqdis bukan lagi pusat keilmuan Islam

Pada tahun 1073, Baitul Maqdis kembali ke tangan kaum muslim yang direbut oleh orang-orang Turki Seljuk, mereka adalah muslim Sunni dari Asia Tengah
Tapi, lagi dan lagi. Geliat bangkitnya kehidupan ilmu di Masjidil Aqsha tidak bertahan lama sebab datangnya Pasukan Salib. Perang inilah yang kita kenal sebagai Perang Salib (sebab pasukan Kristen-Eropa menggunakan lambang salib di pundak dan panji-panji mereka). Perang ini bukan hanya sekali terjadi, melainkan berkali-kali dalam 200tahun bahkan masih terus berlangsung hingga tahun 1400an

Di tahun 1095, kaisar Romawi meminta bantuan pada Paus Urbanus II di Roma, hal ini yang membuat Baitul Maqdis kembali jatuh ke tangan para penjajah. Juli 1099, tentara Salib masuk ke kawasan Baitul Maqdis. Kaum muslimin mencoba berlindung di Masjidil Aqsha tapi pasukan Salib masuk ke dalamnya dan membantai semua orang yang ada di dalamnya. Inilah peristiwa yang paling mengerikan, satu dari mereka menyatakan betapa indahnya pemandangan para tentara Salib “berkubang darah sampai ke lutut” di dalam Masjidil Aqsha

(berlanjut di kolom komentar)
(lanjutan)⁣

Setelahnya mereka mengubah Masjidil Aqsha menjadi kediaman penguasa pertama Kerajaan Islamicjerusalem, Godfrey. Semua kaligrafi ditutupi, sajadah-sajadah disingkirkan, dan mihrab-mihrab ditembok dengan bata. Kubah As-Sakhrah mereka ubah menjadi gereja dan mereka beri nama Temple of the Lord (Kuil Tuhan), mereka menutup semua tanda bangunan yang dikenal sebagai Masjidil Aqsha dengan marmer dan dijadikan altar⁣

Tahun 1180, Sultan Shalahuddin Al Ayyubi, seorang dari kalangan ‘ajam (non-Arab), seorang yang tak diragukan ketaqwaannya. Taqwa adalah perisai sekaligus tameng untuk setiap keadaan. Semua itu tampak pada kesungguhan Shalahuddin untuk menanamkan aqidah yang kuat di dalam dirinya. Tak hanya bagi dia, juga bagi anak-anak keturunannya. Saat itu beliau menjabat sebagai khalifah dan berhasil menyatukan penduduk Mesir, Syam, Irak, Yaman, Hijaz dan Maroko dalam satu komando besar. Dan dibawah kepemimpinannya lah pasukan muslim bersatu mengalahkan pasukan Salib, membebaskan Baitul Maqdis dari cengkraman kaum Salib pada tahun 1187⁣

Sultan Shalahuddin kemudian bersumpah akan membersihkan kembali Masjidil Aqsha dalam 1 pekan sesudah pembebasannya demi mempersiapkannya untuk sholat Jumat. Sama seperti Amirul Mu’minin, khalifah Umar bin Khattab 550 tahun sebelumnya. Shalahuddin beserta para Mujahidin membersihkan kawasan Masjidil Aqsha dengan tangan mereka sendiri, sisa bangunan Kristen dibongkar, kamar-kamar mandi dan perabotan yang ditinggalkan tentara Salib dikeluarkan dari Masjid Al-Qibly yang kemudian dibersihkan dengan air mawar dengan tangannya sendiri⁣

Sebelumnya, sosok Shalahuddin yang bukan bangsa Arab-pun bisa membebaskan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha sebab iman rasa kecintaannya terhadap “kampung halaman” para nabi⁣⁣

Akankah kita, seorang ‘ajam, juga bisa mengikuti jejaknya untuk membebaskan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha juga?
https://www.instagram.com/p/CPfg1s5BRtq/?utm_medium=copy_link

Apa peran Masjidil Aqsha di masa depan?

Rasulullahﷺ bersabda, Masjidil Aqsha adalah salah satu tempat (selain Makkah dan Madinah) yang tidak akan dimasuki Dajjal, “Dia tinggal di bumi ini selama 40 hari, kekuasaannya mencapai semua tempat, namun ia tidak dapat mendatangi empat masjid, Masjid Ka’bah, Masjid Rasulullahﷺ, Masjid Al-Aqsha dan Masjid Ath-Thur. Walaupun demikian, namun ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak buta sebelah.” (HR. Ahmad, al-Bukhari dan Muslim)

Dalam satu hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullahﷺ bersabda bahwasanya Nabi Isa ‘alayhissalam akan turun dari langit dan berpegangan pada sayap dua malaikat, lalu sholat di Masjidil Aqsha kemudian mengejar Dajjal dan membunuhnya di sebuah kota bernama Lud, letaknya di Palestina

Di masa depan, Baitul Maqdis juga akan menjadi Padang Mahsyar dan Mansyar, dari Maimunah binti Saad, ia bertanya pada Rasulullahﷺ, “Wahai Nabi Allah, berikan aku fatwa tentang Baitul Maqdis.” Rasulullahﷺ menjawab, “(Baitul Maqdis) adalah tempat Mahsyar (tempat berkumpulnya manusia untuk dihisab) dan Mansyar (tempat dibangkitkannya manusia setelah kematian).” (HR. Ibnu Majah)

Tapi, bagaimana keadaannya sekarang?

Terjajah

Maka ini sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk saling bahu membahu membebaskan tanah yang disucikan, tanah yang diberkahi, tanah yang dimana disanalah kehormatan kaum muslimin berada
Langkah awalnya adalah dengan ILMU, kita perlu mengenal juga membelanya sebaik kita mengenal Ka’bah di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah
https://www.instagram.com/p/CPhmZ_vBhK8/

Jika ku tanya, sejak umur berapa kamu bisa membaca? 5 tahun? 6 tahun? atau 7 tahun? Ya, rata-rata di usia itulah kita bisa mulai membaca. Entah di ajarkan orang tua di rumah ataupun guru di sekolah
Tapi tahukan kamu, bahwa di negeri Syam ada BANYAK anak yang tak bisa membaca apalagi menulis. Bukan mereka mereka tak mau belajar, tapi mereka tak punya tempat belajar. Mungkin dulu ada, tapi kini telah rata dengan tanah

Tapi bukan hanya itu permasalahnnya, bukan hanya baca tulis biasa yang mereka tak bisa. Tapi mereka tak bisa bahkan tak menganal lafaz اللَّه
BAGAIMANA BISA? Bagaimana bisa anak-anak di negeri yang disanalah barometer iman akhir zaman bahkan tak mengenal Penciptanya? Ya Allah, ampuni kami, menangkanlah kami...

“Jika penduduk Syam rusak agamanya maka tak tersisa kebaikan di tengah kalian. Akan selalu ada satu kelompok dari umatku yang dimenangkan oleh Allah, dan mereka tidak memperdulikan orang yang berusaha menghinakan mereka hingga datang hari kiamat” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, Ibnu Majah)

#AnakAnakSyam #BarometerKeimanan #SahabatAlAqsha
https://www.instagram.com/p/CPibrsGhx--/

Kemarin saat banyak info penghancuran, pengusiran saudara-saudara kita di Palestina kita semangat bersuara

Bagaimana dengan sekarang? Nanti? Saat info sudah jarang media ekspos, apakah kita masih bersemangat membela dan memperjuangkan kemerdekaannya seperti saat media gembor memberitakannya?

Jangan perlakukan Palestina, saudara-saudara kita di Syam dan Masjidil Aqsha seperti “trend”...
Pertahankan energi kita seperti beberapa hari pertama kita membelanya
https://www.instagram.com/p/CPnkNPUBWls/

Pertemuan bukan sekedar pertemuan

Romantis ya? Karna sama-sama paham, bahwa kita dipertemukan bukan karna sebuah kebetulan. Ada maksud Allah disana, maksud spesial

Nyatanya pertemuan kita disini sudah Allah tulisakan milyaran tahun sebelumnya🥲🤍
https://www.instagram.com/p/CPswzCahpY0/

Pernah gak sih kalian berdoa supaya dipertemukan sama orang-orang, temen-temen, sahabat yang baik dimanapun kita menginjakkan kaki?

Orang-orang baik, yang baiknya bukan hanya dalam pandangan manusia, tapi baik yang menurut Allah... mereka yang akan selalu mengingatkan ketika kita lalai, meskipun terhadap hal yang receh

Apa kalian sudah Allah pertemukan?
https://www.instagram.com/p/CPu9MX_BROv/

Kata orang sesuatu baru terasa berharga saat mereka udah gak ada di sisi kita

Ternyata bener ya...
Sesuatu, apalagi seseorang yang hampir tiap saat bareng kita akan terasa lebih berharga waktu kita ditinggalin atau akan ninggalin mereka

Bukan, bukan waktu masih bareng berarti mereka itu gak berharga, tapi ya mungkin manusia emang gitu ya... sedikit bersyukur dan mengapresiasi😢

Sahabat yang selalu ngingetin dalam hal ketatan ini, akan selalu kita kangenin kalau kita udah gak bareng-bareng mereka lagi
https://www.instagram.com/p/CPx5QnHhPEs/

Baca slide ke-2 untuk penjelasan slide pertama🥲 dan jangan lupa tag sahabatmu🤍
https://www.instagram.com/p/CP0ewnUhLtp/

Kalau suatu hari nanti kamu nemuin kesulitan untuk taat, tolong ingat hari-hari ini ya sobat

Hari-hari yang kita lewati sama-sama dalam mengingatkan, dalam dakwah, dalam ketaatan

Karena aku pun akan begitu, selalu. Sebelumnya, sekarang dan nanti, saat aku futur, dan memutuskan (kembali) melihat kalian yang masih dan terus bersemangat dalam ketaatan, itulah sumber pematik semangatku

Mari terus jadi penyemangat satu sama lain🤍
1
https://www.instagram.com/p/CP21On6plCL/

Kalimat salam kita ini emang kalimat yang super power

Kalimat singkat yang bisa mengawali dan mengakhiri perjumpaan, tapiiii pesannya itu “semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahan-Nya terlimpah untukmu.” dalem banget kan?🥲

Ya Allah... jaga orang-orang yang kami sayang, yang menyayangi kami dimanapun mereka berada
https://www.instagram.com/p/CP4TFNeBJIm/

Tau gak apa yang bakal tetap mempertemukan kita kembali “nanti”? Alasan yang paling kuat dari alasan apapun, yaitu akidah

Kesamaan akidah yang kita punya, pemahaman menyeluruh kita tentang kehidupan dunia dan setelahnya yang akan mempersatukan kita kembali

Maka, insyaAllah selama aku menjaga, kamu menjaga, kita sama-sama menjaga, perpisahan di dunia ini gak akan berarti apa-apa. Karena perjumpaan sebenarnya kita adalah bukan di dunia melainkan surga-Nya☺️🤍
https://www.instagram.com/p/CP5bc-1Bc5m/

Di akhirat kita akan dikumpulkan dengan orang-orang yang kita cintai, di dunia kita akan dikumpulkan dengan orang-orang yang se-frekuensi

Semangat berjuang ya:) semoga kita benar-benar dikumpulkan karena ketaatan yang sedang kita perjuangkan🤍
https://www.instagram.com/p/CP73vz1hmFI/

Remember me

Jawaban dari segala pertanyaan, terima kasih waktu belajar 4 bulannya😊

Sharon pamit dari membersamai melalui Hijab Alila, tapi semoga Sharon bisa terus melanjutkan apa yang sudah di mulai dari Hijab Alila: belajar Islam dan menyampaikan Islam

Sampai ketemu lagi ya teman-teman, sampai ketemu di tujuan kita bersama yang paling utama, di surga-Nya😊🤍
https://www.instagram.com/p/CP8OQQaB6Y_/

Salah satu keuntungan memiliki sahabat yang taat adalah, mereka akan menjadi penolong kita kelak di akhirat

Perbanyaklah teman-teman yang taat, bukan sekedar teman-teman untuk mencari kebahagiaan sesaat. Karena sungguh kelak ketika keduanya tidak saling mengingatkan tentang syariat ketika masih di dunia, keduanya pula akan saling menyalahkan ketika sudah di hadapan-Nya

Tidak ada yang mau bernasin demikian diantara kita bukan?

Teman, kalau nanti kamu belum melihatku di surga, tolong cari aku ya, tolong ingat aku, tolong tanyakan aku di hadapan Rabb kita🥲
https://www.instagram.com/p/CP-c-NCBCgC/

Apakah jempol netizen zaman saiki harus disekolahkan?!⁣

🙂🙂🙂


Alhamdulillah! Sepekan ke depan kita akan bring back bahasan pekanan kita👏🏻👏🏻👏🏻
Yang akan kita bahas kali ini adalah masalah jempol-jempol netizen nackal nowadays... di #SaveOurThumbs

Coba komen kelakuan netizen nackal yang pernah kalian temuin, eh bentar, kalian bukan salah satu diantaranya kan???!⁣ (semoga kita semua bukan🤲🏻)

Stay tune yaaaa!