Hayoooo kakak-kakak yang mau ngingetin adiknya jangan cuma omongan dimulut aja tapi juga dicontohin. Ayooo art of dakwahnya manaaa
Inget, dituntun bukan dituntut. Apalagi dakwahnya ke yang lebih muda. Mereka pasti maunya diayomi, dilembutin, ditunjukkin
Yuk lebih sering memberi contoh, bukan sekedar memerintah;)
#TeladanBukanPencitraan
Inget, dituntun bukan dituntut. Apalagi dakwahnya ke yang lebih muda. Mereka pasti maunya diayomi, dilembutin, ditunjukkin
Yuk lebih sering memberi contoh, bukan sekedar memerintah;)
#TeladanBukanPencitraan
Kebayang gak sih berapa banyak pahala orang yang menunjukkan suatu kebaikan, lalu kebaikan itu teruuus dilakukan oleh orang yang ditunjukkannya, gak cuma 1 tapi lebih dari itu. Banyak banget pasti!
Begitulah balasan bagi mereka yang mendakwahkan, menjalankan dan orang lain ikut menjalankannya, “Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya.” (HR. Muslim)
Tapi kebayang juga gak apa jadinya kalau seseorang berkata A, dalam hal ini suatu larangan ataupun anjuran tapi dirinya sendiri masih melalaikan? Adapun ancaman bagi mereka yang mendakwahkan tapi melalaikan, Allah berfirman, “Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. Ash Shaff: 3)
Ngeri banget... gak ada satupun diantara kita yang mau dibenci sama Allah
Semoga Allah mudahkanlah kita untuk mengerjakan apa-apa yang baik, dan menyulitkan kita untuk berbuat sia-sia
#TeladanBukanPencitraan
Begitulah balasan bagi mereka yang mendakwahkan, menjalankan dan orang lain ikut menjalankannya, “Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya.” (HR. Muslim)
Tapi kebayang juga gak apa jadinya kalau seseorang berkata A, dalam hal ini suatu larangan ataupun anjuran tapi dirinya sendiri masih melalaikan? Adapun ancaman bagi mereka yang mendakwahkan tapi melalaikan, Allah berfirman, “Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. Ash Shaff: 3)
Ngeri banget... gak ada satupun diantara kita yang mau dibenci sama Allah
Semoga Allah mudahkanlah kita untuk mengerjakan apa-apa yang baik, dan menyulitkan kita untuk berbuat sia-sia
#TeladanBukanPencitraan
Cara dakwah itu beda-beda karna yang kita dakwahkan juga beda-beda; sifatnya, sikapnya, penerimaannya. Ada yang baperan, tapi ada juga yang “muka tebel“. Ada yang harus dengan pendekatan menggunakan kata-kata lembut, ada juga yang harus di-gas-keun
Maka sebagai pendakwah kita harus ngerti juga gimana karakter orang-orang. Karna bagaimana kita menyikapi orang bisa menjadi teladan juga bagi orang yang kita dakwahkan
Inget, kalau mau mengingatkan liat-liat sifatnya dan waktunya ya:)
#TeladanBukanPencitraan
Maka sebagai pendakwah kita harus ngerti juga gimana karakter orang-orang. Karna bagaimana kita menyikapi orang bisa menjadi teladan juga bagi orang yang kita dakwahkan
Inget, kalau mau mengingatkan liat-liat sifatnya dan waktunya ya:)
#TeladanBukanPencitraan
Bismillah, Alila coba jawab pertanyaan ini ya dear...
Apakah dengan kita nge-share/membuat status atau instastory ayat Qur’an yang kita baca sebeumnya adalah bagian dari pencitraan?
Dear, setiap amalan itu tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Kalau niatnya untuk syiar maka yang ia dapatkan adalah pahala, sebaliknya kalau niatnya sekedar pencitraan belum tentu ia disanjung manusia
Jadi pencitraan atau bukan ya tergantung niat kitanya. Kalau misalnya kita ngerasa telah termotivasi oleh satu ayat atau satu hadits, yang mungkin sering kita rasain “wah ayat/hadits ini sesuai banget sama keadaan aku saat ini” kemudian ingin orang lain juga ikut termotivasi, ini bukan riya. Itu namanya syiar. Karna memang fitranya manusia ingin selalu menyebarkan kebaikan. Sama ketika kita belajar Islam, setelah tau hebatnya Islam pasti langsung pengen banget nyebarin ke temen-temen yang lain juga. Kalau kita takut syiar karena takut riya. Berarti setan udah berhasil memperdaya kita
Lagi pula kita bisa ngukur hati kita sendiri kok, kalau ngukur niatnya orang lain barulah kita gak ada hak atas itu dan memang gak boleh
Jadi memang semuanya balik lagi ke niat. Tapi kalau nge-share suatu kebaikan bahkan ini ayat Qur’an karna memang kita termotivasi dari sana dan mau orang lain merasakannya juga, insyaAllah gapapa:)
Wallahu a’lam...
#TeladanBukanPencitraan #QnATeladanBukanPencitraan
Apakah dengan kita nge-share/membuat status atau instastory ayat Qur’an yang kita baca sebeumnya adalah bagian dari pencitraan?
Dear, setiap amalan itu tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Kalau niatnya untuk syiar maka yang ia dapatkan adalah pahala, sebaliknya kalau niatnya sekedar pencitraan belum tentu ia disanjung manusia
Jadi pencitraan atau bukan ya tergantung niat kitanya. Kalau misalnya kita ngerasa telah termotivasi oleh satu ayat atau satu hadits, yang mungkin sering kita rasain “wah ayat/hadits ini sesuai banget sama keadaan aku saat ini” kemudian ingin orang lain juga ikut termotivasi, ini bukan riya. Itu namanya syiar. Karna memang fitranya manusia ingin selalu menyebarkan kebaikan. Sama ketika kita belajar Islam, setelah tau hebatnya Islam pasti langsung pengen banget nyebarin ke temen-temen yang lain juga. Kalau kita takut syiar karena takut riya. Berarti setan udah berhasil memperdaya kita
Lagi pula kita bisa ngukur hati kita sendiri kok, kalau ngukur niatnya orang lain barulah kita gak ada hak atas itu dan memang gak boleh
Jadi memang semuanya balik lagi ke niat. Tapi kalau nge-share suatu kebaikan bahkan ini ayat Qur’an karna memang kita termotivasi dari sana dan mau orang lain merasakannya juga, insyaAllah gapapa:)
Wallahu a’lam...
#TeladanBukanPencitraan #QnATeladanBukanPencitraan
Alhamdulillah, waktunya ganti tema lagi!
Kalian suka traveling? Kemana? Sama siapa? Seru banget pasti! Apalagi yang lagi libur kuliah, libur panjang itu artinya jalan-jalan~ eeeits tapi udah tau belum tentang apa aja yang boleh dan gak boleh kita lakuin di perjalanan?
Kamu yang sering traveling juga pasti punya tips-tips perjalanan kan? Nantikan tema kali ini di #SyariTraveler yaaaa, stay tune!🤍
Kalian suka traveling? Kemana? Sama siapa? Seru banget pasti! Apalagi yang lagi libur kuliah, libur panjang itu artinya jalan-jalan~ eeeits tapi udah tau belum tentang apa aja yang boleh dan gak boleh kita lakuin di perjalanan?
Kamu yang sering traveling juga pasti punya tips-tips perjalanan kan? Nantikan tema kali ini di #SyariTraveler yaaaa, stay tune!🤍
Kenapa Traveling Syar’i? Sebab ia beda dengan Traveling biasa
Yang membedakannya bukan hanya destinasi, kegiatan apa yang kita jalani nanti tapi juga niat yang tertanam di hati
Traveling biasa, biasanya hanya sekedar mencari hiburan, melepas penat, sekedar buat konten YouTube atau instagram, mungkin perjalanan itu terlaksana juga karna mau ikut-ikutan orang lain, “wah dia seru banget kesana, aku juga mau”
Beda dengan traveling syar’i, yang memang niat awalnya untuk semakin beriman kepada-Nya. Melihat betapa agungnya Dia, melihat kebesaran dzat, sifat maupun asma-Nya, menengok kembali sejarah bahwa memang betul Islam pernah berjaya dan menjadi 1 kekuatan terbesar hampir di seluruh belahan dunia
Maka ia yang pandai adalah yang melakukan perjalanan untuk meningkatkan ketakwaan✨
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Yang membedakannya bukan hanya destinasi, kegiatan apa yang kita jalani nanti tapi juga niat yang tertanam di hati
Traveling biasa, biasanya hanya sekedar mencari hiburan, melepas penat, sekedar buat konten YouTube atau instagram, mungkin perjalanan itu terlaksana juga karna mau ikut-ikutan orang lain, “wah dia seru banget kesana, aku juga mau”
Beda dengan traveling syar’i, yang memang niat awalnya untuk semakin beriman kepada-Nya. Melihat betapa agungnya Dia, melihat kebesaran dzat, sifat maupun asma-Nya, menengok kembali sejarah bahwa memang betul Islam pernah berjaya dan menjadi 1 kekuatan terbesar hampir di seluruh belahan dunia
Maka ia yang pandai adalah yang melakukan perjalanan untuk meningkatkan ketakwaan✨
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Karna pada hakikatnya kita hanyalah musafir di dunia
Kita hanya sekedar mampir di dunia
Kita tak kan lama di dunia
Jangan terlena, jadilah seasing mungkin untuk dunia tapi jangan lupa tengok kiri dan kanan, kumpulkan semua yang bisa menyelamatkan
Jangan terlena, jadilah seasing mungkin untuk dunia karna bukan disinilah tempat kita tapi di surga, kelak jika Dia mengizinkan kita menjadi salah satu penghuninya
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Kita hanya sekedar mampir di dunia
Kita tak kan lama di dunia
Jangan terlena, jadilah seasing mungkin untuk dunia tapi jangan lupa tengok kiri dan kanan, kumpulkan semua yang bisa menyelamatkan
Jangan terlena, jadilah seasing mungkin untuk dunia karna bukan disinilah tempat kita tapi di surga, kelak jika Dia mengizinkan kita menjadi salah satu penghuninya
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Nanti bumi akan bersaksi akan kejadian-kejadian apa saja yang terjadi diatasnya, يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
Kemana kita melangkahkan kaki, ia akan bersaksi
Destinasi apa yang kita kunjungi, ia akan bersaksi
Apa yang kita cari, ia akan bersaksi
Bumi akan mengabarkan segalanya kepada-Nya tentang apa yang kita di lakukan diatasnya, kebaikan juga keburukan
Maka bepergianlah dalam rangka memperhatikan bagaimana orang-orang terdahulu yang mendustakan-Nya, agar ruh terus terisi niat-niat baik, akal menginsyafi dan jasad semangat menebar manfaat
Bepergianlah dalam rangka menengok kembali betapa hebatnya pendahulu kita, agar diri bisa mengambil pelajaran untuk kemudian pulang dan melanjutkan perjuangan para pejuang
Pergilah selama dengan bepergian itu bisa membuat keimanan semakin menguat
Semoga bumi bersaksi tentang hal baik-baik yang dijalankan oleh diri
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Kemana kita melangkahkan kaki, ia akan bersaksi
Destinasi apa yang kita kunjungi, ia akan bersaksi
Apa yang kita cari, ia akan bersaksi
Bumi akan mengabarkan segalanya kepada-Nya tentang apa yang kita di lakukan diatasnya, kebaikan juga keburukan
Maka bepergianlah dalam rangka memperhatikan bagaimana orang-orang terdahulu yang mendustakan-Nya, agar ruh terus terisi niat-niat baik, akal menginsyafi dan jasad semangat menebar manfaat
Bepergianlah dalam rangka menengok kembali betapa hebatnya pendahulu kita, agar diri bisa mengambil pelajaran untuk kemudian pulang dan melanjutkan perjuangan para pejuang
Pergilah selama dengan bepergian itu bisa membuat keimanan semakin menguat
Semoga bumi bersaksi tentang hal baik-baik yang dijalankan oleh diri
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Liburan ke candi itu rasanya udah menjadi hal biasa bagi kita. Bahkan seringnya sekolah-sekolah menjadikan candi sebagai salah satu destinasi wajib kalau muridnya melakukan study tour. Tapi gimana sih Islam memandang hal ini?
Dear... kita dibolehkan kemana saja asal bukan ke tempat peribadatan ummat lain. Sebab disanalah aktivitas para manusia yang menyekutukan Allah berlangsung
Kita sebagai ummat Islam tidak diperbolehkan mendatangi suatu tempat yang mengandung hadharah, yaitu tempat-tempat yang mengandung kepercayaan ummat agama lain
Lagipula kita semua tau bahwa seperti misalnya candi itu adalah tempat ibadah ummat agama lain bukan? Gak hanya yang jauh aja tapi yang deket juga, sekarang ini udah deket sama moment imlek kan ya... jangan sampai kita atau keluarga kita ikut-ikutan dengan sengaja untuk menyaksikan atraksi barongsai. Barongsai yang mungkin kita jadikan hiburan ketika kecil pun mengandung kepercayaan ummat agama lain. Jadi jangan sampe deh kita dengan sengaja mengunjungi suatu tempat dengan membawa niat khusus untuk menyaksikan hal semacamnya
Sebenarnya wisatapun gak dicontohkan oleh para Nabi dan orang-orang shalih terdahulu:( tau apa wisata yang dianjurkan oleh Rasulullah? BERJIHAD! ”Sesungguhnya wisatanya ummatku adalah berjihad di jalan Allah.” (HR. Abu Daud no. 2486)
Tapi gapapa kok kalau hari ini kamu, kita mau berwisata, asalkan kita bisa mengaitkan wisata dengan ibadah, mengenal sejarah Islam, merenungi besarnya ciptaan Allah yang kemudian dari sini akan semakin kuat pula keimanan kita kepada Allah, mengambil pelajaran dan peringatan dan sebaik-baiknya wisata adalah dalam rangka berdakwah, iya: rihlah dakwah
Masih banyak destinasi lain yang bisa kita kunjungi selain candi-candi atau sekedal nonton barongsai di mall dekat rumah, atau apapun tempat yang mengandung akidah ummat lain, masih banyak destinasi Islam yang belum kita kunjungi juga kan? Kalau belum sempat, maka menjelajajah waktu lah, lewat buku! Kita baca ulang sejarah ummat Islam yang pernah mencapai masa kejayaannya, kisah-kisah Rasul dan para Sahabatnya supaya makin tertanam dalam diri kita jiwa pejuang yang sesungguhnya
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Dear... kita dibolehkan kemana saja asal bukan ke tempat peribadatan ummat lain. Sebab disanalah aktivitas para manusia yang menyekutukan Allah berlangsung
Kita sebagai ummat Islam tidak diperbolehkan mendatangi suatu tempat yang mengandung hadharah, yaitu tempat-tempat yang mengandung kepercayaan ummat agama lain
Lagipula kita semua tau bahwa seperti misalnya candi itu adalah tempat ibadah ummat agama lain bukan? Gak hanya yang jauh aja tapi yang deket juga, sekarang ini udah deket sama moment imlek kan ya... jangan sampai kita atau keluarga kita ikut-ikutan dengan sengaja untuk menyaksikan atraksi barongsai. Barongsai yang mungkin kita jadikan hiburan ketika kecil pun mengandung kepercayaan ummat agama lain. Jadi jangan sampe deh kita dengan sengaja mengunjungi suatu tempat dengan membawa niat khusus untuk menyaksikan hal semacamnya
Sebenarnya wisatapun gak dicontohkan oleh para Nabi dan orang-orang shalih terdahulu:( tau apa wisata yang dianjurkan oleh Rasulullah? BERJIHAD! ”Sesungguhnya wisatanya ummatku adalah berjihad di jalan Allah.” (HR. Abu Daud no. 2486)
Tapi gapapa kok kalau hari ini kamu, kita mau berwisata, asalkan kita bisa mengaitkan wisata dengan ibadah, mengenal sejarah Islam, merenungi besarnya ciptaan Allah yang kemudian dari sini akan semakin kuat pula keimanan kita kepada Allah, mengambil pelajaran dan peringatan dan sebaik-baiknya wisata adalah dalam rangka berdakwah, iya: rihlah dakwah
Masih banyak destinasi lain yang bisa kita kunjungi selain candi-candi atau sekedal nonton barongsai di mall dekat rumah, atau apapun tempat yang mengandung akidah ummat lain, masih banyak destinasi Islam yang belum kita kunjungi juga kan? Kalau belum sempat, maka menjelajajah waktu lah, lewat buku! Kita baca ulang sejarah ummat Islam yang pernah mencapai masa kejayaannya, kisah-kisah Rasul dan para Sahabatnya supaya makin tertanam dalam diri kita jiwa pejuang yang sesungguhnya
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Liburan gak ada salahnya kok...
Tapi kalo kayak Fani dan Salamah gini sih dari awalnya udah salah: niatnya!
Yuk yang mau liburan mulai lurusin dulu niatnya, yang penting liburannya jangan ngutang apalagi sama bank huhuhu. Kalo gini yang tadinya mau ngilangin pusing di kepala pas balik malah tambah pusing mikirin cicilan kedepannya
Coba sebutin kesalahan yang dilakuin diliburan ala-ala Fani dan Salamah. Tapi, sebelum jawab coba baca postingan sebelum ini duls~
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip
Tapi kalo kayak Fani dan Salamah gini sih dari awalnya udah salah: niatnya!
Yuk yang mau liburan mulai lurusin dulu niatnya, yang penting liburannya jangan ngutang apalagi sama bank huhuhu. Kalo gini yang tadinya mau ngilangin pusing di kepala pas balik malah tambah pusing mikirin cicilan kedepannya
Coba sebutin kesalahan yang dilakuin diliburan ala-ala Fani dan Salamah. Tapi, sebelum jawab coba baca postingan sebelum ini duls~
#SyariTraveler
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook
Atau di @alilagoods/@bukusip