Hijab Alila
5.56K subscribers
1.98K photos
435 videos
4.24K files
4.26K links
feel free to re-share~

YouTube: https://youtube.com/c/HijabAlilaOfficial
Download Telegram
Karna pada hakikatnya kita hanyalah musafir di dunia⁣
Kita hanya sekedar mampir di dunia⁣
Kita tak kan lama di dunia⁣

Jangan terlena, jadilah seasing mungkin untuk dunia tapi jangan lupa tengok kiri dan kanan, kumpulkan semua yang bisa menyelamatkan⁣
Jangan terlena, jadilah seasing mungkin untuk dunia karna bukan disinilah tempat kita tapi di surga, kelak jika Dia mengizinkan kita menjadi salah satu penghuninya⁣

#SyariTraveler⁣⁣
⁣⁣
⁣⁣
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook⁣⁣
Atau di @alilagoods⁣/@bukusip
Nanti bumi akan bersaksi akan kejadian-kejadian apa saja yang terjadi diatasnya, يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا⁣⁣
⁣⁣
Kemana kita melangkahkan kaki, ia akan bersaksi⁣⁣
Destinasi apa yang kita kunjungi, ia akan bersaksi⁣⁣
Apa yang kita cari, ia akan bersaksi⁣⁣
Bumi akan mengabarkan segalanya kepada-Nya tentang apa yang kita di lakukan diatasnya, kebaikan juga keburukan⁣⁣
⁣⁣
Maka bepergianlah dalam rangka memperhatikan bagaimana orang-orang terdahulu yang mendustakan-Nya, agar ruh terus terisi niat-niat baik, akal menginsyafi dan jasad semangat menebar manfaat⁣⁣
Bepergianlah dalam rangka menengok kembali betapa hebatnya pendahulu kita, agar diri bisa mengambil pelajaran untuk kemudian pulang dan melanjutkan perjuangan para pejuang⁣⁣
⁣⁣
Pergilah selama dengan bepergian itu bisa membuat keimanan semakin menguat⁣⁣
Semoga bumi bersaksi tentang hal baik-baik yang dijalankan oleh diri⁣⁣
⁣⁣
#SyariTraveler ⁣⁣
⁣⁣
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook⁣⁣
Atau di @alilagoods⁣/@bukusip
Liburan ke candi itu rasanya udah menjadi hal biasa bagi kita. Bahkan seringnya sekolah-sekolah menjadikan candi sebagai salah satu destinasi wajib kalau muridnya melakukan study tour. Tapi gimana sih Islam memandang hal ini?⁣

Dear... kita dibolehkan kemana saja asal bukan ke tempat peribadatan ummat lain. Sebab disanalah aktivitas para manusia yang menyekutukan Allah berlangsung⁣
Kita sebagai ummat Islam tidak diperbolehkan mendatangi suatu tempat yang mengandung hadharah, yaitu tempat-tempat yang mengandung kepercayaan ummat agama lain⁣
Lagipula kita semua tau bahwa seperti misalnya candi itu adalah tempat ibadah ummat agama lain bukan? Gak hanya yang jauh aja tapi yang deket juga, sekarang ini udah deket sama moment imlek kan ya... jangan sampai kita atau keluarga kita ikut-ikutan dengan sengaja untuk menyaksikan atraksi barongsai. Barongsai yang mungkin kita jadikan hiburan ketika kecil pun mengandung kepercayaan ummat agama lain. Jadi jangan sampe deh kita dengan sengaja mengunjungi suatu tempat dengan membawa niat khusus untuk menyaksikan hal semacamnya⁣

Sebenarnya wisatapun gak dicontohkan oleh para Nabi dan orang-orang shalih terdahulu:( tau apa wisata yang dianjurkan oleh Rasulullah? BERJIHAD! ”Sesungguhnya wisatanya ummatku adalah berjihad di jalan Allah.” (HR. Abu Daud no. 2486)⁣

Tapi gapapa kok kalau hari ini kamu, kita mau berwisata, asalkan kita bisa mengaitkan wisata dengan ibadah, mengenal sejarah Islam, merenungi besarnya ciptaan Allah yang kemudian dari sini akan semakin kuat pula keimanan kita kepada Allah, mengambil pelajaran dan peringatan dan sebaik-baiknya wisata adalah dalam rangka berdakwah, iya: rihlah dakwah⁣

Masih banyak destinasi lain yang bisa kita kunjungi selain candi-candi atau sekedal nonton barongsai di mall dekat rumah, atau apapun tempat yang mengandung akidah ummat lain, masih banyak destinasi Islam yang belum kita kunjungi juga kan? Kalau belum sempat, maka menjelajajah waktu lah, lewat buku! Kita baca ulang sejarah ummat Islam yang pernah mencapai masa kejayaannya, kisah-kisah Rasul dan para Sahabatnya supaya makin tertanam dalam diri kita jiwa pejuang yang sesungguhnya⁣

#SyariTraveler


• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook⁣⁣⁣
Atau di @alilagoods⁣/@bukusip
Liburan gak ada salahnya kok...⁣
Tapi kalo kayak Fani dan Salamah gini sih dari awalnya udah salah: niatnya!⁣

Yuk yang mau liburan mulai lurusin dulu niatnya, yang penting liburannya jangan ngutang apalagi sama bank huhuhu. Kalo gini yang tadinya mau ngilangin pusing di kepala pas balik malah tambah pusing mikirin cicilan kedepannya⁣

Coba sebutin kesalahan yang dilakuin diliburan ala-ala Fani dan Salamah. Tapi, sebelum jawab coba baca postingan sebelum ini duls~⁣

#SyariTraveler


• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook⁣⁣⁣
Atau di @alilagoods⁣/@bukusip
Alhamdulillah, udah hampir selesai nih pembahasan kita di tema #SyariTraveler, kamu udah simak tema kali ini kan?
Bagi yang belum yuk coba scroll-scroll timeline Hijab Alila dulu~

Nah, kali ini waktunya sesi QnA! Kalau kamu punya pertanyaan seputar tema kali ini, silahkan langsung tulis pertanyaan kamu di kolom komentar bawah yaaa

InsyaaAllah akan kita jawab. Yang kemarin-kemarin nanya di postingan sebelumnya juga boleh ditulis lagi pertanyaannya di bawah! Cus~
Assalamu’alaykum rek!
Ketemu lagi nih sama Dila dan Evhie di vlognya Hijab Alila, kali ini balik lagi di Travel Vlog!
Beberapa waktu lalu Dila dan Evhie bedah buku @syari.traveler bareng temen-temen di Malang

Daaan masih ada kegiatan lainnya, ada kesan dan pesan juga gimana wudhu di tempat yang ternyata lantainya menggenang air😅 padahal kan kita harus buru-buru pakai kaos kaki sebelum masuk ke dalam masjidnya ya?😂😂😂
Langsung tonton vlognya di channel YouTube Hijab Alila, “Dolan nang Malang” wiiiii udah kayak orang Malang banget blm nih?😆

Langsung cus ke YouTube channel Hijab Alila. Jangan lupa like, comment, share dan subscribe ya, jangan lupa juga buat aktifin notifikasinya jadi kamu gak ketinggalan kalau kita upload video-video baru~
Happy watching!🤍

#SyariTraveler


• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook⁣⁣⁣
Atau di @alilagoods⁣/@bukusip
Hari ini liburan kemana? Rekreasi ke tempat apa?⁣⁣⁣
Mau tau refreshingnya Rasulullah dan orang-orang shalih terdahulu? “Sesunguhnya wisatanya umatku adalah berjihad di jalan Allah.” (HR. Abu Daud, 2486)⁣⁣⁣
Sedangkan refreshingnya para pengemban dakwah adalah mengunjungi majelis ilmu⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Lalu bagaimana kita? Dimana kita? Jelas kentara keberadaan kita bukan?⁣⁣⁣
Setidaknya berusahalah untuk berjihad menahan hawa nafsu, nafsu malas untuk terus rebahan misalnya. Selamat berekresi dan memperoleh pahala!⁣⁣
⁣⁣
#SyariTraveler⁣⁣
⁣⁣
⁣⁣
• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook⁣⁣⁣⁣
Atau di @alilagoods⁣/@bukusip
Lagi traveling terus masuk waktu sholat tapi bingung ambil wudhunya karna tempat wudhu disana terbuka malah kadang tempat wudhu perempuan dan laki-laki dicampur. Jangan bingung! Karna Allah gak pernah memberi kesulitan kepada hamba-Nya⁣

Yang harus kita pastikan pertama kali adalah apakah benar-benar gak ada tempat wudhu lain yang tertutup atau kamar mandi yang memungkinkan kita bisa berwudhu didalamnya? Nah kalau ada tentu kita memilih untuk berwudhu di tempat yang tertutup itu ya dear... tinggal niatnya aja yang dibaca didalam hati. Tapi kadang kala emang bener-bener gaada tempat tertutup, gapapaaa, santuy kalo kata orang-orang ”ada 1001 cara untuk menaklukkan Roma” pasti ada juga cara Allah untuk kemudian hamba-Nya bersuci untuk berdialog dengan-Nya. saik~⁣

1. Membaca basmallah, niat⁣
2. Mencuci kedua telapak tangan⁣
3. Kumur-kumur⁣
4. Istinsyaq dan istinsyar (memasukan dan mengeluarkan air dari hidung)⁣
5. Membasuh seluruh muka hingga batas anak rambut⁣
6. Membasuh tangan sampai siku, dengan membasuhkan air ke baju bagian lengan⁣ (tap-tap hingga air bisa menyerap ke kulit kita)
7. Mengusap kepala, caranya masukkan tangan yang sudah basah oleh air wudhu ke celah hijab yang di dahi hingga ke ubun-ubun/dari ubun-ubun ke belakang/dibagian kepala mana saja di tempat tumbuhnya rambut. Ingat ya MENGUSAP, itu artinya air yang kita tampung di tangan kita lalu kita buang baru kemudian kita usap kepala kita⁣
8. Membasuh kaki, hari ini kan udah banyak kaos kaki wudhu ya maka sebelum kita berangkat traveling persiapkanlah dari rumah untuk mengenakan kaos kaki wudhu sehingga nanti kita lebih mudah untuk membasuk kaki ketika berwudhu. Caranya? Kita, akhwat kan gak mungkin traveling sendirian ya (hihihi) jadi jika kita pergi bersama jamaah perempuan lain wudhunya bergantian jadi bisa saling menutupi ketika membasuh kaki

Nah, karna hal ini adalah masalah fiqih tentu kita tau ada banyak perbedaan diantaranya jadi dikembalikan ke masing-masing, silahkan cari tau lebih dalam karna ilmu itu luaaaas sekali, kitanya yang terbatas dan hati kita yang sempit⁣
Setidaknya kalau sekarang wudhu di tempat terbuka no worry lagi~⁣

#SyariTraveler
Allah selalu memberi kemudahan kepada hamba-Nya salah satunya adalah adanya rukhsoh dalam perjalanan. Diantaranya:⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
1. Dibolehkan meng-qashar sholat, yaitu meringkas sholat yang 4 raka'at menjadi 2 raka'at. Dalil yang memperbolehkannya adalah surat An-Nisa ayat 101, “Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar shalat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir.“⁣⁣
Walapun ayat diatas secara literal mengaitkan safar dengan takut terhadap serangan orang kafir, tapi kebolehan meng-qashar sholat tetap berlaku umum karena ia merupakan rukshah dari Allah. Umar juga pernah berkata, ‘Aku juga pernah heran seperti kamu. Tapi saya pernah bertanya kepada Rasulullahﷺ tentang hal itu. Rasul menjawab, “Itu adalah sedekah yang diberikan Allah kepada kalian, maka terimalah sedekahnya” (HR. Muslim)⁣⁣⁣
Maka dari itu, meskipun safar ibadah yang kita lakukan penuh dengan kemudahan, kenyamanan dan keringanan tersebut tetap berlaku⁣⁣
⁣⁣⁣
2. Dibolehkan menjama‘ shalat⁣, yaitu mengabungkan 2 sholat menjadi 1 yang dikerjakan di waktu awal atau akhir. Sholat yang dijama‘ adalah sholat yang 3 dan 4 raka‘at yaitu dzuhur-‘ashar dan maghrib-isya. Dalil yang memperbolehkannya adalah, dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, beliau menuturkan, “Kami keluar bersama Rasulullahﷺ dalam –perjalanan– perang Tabuk. Saat itu beliau shalat dzuhur dan ‘ashar secara jama’ serta maghrib dan isya secara jama’ pula.” (HR. Muslim)⁣⁣
⁣⁣
3. Dibolehkannya bertayammum⁣. Kadang kala kita masih dalam perjalanan saat waktu sudah menunjukkan masuknya waktu sholat tapi kita tidak menemukan air atau sulit menggunakan air. Dalil yang memperbolehkannya adalah, “Dan jika kalian sakit atau sedang dalam perjalanan (safar), atau sehabis buang air, atau telah menggauli istri, sedangkan kamu tidak mendapatkan air, maka bertayammumkah dengan debu yang baik (suci); maka usaplah wajah dan tanganmu dengan (debu) itu”. (QS. An-Nisa: 43)⁣ ⁣
(berlanjut ke kolom komentar)⁣

#SyariTraveler
(lanjutan)⁣⁣
⁣⁣⁣
4. Mendapat keringanan untuk tidak berpuasa Ramadhan⁣⁣⁣
Jika seseorang melakukan safar pada bulan Ramadhan, maka ia memperoleh keringanan untuk tidak berpuasa. Sebagai gantinya, ia mengqadha puasa yang ditinggalkan tersebut d hari lain di luar Ramadhan sejumlah hari yang ditinggalkannya. ”Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS. al-Baqarah: 184)⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Ada juga hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu tentang berbukanya Rasulullahﷺ saat safar, “Bahwa Rasulullahﷺ pergi menuju Makkah pada bulan Ramadhan dalam keadaan berpuasa. Ketika sampai di daerah Kadid, Beliau berbuka yang kemudian orang-orang turut pula berbuka.“ (HR. Bukhari)⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Tapi jika musafir berpuasa, maka puasanya tetap sah, dan tidak berkewajiban meng-qadha. Bahkan sebagian Ulama berpendapat bahwa jika seseorang memperoleh kemudahan dalam safarnya, maka yang afdhal baginya adalah tetap berpuasa. Dalam hadits lain dijelaskan bahwa Rasulullah kadang berpuasa saat safar, dan kadang pula tidak berpuasa. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, “Kami pernah keluar bersama Nabiﷺ dalam beberapa safarnya pada hari yang terik. Sehingga ketika itu orang-orang meletakkan tangannya di kepalanya karena cuaca yang sangat panas. Di antara kami tidak ada yang berpuasa. Hanya Nabiﷺ dan Ibnu Rowahah yang berpuasa ketika itu.” (HR. Bukhari & Muslim)⁣⁣⁣

Wallahu a’lam⁣
⁣⁣⁣
#SyariTraveler
Gimana caranya traveling tetap membawa Qur'an, karena kadang kita masuk ke tempat-tempat yang gak seharusnya ada al-Qur'an disitu, toilet misalnya? Apa boleh tas kita yang ada Qur'an di dalamnya itu dibawa masuk ke toilet?⁣

Ada beberapa pendapat, ada yang membolehkan dan ada juga yang tidak membolehkan⁣
- pendapat pertama, dibolehkan. Misalnya ada seseorang yang membawa al-Qur'an dalam saku atau tasnya lalu masuk ke kamar mandi itu sama halnya dengan orang yang masuk ke kamar mandi dan dalam hatinya terdapat seluruh isi al-Qur'an (hafizh/penghapal Qur'an) dan jika seseorang itu melakukan tindakan ini, dia tidak berdosa. Asalkan dia tidak membukanya di dalam toilet⁣
- pendapat kedua, lebih baik dititipkan tas atau al-Qur'annya di loker toilet atau ke penjaga atau ke teman kita yang lain. Jika bepergian jarak dekat sendiri (misalnya ke mall) khawatir orang yang kita titipkan amanah tidak bisa dipercaya, maka tidak mengapa jika kita menitipkan Qur'annya saja. Yang penting Qur'annya tidak kita bawa masuk ke toilet. Dan Alila pikir pendapat yang ini lebih baik, sebenarnya sebagai bentuk kehati-hatian aja sih...⁣

Ada juga Qur'annya⁣ di dalam handphone, ini diperbolehkan. Karna dia tidak berbentuk mushaf dan yang penting aplikasinya tidak terbuka

Jelas ya kedua pendapat diatas pada dasarnya sama-sama memuliakan al-Qur'an, yang penting kita tidak membuka dan membacanya di dalam toilet⁣
Wallahu a'lam...⁣

#SyariTraveler #QnASyariTraveler
👍1
Kalau saat traveling saja kita mementingkan keselamatan, maka seharusnya kita juga mementingkan keselamatan untuk kembali pulang bukan?⁣

Tak hanya pulang kembali ke rumah, tapi juga pulang kembali kepada-Nya⁣
Hakikat traveling yang sesungguhnya adalah bukan sekedar untuk memiliki kenangan foto yang bisa diupload di semua sosial media⁣
Tapi juga menjadikan alasan kuat untuk kita semakin beriman kepada-Nya⁣

Traveling bukan sekedar untuk mencari rasa senang, karna sebenarnya kita hanyalah seorang penyebrang jalan⁣
Dan dunia ini hanyalah jembatan, maka jadikanlah jembatan ini yang akan membawa kita pada keselamatan⁣

Maka goal terbesar dari sebuah perjalanan adalah ketika kita semakin rindu untuk “PULANG”⁣
Sebab semakin luas pandangan kita akan keindahan ciptaan-Nya. Jika ciptaan-Nya saja sudah luar biasa indah, lantas bagaimana Penciptanya?⁣

#SyariTraveler


• dapatkan buku Syar’i Traveler di link yang tertera di bio @alilabook⁣⁣⁣
Atau di @alilagoods⁣/@bukusip
👍1
SAVE THE DATE!!⁣

Diskon up to 50% menantimu di sini⁣
Only on IBF (26 Februari—01 Maret 2020)⁣
Jakarta Convention Center⁣

Buku?⁣
Gamis?⁣
Khimar?⁣
Mihnah?⁣
Water Dress?⁣
Outer?⁣
Ransel? Tote bag? dan goods lainnya?⁣
Tenaaaang, semua ada⁣

Pokoknya kalian harus merapat ke stand Hijab Alila:⁣
STAND SHAFA NO. 266⁣

Sampai jumpa di Stand Hijab Alila tanggal 26 Februari s/d 01 Maret nanti~⁣
Diskon-diskon menantimu di sini, yuhuuuu⁣


#IBF #IBF2020 #HijabAlila #StandHijabAlila #WanitaBerkarirSurga #SyariTraveler #AlilaGoods #MihnahAlila
Tahun 1453, Muhammad Alfatih berhasil membebaskan Konstantinopel dan mengubah Aya Sofya dari gereja menjadi masjid⁣

Tahun 2018, saat itu kami kesana dan Aya Sofya adalah sebuah ‘museum’. Semua orang bebas masuk, tak hanya muslim tapi juga orang-orang non muslim⁣

Tahun 2020, presiden Erdogan mengembalikan fungsi Aya Sofya menjadi masjid kembali. Izzahnya telah kembali. Semoga pula dengan kita, ummat muslim, di seluruh dunia. Semoga ini adalah tanda kebangkitan kita yang selanjutnya. Allahu Akbar!⁣

Temukan kisah perjalanan napak tilas peradaban Islam terbaik sepanjang sejarah bersama sahabat taat ini yang akan membawamu melayang menuju pemikiran mendalam tentang sebuah hakikat perjuangan dan cita-cita yang hakiki muslim sejati di buku Syar’i Traveler - The Heritage of Ottoman⁣
——⁣
Harga: Rp. 76.000⁣
⠀⁣
Kamu bisa langsung ORDER di distributor Hijab Alila yang terdekat di kotamu ya! Kontaknya bisa dilihat di @belanjahijabalila, atau bisa juga pesan ke @reselleralilagoods dan bisa juga melalui link bit.ly/OrderBukuSyariTraveler 😘
⠀⁣
#BukuSyariTraveler #AyaSofyaCamii #AyaSofya #SyariTraveler #TheHeritageOfOttoman #YukBaca