Iya, memang pacaran tak selalu berujung melakukan sex diluar pernikahan. Tapi dengan seseorang menjalankannya (pacaran) itu meripakan suatu perbuatan yang akan mengantarkan padanya (zina)
Benarlah analogi ini: kalau ‘pacaran’ adalah sebuah rel maka zina adalah keretanya. Sesuatu kalau sudah disediakan jalannya maka dia akan berselancar dengan lancar, naudzubillah...
#CintaMasaKini
Benarlah analogi ini: kalau ‘pacaran’ adalah sebuah rel maka zina adalah keretanya. Sesuatu kalau sudah disediakan jalannya maka dia akan berselancar dengan lancar, naudzubillah...
#CintaMasaKini
Alhamdulillah pembahasan tema kita kali ini udah hampir selesai nih
Kalian udah nyimak kan? Kalau belum coba scroll-scroll timeline kita dulu yuk!
Nah buat kamu yang punya pertanyaan seputar tema #CintaMasaKini, langsung tulis pertanyaanmu di kolom komentar bawah ya!
Ditunggu~
Kalian udah nyimak kan? Kalau belum coba scroll-scroll timeline kita dulu yuk!
Nah buat kamu yang punya pertanyaan seputar tema #CintaMasaKini, langsung tulis pertanyaanmu di kolom komentar bawah ya!
Ditunggu~
Kalau mengingatkan orang yang bajunya khawatir terselip di jari-jari motor aja kita berani, lantas kenapa mengingatkan orang yang lagi berdua-duan; yang jelas sedang pacaran, kita gak berani?
Walaupun dua hal ini belum tentu menimbulkan kecelakaan, tapi dua hal ini sama-sama gerbang terjadinya kecelakaan, 'kan?
Katanya "sedia payung sebeum hujan", tapi jika melihat kenyataan yang demikian apa lantas akan kita abaikan? Coba buang rasa gak enakan demi mencegah "kecelakaan" di hari kemudian
#CintaMasaKini
Walaupun dua hal ini belum tentu menimbulkan kecelakaan, tapi dua hal ini sama-sama gerbang terjadinya kecelakaan, 'kan?
Katanya "sedia payung sebeum hujan", tapi jika melihat kenyataan yang demikian apa lantas akan kita abaikan? Coba buang rasa gak enakan demi mencegah "kecelakaan" di hari kemudian
#CintaMasaKini
SAVE THE DATE!!
Diskon up to 50% menantimu di sini
Only on IBF (26 Februari—01 Maret 2020)
Jakarta Convention Center
Buku?
Gamis?
Khimar?
Mihnah?
Water Dress?
Outer?
Ransel? Tote bag? dan goods lainnya?
Tenaaaang, semua ada
Pokoknya kalian harus merapat ke stand Hijab Alila:
STAND SHAFA NO. 266
Sampai jumpa di Stand Hijab Alila tanggal 26 Februari s/d 01 Maret nanti~
Diskon-diskon menantimu di sini, yuhuuuu
#IBF #IBF2020 #HijabAlila #StandHijabAlila #WanitaBerkarirSurga #SyariTraveler #AlilaGoods #MihnahAlila
Diskon up to 50% menantimu di sini
Only on IBF (26 Februari—01 Maret 2020)
Jakarta Convention Center
Buku?
Gamis?
Khimar?
Mihnah?
Water Dress?
Outer?
Ransel? Tote bag? dan goods lainnya?
Tenaaaang, semua ada
Pokoknya kalian harus merapat ke stand Hijab Alila:
STAND SHAFA NO. 266
Sampai jumpa di Stand Hijab Alila tanggal 26 Februari s/d 01 Maret nanti~
Diskon-diskon menantimu di sini, yuhuuuu
#IBF #IBF2020 #HijabAlila #StandHijabAlila #WanitaBerkarirSurga #SyariTraveler #AlilaGoods #MihnahAlila
Ngerinya pergaulan zaman now, tak adanya batasan antara laki-laki dan perempuan dan maraknya hubungan-hubungan di luar pernikahan😭
Sebelumnya kita mengibaratkan jika ‘pacaran’ adalah sebuah rel maka ‘zina’ adalah keretanya. Zina (dalam hal ini melakukan hubungan suami-istri di luar pernikahan) tak hanya mengganggu psikologis orang yang melakukannya; entah nantinya akan feeing guilty, atau gangguan kesehatan lainnya tapi juga akan merusak nasab keturunan anak yang dilahirkannya
1. Anak yang dilahirkan diluar hubungan pernikahan tidak akan dinasabkan kepada bapaknya, anak laki-laki mapupun perempuan. Walaupun secara biologis anak yang dilahirkan tetap anak kandung dari bapaknya, tapi tetap secara agama ia tidak boleh dinasabkan kepada bapaknya tapi dinasabkan kepada ibunya
2. Terputus pula hak waris dengan bapaknya, “Siapa yang mengklaim anak dari hasil di luar nikah yang sah, maka dia tidak mewarisi anak biologis dan tidak mendapatkan warisan darinya.” (HR. Abu Dawud)
3. Demikian juga hak kewalian, jika anak yang dilahirkan adalah seorang anak perempuan maka terputus hak wali dengan bapaknya. Yang menjadi wali nikahnya adalah sultan (penguasa) atau wakilnya seperti qadhi (penghulu)
Saat pengucapan akad maka yang disebutkan bukanlah “fulanah binti fulan” tapi “fulanah binti fulanah”
4. Dan tidak wajib bagi bapaknya memberi nafkah kepada anak yang dilahirkan diluar hubungan pernikahan (zina)
Meskipun begitu, hubungan sebagai mahram tidak terputus walaupun hubungan nasab, waris, kewalian, dan terputusnya kewajiban atas bapaknya memberi nafkah. Karena biar bagaimanapun juga anak itu adalah anaknya, yang tercipta dari air maninya walaupun dari hasil hubungan diluar pernikahan (zina). Maka sama haramnya bagi seorang bapak menikahi anak perempuannya dari hasil zina dengan anak perempuannya yang lahir dari pernikahan yang sah
Wallahu a'lam...
#CintaMasaKini
Sebelumnya kita mengibaratkan jika ‘pacaran’ adalah sebuah rel maka ‘zina’ adalah keretanya. Zina (dalam hal ini melakukan hubungan suami-istri di luar pernikahan) tak hanya mengganggu psikologis orang yang melakukannya; entah nantinya akan feeing guilty, atau gangguan kesehatan lainnya tapi juga akan merusak nasab keturunan anak yang dilahirkannya
1. Anak yang dilahirkan diluar hubungan pernikahan tidak akan dinasabkan kepada bapaknya, anak laki-laki mapupun perempuan. Walaupun secara biologis anak yang dilahirkan tetap anak kandung dari bapaknya, tapi tetap secara agama ia tidak boleh dinasabkan kepada bapaknya tapi dinasabkan kepada ibunya
2. Terputus pula hak waris dengan bapaknya, “Siapa yang mengklaim anak dari hasil di luar nikah yang sah, maka dia tidak mewarisi anak biologis dan tidak mendapatkan warisan darinya.” (HR. Abu Dawud)
3. Demikian juga hak kewalian, jika anak yang dilahirkan adalah seorang anak perempuan maka terputus hak wali dengan bapaknya. Yang menjadi wali nikahnya adalah sultan (penguasa) atau wakilnya seperti qadhi (penghulu)
Saat pengucapan akad maka yang disebutkan bukanlah “fulanah binti fulan” tapi “fulanah binti fulanah”
4. Dan tidak wajib bagi bapaknya memberi nafkah kepada anak yang dilahirkan diluar hubungan pernikahan (zina)
Meskipun begitu, hubungan sebagai mahram tidak terputus walaupun hubungan nasab, waris, kewalian, dan terputusnya kewajiban atas bapaknya memberi nafkah. Karena biar bagaimanapun juga anak itu adalah anaknya, yang tercipta dari air maninya walaupun dari hasil hubungan diluar pernikahan (zina). Maka sama haramnya bagi seorang bapak menikahi anak perempuannya dari hasil zina dengan anak perempuannya yang lahir dari pernikahan yang sah
Wallahu a'lam...
#CintaMasaKini
Bismillah, Alila coba jawab pertanyaan ini ya dear...
Gimana kalau dalam diri kita muncul rasa pingin nikah, udah memantaskan dan menjaga diri, usaha untuk ngirim CV taaruf ke perantara juga
Tapi diri sendiri gak lagi merasa tertarik sama siapapun, dan gak ngerasa ada yang tertarik sama diri sendiri juga
Hmmm “pingin nikah, tapi ga tertarik sama siapa-siapa”
Alhamdulillah berarti alasan kamu pengen nikah bukan karena apa-apa atau karena siapa-siapa. Pun bagi yang udah punya rasa, diluruskan lagi niatnya yaa... niatkan menikah untuk beribadah kepada Allah. Agar bisa menimba pahala lebih banyak lagi setelah menikah. (Aamiin-in yg kenceng dong mblo)
Karena mungkin juga sampai sekarang kita belum bertemu dengan dia yang kita harapkan jadi jodoh kita sebab masih ada niatan lain yang masih belok-belok
Lalu, ngerasa gak ada yang tertarik sama kamu. Mungkin sebenarnya ada atau bahkan banyak yang tertarik dengan kamu (iya kamu... hihi) tapi mungkin setelah tau bagaimana pribadi, prestasi dan segala aktivitas yang kamu punya, ikhwan tersebut jadi minder, merasa dia gak se-level dengan kamu dan akhirnya mundur
Perlu kita tau, bahwa wanita harus selektif itu benar. Tapi jangan lupa kalau ada ikhwan yang datang dan agamanya bagus maka wanita itu gak boleh selektif lagi. Mungkin ini juga yang menjadi faktor; diri yang terlalu selektif. Tapi balik lagi bahwa ini gak salah kok, gak sama sekali
Lalu bagaimana? Kalau saran Alila sih
1. Coba azamkan diri pada Allah untuk menurunkan standar kita, selama ikhwan yang datang melamar baik agamanya maka terimalah ia
2. Atau jika kita tetap pada pendirian dan standar kita, sekali lagi hal ini gak ada salahnya, hanya mungkin kita perlu lebih sabar menunggunya. Yang terpenting jangan berhenti untuk berdoa dan berusaha, dan yang terpenting selalu ingat bahwa Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan
Peluk dari jauh untuk wanita-wanita shalihah yang selalu menjaga dan memantaskan diri🤗❤
#CintaMasaKini #QnACintaMasaKini
Gimana kalau dalam diri kita muncul rasa pingin nikah, udah memantaskan dan menjaga diri, usaha untuk ngirim CV taaruf ke perantara juga
Tapi diri sendiri gak lagi merasa tertarik sama siapapun, dan gak ngerasa ada yang tertarik sama diri sendiri juga
Hmmm “pingin nikah, tapi ga tertarik sama siapa-siapa”
Alhamdulillah berarti alasan kamu pengen nikah bukan karena apa-apa atau karena siapa-siapa. Pun bagi yang udah punya rasa, diluruskan lagi niatnya yaa... niatkan menikah untuk beribadah kepada Allah. Agar bisa menimba pahala lebih banyak lagi setelah menikah. (Aamiin-in yg kenceng dong mblo)
Karena mungkin juga sampai sekarang kita belum bertemu dengan dia yang kita harapkan jadi jodoh kita sebab masih ada niatan lain yang masih belok-belok
Lalu, ngerasa gak ada yang tertarik sama kamu. Mungkin sebenarnya ada atau bahkan banyak yang tertarik dengan kamu (iya kamu... hihi) tapi mungkin setelah tau bagaimana pribadi, prestasi dan segala aktivitas yang kamu punya, ikhwan tersebut jadi minder, merasa dia gak se-level dengan kamu dan akhirnya mundur
Perlu kita tau, bahwa wanita harus selektif itu benar. Tapi jangan lupa kalau ada ikhwan yang datang dan agamanya bagus maka wanita itu gak boleh selektif lagi. Mungkin ini juga yang menjadi faktor; diri yang terlalu selektif. Tapi balik lagi bahwa ini gak salah kok, gak sama sekali
Lalu bagaimana? Kalau saran Alila sih
1. Coba azamkan diri pada Allah untuk menurunkan standar kita, selama ikhwan yang datang melamar baik agamanya maka terimalah ia
2. Atau jika kita tetap pada pendirian dan standar kita, sekali lagi hal ini gak ada salahnya, hanya mungkin kita perlu lebih sabar menunggunya. Yang terpenting jangan berhenti untuk berdoa dan berusaha, dan yang terpenting selalu ingat bahwa Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan
Peluk dari jauh untuk wanita-wanita shalihah yang selalu menjaga dan memantaskan diri🤗❤
#CintaMasaKini #QnACintaMasaKini
Hijab Alila OPEN RECRUITMENT Distributor Yogyakarta!!!
Assalamu'alaykum #Lovalila!
Saat ini distributor Hijab Alila sudah tersebar di dalam dan luar negeri. Seiring meningkatnya kesadaran muslimah akan kewajiban berhijab syar'i dan dukungan para distributor yang membantu kami mensyiarkan hijab yang sesuai syariat, sampai saat ini respon pembeli akan hijab syari semakin meluas
Besar harapan kami, bersama-sama kita bisa terus mengedukasi pasar mengenai bagaimana hijab yang sesuai syariat itu melalui produk-produk kami
Kali ini Hijab Alila buka kesempatan buat kamu-kamu yang mau jadi distributor Hijab Alila nih~
Buat kamu yang tertarik dan memiliki semangat untuk menyebarkan syiar hijab syar'i bersama-sama dengan Hijab Alila, Yuk! Hubungi kami dengan cara berikut ini ya!
1. Kirim email ke daftardistributoralila@gmail.com dengan subject: DAFTAR DISTRIBUTOR HIJAB ALILA YOGYAKARTA, dengan format: Nama, No. Telp, domisili
2. Kami akan membalas email kamu sesegera mungkin
3. Kami akan menghubungi kamu kembali:)
4. Segala pertanyaan dan penjelasan lebih lengkap akan diberitahukan setelah poin 1-3 dilakukan yah:)
Ditunggu emailnya~
Assalamu'alaykum #Lovalila!
Saat ini distributor Hijab Alila sudah tersebar di dalam dan luar negeri. Seiring meningkatnya kesadaran muslimah akan kewajiban berhijab syar'i dan dukungan para distributor yang membantu kami mensyiarkan hijab yang sesuai syariat, sampai saat ini respon pembeli akan hijab syari semakin meluas
Besar harapan kami, bersama-sama kita bisa terus mengedukasi pasar mengenai bagaimana hijab yang sesuai syariat itu melalui produk-produk kami
Kali ini Hijab Alila buka kesempatan buat kamu-kamu yang mau jadi distributor Hijab Alila nih~
Buat kamu yang tertarik dan memiliki semangat untuk menyebarkan syiar hijab syar'i bersama-sama dengan Hijab Alila, Yuk! Hubungi kami dengan cara berikut ini ya!
1. Kirim email ke daftardistributoralila@gmail.com dengan subject: DAFTAR DISTRIBUTOR HIJAB ALILA YOGYAKARTA, dengan format: Nama, No. Telp, domisili
2. Kami akan membalas email kamu sesegera mungkin
3. Kami akan menghubungi kamu kembali:)
4. Segala pertanyaan dan penjelasan lebih lengkap akan diberitahukan setelah poin 1-3 dilakukan yah:)
Ditunggu emailnya~
Menegur mereka yang pacaran itu gapapa loh, reaksi mereka juga gak yang bakal langsung ngusir kita—sekalipun mereka orang asing
Bicara aja pelan-pelan, tanpa kata dan perlakuan yang kasar
Kamu dan mereka sama-sama punya hati maka bicaralah dengan hati, dengan hati-hati
Dalam hal apapun, tunjukkanlah akhlak baik kita bukan supaya kita dipandang manusia tapi supaya mereka mengenal dan semakin cinta dengan Islam yang sempurna
#CintaMasaKini
Bicara aja pelan-pelan, tanpa kata dan perlakuan yang kasar
Kamu dan mereka sama-sama punya hati maka bicaralah dengan hati, dengan hati-hati
Dalam hal apapun, tunjukkanlah akhlak baik kita bukan supaya kita dipandang manusia tapi supaya mereka mengenal dan semakin cinta dengan Islam yang sempurna
#CintaMasaKini
Takut yah ngingetin orang yang lagi pacaran atau yang masih pacaran kalau pacaran itu gak boleh? Sama. Evhie dan Dila juga gitu
Padahal, apa yang mau kita sampein itu kan sebuah kebenaran ya, tapi kita malah takut buat nyampeinnya:( ya Allah...
Alasannya pasti sama sih, gak enakan, takut teman yang kita ingetin itu sakit hati dan malah ngejauhin kita. Tapi kali ini Evhie dan Dila tetep mau ngelakuin itu! Ngingetin orang yang pacaran tentang gak bolehnya pacaran
Penasaran gak gimana sikap dan respon mereka ke kita saat kita ingetin saat itu juga? Langsung cek video fullnya di YouTube channel Hijab Alila: Challenge Dakwahin Orang Pacaran, atau langsung swipe up dari story kita!
Tenang aja, kita ngelakuin ini bukan untuk mempermalukan mereka, justru karna kita sayang sama mereka. Mereka kan saudara kita juga, apa iya kita akan diam aja ngeliat saudara kita berenang-renang di kubangan hal yang Allah gak suka? Ngga kan ya?
“Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR. Muslim)
Jadi, jangan takut ngingetin temenmu yang masih pacaran. Ingetin pelan-pelan, ngomong dari hati ke hati, jangan lupa bilang kalo kamu sayang sama dia for the sake of Allah
Ingatkan dengan hati-hati, jangan lupa pakai hati🤍
#CintaMasaKini
• wardrobe: @kataloghijabalila
Padahal, apa yang mau kita sampein itu kan sebuah kebenaran ya, tapi kita malah takut buat nyampeinnya:( ya Allah...
Alasannya pasti sama sih, gak enakan, takut teman yang kita ingetin itu sakit hati dan malah ngejauhin kita. Tapi kali ini Evhie dan Dila tetep mau ngelakuin itu! Ngingetin orang yang pacaran tentang gak bolehnya pacaran
Penasaran gak gimana sikap dan respon mereka ke kita saat kita ingetin saat itu juga? Langsung cek video fullnya di YouTube channel Hijab Alila: Challenge Dakwahin Orang Pacaran, atau langsung swipe up dari story kita!
Tenang aja, kita ngelakuin ini bukan untuk mempermalukan mereka, justru karna kita sayang sama mereka. Mereka kan saudara kita juga, apa iya kita akan diam aja ngeliat saudara kita berenang-renang di kubangan hal yang Allah gak suka? Ngga kan ya?
“Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR. Muslim)
Jadi, jangan takut ngingetin temenmu yang masih pacaran. Ingetin pelan-pelan, ngomong dari hati ke hati, jangan lupa bilang kalo kamu sayang sama dia for the sake of Allah
Ingatkan dengan hati-hati, jangan lupa pakai hati🤍
#CintaMasaKini
• wardrobe: @kataloghijabalila
Dear, sejatinya kita umat muslim memiliki tugas yaitu mengenal bulan-bulan yang Allah muliakan , salah satunya ialah bulan Rajab dari ke-empat bulan-bulan lainnya Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab
Bulan Rajab adalah bulan haram, ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)
Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna:
1. Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
2. Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At-Taubah ayat 36)
Dear, banyak hadits yang memerintahkan kita untuk banyak mengerjakan amal baik dibulan haram tapi tidak diniatkan khusus untuk bulan Rajab karena tidak ada amalan khusus untuk bulan Rajab
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, ”Adapun puasa Rajab secara khusus, maka seluruh haditsnya lemah, bahkan palsu, tidak ada seorang ahli ilmu pun yang berpegang dengannya, dan bukan pula termasuk kategori lemah yang boleh diriwayatkan dalam fadhail (keutamaan-keutamaan beramal), bahkan seluruhnya termasuk hadits palsu yang dusta.” [Majmu’ Al-Fatawa, 25/290]
Meskipun tidak ada amalan khusus yang harus kita laksanakan di bulan Rajab ini tapi kita tetap harus berlomba-lomba memperbanyak amalan di bulan Rajab ini. Selamat berlomba meraih pahala, semoga Allah izinkan kita bertemu dengan bulan Ramadhan yang mulia
#BulanRajab
Bulan Rajab adalah bulan haram, ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)
Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna:
1. Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
2. Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At-Taubah ayat 36)
Dear, banyak hadits yang memerintahkan kita untuk banyak mengerjakan amal baik dibulan haram tapi tidak diniatkan khusus untuk bulan Rajab karena tidak ada amalan khusus untuk bulan Rajab
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, ”Adapun puasa Rajab secara khusus, maka seluruh haditsnya lemah, bahkan palsu, tidak ada seorang ahli ilmu pun yang berpegang dengannya, dan bukan pula termasuk kategori lemah yang boleh diriwayatkan dalam fadhail (keutamaan-keutamaan beramal), bahkan seluruhnya termasuk hadits palsu yang dusta.” [Majmu’ Al-Fatawa, 25/290]
Meskipun tidak ada amalan khusus yang harus kita laksanakan di bulan Rajab ini tapi kita tetap harus berlomba-lomba memperbanyak amalan di bulan Rajab ini. Selamat berlomba meraih pahala, semoga Allah izinkan kita bertemu dengan bulan Ramadhan yang mulia
#BulanRajab