Aaron Blenda
4.96K subscribers
5 photos
1 file
62 links
Download Telegram
Lalu tiba di suatu titik, ia merasa apa yang dilakukannya itu adalah industri yang TIDAK stabil, ia akhirnya memilih untuk belajar Internet Marketing.

Ilmu yang bisa dibicarakan untuk JANGKA PANJANG.
Khususnya bisnis coaching karena menurutnya merupakan bisnis yang bagus dan berharap bisa meningkatkan LEVEL hidupnya.

Ia memutuskan mendaftar Passion Into Profit System karena butuh roadmap atau framework proven untuk menjalankan bisnis coaching-nya.
Karena jika hanya terus coba-coba, maka tidak ada yang mengarahkan, memberi pandangan, bertukar pikiran atau diskusi tentang apa yang dikerjakan.

Menurutnya, dengan ikut coaching, waktu bisa sangat dihemat, mengurangi trial-error, dan pastinya bisa lebih pede dalam menjalankan bisnis coaching-nya.
So, that’s why, sesuatu yang BESAR tidak serta-merta langsung terbentuk, pasti melewati proses yang panjang.

Mungkin Anda sedang ada di momen ingin meningkatkan bisnis Anda, maka Anda perlu mendengarkan cerita dari Coach Dee.
Tentang bagaimana dia menyelesaikan tantangannya dalam mendapatkan klien baru untuk bisnis, proses niche down, result yang sudah didapat, dan lain-lain.

Anda bisa mendengarkan obrolan saya dengan Coach Dee di podcast terbaru saya.
Experience gives you knowledge.

Tidak peduli apakah pengalaman Anda ‘buruk’, bahagia, sedih atau memalukan sekalipun …

… biasanya tetap ada something to learn.

Menariknya, pengalaman yang kita alami, juga bisa dijadikan pelajaran untuk orang lain.
That’s why, saya senang berbagi pengalaman untuk banyak orang, supaya yang sedang mengalami hal serupa bisa survive.

So, apa pelajaran yang bisa dipelajari selama saya membangun bisnis coaching dari NOL hingga milyaran sebulan:
#1 Anda butuh coach untuk menjadi seorang coach

Karena bagaimana caranya Anda bisa menjual jasa coaching jika Anda tidak pernah merasakan pengalaman di-coaching sebelumnya?

Bersama Coach, Anda akan tetap stick to your goals, diajari strategi, tips dan trik dalam menjual program coaching di online, dan dibantu grow.
#2 Anda harus niche

Meskipun niche saya itu adalah coach, saya menyadari jika saya harus coaching mereka tidak cuma soal membangun bisnis coaching melainkan SEMUANYA.

Karena coaching itu soal long-term untuk bisa mendapatkan hasil.

Artinya, selain berperan sebagai business coach, Anda juga menjadi life coach.
#3 Konten Bagus Membantu Penjualan

Agar bisa menjual, Anda harus membangun kredibilitas dan trust dulu dengan prospek Anda.

Sekitar 80% klien saya itu datangnya dari konten di Instagram saya.
Mereka mendapatkan value dari konten saya, kemudian bergabung dalam email list saya dan mendaftar masterclass yang saya adakan.

Konten yang bagus membangun trust dan kredibilitas.
So, sudah sebagus mana Anda membuat konten di akun Instagram Anda?

Cari tahu lebih detailnya tentang pelajaran-pelajaran selama saya berbisnis di video yang sudah saya buat.
“Punya banyak followers tidak menjamin bisa menjual produk.”

Salah satu ‘kesadaran’ yang didapat oleh Coachee saya, Willy Tan bersama partner-nya Vanessa (public speaker, co-founder Bravespeakers).

Dulu, dipikirnya, dengan modal followers yang lumayan, maka saat launching produk, semua akan mudah dan mulus.
Masih polos😂

Ternyata, setelah mempelajari salah satu materi di program Passion Into Profit System, yaitu tentang niche down …

… justru membuat mereka memutuskan untuk mengurangi followers yang sebenarnya sudah banyak.
Well, saya percaya bahwa followers, likes, dan comments itu hanya sebuah vanity metrics yang tidak perlu terlalu diagungkan.

Anda juga seharusnya fokus pada mengubah traffic / customer itu masuk ke dalam sales funnel.

Percuma tinggi traffic dan banyak followers kalau tidak berujung pada penjualan, bukan?
That’s why, Willy dan Vanessa tidak menyesali followers-nya berkurang.

Justru dengan melakukan niche down, mereka bisa menyaring customer yang memang benar-benar layak untuk menjadi coachee mereka.
So, bagaimana cara mereka menemukan peluang untuk membuat bisnisnya?

Bagaimana mengatur waktu dan prioritas?

Apa tantangan terbesar selama menjalankan bisnisnya dan bagaimana mengatasinya?

Dan, result apa yang sudah didapat dengan bergabung di Passion Into Profit System?