🏼💡📚 TUJUAN KITA ADALAH MENGIKUTI AL-HAQ (KEBENARAN)
#FawaidIlmiah
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"والاختلاف من طبيعة البشر، لكن الله جل وعلا أحالنا على الكتاب والسنة إذا اختلفنا ولا ندري أينا المصيب، نرجع إلى الكتاب والسنة، فما شهد له الكتاب والسنة بأنه حق أخذنا به، وما شهدا أنه غير حق تركناه؛ لأن هدفنا اتباع الحق، لا الانتصار للآراء، أو تعظيم الآباء والأجداد أو الشيوخ، ليس هذا شأن المسلمين."
📙 [شرح مسائل الجاهلية صـ ٣٨]
🏷️"Ikhtilaf (berbeda pendapat) itu merupakan tabiat manusia. Akan tetapi Allah telah mengarahkan kita (agar kembali) kepada Al-Kitab (al-Qur'an) dan As-Sunnah apabila kita berbeda pendapat dan kita tidak mengetahui siapa di antara kita yang benar.
Hendaknya kita kembali (merujuk) kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Mana yang dipersaksikan oleh Al-Quran dan as-Sunnah sebagai pihak yang benar, maka kita ambil. Adapun yang dipersaksikan tidak benar, maka kita tinggalkan.
Karena tujuan kita adalah mengikuti kebenaran. Bukan mau membela pendapat, atau mengagungkan ayah, nenek moyang, maupun para tokoh sesepuh. Yang demikian ini bukan sifat kaum muslimin."
📙 [ Syarh Masail al-Jahiliyah hlm. 38]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#FawaidIlmiah
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"والاختلاف من طبيعة البشر، لكن الله جل وعلا أحالنا على الكتاب والسنة إذا اختلفنا ولا ندري أينا المصيب، نرجع إلى الكتاب والسنة، فما شهد له الكتاب والسنة بأنه حق أخذنا به، وما شهدا أنه غير حق تركناه؛ لأن هدفنا اتباع الحق، لا الانتصار للآراء، أو تعظيم الآباء والأجداد أو الشيوخ، ليس هذا شأن المسلمين."
📙 [شرح مسائل الجاهلية صـ ٣٨]
🏷️"Ikhtilaf (berbeda pendapat) itu merupakan tabiat manusia. Akan tetapi Allah telah mengarahkan kita (agar kembali) kepada Al-Kitab (al-Qur'an) dan As-Sunnah apabila kita berbeda pendapat dan kita tidak mengetahui siapa di antara kita yang benar.
Hendaknya kita kembali (merujuk) kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Mana yang dipersaksikan oleh Al-Quran dan as-Sunnah sebagai pihak yang benar, maka kita ambil. Adapun yang dipersaksikan tidak benar, maka kita tinggalkan.
Karena tujuan kita adalah mengikuti kebenaran. Bukan mau membela pendapat, atau mengagungkan ayah, nenek moyang, maupun para tokoh sesepuh. Yang demikian ini bukan sifat kaum muslimin."
📙 [ Syarh Masail al-Jahiliyah hlm. 38]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
🌅🌴 يسر معهد منهاج الأثر أن يقدم لكم محاضرة علمية عبر الهاتف
🎙️ لفضيلة الشيخ صلاح كنتوش العدني حفظه الله تعالى
بعنوان :
💐 التعليق على جهود الإمام ربيع المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
🗓️ الجمعة، ١٢ جمادى الأولى ١٤٤٣ ه
الموافق ١٧ ديسمبر ٢٠٢١ م
⏰ الوقت :
🇮🇩 ٦:٠٠ مساء بتوقيت جاكرتا
🇸🇦 ٢:٠٠ ظهرا بتوقيت مكة
📡📻 البث المباشر عبر إذاعة : منهاج الأثر
minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar
https://minhajulatsar.com/mixlr
⛵ من معهد منهاج الأثر بمدينة جمبر - جاوى الشرقية - إندونيسيا
= بإذن الله تعالى =
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~
🎙️ لفضيلة الشيخ صلاح كنتوش العدني حفظه الله تعالى
بعنوان :
💐 التعليق على جهود الإمام ربيع المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
🗓️ الجمعة، ١٢ جمادى الأولى ١٤٤٣ ه
الموافق ١٧ ديسمبر ٢٠٢١ م
⏰ الوقت :
🇮🇩 ٦:٠٠ مساء بتوقيت جاكرتا
🇸🇦 ٢:٠٠ ظهرا بتوقيت مكة
📡📻 البث المباشر عبر إذاعة : منهاج الأثر
minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar
https://minhajulatsar.com/mixlr
⛵ من معهد منهاج الأثر بمدينة جمبر - جاوى الشرقية - إندونيسيا
= بإذن الله تعالى =
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
🌺 TELEKONFERENSI MUHADHARAH
☝️ Dengan senantiasa memohon pertolongan dan taufik Allah semata
🏠 Ikuti Muhadharah Ilmiah Telekonferensi bersama
🎙️ Asy-Syaikh Shalah Kantusy al-Adani hafizhahullah
✅ Dengan tema:
📝 Kesungguhan al-Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah dalam Menjaga Persatuan dan Mencegah Perpecahan
✅ Penerjemah:
al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
📆 Jumat, 12 Jumadal Ula 1443 H/17 Desember 2021 M
⏰ 18.00 WIB - selesai
🏠 Disiarkan dari Masjid Ali bin Abi Thalib Ma'had Minhajul Atsar Jember
biidznillah ta'ala
🖥️ Untuk mendengarkan, simak melalui:
https://minhajulatsar.com/radio1
https://minhajulatsar.com/mixlr
http://radiosalafy.com/atsar
☝️ Semoga Allah memberikan manfaat kepada salafiyyin melalui muhadharah ini. Amin ya Rabbal 'alamin.
✅ Barakallahufikum
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
☝️ Dengan senantiasa memohon pertolongan dan taufik Allah semata
🏠 Ikuti Muhadharah Ilmiah Telekonferensi bersama
🎙️ Asy-Syaikh Shalah Kantusy al-Adani hafizhahullah
✅ Dengan tema:
📝 Kesungguhan al-Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah dalam Menjaga Persatuan dan Mencegah Perpecahan
✅ Penerjemah:
al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
📆 Jumat, 12 Jumadal Ula 1443 H/17 Desember 2021 M
⏰ 18.00 WIB - selesai
🏠 Disiarkan dari Masjid Ali bin Abi Thalib Ma'had Minhajul Atsar Jember
biidznillah ta'ala
🖥️ Untuk mendengarkan, simak melalui:
https://minhajulatsar.com/radio1
https://minhajulatsar.com/mixlr
http://radiosalafy.com/atsar
☝️ Semoga Allah memberikan manfaat kepada salafiyyin melalui muhadharah ini. Amin ya Rabbal 'alamin.
✅ Barakallahufikum
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
👍2
Telekonferensi Muhadharah bersama Syaikh Shalah Kantusy al-Adani di Ma'had Minhajul Atsar Jember, InsyaAllah. Simak di http://minhajulatsar.com/radio1
🎙️ فضيلة الشيخ صلاح كنتوش العدني حفظه الله
التعليق على جهود الإمام ربيع بن هادي المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
📡 عبر إذاعة منهاج الأثر:
http://minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar
التعليق على جهود الإمام ربيع بن هادي المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
📡 عبر إذاعة منهاج الأثر:
http://minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar
🏙️ BOLEHKAH SEORANG WANITA TINGGAL DI LUAR KOTA TANPA MAHRAM?
#Fatwa #Fiqh
🎙️ Samahatu asy-Syaikh al-'Allamah Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah
Pertanyaan
(dari seorang wanita):
Saya ingin bertanya tentang seorang wanita yang bekerja dan tinggal di luar kota tanpa ada mahram yang menemaninya. Sebagaimana diketahui bahwa saya sekarang bekerja di Arab Saudi di sebuah tempat yang dihuni para wanita semua dan saya menempati bagian dalam cabang dari (kantor tempat saya) bekerja yang seluruh penghuninya para wanita juga, walhamdulillah__. Tidak ada di situ campur baur antara lelaki dan wanita, di situ juga tidak ada sesuatu yang mendatangkan kemurkaan Allah, baik pada pekerjaan itu sendiri atau pun yang berkaitan dengan tempat tinggalnya.
Sebenarnya saya sudah pernah mencoba untuk mendatangkan saudara laki-lakiku sebagai mahram syar'i, akan tetapi saya masih belum berhasil untuk mendatangkannya.
Maka bagaimana hukum syariat terkait kondisiku sekarang ini dan bagaimana pula hukum tinggalnya saya disini tanpa mahram.
Perlu diketahui pula:
Pertama, Bahwa saya sudah sering beristikharah kepada Allah Azza wa Jalla sebelum saya menuju tempat ini dan saya merasakan adanya banyak kemudahan dari Allah pada setiap langkah terkait dengan apa yang saya lakukan ini.
Kedua, bahwa situasi di negeri asalku, jika diperhatikan dari sisi campur baur antara laki-laki dengan wanita dan dari sisi kejelekan moral di tempat kerja maka tidak memungkinkan bagi seorang muslim yang berpegang teguh dengan agamanya untuk menetapi pekerjaannya sebagaimana yang telah saya sebutkan kepada Anda.
Maka saya berharap mendapatkan fatwa yang benar dan berikanlah saya pegangan sesuai dengan pandangan Anda (dalam permasalahan ini) semoga Allah berikan taufiq-Nya kepada Anda,
Wassalam.
📑 Jawaban:
Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufiq-Nya dan kondisi yang baik untuk kami dan engkau.
🌴 Adapun perkara yang engkau tanyakan, maka (jawabannya adalah:) tidak mengapa dengannya.
🥬 Seorang wanita menetap di luar kota tanpa mahram selama tidak ada mudharat padanya dan tidak hal yang memberatkan padanya, terlebih lagi jika tidak ada hal yang membahayakannya, yaitu jika dia berada di tengah para wanita atau di tempat yang terjaga dari para lelaki dalam perkara yang diperbolehkan oleh Allah, atau di bagian dalam khusus untuk para wanita saja, maka yang demikian ini semuanya adalah tidak mengapa padanya.
⛔ Hanyalah yang terlarang adalah safar (perjalanan luar kota), yaitu jangan engkau melakukan safar kecuali dengan mahram, jangan pula mendatangi (suatu daerah) kecuali dengan mahram.
⭕ Atas dasar ini, jika engkau tiba (di negeri ini) tanpa ditemani mahram, wajib atasmu untuk bertaubat kepada Allah, memohon ampunan-Nya dan tidak mengulangi lagi perbuatan seperti ini.
Apabila engkau hendak safar (bepergian ke luar kota), maka harus disertai oleh mahram, (jika tidak) maka bersabarlah sampai terwujud adanya mahram tersebut. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
«لا تسافر المرأة إلا مع ذي محرم»
"Janganlah seorang wanita safar melainkan harus disertai oleh mahramnya."
🌳 Sehingga, jika ada kemudahan mendapatkan mahram dari pihak sanak saudara, atau dengan melakukan pernikahan sehingga engkau menjadi memiliki suami, maka menikahlah. Sehingga suamimu tersebut menjadi mahram bagimu ketika engkau safar (bepergian ke luar kota), dan barang tentu semuanya berada di tangan Allah.
🌾 Sehingga sudah menjadi kewajiban bagimu ketika hendak melakukan safar untuk engkau berbuat semaksimal mungkin untuk mendapatkan mahram.
🌻 Adapun tinggalnya engkau sekarang (di negeri ini), di tengah para wanita untuk bekerja dengan pekerjaan yang mubah, maka yang demikian ini tidak mengapa padanya, walhamdulillah."
Sumber:
https://bit.ly/3E3ioyW
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#Fatwa #Fiqh
🎙️ Samahatu asy-Syaikh al-'Allamah Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah
Pertanyaan
(dari seorang wanita):
Saya ingin bertanya tentang seorang wanita yang bekerja dan tinggal di luar kota tanpa ada mahram yang menemaninya. Sebagaimana diketahui bahwa saya sekarang bekerja di Arab Saudi di sebuah tempat yang dihuni para wanita semua dan saya menempati bagian dalam cabang dari (kantor tempat saya) bekerja yang seluruh penghuninya para wanita juga, walhamdulillah__. Tidak ada di situ campur baur antara lelaki dan wanita, di situ juga tidak ada sesuatu yang mendatangkan kemurkaan Allah, baik pada pekerjaan itu sendiri atau pun yang berkaitan dengan tempat tinggalnya.
Sebenarnya saya sudah pernah mencoba untuk mendatangkan saudara laki-lakiku sebagai mahram syar'i, akan tetapi saya masih belum berhasil untuk mendatangkannya.
Maka bagaimana hukum syariat terkait kondisiku sekarang ini dan bagaimana pula hukum tinggalnya saya disini tanpa mahram.
Perlu diketahui pula:
Pertama, Bahwa saya sudah sering beristikharah kepada Allah Azza wa Jalla sebelum saya menuju tempat ini dan saya merasakan adanya banyak kemudahan dari Allah pada setiap langkah terkait dengan apa yang saya lakukan ini.
Kedua, bahwa situasi di negeri asalku, jika diperhatikan dari sisi campur baur antara laki-laki dengan wanita dan dari sisi kejelekan moral di tempat kerja maka tidak memungkinkan bagi seorang muslim yang berpegang teguh dengan agamanya untuk menetapi pekerjaannya sebagaimana yang telah saya sebutkan kepada Anda.
Maka saya berharap mendapatkan fatwa yang benar dan berikanlah saya pegangan sesuai dengan pandangan Anda (dalam permasalahan ini) semoga Allah berikan taufiq-Nya kepada Anda,
Wassalam.
📑 Jawaban:
Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufiq-Nya dan kondisi yang baik untuk kami dan engkau.
🌴 Adapun perkara yang engkau tanyakan, maka (jawabannya adalah:) tidak mengapa dengannya.
🥬 Seorang wanita menetap di luar kota tanpa mahram selama tidak ada mudharat padanya dan tidak hal yang memberatkan padanya, terlebih lagi jika tidak ada hal yang membahayakannya, yaitu jika dia berada di tengah para wanita atau di tempat yang terjaga dari para lelaki dalam perkara yang diperbolehkan oleh Allah, atau di bagian dalam khusus untuk para wanita saja, maka yang demikian ini semuanya adalah tidak mengapa padanya.
⛔ Hanyalah yang terlarang adalah safar (perjalanan luar kota), yaitu jangan engkau melakukan safar kecuali dengan mahram, jangan pula mendatangi (suatu daerah) kecuali dengan mahram.
⭕ Atas dasar ini, jika engkau tiba (di negeri ini) tanpa ditemani mahram, wajib atasmu untuk bertaubat kepada Allah, memohon ampunan-Nya dan tidak mengulangi lagi perbuatan seperti ini.
Apabila engkau hendak safar (bepergian ke luar kota), maka harus disertai oleh mahram, (jika tidak) maka bersabarlah sampai terwujud adanya mahram tersebut. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
«لا تسافر المرأة إلا مع ذي محرم»
"Janganlah seorang wanita safar melainkan harus disertai oleh mahramnya."
🌳 Sehingga, jika ada kemudahan mendapatkan mahram dari pihak sanak saudara, atau dengan melakukan pernikahan sehingga engkau menjadi memiliki suami, maka menikahlah. Sehingga suamimu tersebut menjadi mahram bagimu ketika engkau safar (bepergian ke luar kota), dan barang tentu semuanya berada di tangan Allah.
🌾 Sehingga sudah menjadi kewajiban bagimu ketika hendak melakukan safar untuk engkau berbuat semaksimal mungkin untuk mendapatkan mahram.
🌻 Adapun tinggalnya engkau sekarang (di negeri ini), di tengah para wanita untuk bekerja dengan pekerjaan yang mubah, maka yang demikian ini tidak mengapa padanya, walhamdulillah."
Sumber:
https://bit.ly/3E3ioyW
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
binbaz.org.sa
حكم عمل المرأة وإقامتها في غير بلدها دون محرم
الجواب: نسأل الله لنا ولك التوفيق وصلاح الحال، أما هذا الذي سألت فلا بأس به، إقامة المرأة
👍4
🔹محاضرة اليوم بإذن الله🔹
📚 التعليق على جهود الإمام ربيع بن هادي المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
🔹 لفضيلة الشيخ أبي محمد #صلاح_كنتوش العدني حفظه الله
🌗 الجمعة ١٢ جمادى الأولى ١٤٤٣ ه (الموافق ١٧ ديسمبر ٢٠٢١ م
🕘 الساعة:
🇮🇩 ٦:٠٠ مساء بتوقيت جاكرتا
🇾🇪 ٢:٠٠ ظهرا بتوقيت عدن
📡 عبر إذاعة منهاج الأثر
http://minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar
📚 التعليق على جهود الإمام ربيع بن هادي المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
🔹 لفضيلة الشيخ أبي محمد #صلاح_كنتوش العدني حفظه الله
🌗 الجمعة ١٢ جمادى الأولى ١٤٤٣ ه (الموافق ١٧ ديسمبر ٢٠٢١ م
🕘 الساعة:
🇮🇩 ٦:٠٠ مساء بتوقيت جاكرتا
🇾🇪 ٢:٠٠ ظهرا بتوقيت عدن
📡 عبر إذاعة منهاج الأثر
http://minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar