منتدى نشر الفـــــــوائد
7.57K subscribers
4.3K photos
257 videos
279 files
5.61K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::

🚇 PENGEMBAN AMANAH YANG NYARIS PUNAH


Ketika tauhid itu berakar kuat lagi sempurna dalam sanubari seorang hamba, maka Allah jadikan dia cinta kepada iman dan semua konsekuensinya.

Allah jadikan indah dalam pandangannya keimanan tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala tumbuhkan kebencian pada dirinya terhadap kekafiran dengan segala bentuknya, demikian pula berbagai kemaksiatan. Allah akan menjadikannya sebagai bagian dari orang-orang yang lurus (mendapat petunjuk).

Dengan kokohnya tauhid dalam diri seseorang, semakin besar pula sikap ta’zhim (pengagungan) nya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dia akan segera menjalankan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala, segera pula menjauhi larangan-Nya. Sehingga jangan tanya tentang hak yang harus ditunaikannya, atau kewajiban lain yang mesti dijalankannya. Semua itu tentu akan segera dan sempurna dia laksanakan.

Seorang hamba yang jujur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala tentu hanya mencari ridha Rabbnya semata, di manapun dia berada.

Dia tidak akan mengharapkan pujian, ketenaran, dan harta dunia lainnya. Dia hanya mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kejujuran iman dan tauhid seorang manusia akan mendorongnya untuk menyampaikan amanah kepada yang berhak. Hal ini sebagai bentuk ketaatan dan ta’zhim-nya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا۟ ٱلْأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهْلِهَا 

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (An-Nisa`: 58)

Ayat ini umum, berlaku untuk para pemegang tampuk kekuasaan atau wewenang, maupun orang biasa, dalam semua hal [2].

Ketika hati dipenuhi rasa ta’zhim (pengagungan) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, pemiliknya tentu bersegera menunaikan hak yang ditanggungnya dan berusaha sungguh-sungguh memenuhinya.

(Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Harits hafizhahullah)




______
[2] Secara ringkas, dari Tafsir Al-Qurthubi.

Dikutip dari : https://asysyariah.com/kisah-sebatang-kayu-amanah-yang-nyaris-punah/

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 HILANGNYA SIKAP AMANAH & SEMAKIN SULIT UNTUK DITEMUKAN

🔬 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Mukhtar bin Rifa'i hafizhahullah

◙ Durasi 0:04:44
◙ Ukuran file 1,1 MB
◙ Link: http://bit.ly/2wvwVqk

أَوَّلُ مَا تَفْقِدُونَ مِنْ دِينِكُمُ الْأَمَانَةُ 

“.... yang pertama akan hilang dari agama kalian adalah sifat amanah.." (hadits)

••••
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 MENGAKUI KESALAHAN DAN RUJUK KEPADA AL-HAQ ADALAH KEMULIAAN

Ibnu Katsir rahimahullah berkata:

Abdullah bin Al-Hasan rahimahullah pernah ditanya tentang satu permasalahan. Lalu beliau keliru dalam jawabannya. Maka ada seorang yang berkata kepadanya: "Hukum yang benar itu begini dan begini."

Lalu beliau terdiam sesaat, kemudian berkata :

إذاً أرجع وأنا صاغر؛ لأن أكون ذنباً في الحق أحب إلىَّ من أن أكون رأساً في الباطل


"Kalau begitu saya rujuk dari kesalahanku, dan aku ini orang kecil. Sungguh aku menjadi ekor dalam kebenaran itu lebih aku sukai daripada aku menjadi kepala dalam kebatilan."

📝 Al-Bidayah wa An-Nihayah 10/217 | @ahlussunnahposo

◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 RUJUK DARI KESALAHAN ADALAH KEMULIAAN, TERUS MENERUS DIATAS KESALAHAN ADALAH KEHINAAN

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah

فلا تظن أنّك إذا رجعت عن قولك إلى الصّواب أنّ ذلك يضع منزلتك عند النّاس ، بل هذا يرفع منزلتك ، ويعرف النّاس أنّك لا تتبع إلّا الحق ، أمّا الذي يعاند ويبقى على ما هو عليه ويَرُد الحق ، فهذا متكبّر

"Jangan seseorang mengira ketika dia ruju' kepada alhaq, yang demikian itu akan menjatuhkan kedudukannya justru yang demikian itu akan semakin menaikkan derajatnya.

Manusia tahu bahwasanya dia tidak mengikuti kecuali kebenaran (alhaq).

Adapun seseorang yang keras kepala, terus menerus diatas kesalahan dan menolak alhaq yang sampai kepadanya, maka dia adalah orang yang sombong, wal 'iyadzu billah".

📚 Syarah Kitab Al-Kabair 138 | @FawaidSolo


••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 KEMBALI KEPADA KEBENARAN BUKANLAH AIB

Berkata Asy-Syaikh Al-'Allaamah Robi' bin Hadiy Al-Madkholiy hafizhahullah:

”... لو كان عندي خطأ ما خجلت ولا ترددت عن إعلان الرجوع عنه وأعوذ بالله من الإستكبار والعناد“.

"Sekiranya aku memiliki kesalahan, maka aku tidaklah mau menyibukkan diri dan ragu untuk mengumumkan rujuk (kembali kepada kebenaran) darinya, dan aku berlindung kepada Allah dari rasa sombong dan keras kepala".

📚 [Al-Majmuu' Al-Waadhih halaman 391] @qalam_salfi
📒arsip @faedahislamiyahslogohimo

◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 RUJUK DARI KESALAHAN MERUPAKAN INDIKASI BAIKNYA NIAT

Berkata Asy-Syaikh Al-'Allamah 'Ubaid Al-Jabiri hafizhahullah:

«فالخطأ خطأ وإن صلحت نيّة صاحبه، بل علامة صلاح النيّة الرجوع عن الخطأ».

"Kesalahan tetap menjadi kesalahan meskipun niat pelakunya adalah baik. Bahkan merupakan tanda baiknya niat adalah rujuk dari kesalahan."

📚 Tanbih Dzawi Al-'Uqul As-Salimah/33 | @salafyatam

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 DIDIKLAH DIRI KALIAN UNTUK BERSIKAP TAWADHU’, JUJUR, DAN MENERIMA KEBENARAN

✍🏻 Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah


"Janganlah sekali-kali kalian memiliki sifat keras kepala, hati-hatilah dari sifat ini, baarakallahu fiikum.

Demi Allah, Rasul alaihis shalatu wassalam dahulu beliau suka menerima musyawarah dengan para shahabat beliau. Beliau alaihis shalatu wassalam menerima pendapat-pendapat Umar yang bersumber dari Al-Qur’an dengan sangat mudah. Demikian Umar juga suka bermusyawarah dan suka mengumpulkan para shahabat yang ikut Perang Badr untuk diajak musyawarah.

Dan jika dia terjatuh pada sebuah kesalahan, maka dia segera rujuk dengan sangat mudah. Ini merupakan jalan orang-orang yang beriman yang jujur.

Jadi seorang mukmin memiliki sifat yang mudah dan lembut sikapnya. Yaitu pada dirinya tidak terdapat sikap sombong, tidak takabbur, dan tidak merasa tinggi.

Dia menerima kebenaran dari orang yang jauh maupun yang dekat, dari orang yang tua maupun yang muda. Jadi ini adalah jalan Islam yang benar.

Jika seseorang terjatuh pada kesesatan, namun dia tidak mau rujuk, justru dia berusaha merubah-rubah dan mengganti-ganti kesalahannya (agar nampak benar –pent) dan dia mempermainkan akal manusia, maka sikap semacam ini merupakan hawa nafsu yang kronis (sangat parah –pent).

Maka berhati-hatilah ya ikhwan (wahai saudara-saudaraku –pent). Didiklah diri kalian untuk bersikap tawadhu’ dan jujur serta menerima kebenaran.

Semua anak keturunan Adam banyak melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang-orang yang banyak melakukan kesalahan adalah yang banyak bertaubat.

Siapa diantara kita yang terjatuh pada kesalahan, lalu dia diingatkan oleh saudaranya ataupun oleh musuhnya, maka hendaklah dia segera kembali kepada kebenaran.

Saya memohon kepada Allah agar memberikan taufik kepada kami dan kalian".

@forumsalafy

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 ORANG YANG IKHLAS MENYAMBUT NASEHAT DENGAN SENANG DAN TIDAK TAKUT KRITIKAN

Ibnul Wazir rahimahullah berkata:

والقاصد لوجه الله لا يخاف أن يُنقد عليه خَلَلٌ في كلامه، ولا يَهاب أن يُدَلَّ على بطلان قوله، بل يحب الحق من حيث أتاه، ويقبل الهدى ممَّن أهداه.
بل المخاشنة بالحق والنصيحة أحبُّ إليه مِن المُداهنة على الأقوال القبيحة، وصديقك مَن أَصْدَقَكَ لا من صدّقَك.
وفي نوابغ الكلم وبدائع الحِكم: (عليك بمَن يُنذر الإبسال والإبلاس، وإيّاك ومَن يقول: لا بأس ولا تأس)

"Orang yang ikhlash semata-mata mengharapkan wajah Allah, dia tidak takut dikritik kesalahan pada ucapannya, dan tidak khawatir ditunjukkan kebathilan ucapannya.

Bahkan dia selalu mencintai kebenaran dari manapun datangnya dan menerima petunjuk dari siapapun yang menghadiahkan kepadanya.

Bahkan sikap keras yang dilandasi kebenaran dan nasehat lebih dia cintai dibandingkan sikap basa-basi demi mempertahankan ucapan-ucapan yang buruk.

Dan temanmu yang sebenarnya adalah yang bersikap jujur kepadamu, bukan yang selalu membenarkan ucapanmu. Dan disebutkan pada sebuah ucapan hikmah:

عَلَيْكَ بِمَنْ يُنذِر الإبْسَالَ وَالإِبْلاَسَ وَإِيَّاكَ وَمَنْ يَقُوْلُ:لَا بَاسْ ولَا تَاسْ

"Hendaknya engkau bersama orang yang suka mengingatkan agar tidak terjerumus kepada kebinasaan dan menyesal lagi putus asa, jangan bersama orang yang suka mengatakan "Tidak apa-apa dan jangan bersedih!"

📚 Al-Awashim wal Qawashim, karya Ibnul Wazir, jilid 1 hal. 224.| Saluran Telegram "Rudud Manhajiyyah" | @ForumSalafy

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 SEMUA RIZKI SUDAH ADA JATAHNYA


📝 Allah Ta'ala berfirman,

{أَهُمۡ يَقۡسِمُونَ رَحۡمَتَ رَبِّكَۚ نَحۡنُ قَسَمۡنَا بَيۡنَهُم مَّعِيشَتَهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۚ}

"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Rabbmu? Kami lah yang menentukan pembagian jatah penghasilan mereka di dunia ini." (Qs. az Zukhruf: 32)


Al Imam Qatadah menafsirkan ayat tersebut,

فتلقاه ضعيف الحيلة, عي اللسان, وهو مبسوط له في الرزق. وتلقاه شديد الحيلة, سليط اللسان, وهو مقتور عليه

◻️ Kamu bisa mendapati seorang yang kurang mahir (mencari dunia), tidak lihai lisannya (mengolah kata), namun diberikan kelapangan rejeki.

◻️ Sebaliknya kamu dapati seseorang yang sangat mahir, lisannya begitu lihai sekali, tetapi rejekinya sangat sempit.


قال الله جلّ ثناؤه: ( نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ) كما قسم بينهم صورهم وأخلاقهم تبارك ربنا وتعالى

Karena itu Allah berfirman; 'Kami lah yang menentukan pembagian jatah penghasilan mereka di dunia ini'. Sebagaimana Allah pula yang menentukan pembagian bentuk rupa dan budi pekerti di antara mereka.


🌎 Sumber: Tafsir ath Thabari surat az Zukhruf ayat 32 | Diterjemahkan oleh al-Ustadz Abdul Wahid at-Tamimi hafizhahullah | @warisansalaf

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 PENYAKIT ITU BERNAMA HASAD

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullohu ta'ala:

"الحسد مرض من أمراض النفس وهو مرض غالب فلا يخلص منه إلا قليل من الناس ولهذا يقال ما خلا جسد من حسد لكن اللئيم يبديه والكريم يخفيه"

❝ Hasad adalah salah satu penyakit dari penyakit-penyakit jiwa, hasad banyak menimpa pada manusia, tidak ada yang bisa membersihkan diri dari penyakit ini kecuali sedikit sekali dari kalangan manusia.

Oleh sebab itu dikatakan tidak ada jasad yang kosong dari penyakit hasad ini akan tetapi orang yang bakhil akan menampakkannya sedangkan orang dermawan akan menutupinya. ❞

📚 Majmu' Al-Fatawa (10/125).
@roaea_alshikan_T_Q | @Forum_ilmiyahKarangAnyar

◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 DIANTARA CIRI-CIRI HASAD

🎙Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah :

واعلم أن للحسد علامات منها أن الحاسد يحب دائما أن يخفي فضائل غيره

"Dan ketahuilah bahwa hasad memiliki tanda-tanda, diantaranya adalah seseorang selalu senang untuk menyembunyikan keutamaan yang dimiliki orang lain".

Sumber: Syarh Riyadhus Shalihin jilid II hal 54 | Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar غفر الرحمن له | @alfudhail

◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 SIFAT MANUSIA YANG HASAD DAN MENEBAR PERMUSUHAN

Berkata Ibnul Arabi al-Maliki rahimahullah:

... والناس إذا لم يجدوا عيبًا لأحد ، وغلبهم الحسد عليه ، وعداوتهم له ، أحدثوا له عيوبًا ...

"Manusia jika tidak mendapatkan satu aib pada orang lain (saudaranya), dan mereka telah dikuasai oleh rasa hasad serta permusuhan kepada orang tadi, maka mereka akan membuat-buat aib-aib (palsu) baginya."

📚 Al-Awashim minal Qawashim, 2/469

📑 WA Ashhaabus Sunnah |@hikmahsalafiyyah

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 JANGAN MUDAH TERTIPU DENGAN MEREKA YANG PANDAI BERSILAT LIDAH

🎙 Asy- Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

ﻛﻢ ﻣﻦ ﺇﻧﺴﺎﻥ ﻃﻠﻴﻖ ﺍﻟﻠﺴﺎﻥ ﻓﺼﻴﺢ ﺍﻟﺒﻴﺎﻥ ﺇﺫﺍ ﺭﺃﻳﺘﻪ ﻳﻌﺠﺒﻚﺟﺴﻤﻪ ﻭﺇﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﺗﺴﻤﻊ ﻟﻘﻮﻟﻪ ﻭﻟﻜﻨﻪ ﻻ ﺧﻴﺮ ﻓﻴﻪ

"Sungguh betapa banyak manusia yang pandai bersilat lidah dan fasih dalam bertutur kata.. Apabila engkau melihat fisiknya engkau pun merasa kagum dan jika dia berbicara engkau akan mendengarkannya, Namun ternyata tidak ada kebaikan sama sekali pada dirinya."

📝 Syarh Riyadhis Shalihin 6/138 | @KajianIslamTemanggung

◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 MEWASPADAI ORANG YANG PANDAI BERSILAT LIDAH UNTUK MENIPU UMAT ISLAM

✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

الذين يزينون للناس بأساليب القول سواء في العقيدة أو في السلوك، أو في المنهج يجب الحذر منهم.

"Orang-orang yang menjadikan manusia memandang baik sebuah keburukan dengan bersilat lidah, sama saja dalam masalah aqidah, akhlaq, maupun manhaj, maka wajib mewaspadai bahaya mereka."

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 2 hlm. 21
| @ForumSalafy

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
.:
JAUHI SIFAT HASAD, IRI DAN DENGKI DALAM MASALAH HARTA BENDA DUNIA DAN BISA MENGAJARKAN ILMU AGAMA

🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf -hafizhahullah-

🗓 Tausiyah hari Selasa, 05 Rabi'ul Awwal 1440 H / 13 Nopember 2018 M di Masjid Ma'had Daarul Atsar Tasikmalaya

◙ Durasi 0:07:49
◙ Ukuran file 1,8 MB
◙ Link: https://bit.ly/2Mi8GR5

•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
🚇 WASPADAI TANDA ORANG YANG HASAD (IRI/DENGKI)

✍🏻 Wahb bin Munabbih rahimahullah mengatakan,

للحاسد ثلاث علامات:
• يغتاب إذا غاب المحسود،
• يتملق إذا شهد،
• ويشمت بالمصيبة.

“Orang yang hasad memiliki tiga tanda:

1⃣ Melakukan ghibah saat (orang yang dihasadi) tidak berada di hadapannya,

2⃣ Memuji (orang yang dihasadi) saat berada di hadapannya,

3⃣ Merasa gembira dengan musibah (yang MENIMPA orang yang dihasadi).”

📨 Hilyatul Auliya 4/47 | @ForumSalafy

◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 TIDAK ADA YANG SELAMAT DARI GANGGUAN MANUSIA

Berkata al-Auza'i kepada seorang lelaki:

أريد بيتا بجوار أناس لا يغتابون ولا يحسدون،ولا يبغضون فأخذني إلى المقبرة وقال: هنا.

"Aku ingin sebuah rumah yang letaknya di samping orang-orang yang tidak ghibah, tidak hasad, tidak membenci, maka orang itu pun mengajakku ke PEKUBURAN, dan berkata: "Disinilah (tempatnya)."

📚 Jami'ul Ulum wal Hikam, 2/182 |
@hikmahsalafiyyah

◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 JAUHI SIFAT DENGKI

Abu Hatim ar Raziy rahimahullah mengatakan,

"Seorang yang hasad (pendengki) tidak akan mereda ruhnya dan santai badannya kecuali saat melihat HILANGNYA kenikmatan dari saudaranya (yang dia dengki)."

📖 Raudlatul' Uqala hlm. 133 | Faidah Al-Ustadz Zuhair Syarief hafizhahullah | @SalafyBaturaja

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 TIDAK ADA HAL YANG MEMBUAT SENANG ORANG YANG HASAD KECUALI JIKA NIKMAT ITU HILANG

Diriwayatkan bahwa Sahabat Nabi Muawiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu'anhu berkata:

كُلُّ النَّاسِ أَسْتَطِيعُ أَنْ أُرْضِيَهُ إِلَّا حَاسِدَ نِعْمَةٍ ; فَإِنَّهُ لَا يُرْضِيَهُ إِلَّا زَوَالُهَا

"Setiap orang bisa aku buat senang kecuali orang yang hasad (iri; dengki) terhadap nikmat (yang ada pada diriku, pent). Karena orang hasad tersebut tidak akan senang kecuali jika nikmat itu sirna (lenyap)."

📚 al-Bidaayah wan Nihaayah karya Ibnu Katsir (11/447) | WA al I'tishom | @SalafyBaturaja

◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 DUA PENYAKIT JIWA YANG MEMBINASAKAN ORANG-ORANG DAHULU DAN BELAKANGAN

✍🏼 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

‏والكبر والحسد هما داءان أهلكا الأولين والآخرين، وهما أعظم الذنوب التي بها عصي الله أولا، فإن إبليس استكبر وحسد آدم.

"Sombong dan dengki (hasad) merupakan dua penyakit yang telah membinasakan orang-orang terdahulu dan yang kemudian, dan keduanya merupakan dosa terbesar yang Allah pertama kali didurhakai dengannya, karena Iblis menyombongkan diri dan dengki terhadap Adam."

📚 Jami'ur Rasail, jilid 1 hlm. 233 | https://twitter. com/ibn_taymiia/status/765954097178669056 | @ForumSalafy

◽️◽️◽️◽️◽️◽️

🚇 LIMA HUKUMAN BAGI ORANG YANG HASAD

Al Faqiih Abu Laits As Samarqandi rahimahullah berkata,

يصل إلى الحاسد خمس عقوبات قبل أن يصل حسده إلى المحسود:
أولاها: غم لا ينقطع.
الثانية: مصيبة لا يؤجر عليها.
الثالثة: مذمة لا يحمد عليها.
الرابعة: سخط الرب.
الخامسة: يغلق عنه باب التوفيق.

"5 hukuman akan menimpa orang yang hasad sebelum hasadnya sampai pada orang yang dihasadi,

(1) Kesedihan yang terus-menerus.
(2) Musibah yang tidak bernilai pahala.
(3) Celaan yang tidak ada pujian atasnya.
(4) Kemurkaan ALLAH Ta'ala.
(5) Akan ditutup darinya pintu taufiq."

Al Mustathrof hal.221 | @KajianIslamTemanggung

#iri #hasad #dengki

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️