::
🚇 JANGAN HASAD TERHADAP ORANG LAIN!
✍🏻 Muhammad bin Sirin rahimahullah mengatakan,
ما حسدت أحدا على شيء من الدنيا، لأنه إن كان من أهل الجنة فكيف أحسده على شيء من الدنيا، وهو يصير إلى الجنة؟ وان كان من أهل النار فكيف أحسده على شيء من الدنيا، وهو يصير إلى النار
"Aku tidak pernah hasad terhadap seseorang dalam urusan dunia sama sekali.
Sebab, apabila dia termasuk penduduk surga, bagaimana mungkin aku hasad terhadapnya dalam urusan dunia sedangkan dia akan menuju ke surga?
Adapun jika dia termasuk penduduk neraka, bagaimana mungkin aku hasad terhadapnya dalam urusan dunia, sedangkan dia akan menuju ke neraka?"
📚 Raudhatul 'Uqala wa Nuzhatul Fudhala hlm. 149 | @forumsalafy
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 HAKEKAT HASAD YANG MENJANGKITI KEBANYAKAN MANUSIA
Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah:
Sabda Nabi ﷺ:
«لاَ تَحَاسَدُوْا» أي لا يحسد بعضکم بعضا.
"JANGANLAH KALIAN HASAD" Yakni janganlah sebagian kalian berlaku hasad kepada sebagian yang lain.
Apa itu Hasad?
Berkata sebagian ulama:
الحسد هو: تمني زوال نعمة الله عز وجل عل الغير، سواء كانت النعمة مالا أو جاها أو علما أو غير ذلك.
"Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat Allah 'azza wa jalla atas orang lain. Baik nikmat tersebut berupa harta, kedudukan, ilmu atau yang selainnya".
Dan berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah:
الحسد هو: كراهة ما أنعم الله به على الغير وإن لم يتمن الزوال.
"Hasad adalah seorang membenci dari apa-apa yang Allah anugerahkan pada orang lain, sekalipun orang tersebut tidak berangan-angan hilangnya nikmat."
Termasuk perkara yang diketahui, bahwa seorang yang senantiasa benci maka iapun akan berangan-angan hilangnya nikmat.
Akan tetapi ucapan Syaikhul Islam lebih dalam lagi, yaitu semata-mata engkau membenci kepada seseorang tatkala Allah berikan nikmat kepadanya, maka engkau seorang yang HASAD."
📚Syarah Al Arba'in An Nawawiyyah (hal. 368), cet. Daar At Tsuroya | @ForumSalafyPurbalingga
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 JANGAN HASAD TERHADAP ORANG LAIN!
✍🏻 Muhammad bin Sirin rahimahullah mengatakan,
ما حسدت أحدا على شيء من الدنيا، لأنه إن كان من أهل الجنة فكيف أحسده على شيء من الدنيا، وهو يصير إلى الجنة؟ وان كان من أهل النار فكيف أحسده على شيء من الدنيا، وهو يصير إلى النار
"Aku tidak pernah hasad terhadap seseorang dalam urusan dunia sama sekali.
Sebab, apabila dia termasuk penduduk surga, bagaimana mungkin aku hasad terhadapnya dalam urusan dunia sedangkan dia akan menuju ke surga?
Adapun jika dia termasuk penduduk neraka, bagaimana mungkin aku hasad terhadapnya dalam urusan dunia, sedangkan dia akan menuju ke neraka?"
📚 Raudhatul 'Uqala wa Nuzhatul Fudhala hlm. 149 | @forumsalafy
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 HAKEKAT HASAD YANG MENJANGKITI KEBANYAKAN MANUSIA
Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah:
Sabda Nabi ﷺ:
«لاَ تَحَاسَدُوْا» أي لا يحسد بعضکم بعضا.
"JANGANLAH KALIAN HASAD" Yakni janganlah sebagian kalian berlaku hasad kepada sebagian yang lain.
Apa itu Hasad?
Berkata sebagian ulama:
الحسد هو: تمني زوال نعمة الله عز وجل عل الغير، سواء كانت النعمة مالا أو جاها أو علما أو غير ذلك.
"Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat Allah 'azza wa jalla atas orang lain. Baik nikmat tersebut berupa harta, kedudukan, ilmu atau yang selainnya".
Dan berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah:
الحسد هو: كراهة ما أنعم الله به على الغير وإن لم يتمن الزوال.
"Hasad adalah seorang membenci dari apa-apa yang Allah anugerahkan pada orang lain, sekalipun orang tersebut tidak berangan-angan hilangnya nikmat."
Termasuk perkara yang diketahui, bahwa seorang yang senantiasa benci maka iapun akan berangan-angan hilangnya nikmat.
Akan tetapi ucapan Syaikhul Islam lebih dalam lagi, yaitu semata-mata engkau membenci kepada seseorang tatkala Allah berikan nikmat kepadanya, maka engkau seorang yang HASAD."
📚Syarah Al Arba'in An Nawawiyyah (hal. 368), cet. Daar At Tsuroya | @ForumSalafyPurbalingga
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 SIFAT TAWADHU' ( RENDAH HATI ) DAN PEMAAF ADALAH PENYEBAB MASUK SURGA DAN SELAMAT DARI NERAKA
🎙Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Aziz Ibnu Baz rahimahullah
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa neraka haram bagi setiap orang yang dekat (dengan kaum mukminin), tenang, dan mudah (lembut akhlak dan sifatnya).”
Yakni sifat tawadhu' dan pemaaf adalah termasuk dari penyebab masuk ke dalam surga dan selamat dari neraka.
Maka dalam hal ini terdapat anjuran untuk bersifat mudah, lembut, pemaaf dan tidak kasar. Maka seorang mukmin adalah mudah, lembut dan dekat, tidak keras dan kasar dengan saudaranya. Waffaqallah Al-Jami'.
Dikutip dari:
https://bit.ly/2AC8p92
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 ALLAH AKAN MENGANGKAT DERAJAT ORANG YANG TAWADHU (RENDAH HATI) KARENA ALLAH
Rasulullah ﷺ bersabda:
وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ
"Tidaklah seorangpun yang tawadhu' (rendah hati) karena Allah melainkan Allah angkat derajatnya." (HR. Muslim)
🎙 Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Tawadhu karena Allah ada dua makna:
1⃣ Tawadhu terhadap agama Allah, tidak merasa tinggi terhadap agama Allah, tidak sombong darinya dan dari menunaikan hukum-hukumnya.
2⃣ Tawadhu terhadap hamba-hamba Allah karena Allah, bukan karena takut terhadap mereka dan bukan karena mengharapkan apa yang ada disisi mereka, namun karena Allah azza wajalla.
Dan kedua makna tersebut adalah benar, Allah azza wa jalla angkat derajatnya didunia dan diakhirat, Ini adalah perkara yang terbukti.
Bahwa seseorang yang tawadhu' dia menjadi tinggi derajat dan sebutannya di sisi manusia, dia dicintai oleh manusia. Lihatlah tawadhu' Rasulullah ﷺ, beliau ﷺ adalah semulia-mulia makhluk ﷺ,
Pada suatu ketika ada seorang budak perempuan dari penduduk Madinah datang menemuinya ﷺ, memegang tangannya dan pergi dengannya menuju tempat yang diinginkannya, agar Rasulullah ﷺ menolongnya dalam kebutuhannya. Ini adalah makhluk yang paling mulia, Rasulullah ﷺ tidak berkata kepadanya:
"Kemana engkau bawa aku"?
Atau mengatakan:
"Pergilah kepada selainku"!
Bahkan beliau ﷺ pergi bersamanya dan membantu menunaikan kebutuhannya, bersamaan dengan ini tidaklah Allah menambahkan padanya ﷺ melainkan kemuliaan dan ketinggian semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada beliau.
Dikutip dari:
https://bit.ly/3cpEdeh
Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu 'Umar غفرالرحمن له @alfudhail
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 SIFAT TAWADHU' ( RENDAH HATI ) DAN PEMAAF ADALAH PENYEBAB MASUK SURGA DAN SELAMAT DARI NERAKA
🎙Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Aziz Ibnu Baz rahimahullah
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa neraka haram bagi setiap orang yang dekat (dengan kaum mukminin), tenang, dan mudah (lembut akhlak dan sifatnya).”
Yakni sifat tawadhu' dan pemaaf adalah termasuk dari penyebab masuk ke dalam surga dan selamat dari neraka.
Maka dalam hal ini terdapat anjuran untuk bersifat mudah, lembut, pemaaf dan tidak kasar. Maka seorang mukmin adalah mudah, lembut dan dekat, tidak keras dan kasar dengan saudaranya. Waffaqallah Al-Jami'.
Dikutip dari:
https://bit.ly/2AC8p92
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 ALLAH AKAN MENGANGKAT DERAJAT ORANG YANG TAWADHU (RENDAH HATI) KARENA ALLAH
Rasulullah ﷺ bersabda:
وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ
"Tidaklah seorangpun yang tawadhu' (rendah hati) karena Allah melainkan Allah angkat derajatnya." (HR. Muslim)
🎙 Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Tawadhu karena Allah ada dua makna:
1⃣ Tawadhu terhadap agama Allah, tidak merasa tinggi terhadap agama Allah, tidak sombong darinya dan dari menunaikan hukum-hukumnya.
2⃣ Tawadhu terhadap hamba-hamba Allah karena Allah, bukan karena takut terhadap mereka dan bukan karena mengharapkan apa yang ada disisi mereka, namun karena Allah azza wajalla.
Dan kedua makna tersebut adalah benar, Allah azza wa jalla angkat derajatnya didunia dan diakhirat, Ini adalah perkara yang terbukti.
Bahwa seseorang yang tawadhu' dia menjadi tinggi derajat dan sebutannya di sisi manusia, dia dicintai oleh manusia. Lihatlah tawadhu' Rasulullah ﷺ, beliau ﷺ adalah semulia-mulia makhluk ﷺ,
Pada suatu ketika ada seorang budak perempuan dari penduduk Madinah datang menemuinya ﷺ, memegang tangannya dan pergi dengannya menuju tempat yang diinginkannya, agar Rasulullah ﷺ menolongnya dalam kebutuhannya. Ini adalah makhluk yang paling mulia, Rasulullah ﷺ tidak berkata kepadanya:
"Kemana engkau bawa aku"?
Atau mengatakan:
"Pergilah kepada selainku"!
Bahkan beliau ﷺ pergi bersamanya dan membantu menunaikan kebutuhannya, bersamaan dengan ini tidaklah Allah menambahkan padanya ﷺ melainkan kemuliaan dan ketinggian semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada beliau.
Dikutip dari:
https://bit.ly/3cpEdeh
Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu 'Umar غفرالرحمن له @alfudhail
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
binbaz.org.sa
24 من حديث (سئل رسول الله ﷺ عن أكثر ما يدخل الناس الجنة؟..)
7/626- وعن أبي هُريرة قَالَ: سُئِلَ رسولُ اللَّه ﷺ عَنْ أَكثرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الجَنَّةَ،
::
🚇 BIMBINGAN TENTANG PANDUAN PENYELENGGARAAN IBADAH DI MASJID
Al-Ustadz Qomar Su'aidi, Lc hafizhahullah
[Pertanyaan]
Bismillah, mohon bimbingannya ustadz terkait terbitnya Surat Edaran Menteri Agama RI No 15 Th 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah, apakah kami bisa kembali melakukan aktivitas Sholat berjamaah dan Sholat Jumat di masjid? Jazakumullohukhoiron wa barokallohufikum.
[Jawaban]
Bismillah,
PERTAMA, tentunya pemerintah kita -semoga selalu mendapat taufiq dari ALLAH ta'ala- menerbitkan surat edaran tersebut setelah mempertimbangkan banyak hal dan demi tercapainya maslahat dari beberapa sisi.
KEDUA, bahwa surat itu adalah pemberian ijin untuk mengaktifkan kembali masjid terutama untuk sholat jamaah, bagi umat muslim. Setelah sebelumnya ada anjuran untuk sholat di rumah. Ketetapan tersebut dikeluarkan dengan syarat yang berlaku.
KETIGA, kalau yang ditanyakan bisakah kita kembali berjamaah di masjid?
Jawabannya, bisa dalam arti boleh, ketika kita bisa memenuhi syarat-syarat yang berlaku. Kalau tidak, berarti belum bisa. Maka pelajari dulu syarat-syarat tersebut. Ini kesimpulan global dari saya pribadi.
Dan bagi yang ingin tetap sholat di rumah, Karena kekhawatiran terkena penyakit atau menjadi sebab tertularkannya penyakit, maka tetap boleh sholat di rumah, insyaallah pahala tetap sempurna. Bahkan mungkin dalam kondisi tertentu, ini lebih diutamakan. Maka silahkan perhatikan maslahat dan mafsadat dengan cermat. Wallahu a'lam.
Semoga ALLAH melindungi kita semua dan segera menghilangkan wabah ini. Barokallah fikum.
Temanggung, 9 Syawal 1441 H @KajianIslamTemanggung
#bimbingan #ibadah #masa #wabah #corona
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 BIMBINGAN TENTANG PANDUAN PENYELENGGARAAN IBADAH DI MASJID
Al-Ustadz Qomar Su'aidi, Lc hafizhahullah
[Pertanyaan]
Bismillah, mohon bimbingannya ustadz terkait terbitnya Surat Edaran Menteri Agama RI No 15 Th 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah, apakah kami bisa kembali melakukan aktivitas Sholat berjamaah dan Sholat Jumat di masjid? Jazakumullohukhoiron wa barokallohufikum.
[Jawaban]
Bismillah,
PERTAMA, tentunya pemerintah kita -semoga selalu mendapat taufiq dari ALLAH ta'ala- menerbitkan surat edaran tersebut setelah mempertimbangkan banyak hal dan demi tercapainya maslahat dari beberapa sisi.
KEDUA, bahwa surat itu adalah pemberian ijin untuk mengaktifkan kembali masjid terutama untuk sholat jamaah, bagi umat muslim. Setelah sebelumnya ada anjuran untuk sholat di rumah. Ketetapan tersebut dikeluarkan dengan syarat yang berlaku.
KETIGA, kalau yang ditanyakan bisakah kita kembali berjamaah di masjid?
Jawabannya, bisa dalam arti boleh, ketika kita bisa memenuhi syarat-syarat yang berlaku. Kalau tidak, berarti belum bisa. Maka pelajari dulu syarat-syarat tersebut. Ini kesimpulan global dari saya pribadi.
Dan bagi yang ingin tetap sholat di rumah, Karena kekhawatiran terkena penyakit atau menjadi sebab tertularkannya penyakit, maka tetap boleh sholat di rumah, insyaallah pahala tetap sempurna. Bahkan mungkin dalam kondisi tertentu, ini lebih diutamakan. Maka silahkan perhatikan maslahat dan mafsadat dengan cermat. Wallahu a'lam.
Semoga ALLAH melindungi kita semua dan segera menghilangkan wabah ini. Barokallah fikum.
Temanggung, 9 Syawal 1441 H @KajianIslamTemanggung
#bimbingan #ibadah #masa #wabah #corona
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 SEMAKIN BANYAK ILMUNYA SEMAKIN BESAR TAWADHU'NYA
Sebagian Salaf berkata,
المتواضعُ في طلّابِ العلم أكثرهم علماً ،
كما أنّ المكان المنخفض أكثر البقاع ماءً .
"Orang yang tawadhu (rendah hati) di kalangan para penuntut ilmu adalah orang yang paling banyak ilmunya sebagaimana tempat yang rendah akan bisa lebih banyak menampung air."
✍ Al Jami' karya Al Khotib jilid 1 hal.300 | @KajianIslamTemanggung
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 NILAI-NILAI SIFAT TAWADHU'
Berkata Al Imam Ibnu Hibban Al Busti rahimahullah:
"Janganlah seorangpun tercegah dari sifat tawadhu' (rendah hati), (karena) tawadhu' itu akan:
(1). Mendatangkan keselamatan,
(2). Mewariskan keharmonisan,
(3). Menepis kebencian,
(4). Menghilangkan batas kerenggangan,
(5). Dan buahnya adalah mahabbah (perasaan cinta), layaknya sifat Qana'ah (merasa cukup) membuahkan kerehatan.
Sesungguhnya tawadhu'nya seorang yang mulia, akan menambahkan kemuliaan untuknya sebagaimana sombongnya orang yang hina, akan menambahkan kehinaannya.
Bagaimana tidak bertawadhu', (sedangkan) dia diciptakan dari air mani yang hina dan akhir hidupnya kembali menjadi bangkai yang busuk, dan diantara dua fase itu (selama hidupnya) dia selalu membawa kotoran tinja bersamanya ?"
📚Rawdhatul 'Uqala (61)
Sumber: (Kajian Ust.Usamah Mahri hafizhahullah, Ma'had As Sunnah Batu ) @SalafyPalembang
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 TAWADHULAH KARENA ALLAH, BUKAN KARENA INGIN MERAIH KEMULIAAN
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
Nabi ﷺ bersabda:
َﻣَﺎ ﺗَﻮَﺍﺿَﻊَ ﺃَﺣَﺪٌ ﻟِﻠَّﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﺭَﻓَﻌَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ.
"Tidaklah seseorang bersikap tawadhu' karena Allah, kecuali Allah justru akan memuliakannya." (HR. Muslim)
ﻓﻠﻮ ﺗﻮﺍﺿﻊ ﻟﻴﺮﻓﻌﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻣﺘﻮﺍﺿﻌﺎ، ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻘﺼﻮﺩﻩ ﺍﻟﺮﻓﻌﺔ ﻭﺫﻟﻚ ﻳﻨﺎﻓﻲ ﺍﻟﺘﻮﺍﺿﻊ.
"Jadi seandainya seseorang bersikap tawadhu' dengan tujuan agar Allah Subhanahu wa Ta'aala memuliakannya, maka dia bukan orang yang tawadhu', karena sesungguhnya tujuannya sebenarnya adalah ingin meraih kemuliaan, dan hal itu justru bertentangan dengan sifat tawadhu' itu sendiri."
📚 Al-Fatawa al-Kubra, jilid 2 hlm. 272 | http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=159675 | @ForumSalafy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 SEMAKIN BANYAK ILMUNYA SEMAKIN BESAR TAWADHU'NYA
Sebagian Salaf berkata,
المتواضعُ في طلّابِ العلم أكثرهم علماً ،
كما أنّ المكان المنخفض أكثر البقاع ماءً .
"Orang yang tawadhu (rendah hati) di kalangan para penuntut ilmu adalah orang yang paling banyak ilmunya sebagaimana tempat yang rendah akan bisa lebih banyak menampung air."
✍ Al Jami' karya Al Khotib jilid 1 hal.300 | @KajianIslamTemanggung
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 NILAI-NILAI SIFAT TAWADHU'
Berkata Al Imam Ibnu Hibban Al Busti rahimahullah:
"Janganlah seorangpun tercegah dari sifat tawadhu' (rendah hati), (karena) tawadhu' itu akan:
(1). Mendatangkan keselamatan,
(2). Mewariskan keharmonisan,
(3). Menepis kebencian,
(4). Menghilangkan batas kerenggangan,
(5). Dan buahnya adalah mahabbah (perasaan cinta), layaknya sifat Qana'ah (merasa cukup) membuahkan kerehatan.
Sesungguhnya tawadhu'nya seorang yang mulia, akan menambahkan kemuliaan untuknya sebagaimana sombongnya orang yang hina, akan menambahkan kehinaannya.
Bagaimana tidak bertawadhu', (sedangkan) dia diciptakan dari air mani yang hina dan akhir hidupnya kembali menjadi bangkai yang busuk, dan diantara dua fase itu (selama hidupnya) dia selalu membawa kotoran tinja bersamanya ?"
📚Rawdhatul 'Uqala (61)
Sumber: (Kajian Ust.Usamah Mahri hafizhahullah, Ma'had As Sunnah Batu ) @SalafyPalembang
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 TAWADHULAH KARENA ALLAH, BUKAN KARENA INGIN MERAIH KEMULIAAN
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
Nabi ﷺ bersabda:
َﻣَﺎ ﺗَﻮَﺍﺿَﻊَ ﺃَﺣَﺪٌ ﻟِﻠَّﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﺭَﻓَﻌَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ.
"Tidaklah seseorang bersikap tawadhu' karena Allah, kecuali Allah justru akan memuliakannya." (HR. Muslim)
ﻓﻠﻮ ﺗﻮﺍﺿﻊ ﻟﻴﺮﻓﻌﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻣﺘﻮﺍﺿﻌﺎ، ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻘﺼﻮﺩﻩ ﺍﻟﺮﻓﻌﺔ ﻭﺫﻟﻚ ﻳﻨﺎﻓﻲ ﺍﻟﺘﻮﺍﺿﻊ.
"Jadi seandainya seseorang bersikap tawadhu' dengan tujuan agar Allah Subhanahu wa Ta'aala memuliakannya, maka dia bukan orang yang tawadhu', karena sesungguhnya tujuannya sebenarnya adalah ingin meraih kemuliaan, dan hal itu justru bertentangan dengan sifat tawadhu' itu sendiri."
📚 Al-Fatawa al-Kubra, jilid 2 hlm. 272 | http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=159675 | @ForumSalafy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
🗳️ AJAKAN TA'AWUN PEMBEBASAN LAHAN TAHAP 2 AHLUSSUNNAH TOLI-TOLI , SULAWESI TENGAH
بسم الله الرحمن الرحيم
السلامُ عليكم ورحمةُ اللهِ وبركاته
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين وبعد
Dengan Mengharap Ridha Allah dan pertolongan-Nya, Kami Dari Panitia Pembebasan Lahan Ahlussunnah Tahap 2 Tolitoli mengajak Kaum Muslimin untuk ikut TA'AWWUN ALAL BIRRI WATTAQWA
Harta kita yang sesungguhnya adalah harta yang kita infaqkan fii sabilillah. Harta itulah yang akan terus mengalir pahalanya, sekalipun kita telah meninggal dunia. Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا مَاتَ ابنُ آدم انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)
"Jika anak keturunan Adam telah meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya, kecuali tiga perkara: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendo'akan orangtuanya." (H.R. Muslim)
Adapun Rincian dana yg kami butuhkan Adalah Rp. 35.000.000 (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah)
untuk pembebasan lahan dengan ukuran tanah 40 m2 + 80 m2 dan biaya pembuatan bronjong dll (karena posisi pinggir sungai). Sisa Pembebasan Lahan tahap pertama (Satu) = Rp. 5.795.000
Jadi masih ada kekurangan Rp. 29.205.000 (Dua Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Lima Ribu Rupiah)
Untuk itu Kami mengharap Ta'awun untuk bisa menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan ini.
📑 (Pembebasan Lahan Tahap-2 di Mulai Juni 2020 M)
💳 Bagi Ikhwahnuna wa akhawatuna dan Kaum muslimin yg ingin berta'awun dapat disalurkan ke Rek. BRI 5227-0101-3432-530 An. Ashari
📲 Dan diharapkan Konfirmasi setelah transfer ke nomor WA/SMS/Tlpn 082292771866 (Abu Hudzaifah Rusdian)
Berapapun besar dana yang dinfaqkan, insya Allah akan sangat bermanfaat.
Demikian informasi dari kami. Hanya dari Allah ﷻ segala kemudahan urusan kita. Semoga Allah ﷻ menjadikan amalan kita tersebut sebagai shodaqoh jariyah yang dilipatgandakan pahalanya. Aamiin.
Untuk ta'awun dan kepedulian yang antum/Antunna berikan kami ucapkan:
جزاكم الله خيرا
بارك الله فيكم
Untuk mengetahui Update Pembebasan Lahan tahap 2 ini,silahkan join di Telegram : t.me/infoPembebasanLahanTolitoli
Panitia Pembebasan Lahan Ahlussunnah ToliToli - Sulawesi Tengah
📊 ToliToli Syawal 1441 H
📜 Diketahui & disetujui oleh:
◽️Ustadz Abu Hafsh Umar Al Atsary Poso خفظه الله
◽️Ustadz Abul Walid Ahmad Mudzakkir خفظه الله
◽️Ustadz Abu Darda' Muhammad Fauzan Azhima خفظه الله
〰〰〰〰~~~~~~
بسم الله الرحمن الرحيم
السلامُ عليكم ورحمةُ اللهِ وبركاته
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين وبعد
Dengan Mengharap Ridha Allah dan pertolongan-Nya, Kami Dari Panitia Pembebasan Lahan Ahlussunnah Tahap 2 Tolitoli mengajak Kaum Muslimin untuk ikut TA'AWWUN ALAL BIRRI WATTAQWA
Harta kita yang sesungguhnya adalah harta yang kita infaqkan fii sabilillah. Harta itulah yang akan terus mengalir pahalanya, sekalipun kita telah meninggal dunia. Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا مَاتَ ابنُ آدم انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)
"Jika anak keturunan Adam telah meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya, kecuali tiga perkara: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendo'akan orangtuanya." (H.R. Muslim)
Adapun Rincian dana yg kami butuhkan Adalah Rp. 35.000.000 (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah)
untuk pembebasan lahan dengan ukuran tanah 40 m2 + 80 m2 dan biaya pembuatan bronjong dll (karena posisi pinggir sungai). Sisa Pembebasan Lahan tahap pertama (Satu) = Rp. 5.795.000
Jadi masih ada kekurangan Rp. 29.205.000 (Dua Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Lima Ribu Rupiah)
Untuk itu Kami mengharap Ta'awun untuk bisa menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan ini.
📑 (Pembebasan Lahan Tahap-2 di Mulai Juni 2020 M)
💳 Bagi Ikhwahnuna wa akhawatuna dan Kaum muslimin yg ingin berta'awun dapat disalurkan ke Rek. BRI 5227-0101-3432-530 An. Ashari
📲 Dan diharapkan Konfirmasi setelah transfer ke nomor WA/SMS/Tlpn 082292771866 (Abu Hudzaifah Rusdian)
Berapapun besar dana yang dinfaqkan, insya Allah akan sangat bermanfaat.
Demikian informasi dari kami. Hanya dari Allah ﷻ segala kemudahan urusan kita. Semoga Allah ﷻ menjadikan amalan kita tersebut sebagai shodaqoh jariyah yang dilipatgandakan pahalanya. Aamiin.
Untuk ta'awun dan kepedulian yang antum/Antunna berikan kami ucapkan:
جزاكم الله خيرا
بارك الله فيكم
Untuk mengetahui Update Pembebasan Lahan tahap 2 ini,silahkan join di Telegram : t.me/infoPembebasanLahanTolitoli
Panitia Pembebasan Lahan Ahlussunnah ToliToli - Sulawesi Tengah
📊 ToliToli Syawal 1441 H
📜 Diketahui & disetujui oleh:
◽️Ustadz Abu Hafsh Umar Al Atsary Poso خفظه الله
◽️Ustadz Abul Walid Ahmad Mudzakkir خفظه الله
◽️Ustadz Abu Darda' Muhammad Fauzan Azhima خفظه الله
〰〰〰〰~~~~~~
::
🚇 MEWASPADAI 4 RUKUN KEKUFURAN
Berkata Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:
أركان الكفر أربعة: الكبر والحسد والغضب والشهوة.
فالكبر يمنعه الانقياد والحسد يمنعه قبول النصيحة وبذلها والغضب يمنعه العدل و الشهوة يمنعه التفرغ للعبادة.
"Rukun kekufuran ada empat: (1) Sombong (2) Hasad (3) Marah, dan (4) Syahwat
◻️ Sombong itu mencegah seseorang untuk tunduk.
◻️ Hasad itu mencegah seseorang untuk menerima nasehat dan melaksanakannya.
◻️ Marah itu mencegah seseorang untuk bersikap adil.
◻️ Syahwat itu mencegah seseorang menyibukkan (diri) untuk melakukan ibadah.
فإذا انهدم ركن الكبر سهل عليه الانقياد و إذا انهدم ركن الحسد سهل عليه قبول النصيحة وبذله و إذا انهدم ركن الغضب سهل عليه العدل والتواضع و إذا انهدم ركن الشهوة سهل عليه الصبر و العفاف و العبادة.
◼️Apabila seseorang (mampu) menghancurkan rukun kesombongan, maka akan mudah baginya tunduk (kepada kebenaran).
◼️Apabila seseorang menghancurkan rukun hasad, maka akan mudah baginya untuk menerima nasehat dan melaksanakannya.
◼️Apabila seseorang menghancurkan rukun marah, maka akan mudah baginya bersikap adil dan tawadhu' (rendah hati).
◼️Apabila seseorang menghancurkan rukun syahwat, maka akan mudah baginya bersabar, menjaga kehormatan, dan melakukan ibadah."
📚 Al-Fawaid, hlm.168 | Alih Bahasa: Al-Ustadz Sirojudin Abbas حفظه الله | @Riyadhus_Salafiyyin
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 JANGAN MERASA AMAN, TERUSLAH DAN SELALU MEMOHON TSABAT (KEKOKOHAN)
Asy Syaikh Al Walid Rabi' bin Hadi Al Madkholy Hafizhahullah:
"فإذا ثبت الله الإنسان على دينه الحق وعلى منهج الله الحق وعلى العقائد الصحيحة فهذه نعمة من الله فلا يغترَّ بنفسه، ويتباهى ويتطاول، وإنما يتواضع لله رب العالمين ويشكره على ذلك ويضرع إليه أن يحفظ له دينه، وأن يجنبَّه المزالق والزيغ، سبحانه وتعالى"
"Apabila Allah mengokokohkan seseorang diatas agama yang haq, manhaj yang haq dan diatas aqidah yang benar. Maka sungguh yang demikian itu adalah pemberian, anugerah dan kenikmatan yang besar dari Allah Ta'ala.
Sehingga jangan membuatmu:
▪ Tertipu/Terperdaya oleh dirinya sendiri
▪ Sombong/Berbangga diri dan
▪ Congkak/Memandang remeh orang lain.
Akan tetapi yang semestinya engkau lakukan adalah:
◽️Tawadhu' (Merendahkan dirinya) kepada Allah sang Rabbul 'Alamin,
◽️Bersyukur atas pemberian tersebut,
◽️Senantiasa memohon kepada-Nya untuk menjaga dan mengokohkan agamamu,
◽️Dan juga memohon agar supaya Allah Ta'ala menjauhkan engkau dari segala sebab ketergelinciran dan kesesatan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi."
📚 Al Washaya Al Manhajiyah 10 | @chohab_mohrika | @FawaidSolo
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 MENCAPAI DERAJAT TAWADHU'
✍ Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
لا تصح لك درجة التواضع حتى تقبل الحق ممن تحب وممن تبغض فتقبله من عدوك ، كما تقبله من وليّك
"Engkau tidak akan mendapatkan derajat tawadhu sampai engkau menerima kebenaran dari orang yang engkau sukai dan dari orang yang engkau benci.
Sehingga, engkau menerima kebenaran dari musuhmu sendiri, sebagimana engkau menerimanya dari temanmu".
📚Madariju As-Salikin 2/321 |@athar_t_q | @salafy_cirebon
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 MEWASPADAI 4 RUKUN KEKUFURAN
Berkata Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:
أركان الكفر أربعة: الكبر والحسد والغضب والشهوة.
فالكبر يمنعه الانقياد والحسد يمنعه قبول النصيحة وبذلها والغضب يمنعه العدل و الشهوة يمنعه التفرغ للعبادة.
"Rukun kekufuran ada empat: (1) Sombong (2) Hasad (3) Marah, dan (4) Syahwat
◻️ Sombong itu mencegah seseorang untuk tunduk.
◻️ Hasad itu mencegah seseorang untuk menerima nasehat dan melaksanakannya.
◻️ Marah itu mencegah seseorang untuk bersikap adil.
◻️ Syahwat itu mencegah seseorang menyibukkan (diri) untuk melakukan ibadah.
فإذا انهدم ركن الكبر سهل عليه الانقياد و إذا انهدم ركن الحسد سهل عليه قبول النصيحة وبذله و إذا انهدم ركن الغضب سهل عليه العدل والتواضع و إذا انهدم ركن الشهوة سهل عليه الصبر و العفاف و العبادة.
◼️Apabila seseorang (mampu) menghancurkan rukun kesombongan, maka akan mudah baginya tunduk (kepada kebenaran).
◼️Apabila seseorang menghancurkan rukun hasad, maka akan mudah baginya untuk menerima nasehat dan melaksanakannya.
◼️Apabila seseorang menghancurkan rukun marah, maka akan mudah baginya bersikap adil dan tawadhu' (rendah hati).
◼️Apabila seseorang menghancurkan rukun syahwat, maka akan mudah baginya bersabar, menjaga kehormatan, dan melakukan ibadah."
📚 Al-Fawaid, hlm.168 | Alih Bahasa: Al-Ustadz Sirojudin Abbas حفظه الله | @Riyadhus_Salafiyyin
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 JANGAN MERASA AMAN, TERUSLAH DAN SELALU MEMOHON TSABAT (KEKOKOHAN)
Asy Syaikh Al Walid Rabi' bin Hadi Al Madkholy Hafizhahullah:
"فإذا ثبت الله الإنسان على دينه الحق وعلى منهج الله الحق وعلى العقائد الصحيحة فهذه نعمة من الله فلا يغترَّ بنفسه، ويتباهى ويتطاول، وإنما يتواضع لله رب العالمين ويشكره على ذلك ويضرع إليه أن يحفظ له دينه، وأن يجنبَّه المزالق والزيغ، سبحانه وتعالى"
"Apabila Allah mengokokohkan seseorang diatas agama yang haq, manhaj yang haq dan diatas aqidah yang benar. Maka sungguh yang demikian itu adalah pemberian, anugerah dan kenikmatan yang besar dari Allah Ta'ala.
Sehingga jangan membuatmu:
▪ Tertipu/Terperdaya oleh dirinya sendiri
▪ Sombong/Berbangga diri dan
▪ Congkak/Memandang remeh orang lain.
Akan tetapi yang semestinya engkau lakukan adalah:
◽️Tawadhu' (Merendahkan dirinya) kepada Allah sang Rabbul 'Alamin,
◽️Bersyukur atas pemberian tersebut,
◽️Senantiasa memohon kepada-Nya untuk menjaga dan mengokohkan agamamu,
◽️Dan juga memohon agar supaya Allah Ta'ala menjauhkan engkau dari segala sebab ketergelinciran dan kesesatan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi."
📚 Al Washaya Al Manhajiyah 10 | @chohab_mohrika | @FawaidSolo
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 MENCAPAI DERAJAT TAWADHU'
✍ Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
لا تصح لك درجة التواضع حتى تقبل الحق ممن تحب وممن تبغض فتقبله من عدوك ، كما تقبله من وليّك
"Engkau tidak akan mendapatkan derajat tawadhu sampai engkau menerima kebenaran dari orang yang engkau sukai dan dari orang yang engkau benci.
Sehingga, engkau menerima kebenaran dari musuhmu sendiri, sebagimana engkau menerimanya dari temanmu".
📚Madariju As-Salikin 2/321 |@athar_t_q | @salafy_cirebon
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com