::
🚇 ARTI KEHIDUPAN YANG BAIK
Asy-Syaikh Ibnu al-'Utsaimin rahimahullah
"Kehidupan yang baik itu bukanlah artinya selamat dari segala yang merugikan, kemiskinan, dan kesedihan sebagaimana dipahami sebagian orang..
Namun kehidupan yang baik itu adalah seseorang dalam kondisi:
▪️ baik hatinya,
▪️ lapang dadanya,
▪️ dan tentram dengan ketentuan dan takdir Allah Ta'ala
Sehingga jika dia mendapatkan kesenangan dia pun bersyukur, dan itu adalah kebaikan baginya. Ketika mendapatkan kesulitan, dia pun bersabar dan itu pun kebaikan baginya.
Inilah arti kehidupan yang baik yakni senangnya hati."
📚Fatawa Islamiyyah
ـــــــــــــــــــــــــ
📑 الحياة الطيبة ليست هي السلامة من الآفات من فقر ومرض وكدر كما يفهمه البعض بل الحياة الطيبة أن يكون الإنسان طيب القلب منشرح الصدر مطمئناً بقضاء الله وقدره إن أصابته سراء شكرَ فكان خيراً له وإن أصابته ضراء صبرَ فكان خيراً له هذه هي الحياة الطيبة وهي راحة القلب ..
من فتاوى الشيخ / محمد بن صالح العثيمين.. رحمه الله تعالى
••••
📊 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=144012
@ukhwh
🚇 ARTI KEHIDUPAN YANG BAIK
Asy-Syaikh Ibnu al-'Utsaimin rahimahullah
"Kehidupan yang baik itu bukanlah artinya selamat dari segala yang merugikan, kemiskinan, dan kesedihan sebagaimana dipahami sebagian orang..
Namun kehidupan yang baik itu adalah seseorang dalam kondisi:
▪️ baik hatinya,
▪️ lapang dadanya,
▪️ dan tentram dengan ketentuan dan takdir Allah Ta'ala
Sehingga jika dia mendapatkan kesenangan dia pun bersyukur, dan itu adalah kebaikan baginya. Ketika mendapatkan kesulitan, dia pun bersabar dan itu pun kebaikan baginya.
Inilah arti kehidupan yang baik yakni senangnya hati."
📚Fatawa Islamiyyah
ـــــــــــــــــــــــــ
📑 الحياة الطيبة ليست هي السلامة من الآفات من فقر ومرض وكدر كما يفهمه البعض بل الحياة الطيبة أن يكون الإنسان طيب القلب منشرح الصدر مطمئناً بقضاء الله وقدره إن أصابته سراء شكرَ فكان خيراً له وإن أصابته ضراء صبرَ فكان خيراً له هذه هي الحياة الطيبة وهي راحة القلب ..
من فتاوى الشيخ / محمد بن صالح العثيمين.. رحمه الله تعالى
••••
📊 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=144012
@ukhwh
::
🚇 TEMPAT I’TIKAF: BOLEHKAH I'TIKAF SELAIN DI 3 MASJID YANG DISEBUTKAN DALAM HADITS?
Sebagian ‘ulama berpendapat bahwa i’tikaf hanya bisa dilakukan pada 3 masjid saja, yaitu Al-Masjidil Haram di Makkah, Masjid An-Nabawi di Madinah, dan Masjid Al-Aqsha di Palestina.
Jumhur ‘ulama berpendapat bahwa seluruh Masjid bisa digunakan untuk beri’tikaf sebagaimana keumuman firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ
_“Dan janganlah kalian mencampuri mereka itu (istri-istri kalian), sedang kalian beri’tikaf”(Al Baqarah: 187)._
Karena pada ayat di atas sasarannya adalah seluruh kaum muslimin, tidak terbatas pada Masjid tertentu. Kaum muslimin kebanyakan tinggal di luar 3 Masjid tersebut.
Adapun hadits Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu :
لااعتكاف إلا في ثلاثة مساجد المسجد الحرام والمسجد الاقصى ومسجد رسول الله صلى الله عليه وسلم
_“Tidak ada I’tikaf kecuali pada 3 masjid (Masjid Al-Haram, Masjid Al-Aqsha, dan Masjid An-Nabawy) (Riwayat Ibnu Abi Syaibah)._
👉🏽maka para ulama’ membawanya kepada afdhaliyyah (nilai yang lebih utama), yakni tidak ada I’tikaf yang utama kecuali pada tiga Masjid tersebut.
••••
Sumber: www.mahad-assalafy.com/seputar-itikaf/
🚇 TEMPAT I’TIKAF: BOLEHKAH I'TIKAF SELAIN DI 3 MASJID YANG DISEBUTKAN DALAM HADITS?
Sebagian ‘ulama berpendapat bahwa i’tikaf hanya bisa dilakukan pada 3 masjid saja, yaitu Al-Masjidil Haram di Makkah, Masjid An-Nabawi di Madinah, dan Masjid Al-Aqsha di Palestina.
Jumhur ‘ulama berpendapat bahwa seluruh Masjid bisa digunakan untuk beri’tikaf sebagaimana keumuman firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ
_“Dan janganlah kalian mencampuri mereka itu (istri-istri kalian), sedang kalian beri’tikaf”(Al Baqarah: 187)._
Karena pada ayat di atas sasarannya adalah seluruh kaum muslimin, tidak terbatas pada Masjid tertentu. Kaum muslimin kebanyakan tinggal di luar 3 Masjid tersebut.
Adapun hadits Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu :
لااعتكاف إلا في ثلاثة مساجد المسجد الحرام والمسجد الاقصى ومسجد رسول الله صلى الله عليه وسلم
_“Tidak ada I’tikaf kecuali pada 3 masjid (Masjid Al-Haram, Masjid Al-Aqsha, dan Masjid An-Nabawy) (Riwayat Ibnu Abi Syaibah)._
👉🏽maka para ulama’ membawanya kepada afdhaliyyah (nilai yang lebih utama), yakni tidak ada I’tikaf yang utama kecuali pada tiga Masjid tersebut.
••••
Sumber: www.mahad-assalafy.com/seputar-itikaf/
::
————————————————————
🚇 TATACARA I'TIKAF DAN KIAT MERAIH MALAM LAILATUL QADAR (KEUTAMAAN, TANDA-TANDA & CARA UNTUK MENDAPATKANNYA)
————————————————————
🎙Al-Ustadz Muhammad Sarbini hafidzahullah
| Pembahasan hadits 567-577 Kitab Bulughul Maram karya Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah | Daurah Jum'at sd Ahad, 3 sd 4 Rajab 1435 H (2 sd 4 Mei 2014) di Surau Nurul Hidayah, Majidee Baru, Malaysia.
◙ Bag. 1 (9,3 MB) - Durasi 39:37
◙ Bag. 2 (7,1 MB) - Durasi 30:08
📨 Link: http://bit.ly/1WYamQk
••••
💾 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
____________________________________
————————————————————
🚇 TATACARA I'TIKAF DAN KIAT MERAIH MALAM LAILATUL QADAR (KEUTAMAAN, TANDA-TANDA & CARA UNTUK MENDAPATKANNYA)
————————————————————
🎙Al-Ustadz Muhammad Sarbini hafidzahullah
| Pembahasan hadits 567-577 Kitab Bulughul Maram karya Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah | Daurah Jum'at sd Ahad, 3 sd 4 Rajab 1435 H (2 sd 4 Mei 2014) di Surau Nurul Hidayah, Majidee Baru, Malaysia.
◙ Bag. 1 (9,3 MB) - Durasi 39:37
◙ Bag. 2 (7,1 MB) - Durasi 30:08
📨 Link: http://bit.ly/1WYamQk
••••
💾 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
____________________________________
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
Ⓜ I'TIKAF DAN LAILATUL QADAR (PEMBAHASAN RINGKAS)
🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafidzahullah-
| Dauroh "FIKIH RAMADHAN" | Sabtu, 23 Sya'ban 1438 H / 20 Mei 2017 M di Masjid Diponegoro Pleburan UNDIP Semarang, Jawa Tengah
📊 (2,8 MB) - Durasi [11:40]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Ⓜ I'TIKAF DAN LAILATUL QADAR (PEMBAHASAN RINGKAS)
🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafidzahullah-
| Dauroh "FIKIH RAMADHAN" | Sabtu, 23 Sya'ban 1438 H / 20 Mei 2017 M di Masjid Diponegoro Pleburan UNDIP Semarang, Jawa Tengah
📊 (2,8 MB) - Durasi [11:40]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 MEMULAI MENGHIDUPKAN 10 MALAM TERAKHIR
P e r t a n y a a n :
“Kalau saya ingin menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan, kapan saya harus mulai?”
J a w a b:
“Memulai menghidupkan 10 malam terakhir dimulai sejak setelah shalat Isya. Dahulu Nabi _shallallahu alaihi wa sallam_ menghidupkan sepuluh terakhir Ramadhan.
‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata :
كان النبي صلى الله عليه و سلم إذا دخلت العشر أحيا ليله و أيقظ أهله و شد مئزره
“Dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam apabila telah masuk sepuluh hari akhir, beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya”
Inilah yang afdhol (lebih utama), jika hal itu mudah baginya. Jika dia tidur pada sebagiannya untuk memperkuat fisiknya, maka tidak mengapa.
Adapun orang yang Allah beri kemampuan untuk menghidupkannya maka yang demikian itu adalah yang sunnah dan taqarrub (pendekatan diri kepada Allah).
Yaitu dengan shalat, membaca al Qur`an, do'a dan istigfar.
Penanya mengatakan :
“Bisakah Anda sebutkan tanggalnya wahai Syaikh yang mulia? Mungkin si penanya memaksudkan itu
Asy Syaikh Abdul Aziz ibn Baz rahimahullah menjawab:
Disunnahkan menghidupkan sepuluh malam akhir seluruhnya, ini yang sunnah.
Jika seorang menghidupkan malam-malam ganjilnya (saja), malam 21, malam 23, malam 25, malam 27, malam 29, maka tidak mengapa.
Akan tetapi yang lebih utama menghidupkan seluruhnya.
Malam-malam ganjil memang utama untuk dihidupkan, lebih ditekankan karena pada malam-malam ganjil paling diharapkan bertepatan dengan Lailatul Qadr.
Nabi _shallallahu alaihi wa sallam_ bersabda :
التمسوها في كل وتر
”Carilah lailatul qadr di setiap malam ganjil”
Dalam riwayat yang lain Nabi _shallallahu alaihi wa sallam_bersabda :
التمسوها في العشر الأواخير
”Carilah dia (lailatul qadr) di sepuluh malam terakhir”
Akan tetapi malam-malam ganjil adalah yang paling diharapkan, malam 21,malam 23,malam 25,malam 27,malam 29, dan yang paling diharapkan adalah malam 27.
Jadi, sepuluh malam terakhir itu dimulai dari malam 21.
••••
Sumber : http://www.binbaz.org.sa/noor/4905
www.manhajul-anbiya.net/memulai-menghidupkan-10-malam-terakhir/
🚇 MEMULAI MENGHIDUPKAN 10 MALAM TERAKHIR
P e r t a n y a a n :
“Kalau saya ingin menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan, kapan saya harus mulai?”
J a w a b:
“Memulai menghidupkan 10 malam terakhir dimulai sejak setelah shalat Isya. Dahulu Nabi _shallallahu alaihi wa sallam_ menghidupkan sepuluh terakhir Ramadhan.
‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata :
كان النبي صلى الله عليه و سلم إذا دخلت العشر أحيا ليله و أيقظ أهله و شد مئزره
“Dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam apabila telah masuk sepuluh hari akhir, beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya”
Inilah yang afdhol (lebih utama), jika hal itu mudah baginya. Jika dia tidur pada sebagiannya untuk memperkuat fisiknya, maka tidak mengapa.
Adapun orang yang Allah beri kemampuan untuk menghidupkannya maka yang demikian itu adalah yang sunnah dan taqarrub (pendekatan diri kepada Allah).
Yaitu dengan shalat, membaca al Qur`an, do'a dan istigfar.
Penanya mengatakan :
“Bisakah Anda sebutkan tanggalnya wahai Syaikh yang mulia? Mungkin si penanya memaksudkan itu
Asy Syaikh Abdul Aziz ibn Baz rahimahullah menjawab:
Disunnahkan menghidupkan sepuluh malam akhir seluruhnya, ini yang sunnah.
Jika seorang menghidupkan malam-malam ganjilnya (saja), malam 21, malam 23, malam 25, malam 27, malam 29, maka tidak mengapa.
Akan tetapi yang lebih utama menghidupkan seluruhnya.
Malam-malam ganjil memang utama untuk dihidupkan, lebih ditekankan karena pada malam-malam ganjil paling diharapkan bertepatan dengan Lailatul Qadr.
Nabi _shallallahu alaihi wa sallam_ bersabda :
التمسوها في كل وتر
”Carilah lailatul qadr di setiap malam ganjil”
Dalam riwayat yang lain Nabi _shallallahu alaihi wa sallam_bersabda :
التمسوها في العشر الأواخير
”Carilah dia (lailatul qadr) di sepuluh malam terakhir”
Akan tetapi malam-malam ganjil adalah yang paling diharapkan, malam 21,malam 23,malam 25,malam 27,malam 29, dan yang paling diharapkan adalah malam 27.
Jadi, sepuluh malam terakhir itu dimulai dari malam 21.
••••
Sumber : http://www.binbaz.org.sa/noor/4905
www.manhajul-anbiya.net/memulai-menghidupkan-10-malam-terakhir/
Manhajul Anbiya
MEMULAI MENGHIDUPKAN 10 MALAM TERAKHIR - Manhajul Anbiya
*Pertanyaan* : “Kalau saya ingin menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan, kapan saya harus mulai?” *Jawab* : “Memulai menghidupkan 10 malam terakhir dimulai sejak setelah shalat Isya. Dahulu Nabi _shallallahu alaihi wa sallam_ menghidupkan sepuluh terakhir…
::
🚇 TANDA-TANDA MALAM LAILATUL QADAR
Dari Ubai radhiallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Pagi hari setelah malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar seperti bejana dari tembaga hingga tinggi.” (HR. Muslim)
Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, ia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit di pagi harinya lemah dan berwarna merah.” (HR. ath-Thayalisi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Bazzar, sanadnya hasan. Lihat Shifat Shaum an-Nabi hlm. 90)
Wallahu a’lam.
••••
(Diterjemahkan dan dirangkum oleh al-Ustadz Qomar Suaidi) | asysyariah.com/keutamaan-malam-seribu-bulan/
🚇 TANDA-TANDA MALAM LAILATUL QADAR
Dari Ubai radhiallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Pagi hari setelah malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar seperti bejana dari tembaga hingga tinggi.” (HR. Muslim)
Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, ia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit di pagi harinya lemah dan berwarna merah.” (HR. ath-Thayalisi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Bazzar, sanadnya hasan. Lihat Shifat Shaum an-Nabi hlm. 90)
Wallahu a’lam.
••••
(Diterjemahkan dan dirangkum oleh al-Ustadz Qomar Suaidi) | asysyariah.com/keutamaan-malam-seribu-bulan/
::
🚇 DO'A MALAM LAILATUL QADAR
Diantara doa yg paling bagus yang dibaca pada lailatul qadara adalah doa yang Nabi ajarakan kepada Aisyah radhiyallahu’anha.
At-Tirmidzy meriwayatkan hadits dan beliau menshahihkannya dari Aisyah radhiyallahu’anha, dia berkata :
”Aku bertanya : Wahai Rasulullah, bagaimana menurut anda, seandainya saya tahu, suatu malam itu adalah lailatul qadar, apa yg mesti saya baca padanya?”
Beliau menjawab : ”Bacalah olehmu :
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
”Ya Allah sesungguhnya Engkau itu Maha Pemaaf, dan mencintai sifat pemaaf maka maafkanlah diriku”.
••••
forumsalafy.net/mencari-lailatul-qadar-dan-bagaimana-cara-menghidupkan-malam-tersebut/
🚇 DO'A MALAM LAILATUL QADAR
Diantara doa yg paling bagus yang dibaca pada lailatul qadara adalah doa yang Nabi ajarakan kepada Aisyah radhiyallahu’anha.
At-Tirmidzy meriwayatkan hadits dan beliau menshahihkannya dari Aisyah radhiyallahu’anha, dia berkata :
”Aku bertanya : Wahai Rasulullah, bagaimana menurut anda, seandainya saya tahu, suatu malam itu adalah lailatul qadar, apa yg mesti saya baca padanya?”
Beliau menjawab : ”Bacalah olehmu :
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
”Ya Allah sesungguhnya Engkau itu Maha Pemaaf, dan mencintai sifat pemaaf maka maafkanlah diriku”.
••••
forumsalafy.net/mencari-lailatul-qadar-dan-bagaimana-cara-menghidupkan-malam-tersebut/
Forum Salafy | Menjalin Ukhuwwah Di Atas Minhaj Nubuwwah
Mencari Lailatul Qadar Dan Bagaimana Cara Menghidupkan Malam Tersebut | Forum Salafy
MENCARI LAILATUL QADAR DAN BAGAIMANA CARA MENGHIDUPKAN MALAM TERSEBUT Pertanyaan ke delapan dari fatwa no 2392 Soal : Bagaimana cara menghidupkan Lailatul Qadar apakah dengan shalat atau membaca Al-Quran, membaca sejarah nabi, membaca nasihat-nasihat dan…
::
🚇 MENGAPA DISEBUT MALAM “LAILATUL QADR”?
Para ulama menyebutkan beberapa sebab penamaan Lailatul Qadr, di antaranya:
1⃣ Pada malam tersebut Allah Subhanahu wa ta’ala menetapkan secara rinci takdir segala sesuatu selama 1 tahun (dari Lailatul Qadr tahun tersebut hingga Lailatul Qadr tahun yang akan datang), sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala :
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ * فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ *
“Sesungguhnya Kami telah menurukan Al-Qur`an pada malam penuh barakah (yakni Lailatul Qadr). Pada malam itu dirinci segala urusan (takdir) yang penuh hikmah”. (Ad Dukhan: 4)
2⃣ Karena besarnya kedudukan dan kemuliaan malam tersebut di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala.
3⃣ Ketaatan pada malam tersebut mempunyai kedudukan yang besar dan pahala yang banyak lagi mengalir. (Tafsir Ath-Thabari IV/200)
••••
www.darussalaf.or.id/fiqih/10-terakhir-ramadhan-dan-lailatul-qadar/
🚇 MENGAPA DISEBUT MALAM “LAILATUL QADR”?
Para ulama menyebutkan beberapa sebab penamaan Lailatul Qadr, di antaranya:
1⃣ Pada malam tersebut Allah Subhanahu wa ta’ala menetapkan secara rinci takdir segala sesuatu selama 1 tahun (dari Lailatul Qadr tahun tersebut hingga Lailatul Qadr tahun yang akan datang), sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala :
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ * فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ *
“Sesungguhnya Kami telah menurukan Al-Qur`an pada malam penuh barakah (yakni Lailatul Qadr). Pada malam itu dirinci segala urusan (takdir) yang penuh hikmah”. (Ad Dukhan: 4)
2⃣ Karena besarnya kedudukan dan kemuliaan malam tersebut di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala.
3⃣ Ketaatan pada malam tersebut mempunyai kedudukan yang besar dan pahala yang banyak lagi mengalir. (Tafsir Ath-Thabari IV/200)
••••
www.darussalaf.or.id/fiqih/10-terakhir-ramadhan-dan-lailatul-qadar/
::
🚇 HUKUM RINGKAS TERKAIT ZAKAT FITRAH
1️⃣ Apa hukum Zakat Fitrah?
Zakat fitrah wajib bagi setiap muslim, muda atau tua, laki-laki atau perempuan, merdeka atau budak.
(Majmu' Fatawa Ibni Baz 14/197)
2️⃣ Zakat Fitrah berupa apa? Berapa?
Dikeluarkan zakat berupa satu sha' makanan, kurma, gandum, kismis, atau susu kering, termasuk di sini — menurut pendapat ulama yang terkuat — semua makanan pokok di suatu negeri, seperti beras, jagung, jewawut (sejenis serealia yang digunakan sebagai makanan pokok), atau yang semisalnya.
(Majmu Fatawa Ibni Baz 14/32)
👉Kadar satu sha' dengan satuan kilogram adalah sekitar tiga kilo.
(Majmu' Fatawa Ibni Baz 14/203)
3️⃣ Kapan dikeluarkan?
Dikeluarkan pada hari ke-28, 29, dan ke-30, juga pada malam sebelum Id serta pagi sebelum salat Id.
(Majmu Fatawa Ibni Baz 14/32-33)
4️⃣ Siapakah yang berhak menerima Zakat Fitrah?
Yang berhak hanya satu golongan, yakni orang-orang miskin.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/259)
5️⃣ Bolehkah membayarkan zakat fitrah berupa UANG yang senilai?
Tidak boleh membayarkan berupa uang senilai, menurut mayoritas para ulama. Karena, itu menyelisihi apa yang disampaikan oleh Nabi Shallallāhu 'alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahu 'anhum.
(Majmu' Fatawa Ibni Baz 14/32)
🚫 Membayar berupa uang TIDAK SAH, karena zakat fitrah itu diwajibkan berupa makanan.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/265)
6️⃣ Zakat Fitrah untuk janin apa hukumnya?
Zakat Fitrah tidak dibayarkan secara wajib bagi janin yang masih di perut. Hanya dibayarkan secara sunah.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/263)
7️⃣ Kalau Zakat Fitrah diberikan kepada para pekerja non muslim, bagaimana?
Zakat Fitrah tidak boleh diberikan kecuali bagi orang miskin dari kaum muslimin saja.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/285)
8️⃣ Apa hukum orang yang diberi Zakat Fitrah menjual zakatnya?
Jika orang yang mengambil zakat fitrah itu adalah orang yang berhak, boleh dia menjual setelah menerimanya.
(Majmu' Fatawa Lajnah Daimah 9/380)
••••
🌎 Kunjungi website kami www.tashfiyah.com | @majalahtashfiyah
🚇 HUKUM RINGKAS TERKAIT ZAKAT FITRAH
1️⃣ Apa hukum Zakat Fitrah?
Zakat fitrah wajib bagi setiap muslim, muda atau tua, laki-laki atau perempuan, merdeka atau budak.
(Majmu' Fatawa Ibni Baz 14/197)
2️⃣ Zakat Fitrah berupa apa? Berapa?
Dikeluarkan zakat berupa satu sha' makanan, kurma, gandum, kismis, atau susu kering, termasuk di sini — menurut pendapat ulama yang terkuat — semua makanan pokok di suatu negeri, seperti beras, jagung, jewawut (sejenis serealia yang digunakan sebagai makanan pokok), atau yang semisalnya.
(Majmu Fatawa Ibni Baz 14/32)
👉Kadar satu sha' dengan satuan kilogram adalah sekitar tiga kilo.
(Majmu' Fatawa Ibni Baz 14/203)
3️⃣ Kapan dikeluarkan?
Dikeluarkan pada hari ke-28, 29, dan ke-30, juga pada malam sebelum Id serta pagi sebelum salat Id.
(Majmu Fatawa Ibni Baz 14/32-33)
4️⃣ Siapakah yang berhak menerima Zakat Fitrah?
Yang berhak hanya satu golongan, yakni orang-orang miskin.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/259)
5️⃣ Bolehkah membayarkan zakat fitrah berupa UANG yang senilai?
Tidak boleh membayarkan berupa uang senilai, menurut mayoritas para ulama. Karena, itu menyelisihi apa yang disampaikan oleh Nabi Shallallāhu 'alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahu 'anhum.
(Majmu' Fatawa Ibni Baz 14/32)
🚫 Membayar berupa uang TIDAK SAH, karena zakat fitrah itu diwajibkan berupa makanan.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/265)
6️⃣ Zakat Fitrah untuk janin apa hukumnya?
Zakat Fitrah tidak dibayarkan secara wajib bagi janin yang masih di perut. Hanya dibayarkan secara sunah.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/263)
7️⃣ Kalau Zakat Fitrah diberikan kepada para pekerja non muslim, bagaimana?
Zakat Fitrah tidak boleh diberikan kecuali bagi orang miskin dari kaum muslimin saja.
(Majmu' Fatawa Ibni Utsaimin 18/285)
8️⃣ Apa hukum orang yang diberi Zakat Fitrah menjual zakatnya?
Jika orang yang mengambil zakat fitrah itu adalah orang yang berhak, boleh dia menjual setelah menerimanya.
(Majmu' Fatawa Lajnah Daimah 9/380)
••••
🌎 Kunjungi website kami www.tashfiyah.com | @majalahtashfiyah
📑 Pdf Leaflet Peta dan Nomor Telepon /Call Center Tol Jalur Mudik (Jasamarga)