Warisan Salaf
8.33K subscribers
512 photos
14 videos
46 files
1.98K links
Warisan Salaf
ميراث السلف

Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
Download Telegram
🍃💢 SANAD TERMASUK BAGIAN DARI AGAMA 💢🍃

▶️ Tanpa sanad seseorang bisa mengatakan apa saja yang dikehendakinya, bahkan sampai berdusta atas nama Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam.

🔰 Berkata Abdullah ibnul Mubarok ( 3⃣ ) rohimahullah;

«الْإِسْنَادُ مِنَ الدِّينِ، وَلَوْلَا الْإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ»

”Sanad termasuk bagian dari agama. Kalau seandainya tidak ada sanad maka siapapun bisa mengatakan apa yang dikehendakinya.”

📚 [ HR. Muslim dalam Muqoddimah Shohih Muslim 1/15, diriwayatkan pula oleh Al-Khotib Al-Baghdadi dalam kitab Al-Jami’ li Akhlaq Ar-Rowi wa Adabis Sami’ no.1643 (2/213) ]


👉 Sanad adalah rantai rowi (pembawa hadits) yang menukilkan ucapan hingga sampai kepada orang yang mengucapkannya.

💯 Contoh sanad dari ucapan Ibnul Mubarok rohimahullah di atas adalah :

وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ قُهْزَادَ مِنْ أَهْلِ مَرْوَ، قَالَ: سَمِعْتُ عَبْدَانَ بْنَ عُثْمَانَ يَقُولُ: سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ الْمُبَارَكِ، يَقول:...

”Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Abdillah bin Quhzad ( 1⃣ ) (dalam beberapa naskah: Quhzadz -dengan "Dzal", pent) –dari Penduduk Moro ; Dia mengatakan:
‘Aku mendengar Abdan bin ‘Utsman ( 2⃣ ) berkata’:
‘Aku mendengar Abdullah ibnul Mubarok ( 3⃣ ) berkata’: “_

Sanad tersebut derajatnya: Shohih , karena semua rowi (pembawa) ucapan tersebut tsiqoh (terpercaya);


1⃣ Muhammad bin Abdillah bin Quhzad, Kata Al-Hafizh Ibnu Hajar: “Beliau adalah orang yang tsiqoh. (At-Taqrib no.6043 )
2⃣ ‘Abdan bin ‘Utsman, Kata Al-Hafizh Ibnu Hajar: “Beliau seorang yang tsiqoh lagi hafizh, nama aslinya: Abdullah (At-Taqrib no.3465 ).
3⃣ Abdullah ibnul Mubarok, Kata Al-Hafizh Ibnu Hajar: “Orangnya tsiqoh tsabtun (mantab hafalannya), faqih (ahli fikih), ‘alim (seorang ulama), jawad (dermawan). Dari generasi *Tabi'ut Tabi'in (At-Taqrib no.3570 ).


👍 Dengan sanad itulah Allah Ta'ala menjaga agama ini dari nukilan-nukilan dusta.

Wallahul Muwaffiq


📝 Dirangkum Oleh: Al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan

#Fawaidumum #maulidnabi

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
🍃📮 HUKUM BERWASIAT UNTUK MELAKSANAKAN ACARA MAULID 📮💢

(No. 50)
🔰 Al-Imam Abu Ishaq Asy-Syathibi –rohimahullah- (790 H) menjelaskan tentang:

🔻 Permasalahan wasiat untuk mewakafkan sepertiga harta agar digunakan untuk melaksanakan acara malam maulid Nabi –shollallahu ‘alaihi wasallam-.

🌷 Beliau menjawab:
(Suatu perkara) yang seharusnya diketahui, Bahwa pelaksanaan acara maulid dengan cara yang biasa dilakukan oleh masyarakat adalah perbuatan bid’ah muhdatsah (perkara bid’ah yang diada-adakan dalam agama, pent). Padahal bid’ah itu semuanya sesat.

✔️ Oleh karena itu, menginfakkan harta untuk pelaksanaan acara bid’ah tidak diperbolehkan.

Sehingga wasiat untuk acara itu tidak perlu ditunaikan.

💯 Bahkan hakim (yang berwenang) wajib membatalkan wasiat tersebut. Serta mengembalikan sepertiga harta itu kepada ahli waris agar dibagikan di antara mereka…”.


[ الوصية لإقامة المولد ]
50 – و أجاب – رحمه الله- عن جملة مسائل ، فقال:
" أما الأولى: وهي الوصية بالثلث ليوقف على إقامة ليلة النبيء صلى الله عليه وسلم ، فمعلوم أن إقامة المولد على الوصف المعهود بين الناس بدعة محدثة، وكل بدعة ضلالة،
فالإنفاق على إقامة البدعة لا يجوز والوصية به غير نافذة بل يجب على القاضي فسخه. ورُدَّ الثلث إلى البورثة يقتسمونه فيما بينهم ..."
[ فتاوى الشاطبي203ـ 204 ]

Wallahu A’lamu bisshowaab


🌏 Sumber: Fatawa Al-Imam Asy-Syathibi (hal. 203 -204)
📝 Diterjemahkan Oleh: Al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan

#Fawaidumum #maulidnabi

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
🍃💢 PERNYATAAN TEGAS SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYYAH TENTANG MAULID 🍃💢

⚠️ Para Salaf tidak memperingatinya.

🔰 Beliau mengatakan:
“Sesungguhnya ini (yakni perayaan maulid nabi shollallahu ‘alaihi wasallam , pent) tidak pernah dilakukan oleh salaf (pendahulu umat Islam dari kalangan shahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in, pent).

Padahal saat itu ada banyak perkara yang bisa dijadikan sebagai alasan

( Semisal; Keberadaan Rasul shollallahu ‘alaihi wasallam ditengah-tengah shahabat, mereka adalah orang-orang yang lebih mencintai Rasul _shollallahu ‘alaihi wasallam dibanding kita, dsb, pent) ,

📝 Serta tidak didapatkannya penghalang untuk melakukan acara tersebut, Seandainya perbuatan itu baik.

💯 Sehingga, apabila perayaan itu (kita anggap) 100 persen baik, atau (kita nyatakan) kemungkinan besar baik, niscaya para salaf ( generasi pertama umat ini, pent) lebih berhak melakukannya daripada kita. Karena mereka adalah orang-orang yang sangat mencintai dan mengagungkan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam daripada kita. Mereka adalah orang-orang yang paling semangat dalam melakukan kebaikan.

فإن هذا لم يفعله السلف، مع قيام المقتضي له وعدم المانع منه لو كان خيرًا. ولو كان هذا خيرًا محضا، أو راجحًا لكان السلف رضي الله عنهم أحق به منا، فإنهم كانوا أشد محبة لرسول الله صلى الله عليه وسلم وتعظيمًا له منا، وهم على الخير أحرص



Wallahul Musta’an

🌏 Sumber: Iqtidho' Ash-Shirotil Mustaqim (2/123)
📝 Diterjemahkan Oleh: Al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan

#Fawaidumum #maulidnabi

🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com