Warisan Salaf
8.34K subscribers
510 photos
14 videos
46 files
1.98K links
Warisan Salaf
ميراث السلف

Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
Download Telegram
🌻🌷 UKHTI.... TAHUKAH KAMU? 1️⃣1️⃣


🌸 Wanita Tidak Boleh Safar Tanpa Ditemani Mahram.

📝 Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، تُسَافِرُ مَسِيرَةَ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ إِلَّا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ عَلَيْهَا

"Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari Akhir untuk melakukan perjalanan sejauh sehari semalam, kecuali bersama mahramnya."


🌎 HR. Muslim no. 1339

#Fawaidumum #akhlak #muslimah #ukhti
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
⚡️ SEBAB-SEBAB KERASNYA HATI

Soal: Apa saja sebab-sebab kerasnya hati dan bagaimana pengobatannya?"

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjawab,

«أسباب قسوة القلب الإعراض عن الله عز وجل والبعد عن تلاوة القرآن واشتغال الإنسان بالدنيا وأن تكون الدنيا أكبر همه «ولا يهتم بأمور دينه»

"Sebab-sebab kerasnya hati adalah:
▫️ berpaling dari Allah 'Azza wa Jalla,
▫️ menjauh dari membaca Al-Qur'an,
▫️ sibuk dengan urusan dunia, menjadikannya sebagai ambisi terbesarnya, serta tidak peduli dengan urusan agamanya.

«لأن طاعة الله تعالى توجب لين القلب ورقته ورجوعه إلى الله تبارك وتعالى»

Karena ketaatan kepada Allah Ta'ala akan menyebabkan hati menjadi lembut, mudah tersentuh, dan kembali kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala.

«ودواء ذلك بالإقبال على الله والإنابة إليه وكثرة ذكره وكثرة قراءة القرآن وكثرة الطاعات بحسب المستطاع»
Adapun obatnya (kerasnya hati) adalah dengan:
▫️ menghadapkan diri kepada Allah,
▫️ kembali dan bertaubat kepada-Nya,
▫️ memperbanyak zikir kepada-Nya,
▫️ memperbanyak membaca Al-Qur'an,
▫️ dan memperbanyak amal-amal ketaatan sesuai kemampuan.

«نسأل الله لنا ولإخواننا أن يلين قلوبنا لذكره وأن يعمرها بطاعته إن الله على كل شيء قدير.»
Kita memohon kepada Allah untuk kami dan saudara-saudara kami agar Dia melembutkan hati-hati kita (semua) dengan mengingat-Nya dan menyibukkan hati kita dengan ketaatan kepada-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."


📘 Fatawa Nur 'ala ad-Darb 2/24
............................................
📋 WARISAN SALAF
▫️ Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▫️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
🌻🌷 UKHTI.... TAHUKAH KAMU? 1️⃣2️⃣


🌸 Wanita Tidak Boleh Menyambung Rambutnya.

📝 Asma' radhiallahu 'anha berkata, Seorang wanita bertanya kepada Nabi ﷺ,

"Wahai Rasulullah, sesungguhnya anak perempuanku terkena penyakit campak (al-hashbah), lalu rambutnya rontok. Aku telah menikahkannya, bolehkah aku menyambung rambutnya?"

Maka beliau bersabda,

«لَعَنَ اللَّهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمَوْصُولَةَ»
"Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang meminta rambutnya disambung."

🌎 HR. Al-Bukhari 5941

#Fawaidumum #akhlak #muslimah #ukhti
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
🌻🌷 UKHTI.... TAHUKAH KAMU? 1️⃣3️⃣


🌸 Ghibah adalah Perbuatan Buruk dan Busuk yang Banyak Dilakukan

📝 Aisyah radhiallahu 'anha berkata, Aku pernah berkata kepada Nabi ﷺ, "Cukuplah bagimu dari Shafiyyah begini dan begitu."

▫️ Sebagian perawi menjelaskan, maksud Aisyah adalah bahwa Shafiyyah bertubuh pendek

📋 Maka Nabi ﷺ, bersabda,

«لَقَدْ قُلْتِ كَلِمَةً لَوْ مُزِجَتْ بِمَاءِ البَحْرِ لَمَزَجَتْهُ!»
"Sungguh! Kamu telah mengucapkan satu kalimat yang seandainya dicampurkan ke dalam air laut niscaya akan mencemarinya."

▫️ Aisyah berkata:
"Aku juga pernah menirukan (gaya atau gerakan) seseorang di hadapan beliau."

📋 Maka beliau ﷺ, bersabda:

«مَا أُحِبُّ أنِّي حَكَيْتُ إنْسانًا وإنَّ لِي كَذَا وَكَذَا»
"Aku tidak suka menirukan gaya seseorang, meskipun aku diberi ini dan itu (harta yang banyak)."
(HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

📋 Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan,

▫️ Makna sabda Nabi ﷺ:
"Niscaya akan mencemarinya" yaitu bercampur dengan air laut sehingga mengubah rasa atau baunya, karena sangat buruk dan busuknya ucapan tersebut. Hadis ini termasuk peringatan yang sangat keras terhadap perbuatan ghibah.


🌎 Riyadhus Shalihin
#Fawaidumum #akhlak #muslimah #ukhti
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔗 MENGENAL BULAN MUHARRAM 1️⃣

📝 Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam Islam. Bulan ini juga ditetapkan sebagai bulan pertama dalam kalender hijriyah sejak diresmikan oleh Khalifah Umar bin Khattab radhiallahu 'anhu.

📝 Pada awal penyusunan kalender Islam, para shahabat sempat berbeda pendapat mengenai bulan yang layak dijadikan sebagai awal penanggalan hijriyah.

🔹 Sebagian mengusulkan agar kalender dimulai dengan bulan Rabi'ul Awwal.
🔹 Sebagian lainnya mengusulkan bulan Ramadhan sebagai awal tahun.

✔️ Namun, Khalifah Umar radhiallahu 'anhu bersama sejumlah shahabat lainnya memilih bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Islam. Alasannya, pada bulan inilah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah membulatkan tekad untuk berhijrah ke Madinah.

Karena penanggalan tersebut dikaitkan dengan peristiwa hijrah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka kalender itu dikenal dengan nama penanggalan Hijriyah. (Al-Bidayah wa An-Nihayah)

#fawaidumum #bulanmuharram #bulanislam
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
📋 Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
📋 Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
🔗 MENGENAL BULAN MUHARRAM 2️⃣

🕋 BULAN MUHARRAM MENURUT ISLAM
📝 Muharram merupakan salah satu dari empat bulan suci (bulan haram) dalam Islam yang disebutkan oleh Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36)

Keempat bulan tersebut adalah:
1️⃣ Muharram
2️⃣ Rajab
3️⃣ Dzulqa'dah
4️⃣ Dzulhijjah

Sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam khutbah beliau pada Haji Wada' (haji perpisahan).

✔️ Bulan-bulan itu disebut sebagai bulan haram karena memiliki kemuliaan yang lebih dibandingkan bulan-bulan lainnya. Selain itu, pada bulan-bulan tersebut diharamkan peperangan. (Tafsir As-Sa'di, hlm. 192)

🌻 Salah satu bukti kemuliaan bulan Muharram adalah ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyandarkannya kepada Allah Ta'ala. Beliau bersabda:

"... yaitu bulan Allah, bulan Muharram." (HR. Muslim no. 1982)

Para ulama menjelaskan bahwa segala sesuatu yang disandarkan kepada Allah memiliki keutamaan dan kemuliaan khusus dibandingkan yang tidak disandarkan kepada-Nya, seperti Baitullah (Rumah Allah), Rasulullah (Utusan Allah), dan yang lainnya.

🕋 Bulan Muharram juga memiliki nilai sejarah yang sangat besar. Pada tanggal sepuluh Muharram, Allah menyelamatkan Nabi Musa 'alaihis salam beserta kaumnya dari kejaran Fir'aun dan bala tentaranya, lalu menenggelamkan mereka di Laut Merah.

📝 Pada bulan ini pula Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah membulatkan tekad untuk berhijrah ke Madinah setelah mengetahui kesiapan penduduknya untuk berjanji setia dan membela dakwah beliau. Meskipun demikian, hijrah tersebut baru terlaksana pada bulan Shafar.

📝 Selain itu, di bulan Muharram terdapat ibadah puasa yang memiliki keutamaan besar. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram." (HR. Muslim no. 1982 dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu)

Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda ketika ditanya tentang keutamaan puasa 'Asyura:

"Puasa itu menghapuskan dosa-dosa setahun yang telah lalu."
(HR. Muslim no. 1977 dari Abu Qatadah Al-Anshari radhiallahu 'anhu)

#fawaidumum #bulanmuharram #bulanislam
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
📋 Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
📋 Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
🔗 MENGENAL BULAN MUHARRAM 3️⃣


☑️ BULAN MUHARRAM MENURUT MASYARAKAT JAWA

📝 Bagi sebagian masyarakat Jawa, bulan Muharram atau yang lebih dikenal dengan bulan Suro memiliki nilai religius yang sangat tinggi. Bulan ini dianggap sebagai bulan keramat sehingga tidak layak dijadikan waktu untuk pesta atau berbagai bentuk kesenangan. Karena itu, banyak kegiatan dan rencana penting yang ditunda, bahkan dibatalkan.

📌 Lebih dari itu, sebagian mereka meyakini bahwa orang yang mengadakan hajatan pada bulan ini akan tertimpa musibah atau malapetaka. Di antara contohnya adalah pernikahan. Masyarakat Jawa pada umumnya enggan menikahkan putra-putri mereka pada bulan ini karena khawatir akan datang petaka atau kesengsaraan bagi kedua mempelai.

📌 Ketika ditanya alasan mengapa bulan Muharram dianggap sebagai bulan keramat yang penuh pantangan, umumnya tidak ditemukan jawaban yang jelas selain ungkapan, "Beginilah tradisi kami," atau, "Beginilah yang diajarkan oleh orang tua dan leluhur kami."

📝 Para pembaca rahimakumullah, sikap mengikuti tradisi atau ajaran leluhur tanpa bimbingan syariat Islam adalah sesuatu yang tercela. Bahkan, sikap semacam ini merupakan ciri kaum jahiliyah dan para penyembah berhala. Allah Ta'ala mengabadikan ucapan kaum musyrikin Quraisy ketika diajak oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk meninggalkan kesyirikan:

إِنَّا وَجَدْنَا آَبَاءَنَا عَلَى أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَى آَثَارِهِمْ مُهْتَدُونَ
“Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak (nenek moyang) kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami mendapat petunjuk dengan mengikuti jejak mereka.” (QS. Az-Zukhruf: 22)

☑️ Demikian pula Fir'aun. Ketika Nabi Musa 'alaihis salam mengajaknya beriman kepada Allah, ia justru berkata:
“Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya?” (QS. Yunus: 78)

☑️ Adapun keyakinan bahwa bulan Muharram merupakan waktu yang membawa kesialan untuk melakukan aktivitas tertentu, maka dalam Islam hal tersebut termasuk tathayyur atau thiyarah, yaitu keyakinan adanya kesialan atau keberuntungan yang dikaitkan dengan waktu, tempat, atau kejadian tertentu.

☑️ Keyakinan seperti ini telah dikenal sejak masa jahiliyah. Ketika Islam datang, keyakinan tersebut dikategorikan sebagai perbuatan syirik yang wajib ditinggalkan.
Allah Ta'ala berfirman:

“Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al-A'raf: 131)

☑️ Di antara dalil yang menunjukkan bahwa tathayyur atau thiyarah termasuk kesyirikan adalah sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:

الطِّيَرَةُ شِرْكٌ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ ثَلاثًا
"Thiyarah adalah kesyirikan." Beliau mengulanginya sebanyak tiga kali. (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dari Abdullah bin Mas'ud radhiallahu 'anhu)

📌 Apabila kita telah mengetahui bahwa keyakinan tentang kesialan atau keberuntungan semacam itu termasuk perbuatan syirik, maka kewajiban kita adalah menjauhinya dan menjauhkan keluarga kita darinya. Dengan demikian, kita dan keluarga dapat terhindar dari dosa yang paling besar, yaitu dosa syirik kepada Allah Ta'ala.


#fawaidumum #bulanmuharram #bulanislam
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
📋 Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
📋 Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
🔗 MENGENAL BULAN MUHARRAM 4️⃣

☑️ BULAN MUHARRAM MENURUT SYI'AH
Berbeda dengan sebagian masyarakat Jawa yang menjadikan bulan Muharram sebagai waktu untuk menghindari berbagai aktivitas tertentu, orang-orang Syi'ah justru menjadikannya sebagai bulan duka dan belasungkawa.

Setiap tanggal 10 Muharram, mereka mengadakan peringatan besar-besaran untuk mengenang terbunuhnya cucu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu Husein bin Ali radhiallahu 'anhuma, di Padang Karbala.

Rangkaian acara tersebut berlangsung sejak tanggal 1 hingga 10 Muharram. Sejak awal Muharram sampai menjelang hari ke-10, mereka mengadakan pawai besar-besaran di jalan-jalan menuju Al-Husainiyah.

Al-Husainiyah adalah tempat yang biasa digunakan oleh orang-orang Syi'ah untuk berbagai kegiatan keagamaan dan peringatan. Penamaannya diambil dari nama Imam Syi'ah yang ketiga, yaitu Al-Imam Husein bin Ali radhiallahu 'anhuma.

Dalam sebagian pawai tersebut, para peserta hanya mengenakan celana atau sarung sementara bagian atas tubuh mereka terbuka. Mereka memukul-mukul dada dan punggung dengan rantai besi hingga meninggalkan bekas luka dan memar yang tampak jelas.

Kemudian, pada acara puncaknya, sebagian dari mereka mengenakan pakaian putih dan ikat kepala putih. Setelah itu mereka melukai kepala atau dahi dengan pedang, pisau, atau benda tajam lainnya sehingga darah mengalir dari tubuh mereka. Darah yang membasahi pakaian putih tersebut semakin menambah suasana duka, dan tidak sedikit di antara mereka yang menangis histeris.

Bahkan di beberapa tempat, terdapat berbagai praktik lain yang dikaitkan dengan peringatan tersebut. Di antaranya sebagaimana disebutkan dalam sebagian laporan tentang praktik mut'ah masal setelah melakukan kegiatan tersebut oleh kelompok Syi'ah di Lahore, Pakistan. Na'udzu billahi min dzalik.

☑️ Demikian gambaran ringkas sebagian aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang Syi'ah pada bulan Muharram. Sebagaimana telah disebutkan, tujuan utama dari rangkaian acara tersebut adalah untuk mengenang peristiwa terbunuhnya Husein bin Ali radhiallahu 'anhuma di Karbala.

#fawaidumum #bulanmuharram #bulanislam
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
📋 Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
📋 Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
🔗 MENGENAL BULAN MUHARRAM 5️⃣

Para pembaca rahimakumullah, sebagai kaum muslimin tentu kita turut bersedih atas peristiwa tragis dan menyayat hati yang menimpa cucu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu Al-Husain bin Ali radhiallahu 'anhuma.

Akan tetapi, Islam mengajarkan agar seseorang yang tertimpa musibah tetap bersikap ridha dan bersabar terhadap takdir Allah. Karena itu, Islam melarang segala bentuk ucapan maupun perbuatan yang menunjukkan ketidakridhaan terhadap ketetapan-Nya, seperti merobek pakaian, menampar pipi, menjambak rambut, meratap secara berlebihan, apalagi melukai diri sendiri sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Syi'ah.

Bandingkanlah perbuatan tersebut dengan sikap Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Ahlul Bait beliau ketika menghadapi musibah.

Ingatlah ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kehilangan putra beliau, Ibrahim. Tidak ada yang beliau lakukan selain bersabar dan mengucapkan:

"Sesungguhnya mata ini menangis dan hati ini bersedih. Namun kami tidak mengucapkan kecuali apa yang diridhai oleh Rabb kami. Sungguh kami bersedih atas perpisahan denganmu, wahai Ibrahim." (HR. Al-Bukhari)

✔️ Demikian pula ketika beliau kehilangan paman yang sangat dicintainya, yaitu Hamzah bin Abdul Muththalib radhiallahu 'anhu. Tidak pernah diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam maupun Ahlul Bait beliau memukul tubuh mereka dengan rantai atau melukai kepala dan tubuh mereka sebagai bentuk ungkapan duka.

Cara berkabung seperti itu juga tidak pernah dipraktikkan oleh Al-Husain bin Ali radhiallahu 'anhu ketika kehilangan ayahnya, Ali bin Abi Thalib radhiallahu 'anhu, yang wafat terbunuh secara zalim.

☑️ Demikian pula tidak pernah dipraktikkan oleh Al-Hasan bin Ali radhiallahu 'anhu ketika kehilangan saudaranya, Al-Husain bin Ali radhiallahu 'anhu.

Perbuatan-perbuatan semacam itu mereka jauhi karena tidak ingin terjatuh ke dalam perkara yang telah diperingatkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:

"Bukan termasuk golongan kami orang yang menampar pipi, merobek pakaian, dan menyeru dengan seruan jahiliyah." (HR. Al-Bukhari dan Muslim, dari Abdullah bin Mas'ud radhiallahu 'anhu)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga memberikan ancaman keras kepada para wanita yang meratap apabila mereka meninggal dunia dalam keadaan belum bertaubat dari perbuatan tersebut.

📝 PENUTUP
Para pembaca rahimakumullah, demikianlah sebagian fenomena yang terjadi di tengah umat dalam menyikapi bulan Muharram.

Sebagai seorang muslim, kita harus mampu membedakan antara syariat dan adat.

Syariat wajib didahulukan meskipun bertentangan dengan kebiasaan yang berlaku. Sebaliknya, adat dan tradisi harus ditinggalkan apabila menyelisihi syariat. Demikianlah prinsip Islam yang benar.

Dengan berpegang teguh kepada syariat, umat akan memperoleh kemuliaan. Sebaliknya, ketika adat dan tradisi lebih diutamakan daripada petunjuk agama, maka kehinaan dan kerendahan akan menimpa mereka. Inilah yang ditunjukkan dalam sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:

وَجُعِلَ الذِّلَّةُ وَالصَّغَارُ عَلَى مَنْ خَالَفَ أَمْرِي
"Dan dijadikan kehinaan dan kerendahan atas orang yang menyelisihi perintahku." (HR. Al-Bukhari, dari Abdullah bin Umar radhiallahu 'anhuma)

Semoga tulisan ringkas ini dapat menambah ilmu dan wawasan bagi saudara-saudara kita seiman. Semoga Allah senantiasa melimpahkan hidayah, taufik, dan keistiqamahan kepada kita semua.
🤲 Amin ya Rabbal 'alamin.

✍🏻 Selesai.

#fawaidumum #bulanmuharram #bulanislam
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
📋 Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
📋 Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
DOWNLOAD PDF
MENGENAL BULAN MUHARRAM
👇🏻👇🏻👇🏻

#muharram #aqidah
MENGENAL BULAN MUHARRAM.pdf
1.1 MB
📋 PDF MENGENAL BULAN MUHARRAM

▫️ Bulan Muharram Menurut Islam
▫️ Bulan Muharram Menurut Sebagian Masyarakat
▫️ Bulan Muharram Menurut Syi'at.

#muharram #aqidah #pdf

Warisan Salaf