Forwarded from Warisan Salaf
✅📝 ULAMA SALAF SAJA MENCATAT ILMU.. MENGAPA KITA TIDAK?
☑️ Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu berkata,
مَا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَدٌ أَكْثَرَ حَدِيثًا عَنْهُ مِنِّي، إِلَّا مَا كَانَ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، فَإِنَّهُ كَانَ يَكْتُبُ وَلاَ أَكْتُبُ
🔸 "Tidak ada seorang pun dari shahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam yang paling banyak (meriwayatkan) hadits dari beliau (shallallahu 'alaihi wa Sallam) selain aku, kecuali dari Abdullah bin Amr, karena ia dahulu menulis sedangkan aku tidak menulis." (HR. Al-Bukhari no.113)
☑️ Asy-Sya'bi rahimahullah berkata,
إذا سمعت شيئا فاكتبه ولو في الحائط
"Apabila engkau mendengar sesuatu (dari ilmu) maka tulislah walaupun di atas tembok." (HR. Abu Khaitsamah dalam Al-Ilmu no.146)
☑️ Ma'mar bin Rasyid rahimahullah berkata,
"Aku menceritakan kepada Yahya bin Abi Katsir beberapa hadits. Maka ia berkata kepadaku, 'tuliskanlah untukku hadits ini dan hadits ini'
Aku menjawab, "Sesungguhnya kami tidak menyukai menulis ilmu.'
Ia berkata, "Tulislah, karena sesungguhnya engkau jika tidak menulisnya maka sungguh engkau telah menyia-nyiakan (hadits tersebut)."
☑️ Abu Shalih Al-Farra' rahimahullah berkata,
"Aku bertanya kepada Abdullah bin Al-Mubarak tentang menulis ilmu. Maka beliau menjawab, "Seandainya bukan karena kitab (buku catatan ilmu,pen) niscaya kami tidak hafal." (As-Siyar 8/409)
✅ Keadaan mereka yang memiliki hafalan yang kuat dan kecerdesan saja sangat bersemangat mencatat ilmu dan menasehatkan kepada para muridnya untuk mencatat. Lalu bagaimana dengan kita??
🌍 Referensi: An-Nubadz fi Adabi Thalabil ilmi (hal.138)
📝 Dikumpulkan oleh Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
☑️ Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu berkata,
مَا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَدٌ أَكْثَرَ حَدِيثًا عَنْهُ مِنِّي، إِلَّا مَا كَانَ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، فَإِنَّهُ كَانَ يَكْتُبُ وَلاَ أَكْتُبُ
🔸 "Tidak ada seorang pun dari shahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam yang paling banyak (meriwayatkan) hadits dari beliau (shallallahu 'alaihi wa Sallam) selain aku, kecuali dari Abdullah bin Amr, karena ia dahulu menulis sedangkan aku tidak menulis." (HR. Al-Bukhari no.113)
☑️ Asy-Sya'bi rahimahullah berkata,
إذا سمعت شيئا فاكتبه ولو في الحائط
"Apabila engkau mendengar sesuatu (dari ilmu) maka tulislah walaupun di atas tembok." (HR. Abu Khaitsamah dalam Al-Ilmu no.146)
☑️ Ma'mar bin Rasyid rahimahullah berkata,
"Aku menceritakan kepada Yahya bin Abi Katsir beberapa hadits. Maka ia berkata kepadaku, 'tuliskanlah untukku hadits ini dan hadits ini'
Aku menjawab, "Sesungguhnya kami tidak menyukai menulis ilmu.'
Ia berkata, "Tulislah, karena sesungguhnya engkau jika tidak menulisnya maka sungguh engkau telah menyia-nyiakan (hadits tersebut)."
☑️ Abu Shalih Al-Farra' rahimahullah berkata,
"Aku bertanya kepada Abdullah bin Al-Mubarak tentang menulis ilmu. Maka beliau menjawab, "Seandainya bukan karena kitab (buku catatan ilmu,pen) niscaya kami tidak hafal." (As-Siyar 8/409)
✅ Keadaan mereka yang memiliki hafalan yang kuat dan kecerdesan saja sangat bersemangat mencatat ilmu dan menasehatkan kepada para muridnya untuk mencatat. Lalu bagaimana dengan kita??
🌍 Referensi: An-Nubadz fi Adabi Thalabil ilmi (hal.138)
📝 Dikumpulkan oleh Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
🕋🍂 MAHALNYA JIWA SEORANG MUSLIM
✅🔵 Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مِنْ قَتْلِ مُؤْمِنٍ بِغَيْرِ حَقٍّ
🌻 "Hilangnya dunia lebih ringan bagi Allah daripada terbunuhnya jiwa seorang muslim tanpa alasan yang benar. "
🌍 Sumber: Shahih At Tirmidzi
📝 Diterjemahkan oleh: Tim Warisan Salaf
#fawaidumum #muslim
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Ikuti Channel kami di telegram https://telegram.me/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
✅🔵 Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مِنْ قَتْلِ مُؤْمِنٍ بِغَيْرِ حَقٍّ
🌻 "Hilangnya dunia lebih ringan bagi Allah daripada terbunuhnya jiwa seorang muslim tanpa alasan yang benar. "
🌍 Sumber: Shahih At Tirmidzi
📝 Diterjemahkan oleh: Tim Warisan Salaf
#fawaidumum #muslim
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Ikuti Channel kami di telegram https://telegram.me/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
⚠️🍂🌻 BERAPA LAMA SEORANG ISTRI MAMPU BERSABAR DITINGGAL SUAMI? (Edisi Lengkap)
➖➖➖➖
✳️ Suatu malam, Umar bin khatthab keliling ronda. Kala melintasi sebuah rumah, tiba-tiba terdengar suara keluh kesah dari bilik seorang wanita;
تَطَاوَلَ هَذَا اللَّيْلُ وَاسْوَدَّ جَانِبُهْ ... وَطَالَ عَلَيَّ أَنْ لَا خَلِيلَ أُلَاعِبُهْ
Malam kian larut bertambah gulita...
Lama nian waktu ini, tiada kekasih yang kucumbu...
فَوَاللَّهِ لَوْلَا خَشْيَةُ اللَّهِ وَحْدَهْ ... لَحُرِّكَ مِنْ هَذَا السَّرِيرِ جَوَانِبُهْ
Demi Allah, andai saja bukan karena takut kepada Allah semata...
Niscaya ranjang ini akan bergoyang sendiri (karena selingkuh)...
🍂 (Setelah mendengar hal itu), pagi harinya Umar segera mengutus seorang kurir guna mengetahui perihal wanita tersebut.
💢 Informasi yang didapat, wanita tersebut adalah Fulanah bintu Fulan yang sedang ditinggal suaminya berjihad fi sabilillah.
🌱 Lantas, Umar segera menyuruh seorang wanita untuk tinggal sementara bersama wanita tadi.
كُونِي مَعَهَا حَتَّى يَأْتِيَ زَوْجُهَا
'Tinggallah sementara di rumahnya sampai suaminya pulang', begitu perintah Umar.
📝 Lalu, Umar menulis surat perintah buat suaminya agar segera pulang.
💢 Lanjut cerita, Umar pun menemui putrinya, Hafshah, guna memastikan (apa yang biasa dialami seorang wanita).
يَا بُنَيَّةُ، كَمْ تَصْبِرُ الْمَرْأَةُ عَنْ زَوْجِهَا؟
'Wahai putriku, berapa lamakah seorang wanita tahan berpisah dengan suaminya?' Tanya Umar.
Sambil terheran Hafshah menjawab:
يَا أَبَهْ، يَغْفِرُ اللَّهُ لَكَ أَمِثْلُكَ يَسْأَلُ مِثْلِي عَنْ هَذَا؟
'wahai Ayah, semoga Allah menaungimu dengan ampunannya, orang sekelasmu bertanya seperti ini kepadaku?'
Umar menjawab: 'kalau bukan karena keadaan yang sedang Aku butuhkan guna khalayak umum, tidak bakal Aku bertanya seperti ini kepadamu.'
Hafshah bertutur:
أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ، أَوْ خَمْسَةَ أَشْهُرٍ، أَوْ سِتَّةَ أَشْهُرٍ،
'bisa empat bulan, atau lima bulan, atau juga enam bulan.'
🔵 Umar berkata:
يَغْزُو النَّاسُ يَسِيرُونَ شَهْرًا ذَاهِبِينَ وَيَكُونُونَ فِي غَزْوِهِمْ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ، وَيَقْفُلُونَ شَهْرًا
'Saat orang-orang berjihad, waktu tempuh yang mereka butuhkan untuk berangkat adalah satu bulan. Sesampainya di medan jihad, setidaknya mamakan waktu hingga empat bulan. Kemudian perjalanan pulang juga satu bulan.'
✳️ Maka sejak saat itu, khalifah Umar menentukan jangka waktu (maksimal enam bulan) sebagai ukuran lamanya pengiriman pasukan tempur ke medan jihad.
................................
📕 Hasan Lighairihi
🌍 Sumber: Channel Telegram Syaikh 'Arofat al Muhammadi
📝 Diterjemahkan Oleh: al Ustadz Abdul Wahid at Tamimi
#Fawaidumum
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
➖➖➖➖
✳️ Suatu malam, Umar bin khatthab keliling ronda. Kala melintasi sebuah rumah, tiba-tiba terdengar suara keluh kesah dari bilik seorang wanita;
تَطَاوَلَ هَذَا اللَّيْلُ وَاسْوَدَّ جَانِبُهْ ... وَطَالَ عَلَيَّ أَنْ لَا خَلِيلَ أُلَاعِبُهْ
Malam kian larut bertambah gulita...
Lama nian waktu ini, tiada kekasih yang kucumbu...
فَوَاللَّهِ لَوْلَا خَشْيَةُ اللَّهِ وَحْدَهْ ... لَحُرِّكَ مِنْ هَذَا السَّرِيرِ جَوَانِبُهْ
Demi Allah, andai saja bukan karena takut kepada Allah semata...
Niscaya ranjang ini akan bergoyang sendiri (karena selingkuh)...
🍂 (Setelah mendengar hal itu), pagi harinya Umar segera mengutus seorang kurir guna mengetahui perihal wanita tersebut.
💢 Informasi yang didapat, wanita tersebut adalah Fulanah bintu Fulan yang sedang ditinggal suaminya berjihad fi sabilillah.
🌱 Lantas, Umar segera menyuruh seorang wanita untuk tinggal sementara bersama wanita tadi.
كُونِي مَعَهَا حَتَّى يَأْتِيَ زَوْجُهَا
'Tinggallah sementara di rumahnya sampai suaminya pulang', begitu perintah Umar.
📝 Lalu, Umar menulis surat perintah buat suaminya agar segera pulang.
💢 Lanjut cerita, Umar pun menemui putrinya, Hafshah, guna memastikan (apa yang biasa dialami seorang wanita).
يَا بُنَيَّةُ، كَمْ تَصْبِرُ الْمَرْأَةُ عَنْ زَوْجِهَا؟
'Wahai putriku, berapa lamakah seorang wanita tahan berpisah dengan suaminya?' Tanya Umar.
Sambil terheran Hafshah menjawab:
يَا أَبَهْ، يَغْفِرُ اللَّهُ لَكَ أَمِثْلُكَ يَسْأَلُ مِثْلِي عَنْ هَذَا؟
'wahai Ayah, semoga Allah menaungimu dengan ampunannya, orang sekelasmu bertanya seperti ini kepadaku?'
Umar menjawab: 'kalau bukan karena keadaan yang sedang Aku butuhkan guna khalayak umum, tidak bakal Aku bertanya seperti ini kepadamu.'
Hafshah bertutur:
أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ، أَوْ خَمْسَةَ أَشْهُرٍ، أَوْ سِتَّةَ أَشْهُرٍ،
'bisa empat bulan, atau lima bulan, atau juga enam bulan.'
🔵 Umar berkata:
يَغْزُو النَّاسُ يَسِيرُونَ شَهْرًا ذَاهِبِينَ وَيَكُونُونَ فِي غَزْوِهِمْ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ، وَيَقْفُلُونَ شَهْرًا
'Saat orang-orang berjihad, waktu tempuh yang mereka butuhkan untuk berangkat adalah satu bulan. Sesampainya di medan jihad, setidaknya mamakan waktu hingga empat bulan. Kemudian perjalanan pulang juga satu bulan.'
✳️ Maka sejak saat itu, khalifah Umar menentukan jangka waktu (maksimal enam bulan) sebagai ukuran lamanya pengiriman pasukan tempur ke medan jihad.
................................
📕 Hasan Lighairihi
Diriwayatkan Abdurrazaq dalam Al Mushonnaf (no 12.593-12.594), Sa'ad bin Manshur dalam Sunannya (no 2463), rentetan kisah dinukil darinya, (dan juga diriwayatkan) Ibnu Syabah dalam Tarikhul Madinah (2/759), Ibnu Abi Ad Dunya dalam An-Nafaqoh 'ala Al 'Iyal (494), Az Zubaidi dalam Al Amali (94), Al-Khoroithi dalam I'tilalu Al Qulub (hal.399-400), Al Baihaqi dalam As Sunanul Kubro (no 17.850), dan selain mereka dari jalur periwayatan yang sebagiannya mursal dan sebagiannya lagi ada kelemahan, dan semuanya tidak selamat dari pembicaraan. Akan tetapi dengan keseluruhan riwayat-riwayat tersebut derajat kisah ini naik menjadi hasan lighairihi🌍 Sumber: Channel Telegram Syaikh 'Arofat al Muhammadi
📝 Diterjemahkan Oleh: al Ustadz Abdul Wahid at Tamimi
#Fawaidumum
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
👍1
Forwarded from Warisan Salaf
✅📝 MENJAGA RAHASIA
☑️ Rahasia adalah apa yang terjadi secara tersembunyi antara seseorang dengan temannya. Tidak halal baginya menyebarkan rahasia tersebut atau menceritakannya kepada orang lain.
💢 dan rahasia bisa diketahui dengan salah satu dari tiga hal:
1⃣ Pertama: Ia mengatakan kepadamu "Jangan beritahu siapa pun."
2⃣ Kedua: Adanya indikasi dari perbuatannya bahwa ia tidak suka diketahui oleh orang lain, contohnya: ia menoleh ke kanan dan ke kiri pada saat menceritakan sesuatu tersebut.
3⃣ Ketiga: Apa yang dia ceritakan merupakan perkara yang malu atau perkara yang takut bila diketahui oleh orang lain, seperti menceritakan tentang permasalahan pribadi atau keluarganya.
🔷 Jika terdapat salah satu dari tiga keadaan di atas, maka tidak halal bagi seseorang untuk menyebarkan rahasia saudaranya, walaupun dia tidak mengatakan, "jangan beritahu orang lain."
🕋 Allah berfirman, "dan penuhilah janji, karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya." (QS. Al-Isra:34)
🌍 Sumber Panduan: Syarah Riyadhus Shalihin Ibnu Utsaimin (4/36)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
☑️ Rahasia adalah apa yang terjadi secara tersembunyi antara seseorang dengan temannya. Tidak halal baginya menyebarkan rahasia tersebut atau menceritakannya kepada orang lain.
💢 dan rahasia bisa diketahui dengan salah satu dari tiga hal:
1⃣ Pertama: Ia mengatakan kepadamu "Jangan beritahu siapa pun."
2⃣ Kedua: Adanya indikasi dari perbuatannya bahwa ia tidak suka diketahui oleh orang lain, contohnya: ia menoleh ke kanan dan ke kiri pada saat menceritakan sesuatu tersebut.
3⃣ Ketiga: Apa yang dia ceritakan merupakan perkara yang malu atau perkara yang takut bila diketahui oleh orang lain, seperti menceritakan tentang permasalahan pribadi atau keluarganya.
🔷 Jika terdapat salah satu dari tiga keadaan di atas, maka tidak halal bagi seseorang untuk menyebarkan rahasia saudaranya, walaupun dia tidak mengatakan, "jangan beritahu orang lain."
🕋 Allah berfirman, "dan penuhilah janji, karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya." (QS. Al-Isra:34)
🌍 Sumber Panduan: Syarah Riyadhus Shalihin Ibnu Utsaimin (4/36)
📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
🍃📮 HUKUM SHOLAT TANPA MENYEMPURNAKAN TASYAHHUD AKHIR 📮🍃
Padahal imam sudah salam.
—------------------
🌷 Pertanyaan:
🔻Suatu perkara yang telah diketahui (bersama), bahwasanya tasyahhud akhir termasuk salah satu rukun sholat.
🔻 Pada satu kejadian sholat, Imam telah (mengucapkan) salam, dalam keadaan saya belum menyempurnakan tahiyyat (yakni tasyahhud, pen) kecuali sebagian kecilnya (di permulaan, pen).
🔻 Apakah saya harus mengulangi sholat?
〰〰📮 Jawaban:
🔰 Wajib bagimu untuk menyempunakan tasyahhud walaupun engkau terlambat mengikuti sebagian gerakan imam.
👉 Karena tasyahhud akhir adalah rukun, berdasarkan pendapat yang paling benar dari dua pendapat para ulama.
🔻Di dalamnya juga terdapat sholawat kepada Nabi _shollallahu ‘alaihi wasallam_.
👉 Oleh karena itu, yang wajib engkau lakukan adalah menyempurnakannya (yakni tasyahhud akhir, pen) walaupun (dilakukan) setelah ucapan salam imam.
🔻Di antara (perkara yang harus disempurnakan, pen) adalah ta’awwudz (berlindung) kepada Allah _Ta’ala_ dari adzab Jahannam , ‘adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari fitnah Dajjal Al-Masih. Karena nabi _shollallahu ‘alaihi wasallam_ memerintahkan ta’awwudz (berlindung) dari empat perkara ini setelah tasyahhud akhir.
🔻Dan juga sebagian ulama berpendapat wajibnya permasalahan itu.
_Wallahu waliyyut taufiq_
📚[ Majmu’ Fatawa Ibn Baz ; 11/248 ]
📝 Diterjemahkan Oleh: al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan
#Fawaidumum #Sholat #fikihsholat #fatwasholat #TasyahhudAkhir
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Padahal imam sudah salam.
—------------------
🌷 Pertanyaan:
🔻Suatu perkara yang telah diketahui (bersama), bahwasanya tasyahhud akhir termasuk salah satu rukun sholat.
🔻 Pada satu kejadian sholat, Imam telah (mengucapkan) salam, dalam keadaan saya belum menyempurnakan tahiyyat (yakni tasyahhud, pen) kecuali sebagian kecilnya (di permulaan, pen).
🔻 Apakah saya harus mengulangi sholat?
〰〰📮 Jawaban:
🔰 Wajib bagimu untuk menyempunakan tasyahhud walaupun engkau terlambat mengikuti sebagian gerakan imam.
👉 Karena tasyahhud akhir adalah rukun, berdasarkan pendapat yang paling benar dari dua pendapat para ulama.
🔻Di dalamnya juga terdapat sholawat kepada Nabi _shollallahu ‘alaihi wasallam_.
👉 Oleh karena itu, yang wajib engkau lakukan adalah menyempurnakannya (yakni tasyahhud akhir, pen) walaupun (dilakukan) setelah ucapan salam imam.
🔻Di antara (perkara yang harus disempurnakan, pen) adalah ta’awwudz (berlindung) kepada Allah _Ta’ala_ dari adzab Jahannam , ‘adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari fitnah Dajjal Al-Masih. Karena nabi _shollallahu ‘alaihi wasallam_ memerintahkan ta’awwudz (berlindung) dari empat perkara ini setelah tasyahhud akhir.
🔻Dan juga sebagian ulama berpendapat wajibnya permasalahan itu.
_Wallahu waliyyut taufiq_
📚[ Majmu’ Fatawa Ibn Baz ; 11/248 ]
📝 Diterjemahkan Oleh: al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan
#Fawaidumum #Sholat #fikihsholat #fatwasholat #TasyahhudAkhir
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
Forwarded from Warisan Salaf
✅☑️ MENGAMBIL ILMU DARI AHLUSSUNNAH
🔘 Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bahwasanya beliau bersabda,
🔸 "Akan muncul pada akhir jaman sekelompok manusia yang akan menceritakan hadits kepada kalian dengan sesuatu yang tidak pernah kalian mendengarnya demikian juga bapak-bapak kalian. Maka berhati-hatilah kalian dari mereka." (HR. Muslim dalam muqoddimah shahihnya hal.6)
🔘 Al-Imam Al-Baghawi Rahimahullah menyebutkan kesepakatan ulama salaf dalam memboikot ahlul bid'ah, beliau berkata,
🔸 "dan telah berlalu para shahabat, tabi'in, dan pengikut mereka, serta ulama sunnah atas perkara ini, yaitu mereka bersepakat untuk memusuhi ahlul bid'ah dan memboikot mereka." (Syarhus Sunnah 1/227)
🔘 Al-Imam Abdurrahman bin Mahdi rahimahullah berkata,
🔸 "Tiga (jenis manusia) yang tidak diambil (ilmunya) dari mereka, yaitu:
1⃣ Orang yang tertuduh melakukan kedustaan
2⃣ Pelaku kebid'ahan yang menyeruh kepada bid'ahnya
3⃣ dan seseorang yang cenderung keliru dan salah
🔘 Al-Imam Ahmad rahimahullah berkata,
🔸 "Semoga Allah menghinakan al-Karobisi, tidak boleh dijadikan teman duduk, tidak boleh diajak bicara, tidak boleh disalin kitab-kitabnya, dan kami tidak duduk bersama orang yang duduk dengannya."
🔘 Abdul Wahhab Al-Khaffaf rahimahullah berkata,
🔸 "Aku melewati Amr bin Ubaid (tokoh mu'tazilah,pen) sedang duduk sendirian.
🔹 Maka aku bertanya kepadanya, 'apa yang terjadi denganmu sehingga manusia meninggalkanmu?'
🔸 Ia menjawab, 'Ibnu 'Aun (ulama sunnah,pen) telah melarang manusia dariku, maka mereka pun pergi (meninggalkanku)." (Mizanul I'tidal 3/274)
🔘 Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah berkata,
🔸 "Barangsiapa mendengar dari ahli bid'ah, maka Allah tidak akan memberi manfaat dengan apa yang ia dengar. dan barangsiapa berjabatan tangan dengannya, maka sungguh ia telah melepas Islam seutas demi seutas." (Al-Jami' Li AKhlaqi Ar-Rawi 1/138 hal.163)
🔘 Al-Qahthani berkata dalam baitnya,
🔸 Tidaklah berteman dengan ahli bid'ah kecuali orang yang sepertinya ...
🔸 di bawah asap ada api yang berkobar..
❌⛔️ Oleh karena itu, janganlah mengambil ilmu dari ahli bid'ah dan orang-orang yang menyimpang atau memiliki penyakit di dalam hatinya. Karena mengambil ilmu dari mereka akan mewariskan penyimpangan dari al-haq baik disadari ataupun tidak. Bundar Ibnul Husein rahimahullah berkata, "Berteman dengan ahli bid'ah akan mewariskan berpalingnya dari kebenaran." (As-Siyar 16/106)
⭕️ Sehingga, jangan pedulikan orang yang mengatakan "aku akan mengambil ilmu dari siapa pun" atau "aku akan mengambil yang baiknya saja, adapun yang jelek aku tinggalkan"
⏹ Sebenarnya, mereka sedang mempertaruhkan hidayah yang telah Allah berikan kepada mereka.. Allahul musta'an
- Semoga bermanfaat -
🌍 Referensi: An-Nubadz fi Adabi Thalabil ilmi (hal.24-28)
📝 Dikumpulkan oleh Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
🔘 Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bahwasanya beliau bersabda,
🔸 "Akan muncul pada akhir jaman sekelompok manusia yang akan menceritakan hadits kepada kalian dengan sesuatu yang tidak pernah kalian mendengarnya demikian juga bapak-bapak kalian. Maka berhati-hatilah kalian dari mereka." (HR. Muslim dalam muqoddimah shahihnya hal.6)
🔘 Al-Imam Al-Baghawi Rahimahullah menyebutkan kesepakatan ulama salaf dalam memboikot ahlul bid'ah, beliau berkata,
🔸 "dan telah berlalu para shahabat, tabi'in, dan pengikut mereka, serta ulama sunnah atas perkara ini, yaitu mereka bersepakat untuk memusuhi ahlul bid'ah dan memboikot mereka." (Syarhus Sunnah 1/227)
🔘 Al-Imam Abdurrahman bin Mahdi rahimahullah berkata,
🔸 "Tiga (jenis manusia) yang tidak diambil (ilmunya) dari mereka, yaitu:
1⃣ Orang yang tertuduh melakukan kedustaan
2⃣ Pelaku kebid'ahan yang menyeruh kepada bid'ahnya
3⃣ dan seseorang yang cenderung keliru dan salah
🔘 Al-Imam Ahmad rahimahullah berkata,
🔸 "Semoga Allah menghinakan al-Karobisi, tidak boleh dijadikan teman duduk, tidak boleh diajak bicara, tidak boleh disalin kitab-kitabnya, dan kami tidak duduk bersama orang yang duduk dengannya."
🔘 Abdul Wahhab Al-Khaffaf rahimahullah berkata,
🔸 "Aku melewati Amr bin Ubaid (tokoh mu'tazilah,pen) sedang duduk sendirian.
🔹 Maka aku bertanya kepadanya, 'apa yang terjadi denganmu sehingga manusia meninggalkanmu?'
🔸 Ia menjawab, 'Ibnu 'Aun (ulama sunnah,pen) telah melarang manusia dariku, maka mereka pun pergi (meninggalkanku)." (Mizanul I'tidal 3/274)
🔘 Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah berkata,
🔸 "Barangsiapa mendengar dari ahli bid'ah, maka Allah tidak akan memberi manfaat dengan apa yang ia dengar. dan barangsiapa berjabatan tangan dengannya, maka sungguh ia telah melepas Islam seutas demi seutas." (Al-Jami' Li AKhlaqi Ar-Rawi 1/138 hal.163)
🔘 Al-Qahthani berkata dalam baitnya,
🔸 Tidaklah berteman dengan ahli bid'ah kecuali orang yang sepertinya ...
🔸 di bawah asap ada api yang berkobar..
❌⛔️ Oleh karena itu, janganlah mengambil ilmu dari ahli bid'ah dan orang-orang yang menyimpang atau memiliki penyakit di dalam hatinya. Karena mengambil ilmu dari mereka akan mewariskan penyimpangan dari al-haq baik disadari ataupun tidak. Bundar Ibnul Husein rahimahullah berkata, "Berteman dengan ahli bid'ah akan mewariskan berpalingnya dari kebenaran." (As-Siyar 16/106)
⭕️ Sehingga, jangan pedulikan orang yang mengatakan "aku akan mengambil ilmu dari siapa pun" atau "aku akan mengambil yang baiknya saja, adapun yang jelek aku tinggalkan"
⏹ Sebenarnya, mereka sedang mempertaruhkan hidayah yang telah Allah berikan kepada mereka.. Allahul musta'an
- Semoga bermanfaat -
🌍 Referensi: An-Nubadz fi Adabi Thalabil ilmi (hal.24-28)
📝 Dikumpulkan oleh Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
👍1
📽 VIDEO: MAKSIAT MENGHALANGI DATANGNYA RIZQI 👆🏻👆🏻
💢 MAKSIAT MENGHALANGI DATANGNYA RIZQI
1⃣ Video kualitas rendah (12.4 mb)
2⃣ Video kualitas sedang (24.7 mb)
📡 Oleh Tim Warisan Salaf
🍏 Format: VIDEO & TEKS
#video
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
💢 MAKSIAT MENGHALANGI DATANGNYA RIZQI
1⃣ Video kualitas rendah (12.4 mb)
2⃣ Video kualitas sedang (24.7 mb)
📡 Oleh Tim Warisan Salaf
🍏 Format: VIDEO & TEKS
#video
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
🍃Pelajaran TAUHID:
Kajian Kitab Tsalatsatul Ushul (Bagian 4⃣8⃣)
—---------------------------------------—
💢PENJELASAN:
Tentang: “Ibadah Tawakkal” (bagian 2)
📮 Macam-macam Tawakkal:
〰〰〰〰〰
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah menyebutkan empat macam Tawakkal:
〰〰〰
1⃣ Yang Pertama: Tawakkal kepada Allah –Ta’ala-.
Tawakkal yang seperti ini termasuk kesempurnaan iman, bahkan sebagai tanda kebenaran imannya.
✅ Kedudukannya wajib. Karena keimanan tidak dikatakan sempurna kecuali dengannya.
2⃣ Yang Kedua: Tawakkal Sirr (Tawakkal Rahasia).
Adalah menyandarkan diri kepada mayit (orang yang telah meninggal, pen) dalam mendatangkan manfaat atau menolak madhorot. Ini adalah syirik besar.
🔻 Yang demikian itu tidak terjadi kecuali dari orang yang meyakini bahwa mayit memiliki kemampuan rahasia di alam semesta.
🔻Tidak dibedakan keadaan mayitnya, bisa berupa nabi, wali, ataupun thoghut musuh Allah –Ta’ala-.
3⃣ Yang Ketiga: Tawakkal kepada orang lain, Dalam perkara yang diatur oleh orang lain tersebut.
Disertai perasaan bahwa orang lain tersebut memiliki kedudukan lebih tinggi, sedangkan orang yang bertawakkal memiliki kedudukan lebih rendah darinya.
🔻Contohnya: Seseorang bertawakkal kepada pimpinannya dalam mendapatkan upah pencaharian, dan yang semisalnya.
🔻 Jenis ketiga ini termasuk model syirik kecil, disebabkan kuatnya keterikatan hati kepada makhluk, disertai dengan penyandaran diri kepadanya.
🔻 Namun, jika dia bersandar kepada makhluk dalam rangka menjadikannya sebab, (dan dia yakin) Allah –Ta’ala- Yang menentukan perkara itu bisa sampai di tangannya, Itu tidak mengapa.
Jika pengaruh baik dalam mendapatkannya ada pada orang yang bertawakkal.
4⃣ Yang Keempat: Tawakkal kepada orang lain, Dalam perkara yang diatur oleh orang yang bertawakkal.
Dimana ia menunjuk orang lain untuk menggantikannya pada suatu urusan yang boleh untuk diwakilkan.
Yang demikian ini tidak mengapa berdasarkan dalil dari Al-Qur`an, Sunnah, dan Ijma’.
🔻Nabi Ya’qub –‘alaihissalam- pernah berkata kepada anak-anaknya (artinya):
“Hai anak-anakku, pergilah kalian, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya.” [ Yusuf: 87 ]
🔻Nabi kita –shollallahu’alaihi wasallam- juga pernah mewakilkan kepada Ali bin Abi Tholib –rodhiyallahu ‘anhu- urusan binatang sembelihan pada Haji Wada’, agar dishodaqohkan kulit beserta mayoritas dagingnya, kemudian agar menyembelih 100 ekor sisanya, setelah sebelumnya nabi -shollallahu 'alaihi wasallam- menyembelih 63 ekor dengan tangannya.
✅ Adapun ijmak (kesepakatan para Ulama`) tentang bolehnya perkara itu dapat diketahui (dari penjelasan mereka) secara umum.
Wallahu a'lamu bisshowab
Bersambung insya Allah,
.........................
🌍 Ikuti terus pelajaran Tsalatsatul Ushul (ثلاثة الأصول) setiap hari senin dan kamis, Insya Allah
📝 Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan Hafizhahullahu Ta'ala.
.........................
#ushultsalatsah
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Kajian Kitab Tsalatsatul Ushul (Bagian 4⃣8⃣)
—---------------------------------------—
💢PENJELASAN:
Tentang: “Ibadah Tawakkal” (bagian 2)
📮 Macam-macam Tawakkal:
〰〰〰〰〰
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah menyebutkan empat macam Tawakkal:
〰〰〰
1⃣ Yang Pertama: Tawakkal kepada Allah –Ta’ala-.
Tawakkal yang seperti ini termasuk kesempurnaan iman, bahkan sebagai tanda kebenaran imannya.
✅ Kedudukannya wajib. Karena keimanan tidak dikatakan sempurna kecuali dengannya.
2⃣ Yang Kedua: Tawakkal Sirr (Tawakkal Rahasia).
Adalah menyandarkan diri kepada mayit (orang yang telah meninggal, pen) dalam mendatangkan manfaat atau menolak madhorot. Ini adalah syirik besar.
🔻 Yang demikian itu tidak terjadi kecuali dari orang yang meyakini bahwa mayit memiliki kemampuan rahasia di alam semesta.
🔻Tidak dibedakan keadaan mayitnya, bisa berupa nabi, wali, ataupun thoghut musuh Allah –Ta’ala-.
3⃣ Yang Ketiga: Tawakkal kepada orang lain, Dalam perkara yang diatur oleh orang lain tersebut.
Disertai perasaan bahwa orang lain tersebut memiliki kedudukan lebih tinggi, sedangkan orang yang bertawakkal memiliki kedudukan lebih rendah darinya.
🔻Contohnya: Seseorang bertawakkal kepada pimpinannya dalam mendapatkan upah pencaharian, dan yang semisalnya.
🔻 Jenis ketiga ini termasuk model syirik kecil, disebabkan kuatnya keterikatan hati kepada makhluk, disertai dengan penyandaran diri kepadanya.
🔻 Namun, jika dia bersandar kepada makhluk dalam rangka menjadikannya sebab, (dan dia yakin) Allah –Ta’ala- Yang menentukan perkara itu bisa sampai di tangannya, Itu tidak mengapa.
Jika pengaruh baik dalam mendapatkannya ada pada orang yang bertawakkal.
4⃣ Yang Keempat: Tawakkal kepada orang lain, Dalam perkara yang diatur oleh orang yang bertawakkal.
Dimana ia menunjuk orang lain untuk menggantikannya pada suatu urusan yang boleh untuk diwakilkan.
Yang demikian ini tidak mengapa berdasarkan dalil dari Al-Qur`an, Sunnah, dan Ijma’.
🔻Nabi Ya’qub –‘alaihissalam- pernah berkata kepada anak-anaknya (artinya):
“Hai anak-anakku, pergilah kalian, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya.” [ Yusuf: 87 ]
🔻Nabi kita –shollallahu’alaihi wasallam- juga pernah mewakilkan kepada Ali bin Abi Tholib –rodhiyallahu ‘anhu- urusan binatang sembelihan pada Haji Wada’, agar dishodaqohkan kulit beserta mayoritas dagingnya, kemudian agar menyembelih 100 ekor sisanya, setelah sebelumnya nabi -shollallahu 'alaihi wasallam- menyembelih 63 ekor dengan tangannya.
✅ Adapun ijmak (kesepakatan para Ulama`) tentang bolehnya perkara itu dapat diketahui (dari penjelasan mereka) secara umum.
Wallahu a'lamu bisshowab
Bersambung insya Allah,
.........................
🌍 Ikuti terus pelajaran Tsalatsatul Ushul (ثلاثة الأصول) setiap hari senin dan kamis, Insya Allah
📝 Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan Hafizhahullahu Ta'ala.
.........................
#ushultsalatsah
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
✅📡⚠️TIDAK SEMUA ORANG YANG MENGAKU DI ATAS MANHAJ SALAF ADALAH SALAFY
➖➖➖➖
📝 Berkata Al 'Allamah Shalih al Fauzan -hafizhahullah -:
⚠️ "Tidaklah setiap orang yang mengklaim (mengaku) salafiyah ia lantas menjadi salafy"
💢 Sungguh telah mengklaimnya suatu kaum yang jahil, yang mereka tidak mengenal manhaj salaf,
⛔️ Dan telah mengklaimnya kaum perusak, berpemikiran manhaj Khawarij dalam menumpahkan darah dan membuat kerusakan di muka bumi,
📛 Dan mengklaimnya suatu kaum yang sok pintar, padahal mereka tidak mengambil ilmu dari para ulama,
🔹 mereka hanya:
❌mengambil ilmu dari buku-buku dan sekedar membaca,
❌dan bersandar kepada menghafal nash-nash (Al-Qur'an dan hadits) tapi kosong dari pemahaman,
📝 Padahal Allah menyatakan:
وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ
"dan generasi awal dari kalangan muhajirin dan anshar dan yg mengikuti mereka dgn baik.." (QS. At Taubah:100)
✅ Yaitu (mengikuti mereka) dengan kokoh,
✔️ dan hal itu tidak akan terwujud kecuali dengan mempelajari dan mengamalkan manhaj mereka".
.......................................
قال العلامة صالح الفوزان حفظه الله تعالى :
"ليس كل من ادعى السلفية يكون سلفيا ، فقد ادعاها قوم جهال لا يعرفون منهج السلف ، وادعاها قوم مخربون ينتحلون منهج الخوارج في سفك الدماء والإفساد في الأرض ، وادعاها قوم متعالمون لم يأخذوا العلم عن العلماء ، وإنَّما أخذوه من الكتب والمطالعات والاعتماد على حفظ النصوص مجردا عن الفهم ، والله سبحانه قال (والسَّابِقون الْأوَّلُون مِن الْمُهاجِرِين والْأنصارِ والَّذِين اتَّبعُوهُم بِإِحْسانٍ) (التوبة: 100) ،أي بإتقان ، ولايكون ذلك إلابالعلم والعمل بمنهجهم ."
........................................
🌎 Sumber: Haqiqatu Al-Manhaj As-Salafy (hal.65)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abu Ja'far Jember hafizhahullah
#Fawaidumum #manhaj #manhajsalaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
➖➖➖➖
📝 Berkata Al 'Allamah Shalih al Fauzan -hafizhahullah -:
⚠️ "Tidaklah setiap orang yang mengklaim (mengaku) salafiyah ia lantas menjadi salafy"
💢 Sungguh telah mengklaimnya suatu kaum yang jahil, yang mereka tidak mengenal manhaj salaf,
⛔️ Dan telah mengklaimnya kaum perusak, berpemikiran manhaj Khawarij dalam menumpahkan darah dan membuat kerusakan di muka bumi,
📛 Dan mengklaimnya suatu kaum yang sok pintar, padahal mereka tidak mengambil ilmu dari para ulama,
🔹 mereka hanya:
❌mengambil ilmu dari buku-buku dan sekedar membaca,
❌dan bersandar kepada menghafal nash-nash (Al-Qur'an dan hadits) tapi kosong dari pemahaman,
📝 Padahal Allah menyatakan:
وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ
"dan generasi awal dari kalangan muhajirin dan anshar dan yg mengikuti mereka dgn baik.." (QS. At Taubah:100)
✅ Yaitu (mengikuti mereka) dengan kokoh,
✔️ dan hal itu tidak akan terwujud kecuali dengan mempelajari dan mengamalkan manhaj mereka".
.......................................
قال العلامة صالح الفوزان حفظه الله تعالى :
"ليس كل من ادعى السلفية يكون سلفيا ، فقد ادعاها قوم جهال لا يعرفون منهج السلف ، وادعاها قوم مخربون ينتحلون منهج الخوارج في سفك الدماء والإفساد في الأرض ، وادعاها قوم متعالمون لم يأخذوا العلم عن العلماء ، وإنَّما أخذوه من الكتب والمطالعات والاعتماد على حفظ النصوص مجردا عن الفهم ، والله سبحانه قال (والسَّابِقون الْأوَّلُون مِن الْمُهاجِرِين والْأنصارِ والَّذِين اتَّبعُوهُم بِإِحْسانٍ) (التوبة: 100) ،أي بإتقان ، ولايكون ذلك إلابالعلم والعمل بمنهجهم ."
........................................
🌎 Sumber: Haqiqatu Al-Manhaj As-Salafy (hal.65)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abu Ja'far Jember hafizhahullah
#Fawaidumum #manhaj #manhajsalaf
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
✅📕 KITAB PDF: TAUDHIHUL AHKAM SYARAH BULUGHUL MAROM
📝 Judul: Taudhihul Ahkam min Bulughil Marom
📕 Penulis: Syaikh Abdullah al Bassam rahimahullah
✅ Penerbit: Maktabah Al Asadi Makkah Al Mukarromah
📡 Cetakan: Kelima, 1423 H/2003M
✔️ Jumlah Jilid: 7 Jilid
🔵 Ukuran: 67Mb
Link download 👇👇
📝 Judul: Taudhihul Ahkam min Bulughil Marom
📕 Penulis: Syaikh Abdullah al Bassam rahimahullah
✅ Penerbit: Maktabah Al Asadi Makkah Al Mukarromah
📡 Cetakan: Kelima, 1423 H/2003M
✔️ Jumlah Jilid: 7 Jilid
🔵 Ukuran: 67Mb
Link download 👇👇
🕋🍂 MEMBANGUNKAN ISTRI UNTUK QIYAMUL LAIL
➖➖➖➖
📝 Abu Sa'id al Khudri dan Abu Hurairah radhiallahu 'anhuma berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنِ اسْتَيْقَظَ مِنَ اللَّيْلِ وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ، فَصَلَّيَا رَكْعَتَيْنِ جَمِيعًا، كُتِبَا مِنَ الذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا، وَالذَّاكِرَاتِ
📡 "Barangsiapa bangun di malam hari dan membangunkan istrinya, lalu keduanya shalat dua raka'at bersama-sama, maka keduanya akan dicatat ke dalam golongan orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah dari kalangan laki-laki dan wanita."
📕 (HR. Abu Daud no. 1451, dan dishahihkan Syaikh al Albani rahimahullah)
.................
☑️ Penjelasan:
Keutamaan hadits ini disebutkan dalam surat al Ahzab ayat ke 35,
وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
📖 "Dan orang-orang yang banyak berdzikir mengingat Allah dari kalangan laki-laki dan wanita, Allah sediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar." (Lihat 'Aunul Ma'bud 4/228)
..................
📝 oleh: Tim Warisan Salaf
#Fawaidumum #dzikir #keutamaan dzikir #qiyamul_lail
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
➖➖➖➖
📝 Abu Sa'id al Khudri dan Abu Hurairah radhiallahu 'anhuma berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنِ اسْتَيْقَظَ مِنَ اللَّيْلِ وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ، فَصَلَّيَا رَكْعَتَيْنِ جَمِيعًا، كُتِبَا مِنَ الذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا، وَالذَّاكِرَاتِ
📡 "Barangsiapa bangun di malam hari dan membangunkan istrinya, lalu keduanya shalat dua raka'at bersama-sama, maka keduanya akan dicatat ke dalam golongan orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah dari kalangan laki-laki dan wanita."
📕 (HR. Abu Daud no. 1451, dan dishahihkan Syaikh al Albani rahimahullah)
.................
☑️ Penjelasan:
Keutamaan hadits ini disebutkan dalam surat al Ahzab ayat ke 35,
وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
📖 "Dan orang-orang yang banyak berdzikir mengingat Allah dari kalangan laki-laki dan wanita, Allah sediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar." (Lihat 'Aunul Ma'bud 4/228)
..................
📝 oleh: Tim Warisan Salaf
#Fawaidumum #dzikir #keutamaan dzikir #qiyamul_lail
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
🍃📮 DZIKIR BISA MENGHIDUPKAN HATI 📮🍃
—------------------
🔰 Allah Ta’ala berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
”...hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”
🌼 Al-Imam Ath-Thobari rohimahullah menjelaskan: “Hati-hati kaum mukminin akan menjadi tenang dan gembira dengan sebab berdzikir kepada Allah Ta’ala .”
..............................
Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah:
”Di antara fungsi dzikir adalah menghidupkan hati.
🔻Aku pernah mendengar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah mengatakan:
”Dzikir bagi hati, ibarat air bagi ikan. Bagaimana jadinya keadaan ikan jika ia berpisah dari air?”
💯 Jelas bagi kita gambaran kegalauan ikan tatkala ia jauh dari air.
➖➖➖
✅ Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan taufiq-Nya kepada kita agar senantiasa berdzikir kepada-Nya.
Wallahul Muwaffiq (AH)
📝 oleh: al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan
#Fawaidumum #dzikir #keutamaandzikir #penenangjiwa
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
—------------------
🔰 Allah Ta’ala berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
”...hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”
(QS Ar-Ra’d : 28)🌼 Al-Imam Ath-Thobari rohimahullah menjelaskan: “Hati-hati kaum mukminin akan menjadi tenang dan gembira dengan sebab berdzikir kepada Allah Ta’ala .”
(Tafsir Ath-Thobari 16/432)..............................
Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah:
”Di antara fungsi dzikir adalah menghidupkan hati.
🔻Aku pernah mendengar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah mengatakan:
”Dzikir bagi hati, ibarat air bagi ikan. Bagaimana jadinya keadaan ikan jika ia berpisah dari air?”
(Al-Wabilus Shoyyib hal.42) 💯 Jelas bagi kita gambaran kegalauan ikan tatkala ia jauh dari air.
➖➖➖
✅ Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan taufiq-Nya kepada kita agar senantiasa berdzikir kepada-Nya.
Wallahul Muwaffiq (AH)
📝 oleh: al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan
#Fawaidumum #dzikir #keutamaandzikir #penenangjiwa
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
💦💰⚠️ BERATNYA BEBAN HARTA YANG BANYAK
➖➖➖➖
📝 Berkata Al Walid bin Qais rahimahullah:
«مَنْ كَثُرَ مَالُهُ كَثُرَ تَعَبُهُ وَمَنْ كَثُرَ تَعَبُهُ كَثُرَتْ شَيَاطِينُهُ وَمَنْ كَثُرَتْ شَيَاطِينُهُ اشْتَدَّ حِسَابُهُ»
💰 "Siapa yang banyak hartanya maka banyak lelahnya
⚠️ Dan siapa yang banyak lelahnya maka banyak syaithannya
💡 Dan siapa yang banyak syaithannya maka lebih berat hisabnya"
.............................
🌎 Sumber: Az-Zuhdu li Ahmad bin Hanbal (no.2248, hal.309)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abu Ja'far Jember hafizhahullah
#Fawaidumum #bahayadunia #zuhd
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
➖➖➖➖
📝 Berkata Al Walid bin Qais rahimahullah:
«مَنْ كَثُرَ مَالُهُ كَثُرَ تَعَبُهُ وَمَنْ كَثُرَ تَعَبُهُ كَثُرَتْ شَيَاطِينُهُ وَمَنْ كَثُرَتْ شَيَاطِينُهُ اشْتَدَّ حِسَابُهُ»
💰 "Siapa yang banyak hartanya maka banyak lelahnya
⚠️ Dan siapa yang banyak lelahnya maka banyak syaithannya
💡 Dan siapa yang banyak syaithannya maka lebih berat hisabnya"
.............................
🌎 Sumber: Az-Zuhdu li Ahmad bin Hanbal (no.2248, hal.309)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abu Ja'far Jember hafizhahullah
#Fawaidumum #bahayadunia #zuhd
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
✅📕 KITAB PDF: الصوارف عن الحق
📝 Judul: Ash-Showarif 'anil Haq (الصوارف عن الحق)
📕 Penulis: Hamd bin Ibrahim al Utsman
✅ Penerbit: Daar Al Imam Ahmad
📡 Cetakan: -
✔️ Jumlah Jilid: 1 Jilid, 170 halaman
🔵 Ukuran: 23Mb
🌎 Silahkan didownload 👇🏻👇🏻
📝 Judul: Ash-Showarif 'anil Haq (الصوارف عن الحق)
📕 Penulis: Hamd bin Ibrahim al Utsman
✅ Penerbit: Daar Al Imam Ahmad
📡 Cetakan: -
✔️ Jumlah Jilid: 1 Jilid, 170 halaman
🔵 Ukuran: 23Mb
🌎 Silahkan didownload 👇🏻👇🏻
⚠️📡💦 DOSA MENGHILANGKAN KENIKMATAN
➖➖➖➖
📝 Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
فما أذنب عبد ذنباً إلا زالت عنه نعمة من الله بحسب ذلك الذنب، فإن تاب وراجع رجعت إليه أو مثلها، وإن أصر لم ترجع إليه، ولا تزال الذنوب تزيل عنه نعمة حتى تسلب النعم كلها
⚠️ "Tidaklah seorang hamba melakukan satu dosa, kecuali hilang darinya satu nikmat Allah sesuai dengan jenis nikmat tersebut,
🌾 apabila ia bertaubat dan kembali (kepada Allah) akan kembali kepadanya (nikmat tersebut) atau yang semisalnya,
💡 Namun apabila ia terus menerus (berbuat dosa) maka tidak akan kembali kepadanya (nikmat tersebut),
⛔️ Dan senantiasa dosa-dosa akan menghilangkan nikmat darinya hingga akan mencabut nikmat-nikmat itu secara keseluruhan".
🌎 Sumber: Thoriqul Hijrotain (hal.271)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abu Ja'far Jember hafizhahullah
#Fawaidumum #zuhd #maksiat
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
➖➖➖➖
📝 Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
فما أذنب عبد ذنباً إلا زالت عنه نعمة من الله بحسب ذلك الذنب، فإن تاب وراجع رجعت إليه أو مثلها، وإن أصر لم ترجع إليه، ولا تزال الذنوب تزيل عنه نعمة حتى تسلب النعم كلها
⚠️ "Tidaklah seorang hamba melakukan satu dosa, kecuali hilang darinya satu nikmat Allah sesuai dengan jenis nikmat tersebut,
🌾 apabila ia bertaubat dan kembali (kepada Allah) akan kembali kepadanya (nikmat tersebut) atau yang semisalnya,
💡 Namun apabila ia terus menerus (berbuat dosa) maka tidak akan kembali kepadanya (nikmat tersebut),
⛔️ Dan senantiasa dosa-dosa akan menghilangkan nikmat darinya hingga akan mencabut nikmat-nikmat itu secara keseluruhan".
🌎 Sumber: Thoriqul Hijrotain (hal.271)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abu Ja'far Jember hafizhahullah
#Fawaidumum #zuhd #maksiat
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
Telegram
Warisan Salaf
Warisan Salaf
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
ميراث السلف
Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)