Fase III (Masa AIDS):
• Fase terminal infeksi HIV, kekebalan tubuh telah menurun drastis, nilai viral load semakin tinggi, dan CD4 sangat rendah sehingga mengakibatkan timbulnya berbagai infeksi oportunistik.
• Tuberkulosis (TBC), herpes zoster (HZV), oral hairy cell leukoplakia (OHL), kandidiasis oral, Pneumocystic jirovecii pneumonia (PCP), infeksi cytomegalovirus (CMV), papular pruritic eruption (PPE) dan Mycobacterium avium complex (MAC).
• Fase terminal infeksi HIV, kekebalan tubuh telah menurun drastis, nilai viral load semakin tinggi, dan CD4 sangat rendah sehingga mengakibatkan timbulnya berbagai infeksi oportunistik.
• Tuberkulosis (TBC), herpes zoster (HZV), oral hairy cell leukoplakia (OHL), kandidiasis oral, Pneumocystic jirovecii pneumonia (PCP), infeksi cytomegalovirus (CMV), papular pruritic eruption (PPE) dan Mycobacterium avium complex (MAC).
Perkembangan dari infeksi HIV menjadi AIDS ditentukan oleh jenis, virulensi virus, dan faktor host (daya tahan tubuh). Ada tiga jenis infeksi HIV, yaitu :
》Rapid progressor, berlangsung 2-5 tahun
》Average progressor, berlangsung 7-15 tahun
》Slow progressor, lebih dari 15 tahun setelah infeksi menjadi AIDS.
Mengenali HIV dan AIDS serta tanda-tanda gejala HIV adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan diri dan orang lain. Jika Anda merasa berisiko atau mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang tepat.
》Rapid progressor, berlangsung 2-5 tahun
》Average progressor, berlangsung 7-15 tahun
》Slow progressor, lebih dari 15 tahun setelah infeksi menjadi AIDS.
Mengenali HIV dan AIDS serta tanda-tanda gejala HIV adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan diri dan orang lain. Jika Anda merasa berisiko atau mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang tepat.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Selain pengobatan, dukungan dari lingkungan maupun masyarakat bagi ODHIV juga dibutuhkan.
Peran keluarga
☞Memastikan kepatuhan ODHIV dalam minum obat ARV secara rutin dan tepat waktu
☞Membantu ODHIV dalam menerapkan pola hidup sehat
☞Membantu ODHIV mencari informasi yang benar tentang HIV
☞Mendampingi ODHIV di masa sulit termasuk mendengarkan cerita keluh kesah dan kebutuhannya
☞Mendukung pemenuhan sumber daya perawatan ODHIV seperti
aspek finansial, jaminan kesehatan dan pemenuhan gizi
☞Membantu ODHIV mengantar berobat jika dibutuhkan
☞Membantu ODHIV mendapatkan layanan perawatan, dukungan, dan pengobatan yang diperlukan
Peran keluarga
☞Memastikan kepatuhan ODHIV dalam minum obat ARV secara rutin dan tepat waktu
☞Membantu ODHIV dalam menerapkan pola hidup sehat
☞Membantu ODHIV mencari informasi yang benar tentang HIV
☞Mendampingi ODHIV di masa sulit termasuk mendengarkan cerita keluh kesah dan kebutuhannya
☞Mendukung pemenuhan sumber daya perawatan ODHIV seperti
aspek finansial, jaminan kesehatan dan pemenuhan gizi
☞Membantu ODHIV mengantar berobat jika dibutuhkan
☞Membantu ODHIV mendapatkan layanan perawatan, dukungan, dan pengobatan yang diperlukan
Peran komunitas
☞Memberikan dukungan ODHIV terhadap pemenuhan haknya seperti akses kesehatan, jaminan kesehatan, pendidikan, atau layanan publik lainnya yang non-diskriminatif
☞Pendampingan pengobatan TBC dan ARV
☞Memberi edukasi tentang pencegahan dan penularan HIV, IMS, TBC dan pemberian TPT
☞Menjaga kerahasiaan ODHIV
☞Wadah sebagai keluarga kedua yang aman dan nyaman
☞Memberikan dukungan ODHIV terhadap pemenuhan haknya seperti akses kesehatan, jaminan kesehatan, pendidikan, atau layanan publik lainnya yang non-diskriminatif
☞Pendampingan pengobatan TBC dan ARV
☞Memberi edukasi tentang pencegahan dan penularan HIV, IMS, TBC dan pemberian TPT
☞Menjaga kerahasiaan ODHIV
☞Wadah sebagai keluarga kedua yang aman dan nyaman
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Berakhir sudah pembahasan kita malam ini tentang "HIV atau AIDS". Gimana? Jadi tau kan apa itu HIV, apa itu AIDS? Teman-teman semua juga harus tau kalau HIV atau AIDS ini dapat menular kalau kita melakukan hubungan intim dengan orang yang terjangkit HIV, transfusi darah, dan menggunakan jarum suntik bergantian. Jadi, mari kita lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan tubuh kita ya!
Big thanks buat semua yang sudah menyimak pembahasan kita berdua malam ini. Maaf bila ada kesalahan kata selama membawa topik pembahasan. Kita berdua pamit undur diri, sampai jumpa dan sampai ketemu lagi di #最好的专辑 minggu depan, see u buddy!
Big thanks buat semua yang sudah menyimak pembahasan kita berdua malam ini. Maaf bila ada kesalahan kata selama membawa topik pembahasan. Kita berdua pamit undur diri, sampai jumpa dan sampai ketemu lagi di #最好的专辑 minggu depan, see u buddy!
❤4
Dàjiā hǎo wǎnshàng hǎo.
𝐇ow was your day? I hope you're fine. Bertemu kembali dengan saya 𝐒𝐀𝐌𝐔𝐄𝐋 dan 𝐑𝐀𝐕𝐄𝐍 di #最好的专辑. Jadi, kali ini kita akan membahas adalah 𝐒𝗲𝗿𝘂𝗽𝗮 𝐓𝗮𝗽𝗶 𝐓𝗮𝗸 𝐒𝗮𝗺𝗮, 𝗢𝗖𝗗 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗘𝗥𝗙𝗘𝗞𝗦𝗜𝗢𝗡𝗜𝗦?. Siapa disini yang mengangap bahwa antara ocd dan perfeksionis adalah sama? Hayo ngakuu..
Jadi, mereka itu serupa tapi tidak sama ya teman-teman ocd lebih kepada benda² sedangkan perfeksionis lebih kepada sifat² yang selalu ingin menjadi yang sempurna dalam melakukan segala hal. Untuk mengetahui lebih dalam, yuk simak penjelasan berikut ini!!
𝐇ow was your day? I hope you're fine. Bertemu kembali dengan saya 𝐒𝐀𝐌𝐔𝐄𝐋 dan 𝐑𝐀𝐕𝐄𝐍 di #最好的专辑. Jadi, kali ini kita akan membahas adalah 𝐒𝗲𝗿𝘂𝗽𝗮 𝐓𝗮𝗽𝗶 𝐓𝗮𝗸 𝐒𝗮𝗺𝗮, 𝗢𝗖𝗗 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗘𝗥𝗙𝗘𝗞𝗦𝗜𝗢𝗡𝗜𝗦?. Siapa disini yang mengangap bahwa antara ocd dan perfeksionis adalah sama? Hayo ngakuu..
Jadi, mereka itu serupa tapi tidak sama ya teman-teman ocd lebih kepada benda² sedangkan perfeksionis lebih kepada sifat² yang selalu ingin menjadi yang sempurna dalam melakukan segala hal. Untuk mengetahui lebih dalam, yuk simak penjelasan berikut ini!!
🔥1👏1
OCD adalah masalah kesehatan mental yang dapat mempengaruhi kehidupan penderitanya secara keseluruhan. Contoh dari obsessive compulsive disorder ini adalah perilaku seseorang berupa mencuci tangannya berulang kali karena takut secara berlebihan terhadap kontaminasi bakteri.
perilaku kompulsif, agitasi, gerakan berulang, isolasi sosial, kewaspadaan berlebihan, pengucapan kata yang tidak berarti, penimbunan kompulsif, perilaku impulsif, perilaku ritualistik atau pengulangan kata atau tindakan secara terus-menerus
OCD yang tidak mendapatkan penanganan bisa berujung munculnya berbagai komplikasi yang berkaitan dengan masalah kesehatan mental pengidapnya. Seperti, stres, depresi, dan gangguan kecemasan. Selain itu, beberapa komplikasi yang dapat terjadi termasuk: Kehabisan waktu karena tersita untuk melakukan kegiatan ritualistik.
perilaku kompulsif, agitasi, gerakan berulang, isolasi sosial, kewaspadaan berlebihan, pengucapan kata yang tidak berarti, penimbunan kompulsif, perilaku impulsif, perilaku ritualistik atau pengulangan kata atau tindakan secara terus-menerus
OCD yang tidak mendapatkan penanganan bisa berujung munculnya berbagai komplikasi yang berkaitan dengan masalah kesehatan mental pengidapnya. Seperti, stres, depresi, dan gangguan kecemasan. Selain itu, beberapa komplikasi yang dapat terjadi termasuk: Kehabisan waktu karena tersita untuk melakukan kegiatan ritualistik.
Perfeksionis adalah orang yang selalu berusaha tampil sempurna dengan menetapkan standar yang terlalu tinggi untuk diri sendiri dan atau orang lain, yang sering kali disertai dengan kritik berlebihan terhadap diri sendiri juga orang lain.
Ciri-cirinya antara lain memiliki standar yang sangat tinggi, sulit menerima kritik, dan selalu membutuhkan pengakuan.
Di satu sisi, menjadi perfeksionis merupakan sesuatu hal yang baik karena dapat menghasilkan kualitas pekerjaan yang sempurna. Namun menjadi perfeksionis akan berdampak kepada permasalahan secara sosial.
Ciri-cirinya antara lain memiliki standar yang sangat tinggi, sulit menerima kritik, dan selalu membutuhkan pengakuan.
Di satu sisi, menjadi perfeksionis merupakan sesuatu hal yang baik karena dapat menghasilkan kualitas pekerjaan yang sempurna. Namun menjadi perfeksionis akan berdampak kepada permasalahan secara sosial.
❤1
Nah, itu tadi pembahasan kita malam ini. Jadi ocd dan perfeksionis itu berbeda ya teman-teman. Untuk menanggulanginya silahkan datang kepada yang lebih ahli agar masalah tersebut bisa di atasi.
Thank you so much, yang sudah menyimak pembahasan dari awal hingga akhir. Maaf apa bila ada kesalahan dalam penyampaian kata. Kami berdua pamit undur diri dan sampai jumpa di #最好的专辑 pembahasan selanjutnya see youu!!
Thank you so much, yang sudah menyimak pembahasan dari awal hingga akhir. Maaf apa bila ada kesalahan dalam penyampaian kata. Kami berdua pamit undur diri dan sampai jumpa di #最好的专辑 pembahasan selanjutnya see youu!!
❤3