π *Ya ikhwati fi ad-dΔ«n rahimanΔ« wa rahΔ«makumullah*
Zuhud sedemikian pentingnya sehingga Allah Jalla JalΔluh melarang mata kita melihat apa yang dimiliki orang lain dari dunia, karena itu sekedar bunga-bunga dunia sebagai ujian, bukan karunia. Lihat Q.S. ThΔha ayat 131.
Namun begitu zuhud tetap sebuah pilihan kehidupan, dan Allah Jalla JalΔluh akan memberikan apa saja kehendak manusia. Maka perhatikanlah kehendak kita, karuniakah atau ujian. Lihat Q.S. asy-SyΕ«ra ayat 20.
Zuhud sedemikian pentingnya sehingga Allah Jalla JalΔluh melarang mata kita melihat apa yang dimiliki orang lain dari dunia, karena itu sekedar bunga-bunga dunia sebagai ujian, bukan karunia. Lihat Q.S. ThΔha ayat 131.
Namun begitu zuhud tetap sebuah pilihan kehidupan, dan Allah Jalla JalΔluh akan memberikan apa saja kehendak manusia. Maka perhatikanlah kehendak kita, karuniakah atau ujian. Lihat Q.S. asy-SyΕ«ra ayat 20.
π *Ya ikhwati fi ad-dΔ«n rahimanΔ« wa rahΔ«makumullah*
Zuhud memberikan kesadaran pada manusia bahwa sebanyak apapun harta yang dimiliki di dunia, itu bukanlah keberuntungan. Lalu apakah keberuntungan itu? Ya, itulah ilmu. Lihat Q.S. al-Qashash ayat 79-80.
Selalunya manusia memikirkan akhirat ternyata justru mendekatkan dunia, sementara selalunya manusia memikirkan dunia, ternyata yang dipikirkannya seringkali semakin menjauh. Maka raihlah asy-syarhu, yakni masuknya cahaya yang menjadikan hati luas dan lapang.
Zuhud memberikan kesadaran pada manusia bahwa sebanyak apapun harta yang dimiliki di dunia, itu bukanlah keberuntungan. Lalu apakah keberuntungan itu? Ya, itulah ilmu. Lihat Q.S. al-Qashash ayat 79-80.
Selalunya manusia memikirkan akhirat ternyata justru mendekatkan dunia, sementara selalunya manusia memikirkan dunia, ternyata yang dipikirkannya seringkali semakin menjauh. Maka raihlah asy-syarhu, yakni masuknya cahaya yang menjadikan hati luas dan lapang.
π *Ya ikhwati fi ad-dΔ«n rahimanΔ« wa rahΔ«makumullah*
Zuhud bukanlah sekedar pola hidup saja atau cara pandang hati terhadap dunia saja, namun zuhud adalah kesamaan gabungan keduanya.
Zuhud tidak berkorelasi positif dengan kemiskinan, karena keduanya memang berbeda. Namun ketika Nabi Saw., memerintahkan manusia hidup zuhud, maka marilah kita amalkan, dan itu diawali dengan niat yang bersih karena Allah Jalla JalΔluh, sekaligus memilih pola hidup atas dunia sekedar sesuai kebutuhannya saja.
Zuhud bukanlah sekedar pola hidup saja atau cara pandang hati terhadap dunia saja, namun zuhud adalah kesamaan gabungan keduanya.
Zuhud tidak berkorelasi positif dengan kemiskinan, karena keduanya memang berbeda. Namun ketika Nabi Saw., memerintahkan manusia hidup zuhud, maka marilah kita amalkan, dan itu diawali dengan niat yang bersih karena Allah Jalla JalΔluh, sekaligus memilih pola hidup atas dunia sekedar sesuai kebutuhannya saja.
π *Ya ikhwati fi ad-dΔ«n rahimanΔ« wa rahΔ«makumullah*
Mungkin inilah pengantar pembahasan tentang Zuhd, semoga dimudahkan bagi kita semuanya dalam menegakkan Sunnah Nabi Saw.
AkhΕ«kum fi ad-DΔ«n,
Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
Website: supraha.com
Mungkin inilah pengantar pembahasan tentang Zuhd, semoga dimudahkan bagi kita semuanya dalam menegakkan Sunnah Nabi Saw.
AkhΕ«kum fi ad-DΔ«n,
Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
Website: supraha.com
Supraha
e-Mail: wido@supraha.com
Meretas Amal Jariyah
ππππππππππ
Memiliki anak balita dan masih mencari cara memperkenalkan Al-Quran dgn metode yg tepat??
Butuh motivasi untuk mengajarkan Al-Quran pada balita??
In syaa Alloh akan ada dapatkan jawabannya disini....
Homeschooling Muslim Nusantara (HSMN) Depok proudly present kajian
ππ ```Balitaku Khatam Al-Qur'an ```ππ
_Sesi 1_ *Kajian :*
Tema : *Kiat menanamkan kecintaan kepada Al Qur'an sejak dini*
β° Sabtu,6 Agustus 2016 jam 09.00 - 11.30 WIB
πTempat: Masjid Agung Al Muhajirin, Depok.
Jl. Nusantara Raya No.313 (Depan Ruko Pasar Depok Jaya)
Rute angkot: dari terminal depok naik 03 atau 105 turun di depan Masjid Al Muhajirin
_Sesi 2_ :
*Training bagaimana mempersiapkan Balita mengenal Al Quran (pembuatan media pengenalan Al-Qur'an pada balita)*
β° Sabtu, 17 September pukul 08.00-17.00
Tempat: *
π³Pembicara: *Ustz. Dr. Sarmini Lc. MA*
>Penulis buku "Balitaku Khatam AlQuran"
>Pendiri Utrujah
>Dosen LIPIA
>Ibu dari putri yg hafidz di usia 7,8 tahun
Pendaftaran WA only
β
Aghny 081932779766
Hanny 0857 7639 9306
Yuk agendakan untuk bisa membangun kembali Generasi Gemilang Peradaban Islam.
* Dalam konfirmasi
**Peserta training terbatas only 50 seat
**Training hanya diperuntukkan bagi yg telah mengikuti kajian
π°Investasi
Member :
Sesi 1 :15rb
Sesi 2 : 250rb
Non member :
Sesi 1 : 20 rb
Sesi 2 :275rb
Transfer ke BCA 6080303457 an. Endang tri Wahyuni
Masa pendaftaran dan transfer 29 Juli - 5 Agustus (untuk kajian saja) bukti dikirim via WA ke contact person
Bagi yg sudah mendaftar, bisa konfirmasi ulang ke contact Person
Acara ini disponsori oleh
*ZERO WASTE*
- Dipersilahkan untuk membawa wadah minuman/makanan sendiri. Panitia menyediakan air mineral galon.
- Terbuka untuk umum
Terima kasih
Wassalamu'alaikum. Wr wb.
γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°
π ππ πhsmnππ ππ
γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°
π₯facebook.com/hsmuslimnusantara
π₯FB: HSMuslimNusantara Pusat
π· instagram: @hsmuslimnusantara
π€ twitter: @hs_muslim_n
π web:hsmuslimnusantara.org
π¦ππ¦ππ¦ππ¦ππ¦ππ¦
Memiliki anak balita dan masih mencari cara memperkenalkan Al-Quran dgn metode yg tepat??
Butuh motivasi untuk mengajarkan Al-Quran pada balita??
In syaa Alloh akan ada dapatkan jawabannya disini....
Homeschooling Muslim Nusantara (HSMN) Depok proudly present kajian
ππ ```Balitaku Khatam Al-Qur'an ```ππ
_Sesi 1_ *Kajian :*
Tema : *Kiat menanamkan kecintaan kepada Al Qur'an sejak dini*
β° Sabtu,6 Agustus 2016 jam 09.00 - 11.30 WIB
πTempat: Masjid Agung Al Muhajirin, Depok.
Jl. Nusantara Raya No.313 (Depan Ruko Pasar Depok Jaya)
Rute angkot: dari terminal depok naik 03 atau 105 turun di depan Masjid Al Muhajirin
_Sesi 2_ :
*Training bagaimana mempersiapkan Balita mengenal Al Quran (pembuatan media pengenalan Al-Qur'an pada balita)*
β° Sabtu, 17 September pukul 08.00-17.00
Tempat: *
π³Pembicara: *Ustz. Dr. Sarmini Lc. MA*
>Penulis buku "Balitaku Khatam AlQuran"
>Pendiri Utrujah
>Dosen LIPIA
>Ibu dari putri yg hafidz di usia 7,8 tahun
Pendaftaran WA only
β
Aghny 081932779766
Hanny 0857 7639 9306
Yuk agendakan untuk bisa membangun kembali Generasi Gemilang Peradaban Islam.
* Dalam konfirmasi
**Peserta training terbatas only 50 seat
**Training hanya diperuntukkan bagi yg telah mengikuti kajian
π°Investasi
Member :
Sesi 1 :15rb
Sesi 2 : 250rb
Non member :
Sesi 1 : 20 rb
Sesi 2 :275rb
Transfer ke BCA 6080303457 an. Endang tri Wahyuni
Masa pendaftaran dan transfer 29 Juli - 5 Agustus (untuk kajian saja) bukti dikirim via WA ke contact person
Bagi yg sudah mendaftar, bisa konfirmasi ulang ke contact Person
Acara ini disponsori oleh
*ZERO WASTE*
- Dipersilahkan untuk membawa wadah minuman/makanan sendiri. Panitia menyediakan air mineral galon.
- Terbuka untuk umum
Terima kasih
Wassalamu'alaikum. Wr wb.
γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°
π ππ πhsmnππ ππ
γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°γ°
π₯facebook.com/hsmuslimnusantara
π₯FB: HSMuslimNusantara Pusat
π· instagram: @hsmuslimnusantara
π€ twitter: @hs_muslim_n
π web:hsmuslimnusantara.org
π¦ππ¦ππ¦ππ¦ππ¦ππ¦
DPC M. Ilyas:
Assalamuβalaikum wr. wb
SEMINAR INTERNASIONAL βPERAN MASJID DALAM MEMBENTENGI UMATβ
YPI Al Azhar bekerja sama dengan Rabithah Al-βAlam Al-Islami mengadakan Seminar Internasional dengan tema βPeran Masjid dalam Membentengi Umat dari Pemikiran Menyimpangβ. InsyaAllah akan dilaksanakan pada:
Hari/Tgl : Kamis, 4 Agustus 2016
Pukul : 08.00 WIB s/d selesai
Tempat : Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru
"GRATIS"
Acara ini menghadirkan 5 (lima) narasumber :
1. Drs. H. M. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI)
2. Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin Al-Turki (Sekjen Rabithah Al-βAlam Al-Islami
3. Prof. Dr. Ir. Ing. BJ. Habibie (Presiden RI ke-3)
4. Dr. Hidayat Nurwahid, M.A. (Wakil Ketua MPR RI)
5. Prof. Dr. Nasaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta)
Mohon doa dan dukungannya agar acara ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pengaruh positif demi berkembangnya masjid-masjid dalam membentengi umat islam. Diharapkan atas kehadirannya dalam acara ini. Terima kasih.
More info : humas UAI (021) 72792753
Wassalamuβalaikum wr. wb
Assalamuβalaikum wr. wb
SEMINAR INTERNASIONAL βPERAN MASJID DALAM MEMBENTENGI UMATβ
YPI Al Azhar bekerja sama dengan Rabithah Al-βAlam Al-Islami mengadakan Seminar Internasional dengan tema βPeran Masjid dalam Membentengi Umat dari Pemikiran Menyimpangβ. InsyaAllah akan dilaksanakan pada:
Hari/Tgl : Kamis, 4 Agustus 2016
Pukul : 08.00 WIB s/d selesai
Tempat : Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru
"GRATIS"
Acara ini menghadirkan 5 (lima) narasumber :
1. Drs. H. M. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI)
2. Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin Al-Turki (Sekjen Rabithah Al-βAlam Al-Islami
3. Prof. Dr. Ir. Ing. BJ. Habibie (Presiden RI ke-3)
4. Dr. Hidayat Nurwahid, M.A. (Wakil Ketua MPR RI)
5. Prof. Dr. Nasaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta)
Mohon doa dan dukungannya agar acara ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pengaruh positif demi berkembangnya masjid-masjid dalam membentengi umat islam. Diharapkan atas kehadirannya dalam acara ini. Terima kasih.
More info : humas UAI (021) 72792753
Wassalamuβalaikum wr. wb
*Ustadz Menjawab*
_Jum'at, 05 Agustus 2016_
Ustadz Wido Supraha
πΏπΊππ»πΈπΌππ·πΉ
Assalamualaikum, ustadz. Saya mau nanya, mana yang sebaiknya lebih diutamakan berangkat haji atau umroh, kan kalo di Indonesia untuk berangkat haji bisa nunggu sampe 12 tahun, takut gak ada umur sampe 12 tahun ke depan, sedangkan uang hanya cukup untuk salah 1 nya saja
Terima kasih. # A 41
*Jawaban*
Ω ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ³ΩΨ§Ω Ω Ψ±ΨΩ Ψ© Ψ§ΩΩΩΨ
Semoga sentiasa dalam keistiqomahan.
Dalam skala prioritas, yang wajib didahulukan dari yang sunnah. Tunaikanlah yang wajib, meski baru tahap mendapatkan nomor, dan belum pasti keberangkatan.
Sejatinya keberangkatan adalah perkara teknis, namun niat yang ikhlas, mujahadah, dan kebersegeraan mudah-mudahan sudah dicatat Allah sebagai telah berhaji, meski belum berangkat karena Allah lebih dahulu menjemput Ibu.
Adapun masalah keberangkatan seluruhnya rahasia Allah, jika Allah berkehendak sangat mungkin tahun depan ibu sudah berangkat, dan hal seperti ini telah terjadi.
Yassirlana,
Wassalam,
Dr. Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
Official URL: supraha.com
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
πΏπΊπππΌππ·ππΉ
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
πΌSebarkan! Raih bahagia..
_Jum'at, 05 Agustus 2016_
Ustadz Wido Supraha
πΏπΊππ»πΈπΌππ·πΉ
Assalamualaikum, ustadz. Saya mau nanya, mana yang sebaiknya lebih diutamakan berangkat haji atau umroh, kan kalo di Indonesia untuk berangkat haji bisa nunggu sampe 12 tahun, takut gak ada umur sampe 12 tahun ke depan, sedangkan uang hanya cukup untuk salah 1 nya saja
Terima kasih. # A 41
*Jawaban*
Ω ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ³ΩΨ§Ω Ω Ψ±ΨΩ Ψ© Ψ§ΩΩΩΨ
Semoga sentiasa dalam keistiqomahan.
Dalam skala prioritas, yang wajib didahulukan dari yang sunnah. Tunaikanlah yang wajib, meski baru tahap mendapatkan nomor, dan belum pasti keberangkatan.
Sejatinya keberangkatan adalah perkara teknis, namun niat yang ikhlas, mujahadah, dan kebersegeraan mudah-mudahan sudah dicatat Allah sebagai telah berhaji, meski belum berangkat karena Allah lebih dahulu menjemput Ibu.
Adapun masalah keberangkatan seluruhnya rahasia Allah, jika Allah berkehendak sangat mungkin tahun depan ibu sudah berangkat, dan hal seperti ini telah terjadi.
Yassirlana,
Wassalam,
Dr. Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
Official URL: supraha.com
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
πΏπΊπππΌππ·ππΉ
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
πΌSebarkan! Raih bahagia..
Supraha
e-Mail: wido@supraha.com
Meretas Amal Jariyah
*JADWAL KAJIAN IMAN & ISLAM SE-INDONESIA*
_Ahad, 11 Dzulqaβdah 1437 H./14 Agustus 2016 M._
πππππππππ
*γ BEKASI γ*
Tempat : Masjid At-Taqwa, Komplek Dosen IKIP, Jatikramat
Pemateri : Ustadz Zufar Bawazier, Lc.
Tema : Kitab Riyadhushshalihin
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
*γ DEPOK γ*
Tempat : Musholla Al-Ukhuwah, Kukusan, Beji
Pemateri : Ustadz Farid Nuβman
Tema : Kitab Minhajul Muslim
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
ππππππππ
Tempat : Musholla Al-Kautsar, Orchid Residence, Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Anwar Nashihin, Lc.
Tema : Istiqomah (Makna, Hakikat, Urgensi dan Langkah-langkah mencapainya)
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
ππππππππ
Tempat : Musholla Al-Ikhlas RT 02 RW 02, Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Dr. Wido Supraha
Tema : Kitab Riyadhushshalihin
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
ππππππππ
Tempat : Masjid Baiturrahman, Tole Iskandar
Pemateri : Ustadz Farid Nuβman
Tema : Hadits Arbaβin an-Nawawiyah
Waktu : Dhuha, Pk. 9-11 WIB
ππππππππ
Tempat : Masjid Perumahan Pesona Kahyangan, Jl. Juanda
Pemateri : Ustadz Anwar Nashihin, Lc.
Tema : Istiqomah (Makna, Hakikat, Urgensi dan Langkah-langkah mencapainya)
Waktu : Dhuha, Pk. 9-11 WIB
ππππππππ
Tempat : Masjid Baitul Izza, Sektor Melati, GDC
Pemateri : Ustadz Dr. Abbas Mansur Tamam
Tema : Tazkiyatunnafs
Waktu : Dhuha, Pk. 9-11 WIB
ππππππππ
Tempat : Masjid Darussalam, SDIT Ruhama, Jatijajar, Depok
Pemateri : Ustadz Farid Nuβman
Tema : Kitab Bulughul Maram, Kajian Fiqh
Waktu : Baβda Maghrib - Selesai
ππππππππ
Tempat : Masjid Nurul Faizin, Perumahan Taman Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Anwar Nashihin, Lc.
Tema : Istiqomah (Makna, Hakikat, Urgensi dan Langkah-langkah mencapainya)
Waktu : Baβda Maghrib - Selesai
ππππππππ
Tempat : Musholla Al-Ikhlas, Perumahan Putra Mandiri Regency, Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Dr. Wido Supraha
Tema : Sirah Nabawiyah (Mengubah Sejarah Menjadi Panduan)
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
ππππππππ
π *NOTE:*
Kepada panitia kajian yang jadwal kajiannya belum termuat dalam pesan di atas agar dapat membantu menyampaikannya melalui nomor *+628158912522* dengan menyampaikan detail lokasi masjid, nama muwajih, tema, waktu dan kontak panitia yang dapat dihubungi. _JazΔkallΔhu khairan._
_Ahad, 11 Dzulqaβdah 1437 H./14 Agustus 2016 M._
πππππππππ
*γ BEKASI γ*
Tempat : Masjid At-Taqwa, Komplek Dosen IKIP, Jatikramat
Pemateri : Ustadz Zufar Bawazier, Lc.
Tema : Kitab Riyadhushshalihin
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
*γ DEPOK γ*
Tempat : Musholla Al-Ukhuwah, Kukusan, Beji
Pemateri : Ustadz Farid Nuβman
Tema : Kitab Minhajul Muslim
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
ππππππππ
Tempat : Musholla Al-Kautsar, Orchid Residence, Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Anwar Nashihin, Lc.
Tema : Istiqomah (Makna, Hakikat, Urgensi dan Langkah-langkah mencapainya)
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
ππππππππ
Tempat : Musholla Al-Ikhlas RT 02 RW 02, Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Dr. Wido Supraha
Tema : Kitab Riyadhushshalihin
Waktu : Ba'da Shubuh - Selesai
ππππππππ
Tempat : Masjid Baiturrahman, Tole Iskandar
Pemateri : Ustadz Farid Nuβman
Tema : Hadits Arbaβin an-Nawawiyah
Waktu : Dhuha, Pk. 9-11 WIB
ππππππππ
Tempat : Masjid Perumahan Pesona Kahyangan, Jl. Juanda
Pemateri : Ustadz Anwar Nashihin, Lc.
Tema : Istiqomah (Makna, Hakikat, Urgensi dan Langkah-langkah mencapainya)
Waktu : Dhuha, Pk. 9-11 WIB
ππππππππ
Tempat : Masjid Baitul Izza, Sektor Melati, GDC
Pemateri : Ustadz Dr. Abbas Mansur Tamam
Tema : Tazkiyatunnafs
Waktu : Dhuha, Pk. 9-11 WIB
ππππππππ
Tempat : Masjid Darussalam, SDIT Ruhama, Jatijajar, Depok
Pemateri : Ustadz Farid Nuβman
Tema : Kitab Bulughul Maram, Kajian Fiqh
Waktu : Baβda Maghrib - Selesai
ππππππππ
Tempat : Masjid Nurul Faizin, Perumahan Taman Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Anwar Nashihin, Lc.
Tema : Istiqomah (Makna, Hakikat, Urgensi dan Langkah-langkah mencapainya)
Waktu : Baβda Maghrib - Selesai
ππππππππ
Tempat : Musholla Al-Ikhlas, Perumahan Putra Mandiri Regency, Tanah Baru, Beji
Pemateri : Ustadz Dr. Wido Supraha
Tema : Sirah Nabawiyah (Mengubah Sejarah Menjadi Panduan)
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
ππππππππ
π *NOTE:*
Kepada panitia kajian yang jadwal kajiannya belum termuat dalam pesan di atas agar dapat membantu menyampaikannya melalui nomor *+628158912522* dengan menyampaikan detail lokasi masjid, nama muwajih, tema, waktu dan kontak panitia yang dapat dihubungi. _JazΔkallΔhu khairan._
#Tadabbur
Berapakah jarak di antara dua kalimat kekufuran Fir'aun?
Kapankah Baitullah diciptakan?
Apakah mukjizat Nabi Musa a.s.?
Mari bersama-sama kita Tadabburi Surat ke-79, An-NΔzi'Δt
Selengkapnya klik: http://supraha.com/?p=703
Berapakah jarak di antara dua kalimat kekufuran Fir'aun?
Kapankah Baitullah diciptakan?
Apakah mukjizat Nabi Musa a.s.?
Mari bersama-sama kita Tadabburi Surat ke-79, An-NΔzi'Δt
Selengkapnya klik: http://supraha.com/?p=703
Supraha
Tadabbur Surat An-NΔziβΔt
Surat ke-79 dalam Al-Qur'Δn al-Karim dinamakan dengan An-NΔzi'Δt, surat Makkiyah yang bermakna segala sesuatu yang berposisi sebagai pencabut, baik yang mencabut dengan keras maupun dengan lemah lembut. Allah ο·» bersumpah dengan setiap wujud pencabut sepertiβ¦
π Selasa, 13 Dzulqo'dah 1437H / 16 Agustus 2016
π TANYA JAWAB
π Afwan.. mau nanya :
Ttg keutamaan shalat
Ada keutamaan.shalat berjamaah di.satu sisi
Di sisi lain ada keutamaan shalat di masjid bagi laki2 (sebagian berpendapat wajib).
Jika seorang laki2 krn suatu sebab ketinggalan jamaah di masjid, lebih baik tetap shalat sendiri di masjid, ataukah shalat jamaah dg anak istri di rumah ?
(Manis_A29)
πΏπΊπππΌππ·π
π Assalamu 'alaikum warahmatullah Ibu,
Jika suami Ibu telah tertinggal shalat berjama'ah di Masjid dan tidak ada lagi ruang baginya menjadi masbuq, maka dalam hal ini ulama berbeda pendapat. Sebagian menyebutkan bahwa tidak ada lagi shalat jama'ah untuk waktu itu, sehingga ia dapat melaksanakannya berjama'ah di rumah bersama keluarganya, dan sebagian lagi menyebutkan bahwa ia tetap dapat membuat jama'ah baru setelah jama'ah pertama selesai. Namun jika di masjid tidak ada lagi sahabat yang dapat membersamainya dalam jama'ah, tidak ada juga yang bersedia bersedekah untuknya dalam hal jama'ah, tentunya berjama'ah bersama keluarga bernilai lebih daripada shalat sendirian.
Sedikit pembahasan terkait hukum mengerjakan shalat berjama'ah gelombang kedua, saya kutipkan dari apa yang pernah saya tulis terdahulu yakni dari pendapat 4 Imam Madzhab, dapat diringkas bahwa 3 imam Madzhab (Hanafi, Maliki dan Syafi'i) memakruhkannya, tapi tidak mengharamkannya sama sekali. Artinya, melaksanakan shalat berjama'ah pada gelombang kedua bukanlah hal yang mereka sukai. Tentu ini harus dikaji apa landasan berpikirnya? Di antaranya adalah agar sebuah masjid di lingkungan penduduk tetap yang telah memiliki imam rawatib juga tetap, maka terjadi kedisiplinan, dan tidak ada yang meremehkan akan pentingnya berjama'ah pada gelombang pertama. Hal yang lain adalah agar tidak terjadinya perpecahan di tubuh kaum muslimin. Tentunya hal ini akan berbeda kondisinya untuk masjid yang berada di wilayah publik, dengan jamaah berganti-ganti, tanpa imam rawatib, maka landasan pemikirannya pun berbeda.
Atas dasar hal inilah kita juga dapat memahami mengapa dalam Madzhab Hanbali, dan juga beberapa ulama salaf yang kebetulan memiliki kesamaan pandangan, melihat bahwa bagaimanapun shalat berjama'ah di masjid hukumnya wajib, sehingga ia tetap lebih utama dilakukan meski pada gelombang-gelombang berikutnya setelah gelombang pertama. Sampai titik ini kita melihat bahwa ternyata jawaban terhadap masalah ini tidak bisa dipaksa menjadi satu pendapat dan satu sikap.
Apa yang menjadi landasan berpikir pendapat yang terakhir ini?
Di antaranya adalah beberapa dalil shahih yang sangat layak dijadikan referensi:
1. Tawaran Nabi Saw kepada para sahabat yang telah selesai shalat pada gelombang pertama, untuk ada yang bersedia bersedekah dengan cara menemani seseorang yang terlambat hadir, dalam pengertian ketika ia hadir gelombang pertama telah usai. Dalam hal ini silahkan rujuk hadits dari Abu Sa'id al-Khudri r.a. diriwayatkan secara shahih oleh Abu Daud no. 574. Terdapat riwayat lain dari Abu Umamah r.a. yang juga menceritakan kisah yang mirip.
2. Atsar dari sahabat, Anas bin Malik r.a., ketika mendatangi masjid Bani Syaibah dan ternyata gelombang pertama shalat jama'ah sudah usai. Ternyata Anas mengajak para sahabatnya yang terlambat untuk adzan dan kemudian menegakkan shalat berjama'ah.
Terdapat juga atsar dari sahabat, Ibn Mas'ud r.a., dengan kisah yang mirip.
Selain hal itu, di masa kontemporer ini, Komisi Fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts βIlmiyyah wal Iftaβ, misalkan, dalam fatwa no. 2583 juga telah mengkaji masalah ini dan justeru mendorong umat untuk memilih mengutamakan pendapat yang terakhir di atas, yakni tetap shalat berjama'ah di Masjid, daripada shalat sendirian.
Demikian, wallΔhu a'lam,
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
π³Sebarkan dan raihlah pahala ...
π TANYA JAWAB
π Afwan.. mau nanya :
Ttg keutamaan shalat
Ada keutamaan.shalat berjamaah di.satu sisi
Di sisi lain ada keutamaan shalat di masjid bagi laki2 (sebagian berpendapat wajib).
Jika seorang laki2 krn suatu sebab ketinggalan jamaah di masjid, lebih baik tetap shalat sendiri di masjid, ataukah shalat jamaah dg anak istri di rumah ?
(Manis_A29)
πΏπΊπππΌππ·π
π Assalamu 'alaikum warahmatullah Ibu,
Jika suami Ibu telah tertinggal shalat berjama'ah di Masjid dan tidak ada lagi ruang baginya menjadi masbuq, maka dalam hal ini ulama berbeda pendapat. Sebagian menyebutkan bahwa tidak ada lagi shalat jama'ah untuk waktu itu, sehingga ia dapat melaksanakannya berjama'ah di rumah bersama keluarganya, dan sebagian lagi menyebutkan bahwa ia tetap dapat membuat jama'ah baru setelah jama'ah pertama selesai. Namun jika di masjid tidak ada lagi sahabat yang dapat membersamainya dalam jama'ah, tidak ada juga yang bersedia bersedekah untuknya dalam hal jama'ah, tentunya berjama'ah bersama keluarga bernilai lebih daripada shalat sendirian.
Sedikit pembahasan terkait hukum mengerjakan shalat berjama'ah gelombang kedua, saya kutipkan dari apa yang pernah saya tulis terdahulu yakni dari pendapat 4 Imam Madzhab, dapat diringkas bahwa 3 imam Madzhab (Hanafi, Maliki dan Syafi'i) memakruhkannya, tapi tidak mengharamkannya sama sekali. Artinya, melaksanakan shalat berjama'ah pada gelombang kedua bukanlah hal yang mereka sukai. Tentu ini harus dikaji apa landasan berpikirnya? Di antaranya adalah agar sebuah masjid di lingkungan penduduk tetap yang telah memiliki imam rawatib juga tetap, maka terjadi kedisiplinan, dan tidak ada yang meremehkan akan pentingnya berjama'ah pada gelombang pertama. Hal yang lain adalah agar tidak terjadinya perpecahan di tubuh kaum muslimin. Tentunya hal ini akan berbeda kondisinya untuk masjid yang berada di wilayah publik, dengan jamaah berganti-ganti, tanpa imam rawatib, maka landasan pemikirannya pun berbeda.
Atas dasar hal inilah kita juga dapat memahami mengapa dalam Madzhab Hanbali, dan juga beberapa ulama salaf yang kebetulan memiliki kesamaan pandangan, melihat bahwa bagaimanapun shalat berjama'ah di masjid hukumnya wajib, sehingga ia tetap lebih utama dilakukan meski pada gelombang-gelombang berikutnya setelah gelombang pertama. Sampai titik ini kita melihat bahwa ternyata jawaban terhadap masalah ini tidak bisa dipaksa menjadi satu pendapat dan satu sikap.
Apa yang menjadi landasan berpikir pendapat yang terakhir ini?
Di antaranya adalah beberapa dalil shahih yang sangat layak dijadikan referensi:
1. Tawaran Nabi Saw kepada para sahabat yang telah selesai shalat pada gelombang pertama, untuk ada yang bersedia bersedekah dengan cara menemani seseorang yang terlambat hadir, dalam pengertian ketika ia hadir gelombang pertama telah usai. Dalam hal ini silahkan rujuk hadits dari Abu Sa'id al-Khudri r.a. diriwayatkan secara shahih oleh Abu Daud no. 574. Terdapat riwayat lain dari Abu Umamah r.a. yang juga menceritakan kisah yang mirip.
2. Atsar dari sahabat, Anas bin Malik r.a., ketika mendatangi masjid Bani Syaibah dan ternyata gelombang pertama shalat jama'ah sudah usai. Ternyata Anas mengajak para sahabatnya yang terlambat untuk adzan dan kemudian menegakkan shalat berjama'ah.
Terdapat juga atsar dari sahabat, Ibn Mas'ud r.a., dengan kisah yang mirip.
Selain hal itu, di masa kontemporer ini, Komisi Fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts βIlmiyyah wal Iftaβ, misalkan, dalam fatwa no. 2583 juga telah mengkaji masalah ini dan justeru mendorong umat untuk memilih mengutamakan pendapat yang terakhir di atas, yakni tetap shalat berjama'ah di Masjid, daripada shalat sendirian.
Demikian, wallΔhu a'lam,
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Ikuti Kami di:
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
π³Sebarkan dan raihlah pahala ...
Berikut ini tulisan ana buat Grup Manis anak-anak, bagi yang anak-anaknya belum pada digabungin ke Grup Manis, buruan atuh:
πππππππππππππππππππππππππππ
πSelasa, 12 Dzulqa'dah 1437 H/ 16 agustus 2016
πSirah
π Pemateri: Dr. Wido Supraha
π KENAPA SIH HARUS BELAJAR SIRAH NABAWIYAH?
=============================
πππΈπππΈπππΈππ
Brother and Sista,
Udah pada punya Al-Qur'an kan? Sudah dong ya tentunya. Kalau As-Sunnah dah pada punya? Kalau belum punya kudu punya lho, soalnya kan sebagian besar ayat Al-Qur'an tidak bisa dipahami kecuali kalau brother and sista pegang As-Sunnah. Dari sekian banyak As-Sunnah yang wajib dimiliki prioritas pertama tentunya Kitab Shahih Bukhari dan Muslim, soalnya kedua-duanya mengandung hadits yang shahih seluruhnya. Kalau begitu, apakah kita masih perlu punya Kitab Sirah Nabawiyah?
Bentar, mungkin masih pada bingung ya, Sirah itu sendiri apa ya? Sirah itu adalah sebuah kisah perjalanan yang mengandung nilai-nilai kesejarahan. Sirah Nabawiyah bermakna sebuah kisah utuh perjalanan hidup Nabi Muhammad Saw mulai dari lahirnya hingga wafatnya. Tapi brother and sista, sebaiknya kita tidak mempersepsikan Kitab Sirah Nabawiyah sebagai kitab sejarah an-sich ya, karena memang Sirah Nabawiyah bukan sekedar membahas sejarah hidup, tapi kita sedang memasuki sebuah ruang dimana kita akan semakin memahami Al-Qur'an dan As-Sunnah dengannya, dan bahkan menjadi salah satu referensi utama kita dalam menghidupkan Islam. Pemahaman Islam kita pasti akan terasa kurang jika belum mengkaji Sirah Nabawiyah. Sampai disini mulai kebayang kan mengapa kita perlu belajar Sirah?
Jadi mudahnya aja ya Brother and Sista, ketika kita mempelajari secara serius Sirah Nabawiyah ini, maka kita akan dapatkan:
1β£ Pemahaman yang utuh atas kepribadian Nabi Muhammad Saw. Kita jadi tersadar mengapa ya Nabi itu dibangkitkan dari kalangan manusia, bukan dari Malaikat seperti keinginan sebagian paman Nabi. Tentunya karena Nabi adalah dari kalangan manusia, maka mudah bagi manusia untuk menghidupkan contoh-contoh terbaik dalam Islam merujuk kepada perbuatan Nabi Saw.
2β£ Model ideal, teladan terbaik, al-matsal al-A'la dalam seluruh kehidupan Nabi Saw. Mulai dari bagaimana menjadi anak yang shalih, terus menjadi remaja yang tangguh, hingga nanti kalau sudah berkeluarga menjadi ayah, menjadi pemimpin, menjadi tokoh masyarakat, menjadi mujahid dakwah, dan seterusnya. Semuanya ditemukan dalam pribadi Nabi Saw.
Selanjutnya apa lagi brother and sista? Kita lanjutkan pekan depan aja yah, di Hari Selasa. Keep in touch. Istiqomah selalu ....
πππΈπππΈπππΈππ
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
πΌSebarkan! Raih pahala....
πππππππππππππππππππππππππππ
πππππππππππππππππππππππππππ
πSelasa, 12 Dzulqa'dah 1437 H/ 16 agustus 2016
πSirah
π Pemateri: Dr. Wido Supraha
π KENAPA SIH HARUS BELAJAR SIRAH NABAWIYAH?
=============================
πππΈπππΈπππΈππ
Brother and Sista,
Udah pada punya Al-Qur'an kan? Sudah dong ya tentunya. Kalau As-Sunnah dah pada punya? Kalau belum punya kudu punya lho, soalnya kan sebagian besar ayat Al-Qur'an tidak bisa dipahami kecuali kalau brother and sista pegang As-Sunnah. Dari sekian banyak As-Sunnah yang wajib dimiliki prioritas pertama tentunya Kitab Shahih Bukhari dan Muslim, soalnya kedua-duanya mengandung hadits yang shahih seluruhnya. Kalau begitu, apakah kita masih perlu punya Kitab Sirah Nabawiyah?
Bentar, mungkin masih pada bingung ya, Sirah itu sendiri apa ya? Sirah itu adalah sebuah kisah perjalanan yang mengandung nilai-nilai kesejarahan. Sirah Nabawiyah bermakna sebuah kisah utuh perjalanan hidup Nabi Muhammad Saw mulai dari lahirnya hingga wafatnya. Tapi brother and sista, sebaiknya kita tidak mempersepsikan Kitab Sirah Nabawiyah sebagai kitab sejarah an-sich ya, karena memang Sirah Nabawiyah bukan sekedar membahas sejarah hidup, tapi kita sedang memasuki sebuah ruang dimana kita akan semakin memahami Al-Qur'an dan As-Sunnah dengannya, dan bahkan menjadi salah satu referensi utama kita dalam menghidupkan Islam. Pemahaman Islam kita pasti akan terasa kurang jika belum mengkaji Sirah Nabawiyah. Sampai disini mulai kebayang kan mengapa kita perlu belajar Sirah?
Jadi mudahnya aja ya Brother and Sista, ketika kita mempelajari secara serius Sirah Nabawiyah ini, maka kita akan dapatkan:
1β£ Pemahaman yang utuh atas kepribadian Nabi Muhammad Saw. Kita jadi tersadar mengapa ya Nabi itu dibangkitkan dari kalangan manusia, bukan dari Malaikat seperti keinginan sebagian paman Nabi. Tentunya karena Nabi adalah dari kalangan manusia, maka mudah bagi manusia untuk menghidupkan contoh-contoh terbaik dalam Islam merujuk kepada perbuatan Nabi Saw.
2β£ Model ideal, teladan terbaik, al-matsal al-A'la dalam seluruh kehidupan Nabi Saw. Mulai dari bagaimana menjadi anak yang shalih, terus menjadi remaja yang tangguh, hingga nanti kalau sudah berkeluarga menjadi ayah, menjadi pemimpin, menjadi tokoh masyarakat, menjadi mujahid dakwah, dan seterusnya. Semuanya ditemukan dalam pribadi Nabi Saw.
Selanjutnya apa lagi brother and sista? Kita lanjutkan pekan depan aja yah, di Hari Selasa. Keep in touch. Istiqomah selalu ....
πππΈπππΈπππΈππ
Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
πΌSebarkan! Raih pahala....
πππππππππππππππππππππππππππ
ππ»π·πΉ MENGENAL SAHABAT ABU HURAIRAH R.A.
π¬ Soal: "Bisakah diceritakan sedikit hal tentang sahabat Abu Hurairah r.a.? Mengapa ia dinamakan 'Bapak Kucing', siapakah nama sebenarnya dan kapankah ia wafat?"
π Jawab: "Terdapat 30 pendapat yang berbeda tentang nama asli Abu Hurairah r.a., namun yang dianggap paling benar adalah Abdurrahman bin Shakr. Ia sahabat yang pertama kali menyandang nama kunyah seperti ini."
β Sebab penamaan Abu Hurairah r.a. adalah karena dia ketika masih kecil memiliki kucing kecil ( _hurairah_ ) dan sering bermain dengannya.
π¬ Abu Hurairah r.a. telah meriwayatkan 5374 hadits, dan tidak ada satu pun dari para shahabat yang semisal dengannya dlam periwayatan, tidak pula mendekatinya. ( *Imam al-Hafizh Baqi bin Makhlad al-Andalusi* )
π Abu Hurairah r.a. adalah perawi yang paling banyak hafalannya pada masanya. Ia tinggal di Dzi al-Hulaifah, Madinah, memiliki rumah disana. Wafat 59 H di Madinah dalam usia 78 tahun, dimakamkan di Baqi'. Aisyah r.a. wafat tidak lama sebelumnya, dan Abu Hurairah r.a. sempat menyalatkannya. Ia Ahlu Sufafh dan paling mahsyur. ( *Imam Syafi'i* )
π *Sumber* || Imam Nawawi, _Syarah Shahih Muslim_
π *Telegram Channel*: @supraha || [ #IslamIsBeautiful ]
π³Sebarkan dan raihlah pahala ...
π¬ Soal: "Bisakah diceritakan sedikit hal tentang sahabat Abu Hurairah r.a.? Mengapa ia dinamakan 'Bapak Kucing', siapakah nama sebenarnya dan kapankah ia wafat?"
π Jawab: "Terdapat 30 pendapat yang berbeda tentang nama asli Abu Hurairah r.a., namun yang dianggap paling benar adalah Abdurrahman bin Shakr. Ia sahabat yang pertama kali menyandang nama kunyah seperti ini."
β Sebab penamaan Abu Hurairah r.a. adalah karena dia ketika masih kecil memiliki kucing kecil ( _hurairah_ ) dan sering bermain dengannya.
π¬ Abu Hurairah r.a. telah meriwayatkan 5374 hadits, dan tidak ada satu pun dari para shahabat yang semisal dengannya dlam periwayatan, tidak pula mendekatinya. ( *Imam al-Hafizh Baqi bin Makhlad al-Andalusi* )
π Abu Hurairah r.a. adalah perawi yang paling banyak hafalannya pada masanya. Ia tinggal di Dzi al-Hulaifah, Madinah, memiliki rumah disana. Wafat 59 H di Madinah dalam usia 78 tahun, dimakamkan di Baqi'. Aisyah r.a. wafat tidak lama sebelumnya, dan Abu Hurairah r.a. sempat menyalatkannya. Ia Ahlu Sufafh dan paling mahsyur. ( *Imam Syafi'i* )
π *Sumber* || Imam Nawawi, _Syarah Shahih Muslim_
π *Telegram Channel*: @supraha || [ #IslamIsBeautiful ]
π³Sebarkan dan raihlah pahala ...
