Wido Supraha
4.02K subscribers
1.08K photos
159 videos
375 files
1.57K links
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
Download Telegram
صوم شهر رجب
*#TadabburPagi*
📚 *Inspirasi Energi dari Surat Al-Muzzammil* 📚

📌 Orang-orang kafir Quraisy berkumpul di Dār an-Nadwah untuk menyepakati gelar bagi Nabi Muhammad ﷺ: tukang tenung, orang gila, dan penyihir. Peristiwa ini membuat Nabi ﷺ berselimut, hingga turun surat ini di Makkah. *#Makkiyah*

📌 Mukmin hadir untuk menjaga bumi dan seisinya dari kerusakan, memimpin umat manusia ke jalan hidayah, dan bergerak berjama'ah memenangkan Islam dalam seluruh dimensi kehidupannya. Seluruh aktifitas mulia yang diperintah Allah di atas membutuhkan individu yang penuh energi bahkan berlebih energi rabbani-nya. Ia perlu mengumpulkan energi dari ragam sumbernya yang variatif, dan di antara sumber yang besar itu ada pada _qiyāmullail_.

📌 _Qiyāmullail_ diwajibkan selama 1 (satu) tahun pertama sejak turunnya surat ini. Banyak sahabat yang kakinya bengkak saat menikmati berdiri di waktu malamnya, bahkan ada yang mengikatkan dirinya ke dinding agar tetap kuat.

📌 _Qiyāmullail_ kemudian disunnahkan, namun tetap wajib, khusus untuk Nabi Muhammad ﷺ. Saat turunnya ayat di awal, beliau sedang berselimut dengan jubahnya. Allāh ﷻ berfirman dalam Surat As-Sajdah ayat 16:

تَتَجافى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفاً وَطَمَعاً وَمِمَّا رَزَقْناهُمْ يُنْفِقُونَ

_Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedangkan mereka berdo'a kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka._

Juga dalam Surat Al-Isrā [17] ayat 19:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نافِلَةً لَكَ عَسى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقاماً مَحْمُوداً

_Dan pada sebagian malam hari shalat tahajjud-lah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji._

📌 Membaca dengan _tartīl_ bermakna membaca perlahan, ayat per ayat satu nafas, sehingga mudah memahami setiap ayatnya. Kelak kita akan kembali diminta mengulangi model bacaan ini, sebagaimana hadits Nabi Muhammad ﷺ riwayat Imam Ahmad dari Abdullah ibn 'Umar r.a.:

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ: اقْرَأْ وارْقَ، ورَتِّل كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا، فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا".

_Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, "Bacalah dengan suara indah dan perlahan-lahan sebagaimana engkan membacanya dengan tartil sewaktu di dunia, karena sesungguhnya kedudukanmu berada di akhir ayat yang kamu baca!"_

📌 Hendaknya membaca Al-Qur'an membiasakan dengan tartil, agar lahir keindahan yang memberikan atsar. Sebagaimana banyak riwayat Nabi ﷺ seperti:

زَيِّنوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ

_Hiasilah Al-Qur’an dengan suara kalian!_


"لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالْقُرْآنِ"

_Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak melagukan bacaan Al-Qur’an._


"لَقَدْ أُوتِيَ هذا مزمار مِنْ مَزَامِيرِ آلِ دَاوُدَ"

_Sesungguhnya orang ini (Abu Mūsā al-'Asy'ari) telah dianugerahi suara yang indah seperti suara seruling keluarga Daud._

📌 _Nāsyi-atul lail_ artinya bagian-bagian waktu dari malam hari, karena semua bagiannya disebut _nāsyiah_, dan menghidupkan malam disebut dengan _nasya-a._

📌 _Aqwamu Qīlan_ bermakna _aswabu_ atau _ahya-u_, karena bacaan Al-Qur'ān di malam hari akan lebih memberi dampak positif, dengan suasana malam yang bersuhu rendah dan polusi suara yang rendah

📌 _Sabhan Thawīlan_ bermakna waktu luang yang panjang di siang hari untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan amal-amal variatif, mulai kepentingan pribadi hingga _irsyādul mujtama'_ (membimbing masyarakat) sehingga menjadi Muslim yang lengkap amalnya

📌 Jadilah _mutabattil_, yang terus beribadah dalam ragam bentuknya, tanpa pernah kenal lelah. Siap berpindah-pindah amal dalam amanah multi-task yang diembannya sebagai seorang Muslim, baik karena inisiatif dirinya maupun karena penugasan kepadanya.

📌 Gerak di atas dunia untuk melakukan perbaikan _(ishlah)_ akan selalu ditentang oleh mereka yang melakukan kerusakan _(ifsad)_. Mulai dari kata-kata yang menyakitkan hati sampai kekejian seperti yang pernah dilakukan Fir'aun. Namun, semua ujian dalam perubahan akan menjadi mudah bagi mereka yang m
emiliki kelebihan energi dari langit

📌 Energi itu pun dikuatkan dengan janji untuk para penentangnya berupa belenggu-belenggu _(ankālan)_, neraka yang menyala _(jahīman)_, makanan yang tertahan di tenggorokan - tidak bisa masuk dan keluar _(dzā ghushshatin)_, adzab yang pedih _(alīman)_, siksaan yang berat _(akhdzan wabīlan)_.

Silahkan disebarkan, mudah-mudahan Anda mendapatkan bagian dari pahalanya
_Bārakallah fīkum._

Ditulis oleh Dr. Wido Supraha (Komisi Ukhuwah MUI Pusat | Dosen Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun Bogor | Departemen Dakwah PUI Pusat) • Channel Kajian: https://t.me/supraha

_Ikuti kajian rutin Tadabbur Al-Qur'ān setiap hari Kamis ba'da Zhuhr pekan ke-1, di Masjid Kantor Bea Cukai, Bongkar Muat, Bandara Soekarno Hatta._

***
#IslamIsBeautiful
ENAM LANGKAH SUKSES, INSPIRASI DARI JUM'AT MUBAROKAH

Tulisan lama saya terkait inspirasi tahapan dalam kehidupan, terinspirasi dari surat Al-Jum'ah, semoga sukses bersama. Ringkasnya keenam tahapan itu adalah:

1. Think from the End;
2. Decide your target of each step;
3. Be Proactive and Build your Capacity;
4. Be Careful with any Obstacles;
5. Synergize;
6. Enjoy your life with Dzikr.

Selengkapnya dapat klik:
http://supraha.com/?p=825

Depok, 6 Rajab 1439H
twitter.com/supraha
📚 ANTARA KYAI DAN ORANG TUA

Pertanyaan:
Ada teman ana yang beliau mengabdi kepada kiyainya, akan tetapi durhaka kepada orangtuanya, bagaimana pendapat ustad?

Jawaban:
Pada prinsipnya tidak ada keta'atan kepada makhluk dalam maksiat kepada Allah.

Nabi ﷺ pernah bersabda,

الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ وَ إِنَّمَا الْحِلْمُ بِالتَّجَلُّمِ، وَ مَنْ يَتَحَرَّ الْخَيْرَ يُعْطِهِ، وَ مَنْ يَتَوَقَّ الشَّرَّ يُوْقَ

_“Sesungguhnya ilmu didapatkan melalui belajar, sikap santun diperoleh melalui berlatih, barangsiapa bersungguh-sungguh mencari kebaikan niscaya akan diberi, dan barang siapa menjaga diri dari kejelekan niscaya akan dijaga.”_

Maka semakin lama bersama Kyai seyogyanya semakin kuat cintanya kepada orang tua. Ingin sekali maksimal dalam birr al-walidain, bukan sebaliknya, durhaka, _uqūq al-walidain._

اَلْكَبَائِرُ : الإشْرَاكُ بالله وَ عُقُوْقُ الْوَالِدَيْنِ وَ قَتْلُ النَّفْسِ وَ الْيَمِيْنُ الْغَمُوْسُ

_Di antara dosa besar adalah berbuat syirik kepada Allah, durhaka kepada orangtua, membunuh jiwa dan sumpah palsu._

Begitu tingginya amalan _birr al-walidain_, sehingga posisinya disegerakan setelah bagusnya tauhid sebagaimana surat An-Nisā [4] ayat 36:


وَاعْبُدُوا اللهَ وَلاَتُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

_Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukannya dengan sesuatupun, dan *berbuat baiklah kepada ibu bapak.*_

Maka muliakanlah orang tua, taati mereka pada apa-apa yang diridhai Allāh, dan bersabarlah.

@supraha
جدير بمن سود صحيفته بالذنوب أن يبيضها بالتوبة في هذا الشهر، وبمن ضيع عمره في البطالة أن يغتنم فيه ما بقي من العمر.

Siapapun yang menghitamkan catatan amal dengan dosa, bertaubatlah di 🌒 Rajab. Siapapun yang menyia-nyiakan umur dengan menganggur agar mulai beramal di 🌒 Rajab.

https://twitter.com/supraha/status/977217509920096256?s=19
وعنه قال: مثل شهر رجب مثل الريح، ومثل شعبان مثل الغيم، ومثل رمضان مثل القطر.

"Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, perumpamaan bulan Sya'ban seperti awan, sedangkan perumpamaan bulan Ramadhan adalah seperti hujan". (Abu Bakar al-Balkhi)

https://twitter.com/supraha/status/977216137954930688?s=19
‏وقال بعضهم: السنة مثل الشجرة، وشهر رجب أيام توريقها، وشعبان أيام تفريعها، ورمضان أيام قطفها، والمؤمنون قطافها.

Sebagian ulama berkata:
"Tahun ibarat pohon & Rajab masa bersemainya dedaunan, Sya'ban masa berbuah, Ramadhan panen, dan mukminlah yang akan memanennya". (Ibn Rajab)

https://twitter.com/supraha/status/977215137420476416?s=19
قال أبو بكر الوراق البلخي رحمه الله:
شهر رجب شهر الزرع، وشعبان شهر السقي للزرع، ورمضان شهر حصاد الزرع

"Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya'ban adalah bulan menyirami tanaman tersebut, dan bulan Ramadhan adalah bulan panen tanaman tersebut ". (Abu Bakar al-Balkhi)

https://twitter.com/supraha/status/977201572345081858?s=19
"شهر رجب مفتاح أشهر الخير والبركة"
“Bulan Rajab adalah kunci bulan-bulan kebaikan dan keberkahan." (Zainuddin Abu al-Faraj Abdurrahman ad-Dimasqy/795 H)

https://twitter.com/supraha/status/977200097397170176?s=19
Bagi yang ingin mengkaji novel fiksi 'Ghost Fleet' dan mengapa militer dunia banyak membahasnya, berikut saya siapkan link unduhnya. Hanya sampai 3 (tiga) hari ke depan ya, setelah itu file akan saya hapus. Linknya dapat dilihat di:
https://twitter.com/supraha

@supraha
*#IslamIsBeautiful*
📚 *Hidayah adalah Milik Allah, Tugas Kita hanya Da'wah* 📚

Allāh ﷻ berfirman dalam Surat At-Taubah [9] ayat 113:

*مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَنْ يَسْتَغْفِرُوا لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُوا أُولِي قُرْبَىٰ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ*

_Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam._

📌 Hingga menjelang wafatnya Abu Thālib, Nabi Muhammad ﷺ terus menda'wahkan Islam ini dengan penuh cinta:

أيْ عَمّ، قُلْ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ. كَلِمَةٌ أُحَاجُّ لَكَ بِهَا عِنْدَ اللَّهِ، عَزَّ وَجَلَّ

_Hai paman, ucapkanlah, *"Tidak ada Tuhan selain Allah!"* sebagai suatu kalimat yang kelak aku akan membelamu dengannya di hadapan Allah ﷻ._

Demikian pula kaum kuffār, diwakili Abu Jahl dan Abdullāh bin Abi Umayyah pun terus istiqomah menda'wahkan keyakinan mereka:

يَا أَبَا طَالِبٍ، أَتَرْغَبُ عَنْ ملَّة عَبْدِ الْمُطَّلِبِ؟

_Hai Abu Thālib apakah engkau tidak suka dengan agama Abdul Mutthalib?_

Ternyata keputusan Abu Thālib terlihat pada kalimatnya menjelang kematiannya:

عَلَى مِلَّةِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ

_Saya berada pada agama Abdul Muttalib_

Dengan sifat kasihnya Nabi Muhammad ﷺ, beliau mendo'akan ampunan untuk pamannya tercinta tersebut. Beliau ﷺ mengatakan:

لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ مَا لَمْ أُنْهَ عَنْكَ

_Sungguh aku benar-benar akan memohonkan ampun buatmu selagi aku tidak dilarang untuk mendoakanmu._

Inilah _asbābun nuzūl_ dari turunnya ayat di atas, sebagaimana riwayat dari Al-Bukhari dan Muslim. Bahkan turun pula terkait peristiwa ini, Surat Al-Qashash [28] ayat 56:

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

_Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk._

📌 Pelajaran utama dari ayat ini adalah nasihat agar umat ini bersama-sama menghidupkan da'wah, tidak bersedih dengan hasil yang tidak sesuai harapan, karena tugas manusia hanya da'wah, bukan memastikan manusia kembali ke jalan Islam.

📌 Adapun terkait dengan bagaimana Abu Thālib kelak di Yaumil Hisāb, maka kita kembalikan kepada Allāh saja. Diskursus terjadi di kalangan ulama terkait hal ini. Namun yang jelas, jasanya sangat besar bagi agama ini hingga menjelang wafatnya.

💫 Jika kaum kuffār begitu istiqomah dalam da'wahnya, sungguh kita lebih wajib untuk istiqomah di jalan da'wah. _Yassirlanā._

🍵 Silahkan disebarkan, semoga sahabat mendapatkan bagian dari pahala jariyah yang tak pernah putus. _Bārakallāh fīkum_. 🍵

Ditulis oleh Dr. Wido Supraha (Komisi Ukhuwah MUI Pusat | Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor | Departemen Dakwah PUI Pusat)

Channel: t.me/supraha
Tweet: twitter.com/supraha

_Ikuti kajian Sirah Nabawiyah setiap hari Senin, ba'da Zhuhr, pekan ke-4, di Masjid Ar-Rayyān, Kementerian BUMN, Jakarta_

🌹
Audio
Kuliah Sirah Nabawiyah di Kementerian BUMN dengan tema: 'Ām al-Huzni.
Photo from Wido Supraha
Photo from Wido Supraha
Photo from Wido Supraha