🔥 WASPADA DARI SYIAH RAFIDHAH
al-Imam asy-Sya'bi rahimahullah (w. 103 H) :
"Aku peringatkan kalian dari bahaya Syiah Rafidhah! Karena mereka tidaklah masuk kedalam Islam karena berharap (pahala) dan takut (dari adzab). Namun karena dorongan dendam terhadap umat Islam!"
📕 as-Sunnah, oleh al-Khallaal, 3/496
قال الامام الشعبي رحمه الله:
" أحذركم الرافضة، فإنهم لم يدخلوا الاسلام رغبةً ولا رهبةً ولكن مقتاً لأهل الإسلام "
السنة للخلال 496/3
#syiah #rafidhah
#waspadasyiah
Sumber:
@ManhajulAnbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
al-Imam asy-Sya'bi rahimahullah (w. 103 H) :
"Aku peringatkan kalian dari bahaya Syiah Rafidhah! Karena mereka tidaklah masuk kedalam Islam karena berharap (pahala) dan takut (dari adzab). Namun karena dorongan dendam terhadap umat Islam!"
📕 as-Sunnah, oleh al-Khallaal, 3/496
قال الامام الشعبي رحمه الله:
" أحذركم الرافضة، فإنهم لم يدخلوا الاسلام رغبةً ولا رهبةً ولكن مقتاً لأهل الإسلام "
السنة للخلال 496/3
#syiah #rafidhah
#waspadasyiah
Sumber:
@ManhajulAnbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Klarifikasi Tentang Takziyah Saya Terkait meninggalnya JUT (Ja'far Umar Thalib)
_
Berkaitan denagan permasalahan yang telah menimbulkan polemik di tengah salafiyyin beberapa hari ini, yaitu dari perbuatan saya bertakziyah dan menyalatkan jenazah JUT, Alhamdulillah asatidzah telah mengingatkan dan menasehati saya.
Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada asatidzah, yang tak bosan menasehati saya, terkhusus dalam permasalahan yang besar ini, semoga menjadi amal baik beliau-beliau yang diterima di sisi Allah Ta'ala.
Maka dengan ini saya mengakui dengan penuh kesadaran dan ikhlas mengharap ridho Allah, bahwa apa yang saya lakukan itu adalah menyelisihi manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah, terkhusus posisi saya sebagai seorang da'i/ustadz. Yang akhirnya menjadi fitnah dan kesalahpahaman dikalangan Ahlus sunnah khususnya dan kaum muslimin umumnya, bahwa itu sebagai pembenaran
dan rekomendasi.
Saya melakukan itu murni karena pengaruh athifiyah (perasaan dan emosi pribadi saya) yang tidak semestinya.
Sekaligus saya menghimbau Ahlus Sunnah untuk tidak meniru cara yang salah tersebut, semoga Allah mengampuni kesalahan-kesalahan saya.
Sekaligus saya menghimbau kepada semua pihak agar menyikapi setiap permasalahan secara ilmiah, tidak karena mengikuti perasaan dan emosi.
Hal itu karena prinsip-prinsip JUT berada di atas prinsip-prinsip khawarij dan menyelisihi akidah dan prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam banyak perkara.
Walaupun telah ada pengakuan taubatnya, namun dia masih saja mengulanginya kembali, Wallahu A'lam.
Allahlah yang Maha Mengetahui yang tampak dan yang tersembunyi.
Senin, 9 Muharram 1441 H / 9 September 2019 M
ttd
Muhammad Umar as-Sewed
_
Berkaitan denagan permasalahan yang telah menimbulkan polemik di tengah salafiyyin beberapa hari ini, yaitu dari perbuatan saya bertakziyah dan menyalatkan jenazah JUT, Alhamdulillah asatidzah telah mengingatkan dan menasehati saya.
Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada asatidzah, yang tak bosan menasehati saya, terkhusus dalam permasalahan yang besar ini, semoga menjadi amal baik beliau-beliau yang diterima di sisi Allah Ta'ala.
Maka dengan ini saya mengakui dengan penuh kesadaran dan ikhlas mengharap ridho Allah, bahwa apa yang saya lakukan itu adalah menyelisihi manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah, terkhusus posisi saya sebagai seorang da'i/ustadz. Yang akhirnya menjadi fitnah dan kesalahpahaman dikalangan Ahlus sunnah khususnya dan kaum muslimin umumnya, bahwa itu sebagai pembenaran
dan rekomendasi.
Saya melakukan itu murni karena pengaruh athifiyah (perasaan dan emosi pribadi saya) yang tidak semestinya.
Sekaligus saya menghimbau Ahlus Sunnah untuk tidak meniru cara yang salah tersebut, semoga Allah mengampuni kesalahan-kesalahan saya.
Sekaligus saya menghimbau kepada semua pihak agar menyikapi setiap permasalahan secara ilmiah, tidak karena mengikuti perasaan dan emosi.
Hal itu karena prinsip-prinsip JUT berada di atas prinsip-prinsip khawarij dan menyelisihi akidah dan prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam banyak perkara.
Walaupun telah ada pengakuan taubatnya, namun dia masih saja mengulanginya kembali, Wallahu A'lam.
Allahlah yang Maha Mengetahui yang tampak dan yang tersembunyi.
Senin, 9 Muharram 1441 H / 9 September 2019 M
ttd
Muhammad Umar as-Sewed
🕌🔁 DATANG KE MASJID SAAT SHALAT BERJAMAAH SUDAH SELESAI
▫ Al-Allamah Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata,
يَبْحَثُ عن جماعةٍ في مَسْجِدٍ آخَرَ، أو إذا حَضَرَ معه أَحَدٌ أَقَامَ الجماعةَ في المسجدِ نَفْسِهِ.
"Dia cari shalat jamaah di masjid lain. Atau jika saat itu ada orang lain maka dia boleh mengerjakan shalat berjamaah di masjid tersebut juga." (Fatawa 'alath Thariq, hlm. 256)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Al-Allamah Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata,
يَبْحَثُ عن جماعةٍ في مَسْجِدٍ آخَرَ، أو إذا حَضَرَ معه أَحَدٌ أَقَامَ الجماعةَ في المسجدِ نَفْسِهِ.
"Dia cari shalat jamaah di masjid lain. Atau jika saat itu ada orang lain maka dia boleh mengerjakan shalat berjamaah di masjid tersebut juga." (Fatawa 'alath Thariq, hlm. 256)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🖐⚠️⛔ HARGA KEBUTUHAN SEMAKIN MELONJAK?
Tidak Usah Galau, Rejeki Kita Sudah ditentukan di Segala Kondisi
📝 Dikatakan kepada Abu Hazim Salamah bin Dinar (wafat 140 H) rahimahullah,
يا أبا حازم أما ترى قد غلا السعر
🔊 "Wahai Abu Hazim, tidakkah engkau tahu bahwa harga barang semakin mahal?'
🔵 Maka beliau menjawab,
وما يغمكم من ذلك؟ إن الذي يرزقنا في الرخص هو الذي يرزقنا في الغلاء
🍂 "Lalu apa yang membuat kalian resah dengan hal itu?
✅ Sesungguhnya Dzat Yang memberi rizki kepada kita di saat harga murah, Dia juga Yang akan memberi rizki kepada kita di saat harga mahal."
📔 Hilyatul Auliya (3/239)
Sumber:
warisansalaf
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Tidak Usah Galau, Rejeki Kita Sudah ditentukan di Segala Kondisi
📝 Dikatakan kepada Abu Hazim Salamah bin Dinar (wafat 140 H) rahimahullah,
يا أبا حازم أما ترى قد غلا السعر
🔊 "Wahai Abu Hazim, tidakkah engkau tahu bahwa harga barang semakin mahal?'
🔵 Maka beliau menjawab,
وما يغمكم من ذلك؟ إن الذي يرزقنا في الرخص هو الذي يرزقنا في الغلاء
🍂 "Lalu apa yang membuat kalian resah dengan hal itu?
✅ Sesungguhnya Dzat Yang memberi rizki kepada kita di saat harga murah, Dia juga Yang akan memberi rizki kepada kita di saat harga mahal."
📔 Hilyatul Auliya (3/239)
Sumber:
warisansalaf
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋💸🌺🌸 REJEKI ADALAH KETETAPAN DARI ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
✍ Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,
*ما من مؤمن ولا فاجر إلا وقد كتب الله تعالى له رزقه من الحلال، فإن صبر حتى يأتيه، آتاه الله تعالى، وإن جزع فتناول شيئا من الحرام، نقصه الله من رزقه الحلال.*
“Tidak ada seorang mukmin ataupun seorang fajir (pelaku dosa) melainkan Allah ta’ala sudah menetapkan rezekinya dari yang halal. Jika dia bersabar sampai rezekinya datang kepadanya, Allah ta’ala akan berikan (rezeki yang halal itu) untuknya. Namun, jika dia berkeluh-kesah kemudian mengambil sesuatu yang haram, Allah ta’ala akan mengurangi rezekinya yang halal.”
📕Hilyatul Auliya 1/326 dan Tahdzibul Hilyah 1/230)
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,
*ما من مؤمن ولا فاجر إلا وقد كتب الله تعالى له رزقه من الحلال، فإن صبر حتى يأتيه، آتاه الله تعالى، وإن جزع فتناول شيئا من الحرام، نقصه الله من رزقه الحلال.*
“Tidak ada seorang mukmin ataupun seorang fajir (pelaku dosa) melainkan Allah ta’ala sudah menetapkan rezekinya dari yang halal. Jika dia bersabar sampai rezekinya datang kepadanya, Allah ta’ala akan berikan (rezeki yang halal itu) untuknya. Namun, jika dia berkeluh-kesah kemudian mengambil sesuatu yang haram, Allah ta’ala akan mengurangi rezekinya yang halal.”
📕Hilyatul Auliya 1/326 dan Tahdzibul Hilyah 1/230)
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💧🚱 SAAT IMAM TERSADAR DI TENGAH SHALAT BAHWA IA BELUM BERWUDHU
▫ Asy-Syaikh Muhammad Al-Utsaimin berkata,
إذا تَذَكَّرَ أنَّه على غيرِ وُضُوءٍ يَنْصَرِفُ مِنْ صلاتِه وُجُوبًا، ويقولُ لِبَعْضِ المأمومينَ: أَكْمِلْ بِهِمْ يا فُلَانُ.
"Jika imam teringat bahwa dia tidak dalam kondisi wudhu maka dia wajib membatalkan shalatnya. Dan kemudian mengatakan pada salah satu ma'mum, 'Fulan, sempurnakanlah shalat dengan menjadi imam mereka.'" (Fatawa 'alath Thariq, hlm. 255)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Asy-Syaikh Muhammad Al-Utsaimin berkata,
إذا تَذَكَّرَ أنَّه على غيرِ وُضُوءٍ يَنْصَرِفُ مِنْ صلاتِه وُجُوبًا، ويقولُ لِبَعْضِ المأمومينَ: أَكْمِلْ بِهِمْ يا فُلَانُ.
"Jika imam teringat bahwa dia tidak dalam kondisi wudhu maka dia wajib membatalkan shalatnya. Dan kemudian mengatakan pada salah satu ma'mum, 'Fulan, sempurnakanlah shalat dengan menjadi imam mereka.'" (Fatawa 'alath Thariq, hlm. 255)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔍♻📆 HUKUM MENGQADHA PUASA ASYURO
✒ Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah,
Pertanyaan :
Seorang wanita yang berpuasa tasu'a (9 muharrom) kemudian haid pada tanggal 10-nya (hari 'asyuro) apakah dia harus mengqadha' ataukah membayar kaffarah?
Jawaban :
Pertama, Ketika wanita tersebut telah puasa tasu'aa (9 muharrom) sedangkan dia juga berniat untuk puasa tanggal 10-nya (hari 'asyuro) akan tetapi dia terhalangi untuk melakukannya dikarenakan haid yang dia alami, maka diharapkan akan ditulis untuknya pahala puasa hari 'asyuro karena dia telah bertekad meniatkan puasa tersebut andaikan tidak ada suatu halangan.
Apabila seseorang telah meniatkan suatu amalan shalih dan berusaha malakukan sebab-sebabnya namun dia terhalangi suatu hal yang tidak mungkin dia hindari, maka akan ditulis untuknya pahala amal tersebut.
Kedua, Dia tidak disyariatkan mengqadha' puasa 'asyura tersebut. Karena puasa 'asyura terkait dengan harinya (10 muharram) jika ada suatu penghalang yang syar'i, maka tidak diqadha karena itu merupakan sunnah yang telah berlalu waktunya.
📼 Fatawa an-Nur alad Darb
صامت امرأة التاسع من محرم وحاضت يوم العاشوراء، وهل يجب عليها القضاء أو يلزمها كفارة؟
1. لما صامت اليوم التاسع
ومن نيتها أن تصوم اليوم العاشر
ولكن حال بينها وبينه ما حصل لها من الحيض
فإنه يرجى أن يكتب لها أجر صوم اليوم العاشر
لأنها قد عزمت النية على صومه
لولا المانع والإنسان إذا نوى العمل الصالح وسعى في أسبابه
ولكن حال بينه وبينه ما لا يمكن دفعه فإنه يكتب له أجره
2. لا يشرع لها أن تقضي اليوم العاشر لأن صوم اليوم العاشر مقيد بيومه فإن حصل منه مانع شرعي فإنه لا يقضى لأنه سنة فات وقتها.
فتاوي نور على الدرب
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✒ Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah,
Pertanyaan :
Seorang wanita yang berpuasa tasu'a (9 muharrom) kemudian haid pada tanggal 10-nya (hari 'asyuro) apakah dia harus mengqadha' ataukah membayar kaffarah?
Jawaban :
Pertama, Ketika wanita tersebut telah puasa tasu'aa (9 muharrom) sedangkan dia juga berniat untuk puasa tanggal 10-nya (hari 'asyuro) akan tetapi dia terhalangi untuk melakukannya dikarenakan haid yang dia alami, maka diharapkan akan ditulis untuknya pahala puasa hari 'asyuro karena dia telah bertekad meniatkan puasa tersebut andaikan tidak ada suatu halangan.
Apabila seseorang telah meniatkan suatu amalan shalih dan berusaha malakukan sebab-sebabnya namun dia terhalangi suatu hal yang tidak mungkin dia hindari, maka akan ditulis untuknya pahala amal tersebut.
Kedua, Dia tidak disyariatkan mengqadha' puasa 'asyura tersebut. Karena puasa 'asyura terkait dengan harinya (10 muharram) jika ada suatu penghalang yang syar'i, maka tidak diqadha karena itu merupakan sunnah yang telah berlalu waktunya.
📼 Fatawa an-Nur alad Darb
صامت امرأة التاسع من محرم وحاضت يوم العاشوراء، وهل يجب عليها القضاء أو يلزمها كفارة؟
1. لما صامت اليوم التاسع
ومن نيتها أن تصوم اليوم العاشر
ولكن حال بينها وبينه ما حصل لها من الحيض
فإنه يرجى أن يكتب لها أجر صوم اليوم العاشر
لأنها قد عزمت النية على صومه
لولا المانع والإنسان إذا نوى العمل الصالح وسعى في أسبابه
ولكن حال بينه وبينه ما لا يمكن دفعه فإنه يكتب له أجره
2. لا يشرع لها أن تقضي اليوم العاشر لأن صوم اليوم العاشر مقيد بيومه فإن حصل منه مانع شرعي فإنه لا يقضى لأنه سنة فات وقتها.
فتاوي نور على الدرب
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
PESERTA DAURAH PULANG DENGAN TERTIB, SYAIKH ZAKARIYA: SEMOGA KITA BERTEMU LAGI
SESI terakhir Daurah Nasional ke-17 di JIC berlangsung usai salat asar, Ahad (8/9).
Syaikh Zakariya bin Syuaib menyampaikan materi: Kesabaran Salaf dalam Menundukkan Jiwa. Penerjemah: ustad Abu Hamzah Yusuf.
Pada pembukaan materinya. Syaikh Zakariya menyampaikan salam perpisahan. Beliau juga memohon kepada Allah. Agar kita semua yang hadir. Dipertemukan lagi di akhirat. "Semoga Allah mempertemukan kita kembali di akhirat nanti," katanya.
Syaikh menyebutkan jihad menundukkan jiwa. Merupakan perkara penting. Manusia terkait jiwanya ada dua. Pertama, yang jiwa mengalahkannya. Dia mengikuti semua kemauan jiwa. "Menurut ulama, orang yang mengikuti (kehendak) jiwanya (memperturutkan hawa nafsunya), sama seperti menyembah berhala. Walau berbeda keadaan," tuturnya
Kedua, orang yang mampu menguasai jiwa. Mengendalikannya dengan baik. Jiwa pada dasarnya mengajak kepada keburukan. "Sementara Rabb mengajak untuk beribadah kepada-Nya. Di sini letak ujiannya," ucapnya.
Syaikh juga mengingatkan ada tiga penarik dalam sebuah jiwa. Pertama, jiwa menyeru kepada akhlak setan. Kedua, mengajak kepada akhlak hewan. Ketiga, menyeru kepada akhlak baik.
Pukul 17.05 WIB, syaikh Zakariya mengakhiri pelajaran. Panitia mengumumkan agar peserta yang hendak menjamak salat magrib dan isya (karena akan segera perjalanan pulang), jangan pindah tempat. Karena salat jamak akan dilangsungkan bersama.
Di parkiran, bus penjemput mulai mengantre. Sementara kendaraan pribadi mengular. Satu persatu tertib. Menuju gerbang luar JIC.
Secara umum, pelaksanaan Daurah Nasional ke-17 berlangsung aman, tertib dan lancar.
Ketiga syaikh asal Yaman melanjutkan memberi pelajaran Kajian Durus Ilmiah Khusus untuk asatidzah di Ma'had Al Anshor, Sleman, Yogyakarta. Hingga Sabtu depan (14/9).
Kemudian melakukan safari dakwah ke Kulon Progo. Terus ke Pekanbaru. Lanjut ke Makassar. Hingga Samarinda dan Ambon.
Sampai berjumpa di Daurah Nasional berikutnya, saudaraku... Semoga Allah mengokohkan iman Islam kita. Di atas tauhid dan sunnah Nabi shallallahu'alaihi wa sallam.
#Panitia Daurah Nasional ke-17 JIC, 1441 H / 2019.
Sumber: http://telegram.me/daurahnasional
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
SESI terakhir Daurah Nasional ke-17 di JIC berlangsung usai salat asar, Ahad (8/9).
Syaikh Zakariya bin Syuaib menyampaikan materi: Kesabaran Salaf dalam Menundukkan Jiwa. Penerjemah: ustad Abu Hamzah Yusuf.
Pada pembukaan materinya. Syaikh Zakariya menyampaikan salam perpisahan. Beliau juga memohon kepada Allah. Agar kita semua yang hadir. Dipertemukan lagi di akhirat. "Semoga Allah mempertemukan kita kembali di akhirat nanti," katanya.
Syaikh menyebutkan jihad menundukkan jiwa. Merupakan perkara penting. Manusia terkait jiwanya ada dua. Pertama, yang jiwa mengalahkannya. Dia mengikuti semua kemauan jiwa. "Menurut ulama, orang yang mengikuti (kehendak) jiwanya (memperturutkan hawa nafsunya), sama seperti menyembah berhala. Walau berbeda keadaan," tuturnya
Kedua, orang yang mampu menguasai jiwa. Mengendalikannya dengan baik. Jiwa pada dasarnya mengajak kepada keburukan. "Sementara Rabb mengajak untuk beribadah kepada-Nya. Di sini letak ujiannya," ucapnya.
Syaikh juga mengingatkan ada tiga penarik dalam sebuah jiwa. Pertama, jiwa menyeru kepada akhlak setan. Kedua, mengajak kepada akhlak hewan. Ketiga, menyeru kepada akhlak baik.
Pukul 17.05 WIB, syaikh Zakariya mengakhiri pelajaran. Panitia mengumumkan agar peserta yang hendak menjamak salat magrib dan isya (karena akan segera perjalanan pulang), jangan pindah tempat. Karena salat jamak akan dilangsungkan bersama.
Di parkiran, bus penjemput mulai mengantre. Sementara kendaraan pribadi mengular. Satu persatu tertib. Menuju gerbang luar JIC.
Secara umum, pelaksanaan Daurah Nasional ke-17 berlangsung aman, tertib dan lancar.
Ketiga syaikh asal Yaman melanjutkan memberi pelajaran Kajian Durus Ilmiah Khusus untuk asatidzah di Ma'had Al Anshor, Sleman, Yogyakarta. Hingga Sabtu depan (14/9).
Kemudian melakukan safari dakwah ke Kulon Progo. Terus ke Pekanbaru. Lanjut ke Makassar. Hingga Samarinda dan Ambon.
Sampai berjumpa di Daurah Nasional berikutnya, saudaraku... Semoga Allah mengokohkan iman Islam kita. Di atas tauhid dan sunnah Nabi shallallahu'alaihi wa sallam.
#Panitia Daurah Nasional ke-17 JIC, 1441 H / 2019.
Sumber: http://telegram.me/daurahnasional
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🛡🛡🛡 TETAP MEMPERGAULI ORANG TUA DENGAN BAIK WALAUPUN KAFIR
✍ Dari Sa'd bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu, beliau berkata :
✅ Dahulu ibuku bersumpah untuk mogok makan dan minum hingga aku meninggalkan Nabi Muhammad ﷺَ. Maka, Allah 'azza wa jalla menurunkan ayat :
*وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطُعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا*
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak kamu ketahui, maka janganlah kamu menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.
📚 Dishahihkan oleh Al-Albani di dalam Shahih Al-Adabil Mufrad (34)
عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ قَالَ : كَانَتْ أُمِّي حَلَفَتْ، أَنْ لَا تَأْكُلَ وَلَا تَشْرَبَ، حَتَّى أُفَارِقَ مُحَمَّدًا ﷺَ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: ﴿وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطُعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا﴾ [لقمان: ١٥].
صححه الألباني في صحيح الأدب المفرد (٣٤)
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Dari Sa'd bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu, beliau berkata :
✅ Dahulu ibuku bersumpah untuk mogok makan dan minum hingga aku meninggalkan Nabi Muhammad ﷺَ. Maka, Allah 'azza wa jalla menurunkan ayat :
*وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطُعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا*
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak kamu ketahui, maka janganlah kamu menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.
📚 Dishahihkan oleh Al-Albani di dalam Shahih Al-Adabil Mufrad (34)
عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ قَالَ : كَانَتْ أُمِّي حَلَفَتْ، أَنْ لَا تَأْكُلَ وَلَا تَشْرَبَ، حَتَّى أُفَارِقَ مُحَمَّدًا ﷺَ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: ﴿وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطُعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا﴾ [لقمان: ١٥].
صححه الألباني في صحيح الأدب المفرد (٣٤)
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚪🚫 SALAH SATU BENTUK PANDANGAN TERLARANG
‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu 'anhuma berkata,
من تضييع الأمانة النظر في الحجرات والدور.
"Termasuk bentuk tidak amanah ialah melihat ke dalam kamar dan rumah orang (tanpa izin empunya)." (Al-Wara‘ oleh Ibnu Abid Dunya melalui Min Akhbar al-Salaf, hlm. 155)
✍🏼 Ustadz Hari Ahadi hafizhahullah.
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu 'anhuma berkata,
من تضييع الأمانة النظر في الحجرات والدور.
"Termasuk bentuk tidak amanah ialah melihat ke dalam kamar dan rumah orang (tanpa izin empunya)." (Al-Wara‘ oleh Ibnu Abid Dunya melalui Min Akhbar al-Salaf, hlm. 155)
✍🏼 Ustadz Hari Ahadi hafizhahullah.
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥🌸🔥KAWIN KONTRAK (NIKAH MUT'AH) DALAM TUNTUNAN AGAMA SYI'AH
Diantara pemahaman mereka yang tertulis dalam kitab rujukan dan fatwa para tokoh Syi'ah :
▪ Orang yang mengingkari Mut'ah telah murtad/kafir
▪ Anak yang dilahirkan dari Mut'ah lebih afdhol dari yang dilahirkan dari Nikah biasa
▪ Tidak ada batasan jumlah Mut'ah (boleh lebih dari 1000kali)
🔬 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri hafizhahullah
📆 Dauroh Sangatta | Jum'at-Ahad, 01-03 Shafar 1437H ~ 13-15 Nopember 2015M
🅾 Durasi: 17:06
#manhaj #kawinkontrak #syiah #mutah
Sumber:
@istrishalehah
📶 www.alfawaaid.net
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Diantara pemahaman mereka yang tertulis dalam kitab rujukan dan fatwa para tokoh Syi'ah :
▪ Orang yang mengingkari Mut'ah telah murtad/kafir
▪ Anak yang dilahirkan dari Mut'ah lebih afdhol dari yang dilahirkan dari Nikah biasa
▪ Tidak ada batasan jumlah Mut'ah (boleh lebih dari 1000kali)
🔬 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri hafizhahullah
📆 Dauroh Sangatta | Jum'at-Ahad, 01-03 Shafar 1437H ~ 13-15 Nopember 2015M
🅾 Durasi: 17:06
#manhaj #kawinkontrak #syiah #mutah
Sumber:
@istrishalehah
📶 www.alfawaaid.net
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🌺🌸 SESAK HATI JIKA TIDAK BERBUAT BAIK
▫ Al-Allamah Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan,
الذي عود نفسه على الكرم، يضيق صدره إذا فات يوم من الأيام لم يبذل فيه ماله أو جاهه أو منفعته.
"Orang yang telah terbiasa berbuat baik akan merasa sempit dadanya jika dia melalui suatu hari tanpa menyedekahkan hartanya, atau menggunakan kedudukannya [ untuk menolong orang ], atau memberikan suatu kemanfaatan."
(Asy-Syarh Al-Mumti', VI/7)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Al-Allamah Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan,
الذي عود نفسه على الكرم، يضيق صدره إذا فات يوم من الأيام لم يبذل فيه ماله أو جاهه أو منفعته.
"Orang yang telah terbiasa berbuat baik akan merasa sempit dadanya jika dia melalui suatu hari tanpa menyedekahkan hartanya, atau menggunakan kedudukannya [ untuk menolong orang ], atau memberikan suatu kemanfaatan."
(Asy-Syarh Al-Mumti', VI/7)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
ORANG BERTAKWA TAK MESTI BEBAS DARI DOSA
✍️ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:
و ليس من شرط المتقين و نحوهم أن لا يقع منهم ذنب و لا أن يكونوا معصومين من الخطأ و الذنوب فإن هذا لو كان كذلك لم يكن في الأمة متق بل من تاب من ذنوبه دخل في المتقين و من فعل ما يكفر سيئاته دخل في المتقين
"Bukanlah syarat orang yang bertakwa dan semisalnya, dia tidak terjatuh dalam dosa. Tidak pula syaratnya mereka harus maksum dari kesalahan dan dosa-dosa. Seandainya demikian, tidak akan ada dari umat ini orang yang bertakwa.
Jadi, orang yang bertobat dari dosanya, dia termasuk orang yang bertakwa. Orang yang melakukan hal-hal penggugur dosa, dia termasuk orang yang bertakwa."
📚 Minhajus Sunnah An Nabawiyah
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍️ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:
و ليس من شرط المتقين و نحوهم أن لا يقع منهم ذنب و لا أن يكونوا معصومين من الخطأ و الذنوب فإن هذا لو كان كذلك لم يكن في الأمة متق بل من تاب من ذنوبه دخل في المتقين و من فعل ما يكفر سيئاته دخل في المتقين
"Bukanlah syarat orang yang bertakwa dan semisalnya, dia tidak terjatuh dalam dosa. Tidak pula syaratnya mereka harus maksum dari kesalahan dan dosa-dosa. Seandainya demikian, tidak akan ada dari umat ini orang yang bertakwa.
Jadi, orang yang bertobat dari dosanya, dia termasuk orang yang bertakwa. Orang yang melakukan hal-hal penggugur dosa, dia termasuk orang yang bertakwa."
📚 Minhajus Sunnah An Nabawiyah
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🗳📮 INFAQ BISA BIKIN HATI BAHAGIA
▫ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata,
فالإنسان إذا بذل الشيء، ولا سيما المال، يجد في نفسه انشراحاً، وهذا شيء مجرب، ولكن بشرط أن يكون بذله بسخاء وطيب نفس، لا أن يكون بذله وقلبه تابع له
"Bila seseorang memberikan sesuatu hal, apalagi hartanya; maka dia akan merasakan kegembiraan. Dan ini sesuatu yang telah terbukti. Tapi dengan syarat dia memberikannya dengan kerelaan hati dan jiwa yang lapang bukan dalam keadaan setengah hati saat memberikannya."
(Asy-Syarh Al-Mumti', VI/8)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata,
فالإنسان إذا بذل الشيء، ولا سيما المال، يجد في نفسه انشراحاً، وهذا شيء مجرب، ولكن بشرط أن يكون بذله بسخاء وطيب نفس، لا أن يكون بذله وقلبه تابع له
"Bila seseorang memberikan sesuatu hal, apalagi hartanya; maka dia akan merasakan kegembiraan. Dan ini sesuatu yang telah terbukti. Tapi dengan syarat dia memberikannya dengan kerelaan hati dan jiwa yang lapang bukan dalam keadaan setengah hati saat memberikannya."
(Asy-Syarh Al-Mumti', VI/8)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎💫 AMALAN IKHLAS SEORANG HAMBA
💬 Al ' Iz bin Abdis Salam -rahimahullah- berkata :
"Ikhlas itu adalah amalan ketaatan yang dikerjakan oleh seorang yang telah terkena beban syariat yang murni hanya karena Allah saja, tidak ada keinginan di dalamnya untuk mendapat pengagungan atau penghormatan dari manusia, tidak pula untuk mendapatkan manfaat dari sisi agama dan tidak pula dalam rangka untuk terhindar dari bahaya yang bersifat duniawi."
📕📙 Maqosidul Mukallafin halaman 358
📌 قال العز بن عبد السلام رحمـہ الله :
❐ الإخلاص : أن يفعل المُكلَّف الطاعة خالصة لله وحده لا يريد بها تعظيماً مـن الناس ولا توقيراً ، ولا جلب نفــ؏ دينــﮯ ، ولا دفــ؏ ضرر دنيوي ".
📓📔 مقاصد المكلفين 【 صـ ٣٥٨ 】
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💬 Al ' Iz bin Abdis Salam -rahimahullah- berkata :
"Ikhlas itu adalah amalan ketaatan yang dikerjakan oleh seorang yang telah terkena beban syariat yang murni hanya karena Allah saja, tidak ada keinginan di dalamnya untuk mendapat pengagungan atau penghormatan dari manusia, tidak pula untuk mendapatkan manfaat dari sisi agama dan tidak pula dalam rangka untuk terhindar dari bahaya yang bersifat duniawi."
📕📙 Maqosidul Mukallafin halaman 358
📌 قال العز بن عبد السلام رحمـہ الله :
❐ الإخلاص : أن يفعل المُكلَّف الطاعة خالصة لله وحده لا يريد بها تعظيماً مـن الناس ولا توقيراً ، ولا جلب نفــ؏ دينــﮯ ، ولا دفــ؏ ضرر دنيوي ".
📓📔 مقاصد المكلفين 【 صـ ٣٥٨ 】
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥⚠⛔🔥 JANGAN MENUNDA-NUNDA MELAKUKAN KEBAIKAN!!
✍🏼 Sufyan bin Sa’id ats-Tsaury rahimahullah berkata:
إذا هممت بصدقة أو ببر أو بعمل صالح، فعجل مضيه من ساعته، من قبل أن يحول بينك وبينه الشيطان.
"Jika engkau ingin mengeluarkan shadaqah, atau melakukan sebuah kebaikan, atau amal shalih, maka segera laksanakan sejak saat itu, sebelum setan menghalangi dirimu untuk melakukannya."
📚 Hilyatul Auliya', jilid 7 hlm. 62
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Sufyan bin Sa’id ats-Tsaury rahimahullah berkata:
إذا هممت بصدقة أو ببر أو بعمل صالح، فعجل مضيه من ساعته، من قبل أن يحول بينك وبينه الشيطان.
"Jika engkau ingin mengeluarkan shadaqah, atau melakukan sebuah kebaikan, atau amal shalih, maka segera laksanakan sejak saat itu, sebelum setan menghalangi dirimu untuk melakukannya."
📚 Hilyatul Auliya', jilid 7 hlm. 62
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💦🤲🕌 BERDOALAH KEPADA ALLAH DALAM SEMUA PERKARA
☝💬 Al Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
"Wajib atasmu wahai saudaraku untuk berdoa kepada ALLAH 'Azza Wajalla dalam setiap urusan-urusanmu, baik yang sifatnya umum maupun khusus, dalam keadaan sulit ataupun mudah.
Seandainya tidaklah doa itu melainkan bagian dari peribadatan kepada ALLAH Subhanahu wata'ala, maka sudah sepantasnya bagi seseorang untuk bersemangat melakukannya".
📕Fataawa Arkanil Islam 55
قال العلامة ابن عثيمين رحمه الله :
عليك يا أخي بدعاء الله عز وجل في كل أمورك العامة والخاصة، الشديدة واليسيرة، ولو لم يكن من الدعاء إلا أنه عبادة لله سبحانه وتعالى، لكان جديرًا بالمرء أن يحرص عليه.
[فتاوى أركان الإسلام صـ 55 ]
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☝💬 Al Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
"Wajib atasmu wahai saudaraku untuk berdoa kepada ALLAH 'Azza Wajalla dalam setiap urusan-urusanmu, baik yang sifatnya umum maupun khusus, dalam keadaan sulit ataupun mudah.
Seandainya tidaklah doa itu melainkan bagian dari peribadatan kepada ALLAH Subhanahu wata'ala, maka sudah sepantasnya bagi seseorang untuk bersemangat melakukannya".
📕Fataawa Arkanil Islam 55
قال العلامة ابن عثيمين رحمه الله :
عليك يا أخي بدعاء الله عز وجل في كل أمورك العامة والخاصة، الشديدة واليسيرة، ولو لم يكن من الدعاء إلا أنه عبادة لله سبحانه وتعالى، لكان جديرًا بالمرء أن يحرص عليه.
[فتاوى أركان الإسلام صـ 55 ]
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com