✍🏻📢📋✅ KISAH ASHABUL UKHDUD YANG DISEBUTKAN DALAM SURAH AL-BURUJ
Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya, pada “Kitab az-Zuhd war Raqa`iq”, “Bab Qishshah Ashhabil Ukhdud” (no. 3005), dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda (yang artinya),
Pada zaman dahulu, sebelum masa kalian ada seorang raja, dia mempunyai seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir ini sudah semakin tua, dia berkata kepada raja tersebut, "Saya sudah tua, carikan untukku seorang pemuda remaja yang akan saya ajari sihir." Raja itu pun mencari seorang pemuda untuk diajari ilmu sihir.
Adapun pemuda itu, di jalanan yang dilaluinya (menuju tukang sihir) itu ada seorang rahib (ahli ibadah). Dia duduk di majelis rahib tersebut, mendengarkan wejangannya. Ternyata uraian tersebut menakjubkannya. Akhirnya, jika dia mendatangi tukang sihir itu, dia melewati majelis si rahib dan duduk di sana.
Kemudian, setelah dia menemui tukang sihir itu, dia dipukul oleh tukang sihir tersebut. Pemuda itu pun mengadukan keadaannya kepada si rahib. Kata si rahib, ‘Kalau engkau takut kepada si tukang sihir, katakan kepadanya, ‘Aku ditahan oleh keluargaku.’ Jika engkau takut kepada keluargamu, katakan kepada mereka, ‘Aku ditahan oleh tukang sihir itu’.’
Ketika dia dalam keadaan demikian, datanglah seekor binatang besar yang menghalangi orang banyak. Pemuda itu berkata, “Hari ini saya akan tahu, tukang sihir itu yang lebih utama atau si rahib.”
Dia pun memungut sebuah batu dan berkata, "Ya Allah, kalau ajaran si rahib itu lebih Engkau cintai daripada ajaran tukang sihir itu, bunuhlah binatang ini agar manusia bisa berlalu." Pemuda itu melemparkan batunya hingga membunuhnya. Akhirnya manusia pun dapat melanjutkan perjalanannya.
Kemudian pemuda itu menemui si rahib dan menceritakan keadaannya. Si rahib berkata kepadanya, "Wahai Ananda, hari ini engkau lebih utama daripadaku. Kedudukanmu sudah sampai pada tahap yang aku lihat saat ini. Sesungguhnya engkau tentu akan menerima cobaan. Apabila engkau ditimpa satu cobaan, janganlah engkau menunjuk diriku."
Pemuda itu akhirnya mampu mengobati orang yang dilahirkan dalam keadaan buta, sopak (belang), dan mengobati orang banyak dari berbagai penyakit. Berita ini sampai ke telinga teman duduk Sang Raja yang buta matanya. Dia pun menemui pemuda itu dengan membawa hadiah yang banyak, lalu berkata, "Semua hadiah yang ada di sini adalah untuk engkau, saya kumpulkan, kalau engkau dapat menyembuhkan saya (dari kebutaan ini)."
Anak muda itu menjawab, "Sebetulnya saya tidak dapat menyembuhkan siapa pun. Akan tetapi, yang menyembuhkan itu adalah Allah. Kalau engkau beriman kepada Allah, saya doakan kepada Allah, tentu Dia sembuhkan engkau.’
Teman Sang Raja itu pun beriman kepada Allah, lalu Allah menyembuhkannya. Kemudian dia menemui Sang Raja dan duduk bersamanya seperti biasa.
Raja itu berkata kepadanya, "Siapa yang sudah mengembalikan matamu?"
Dia menjawab, "Rabb-ku."
Raja itu menukas, “Apa kamu punya tuhan selain aku?”
Orang itu berkata, "Rabb-ku dan Rabb-mu adalah Allah."
Raja itu pun menangkapnya dan tidak berhenti menyiksanya sampai dia menunjukkan si pemuda. Akhirnya si pemuda ditangkap dan dibawa ke hadapan raja tersebut. Sang raja berkata, "Wahai anakku, telah sampai kepadaku kehebatan sihirmu yang dapat menyembuhkan buta, sopak, dan kamu berbuat ini serta itu."
Pemuda itu berkata, "Sesungguhnya saya tidak dapat menyembuhkan siapa pun. Akan tetapi, yang menyembuhkan itu adalah Allah."
Raja itu menangkapnya dan terus-menerus menyiksanya sampai dia menunjukkan si rahib. Akhirnya si rahib ditangkap dan dihadapkan kepada Sang Raja dan dipaksa, "Keluarlah dari agamamu."
Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya, pada “Kitab az-Zuhd war Raqa`iq”, “Bab Qishshah Ashhabil Ukhdud” (no. 3005), dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda (yang artinya),
Pada zaman dahulu, sebelum masa kalian ada seorang raja, dia mempunyai seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir ini sudah semakin tua, dia berkata kepada raja tersebut, "Saya sudah tua, carikan untukku seorang pemuda remaja yang akan saya ajari sihir." Raja itu pun mencari seorang pemuda untuk diajari ilmu sihir.
Adapun pemuda itu, di jalanan yang dilaluinya (menuju tukang sihir) itu ada seorang rahib (ahli ibadah). Dia duduk di majelis rahib tersebut, mendengarkan wejangannya. Ternyata uraian tersebut menakjubkannya. Akhirnya, jika dia mendatangi tukang sihir itu, dia melewati majelis si rahib dan duduk di sana.
Kemudian, setelah dia menemui tukang sihir itu, dia dipukul oleh tukang sihir tersebut. Pemuda itu pun mengadukan keadaannya kepada si rahib. Kata si rahib, ‘Kalau engkau takut kepada si tukang sihir, katakan kepadanya, ‘Aku ditahan oleh keluargaku.’ Jika engkau takut kepada keluargamu, katakan kepada mereka, ‘Aku ditahan oleh tukang sihir itu’.’
Ketika dia dalam keadaan demikian, datanglah seekor binatang besar yang menghalangi orang banyak. Pemuda itu berkata, “Hari ini saya akan tahu, tukang sihir itu yang lebih utama atau si rahib.”
Dia pun memungut sebuah batu dan berkata, "Ya Allah, kalau ajaran si rahib itu lebih Engkau cintai daripada ajaran tukang sihir itu, bunuhlah binatang ini agar manusia bisa berlalu." Pemuda itu melemparkan batunya hingga membunuhnya. Akhirnya manusia pun dapat melanjutkan perjalanannya.
Kemudian pemuda itu menemui si rahib dan menceritakan keadaannya. Si rahib berkata kepadanya, "Wahai Ananda, hari ini engkau lebih utama daripadaku. Kedudukanmu sudah sampai pada tahap yang aku lihat saat ini. Sesungguhnya engkau tentu akan menerima cobaan. Apabila engkau ditimpa satu cobaan, janganlah engkau menunjuk diriku."
Pemuda itu akhirnya mampu mengobati orang yang dilahirkan dalam keadaan buta, sopak (belang), dan mengobati orang banyak dari berbagai penyakit. Berita ini sampai ke telinga teman duduk Sang Raja yang buta matanya. Dia pun menemui pemuda itu dengan membawa hadiah yang banyak, lalu berkata, "Semua hadiah yang ada di sini adalah untuk engkau, saya kumpulkan, kalau engkau dapat menyembuhkan saya (dari kebutaan ini)."
Anak muda itu menjawab, "Sebetulnya saya tidak dapat menyembuhkan siapa pun. Akan tetapi, yang menyembuhkan itu adalah Allah. Kalau engkau beriman kepada Allah, saya doakan kepada Allah, tentu Dia sembuhkan engkau.’
Teman Sang Raja itu pun beriman kepada Allah, lalu Allah menyembuhkannya. Kemudian dia menemui Sang Raja dan duduk bersamanya seperti biasa.
Raja itu berkata kepadanya, "Siapa yang sudah mengembalikan matamu?"
Dia menjawab, "Rabb-ku."
Raja itu menukas, “Apa kamu punya tuhan selain aku?”
Orang itu berkata, "Rabb-ku dan Rabb-mu adalah Allah."
Raja itu pun menangkapnya dan tidak berhenti menyiksanya sampai dia menunjukkan si pemuda. Akhirnya si pemuda ditangkap dan dibawa ke hadapan raja tersebut. Sang raja berkata, "Wahai anakku, telah sampai kepadaku kehebatan sihirmu yang dapat menyembuhkan buta, sopak, dan kamu berbuat ini serta itu."
Pemuda itu berkata, "Sesungguhnya saya tidak dapat menyembuhkan siapa pun. Akan tetapi, yang menyembuhkan itu adalah Allah."
Raja itu menangkapnya dan terus-menerus menyiksanya sampai dia menunjukkan si rahib. Akhirnya si rahib ditangkap dan dihadapkan kepada Sang Raja dan dipaksa, "Keluarlah dari agamamu."
Si rahib menolak. Raja itu minta dibawakan sebuah gergaji, lalu diletakkan di atas kepala si rahib. Mulailah kepala itu digergaji hingga terbelah dua. Kemudian diseret pula teman duduk raja tersebut, dan dipaksa pula untuk kembali murtad dari keyakinannya. Akan tetapi, dia menolak. Akhirnya kepalanya digergaji hingga terbelah dua.
Kemudian pemuda itu dihadapkan kepada raja. Dia pun dipaksa, "Keluarlah kamu dari keyakinanmu."
Pemuda itu menolak. Akhirnya raja itu memanggil para prajuritnya, "Bawa dia ke gunung ini dan itu, dan naiklah. Kalau kalian sudah sampai di puncak, kalau dia mau beriman (bawa pulang). Kalau dia tidak mau, lemparkan dia dari atas."
Mereka pun membawa pemuda itu ke gunung yang ditunjuk. Si pemuda pun berdoa, "Ya Allah, lepaskan aku dari mereka dengan apa yang Engkau kehendaki."
Seketika gunung itu bergetar. Mereka pun terpelanting jatuh. Pemuda itu datang berjalan kaki menemui Sang Raja.
Raja itu berkata, "Apa yang dilakukan para pengawalmu itu?"
Kata si pemuda, "Allah menyelamatkanku dari mereka."
Kemudian Raja menyerahkan si pemuda kepada beberapa orang lalu berkata, “Bawa dia dengan perahu ke tengah laut. Kalau dia mau keluar dari keyakinannya, (bawa pulang). Kalau tidak mau, lemparkan dia ke laut.”
Mereka pun membawanya. Si pemuda berdoa lagi, “Ya Allah, lepaskan aku dari mereka dengan apa yang Engkau kehendaki.”
Perahu itu karam dan mereka pun tenggelam. Si pemuda pun berjalan dengan tenang menemui Sang Raja.
Raja itu berkata, "Apa yang dilakukan para pengawalmu itu?"
Kata si pemuda, "Allah menyelamatkanku dari mereka."
Lalu si pemuda melanjutkan, "Sesungguhnya engkau tidak akan dapat membunuhku sampai engkau melakukan apa yang kuperintahkan."
Sang Raja bertanya, "Apa itu?"
Kata si pemuda, "Kau kumpulkan seluruh manusia di satu tempat. Lalu kau salib aku di sebatang pohon. Ambil sebatang panah dari kantung panahku kemudian letakkan pada sebuah busur. Lalu ucapkanlah Bismillah Rabbil ghulam (Dengan nama Allah, Rabb si pemuda), dan tembaklah aku dengan panah tersebut. Kalau engkau melakukannya, niscaya engkau akan dapat membunuhku."
Raja itu pun mengumpulkan seluruh manusia di satu tempat dan menyalib si pemuda. Kemudian dia mengeluarkan anak panah dari kantung si pemuda lalu meletakkannya pada sebuah busur dan berkata, "Bismillahi Rabbil ghulam, kemudian dia melepaskan panah itu dan tepat mengenai pelipis si pemuda. Darah mengucur dan si pemuda segera meletakkan tangannya di pelipis itu dan dia pun tewas.
Serta merta rakyat banyak yang melihatnya segera berkata, "Kami beriman kepada Rabb si pemuda. Kami beriman kepada Rabb si pemuda. Kami beriman kepada Rabb si pemuda."
Raja pun didatangi pengikutnya. Lantas diceritakan kepadanya, "Apakah Anda sudah melihat? Apa yang Anda khawatirkan, demi Allah sudah terjadi. Orang banyak sudah beriman (kepada Allah)."
Lalu Raja memerintahkan agar digali parit-parit besar dan dinyalakan api di dalamnya. Raja itu berkata, "Siapa yang tidak mau keluar dari keyakinannya, bakarlah hidup-hidup dalam parit itu. (Atau ceburkan ke dalamnya)."
Mereka pun melakukannya. Sampai akhirnya diseretlah seorang wanita yang sedang menggendong bayinya. Wanita itu mundur (melihat api yang bernyala-nyala), khawatir terjatuh ke dalamnya (karena sayang kepada bayinya). Akan tetapi, bayi itu berkata kepada ibunya, "Wahai Ibunda, bersabarlah. Sesungguhnya engkau di atas al-haq."
@ForumSalafy
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Kemudian pemuda itu dihadapkan kepada raja. Dia pun dipaksa, "Keluarlah kamu dari keyakinanmu."
Pemuda itu menolak. Akhirnya raja itu memanggil para prajuritnya, "Bawa dia ke gunung ini dan itu, dan naiklah. Kalau kalian sudah sampai di puncak, kalau dia mau beriman (bawa pulang). Kalau dia tidak mau, lemparkan dia dari atas."
Mereka pun membawa pemuda itu ke gunung yang ditunjuk. Si pemuda pun berdoa, "Ya Allah, lepaskan aku dari mereka dengan apa yang Engkau kehendaki."
Seketika gunung itu bergetar. Mereka pun terpelanting jatuh. Pemuda itu datang berjalan kaki menemui Sang Raja.
Raja itu berkata, "Apa yang dilakukan para pengawalmu itu?"
Kata si pemuda, "Allah menyelamatkanku dari mereka."
Kemudian Raja menyerahkan si pemuda kepada beberapa orang lalu berkata, “Bawa dia dengan perahu ke tengah laut. Kalau dia mau keluar dari keyakinannya, (bawa pulang). Kalau tidak mau, lemparkan dia ke laut.”
Mereka pun membawanya. Si pemuda berdoa lagi, “Ya Allah, lepaskan aku dari mereka dengan apa yang Engkau kehendaki.”
Perahu itu karam dan mereka pun tenggelam. Si pemuda pun berjalan dengan tenang menemui Sang Raja.
Raja itu berkata, "Apa yang dilakukan para pengawalmu itu?"
Kata si pemuda, "Allah menyelamatkanku dari mereka."
Lalu si pemuda melanjutkan, "Sesungguhnya engkau tidak akan dapat membunuhku sampai engkau melakukan apa yang kuperintahkan."
Sang Raja bertanya, "Apa itu?"
Kata si pemuda, "Kau kumpulkan seluruh manusia di satu tempat. Lalu kau salib aku di sebatang pohon. Ambil sebatang panah dari kantung panahku kemudian letakkan pada sebuah busur. Lalu ucapkanlah Bismillah Rabbil ghulam (Dengan nama Allah, Rabb si pemuda), dan tembaklah aku dengan panah tersebut. Kalau engkau melakukannya, niscaya engkau akan dapat membunuhku."
Raja itu pun mengumpulkan seluruh manusia di satu tempat dan menyalib si pemuda. Kemudian dia mengeluarkan anak panah dari kantung si pemuda lalu meletakkannya pada sebuah busur dan berkata, "Bismillahi Rabbil ghulam, kemudian dia melepaskan panah itu dan tepat mengenai pelipis si pemuda. Darah mengucur dan si pemuda segera meletakkan tangannya di pelipis itu dan dia pun tewas.
Serta merta rakyat banyak yang melihatnya segera berkata, "Kami beriman kepada Rabb si pemuda. Kami beriman kepada Rabb si pemuda. Kami beriman kepada Rabb si pemuda."
Raja pun didatangi pengikutnya. Lantas diceritakan kepadanya, "Apakah Anda sudah melihat? Apa yang Anda khawatirkan, demi Allah sudah terjadi. Orang banyak sudah beriman (kepada Allah)."
Lalu Raja memerintahkan agar digali parit-parit besar dan dinyalakan api di dalamnya. Raja itu berkata, "Siapa yang tidak mau keluar dari keyakinannya, bakarlah hidup-hidup dalam parit itu. (Atau ceburkan ke dalamnya)."
Mereka pun melakukannya. Sampai akhirnya diseretlah seorang wanita yang sedang menggendong bayinya. Wanita itu mundur (melihat api yang bernyala-nyala), khawatir terjatuh ke dalamnya (karena sayang kepada bayinya). Akan tetapi, bayi itu berkata kepada ibunya, "Wahai Ibunda, bersabarlah. Sesungguhnya engkau di atas al-haq."
@ForumSalafy
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✍🏻📜⛔ STATUS ANAK HASIL ZINA
🔊 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan,
إذا زنا بها فالولد ليس له ولكن لها، ينسب إليها ويقال ابن فلانة ولد فلانة، وينسب إلى عبدالله أو عبدالرحمن لأن الناس كلهم عبيد الله ولا يسمى إلى هذا الزاني أبداً ونكاحه باطل إذا تزوجها وهي حامل يكون نكاحه باطل.
"Apabila ada seorang lelaki berzina dengan wanita, maka anak (yang terlahir) bukan miliknya namun menjadi milik wanita tersebut. Dalam arti anak itu dinisbatkan kepada wanita itu sehingga dia disebut anak laki-lakinya fulanah atau anaknya fulanah.
Dinisbatkan pula kepada Abdullah (hamba Allah) atau Abdurrahman (hamba ar-Rahman). Karena seluruh manusia adalah hamba Allah.
Tidak boleh namanya dinisbatkan kepada pezina laki-laki tadi untuk selama-lamanya. Adapun pernikahannya batil, jika dia menikahi wanita itu dalam keadaan hamil, maka pernikahannya batil."
🖥️ Situs Resmi Syaikh bin Baz rahimahullah.
#status #anak #hasil #zina
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🔊 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan,
إذا زنا بها فالولد ليس له ولكن لها، ينسب إليها ويقال ابن فلانة ولد فلانة، وينسب إلى عبدالله أو عبدالرحمن لأن الناس كلهم عبيد الله ولا يسمى إلى هذا الزاني أبداً ونكاحه باطل إذا تزوجها وهي حامل يكون نكاحه باطل.
"Apabila ada seorang lelaki berzina dengan wanita, maka anak (yang terlahir) bukan miliknya namun menjadi milik wanita tersebut. Dalam arti anak itu dinisbatkan kepada wanita itu sehingga dia disebut anak laki-lakinya fulanah atau anaknya fulanah.
Dinisbatkan pula kepada Abdullah (hamba Allah) atau Abdurrahman (hamba ar-Rahman). Karena seluruh manusia adalah hamba Allah.
Tidak boleh namanya dinisbatkan kepada pezina laki-laki tadi untuk selama-lamanya. Adapun pernikahannya batil, jika dia menikahi wanita itu dalam keadaan hamil, maka pernikahannya batil."
🖥️ Situs Resmi Syaikh bin Baz rahimahullah.
#status #anak #hasil #zina
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✅ 🤲 💯 PENGARUH SHALAT YANG BAIK DAN BENAR
💬 Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan حفظه الله تعالى mengatakan,
" للصلاة الصحيحة تأثير في سلوك العبد وأعماله الأخرى ، قال تعالى : ( وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ) سورة العنكبوت (٤٥).
فالذي يصلي بحضور قلبه وخشوع واستحضار لعظمة الله ، هذا يخرج بصلاة مفيدة نافعة ، تنهاه عن الفحشاء والمنكر ، ويحصل بها على الفلاح .
"Shalat yang benar memiliki pengaruh pada perangai seorang hamba dan pada amalan yang lain, ALLAH ta'ala berfirman,
'Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat akan mencegah dari perbuatan keji dan munkar, dan sesungguhnya mengingat ALLAH itu lebih besar.'
(surat al-Ankabut : 45)
Seseorang yang shalat dengan kehadiran hati, kekhusyukan dan merasakan kebesaran ALLAH, maka dia akan keluar dengan shalat yang bermanfaat, shalat itu akan mencegah dirinya dari perbuatan keji dan munkar serta dia pun bisa mendapatkan keberuntungan."
✍️ Al-Muntaqa min Fatawa asy-Syaikh al-Fauzan 3/53,
#petuah #shalat #mungkar
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
💬 Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan حفظه الله تعالى mengatakan,
" للصلاة الصحيحة تأثير في سلوك العبد وأعماله الأخرى ، قال تعالى : ( وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ) سورة العنكبوت (٤٥).
فالذي يصلي بحضور قلبه وخشوع واستحضار لعظمة الله ، هذا يخرج بصلاة مفيدة نافعة ، تنهاه عن الفحشاء والمنكر ، ويحصل بها على الفلاح .
"Shalat yang benar memiliki pengaruh pada perangai seorang hamba dan pada amalan yang lain, ALLAH ta'ala berfirman,
'Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat akan mencegah dari perbuatan keji dan munkar, dan sesungguhnya mengingat ALLAH itu lebih besar.'
(surat al-Ankabut : 45)
Seseorang yang shalat dengan kehadiran hati, kekhusyukan dan merasakan kebesaran ALLAH, maka dia akan keluar dengan shalat yang bermanfaat, shalat itu akan mencegah dirinya dari perbuatan keji dan munkar serta dia pun bisa mendapatkan keberuntungan."
✍️ Al-Muntaqa min Fatawa asy-Syaikh al-Fauzan 3/53,
#petuah #shalat #mungkar
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
❓🌍 📖 ANTARA MENUNTUT ILMU DAN AMALAN-AMALAN SUNNAH
Al-Hafidz Ad-Dzahaby berkata:
"Apakah menuntut ilmu lebih utama atau salat sunnah dan banyak berzikir?
Adapun seorang yang ikhlas kepada Allah dalam menuntut ilmu dan memiliki kecerdasan, maka menuntut ilmu lebih utama. Tetapi dengan tetap mengambil bagian dari salat sunnah dan ibadah sunnah lainnya. Maka, jika kamu melihatnya seorang yang bersemangat dalam mencari ilmu, tetapi ia tidak mengambil bagian dari amalan-amalan sunnah, maka dia adalah seorang pemalas lagi hina. Dia tidak jujur dengan niat baiknya."
📚 Siar A'laminnubala: 7/167.
قال الحافظ الذهبي:
( هل طلب العلم أفضل أو صلاة النافلة والتلاوة والذكر ؟.
فأما من كان مخلصا لله في طلب العلم وذهنه جيد فالعلم أولى ولكن مع حظ من صلاة وتعبد فإن رأيته مجدا في طلب العلم لاحظ له في القربات فهذا كسلان مهين وليس هو بصادق في حسن نيته
سير أعلام النبلاء :٧ / ١٦٧
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Al-Hafidz Ad-Dzahaby berkata:
"Apakah menuntut ilmu lebih utama atau salat sunnah dan banyak berzikir?
Adapun seorang yang ikhlas kepada Allah dalam menuntut ilmu dan memiliki kecerdasan, maka menuntut ilmu lebih utama. Tetapi dengan tetap mengambil bagian dari salat sunnah dan ibadah sunnah lainnya. Maka, jika kamu melihatnya seorang yang bersemangat dalam mencari ilmu, tetapi ia tidak mengambil bagian dari amalan-amalan sunnah, maka dia adalah seorang pemalas lagi hina. Dia tidak jujur dengan niat baiknya."
📚 Siar A'laminnubala: 7/167.
قال الحافظ الذهبي:
( هل طلب العلم أفضل أو صلاة النافلة والتلاوة والذكر ؟.
فأما من كان مخلصا لله في طلب العلم وذهنه جيد فالعلم أولى ولكن مع حظ من صلاة وتعبد فإن رأيته مجدا في طلب العلم لاحظ له في القربات فهذا كسلان مهين وليس هو بصادق في حسن نيته
سير أعلام النبلاء :٧ / ١٦٧
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
‼️🔥🔥 JANGAN DUDUK BERSAMA AHLI BID'AH (1)
✍️ Abu Qilabah rahimahullah mengatakan:
"لا تجالسوا أهل الأهواء ولا تجادلوهم؛ فـإني لا آمن أن يغمسوكم في ضلالتهم أو يلبسوا عليكم ما تعرفون"
⛔Janganlah kalian duduk bersama Ahli bid'ah, jangan pula mendebat mereka, karena Aku tidak merasa aman jika mereka bisa menjerumuskan kalian kepada kesesatan mereka, atau mereka akan membuat samar apa yang telah jelas kalian ketahui.
📚Sunan Ad-Daarimy 1/120, Syarhu As-Sunnah karya Al-Baghawi 1/137, Al-Ibanah karya Ibnu Batthah 2/435.
https://t.me/Nataouan/16588
@salafy_cirebon
🔥🔥 JANGAN DUDUK BERSAMA AHLI BID'AH (2)
✍️ Amr bin Qois Al-Mula'iy rahimahullah mengatakan:
"لا تجالس صاحب زيغ فيزيغ قلبك"
⛔Jangan engkau duduk-duduk bersama orang yang menyimpang, sehingga akan menyimpang pula hatimu.
📚 Al-Ibanah 2/436.bu
https://t.me/Nataouan/16588
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✍️ Abu Qilabah rahimahullah mengatakan:
"لا تجالسوا أهل الأهواء ولا تجادلوهم؛ فـإني لا آمن أن يغمسوكم في ضلالتهم أو يلبسوا عليكم ما تعرفون"
⛔Janganlah kalian duduk bersama Ahli bid'ah, jangan pula mendebat mereka, karena Aku tidak merasa aman jika mereka bisa menjerumuskan kalian kepada kesesatan mereka, atau mereka akan membuat samar apa yang telah jelas kalian ketahui.
📚Sunan Ad-Daarimy 1/120, Syarhu As-Sunnah karya Al-Baghawi 1/137, Al-Ibanah karya Ibnu Batthah 2/435.
https://t.me/Nataouan/16588
@salafy_cirebon
🔥🔥 JANGAN DUDUK BERSAMA AHLI BID'AH (2)
✍️ Amr bin Qois Al-Mula'iy rahimahullah mengatakan:
"لا تجالس صاحب زيغ فيزيغ قلبك"
⛔Jangan engkau duduk-duduk bersama orang yang menyimpang, sehingga akan menyimpang pula hatimu.
📚 Al-Ibanah 2/436.bu
https://t.me/Nataouan/16588
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✋🏻📢🍃💐 ILMU AGAMA LEBIH BAIK DARIPADA HARTA
✍🏻 Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘Anhu mengatakan:
الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنْ الْمَالِ .الْعِلْمُ يَحْرُسُك ، وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ .الْعِلْمُ حَاكِمٌ وَالْمَالُ مَحْكُومٌ عَلَيْهِ .مَاتَ خَزَّانُ الْأَمْوَالِ وَبَقِيَ خَزَّانُ الْعِلْمِ أَعْيَانُهُمْ مَفْقُودَةٌ ، وَأَشْخَاصُهُمْ فِي الْقُلُوبِ مَوْجُوْدَةٌ
“Ilmu (agama) lebih baik daripada harta. Ilmu yang menjagamu, sedangkan kamu yang menjaga harta. Ilmu itu hakim, sedangkan harta adalah objek yang dihukumi. Ketika para penyimpan harta meninggal dunia, penyimpan ilmu tetap abadi. Sekalipun jasad mereka tiada, nama mereka tetap ada dalam hati.”
📚 (Adab ad-Dunya wad Din hlm. 48)
@ForumSalafy
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✍🏻 Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘Anhu mengatakan:
الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنْ الْمَالِ .الْعِلْمُ يَحْرُسُك ، وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ .الْعِلْمُ حَاكِمٌ وَالْمَالُ مَحْكُومٌ عَلَيْهِ .مَاتَ خَزَّانُ الْأَمْوَالِ وَبَقِيَ خَزَّانُ الْعِلْمِ أَعْيَانُهُمْ مَفْقُودَةٌ ، وَأَشْخَاصُهُمْ فِي الْقُلُوبِ مَوْجُوْدَةٌ
“Ilmu (agama) lebih baik daripada harta. Ilmu yang menjagamu, sedangkan kamu yang menjaga harta. Ilmu itu hakim, sedangkan harta adalah objek yang dihukumi. Ketika para penyimpan harta meninggal dunia, penyimpan ilmu tetap abadi. Sekalipun jasad mereka tiada, nama mereka tetap ada dalam hati.”
📚 (Adab ad-Dunya wad Din hlm. 48)
@ForumSalafy
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🌷🌹💐🍃 NASIHAT BERHARGA BAGI PARA WANITA
✍🏻 Al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i rahimahullah berkata,
هل تعلمين أن عائشة -رضي الله عنها- لم تنجب ولم يكن لها ذرية، ومع ذلك لم يوجد أثر في كتب السنة النبوية أن عائشة قالت: يا رسول الله إدع الله لي بالذرية!!
Tidakkah engkau mengetahui bahwa Aisyah radhiyallahu 'anha adalah wanita yang tidak memiliki keturunan? Meski demikian, tidak terdapat satupun atsar (riwayat) di dalam kitab-kitab para ulama yang menyebutkan bahwa Aisyah pernah berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar aku mendapatkan keturunan."
وهل تعلمين أن النبي -صلى الله عليه وسلم- مات عنها وعمرها ١٨ سنة، وكان شديد الحب لها، وكانت شديدة الغيرة، أي عاشت بعده ٤٧ سنة، ومع ذلك لم تتحسر على الزواج!!
Tidakkah engkau mengetahui bahwa Rasulullah wafat saat Aisyah berumur 18 tahun? Rasulullah sangat mencintai beliau. Beliau sendiri adalah wanita yang memiliki rasa cemburu yang besar. Beliau hidup 47 tahun setelah wafatnya Rasulullah. Meski demikian, beliau tidak pernah menyesali pernikahannya dengan Nabi.
لكنها إشتغلت بالعلم والعبادة
وكانت معلمة ومثقفة ومفتيه لكبار الصحابة.
لن تتوقف الحياة على الإنجاب.
ولا على الزواج. ولا على البيت.
ولا على الضرة -الزوجة الثانية-، ولا على المال، ولا على موت الوالدين، أو فقد الأبناء.
Akan tetapi, beliau sibuk dengan ilmu dan ibadah. Beliau juga adalah wanita yang menjadi pengajar, pendidik, dan ahli fatwa bagi para sahabat.
Hidup tidak boleh berhenti karena tidak memiliki keturunan, kematian suami, keadaan rumah, adanya istri kedua, kehilangan harta, kematian orang tua, dan kehilangan anak yang disayangi.
ما أخذ الله شيئًا إلا وعوض خيرًا منه، والدنيا دار ابتلاء لم تكمل لأحد أبدًا
Tidaklah Allah mengambil suatu pemberian, melainkan Allah mengganti dengan yang lebih baik.
Dunia ini adalah tempat ujian dan cobaan, selamanya tidak akan pernah sempurna bagi siapapun.
إملئي قلبك بالإيمان والرضا وحسن الظن بالله، ووقتك بطلب العلم والعمل في كل ما ينفع نفسك ومجتمعك.
Penuhilah hatimu dengan iman, ridha, dan prasangka baik kepada Allah. Penuhilah waktumu untuk menuntut ilmu dan mengamalkan segala yang bermanfaat bagi dirimu dan masyarakat.
اجعلي الصبر زادك، والقرآن صاحبك: ﴿مَا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى﴾.
Jadikanlah sabar sebagai bekalmu. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai kitab yang selalu menyertaimu.
"Tidaklah Kami menurunkan Al-Qur'an kepadamu agar engkau merasa berat"
لاينبغي للإنسان أن يكون فارغًا؛ لأن الشيطان يتسلط عليه بخواطر السوء، فخير له أن يشغل نفسه بما ينفعه كي لاتشغله نفسه بما يضره.
Seseorang tidak sepantasnya memiliki waktu kosong. Sebab, setan akan menguasai dirinya dengan membisikkan pikiran-pikiran jelek. Yang lebih baik adalah menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang bermanfaat agar jiwanya tidak sibuk dengan hal-hal yang memudaratkannya.
ختامًا
أنصح المرأة الصالحة أن تحرص على مجالسة النساء الصالحات فإنها بهذا تزداد إيمانًا وتزداد علمًا وتزداد بصيرة.
Terakhir, aku menasehatkan kepada wanita salehah agar bersemangat untuk bermajelis dengan wanita-wanita salehah. Sebab, dengan ini, akan bertambah iman dan ilmunya.
📚 Gharatul Asyrithah, no. 474
@ForumSalafy
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✍🏻 Al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i rahimahullah berkata,
هل تعلمين أن عائشة -رضي الله عنها- لم تنجب ولم يكن لها ذرية، ومع ذلك لم يوجد أثر في كتب السنة النبوية أن عائشة قالت: يا رسول الله إدع الله لي بالذرية!!
Tidakkah engkau mengetahui bahwa Aisyah radhiyallahu 'anha adalah wanita yang tidak memiliki keturunan? Meski demikian, tidak terdapat satupun atsar (riwayat) di dalam kitab-kitab para ulama yang menyebutkan bahwa Aisyah pernah berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar aku mendapatkan keturunan."
وهل تعلمين أن النبي -صلى الله عليه وسلم- مات عنها وعمرها ١٨ سنة، وكان شديد الحب لها، وكانت شديدة الغيرة، أي عاشت بعده ٤٧ سنة، ومع ذلك لم تتحسر على الزواج!!
Tidakkah engkau mengetahui bahwa Rasulullah wafat saat Aisyah berumur 18 tahun? Rasulullah sangat mencintai beliau. Beliau sendiri adalah wanita yang memiliki rasa cemburu yang besar. Beliau hidup 47 tahun setelah wafatnya Rasulullah. Meski demikian, beliau tidak pernah menyesali pernikahannya dengan Nabi.
لكنها إشتغلت بالعلم والعبادة
وكانت معلمة ومثقفة ومفتيه لكبار الصحابة.
لن تتوقف الحياة على الإنجاب.
ولا على الزواج. ولا على البيت.
ولا على الضرة -الزوجة الثانية-، ولا على المال، ولا على موت الوالدين، أو فقد الأبناء.
Akan tetapi, beliau sibuk dengan ilmu dan ibadah. Beliau juga adalah wanita yang menjadi pengajar, pendidik, dan ahli fatwa bagi para sahabat.
Hidup tidak boleh berhenti karena tidak memiliki keturunan, kematian suami, keadaan rumah, adanya istri kedua, kehilangan harta, kematian orang tua, dan kehilangan anak yang disayangi.
ما أخذ الله شيئًا إلا وعوض خيرًا منه، والدنيا دار ابتلاء لم تكمل لأحد أبدًا
Tidaklah Allah mengambil suatu pemberian, melainkan Allah mengganti dengan yang lebih baik.
Dunia ini adalah tempat ujian dan cobaan, selamanya tidak akan pernah sempurna bagi siapapun.
إملئي قلبك بالإيمان والرضا وحسن الظن بالله، ووقتك بطلب العلم والعمل في كل ما ينفع نفسك ومجتمعك.
Penuhilah hatimu dengan iman, ridha, dan prasangka baik kepada Allah. Penuhilah waktumu untuk menuntut ilmu dan mengamalkan segala yang bermanfaat bagi dirimu dan masyarakat.
اجعلي الصبر زادك، والقرآن صاحبك: ﴿مَا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى﴾.
Jadikanlah sabar sebagai bekalmu. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai kitab yang selalu menyertaimu.
"Tidaklah Kami menurunkan Al-Qur'an kepadamu agar engkau merasa berat"
لاينبغي للإنسان أن يكون فارغًا؛ لأن الشيطان يتسلط عليه بخواطر السوء، فخير له أن يشغل نفسه بما ينفعه كي لاتشغله نفسه بما يضره.
Seseorang tidak sepantasnya memiliki waktu kosong. Sebab, setan akan menguasai dirinya dengan membisikkan pikiran-pikiran jelek. Yang lebih baik adalah menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang bermanfaat agar jiwanya tidak sibuk dengan hal-hal yang memudaratkannya.
ختامًا
أنصح المرأة الصالحة أن تحرص على مجالسة النساء الصالحات فإنها بهذا تزداد إيمانًا وتزداد علمًا وتزداد بصيرة.
Terakhir, aku menasehatkan kepada wanita salehah agar bersemangat untuk bermajelis dengan wanita-wanita salehah. Sebab, dengan ini, akan bertambah iman dan ilmunya.
📚 Gharatul Asyrithah, no. 474
@ForumSalafy
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
بسم الله الرحمن الرحيم
📣 ⬆️ 📡 SEKILAS INFO ..
📶 🏠 TA'LIM ONLINE HARI SABTU #diRumahAja KOTA PALEMBANG
1⃣ TA'LIM MUSLIMAH
🕙 Insyaallah akan dimulai Pukul 10.00 WIB
2⃣ TA'LIM HADITS HADITS FIKIH PILIHAN
🕡 Insyaallah akan dimulai Ba'da Maghrib Waktu Palembang WIB
⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!
📡 LIVE Streaming
📻 Hanya di Channel RADIO AL-IBANAH
💯 Radionyo Wong Kito
🏠 #diRumahAja
▫▫▫▫▫▫
📣 ⬆️ 📡 SEKILAS INFO ..
📶 🏠 TA'LIM ONLINE HARI SABTU #diRumahAja KOTA PALEMBANG
1⃣ TA'LIM MUSLIMAH
🕙 Insyaallah akan dimulai Pukul 10.00 WIB
2⃣ TA'LIM HADITS HADITS FIKIH PILIHAN
🕡 Insyaallah akan dimulai Ba'da Maghrib Waktu Palembang WIB
⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!
📡 LIVE Streaming
📻 Hanya di Channel RADIO AL-IBANAH
💯 Radionyo Wong Kito
🏠 #diRumahAja
▫▫▫▫▫▫
🌍 *UPDATE INFORMASI TA'AWUN TAHAP PERTAMA PROSES PEMBANGUNAN MAHAD ZAID BIN TSABIT BATURAJA KABUPATEN OKU SUMSEL*
_(Diupdate pada 15 Agustus 2020, hari ke-2 sejak Himbauan Taawun disebar)_
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين وبعد
*Alhamdulillah,* segala puji bagi Allah ﷻ atas segala nikmat yang dicurahkan kepada kita. Shalawat dan salam semoga diberikan kepada Nabi kita Muhammad _Shallallahu'alaihi wasallam._
Alhamdulillah, Allah ta'ala telah memberikan kesempatan dan kemudahan untuk mengembangkan dakwah salafiyah yang mulia ini dengan Pembangunan Pondok Pesantren di Baturaja, Kab. OKU, Sumsel yang sudah masuk tahap penggusuran lahan, dan pembuatan sarana penunjang untuk tahap pembangunan berikutnya. *Semoga Allah ta'ala memudahkan proses pembangunan ini.*
*Allah ta'ala berfirman,*
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضاعِفُ لِمَنْ يَشاءُ وَاللَّهُ واسِعٌ عَلِيم
_“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.”_ *(Al-Baqarah: 261)*
📝 Untuk proses pengerjaan lahan pondok tahap pertama ini, *estimasi biaya yang dibutuhkan Rp.53.000.000,-* (Lima Puluh Tiga Juta Rupiah), dana yang sudah terkumpul pada hari ke-2 taawun disebar adalah sebesar *11.630.000,-* (Sebelas Juta Enam Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah), *masih ada kekurangan dana sebesar 41.370.000,- (Empat Puluh Satu Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah).*
Terkait hal tersebut, *kami masih mengajak kaum mulisimin untuk turut berpartisipasi* dalam _“Ta’awun ‘Alal Birri Wat Taqwa”_ *pada proses pengerjaan TAHAP PERTAMA pembangunan pondok pesantren ini* dengan turut andil menginfakkan hartanya di jalan Allah Ta’ala.
🏧 Dana ta'awun bisa ditransfer ke *BNI SYARIAH no. rekening: 0989832423* (Kode Bank 427)
a/n: *Yayasan Ittibaus Sunnah Baturaja*
🇲🇨 Setelah transfer agar konfirmasi dana ta'awunnya melalui *SMS/WA ke nomor berikut:*
📲 *0823-7440-1947 Abu Abdillah*
📲 *0831-7080-0066 Abu Hanifah*
Infaq yang antum salurkan akan sangat berarti bagi proses pelaksanaan pengerjaan pembangunan tahap pertama ini. Sedikit banyaknya infaq yang kita sumbangkan bagi Pembangun tersebut semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Selain infaq, *Kami juga sangat berharap doa dari kaum muslimin semuanya agar proses pembangunan Pondok Pesantren ini berjalan dengan baik.*
آمين، وصلى اللـہ على محمد وعلى آله وأصحابه وسلم
_Jazaakumullah Khairan wa Baarakallahufiikum._
*Baturaja, Sabtu 25 Dzulhijjah 1441/15 Agustus 2020*
*Mengetahui:*
*1. al-Ustadz Abu Usamah Imam Bukhori* _hafizhahullah_
*2. al-Ustadz Abu Fudhail Abdurrahman ibnu umar* _hafizhahullah_
⚠ *Tanbih*
_Himbauan ta'awun ini tidak diperkenankan disebar di Facebook_
🌳🏡🌳🏡🌳🏡
_(Diupdate pada 15 Agustus 2020, hari ke-2 sejak Himbauan Taawun disebar)_
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين وبعد
*Alhamdulillah,* segala puji bagi Allah ﷻ atas segala nikmat yang dicurahkan kepada kita. Shalawat dan salam semoga diberikan kepada Nabi kita Muhammad _Shallallahu'alaihi wasallam._
Alhamdulillah, Allah ta'ala telah memberikan kesempatan dan kemudahan untuk mengembangkan dakwah salafiyah yang mulia ini dengan Pembangunan Pondok Pesantren di Baturaja, Kab. OKU, Sumsel yang sudah masuk tahap penggusuran lahan, dan pembuatan sarana penunjang untuk tahap pembangunan berikutnya. *Semoga Allah ta'ala memudahkan proses pembangunan ini.*
*Allah ta'ala berfirman,*
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضاعِفُ لِمَنْ يَشاءُ وَاللَّهُ واسِعٌ عَلِيم
_“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.”_ *(Al-Baqarah: 261)*
📝 Untuk proses pengerjaan lahan pondok tahap pertama ini, *estimasi biaya yang dibutuhkan Rp.53.000.000,-* (Lima Puluh Tiga Juta Rupiah), dana yang sudah terkumpul pada hari ke-2 taawun disebar adalah sebesar *11.630.000,-* (Sebelas Juta Enam Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah), *masih ada kekurangan dana sebesar 41.370.000,- (Empat Puluh Satu Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah).*
Terkait hal tersebut, *kami masih mengajak kaum mulisimin untuk turut berpartisipasi* dalam _“Ta’awun ‘Alal Birri Wat Taqwa”_ *pada proses pengerjaan TAHAP PERTAMA pembangunan pondok pesantren ini* dengan turut andil menginfakkan hartanya di jalan Allah Ta’ala.
🏧 Dana ta'awun bisa ditransfer ke *BNI SYARIAH no. rekening: 0989832423* (Kode Bank 427)
a/n: *Yayasan Ittibaus Sunnah Baturaja*
🇲🇨 Setelah transfer agar konfirmasi dana ta'awunnya melalui *SMS/WA ke nomor berikut:*
📲 *0823-7440-1947 Abu Abdillah*
📲 *0831-7080-0066 Abu Hanifah*
Infaq yang antum salurkan akan sangat berarti bagi proses pelaksanaan pengerjaan pembangunan tahap pertama ini. Sedikit banyaknya infaq yang kita sumbangkan bagi Pembangun tersebut semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Selain infaq, *Kami juga sangat berharap doa dari kaum muslimin semuanya agar proses pembangunan Pondok Pesantren ini berjalan dengan baik.*
آمين، وصلى اللـہ على محمد وعلى آله وأصحابه وسلم
_Jazaakumullah Khairan wa Baarakallahufiikum._
*Baturaja, Sabtu 25 Dzulhijjah 1441/15 Agustus 2020*
*Mengetahui:*
*1. al-Ustadz Abu Usamah Imam Bukhori* _hafizhahullah_
*2. al-Ustadz Abu Fudhail Abdurrahman ibnu umar* _hafizhahullah_
⚠ *Tanbih*
_Himbauan ta'awun ini tidak diperkenankan disebar di Facebook_
🌳🏡🌳🏡🌳🏡
⛔📖 MENCIUM MUSHAF ADALAH BID'AH
✍️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan:
تقبيل المصحف بدعة لأن هذا المقبل إنما أراد التقرب إلى الله عز وجل بتقبيله، ومعلوم أنه لا يتقرب إلى الله إلا بما شرعه الله عزوجل،ولم يشرع الله تعالى تقبيل ما كتب فيه كلامه.
📖Mencium Mushaf adalah bid'ah, karena orang yang menciumnya tidak lain tujuannya adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan menciumnya.
📌Dan sudah diketahui bersama bahwasanya tidak boleh mendekatkan diri kepada Allah kecuali dengan perkara yang disyariatkan oleh-Nya, sedangkan Allah ta'ala tidak pernah mensyariatkan untuk mencium apa yang di dalamnya ditulis ucapan-Nya.
📚 Silsilah Fatawa Nur ala Ad-Darb, Kaset no 373
https://twitter.com/alsunna_way/status/1265070233099939841?s=19
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✍️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan:
تقبيل المصحف بدعة لأن هذا المقبل إنما أراد التقرب إلى الله عز وجل بتقبيله، ومعلوم أنه لا يتقرب إلى الله إلا بما شرعه الله عزوجل،ولم يشرع الله تعالى تقبيل ما كتب فيه كلامه.
📖Mencium Mushaf adalah bid'ah, karena orang yang menciumnya tidak lain tujuannya adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan menciumnya.
📌Dan sudah diketahui bersama bahwasanya tidak boleh mendekatkan diri kepada Allah kecuali dengan perkara yang disyariatkan oleh-Nya, sedangkan Allah ta'ala tidak pernah mensyariatkan untuk mencium apa yang di dalamnya ditulis ucapan-Nya.
📚 Silsilah Fatawa Nur ala Ad-Darb, Kaset no 373
https://twitter.com/alsunna_way/status/1265070233099939841?s=19
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Twitter
كبار علماء أهل السنة
قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله: تقبيل #المصحف بدعة ، لأن هذا المقبل إنما أراد التقرب إلى الله عز وجل بتقبيله، ومعلوم أنه لا يتقرب إلى الله إلا بما شرعه الله عزوجل، ولم يشرع الله تعالى تقبيل ما كتب فيه كلامه. 📚سلسلة فتاوى نور على الدرب،الشريط رقم…
🌠🔗💐 CARILAH TEMAN-TEMAN YANG JUJUR
💫🌷 Umar bin Al-Khatthab mengatakan:
وعليكَ بإخوانِ الصدقِ فعِشْ في أكنافِهم، فإنَّهم زينةٌ في الرَّخاءِ وعدةٌ في البلاء
🌷Carilah teman-teman yang jujur, lalu hiduplah di tengah-tengah mereka, karena mereka adalah perhiasan di saat lapang dan perlengkapan di saat musibah
[Hadits Hasan, telah dikumpulkan jalan-jalannya]
▪️Abu Dawud dalam Az-Zuhd Asy-Syaikh
💫🌷Asy-Syaikh Arafat Hasan Al-Muhammady hafidzahullah mengatakan:
أعظم فائدة في الفتن ولاسيما فتنة المهابيل المخابيل أنها أظهرت لنا إخوان الصدق فهم زينة في الرخاء وعدة في البلاء.
🌻 Faidah terbesar di masa fitnah, terlebih lagi pada fitnah orang-orang yang kurang akal dan orang-orang kacau pikirannya, bahwasanya fitnah tersebut telah menampakkan kepada kita teman-teman yang jujur, maka mereka adalah perhiasan di saat lapang, dan perlengkapan di saat musibah.
📂 https://t.me/ittibaussalafsumpiuh
🌐 WhatsApp DSP
🔰 https://t.me/salafypalembang
------------------
Sumber :
https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/1265291106264264705?s=19
https://t.me/salafy_cirebon
💫🌷 Umar bin Al-Khatthab mengatakan:
وعليكَ بإخوانِ الصدقِ فعِشْ في أكنافِهم، فإنَّهم زينةٌ في الرَّخاءِ وعدةٌ في البلاء
🌷Carilah teman-teman yang jujur, lalu hiduplah di tengah-tengah mereka, karena mereka adalah perhiasan di saat lapang dan perlengkapan di saat musibah
[Hadits Hasan, telah dikumpulkan jalan-jalannya]
▪️Abu Dawud dalam Az-Zuhd Asy-Syaikh
💫🌷Asy-Syaikh Arafat Hasan Al-Muhammady hafidzahullah mengatakan:
أعظم فائدة في الفتن ولاسيما فتنة المهابيل المخابيل أنها أظهرت لنا إخوان الصدق فهم زينة في الرخاء وعدة في البلاء.
🌻 Faidah terbesar di masa fitnah, terlebih lagi pada fitnah orang-orang yang kurang akal dan orang-orang kacau pikirannya, bahwasanya fitnah tersebut telah menampakkan kepada kita teman-teman yang jujur, maka mereka adalah perhiasan di saat lapang, dan perlengkapan di saat musibah.
📂 https://t.me/ittibaussalafsumpiuh
🌐 WhatsApp DSP
🔰 https://t.me/salafypalembang
------------------
Sumber :
https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/1265291106264264705?s=19
https://t.me/salafy_cirebon
🚇 HUKUM MEMASANG BENDERA SAAT HARI KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS
✍ Dijawab oleh Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
P e r t a n y a a n:
Ustadz, apa alasan dibolehkannya memasang bendera saat 17 Agustus? Apakah kita juga boleh berjualan sesuatu yang berbau nasionalisme agar sesuai momennya dengan tujuan agar lebih laris, seperti kaos dengan warna dan pesan nasionalisme?
J a w a b a n :
Alasannya:
(1). Perintah dan instruksi pemerintah.
(2). Mengibarkan bendera tanpa tujuan tertentu yang berbau mistis dengan tujuan untuk menampakkan lambang negara, merupakan suatu perkara yang 'urf ( kebiasaan suatu bangsa).
Rasulullah ﷺ hampir di setiap peperangan mengibarkan bendera.
Pengibaran bendera yang dilakukan sebuah pasukan dalam peperangan merupakan simbol kekuatan pasukan tersebut.
(3). Fatwa ulama tentang bolehnya perbuatan tersebut.
Adapun berdagang pernak-pernik untuk perayaan bid'ah, maka tidak diperbolehkan, karena hal itu bentuk ta'awwun 'alal itsmi wal 'udwan.
Wallahu a'lam
@qowwamussunnah || @ForumBerbagiFaidah
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✍ Dijawab oleh Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
P e r t a n y a a n:
Ustadz, apa alasan dibolehkannya memasang bendera saat 17 Agustus? Apakah kita juga boleh berjualan sesuatu yang berbau nasionalisme agar sesuai momennya dengan tujuan agar lebih laris, seperti kaos dengan warna dan pesan nasionalisme?
J a w a b a n :
Alasannya:
(1). Perintah dan instruksi pemerintah.
(2). Mengibarkan bendera tanpa tujuan tertentu yang berbau mistis dengan tujuan untuk menampakkan lambang negara, merupakan suatu perkara yang 'urf ( kebiasaan suatu bangsa).
Rasulullah ﷺ hampir di setiap peperangan mengibarkan bendera.
Pengibaran bendera yang dilakukan sebuah pasukan dalam peperangan merupakan simbol kekuatan pasukan tersebut.
(3). Fatwa ulama tentang bolehnya perbuatan tersebut.
Adapun berdagang pernak-pernik untuk perayaan bid'ah, maka tidak diperbolehkan, karena hal itu bentuk ta'awwun 'alal itsmi wal 'udwan.
Wallahu a'lam
@qowwamussunnah || @ForumBerbagiFaidah
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️