โ๏ธ๐PELAJARILAH ILMU AGAMA!!
โซ๏ธAsy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullahu:
ุฃููุง ุงููุงุณุ ุฅู ุงูู ุณูู ูุง ูุชู ูู ู ู ุงูุชู ุณู ุจุฏููู ุญุชู ูุชุนูู ุงูุนูู ุงููุงูุน ูุนุฑู ู ุง ูู ุงูุฅุณูุงู ุ ูุชุนูู ุฃุญูุงู ูุ ูุฌุจ ุนูู ูู ู ุณูู ูู ุณูู ุฉ ุฃู ูุชุนูู ู ุง ูุณุชููู ุจู ุฏููู ู ู ุนููุฏุชู ูุตูุงุชู ูุฒูุงุชู ูุตูู ู ูุญุฌู ูุฐุง ูุงุฌุจ ุนูู ูู ู ุณูู ุฐูุฑุง ูุงู ุฃู ุฃูุซุงุ ููุง ูููู ุฌุงููุง ุจุงูุฅุณูุงู ููุง ูุฏุฑู ู ุง ูู ููุงูุถูุ ูู ุง ูู ู ููุตุงุชูุ ูุฃูู ุฅุฐุง ุฌูู ููุน ูู ุงูุดุฑูุ ููุน ูู ุงูุจุฏุนุ ููุน ูู ุงูุฐููุจ ูุงูู ุนุงุตู ููู ูุง ูุนูู ุฐูู.
"Wahai sekalian manusia, sesungguhnya seorang mukmin tidak akan mungkin bisa berpegang teguh dengan agamanya sampai ia mempelajari ilmu yang bermanfaat.
Mengetahui apa itu islam? mempelajari hukum-hukumnya.
Wajib atas setiap muslim dan muslimah untuk mempelajari perkara yang akan membuat lurus dengannya agamanya, dari perkara aqidah, shalat, zakat, puasa, dan hajinya.
Maka ini wajib atas setiap muslim, baik laki-laki ataupun perempuan.
Tidak boleh seorang bodoh terhadap islam, tidak pula mengetahui apa itu pembatal-pembatalnya?atau perkara yang mengurangi keislaman?_
Karena kalau ia bodoh terhadap agamanya, bisa jadi ia jatuh kepada kesyirikan, jatuh pada kebid'ahan, jatuh pada dosa dan kemaksiatan dalam keadaan ia tidak mengetahuinya.__
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15101
Sumber:
๐ Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
โซ๏ธAsy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullahu:
ุฃููุง ุงููุงุณุ ุฅู ุงูู ุณูู ูุง ูุชู ูู ู ู ุงูุชู ุณู ุจุฏููู ุญุชู ูุชุนูู ุงูุนูู ุงููุงูุน ูุนุฑู ู ุง ูู ุงูุฅุณูุงู ุ ูุชุนูู ุฃุญูุงู ูุ ูุฌุจ ุนูู ูู ู ุณูู ูู ุณูู ุฉ ุฃู ูุชุนูู ู ุง ูุณุชููู ุจู ุฏููู ู ู ุนููุฏุชู ูุตูุงุชู ูุฒูุงุชู ูุตูู ู ูุญุฌู ูุฐุง ูุงุฌุจ ุนูู ูู ู ุณูู ุฐูุฑุง ูุงู ุฃู ุฃูุซุงุ ููุง ูููู ุฌุงููุง ุจุงูุฅุณูุงู ููุง ูุฏุฑู ู ุง ูู ููุงูุถูุ ูู ุง ูู ู ููุตุงุชูุ ูุฃูู ุฅุฐุง ุฌูู ููุน ูู ุงูุดุฑูุ ููุน ูู ุงูุจุฏุนุ ููุน ูู ุงูุฐููุจ ูุงูู ุนุงุตู ููู ูุง ูุนูู ุฐูู.
"Wahai sekalian manusia, sesungguhnya seorang mukmin tidak akan mungkin bisa berpegang teguh dengan agamanya sampai ia mempelajari ilmu yang bermanfaat.
Mengetahui apa itu islam? mempelajari hukum-hukumnya.
Wajib atas setiap muslim dan muslimah untuk mempelajari perkara yang akan membuat lurus dengannya agamanya, dari perkara aqidah, shalat, zakat, puasa, dan hajinya.
Maka ini wajib atas setiap muslim, baik laki-laki ataupun perempuan.
Tidak boleh seorang bodoh terhadap islam, tidak pula mengetahui apa itu pembatal-pembatalnya?atau perkara yang mengurangi keislaman?_
Karena kalau ia bodoh terhadap agamanya, bisa jadi ia jatuh kepada kesyirikan, jatuh pada kebid'ahan, jatuh pada dosa dan kemaksiatan dalam keadaan ia tidak mengetahuinya.__
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15101
Sumber:
๐ Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
GEMBIRA ATAU SEDIH DI HARI 'ASYURA' ?
Berkata al-'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah:
" ููู #ุนุงุดูุฑุงุก ููุณ ููู ุดูุก ู ู ุดุนุงุฆุฑ ุงูุฃุนูุงุฏ ูููุณ ููู ุดูุก ู ู ุดุนุงุฆุฑ ุงูุฃุญุฒุงู ุฃูุถุงูุ ูุฅุธูุงุฑ ุงูุญุฒู ุฃู ุงููุฑุญ ูู ูุฐุง ุงูููู ููุงูู ุง ุฎูุงู ุงูุณูุฉ ููู ูุฑุฏ ุนู ุงููุจู ๏ทบ ูู ูุฐุง ุงูููู ุฅูุง ุตูุงู ู ".
"Hari 'Asyura' tidak ada syiar-syiar hari raya padanya, dan juga tidak ada syiar-syiar kesedihan. Menampakkan ekpresi kesedihan ataupun kegembiraan di hari ('Asyura') ini menyelisihi sunnah, dan tidaklah datang (bimbingan) dari Nabi ๏ทบ di hari ('Asyura') ini melainkan ibadah puasa padanya"
(Fatawa fil 'Aqidah: 2/1121)
Sumber: https://walis-net.blogspot.com/2019/09/gembira-atau-sedih-di-hari.html
@kibarolama
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Berkata al-'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah:
" ููู #ุนุงุดูุฑุงุก ููุณ ููู ุดูุก ู ู ุดุนุงุฆุฑ ุงูุฃุนูุงุฏ ูููุณ ููู ุดูุก ู ู ุดุนุงุฆุฑ ุงูุฃุญุฒุงู ุฃูุถุงูุ ูุฅุธูุงุฑ ุงูุญุฒู ุฃู ุงููุฑุญ ูู ูุฐุง ุงูููู ููุงูู ุง ุฎูุงู ุงูุณูุฉ ููู ูุฑุฏ ุนู ุงููุจู ๏ทบ ูู ูุฐุง ุงูููู ุฅูุง ุตูุงู ู ".
"Hari 'Asyura' tidak ada syiar-syiar hari raya padanya, dan juga tidak ada syiar-syiar kesedihan. Menampakkan ekpresi kesedihan ataupun kegembiraan di hari ('Asyura') ini menyelisihi sunnah, dan tidaklah datang (bimbingan) dari Nabi ๏ทบ di hari ('Asyura') ini melainkan ibadah puasa padanya"
(Fatawa fil 'Aqidah: 2/1121)
Sumber: https://walis-net.blogspot.com/2019/09/gembira-atau-sedih-di-hari.html
@kibarolama
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
๐ป๐ ADAKAH AMALAN KHUSUS SELAIN PUASA PADA HARI ASYURA?
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
"Semua yang dikerjakan pada hari 'Asyura (10 Muharram) selain Puasa, maka itu adalah BID'AH yang dibenci dan tidak disukai oleh seorang pun dari kalangan para imam."
๐ Minhaj as-Sunnah 8/151
Sumber:
@ManhajulAnbiya
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
"Semua yang dikerjakan pada hari 'Asyura (10 Muharram) selain Puasa, maka itu adalah BID'AH yang dibenci dan tidak disukai oleh seorang pun dari kalangan para imam."
๐ Minhaj as-Sunnah 8/151
Sumber:
@ManhajulAnbiya
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
๐๐ช๐ KESESATAN SYIAH PADA HARI ASYURA
Hari Asyura adalah hari kesepuluh bulan Muharam. Pada hari tersebut, Allah subhanahu wa taโala menyelamatkan Nabi Musa โalaihissalam dan Bani Israil dari musuh mereka.
Dari Ibnu Abbas radhiallahu โanhuma, dia berkisah,
ููุฏูู ู ุงููููุจูููู ุงููู ูุฏููููุฉูุ ููุฑูุฃูู ุงูููููููุฏู ุชูุตููู ู ููููู ู ุนูุงุดููุฑูุงุกู ุ ููููุงูู: ู ูุง ููุฐูุง. ููุงูููุง: ููุฐูุง ููููู ู ุตูุงููุญูุ ููุฐูุง ููููู ู ููุฌููู ุงูููู ุจูููู ุฅูุณูุฑูุงุฆูููู ู ููู ุนูุฏููููููู ูุ ููุตูุงู ููู ู ููุณูู. ููุงูู: ููุฃูููุง ุฃูุญูููู ุจูู ููุณูู ู ูููููู ู. ููุตูุงู ููู ููุฃูู ูุฑู ุจูุตูููุงู ููู
Rasulullah datang ke Madinah, ketika itu beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura.
Beliau berkata, โAda apa mereka (berpuasa)?โ
Mereka menjawab, โIni adalah hari yang baik, Allah subhanahu wa taโala selamatkan di hari ini Musa dan bani Israil dari musuhnya.โ Musa pun berpuasa di hari tersebut.
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam berkata, โAku lebih berhak untuk mengikuti Musa dibandingkan kalian.โ
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam pun berpuasa di hari tersebut dan memerintahkan untuk berpuasa di hari tersebut. (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Qatadah, Nabi shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ููุตูููุงู ู ููููู ู ุนูุงุดููุฑูุงุกู ุฃูุญูุชูุณูุจู ุนูููู ุงูููู ุฃููู ูููููููุฑู ุงูุณููููุฉู ุงูููุชูู ููุจููููู
โPuasa hari Asyuraโaku berharap kepada Allah subhanahu wa taโalaโakan menghapuskan dosa setahun sebelumnya.โ (HR. Muslim)
Demikianlah tuntunan dalam Islam, disunnahkan bagi kaum muslimin berpuasa di hari Asyura, dan dianjurkan berpuasa juga di tanggal sembilan, hari tasuโa, karena Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ููุฅูุฐูุง ููุงูู ุงููุนูุงู ู ุงููู ูููุจููู ุฅููู ุดูุงุกู ุงูููู ุตูู ูููุง ุงููููููู ู ุงูุชููุงุณูุนู
โJika (bertemu) tahun depan, aku akan berpuasa juga di tanggal sembilannya.โ (HR. Muslim)
Tuntunan yang ada dalam Islam di hari Asyura adalah berpuasa dan tidak ada ritual apa pun.
Namun, kemudian muncul orang-orang yang melakukan kebidโahan dalam agama ini. Sebagian mereka menampakkan kesedihan di hari tersebut dan sebagian mereka menampakkan kegembiraan merayakan hari tersebut.
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, โDengan sebab meninggalnya al-Husain, setan mengadakan dua kebidโahan bagi manusia;
(1) bidโah kesedihan dan meratap di hari Asyura dengan menampar pipi, menjerit, menangis, dan membaca syair dukaโฆ; dan
(2) bidโah kegembiraan dan kebahagiaan, mereka menganjurkan di hari Asyura untuk bercelak, mandi, memberi kelapangan untuk keluarga, membuat makanan yang tidak biasa dibuatโฆ
Semua ini adalah kebidโahan yang sesat, tidak ada satu pun dari imam yang empat mengajurkan bersedih ataupun bergembira". (Diringkas dari Minhajus Sunnah)
Hari Asyura adalah hari kesepuluh bulan Muharam. Pada hari tersebut, Allah subhanahu wa taโala menyelamatkan Nabi Musa โalaihissalam dan Bani Israil dari musuh mereka.
Dari Ibnu Abbas radhiallahu โanhuma, dia berkisah,
ููุฏูู ู ุงููููุจูููู ุงููู ูุฏููููุฉูุ ููุฑูุฃูู ุงูููููููุฏู ุชูุตููู ู ููููู ู ุนูุงุดููุฑูุงุกู ุ ููููุงูู: ู ูุง ููุฐูุง. ููุงูููุง: ููุฐูุง ููููู ู ุตูุงููุญูุ ููุฐูุง ููููู ู ููุฌููู ุงูููู ุจูููู ุฅูุณูุฑูุงุฆูููู ู ููู ุนูุฏููููููู ูุ ููุตูุงู ููู ู ููุณูู. ููุงูู: ููุฃูููุง ุฃูุญูููู ุจูู ููุณูู ู ูููููู ู. ููุตูุงู ููู ููุฃูู ูุฑู ุจูุตูููุงู ููู
Rasulullah datang ke Madinah, ketika itu beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura.
Beliau berkata, โAda apa mereka (berpuasa)?โ
Mereka menjawab, โIni adalah hari yang baik, Allah subhanahu wa taโala selamatkan di hari ini Musa dan bani Israil dari musuhnya.โ Musa pun berpuasa di hari tersebut.
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam berkata, โAku lebih berhak untuk mengikuti Musa dibandingkan kalian.โ
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam pun berpuasa di hari tersebut dan memerintahkan untuk berpuasa di hari tersebut. (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Qatadah, Nabi shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ููุตูููุงู ู ููููู ู ุนูุงุดููุฑูุงุกู ุฃูุญูุชูุณูุจู ุนูููู ุงูููู ุฃููู ูููููููุฑู ุงูุณููููุฉู ุงูููุชูู ููุจููููู
โPuasa hari Asyuraโaku berharap kepada Allah subhanahu wa taโalaโakan menghapuskan dosa setahun sebelumnya.โ (HR. Muslim)
Demikianlah tuntunan dalam Islam, disunnahkan bagi kaum muslimin berpuasa di hari Asyura, dan dianjurkan berpuasa juga di tanggal sembilan, hari tasuโa, karena Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ููุฅูุฐูุง ููุงูู ุงููุนูุงู ู ุงููู ูููุจููู ุฅููู ุดูุงุกู ุงูููู ุตูู ูููุง ุงููููููู ู ุงูุชููุงุณูุนู
โJika (bertemu) tahun depan, aku akan berpuasa juga di tanggal sembilannya.โ (HR. Muslim)
Tuntunan yang ada dalam Islam di hari Asyura adalah berpuasa dan tidak ada ritual apa pun.
Namun, kemudian muncul orang-orang yang melakukan kebidโahan dalam agama ini. Sebagian mereka menampakkan kesedihan di hari tersebut dan sebagian mereka menampakkan kegembiraan merayakan hari tersebut.
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, โDengan sebab meninggalnya al-Husain, setan mengadakan dua kebidโahan bagi manusia;
(1) bidโah kesedihan dan meratap di hari Asyura dengan menampar pipi, menjerit, menangis, dan membaca syair dukaโฆ; dan
(2) bidโah kegembiraan dan kebahagiaan, mereka menganjurkan di hari Asyura untuk bercelak, mandi, memberi kelapangan untuk keluarga, membuat makanan yang tidak biasa dibuatโฆ
Semua ini adalah kebidโahan yang sesat, tidak ada satu pun dari imam yang empat mengajurkan bersedih ataupun bergembira". (Diringkas dari Minhajus Sunnah)
๐๐ Bidโah dan Kesesatan Syiah pada Hari Asyura
Di antara orang yang melakukan kebidโahan di hari Asyura adalah Syiah,** mereka menjadikan hari tersebut sebagai hari berkabung, hari bersedih, dan meratap. Mereka mengaku sedang meratapi meninggalnya Husain bin Ali radhiallahu โanhuma.__
Berbagai macam kesesatan dan kemungkaran mereka lakukan di hari tersebut; meratap, menempeleng pipi, wajah bahkan menyayat tubuh-tubuh mereka, melukai kepala, mengucurkan darah-darah mereka, memukul pundakpundak mereka dengan rantai, dan perbuatan mungkar lainnya.
Mereka menampakkan kesedihan pada hari meninggalnya al-Husain, padahal mereka sendiri penyebab meninggalnya. Mereka telah menipunya dan menyerahkan al-Husain radhiallahu โanhu hingga beliau terbunuh.
Apa yang dilakukan Syiah di hari Asyura sangat bertentangan dengan akidah Islam. Islam melarang meratap, melakukan perbuatan yang menunjukkan tidak menerima takdir Allah subhanahu wa taโala ketika ada musibah.
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ููููุณู ู ููููุง ู ููู ููุทูู ู ุงููุฎูุฏููุฏูุ ููุดูููู ุงููุฌููููุจูุ ููุฏูุนูุง ุจูุฏูุนูููู ุงููุฌูุงูููููููุฉ
โBukanlah termasuk golongan kami seorang yang menempeleng pipi, merobek kerah baju, dan meratap seperti ratapan jahiliah.โ (HR. al-Bukhari & Muslim)
Beliau shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ุงุซูููุชูุงูู ููู ุงููููุงุณู ููู ูุง ุจูููู ู ููููุฑูุ ุงูุทููุนููู ููู ุงููููุณูุจู ููุงููููููุงุญูุฉู ุนูููู ุงููู ููููุชู
โDua hal ada pada manusia, dengan keduanya mereka terjebak dalam kekufuran: mencela nasab dan meratap mayit.โ (HR. Muslim)
Apa yang dilakukan oleh Syiah, meratapi meninggalnya al-Husain di setiap hari Asyura dengan melakukan berbagai kemungkaran, sangatlah bertentangan dengan hadits-hadits di atas.
๐ Baca Selengkapnya disini: http://asysyariah.com/kesesatan-kesesatan-syiah-pada-hari-asyura/
Sumber:
@salafybaturaja
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
Di antara orang yang melakukan kebidโahan di hari Asyura adalah Syiah,** mereka menjadikan hari tersebut sebagai hari berkabung, hari bersedih, dan meratap. Mereka mengaku sedang meratapi meninggalnya Husain bin Ali radhiallahu โanhuma.__
Berbagai macam kesesatan dan kemungkaran mereka lakukan di hari tersebut; meratap, menempeleng pipi, wajah bahkan menyayat tubuh-tubuh mereka, melukai kepala, mengucurkan darah-darah mereka, memukul pundakpundak mereka dengan rantai, dan perbuatan mungkar lainnya.
Mereka menampakkan kesedihan pada hari meninggalnya al-Husain, padahal mereka sendiri penyebab meninggalnya. Mereka telah menipunya dan menyerahkan al-Husain radhiallahu โanhu hingga beliau terbunuh.
Apa yang dilakukan Syiah di hari Asyura sangat bertentangan dengan akidah Islam. Islam melarang meratap, melakukan perbuatan yang menunjukkan tidak menerima takdir Allah subhanahu wa taโala ketika ada musibah.
Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ููููุณู ู ููููุง ู ููู ููุทูู ู ุงููุฎูุฏููุฏูุ ููุดูููู ุงููุฌููููุจูุ ููุฏูุนูุง ุจูุฏูุนูููู ุงููุฌูุงูููููููุฉ
โBukanlah termasuk golongan kami seorang yang menempeleng pipi, merobek kerah baju, dan meratap seperti ratapan jahiliah.โ (HR. al-Bukhari & Muslim)
Beliau shallallahu โalaihi wa sallam berkata,
ุงุซูููุชูุงูู ููู ุงููููุงุณู ููู ูุง ุจูููู ู ููููุฑูุ ุงูุทููุนููู ููู ุงููููุณูุจู ููุงููููููุงุญูุฉู ุนูููู ุงููู ููููุชู
โDua hal ada pada manusia, dengan keduanya mereka terjebak dalam kekufuran: mencela nasab dan meratap mayit.โ (HR. Muslim)
Apa yang dilakukan oleh Syiah, meratapi meninggalnya al-Husain di setiap hari Asyura dengan melakukan berbagai kemungkaran, sangatlah bertentangan dengan hadits-hadits di atas.
๐ Baca Selengkapnya disini: http://asysyariah.com/kesesatan-kesesatan-syiah-pada-hari-asyura/
Sumber:
@salafybaturaja
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
TERDATA SERATUS BUS, PESERTA DAURAH MEMBLUDAK
KAUM muslimin antusias. Ingin menghadiri Daurah Nasional Asy Syariah ke-17 di Masjid Raya JIC.
Dibanding tahun lalu. Tampak peningkatan jumlah peserta. Ini terlihat dari pendataan jumlah bus yang masuk. Membawa rombongan peserta daurah dari berbagai daerah.
Panitia menyebutkan sampai Ahad pagi (8/9), jumlah bus terdaftar mencapai seratus. Sedangkan tahun lalu 63 bus.
"Alhamdulillah, masyarakat semangat ingin hadir ke JIC. Peningkatan jumlah bus yang datang menunjukkan kaum muslimin merespons dengan baik kegiatan ini," kata salah satu panitia.
Di luar bus. Peserta daurah yang naik kendaraan pribadi juga cukup banyak. Belum lagi rombongan naik kapal laut. Dari luar Pulau Jawa. Ditambah yang naik pesawat. Membuat jumlah peserta membludak.
Bertambahnya peserta. Otomatis membuat tiap bagian Masjid JIC dipenuhi rombongan asal daerah. Selain memanfaatkan ruang serba guna di lantai dasar. Peserta juga memenuhi lantai dua. Dan selasar serta koridor semua sisi masjid.
Sejauh ini situasi tertib dan aman. Panitia bahu-membahu. Membuat nyaman peserta daurah.
Kepada Allah kita memohon pertolongan. Semoga kegiatan berjalan lancar sampai selesai.
#Panitia Daurah JIC, 1441 H / 2019.
KAUM muslimin antusias. Ingin menghadiri Daurah Nasional Asy Syariah ke-17 di Masjid Raya JIC.
Dibanding tahun lalu. Tampak peningkatan jumlah peserta. Ini terlihat dari pendataan jumlah bus yang masuk. Membawa rombongan peserta daurah dari berbagai daerah.
Panitia menyebutkan sampai Ahad pagi (8/9), jumlah bus terdaftar mencapai seratus. Sedangkan tahun lalu 63 bus.
"Alhamdulillah, masyarakat semangat ingin hadir ke JIC. Peningkatan jumlah bus yang datang menunjukkan kaum muslimin merespons dengan baik kegiatan ini," kata salah satu panitia.
Di luar bus. Peserta daurah yang naik kendaraan pribadi juga cukup banyak. Belum lagi rombongan naik kapal laut. Dari luar Pulau Jawa. Ditambah yang naik pesawat. Membuat jumlah peserta membludak.
Bertambahnya peserta. Otomatis membuat tiap bagian Masjid JIC dipenuhi rombongan asal daerah. Selain memanfaatkan ruang serba guna di lantai dasar. Peserta juga memenuhi lantai dua. Dan selasar serta koridor semua sisi masjid.
Sejauh ini situasi tertib dan aman. Panitia bahu-membahu. Membuat nyaman peserta daurah.
Kepada Allah kita memohon pertolongan. Semoga kegiatan berjalan lancar sampai selesai.
#Panitia Daurah JIC, 1441 H / 2019.
TIM TRANSPORTASI SIBUK JEMPUT, KAPAL ROMBONGAN MEDAN SANDAR DI TANJUNG PRIOK
JUM'AT pagi (6/9), udara Ibu Kota cukup bersahabat. Tidak terlalu panas. Saya sempatkan jalan pagi. Keliling kompleks penginapan.
Malam Jum'at itu tim transportasi cukup sibuk. Tentu tim lainnya sibuk pula. Rela meninggalkan rumah, anak-istri, dan pekerjaan. Demi kelancaran giat Daurah Nasional ke-17. Yang tiga tahun terakhir bertempat di Masjid Raya JIC.
Kaum muslimin Jakarta jadi tuan rumah. Mereka bergotong-royong. Saling membantu karena Allah semata. Jazakumullahu khairan...
"Nah, ini ada tugas lagi. Menjemput rombongan dari Papua, 20 orang," tiba-tiba kata anggota tim transportasi. Di sela obrolan kami.
Ombak Besar di Laut
Tim juga menjemput asatidzah dari Medan. Mereka naik kapal Pelni dari Pelabuhan Belawan, Medan. Selasa lalu (3/9). Kapal bersandar malam Jum'at di Pelabuhan Tanjung Priok.
"Kapal merapat di dermaga sekitar pukul sebelas malam. Ombak agak besar. Terlambat dua jam. Tapi sudah biasa itu," kata salah satu ustad asal Medan.
"Malam Ahad, Insyallah kami lanjut ke Yogyakarta," tambahnya.
Masyaallah.. Sebuah perjalanan tidak sebentar. Memerlukan kesabaran ekstra. Namun, begitu bertemu saudaranya sesama ahlussunnah. Hilang semua lelah dan penat. Berganti keceriaan.
Ahlan wa sahlan wa marhaban kaum muslimin peserta Daurah Nasional JIC. Semoga Allah teguhkan kita di atas tauhid dan sunnah...
# Panitia Daurah Nasional Jakarta Islamic Center (JIC), 1441 H / 2019.
JUM'AT pagi (6/9), udara Ibu Kota cukup bersahabat. Tidak terlalu panas. Saya sempatkan jalan pagi. Keliling kompleks penginapan.
Malam Jum'at itu tim transportasi cukup sibuk. Tentu tim lainnya sibuk pula. Rela meninggalkan rumah, anak-istri, dan pekerjaan. Demi kelancaran giat Daurah Nasional ke-17. Yang tiga tahun terakhir bertempat di Masjid Raya JIC.
Kaum muslimin Jakarta jadi tuan rumah. Mereka bergotong-royong. Saling membantu karena Allah semata. Jazakumullahu khairan...
"Nah, ini ada tugas lagi. Menjemput rombongan dari Papua, 20 orang," tiba-tiba kata anggota tim transportasi. Di sela obrolan kami.
Ombak Besar di Laut
Tim juga menjemput asatidzah dari Medan. Mereka naik kapal Pelni dari Pelabuhan Belawan, Medan. Selasa lalu (3/9). Kapal bersandar malam Jum'at di Pelabuhan Tanjung Priok.
"Kapal merapat di dermaga sekitar pukul sebelas malam. Ombak agak besar. Terlambat dua jam. Tapi sudah biasa itu," kata salah satu ustad asal Medan.
"Malam Ahad, Insyallah kami lanjut ke Yogyakarta," tambahnya.
Masyaallah.. Sebuah perjalanan tidak sebentar. Memerlukan kesabaran ekstra. Namun, begitu bertemu saudaranya sesama ahlussunnah. Hilang semua lelah dan penat. Berganti keceriaan.
Ahlan wa sahlan wa marhaban kaum muslimin peserta Daurah Nasional JIC. Semoga Allah teguhkan kita di atas tauhid dan sunnah...
# Panitia Daurah Nasional Jakarta Islamic Center (JIC), 1441 H / 2019.
โ๐ปโ๏ธ๐๐น MENGAPA PUASA ASYURA MENGHAPUS DOSA SETAHUN SAJA SEDANGKAN PUASA ARAFAH MENGHAPUS DOSA DUA TAHUN
โ๐ป Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
โ Yang pertama:
"ุงูุฃููู: ุฃูู ููููู ุนููุฑูุฉ ูู ุดูุฑ ุญุฑุงู ุ ูููุจูู ุดููุฑ ุญููุฑุงู ุ ูุจุนููุฏู ุดูุฑ ุญุฑุงู ุุจููุฎูููุงู ุนููุงุดูููุฑูุงุก .
Sesungguhnya hari Arafah itu terletak di bulan haram, sebelumnya adalah bulan haram dan sesudahnya juga bulan haram, berbeda dengan hari 'Asyura.
โ Yang kedua:
ุงูุซููุงููู: ุฃู ุตูู ููู ุนุฑูุฉ ู ู ุฎุตุงุฆุต ุดุฑุนูุง ุ ุจุฎูุงู ุนุงุดูุฑุงุก ุ ูุถูุนู ุจุจุฑูุงุช ุงูู ุตุทูู."
Sesungguhnya puasa hari Arafah itu termasuk kekhususan syariat kita, berbeda dengan puasa Asyura, sehingga mereka dilipat gandakan (pahalanya) dengan barakah al-Musthafa.
[Badaa'i al-Fawaid 4-211]
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
โ๐ป Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
โ Yang pertama:
"ุงูุฃููู: ุฃูู ููููู ุนููุฑูุฉ ูู ุดูุฑ ุญุฑุงู ุ ูููุจูู ุดููุฑ ุญููุฑุงู ุ ูุจุนููุฏู ุดูุฑ ุญุฑุงู ุุจููุฎูููุงู ุนููุงุดูููุฑูุงุก .
Sesungguhnya hari Arafah itu terletak di bulan haram, sebelumnya adalah bulan haram dan sesudahnya juga bulan haram, berbeda dengan hari 'Asyura.
โ Yang kedua:
ุงูุซููุงููู: ุฃู ุตูู ููู ุนุฑูุฉ ู ู ุฎุตุงุฆุต ุดุฑุนูุง ุ ุจุฎูุงู ุนุงุดูุฑุงุก ุ ูุถูุนู ุจุจุฑูุงุช ุงูู ุตุทูู."
Sesungguhnya puasa hari Arafah itu termasuk kekhususan syariat kita, berbeda dengan puasa Asyura, sehingga mereka dilipat gandakan (pahalanya) dengan barakah al-Musthafa.
[Badaa'i al-Fawaid 4-211]
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
๐๐๐
JADWAL DURUS ASATIDZAH
KAJIAN ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH โASY-SYARIAHโ KE-17
MAโHAD AL-ANSHAR 1441 H/2019 M
Dengan mengharapkan taufik dan kemudahan dari Allah, rangkaian durus asatidzah insya Allah akan dilaksanakan sebagai berikut:
-------------------------
AHAD, 8 Muharram 1441H (8 September 2019)
๐ฐ 05.00โ06.30 WIB
Sesi I: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 09.30โ11.00 WIB
Sesi II: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 15.30โ17.00 WIB
Sesi III: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 19.00โ20.30 WIB
Sesi IV: Muqaddimah Ushul at-Tafsir
โถ๏ธ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy
---------------------
SENINโSABTU, 8โ14 Muharram 1441H (8โ14 September 2019)
๐ฐ 05.00โ06.30 WIB
Sesi I: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 08.30โ10.00 WIB
Sesi II: Muqaddimah Ushul at-Tafsir
โถ๏ธ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy
๐ฐ 10.00โ11.30 WIB
Sesi III: Kitabul Buyuโ min Manhajis Salikin
โถ๏ธ Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
๐ฐ 12.15โ13.00 WIB
Sesi IV: Muqaddimah Ushul at-Tafsir
โถ๏ธ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy
๐ฐ 15.30โ17.00 WIB
Sesi V: Kitabul Buyuโ min Manhajis Salikin
โถ๏ธ Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
๐ฐ19.00โ20.30 WIB
Sesi VI: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธAsy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
---------------------
๐Keterangan:
Sesi terakhir durus asatidzah insya Allah hari Sabtu 14 Muharram 1441 H baโda subuh.
----------------
๐ ๐ Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
โถ๏ธ https://t.me/daurahnasional
๐ป Situs Resmi http://daurahnasional.com
#daurahnasional
#daurahnasional2019
#durusasatidzah
#daurahasysyariah17
JADWAL DURUS ASATIDZAH
KAJIAN ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH โASY-SYARIAHโ KE-17
MAโHAD AL-ANSHAR 1441 H/2019 M
Dengan mengharapkan taufik dan kemudahan dari Allah, rangkaian durus asatidzah insya Allah akan dilaksanakan sebagai berikut:
-------------------------
AHAD, 8 Muharram 1441H (8 September 2019)
๐ฐ 05.00โ06.30 WIB
Sesi I: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 09.30โ11.00 WIB
Sesi II: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 15.30โ17.00 WIB
Sesi III: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 19.00โ20.30 WIB
Sesi IV: Muqaddimah Ushul at-Tafsir
โถ๏ธ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy
---------------------
SENINโSABTU, 8โ14 Muharram 1441H (8โ14 September 2019)
๐ฐ 05.00โ06.30 WIB
Sesi I: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธ Asy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
๐ฐ 08.30โ10.00 WIB
Sesi II: Muqaddimah Ushul at-Tafsir
โถ๏ธ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy
๐ฐ 10.00โ11.30 WIB
Sesi III: Kitabul Buyuโ min Manhajis Salikin
โถ๏ธ Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
๐ฐ 12.15โ13.00 WIB
Sesi IV: Muqaddimah Ushul at-Tafsir
โถ๏ธ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy
๐ฐ 15.30โ17.00 WIB
Sesi V: Kitabul Buyuโ min Manhajis Salikin
โถ๏ธ Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
๐ฐ19.00โ20.30 WIB
Sesi VI: Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
โถ๏ธAsy-Syaikh Ali bin Husein asy-Syarafi
---------------------
๐Keterangan:
Sesi terakhir durus asatidzah insya Allah hari Sabtu 14 Muharram 1441 H baโda subuh.
----------------
๐ ๐ Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
โถ๏ธ https://t.me/daurahnasional
๐ป Situs Resmi http://daurahnasional.com
#daurahnasional
#daurahnasional2019
#durusasatidzah
#daurahasysyariah17
๐ก LIVE
Dars Ilmiah "Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab"
bersama:
Asy-Syaikh Ali al-Hudzaifi Hafizhahullah
Di Saluran 2 Radio @Miraath
http://radio.miraath.net:7010/stream
Dars Ilmiah "Syarh Aqidah asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab"
bersama:
Asy-Syaikh Ali al-Hudzaifi Hafizhahullah
Di Saluran 2 Radio @Miraath
http://radio.miraath.net:7010/stream
๐ฒ๐๐ Simak Sekarang, Daurah Nasional Asy-Syariah Ahlussunnah wal Jama'ah Ke-17, di siarakan langsung dari Masjid Raya Jakarta Islamic Center Jakarta
Sesi ke 5
Dengan Pemateri: Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
Dengan Penerjemah: Al-Ustadz Qomar Su'aidi
Dengan Tema: Kesabaran Salaf dalam Beribdah dan Beramal
Simak Kajian Ini di Aplikasi Radio Islam Indonesia (RII) dan Radio Salafiyin Indonesia (RASYID)
Sesi ke 5
Dengan Pemateri: Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
Dengan Penerjemah: Al-Ustadz Qomar Su'aidi
Dengan Tema: Kesabaran Salaf dalam Beribdah dan Beramal
Simak Kajian Ini di Aplikasi Radio Islam Indonesia (RII) dan Radio Salafiyin Indonesia (RASYID)
โผ๏ธIMBAUANโผ๏ธ
Terkait dengan tersebarnya video yang menampilkan suasana Kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah di Jakarta Islamic Center, kami mengimbau kepada saudara-saudara kami ikhwan salafiyin untuk *menahan diri dan tidak memberikan komentar di media sosial.* Dan bagi yang telah berkomentar dan memungkinkan menghapusnya disarankan untuk SEGERA menghapusnya.โ
Kami mengimbau kepada saudara-saudara kami ikhwan salafiyin untuk memberikan kesempatan kepada asatidzah untuk menyikapinya dengan bijak.
Karena sikap yang tidak bijak tidak sesuai dengan syariat dan akan memudaratkan.
Barakallahu fikum.
Ttd.
_Panitia Daurah Nasional_
๐ Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
โถ๏ธ https://t.me/daurahnasional
๐ป Situs Resmi
https://daurahnasional.com
Terkait dengan tersebarnya video yang menampilkan suasana Kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah di Jakarta Islamic Center, kami mengimbau kepada saudara-saudara kami ikhwan salafiyin untuk *menahan diri dan tidak memberikan komentar di media sosial.* Dan bagi yang telah berkomentar dan memungkinkan menghapusnya disarankan untuk SEGERA menghapusnya.โ
Kami mengimbau kepada saudara-saudara kami ikhwan salafiyin untuk memberikan kesempatan kepada asatidzah untuk menyikapinya dengan bijak.
Karena sikap yang tidak bijak tidak sesuai dengan syariat dan akan memudaratkan.
Barakallahu fikum.
Ttd.
_Panitia Daurah Nasional_
๐ Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
โถ๏ธ https://t.me/daurahnasional
๐ป Situs Resmi
https://daurahnasional.com
๐ฒ๐๐ Simak Sekarang, Daurah Nasional Asy-Syariah Ahlussunnah wal Jama'ah Ke-17, di siarakan langsung dari Masjid Raya Jakarta Islamic Center Jakarta
Sesi ke 6
Dengan Pemateri: Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
Dengan Penerjemah: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah
Dengan Tema: "Kesabaran Salaf dalam Menundukan Jiwa"
Simak Kajian Ini di Aplikasi Radio Islam Indonesia (RII) dan Radio Salafiyin Indonesia (RASYID)
Sesi ke 6
Dengan Pemateri: Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib
Dengan Penerjemah: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah
Dengan Tema: "Kesabaran Salaf dalam Menundukan Jiwa"
Simak Kajian Ini di Aplikasi Radio Islam Indonesia (RII) dan Radio Salafiyin Indonesia (RASYID)
๐ก LIVE
Asy-Syaikh Ali al-Hudzaifi Hafizhahullah
Dars: "Syarh Aqidah Muhammad bin Abdul Wahhab" (dars ke-2)
di Radio @MiraathNet
Saluran 2
radio.miraath.net:7010/stream
Asy-Syaikh Ali al-Hudzaifi Hafizhahullah
Dars: "Syarh Aqidah Muhammad bin Abdul Wahhab" (dars ke-2)
di Radio @MiraathNet
Saluran 2
radio.miraath.net:7010/stream
๐ฅโ โ๐ฅ SUNNAH NABI PADA HARI ASYURA' HANYA BERPUASA
โ๐ผ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
ูุฅุธูุงุฑ ุงูุญุฒู ุฃู ุงููุฑุญ ูู ูุฐุง ุงูููู (ุนุงุดูุฑุงุก) ููุงูู ุง ุฎูุงู ุงูุณูุฉุ ููู ูุฑุฏ ุนู ุงููุจู ๏ทบ ูู ูุฐุง ุงูููู ุฅูุง ุตูุงู ู.
"Menampakkan kesedihan atau kegembiraan pada hari ini (Asyura') keduanya menyelisihi sunnah Nabi, dan tidak ada riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang amalan yang dilakukan pada hari ini selain puasa beliau."
๐ Majmuโul Fatawa, jilid 2 hlm. 297
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com
โ๐ผ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
ูุฅุธูุงุฑ ุงูุญุฒู ุฃู ุงููุฑุญ ูู ูุฐุง ุงูููู (ุนุงุดูุฑุงุก) ููุงูู ุง ุฎูุงู ุงูุณูุฉุ ููู ูุฑุฏ ุนู ุงููุจู ๏ทบ ูู ูุฐุง ุงูููู ุฅูุง ุตูุงู ู.
"Menampakkan kesedihan atau kegembiraan pada hari ini (Asyura') keduanya menyelisihi sunnah Nabi, dan tidak ada riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang amalan yang dilakukan pada hari ini selain puasa beliau."
๐ Majmuโul Fatawa, jilid 2 hlm. 297
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ https://t.me/SalafyPalembang
๐ก www.salafypalembang.com