Salafy Palembang 🇮🇩
5.91K subscribers
5.34K photos
445 videos
309 files
14.4K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
⚠️ BOLEHKAH MEMBUNUH PEMBUAT KARIKATUR YANG MENGHINA NABI?

🖍️ Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

Pertanyaan:

السائل هل يجوز اغتيال الرسام الكافر الذي عرف بوضع الرسوم المسيئة للنبي صلى الله عليه وسلم؟

Apakah boleh membunuh karikaturis kafir yang diketahui membuat karikatur yang menjelekkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam?

Jawaban:

هذا ليس طريقة سليمة الاغتيالات وهذه تزيدهم شرا وغيظا على المسلمين لكن الذي يدحرهم هو رد شبهاتهم وبيان مخازيهم وأما النصرة باليد والسلاح هذه للولي أمر المسلمين وبالجهاد في سبيل الله عز وجل نعم .

Ini bukan cara yang tepat, yaitu cara pembunuhan. Ini justru akan menambah sifat jahat dan amarah mereka terhadap muslimin. Yang akan membuat mereka mundur adalah membantah syubhat (pemikiran mereka yang salah) dan menerangkan kehinaan mereka.

Adapun pembelaan dengan tangan dan senjata, itu wewenang pemerintah muslimin. Demikian pula jihad di jalan Allah.

🖥️ Sumber: http://alfawzan.af.org.sa/ar/node/1960

🇸🇦 Channel Telegram: http://telegram.me/serambiharamain

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
💺 KEDERMAWANAN ILMU ADALAH TINGKAT KEDERMAWANAN PALING MULIA

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

📝 Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.

✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📣 💬 📚 PENJELASAN RINCI, HUJJAH DAN BUKTI ADALAH PRINSIP DAKWAH INI

الوسيلة للدعوة القرآن والسنة، قال الله قال رسول الله هذه دعوة الرسل، تقوم على البيان وعلى الحجة والبرهان لا تقوم على الرقص واللعب والكذب.

مرحبا يا طالب العلم ٣٢٨

"Media dakwah ini adalah Al qur'an dan As Sunnah, firman Allah dan sabda Rasulullah, ini dakwahnya para rasul, berdiri di atas penjelasan, hujjah dan bukti, tidak berdiri di atas sikap gegabah, main-main dan kedustaan."

📕 [Marhaban Ya Thalibal Ilmi hal. 328]

________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

✏️ Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.

✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.

▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️
بسم الله الرحمن الرحيم

Perihal: PENUTUPAN INFO TA'AWUN

Alhamdulillah, washshalaatu wassalaamu 'alaa Rasuulillah wa 'alaa aalaihi washahbihi ajma'iin.
Ammaa ba'du.

Dengan ini kami sampaikan bahwa atas kemudahan yang Allah Ta'ala karuniakan, dan atas pertolongan Allah semata, donasi ta'awun untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena banjir alhamdulillah telah tercukupi.

Untuk itu, terkait donasi tersebut kami TUTUP.

📝 Kami segenap Tim Peduli Bencana (Banjir) mengucapkan Jazaakumullaahu Khairan wa baarakallaahu fiikum kepada para muhsinin, mudah-mudahan apa yang Antum semua berikan menjadi amal kebaikan dan mendapatkan pahala yang sempurna dari Alloh Subhanahu wa ta'ala.
Aamiin.

Dan bagi ikhwah dan ummahat yang telah membantu menyebarkan info ta'awun sebelumnya, dimohon untuk menyebarkan info penutupan ini.

Jazaakumllohu khoiron wa baarokallohu fiikum

Mujur, 14 Rabi'ul Awwal 1442 H/31 Oktober 2020 M

Hormat Kami

ttd


KETUA TIM PEDULI BENCANA
Pondok Al-Manshuroh Mujur



Mengetahui :
1.Ustadz Tsanin Hasanuddin hafizhahullah
2.Ustadz Saiful Bahri hafizhahullah
Forwarded from Asy-Syariah
📚 Cadar & Celana Cingkrang, Simbol Radikalisme?


Pertanyaan:
Apakah cadar dan celana panjang di atas mata kaki (cingkrang) adalah simbol radikalisme, atau simbol anti-merah putih NKRI? Pertanyaan ini disebabkan ada sebagian pihak yang menjadikan keduanya sebagai simbol radikalisme dan anti-merah putih, bahkan sampai dibuat film tentang itu.
Mohon penjelasannya. Terima kasih.


🖌 Dijawab oleh Ustadz Qomar Z.A., Lc.

Semoga Allah memberikan kepada kita semua sikap bijak dan ilmu yang bermanfaat.

Terkait dengan pertanyaan tersebut, sesungguhnya cadar dan celana panjang di atas mata kaki tidak ada sangkut pautnya dengan simbol radikalisme, baik di negeri ini maupun di negeri lain.

Adanya aksi radikalisme yang dilakukan oleh orang yang bercadar atau bercelana panjang di atas mata kaki tidak berarti bahwa penampilan tersebut menjadi simbol radikalisme atau simbol anti-merah putih.

Sebagaimana kita ketahui, radikalisme, separatisme, dan kekerasan di negeri kita ini telah dilakukan oleh berbagai pihak, baik yang tanpa label agama seperti komunis maupun yang berlabel agama, baik Islam maupun selain Islam.

⛔️ Terkait dengan pihak yang berlabel Islam, hendaknya dipahami bahwa Islam tidak mengajarkan radikalisme dan terorisme.

☑️ Jadi, ketika pelaku teror membawa sebagian simbol Islam, simbol Islam tersebut tidak berarti simbol teror. Contoh sederhana, shalat. Apakah jika pelaku teror melakukan shalat berarti shalat menjadi simbol teror? Tentu saja tidak.

☑️ Begitu pula cadar. Cadar merupakan ajaran agama Islam yang dianjurkan atas muslimah mana pun untuk memakainya, terlepas dari tinjauan sisi hukumnya, apakah wajib atau sunnah. Para ulama berbeda pendapat antara mewajibkan dan menilainya sunnah.

Hukum tersebut tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan aksi kekerasan. Hukum ini pun telah dibahas sejak dahulu oleh para ulama mazhab.

💎 Sebagai contoh, Imam asy-Syafi’i sendiri mengatakan,

“Seorang wanita yang sedang berihram tidak menutup wajahnya. Apabila dia ingin menutup wajahnya, hendaknya dia merenggangkan kerudung lalu menjulurkan kain menutupi wajahnya dengan renggang….” (lihat kitab al-Umm, 2/185)

💎 Dalam fikih Hambali, al-Qadhi Iyadh berkata,

“… Ulama—semoga Allah merahmati mereka—mengatakan, ‘Dalam hadits ini ada hujah bahwa wanita tidak wajib menutup wajahnya di jalan, tetapi itu hanya sunnah baginya, …. dst.” (lihat kitab al-Adab asy-Syar’iyyah, 1/316. Dinukil dari kitab ar-Raddul Mufhim hlm. 35, 40, dan 120)

✔️ Ucapan mereka ini bersumber dari dalil-dalil syariat yang banyak. Di antaranya, diriwayatkan bahwa Shafiyyah bintu Syaibah mengatakan,

“Saya melihat Aisyah melakukan thawaf menggunakan niqab (penutup wajah). Aisyah mengatakan, ‘Dahulu ada rombongan melewati kami. Kami saat itu berihram bersama Rasulullah. Saat rombongan itu sejajar dengan kami, salah seorang wanita dari kami menjulurkan jilbabnya dari kepala menutupi wajahnya. Apabila mereka telah lewat, kami buka’.” (Dinukil dari kitab Jilbabul Mar’ah hlm. 108)

Begitu pula masalah celana panjang di atas mata kaki. Masalah ini telah banyak disebutkan dalam hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Sebagai contoh adalah hadits berikut ini.

مَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ الْإِزَارِ فَفِي النَّارِ

“Kain sarung yang di bawah kedua mata kaki maka tempatnya di neraka.” (HR. al-Bukhari no. 5785)

Hukum ini bagi kaum laki-laki.

📝 Ini adalah hukum bagi tiap muslim, di mana pun dia. Tidak ada sangkut pautnya dengan radikalisme, apalagi dengan antikeindonesiaan atau anti-merah putih.

Semoga jawaban ini cukup sebagai penjelas dalam hal ini.


🌏 https://asysyariah.com/cadar-celana-cingkrang-simbol-radikalisme/

📲 https://t.me/asysyariah
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
✍🏻 🍃 📚 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU

7⃣ BERDAKWAH DENGAN HIKMAH

🎙Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,

الأمر السابع : الحكمة
أن يكون متحليا بالحكمة حيث يقول الله : (يؤتي الحكمة من يشاء ومن يؤت الحكمة فقد أوتي خيرا كثيرا ) البقرة : 269 ، والحكمة أن يكون طالب العلم مربيا لغيره بما يتخلق به من الأخلاق، وبما يدعو إليه من دين الله يخاطب كل إنسان بما يليق بحاله، وإذا سلكنا هذا الطريق حصل لنا خير كثير كما قال ربنا عز وجل (يُؤۡتِي ٱلۡحِكۡمَةَ مَن يَشَآءُۚ وَمَن يُؤۡتَ ٱلۡحِكۡمَةَ فَقَدۡ أُوتِيَ خَيۡرٗا كَثِيرٗاۗ ) [البقرة: 269]
والحكيم هو الذي ينزل الأشياء منازلها، لأن الحكيم مأخوذ من الإحكام وهو الإتقان وإتقان الشيء أن ينزله منزلته فينبغي بل يجب على طالب العلم أن يكون حكيما في دعوته.

💫“Hendaknya penuntut ilmu berhias dengan sifat hikmah / bijaksana sebagaimana Allah berfirman, “Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. [Al Baqarah: 269]

🌱Hikmah itu adalah seorang penuntut ilmu mendidik orang lain dengan dengan akhlak yang mulia, dan menyeru mereka kepada agama Allah dengan perkataan yang sesuai dengan keadaan mereka, jika kita mengikuti metode ini, maka akan dihasilkan kebaikan yang melimpah sebagaimana Allah berfirman,
“Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak.” [Al Baqarah: 269].

Seorang yang penuh hikmah adalah seorang yang menempatkan suatu perkara pada tempatnya. Karena kata 'al hakim' diambil dari kata 'al ihkam' yaitu kokoh/rapi, rapinya suatu perkara adalah dengan meletakkan perkara itu pada tempatnya. Sepantasnya bahkan wajib bagi para penuntut ilmu menjadi orang yang penuh hikmah dalam berdakwah.

📘 [Kitabul Ilmi hal. 37]

-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
CADAR MENURUT ULAMA MAZHAB SYAFI'I


Awal era 90-an, apalagi sebelum 1990, muslimah yang bercadar di nusantara sangat jarang dijumpai. Di mata masyarakat, muslimah yang bercadar tersebut dianggap sangat aneh. Dia menjadi tontonan saat keluar rumah, bahkan sering menjadi bahan cercaan, makian, olokan, dan ejekan.

Itu era 90-an... Bagaimana hari-hari sekarang setelah berlalu hitungan lebih dari seperempat abad?

✔️ Di beberapa daerah, pakaian cadar berlanjut keterasingannya dan masih saja dianggap aneh. Namun, alhamdulillah, di banyak daerah masyarakat sudah “terbiasa” melihat pemandangan muslimah yang menutup wajahnya dengan cadar. Jumlah pemakainya pun sangat banyak.

Akan tetapi, sangatlah disayangkan masih tersebar anggapan bahwa cadar adalah simbol bahwa pemakainya pengikut aliran sesat, bagian dari kelompok radikal dan golongan ekstrem.

⁉️ Ada juga orang-orang yang tidak memberikan cap buruk kepada cadar. Namun, mereka beranggapan bahwa cadar adalah budaya Arab yang ditiru oleh muslimah di negeri ini. Jadi, menurut mereka, sebenarnya cadar tidak cocok dengan budaya Indonesia.

‼️ Yang lebih parah, ada yang menganggap bahwa cadar itu bid’ah, perkara yang dibuat-buat dan yang tidak dikenal dalam Islam. Kalaupun ada cadar, itu hanya zaman dahulu, khusus untuk istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bagaimanakah duduk permasalahan yang sebenarnya? Bagaimana hukum cadar dalam Islam? Apa kata ulama Islam tentang cadar?

Benarkah pemakai cadar dipastikan pengikut aliran sesat, kelompok teroris, membebek budaya Arab, dan mengikuti bid’ah?


🖥️ Simak selengkapnya:

🌏 https://asysyariah.com/cadar-menurut-ulama-mazhab-syafii/

📲 https://t.me/asysyariah
Forwarded from Asy-Syariah
📚 HUKUM ISBAL BAGI LELAKI


Lelaki tidak diperbolehkan melakukan isbal dalam berpakaian.

📝 Isbal adalah menjulurkan atau memanjangkan kain, baju, sarung, celana, jubah, atau semisalnya di bawah mata kaki.

🔹 Pendapat yang rajih (kuat) adalah semata-mata isbal hukumnya haram, diancam dengan neraka.

💡Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ الْإِزَارِ فَفِي النَّارِ

“Sarung yang di bawah kedua mata kaki maka tempatnya di neraka.” (HR. al-Bukhari no. 5785)

🔹 Apabila dia isbal disertai dengan kesombongan, ancamannya lebih keras lagi.

💡Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لاََ يَنْظُرُ ا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى مَنْ جَرَّ إِزَارَهُ بَطَرًا

“Pada hari kiamat nanti, Allah subhanahu wata’ala tidak akan melihat seseorang yang menjulurkan sarungnya karena sombong.” (HR. al-Bukhari no. 5785 dan Muslim no. 2087)

❗️Isbal itu sendiri sudah menunjukkan kesombongan.

💡Dalam hadits Jabir bin Sulaim radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ارْفَعْ إِزَارَكَ إِلَى نِصْفِ السَّاقِ فَإِنْ أَبَيْتَ فَإِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِيَّاكَ وَإِسْبَالَ الإِزَارِ فَإِنَّهَا مِنَ الْمَخِيلَةِ وَإِنَّ ا لاَ يُحِبُّ الْمَخِيلَةَ

“Angkat sarungmu hingga pertengahan betis. Apabila engkau enggan, sampai (atas) mata kaki. Waspadalah engkau dari isbal sarung, karena hal itu adalah kesombongan, dan Allah subhanahu wata’ala tidak menyukai kesombongan.” (Shahih lighairihi, HR. Abu Dawud no. 4084 dan Ahmad 5/63)

💡Yang menjelaskan masalah ini adalah hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِزْرَةُ الْمُسْلِم إِِلَى نِصْفِ السَّاقِ وَلاَ حَرَجَ أَوْ لاَ جُنَاحَ- فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْكَعْبَيْنِ مَا كَانَ أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ فَهُوَ فِي النَّارِ، مَنْ جَرَّ إِزَارَهُ بَطَرًا لَمْ يَنْظُرِ اللهُ إِلَيْهِ

“Sarung seorang muslim sampai pertengahan betis dan tak mengapa antara itu dan kedua mata kaki. Adapun yang di bawah mata kaki tempatnya di neraka. Barang siapa yang menjulurkan (isbal) sarungnya karena sombong maka Allah subhanahu wata’ala tidak akan melihat dia.” (Sahih, HR. Abu Dawud no. 4093)

🖊 Syaikh Shalih al-Fauzan berfatwa,

“Tidak boleh bagi laki-laki menjulurkan (isbal) pakaiannya di bawah kedua mata kaki. Sebab, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarangnya dan mengancam dengan neraka, isbal termasuk dosa besar.

Jika isbal dilakukan karena sombong dan angkuh, dosanya lebih keras lagi. Adapun jika tidak ada unsur sombong dan angkuh, hukumnya juga haram karena keumuman larangan (dalam hadits).” (al-Muntaqa min Fatawa al-Fauzan 3/436)


🖥 Simak selengkapnya:

🌏 https://asysyariah.com/larangan-isbal-menjulurkan-pakaian-di-bawah-mata-kaki/

📲 https://t.me/asysyariah
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
💥 SEBAB TERJADINYA PERPECAHAN DAN PERSELISIHAN

_____________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.

✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
✍🏻 🍃 📚 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU

8⃣ BERSABAR DALAM MEMPELAJARI ILMU

🎙Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,

أي مثابرا عليه لا يقطعه ولا يمل بل يكون مستمرا في تعلمه بقدر المستطاع، وليصبر على العلم، ولا يمل فإن الإنسان إذا طرقه الملل استحسر وترك، ولكن إذا كان مثابرا على العلم فإنه ينال أجر الصابرين من وجه، وتكون له العاقبة من وجه آخر واستمع إلى قول الله عزوجل مخاطبا نبيه :

(تِلۡكَ مِنۡ أَنۢبَاۤءِ ٱلۡغَیۡبِ نُوحِیهَاۤ إِلَیۡكَۖ مَا كُنتَ تَعۡلَمُهَاۤ أَنتَ وَلَا قَوۡمُكَ مِن قَبۡلِ هَـٰذَاۖ فَٱصۡبِرۡۖ إِنَّ ٱلۡعَـٰقِبَةَ لِلۡمُتَّقِینَ) [هود:٤٩]

“Hendaknya seorang penuntut ilmu menetapi ilmu, tidak terhenti dan merasa bosan, bahkan ia terus menerus belajar sesuai dengan kemampuannya, maka hendaknya engkau bersabar dalam mempelajari ilmu tersebut, janganlah merasa jenuh karena seorang manakala tertimpa kejenuhan, maka ia akan merasa letih dan meninggalkan ilmu tersebut, tetapi ketika ia tetap bertahan dalam belajar ilmu maka dia akan meraih ganjaran/balasan orang-orang yang bersabar dari satu sisi, dan mendapatkan hasil ilmu (yang ia pelajari) dari sisi yang lain.

☝️🏻Dengarkanlah Allah azza wa jalla berfirman kepada Nabinya,
“Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa” [Hud: 49]

📘 [Kitabul Ilmi hal. 40-41]

-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📚📝 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU

9⃣ MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN ULAMA’

🎙Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,

إن على طلبة العلم احترام العلماء وتقديرهم، وأن تتسع صدورهم لما يحصل من اختلاف بين العلماء وغيرهم، وأن يقابلوا هذا بالاعتذار عمن سلك سبيلا خطأ في اعتقادهم، وهذه نقطة مهمة جدا؛ لأن بعض الناس يتتبع أخطاء الآخرين؛ ليتخذ منها ما ليس لائقا في حقهم، ويشوش على الناس سمعتهم، وهذا أكبر الأخطاء، وإذا كان اغتياب العامي من الناس من كبائر الذنوب فإن اغتياب العالم أكبر وأكبر؛ لأن اغتياب العالم لا يقتصر ضرره على العالم بل عليه وعلى ما يحمله من العلم الشرعي. والناس إذا زهدوا في العالم أو سقط من أعينهم تسقط كلمته أيضا. وإذا كان يقول الحق ويهدي إليه فإن غيبة هذا الرجل لهذا العالم تكون حائلا بين الناس وبين علمه الشرعي، وهذا خطره كبير وعظيم.

☝️🏻"Wajib bagi penuntut ilmu untuk memuliakan ulama dan menghormatinya, dan berlapang dada manakala terjadi perselisihan antar ulama dan yang selainnya, hendaknya dia menyikapi kesalahan-kesalahan ulama pada pemahamannya dengan memberikan udzur. Dan poin ini adalah masalah yang sangat penting, dikarenakan sebagian orang berupaya mencari-cari kesalahan orang lain, untuk menjadikan kesalahan-kesalahan tersebut tidak sesuai pada hak para ulama serta membuat bingung manusia terhadap kehormatan para ulama tersebut, dan ini adalah kesalahan yang besar, karena seandainya menggunjing orang awam saja termasuk dosa besar terlebih menggunjing seorang ulama maka lebih besar dan lebih besar; dikarenakan mengghibahi seorang ulama bahayanya tak hanya sebatas mengenai ulama tersebut bahkan mengenai dirinya dan ilmu syar'i yang dia emban.

✋🏻Manakala manusia sudah tidak menyukai seorang alim atau sudah jatuh nama baiknya di mata mereka, maka manusia tidak akan mengikuti ucapan alim tersebut, ketika alim ini berkata Haq dan menunjukkan jalan kebenaran tersebut , maka ghibah orang tersebut terhadap alim ini menjadi penghalang antara manusia dan ilmu syar'i yang diajarkan, dan bahaya ini menjadi begitu besar.”

📕 [Kitabul Ilmi hal. 41]

______________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.

✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.

▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️
📚📝 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU

Lanjutan..MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN ULAMA

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,

أقول: إن على هؤلاء الشباب أن يحملوا ما يجري بين العلماء من الاختلاف على حسن النية، وعلى الاجتهاد، وأن يعذروهم فيما أخطأوا فيه، ولا مانع أن يتكلموا معهم فيما يعتقدون أنه خطأ؛ ليبينوا لهم هل الخطأ منهم أو من الذين قالوا إنهم أخطأوا؟ لأن الإنسان أحيانا يتصور أن قول العالم خطأ، ثم بعد المناقشة يتبين له صوابه. والإنسان بشر ((كل ابن آدم خطاء وخير الخطائين التوابون))

“Maka aku katakan: hendaknya para pemuda memandang apa yang terjadi diantara para ulama berupa perselisihan tersebut datang dari niat yang baik dan adanya ijtihad, maka hendaknya memberi udzur pada perkara yang mereka salah, tidak mengapa para pemuda tadi berdialog dengan ulama tersebut pada permasalahan yang ulama tersebut salah agar ulama tersebut menjelaskan apakah benar kesalahan itu dari mereka ataukah dari orang-orang yang mengatakan ulama itu salah. Karena kadang manusia menggambarkan bahwa ucapan ulama itu salah, tetapi ternyata setelah terjadi dialog atau diskusi ucapan ulama tersebut benar. Maka manusia tetaplah manusia : “setiap anak adam sering melakukan kesalahan, dan yang terbaik bagi seorang yang sering bersalah adalah bertaubat.”

[Kitabul Ilmi hal. 41-42]

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

✏️ Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.

✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.

▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
✍🏻 🍃 📚 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU

Lanjutan.. MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN ULAMA

🎙Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,

أما أن يفرح بزلة العالم وخطئه، ليشيعها بين الناس فتحصل الفرقة، فإن هذا ليس من طريق السلف.
وكذلك أيضا ما يحصل من الأخطاء من الأمراء، لا يجوز لنا أن نتخذ ما يخطئون فيه سّلما للقدح فيهم في كل شيء ونتغاضى عما لهم من الحسنات؛ لأن الله يقول في كتابه: (يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُواْ قَوَّٰمِينَ لِلَّهِ شُهَدَآءَ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَلَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَ‍َٔانُ قَوۡمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعۡدِلُواْۚ ٨) يعني لا يحملكم بغض قوم على عدم العدل، فالعدل واجب، ولا يحل للإنسان أن يأخذ زلات أحد من الأمراء أو العلماء أو غيرهم فيشيعها بين الناس، ثم يسكت عن حسناتهم، فإن هذا ليس بالعدل.
وقس هذا الشيء على نفسك لو أن أحدا سلِّط عليك وصار ينشر زلاتك وسيئاتك، ويخفي حسناتك وإصاباتك، لعددت ذلك جناية منه عليك، فإذا كنت ترى ذلك في نفسك؛ فإنه يجب عليك أن ترى ذلك في غيرك، وكما أشرت آنفًا إلى أن علاج ما تظنه خطأ أن تتصل بمن رأيت أنه أخطأ، وأن تناقشه، ويتبين الموقف بعد المناقشة. فكم من إنسان بعد المناقشة يرجع عن قوله إلى ما يكون هو الصواب، وكم من إنسان بعد المناقشة يكون قوله هو الصواب، وظننا هو الخطأ.

“Adapun dia bergembira dengan ketergelinciran dan kesalahan seorang ulama, agar ia dapat membeberkan hal itu pada manusia sehingga terjadi perpecahan, maka hal ini bukanlah jalan dan metode salaf.

⚠️ Sebagaimana pula kesalahan yang terjadi pada pemerintah, tidak boleh bagi kita menjadikan kesalahan mereka sebagai tangga untuk mencemarkan nama baik mereka dan apa yang telah mereka perbuat, dan menutup mata dari kebaikan-kebaikan mereka, dikarenakan Allah berfirman dalam al Qur’an, “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.” [Al Maidah: 8]

☝️🏻Yakni jangan sampai kebencianmu itu sebagai sebab engkau tidak bersikap adil, bersikap adil adalah keharusan (wajib). Tidak halal bagi siapapun menjadikan kesalahan seorang pemerintah atau ulama atau selain mereka lalu disebarkan ditengah-tengah umat, dan diam dari kebaikan-kebaikan mereka, maka sikap seperti ini bukan termasuk sikap adil.

📘 [Kitabul Ilmi hal. 43]

-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com

✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
بسم الله الرحمن الرحيم

📣 ⬆️ 📡 SESAAT LAGI ...

📶 🏠 KAJIAN ONLINE HARI RABU #diRumahAja

📗 URGENSI TAUHID DAN BAHAYA SYIRIK

🕚 Insyaallah akan segera dimulai

⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!

📡 LIVE Streaming
📻 Channel RADIO AL-IBANAH
🏠#diRumahAja