🖋 KEMULIAAN AKAN DATANG KETIKA SUNNAH DIPELAJARI DAN DIAMALKAN
__________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
📗 Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
__________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
📗 Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
✅☝🏼 MENAMPAKKAN KEBENARAN ADALAH TUGAS SETIAP PENUNTUT ILMU
🍃Asy Syaikh al Allamah Abdul Aziz bin baz rahimahullah berkata,
✨«الواجب على كل طالب علم وعلى كل مسلم أن يكون حريصا على إظهار الحق، محبا لمن أظهره ودعا إلى إظهاره، منضما إليه متعاونا معه في إظهار الحق وإخماد الباطل» ا.ھ.
شرح كتاب [الاستقامة (٥٣)]
💫"Wajib bagi setiap penuntut ilmu, dan setiap muslim untuk bersungguh-sungguh menampakkan kebenaran, merasa senang kepada orang yang menampakkannya, menyeru agar ditampakkan, ikut andil dan bekerja sama dengannya untuk menampakkan kebenaran serta memadamkan kebatilan - selesai-
📚[Syarh Kitab Al Istiqomah. 53]
________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✏️ Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️
🍃Asy Syaikh al Allamah Abdul Aziz bin baz rahimahullah berkata,
✨«الواجب على كل طالب علم وعلى كل مسلم أن يكون حريصا على إظهار الحق، محبا لمن أظهره ودعا إلى إظهاره، منضما إليه متعاونا معه في إظهار الحق وإخماد الباطل» ا.ھ.
شرح كتاب [الاستقامة (٥٣)]
💫"Wajib bagi setiap penuntut ilmu, dan setiap muslim untuk bersungguh-sungguh menampakkan kebenaran, merasa senang kepada orang yang menampakkannya, menyeru agar ditampakkan, ikut andil dan bekerja sama dengannya untuk menampakkan kebenaran serta memadamkan kebatilan - selesai-
📚[Syarh Kitab Al Istiqomah. 53]
________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✏️ Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🌘⌛️ AKAN TIBA MASANYA HAWA NAFSU MENDOMINASI
🎙Abdullah bin Mas'ud radhiyaallahu anhu berkata,
أنتم في زمان يقود الحق الهوى، وسيأتي زمان يقود الهوى الحق، فنعوذ بالله من ذلك الزمان
"Kalian berada di masa kebenaran menuntun hawa nafsu, dan akan tiba saatnya hawa nafsu akan menuntun kebenaran, maka kita berlindung kepada Allah dari masa tersebut.
📓[Tafsir al Qurthubi 19/208]
Sumber @fawaz_almadkali
________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✏️ Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️
🎙Abdullah bin Mas'ud radhiyaallahu anhu berkata,
أنتم في زمان يقود الحق الهوى، وسيأتي زمان يقود الهوى الحق، فنعوذ بالله من ذلك الزمان
"Kalian berada di masa kebenaran menuntun hawa nafsu, dan akan tiba saatnya hawa nafsu akan menuntun kebenaran, maka kita berlindung kepada Allah dari masa tersebut.
📓[Tafsir al Qurthubi 19/208]
Sumber @fawaz_almadkali
________________________
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✏️ Menebarkan Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
✳️ Mendakwahkan Al Haq dengan artikel dan audio kajian ilmiyah serta poster fatawa dan bimbingan Ulama'.
▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🎙📚 PENJELASAN RINCI DENGAN HUJJAH DAN BUKTI ADALAH PRINSIP DAKWAH INI
________________________
📡 Ayo gabung ||
https://t.me/salafypalembang
www.salafypalembang.com
________________________
📡 Ayo gabung ||
https://t.me/salafypalembang
www.salafypalembang.com
✍🏻 🍃 📚 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU
Lanjutan.. MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN ULAMA
🎙Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
وقس هذا الشيء على نفسك لو أن أحدا سلِّط عليك وصار ينشر زلاتك وسيئاتك، ويخفي حسناتك وإصاباتك، لعددت ذلك جناية منه عليك، فإذا كنت ترى ذلك في نفسك؛ فإنه يجب عليك أن ترى ذلك في غيرك، وكما أشرت آنفًا إلى أن علاج ما تظنه خطأ أن تتصل بمن رأيت أنه أخطأ، وأن تناقشه، ويتبين الموقف بعد المناقشة. فكم من إنسان بعد المناقشة يرجع عن قوله إلى ما يكون هو الصواب، وكم من إنسان بعد المناقشة يكون قوله هو الصواب، وظننا هو الخطأ.
((فالمؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضها بعضا)) رواه البخاري ومسلم والترمذي
وقد قال النبي صلى الله عليه وسلم : ((من أحب أن يزحزح عن النار ويدخل الجنة فلتأته منيته وهو يؤمن بالله واليوم الآخر واليأت إلى الناس ما يحب أن يؤتى إليه )) رواه مسلم والنسائي وابن ماجه
☝️🏻Maka kiyaskan hal ini pada dirimu sendiri, kalau saja ada seorang yang lancang terhadapmu dan menyebarkan kesalahan dan ketergelinciranmu, dan tidak menganggap kebaikan-kebaikanmu dan budi baikmu, niscaya engkau akan menilainya sebagai kejahatan yang diperlakukan terhadapmu, maka jika engkau memandang hal demikian pada dirimu sendiri; maka satu keharusan atas engkau perlakukan hal itu kepada selainmu,, sebagaimana yang telah aku isyaratkan baru saja, bahwa penyelesaian apa yang kamu sangka sebagai kesalahan hendaknya engkau datangi dan berdialog dengannya, setelah dialog niscaya akan menjadi jelas dalam bersikap.
✋🏻Berapa banyak seseorang setelah melakukan diskusi lalu rujuk dari pendapatnya (yang salah) kepada kebenaran, dan berapa banyak seorang setelah diskusi ternyata ucapannya tersebut benar yang kita sangka sebelumnya dia telah salah.
“maka seorang mukmin dengan mukmin yang lainnya laksana bangunan saling menguatkan sebagiannya dengan yang lainnya.” [HR. Al Bukhari, Muslim dan At Tirmidzi]
👉🏻Nabi sallallahu alaihi wasallam juga bersabda,
“Barang siapa yang senang untuk diselamatkan dari neraka dan dia di masukkan kedalam surga, maka hendaknya ia datangi kematiannya dalam keadaan ia beriman kepada Allah dan hari akhir dan hendaknya ia perlakukan orang lain sebagaimana ia suka hal tersebut diperlakukan kepadanya.” [HR. Muslim, Nasai dan Ibnu Majah]
📘 [Kitabul Ilmi hal. 43]
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Lanjutan.. MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN ULAMA
🎙Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
وقس هذا الشيء على نفسك لو أن أحدا سلِّط عليك وصار ينشر زلاتك وسيئاتك، ويخفي حسناتك وإصاباتك، لعددت ذلك جناية منه عليك، فإذا كنت ترى ذلك في نفسك؛ فإنه يجب عليك أن ترى ذلك في غيرك، وكما أشرت آنفًا إلى أن علاج ما تظنه خطأ أن تتصل بمن رأيت أنه أخطأ، وأن تناقشه، ويتبين الموقف بعد المناقشة. فكم من إنسان بعد المناقشة يرجع عن قوله إلى ما يكون هو الصواب، وكم من إنسان بعد المناقشة يكون قوله هو الصواب، وظننا هو الخطأ.
((فالمؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضها بعضا)) رواه البخاري ومسلم والترمذي
وقد قال النبي صلى الله عليه وسلم : ((من أحب أن يزحزح عن النار ويدخل الجنة فلتأته منيته وهو يؤمن بالله واليوم الآخر واليأت إلى الناس ما يحب أن يؤتى إليه )) رواه مسلم والنسائي وابن ماجه
☝️🏻Maka kiyaskan hal ini pada dirimu sendiri, kalau saja ada seorang yang lancang terhadapmu dan menyebarkan kesalahan dan ketergelinciranmu, dan tidak menganggap kebaikan-kebaikanmu dan budi baikmu, niscaya engkau akan menilainya sebagai kejahatan yang diperlakukan terhadapmu, maka jika engkau memandang hal demikian pada dirimu sendiri; maka satu keharusan atas engkau perlakukan hal itu kepada selainmu,, sebagaimana yang telah aku isyaratkan baru saja, bahwa penyelesaian apa yang kamu sangka sebagai kesalahan hendaknya engkau datangi dan berdialog dengannya, setelah dialog niscaya akan menjadi jelas dalam bersikap.
✋🏻Berapa banyak seseorang setelah melakukan diskusi lalu rujuk dari pendapatnya (yang salah) kepada kebenaran, dan berapa banyak seorang setelah diskusi ternyata ucapannya tersebut benar yang kita sangka sebelumnya dia telah salah.
“maka seorang mukmin dengan mukmin yang lainnya laksana bangunan saling menguatkan sebagiannya dengan yang lainnya.” [HR. Al Bukhari, Muslim dan At Tirmidzi]
👉🏻Nabi sallallahu alaihi wasallam juga bersabda,
“Barang siapa yang senang untuk diselamatkan dari neraka dan dia di masukkan kedalam surga, maka hendaknya ia datangi kematiannya dalam keadaan ia beriman kepada Allah dan hari akhir dan hendaknya ia perlakukan orang lain sebagaimana ia suka hal tersebut diperlakukan kepadanya.” [HR. Muslim, Nasai dan Ibnu Majah]
📘 [Kitabul Ilmi hal. 43]
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
📝 Klarifikasi Tentang Status PPIU “Bina Umroh” (PT. Bina Cipta Sarana Utama)
_Oleh Tim Bina Umroh (PT Bina Cipta Sarana Utama)_
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد
Telah beredar informasi di media WhatsApp, pernyataan yang menyinggung tentang PPIU Bina Umroh. Pernyataan tersebut sebagai berikut:
Continue reading at http://mahad-assalafy.com/klarifikasi-tentang-status-ppiu-bina-umroh-pt-bina-cipta-sarana-utama/ | Ma'had As-Salafy
Unduh link PDF-nya di sini: http://mahad-assalafy.com/wp-content/uploads/2020/11/Klarifikasi-PT-Bina-Umroh.pdf
_Oleh Tim Bina Umroh (PT Bina Cipta Sarana Utama)_
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد
Telah beredar informasi di media WhatsApp, pernyataan yang menyinggung tentang PPIU Bina Umroh. Pernyataan tersebut sebagai berikut:
Continue reading at http://mahad-assalafy.com/klarifikasi-tentang-status-ppiu-bina-umroh-pt-bina-cipta-sarana-utama/ | Ma'had As-Salafy
Unduh link PDF-nya di sini: http://mahad-assalafy.com/wp-content/uploads/2020/11/Klarifikasi-PT-Bina-Umroh.pdf
📚📝 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU
10. BERPEGANG TEGUH DENGAN AL QUR’AN DAN AS SUNNAH
🎙 Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
يجب على طلبة العلم الحرص التام على تلقي العلم والأخذ من أصوله التي لا فلاح لطالب العلم إن لم يبدأ ا، وهي:
١- القران الكريم : فإنه يجب على طالب العلم الحرص عليه قراءةً وحفظًا وفهما وعملا به، فإن القرآن هو حبل الله المتين، وهو أساس العلوم، وقد كان السلف يحرصون عليه غاية الحرص فيذكر عنهم الشيء العجيب من حرصهم على القرآن، فتجد أحدهم حفظ القرآن وعمره سبع سنوات، وبعضهم حفظ القرآن في أقل من شهر، وفي هذا دلالة على حرص السلف - رضوان الله عليهم - على القرآن، فيجب على طالب العلم الحرص عليه وحفظه على يد أحد المعلمين؛ لأن القرآن يؤخذ عن طريق التلقي.
وإنه مما يؤسف له أن تجد بعض طلبة العلم لا يحفظ القرآن، بل بعضهم لا يحسن القراءة، وهذا خلل كبير في منهج طلب العلم. لذلك أكرر أنه يجب على طلبة العلم الحرص على حفظ القرآن والعمل به والدعوة إليه وفهمه فهما مطابقًا لفهم السلف الصالح.
٢- السنة الصحيحة: فهي ثاني المصدرين للشريعة الإسلامية، وهي الموضحة للقرآن الكريم، فيجب على طالب العلم الجمع بينهما والحرص عليهما، وعلى طالب العلم حفظ السنة، إما بحفظ نصوص الأحاديث أو بدراسة أسانيدها ومتوا وتمييز الصحيح من
الضعيف، وكذلك يكون حفظ السنة بالدفاع عنها والرد على شبهات أهل البدع في السنة. فيجب على طالب العلم أن يلتزم بالقرآن والسنة الصحيحة، وهما له - أي: طالب العلم - كالجناحين للطائر إذا انكسر أحدهما لم يطر.
“Seorang penuntut ilmu harus bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu dan mengambilnya dari sumbernya, tidak ada keberhasilan dalam menuntut ilmu jika tidak mengawali dengannya:
1. Al Qur’anul Karim:
Seorang penuntut ilmu harus antusias membacanya, menghafal, dan memahaminya serta mengamalkannya.karena al Qur’an merupakan tali Allah yang kokoh, ia merupakan dasarnya segala ilmu-ilmu. Kaum salaf dahulu sangat bersemangat dalam mempelajari al Qur’an dengan semangat yang tinggi, disebutkan tentang mereka hal yang mengagumkan dalam hal tersebut, engkau akan menjumpai salah seorang dari salaf telah hafal al Qur’an dalam usia 7 tahun dan sebagian mereka telah hafal al Qur’an kurang dari 1 bulan. Hal ini menunjukkan semangat salaf ridhwanullah alaihim terhadap al Qur’an.
Maka seorang penuntut ilmu wajib bersemangat untuk menghafalnya dihadapan seorang guru, dikarenakan al Qur’an itu diambil dengan cara talaqqi (belajar dihadapan guru). Sesungguhnya hal yang disayangkan, engkau mendapati sebagian penuntut ilmu tidak menghafal al Qur’an, bahkan sebagian lagi tidak memperbaiki bacaan qur’annya, dan ini merupakan kesalahan besar dalam metode menuntut ilmu. Karena itu aku mengulangi lagi bahwa wajib atas penuntut ilmu antusias dalam menghafal al Qur’an dan mengamalkannya, berdakwah dan memahaminya dengan pemahaman salafush shalih.
📗 [Kitabul Ilmi hal. 43-44]
📡 Ayo Bergabung ||
▪️ https://t.me/salafypalembang
▫️ www.salafypalembang.com
🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹
10. BERPEGANG TEGUH DENGAN AL QUR’AN DAN AS SUNNAH
🎙 Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
يجب على طلبة العلم الحرص التام على تلقي العلم والأخذ من أصوله التي لا فلاح لطالب العلم إن لم يبدأ ا، وهي:
١- القران الكريم : فإنه يجب على طالب العلم الحرص عليه قراءةً وحفظًا وفهما وعملا به، فإن القرآن هو حبل الله المتين، وهو أساس العلوم، وقد كان السلف يحرصون عليه غاية الحرص فيذكر عنهم الشيء العجيب من حرصهم على القرآن، فتجد أحدهم حفظ القرآن وعمره سبع سنوات، وبعضهم حفظ القرآن في أقل من شهر، وفي هذا دلالة على حرص السلف - رضوان الله عليهم - على القرآن، فيجب على طالب العلم الحرص عليه وحفظه على يد أحد المعلمين؛ لأن القرآن يؤخذ عن طريق التلقي.
وإنه مما يؤسف له أن تجد بعض طلبة العلم لا يحفظ القرآن، بل بعضهم لا يحسن القراءة، وهذا خلل كبير في منهج طلب العلم. لذلك أكرر أنه يجب على طلبة العلم الحرص على حفظ القرآن والعمل به والدعوة إليه وفهمه فهما مطابقًا لفهم السلف الصالح.
٢- السنة الصحيحة: فهي ثاني المصدرين للشريعة الإسلامية، وهي الموضحة للقرآن الكريم، فيجب على طالب العلم الجمع بينهما والحرص عليهما، وعلى طالب العلم حفظ السنة، إما بحفظ نصوص الأحاديث أو بدراسة أسانيدها ومتوا وتمييز الصحيح من
الضعيف، وكذلك يكون حفظ السنة بالدفاع عنها والرد على شبهات أهل البدع في السنة. فيجب على طالب العلم أن يلتزم بالقرآن والسنة الصحيحة، وهما له - أي: طالب العلم - كالجناحين للطائر إذا انكسر أحدهما لم يطر.
“Seorang penuntut ilmu harus bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu dan mengambilnya dari sumbernya, tidak ada keberhasilan dalam menuntut ilmu jika tidak mengawali dengannya:
1. Al Qur’anul Karim:
Seorang penuntut ilmu harus antusias membacanya, menghafal, dan memahaminya serta mengamalkannya.karena al Qur’an merupakan tali Allah yang kokoh, ia merupakan dasarnya segala ilmu-ilmu. Kaum salaf dahulu sangat bersemangat dalam mempelajari al Qur’an dengan semangat yang tinggi, disebutkan tentang mereka hal yang mengagumkan dalam hal tersebut, engkau akan menjumpai salah seorang dari salaf telah hafal al Qur’an dalam usia 7 tahun dan sebagian mereka telah hafal al Qur’an kurang dari 1 bulan. Hal ini menunjukkan semangat salaf ridhwanullah alaihim terhadap al Qur’an.
Maka seorang penuntut ilmu wajib bersemangat untuk menghafalnya dihadapan seorang guru, dikarenakan al Qur’an itu diambil dengan cara talaqqi (belajar dihadapan guru). Sesungguhnya hal yang disayangkan, engkau mendapati sebagian penuntut ilmu tidak menghafal al Qur’an, bahkan sebagian lagi tidak memperbaiki bacaan qur’annya, dan ini merupakan kesalahan besar dalam metode menuntut ilmu. Karena itu aku mengulangi lagi bahwa wajib atas penuntut ilmu antusias dalam menghafal al Qur’an dan mengamalkannya, berdakwah dan memahaminya dengan pemahaman salafush shalih.
📗 [Kitabul Ilmi hal. 43-44]
📡 Ayo Bergabung ||
▪️ https://t.me/salafypalembang
▫️ www.salafypalembang.com
🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
📚 AGAR KEHORMATAN MUSLIMAH TETAP TERJAGA
✅ Allah azza wa jalla berfirman kepada Nabi-Nya dan istri-istri beliau—yang menjadi teladan bagi kaum muslimah,
وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلۡأُولَىٰۖ
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu.” (al-Ahzab: 33)
📝 Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah menjelaskan ayat ini dalam tafsirnya,
“Tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian, karena hal itu lebih selamat dan lebih menjaga kehormatan. Janganlah kalian sering keluar rumah dalam keadaan bersolek dan memakai wewangian sebagaimana halnya kebiasaan orang-orang jahiliah sebelum kedatangan Islam yang tidak memiliki ilmu dan agama. Sebab, semua hal itu akan menyeret ke dalam berbagai kejelekan dan sebabnya.”
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
✅ Allah azza wa jalla berfirman kepada Nabi-Nya dan istri-istri beliau—yang menjadi teladan bagi kaum muslimah,
وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلۡأُولَىٰۖ
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu.” (al-Ahzab: 33)
📝 Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah menjelaskan ayat ini dalam tafsirnya,
“Tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian, karena hal itu lebih selamat dan lebih menjaga kehormatan. Janganlah kalian sering keluar rumah dalam keadaan bersolek dan memakai wewangian sebagaimana halnya kebiasaan orang-orang jahiliah sebelum kedatangan Islam yang tidak memiliki ilmu dan agama. Sebab, semua hal itu akan menyeret ke dalam berbagai kejelekan dan sebabnya.”
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
⛔️ 📚 LARANGAN MENDEKATI PERBUATAN ZINA
✅ Allah azza wa jalla melarang berbagai hal yang menyeret manusia menuju zina,
وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًاۖ
“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (al-Isra: 32)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga melarang umatnya melakukan khalwat,
لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ
“Janganlah salah seorang di antara kalian berkhalwat dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya.” (Muttafaqun alaih, dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma)
📝 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan hadits di atas,
“Yang dimaksud adalah wanita yang bukan mahramnya, seperti anak perempuan bibi atau paman, atau yang tidak memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan Anda.
Jadi, berdua-duaan dengan wanita yang seperti ini hukumnya haram. Tidaklah seseorang lelaki ber-khalwat dengan perempuan kecuali setan akan menjadi pihak yang ketiga.
Bagaimana menurut Anda tentang orang yang ber-khalwat (berpacaran) yang disertai oleh setan? Sungguh, kita yakin keduanya akan menceburkan diri ke dalam kejelekan. Kita memohon perlindungan kepada Allah azza wa jalla.” (Syarh Riyadhish Shalihin, 4/167)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
✅ Allah azza wa jalla melarang berbagai hal yang menyeret manusia menuju zina,
وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًاۖ
“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (al-Isra: 32)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga melarang umatnya melakukan khalwat,
لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ
“Janganlah salah seorang di antara kalian berkhalwat dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya.” (Muttafaqun alaih, dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma)
📝 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan hadits di atas,
“Yang dimaksud adalah wanita yang bukan mahramnya, seperti anak perempuan bibi atau paman, atau yang tidak memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan Anda.
Jadi, berdua-duaan dengan wanita yang seperti ini hukumnya haram. Tidaklah seseorang lelaki ber-khalwat dengan perempuan kecuali setan akan menjadi pihak yang ketiga.
Bagaimana menurut Anda tentang orang yang ber-khalwat (berpacaran) yang disertai oleh setan? Sungguh, kita yakin keduanya akan menceburkan diri ke dalam kejelekan. Kita memohon perlindungan kepada Allah azza wa jalla.” (Syarh Riyadhish Shalihin, 4/167)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
❗️✌️🏼📚 DUA HAL YANG PALING BANYAK MENYEBABKAN MANUSIA MASUK NERAKA
⛔️ Kerusakan yang ditimbulkan oleh pergaulan bebas dan pacaran ialah merebaknya perzinaan. Padahal, Allah azza wa jalla dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam melarang semua itu sebagai bentuk kasih sayang kepada para hamba.
✅ Allah azza wa jalla menyebutkan salah satu sifat calon penghuni surga Firdaus,
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِفُرُوجِهِمۡ حَٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِهِمۡ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَإِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبۡتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡعَادُونَ ٧
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; karena sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (al-Mu'minun: 5—7)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ الْفَمُ وَالْفَرَجُ
“Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (HR. at-Tirmidzi)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
⛔️ Kerusakan yang ditimbulkan oleh pergaulan bebas dan pacaran ialah merebaknya perzinaan. Padahal, Allah azza wa jalla dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam melarang semua itu sebagai bentuk kasih sayang kepada para hamba.
✅ Allah azza wa jalla menyebutkan salah satu sifat calon penghuni surga Firdaus,
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِفُرُوجِهِمۡ حَٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِهِمۡ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَإِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبۡتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡعَادُونَ ٧
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; karena sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (al-Mu'minun: 5—7)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ الْفَمُ وَالْفَرَجُ
“Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (HR. at-Tirmidzi)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
✋🏻🚫JANGANLAH KESALAHAN YANG ENGKAU BELA !
🎙Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i rahimahullah berkata,
لا يجوز لك أن تخذل أخاك وتؤيد المبطلين فإن الله يقول حاكيا عن موسى:
[فلن أكون ظهيرا للمجرمين ]
قمع المعاند ٢٥٠
Tidak boleh bagimu membiarkan/tidak menolong saudaramu dan (justru) mendukung pihak yang bersalah, karena Allah berfirman mengkisahkan tentang nabi Musa (alaihissalam):
"maka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.” [Al Qashash: 17]
📔[Qam'ul Muanid 250]
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🎙Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i rahimahullah berkata,
لا يجوز لك أن تخذل أخاك وتؤيد المبطلين فإن الله يقول حاكيا عن موسى:
[فلن أكون ظهيرا للمجرمين ]
قمع المعاند ٢٥٠
Tidak boleh bagimu membiarkan/tidak menolong saudaramu dan (justru) mendukung pihak yang bersalah, karena Allah berfirman mengkisahkan tentang nabi Musa (alaihissalam):
"maka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.” [Al Qashash: 17]
📔[Qam'ul Muanid 250]
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
‼️📚 ZINA MENGHANCURKAN URUSAN AGAMA & DUNIA
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللهِ إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ الثَّيِّبُ الزَّانِي وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ
“Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah, kecuali dengan tiga sebab: zina muhshan, membunuh jiwa (qishash), dan yang meninggalkan agamanya, memisahkan diri dari jamaah.” (HR. Muslim)
📝 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,
“Hadits ini menyebutkan perbuatan zina beriringan dengan kekafiran dan membunuh jiwa, sebagaimana surah al-Furqan ayat 68. Beliau shallallahu alaihi wa sallam memulai dengan menyebutkan dosa yang paling banyak dilakukan, kemudian yang berikutnya. Jadi, zina adalah perbuatan dosa yang paling sering dilakukan daripada membunuh jiwa. Membunuh jiwa lebih sering dilakukan daripada kemurtadan.
Penyebutan perbuatan dosa dalam hadits ini dimulai dari yang besar menuju yang lebih besar lagi. Kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatan zina bertentangan dengan kepentingan umat manusia.
Ketika berbuat zina, seorang wanita telah memasukkan aib yang memalukan dalam keluarga, suami, dan kerabatnya. Dia menyebabkan kepala mereka tertunduk malu di hadapan masyarakatnya. Terlebih lagi apabila sampai hamil karena zina, lalu dia membunuh bayinya. Dia telah mengumpulkan dua macam dosa, yaitu zina dan membunuh jiwa.
Apabila dia mengaku bahwa hamilnya adalah karena suami, berarti dia menyisipkan anak hasil zina tersebut ke dalam keluarga suaminya, padahal anak tersebut bukan bagian dari mereka. Selanjutnya, anak tersebut akan mendapat warisan dari mereka padahal dia tidak berhak. Selain itu, anak tersebut akan melihat, bercampur, dan dinasabkan kepada keluarga suaminya, padahal sama sekali bukan bagian dari mereka.
Masih banyak lagi kerusakan lain yang disebabkan oleh perbuatan zina seorang wanita.
Jika lelaki yang berbuat zina, akan mengakibatkan tercampurnya nasab, merusak wanita yang sudah bersuami, dan menyebabkan kerusakan serta kebinasaan wanita yang dizinainya. Jadi, perbuatan dosa besar yang satu ini akan menghancurkan urusan dunia dan agama.” (ad-Da’ wad-Dawa’, hlm. 232)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللهِ إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ الثَّيِّبُ الزَّانِي وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ
“Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah, kecuali dengan tiga sebab: zina muhshan, membunuh jiwa (qishash), dan yang meninggalkan agamanya, memisahkan diri dari jamaah.” (HR. Muslim)
📝 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,
“Hadits ini menyebutkan perbuatan zina beriringan dengan kekafiran dan membunuh jiwa, sebagaimana surah al-Furqan ayat 68. Beliau shallallahu alaihi wa sallam memulai dengan menyebutkan dosa yang paling banyak dilakukan, kemudian yang berikutnya. Jadi, zina adalah perbuatan dosa yang paling sering dilakukan daripada membunuh jiwa. Membunuh jiwa lebih sering dilakukan daripada kemurtadan.
Penyebutan perbuatan dosa dalam hadits ini dimulai dari yang besar menuju yang lebih besar lagi. Kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatan zina bertentangan dengan kepentingan umat manusia.
Ketika berbuat zina, seorang wanita telah memasukkan aib yang memalukan dalam keluarga, suami, dan kerabatnya. Dia menyebabkan kepala mereka tertunduk malu di hadapan masyarakatnya. Terlebih lagi apabila sampai hamil karena zina, lalu dia membunuh bayinya. Dia telah mengumpulkan dua macam dosa, yaitu zina dan membunuh jiwa.
Apabila dia mengaku bahwa hamilnya adalah karena suami, berarti dia menyisipkan anak hasil zina tersebut ke dalam keluarga suaminya, padahal anak tersebut bukan bagian dari mereka. Selanjutnya, anak tersebut akan mendapat warisan dari mereka padahal dia tidak berhak. Selain itu, anak tersebut akan melihat, bercampur, dan dinasabkan kepada keluarga suaminya, padahal sama sekali bukan bagian dari mereka.
Masih banyak lagi kerusakan lain yang disebabkan oleh perbuatan zina seorang wanita.
Jika lelaki yang berbuat zina, akan mengakibatkan tercampurnya nasab, merusak wanita yang sudah bersuami, dan menyebabkan kerusakan serta kebinasaan wanita yang dizinainya. Jadi, perbuatan dosa besar yang satu ini akan menghancurkan urusan dunia dan agama.” (ad-Da’ wad-Dawa’, hlm. 232)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.