True Story
Bercerita lagi tentang kisah ayah saya, yang omset tokonya kian turun dan kini sudah go online. Beberapa hari yang lalu akhirnya ayah lulus ujian dari anaknya sendiri yang ganteng nan rupawan & suka mandi pakai sabun lifebuoy.
Yaitu menciptakan omset 100jt perbulan rutin tidak boleh turun selama berbulan - bulan.
Akhirnya tersampaikanlah... dan sesuai janji anaknya sekarang disuruh cepetan nikah ( bagus )
Sederhana
1. Riset Produk
Ayah saya paham betul dari A - Z produknya. Benar - benar tahu pasaran, harga, supply chain, sampai tahu kapan produknya akan laris.
Intinya paham riset produk. Banyak dropshipper atau reseller asal jualan, MERASA produknya bagus pas dijual ternyata konsumen kecewa.
2. Konsisten
Ayah saya full 100% belajar online. Awal - awal beliau upload 400 produk pakai handphone di marketplace, cek ricek harga kompetitor, naikin harga khusus barang - barang yang laku, dikasih diskon tambahan dari ekspedisi, atur stok barang dengan rapih, sampai tahap terakhir delegasi tugas ke karyawan.
Pagi - malam kerja keras sampai sekarang udah tinggal nikmatin hasil karena sudah buat sistem yang berjalan.
Anda? Masih suka males - malesan? Beli buku tapi ga praktek? Hati - hati, Anda bisa balik ke kehidupan Anda yang dulu kalau masih males - malesan.
3. Belajar terus
Saya ga peduli mau umur 11 tahun, 25 tahun, 35 tahun, 50 tahun. Gengsi belajar dari yang lebih muda atau apapun. Karena saya ga punya waktu untuk gengsi Anda yang mahal.
Semua orang terus bertumbuh & maju, orang bermental kaya fokus pada proses & hasil bukan gengsi.
Jadi saya benar - benar tidak peduli kalau Anda ga mau belajar & praktek. Karena itu bukan urusan saya, Anda sendiri yang akan rugi dan balik pada kebiasaan lama, males - malesan dan berharap sukses ada di depan mata #miris
Pastikan belajar. Kalau perlu belajar serius ikutlah Pasukan Alona, baik yang belajar secara online ataupun offline ( tanggal 27 november saya infokan )
Karena sukses butuh perjuangan, bukan berlomba - lomba nafsu untuk mendapatkan iphone 7 saja.
Share Ya !
Bercerita lagi tentang kisah ayah saya, yang omset tokonya kian turun dan kini sudah go online. Beberapa hari yang lalu akhirnya ayah lulus ujian dari anaknya sendiri yang ganteng nan rupawan & suka mandi pakai sabun lifebuoy.
Yaitu menciptakan omset 100jt perbulan rutin tidak boleh turun selama berbulan - bulan.
Akhirnya tersampaikanlah... dan sesuai janji anaknya sekarang disuruh cepetan nikah ( bagus )
Sederhana
1. Riset Produk
Ayah saya paham betul dari A - Z produknya. Benar - benar tahu pasaran, harga, supply chain, sampai tahu kapan produknya akan laris.
Intinya paham riset produk. Banyak dropshipper atau reseller asal jualan, MERASA produknya bagus pas dijual ternyata konsumen kecewa.
2. Konsisten
Ayah saya full 100% belajar online. Awal - awal beliau upload 400 produk pakai handphone di marketplace, cek ricek harga kompetitor, naikin harga khusus barang - barang yang laku, dikasih diskon tambahan dari ekspedisi, atur stok barang dengan rapih, sampai tahap terakhir delegasi tugas ke karyawan.
Pagi - malam kerja keras sampai sekarang udah tinggal nikmatin hasil karena sudah buat sistem yang berjalan.
Anda? Masih suka males - malesan? Beli buku tapi ga praktek? Hati - hati, Anda bisa balik ke kehidupan Anda yang dulu kalau masih males - malesan.
3. Belajar terus
Saya ga peduli mau umur 11 tahun, 25 tahun, 35 tahun, 50 tahun. Gengsi belajar dari yang lebih muda atau apapun. Karena saya ga punya waktu untuk gengsi Anda yang mahal.
Semua orang terus bertumbuh & maju, orang bermental kaya fokus pada proses & hasil bukan gengsi.
Jadi saya benar - benar tidak peduli kalau Anda ga mau belajar & praktek. Karena itu bukan urusan saya, Anda sendiri yang akan rugi dan balik pada kebiasaan lama, males - malesan dan berharap sukses ada di depan mata #miris
Pastikan belajar. Kalau perlu belajar serius ikutlah Pasukan Alona, baik yang belajar secara online ataupun offline ( tanggal 27 november saya infokan )
Karena sukses butuh perjuangan, bukan berlomba - lomba nafsu untuk mendapatkan iphone 7 saja.
Share Ya !
Setelah Saya perhatikan, banyak pesan masuk yang Saya terima tentang kesulitan melakukan closing kepada customer pada saat chating,
sebenarnya closing itu bisa dengan mudah terjadi jika kita tahu cara memicu orang untuk segera transfer,
1. Buat Mereka Kepepet
Dalam banyak hal, manusia akan msangat cepat bergerak ketika dirinya dalam kondisi kepepet, begitu juga dalam hal penjualan.
Saya sering kali mengalami, banyak orang transfer saat penjualan produk di waktu injury time, entah waktu promo akan habis, ataupun saat produk tersisa sedikit lagi.
Dalam banyak hal, manusia akan msangat cepat bergerak ketika dirinya dalam kondisi kepepet, begitu juga dalam hal penjualan.
Saya sering kali mengalami, banyak orang transfer saat penjualan produk di waktu injury time, entah waktu promo akan habis, ataupun saat produk tersisa sedikit lagi.
- "wah sayang banget kalo transfernya nanti sore, karena kita lagi ada diskon 15% untuk yang transfer sebelum jam 1 kak"
- "Kebetulan untuk produk yang A, tinggal sisa 2pcs aja kak, jadi siapa cepat dia dapat ya"
- "Kebetulan untuk produk yang A, tinggal sisa 2pcs aja kak, jadi siapa cepat dia dapat ya"
Anda bisa memodifikasi kalimat jawaban sendiri, yang intinya buat calon customer Anda menyesal jika tidak transfer saat itu juga.
2. Berikan BONUS
BONUS merupakan daya tarik yang luar biasa untuk membius calon customer, Anda bisa membeli barang dengan harga grosir di marketplace untuk kemudian Anda berikan sebagai BONUS dengan menuliskan "BONUS senilai Rp. xxxx"
BONUS merupakan daya tarik yang luar biasa untuk membius calon customer, Anda bisa membeli barang dengan harga grosir di marketplace untuk kemudian Anda berikan sebagai BONUS dengan menuliskan "BONUS senilai Rp. xxxx"
Cara ini masih efektif untuk menarik minat calon customer.
Anda juga bisa memberikan BONUS bukan produk, yang memiliki value lebih dari apa yang harus mereka bayar.
Anda juga bisa memberikan BONUS bukan produk, yang memiliki value lebih dari apa yang harus mereka bayar.
3. Terlihat Murah
Dalam beberapa hal, alasan pembeli adalah pada masalah harga. Jika cara pertama dan kedua tidak mempan, maka Anda bisa membuat produk Anda terlihat murah,
Misalkan Anda menjual cream pemutih seharga 300ribu. Anda bisa membujuk calon pembeli dengan kata seperti ini:
Dalam beberapa hal, alasan pembeli adalah pada masalah harga. Jika cara pertama dan kedua tidak mempan, maka Anda bisa membuat produk Anda terlihat murah,
Misalkan Anda menjual cream pemutih seharga 300ribu. Anda bisa membujuk calon pembeli dengan kata seperti ini:
"Cream ini bisa dipakai 30 hari lho sis, jadi kalo diitung2, sehari kamu cuma keluarin uang 10ribu biar tambah disayang suami"
Anda bisa menerapkan dalam barang apapun, bisa jasa ataupun produk. Anda bisa memecah dalam harian, mingguan, atau bulanan agar harga terlihat murah.
4. DISKON
Kalo masalah DISKON ini kayanya Saya ga perlu jelasin panjang lebar deh, karena siapapun orangnya akan tergiur dengan DISKON atau HARGA CORET. Kita bisa lihat antrian Jco mendadak sangat panjang saat ada diskon 50%,
mendadak banyak orang rebutan saat ada sepatu diskon besar-besaran. Anda hanya perlu siapkan gambar promosi berupa diskon, lalu digabungkan dengan trik kepepet, maka customer akan antri,
Kalo masalah DISKON ini kayanya Saya ga perlu jelasin panjang lebar deh, karena siapapun orangnya akan tergiur dengan DISKON atau HARGA CORET. Kita bisa lihat antrian Jco mendadak sangat panjang saat ada diskon 50%,
mendadak banyak orang rebutan saat ada sepatu diskon besar-besaran. Anda hanya perlu siapkan gambar promosi berupa diskon, lalu digabungkan dengan trik kepepet, maka customer akan antri,
tapi ingat, jangan terlalu sering mendiskon produk Anda, karena customer bisa jenuh dan akan selalu menunggu diskon
5. GARANSI
Banyak orang yang tidak terlalu mencari harga murah, tapi mereka mencari rasa aman. Saat orang mencari rasa aman, mereka tidak peduli dengan masalah harga, kita bisa lihat harga iphone di ibox dengan harga iphone bergaransi distributor pasti berbeda harganya,
Banyak orang yang tidak terlalu mencari harga murah, tapi mereka mencari rasa aman. Saat orang mencari rasa aman, mereka tidak peduli dengan masalah harga, kita bisa lihat harga iphone di ibox dengan harga iphone bergaransi distributor pasti berbeda harganya,
tapi masih banyak orang yang memilih beli di ibox karena merasa lebih aman. Anda bisa berikan garansi untuk produk Anda agar calon customer merasa aman dan nyaman.
Dalam dunia online, karena kita tidak bertemu langsung dengan calon pembeli, maka wajib hukumnya untuk membangun kepercayaan calon pembeli dengan cara mendetailkan foto atau deskripsi produk yang kita jual, baik produk fisik, digital ataupun jasa.
Ada 5 hal yang wajib Anda perhatikan untuk membuat deskripsi produk yang menjual:
1. Tulis Sesuai Target Market Anda
Seperti yang kita tahu, berbeda generasi akan berbeda juga dalam berbahasa, secara simplenya, kids jaman now akan menggunakan perbendaharaan kata yang berbeda dengan kids jaman old hehehe...
Jadi sesuaikanlah deskripsi produk Anda dengan market Anda, karena dengan bahasa yang serupa, secara tidak langsung akan membangun kenyamanan di alam bawah sadar mereka.
2. Jawab Sebelum Ditanya
Buatlah dengan detail keterangan produk Anda sejelas-jelasnya untuk meminimalisir pertanyaan yang muncul pada benak calon pembeli,
jika Anda sudah lama berjualan di produk yang sama, buatlah FAQ (frequently asked question) pada deskripsi produk Anda.
3.ATM Deskripsi Kompetitor
ATM adalah kepanjangan dari amati, tiru & modifikasi, jadi jika Anda adalah pemain baru, intiplah deskripsi produk kompetitor Anda yang sudah terbukti laris.
Jika di marketplace Anda bisa lihat pada list "produk terlaris", Cukup dengan melihat deskripsi kompetitor dan modifikasi, kemudian pasang di deskripsi produk Anda.
4. Optimasi Deskripsi untuk Mesin Pencari
Jika bermain di marketplace atau toko online, Anda bisa optimasi dengan melihat kata kunci yang berkaitan dengan produk Anda di ubersuggest.io. Masukan kata kunci yang berkaitan dengan produk Anda pada kolom deskripsi.
Hal ini akan memudahkan calon pembeli dalam menemukan produk Anda
5. Ajukan Promosi
Dalam deskripsi, sertakan kata promosi yang membuat calon pembeli segera bergerak untuk order produk Anda, bisa dengan Diskon, Free ongkir, Bonus, dan lain sebagainya dengan waktu yang ditentukan
Semoga Bermanfaat
Ada 5 hal yang wajib Anda perhatikan untuk membuat deskripsi produk yang menjual:
1. Tulis Sesuai Target Market Anda
Seperti yang kita tahu, berbeda generasi akan berbeda juga dalam berbahasa, secara simplenya, kids jaman now akan menggunakan perbendaharaan kata yang berbeda dengan kids jaman old hehehe...
Jadi sesuaikanlah deskripsi produk Anda dengan market Anda, karena dengan bahasa yang serupa, secara tidak langsung akan membangun kenyamanan di alam bawah sadar mereka.
2. Jawab Sebelum Ditanya
Buatlah dengan detail keterangan produk Anda sejelas-jelasnya untuk meminimalisir pertanyaan yang muncul pada benak calon pembeli,
jika Anda sudah lama berjualan di produk yang sama, buatlah FAQ (frequently asked question) pada deskripsi produk Anda.
3.ATM Deskripsi Kompetitor
ATM adalah kepanjangan dari amati, tiru & modifikasi, jadi jika Anda adalah pemain baru, intiplah deskripsi produk kompetitor Anda yang sudah terbukti laris.
Jika di marketplace Anda bisa lihat pada list "produk terlaris", Cukup dengan melihat deskripsi kompetitor dan modifikasi, kemudian pasang di deskripsi produk Anda.
4. Optimasi Deskripsi untuk Mesin Pencari
Jika bermain di marketplace atau toko online, Anda bisa optimasi dengan melihat kata kunci yang berkaitan dengan produk Anda di ubersuggest.io. Masukan kata kunci yang berkaitan dengan produk Anda pada kolom deskripsi.
Hal ini akan memudahkan calon pembeli dalam menemukan produk Anda
5. Ajukan Promosi
Dalam deskripsi, sertakan kata promosi yang membuat calon pembeli segera bergerak untuk order produk Anda, bisa dengan Diskon, Free ongkir, Bonus, dan lain sebagainya dengan waktu yang ditentukan
Semoga Bermanfaat