Rico Huang
27.8K subscribers
1.27K photos
7 videos
1 file
941 links
Building Cuerpo with gratitude & grit
Download Telegram
Jualan Indomie Punya 3500 Karyawan ! Kok bisa?!
Share ke teman - teman dulu baru nonton ya, terima kasih
Belum lama ini ada momen harbolnas (hari belanja online nasional), banyak marketplace atau onlineshop menggunakan momen tersebut sebagai ajang diskon besar-besaran untuk melariskan produk, dan terbukti memang banyak transaksi di dalamnya.
Jika diskon dilakukan hanya pada momeen tertentu, sangat bagus efeknya, asalkan jangan terlalu sering dilakukan.
Jika kita sebagai penjual menerapkan diskon sebagai satu-satunya senjata yang dilakukan berulang-ulang, maka market akan selalu menunggu diskon tiap kesempatan.
Melihat fenomena boomingnya bisnis online saat ini, membuat Saya sedikit sedih saat melihat banyak penjual yang membanting harga semurah-murahnya demi mendapatkan pembeli,
padahal dalam banting-bantingan harga, tidak akan ada yang menang, perlahan mereka akan mati berjamaah.
Mengapa demikian? karena mengambil profit terlalu kecil, dan hanya berfokus pada omset, padahal omset besar tapi profit tipis adalah salah satu jalan bunuh diri.
Bukan tanpa alasan, dengan tipisnya profit yang diambil, jika tidak bermain pada kuantitas besar, maka hanya akan habis untuk menutup biaya operasional.
Untuk Anda yang sudah terjun di dunia penjualan dan berniat membanting harga, perlu dipahami, tidak semua orang mencari harga murah.
Banyak orang yang mencari keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi, Karena 80% closing terjadi karena emosional, 20% nya karena logika,
masalah harga mereka tidak terlalu pengaruh, asalkan produk yang sampai pada konsumen memiliki nilai yang sesuai dengan apa yang dibayarkan, atau memiliki value lebih.
Anda bisa memberikan rasa aman karena Anda memang expert di produk tersebut atau memberikan garansi,
bisa juga memberikan rasa nyaman dengan memberikan bonus yang memiliki value lebih dari apa yang dibayarkan.
Terkadang berjualan itu seperti melakukan pendekatan kepada wanita, 80% wanita bisa luluh karena rasa nyaman, masalah fisik itu tidak terlalu berperan.
Jika kita mahir membuat calon customer nyaman, maka tingkat closing dan repeat order akan semakin besar.
Semoga bermanfaat, share ya!
Hari ini saya menginjak usia 22 tahun. Selama 22 tahun, banyak perubahan yang terjadi dalam hidup saya.

(4 tahun) yang lalu saya drop out dari kampus dengan IP paling memalukan & diremehkan orang. Banyak yang mencibir dan bilang " mau jadi apa lu sekarang? "

Jalan beberapa bulan usaha buzzer twitter saya mengalami kerugian 50jt-an beserta jutaan followers dari total 8 akun twitter & bisnis mie ayam saya tutup dalam 4 hari rugi 15jt-an.

Dulu saya bisa buat trending topic & bantu teman - teman olshop naikin followers & orderannya di twitter. Mie ayam? Rasanya ga enak tapi dipaksa buka.

(3 tahun) lalu 40% karyawan saya pecat karena ketahuan mengambil barang dagang yang cashflownya megap - megap.

Saya ga ngerti ilmu pergudangan, sehingga banyak karyawan yang jadi maling ngambil - ngambilin barang.

(2 tahun) yang lalu saya harus menutup bisnis aksesoris hp online saya yang omsetnya sekitar 9 - 10 milyar pertahun karena tidak bisa ngontrol deadstok & masuk pada bisnis model price war.

Kian hari saya belajar & tidak menyerah. Disaat sebagian pengusaha baru punya masalah dikit sudah nyerah.

Saya memilih untuk terus berjuang. Alhasil? Saya bisa merasakan kebebasan waktu & finansial waktu demi waktu.

Ini bukan hari yang special bagi saya saat berulang tahun, mungkin hanya sebagai flashback apa yang sudah saya capai & syukuri.

Terutama untuk kedua orang tua saya, mereka bisa hidup lebih baik sekarang.

Makin hari saya bisnis, makin terasah mental saya, dulu rugi dikit aja sakit, sekarang rugi ratusan juta juga santai aja karena saya bisa sukses karena belajar dari kegagalan saya juga.

Intinya sabar, terus berjuang, dan belajar terus ! Sampai saat ini saya belajar terus, ada masalah ga baper tapi diselesaikan.

Jangan seperti sebagian orang yang bilang mau jadi pengusaha tapi mentalnya mudah loyo. Sukses butuh perjuangan, jauhi gengsi & tetap semangat.

Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membuat diri kita sukses ! .

Semoga Bermanfaat
Share Ya !
Perkembangan digital sangatlah pesat dan tak terduga, jika dulu Saya perlu waktu untuk jalan kaki ke pangkalan ojek atau menyetop taksi, sekarang hanya dari genggaman saya sudah bisa dijemput ojek / taksi online.
Jika dulu telpon dan sms mahal, sekarang video call pun sudah sangat murah dengan paket data, jarak dan waktu sudah bukan menjadi kendala, karena meeting pun bisa online tanpa harus tatap muka.
Tapi dari banyaknya kemudahan saat ini, banyak bermunculan "kids jaman now" menjadi korban digital communication yang minim adab dan etika.