Ippho Santosa - ipphoright
22.9K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Kali kedua saya datang ke sini, #RajaAmpat.

Lautnya biru kehijauan. Sepiiiii, serasa private island, hehehe...

Berhubung dulu saya dan istri nggak pacaran, yah sekarang-lah pacarannya...

Yang belum menikah, semoga segera menikah ya. Syukur-syukur tanpa pacaran...

Saya turut mendoakan...
Anda suka travelling?

Travelling, tak harus jauh-jauh, tak harus mahal-mahal. Mulai saja dari yang terdekat, menurut saya. Minimal sekali setahun, menurut Dalai Lama. Dan jalan-jalan itu mengasah otak kanan, menurut Daniel Pink. Bukankah itu akhirnya membuat kita refresh?

Btw, jangan mudah terlena, terpana, dan terpesona dengan iklan pariwisata negeri-negeri tetangga. Mereka itu pinter marketing. Percaya saya deh, Indonesia jauuuuuh lebih indah. Wong dunia saja sudah mengakui.

Dalam menyikapi berbagai urusan, saya membaginya menjadi lima urutan, yaitu 5F alias Faith, Family, Friends, Finance, dan Fun. Memang, jalan-jalan adalah bagian dari Fun yang merupakan urutan terakhir.

Tapi jangan salah, kalau ini diabaikan, lama-lama pikiran kita bisa sumpek dan mengganggu F yang lain. Kata orang, akibat kurang piknik. Hehe. Maka, ada baiknya unsur Fun ini turut diperhatikan.

Snorkling adalah salah satu agenda saya ketika travelling. Selagi masih mungkin.

Mungkin Anda tahu, saya ini penggemar snorkling. Menikmati ciptaan Allah, mulai dari ikan-ikan sampai ke karang-karang. Bukan main indahnya. Pernah snorkling di Sabang (Aceh), Bunaken, Lombok, Bali, dan #RajaAmpat. Di Australia juga pernah. Alhamdulillah.

Menurut saya, masing-masing menyimpan pesona tersendiri.

Nah, snorkling minggu ini rada beda. Apa bedanya? Rame-rame, bareng mitra-mitra. Ya, kami belajar bareng, jualan bareng, berjuang bareng, liburan bareng, mudah-mudahan nanti masuk surga juga bareng. Aamiin.

Akhirnya, sempatkan jalan-jalan. Happy travelling. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Sudah fitrahnya, manusia itu suka bertemu dengan manusia lainnya. Ingat, dalam setiap pertemuan tersimpan keberkahan, kesehatan, juga peluang-peluang.

Itulah yang saya alami.

Senang sekali, selama ini saya ditakdirkan bertemu dan #bermitra dengan banyak orang. Di keseharian, saya berusaha membimbing mereka, terutama dalam memulai dan membesarkan bisnis.

Alhamdulillah, walaupun ilmu yang saya berikan cuma sedikit, tapi mereka menerapkannya dengan sungguh-sungguh. Berhasil juga jadinya. Saya menyebutnya, mitra-mitra istimewa. Berprestasi.

Terus, mereka yang berprestasi ini saya traktir ke #RajaAmpat. Saya temani mereka 2 malam 3 hari. Alhamdulillah. Mereka senang, saya lebih senang. Mereka bangga, saya lebih bangga.

Terima kasih ya Allah atas segala karunia ini. Semoga membuat kami tambah bersyukur dan tambah tawadhu. Aamiin. Amat merugi kalau diberi nikmat, kita malah lalai dan kufur.

Kembali soal mitra-mitra. Kami belajar bareng, jualan bareng, berjuang bareng, liburan bareng, snorkling bareng, mudah-mudahan nanti masuk surga juga bareng. Aamiin.

Saya harap teman-teman juga begitu dengan mitra-mitranya.
Pasir Timbul, salah satu spot menggemaskan di #RajaAmpat. Serasa private island
Sesuatu yang berat bukan berarti harus kita hindari. Terkadang harus kita hadapi.

Hidup adalah perjuangan. Berat? Mungkin. Tapi menariknya kita bisa memilih tim sehingga perjuangan tadi tidaklah terlalu berat. Bahkan insya Allah ada masa senang-senangnya.

Alhamdulillah, 3x saya ke #RajaAmpat, 2x bareng mitra-mitra. Ya, mereka adalah orang-orang pilihan dari berbagai penjuru Indonesia. Saya bangga sekali bisa bertemu dan bermitra dengan mereka.

Perjalanan begitu nyaman.

3x saya ke Raja Ampat, baru kali ini saya merasa hempasan ombaknya bener-bener minim. Begitu kami kelar foto-foto dan snorkling, barulah hujan turun, seolah-olah membasuh air laut di tubuh kami. Alhamdulillah.

Btw, kami menjalankan bisnis British Propolis. Alhamdulillah, di sini kita semua saling mendukung dan saling mendoakan. Hampir setiap hari mereka (mitra-mitra) mendapat bimbingan dari pusat. Dan mereka sungguh-sungguh belajarnya.

Tak heran banyak yang sukses.

Menurut data, negara-negara maju memiliki #wirausaha di atas 14%. Kita (Indonesia) sekarang ini angkanya masih 3,01%. Belum ideal memang. Oleh karena itu, pemerintah sangat mendorong lahirnya pengusaha untuk turut membantu pembangunan negara.

Banyak orang yang akhirnya punya usaha dan sukses usahanya setelah dipertemukan dengan British Propolis. Apalagi modalnya sangat terjangkau. Memang sengaja saya rancang begitu agar bisa membantu banyak orang.

Satu lagi. Teman-teman tidak harus bermitra dengan saya. Bisnis-bisnis yang lain juga bagus. Yang penting, legal dan halal. Pastikan saja mentor-nya ada dan ekosistem-nya membuat kita bertumbuh. Semoga berkah berlimpah.