Saya penasaran, berapa persentase dari follower di sini yang bekerja dan berbisnis.
Teman-teman tolong jawab di IG ini ya. Apakah teman-teman bekerja atau berbisnis?
https://www.instagram.com/p/BnVzgt7AQ0a/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=3y7ormu553sb
Teman-teman tolong jawab di IG ini ya. Apakah teman-teman bekerja atau berbisnis?
https://www.instagram.com/p/BnVzgt7AQ0a/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=3y7ormu553sb
Instagram
IPPHO SANTOSA - Motivator
Bingung mau usaha apa? Saran saya, nggak harus produksi sendiri. Setidaknya, untuk tahap awal... Kita bisa memulai usaha dengan 'menjual' dan 'menjualkan'. Produk bisa dari mana saja. Cara ini relatif mudah dan cost-nya rendah... Itulah yang saya lakukan…
Selama 5 tahun terakhir, dunia entrepreneurship berkembang begitu pesat.
Tapi masih ada yang bingung mau usaha apa. Saran saya, nggak harus produksi sendiri. Setidaknya, untuk tahap awal. Kita bisa mulai dengan 'menjual' dan 'menjualkan'. Vendor dan produk bisa dari mana saja. Cara ini relatif mudah dan cost-nya relatif rendah.
Itulah yang saya lakukan bersama mitra-mitra, alhamdulillah. Setahu saya, itu pula yang dilakukan oleh Nabi Muhammad, yaitu menjual' dan 'menjualkan'. Bukan mustahil beliau seorang reseller atau sejenisnya.
Sejauh ini, banyak sekali yang japri ke ponsel saya, mengeluh soal income (penghasilan). Keluhan mereka, "Pendapatan saya nggak seberapa. Sementara, kebutuhan hidup dan tagihan nggak putus-putus. Ada terus."
Saya pun menyarankan mereka untuk berhemat. Walaupun tidak mudah, mereka berusaha mencoba. Tapi, tetap saja keteteran. Nggak ada pilihan lain, lalu saya menganjurkan mereka untuk berbisnis. Kecil-kecilan dulu. Mulai dari 'menjual' dan 'menjualkan'.
"Bisnis yang bagus, cirinya apa saja?" Kembali mereka bertanya. Saya bilang, perhatikan baik-baik margin-nya dan repeat order-nya. Pastikan oke. Ya, keberlangsungan sebuah bisnis sangat ditentukan oleh repeat order.
Satu lagi. Ada mentor-nya. Pastikan teruji kejujurannya, pastikan teruji kemampuannya. Dalam learning, mentor itu peredam risiko. Penting sekali. Kalau coba-coba sendiri, yah bisa juga. Tapi lebih lama dan lebih berisiko.
Terus, ada juga yang nanya, apa saya bisa jadi #MitraMasIppho ? Saya jawab, yah bisa. Tapi harus tahan banting. Cara-cara yang saya pakai relatif keras. Nggak semua orang suka, hehehe. Contoh kecil saja, mereka yang mengaku mau belajar bisnis sama saya tapi datangnya telat, sering saya suruh pulang.
Tapi ada senang-senangnya juga. Saat senggang, saya dan mitra-mitra pergi travelling. Kadang dalam negeri, kadang luar negeri. Alhamdulillah. Ini bagian dari kebersamaan. Saya sangat mensyukuri moment-moment seperti itu.
Pada akhirnya, saya berharap teman-teman semua bisa sukses besar jadi pengusaha, entah bermitra dengan saya atau tidak. Sekali lagi, sukses besar. Aamiin. Sekiranya masih bekerja, itu pun tak masalah. Alokasikan gajinya untuk membeli properti dan emas. Insya Allah bagus juga hasilnya.
Semoga berkah berlimpah.
Tapi masih ada yang bingung mau usaha apa. Saran saya, nggak harus produksi sendiri. Setidaknya, untuk tahap awal. Kita bisa mulai dengan 'menjual' dan 'menjualkan'. Vendor dan produk bisa dari mana saja. Cara ini relatif mudah dan cost-nya relatif rendah.
Itulah yang saya lakukan bersama mitra-mitra, alhamdulillah. Setahu saya, itu pula yang dilakukan oleh Nabi Muhammad, yaitu menjual' dan 'menjualkan'. Bukan mustahil beliau seorang reseller atau sejenisnya.
Sejauh ini, banyak sekali yang japri ke ponsel saya, mengeluh soal income (penghasilan). Keluhan mereka, "Pendapatan saya nggak seberapa. Sementara, kebutuhan hidup dan tagihan nggak putus-putus. Ada terus."
Saya pun menyarankan mereka untuk berhemat. Walaupun tidak mudah, mereka berusaha mencoba. Tapi, tetap saja keteteran. Nggak ada pilihan lain, lalu saya menganjurkan mereka untuk berbisnis. Kecil-kecilan dulu. Mulai dari 'menjual' dan 'menjualkan'.
"Bisnis yang bagus, cirinya apa saja?" Kembali mereka bertanya. Saya bilang, perhatikan baik-baik margin-nya dan repeat order-nya. Pastikan oke. Ya, keberlangsungan sebuah bisnis sangat ditentukan oleh repeat order.
Satu lagi. Ada mentor-nya. Pastikan teruji kejujurannya, pastikan teruji kemampuannya. Dalam learning, mentor itu peredam risiko. Penting sekali. Kalau coba-coba sendiri, yah bisa juga. Tapi lebih lama dan lebih berisiko.
Terus, ada juga yang nanya, apa saya bisa jadi #MitraMasIppho ? Saya jawab, yah bisa. Tapi harus tahan banting. Cara-cara yang saya pakai relatif keras. Nggak semua orang suka, hehehe. Contoh kecil saja, mereka yang mengaku mau belajar bisnis sama saya tapi datangnya telat, sering saya suruh pulang.
Tapi ada senang-senangnya juga. Saat senggang, saya dan mitra-mitra pergi travelling. Kadang dalam negeri, kadang luar negeri. Alhamdulillah. Ini bagian dari kebersamaan. Saya sangat mensyukuri moment-moment seperti itu.
Pada akhirnya, saya berharap teman-teman semua bisa sukses besar jadi pengusaha, entah bermitra dengan saya atau tidak. Sekali lagi, sukses besar. Aamiin. Sekiranya masih bekerja, itu pun tak masalah. Alokasikan gajinya untuk membeli properti dan emas. Insya Allah bagus juga hasilnya.
Semoga berkah berlimpah.
Ada empat fungsi (department) dalam sebuah bisnis, menurut Robert Kiyosaki. Apa saja? Sebentar lagi kita bahas.
Sejauh ini, masih ada yang bingung mau bisnis apa. Saran saya, nggak harus produksi sendiri. Setidaknya, untuk tahap awal. Kita bisa mulai dengan 'menjual' dan 'menjualkan'. Vendor dan produk bisa dari mana saja. Cara ini relatif mudah dan cost-nya relatif rendah.
Itulah yang saya lakukan bersama mitra-mitra, alhamdulillah. Setahu saya, itu pula yang dilakukan oleh Nabi Muhammad, yaitu 'menjual' dan 'menjualkan'. Bukan mustahil beliau seorang reseller atau sejenisnya.
Setidaknya, ada empat fungsi dalam bisnis. Produksi, keuangan, SDM, dan marketing. Sebagai pemula, Anda tidak harus menguasai semuanya. Cukup salah satunya saja. Misal, marketing.
Sejauh ini, banyak sekali yang japri ke ponsel saya, bertanya soal bisnis, "Apa saja ciri bisnis yang bagus?" Saya bilang, perhatikan baik-baik margin-nya dan repeat order-nya. Pastikan kedua-duanya oke. Ya, keberlangsungan sebuah bisnis sangat ditentukan oleh margin dan repeat order.
Satu lagi. Ada mentor-nya. Pastikan teruji kejujurannya, pastikan teruji kemampuannya. Dalam learning, mentor itu peredam risiko. Penting sekali. Kalau coba-coba sendiri, yah bisa juga. Tapi lebih lama dan lebih berisiko.
Terus, ada juga yang nanya, apa saya bisa jadi #MitraMasIppho ? Saya jawab, yah bisa. Yang mau bermitra dengan saya, silakan WA ke 0812-8777-7100. Anda cukup menyiapkan sedikit modal dan mulai memasarkan (marketing).
Kerumitan-kerumitan yang lain (produksi, keuangan, dan SDM), biar saya yang handle. Kesempatan bermitra ini terbuka sampai 2 Oktober. Tapi bagi mereka yang take action lebih awal, sampai 28 September, saya kasih bonus-bonus.
Pada akhirnya, saya berharap teman-teman semua bisa sukses besar jadi pengusaha, entah bermitra dengan saya atau tidak. Sekali lagi, sukses besar. Aamiin. Saling mendoakan ya. Semoga berkah berlimpah.
Sejauh ini, masih ada yang bingung mau bisnis apa. Saran saya, nggak harus produksi sendiri. Setidaknya, untuk tahap awal. Kita bisa mulai dengan 'menjual' dan 'menjualkan'. Vendor dan produk bisa dari mana saja. Cara ini relatif mudah dan cost-nya relatif rendah.
Itulah yang saya lakukan bersama mitra-mitra, alhamdulillah. Setahu saya, itu pula yang dilakukan oleh Nabi Muhammad, yaitu 'menjual' dan 'menjualkan'. Bukan mustahil beliau seorang reseller atau sejenisnya.
Setidaknya, ada empat fungsi dalam bisnis. Produksi, keuangan, SDM, dan marketing. Sebagai pemula, Anda tidak harus menguasai semuanya. Cukup salah satunya saja. Misal, marketing.
Sejauh ini, banyak sekali yang japri ke ponsel saya, bertanya soal bisnis, "Apa saja ciri bisnis yang bagus?" Saya bilang, perhatikan baik-baik margin-nya dan repeat order-nya. Pastikan kedua-duanya oke. Ya, keberlangsungan sebuah bisnis sangat ditentukan oleh margin dan repeat order.
Satu lagi. Ada mentor-nya. Pastikan teruji kejujurannya, pastikan teruji kemampuannya. Dalam learning, mentor itu peredam risiko. Penting sekali. Kalau coba-coba sendiri, yah bisa juga. Tapi lebih lama dan lebih berisiko.
Terus, ada juga yang nanya, apa saya bisa jadi #MitraMasIppho ? Saya jawab, yah bisa. Yang mau bermitra dengan saya, silakan WA ke 0812-8777-7100. Anda cukup menyiapkan sedikit modal dan mulai memasarkan (marketing).
Kerumitan-kerumitan yang lain (produksi, keuangan, dan SDM), biar saya yang handle. Kesempatan bermitra ini terbuka sampai 2 Oktober. Tapi bagi mereka yang take action lebih awal, sampai 28 September, saya kasih bonus-bonus.
Pada akhirnya, saya berharap teman-teman semua bisa sukses besar jadi pengusaha, entah bermitra dengan saya atau tidak. Sekali lagi, sukses besar. Aamiin. Saling mendoakan ya. Semoga berkah berlimpah.