Selama bertahun-tahun, alhamdulillah, bangsa Indonesia termasuk dalam 10 negara paling dermawan sedunia. Dan prestasi membanggakan ini semakin terlihat ketika terjadi bencana. Contoh yang terdekat adalah ketika banjir yang melanda Jakarta juga kota-kota lainnya.
Ketika bencana, biasanya kita rame-rame bersedekah. Itu sih sudah bagus. Bagian dari empati dan solidaritas. Tapi, sekarang coba dibalik. Kita rame-rame bersedekah, maka mudah-mudahan kita terhindar dari #bencana. Bukankah sedekah itu menolak bala?
Kalau secara pribadi kita rajin bersedekah, mudah-mudahan kita terhindar dari tabrakan, kerugian, atau sakit. Nah, kalau secara kolektif kita rajin bersedekah, tentunya manfaatnya akan lebih besar lagi. Bukan pada pribadi A atau B saja.
Banjir. Jelas, ini teguran keras buat seluruh rakyat Indonesia. Bukan kota tertentu saja. Seringkali kita yang mengundang bencana. Ya, mengundang bencana. Kok bisa? Yah, bisa. Karena perilaku harian kita, misalnya merusak alam, nyampah sembarangan, menyepelekan selokan, takabur, maksiat, dan lain-lain.
Kita sama-sama tahu #JakartaBanjir. Demikian juga daerah-daerah lainnya. Mari kita bantu para pengungsi (untuk pembelian makanan, selimut, obat, dll). Transfer berapa saja kd BNI Syariah 66-0000-1000 an Aksi Cepat Tanggap. Ini rekening khusus, tidak perlu SMS konfirmasi.
Setidaknya bantu doa dan share tulisan ini ke teman-teman kita. Saatnya aksi nyata. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Ketika bencana, biasanya kita rame-rame bersedekah. Itu sih sudah bagus. Bagian dari empati dan solidaritas. Tapi, sekarang coba dibalik. Kita rame-rame bersedekah, maka mudah-mudahan kita terhindar dari #bencana. Bukankah sedekah itu menolak bala?
Kalau secara pribadi kita rajin bersedekah, mudah-mudahan kita terhindar dari tabrakan, kerugian, atau sakit. Nah, kalau secara kolektif kita rajin bersedekah, tentunya manfaatnya akan lebih besar lagi. Bukan pada pribadi A atau B saja.
Banjir. Jelas, ini teguran keras buat seluruh rakyat Indonesia. Bukan kota tertentu saja. Seringkali kita yang mengundang bencana. Ya, mengundang bencana. Kok bisa? Yah, bisa. Karena perilaku harian kita, misalnya merusak alam, nyampah sembarangan, menyepelekan selokan, takabur, maksiat, dan lain-lain.
Kita sama-sama tahu #JakartaBanjir. Demikian juga daerah-daerah lainnya. Mari kita bantu para pengungsi (untuk pembelian makanan, selimut, obat, dll). Transfer berapa saja kd BNI Syariah 66-0000-1000 an Aksi Cepat Tanggap. Ini rekening khusus, tidak perlu SMS konfirmasi.
Setidaknya bantu doa dan share tulisan ini ke teman-teman kita. Saatnya aksi nyata. Sekian dari saya, Ippho Santosa.