Saya sering sekali bagi-bagi e-book gratis. Boleh dong kali ini dijual. Ridha ya? Toh harganya nggak seberapa kalau dibandingkan dengan manfaatnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan perubahan nasib Anda nantinya. Minat?
Tak selamanya hadiah berbungkus indah, kadang bentuknya masalah. Namun kalau kita tabah, kelak kita akan menemukan isinya, penuh hikmah dan penuh berkah. Masya Allah, indah!
Ketika ayah saya meninggal tahun 1999, saya pikir itu episode terburuk dalam hidup saya. Berat. Sempat terlintas di benak saya untuk sejenak berhenti kuliah, karena keterbatasan ekonomi.
Namun ibu saya mendorong saya untuk meneruskan kuliah, walaupun saat itu ibu saya tidak punya uang. Bertahun-tahun kemudian barulah saya tersadarkan, rupa-rupanya itu salah satu momentum terbaik dalam hidup saya.
Sebabnya, dari situlah saya bersumpah untuk sukses, tidak boleh hidup begitu-begitu saja!
Sungguh, kita mesti berani melompat dan terbang seperti burung. Yang penting, hentakkan kaki dan kepakkan sayap. Berikhtiar. Selebihnya, yah biarlah Allah yang membantu. Anda setuju?
Sudah menjadi sunatullah, dari waktu ke waktu yang namanya tantangan dan tekanan, tidak pernah menjadi lebih mudah. Nah, daripada berharap tantangan dan tekanan menjadi lebih mudah, mending berusahalah menjadi lebih tangguh dan lebih sabar.
Semoga Allah senantiasa memberi kita ketangguhan dan kesabaran. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Ketika ayah saya meninggal tahun 1999, saya pikir itu episode terburuk dalam hidup saya. Berat. Sempat terlintas di benak saya untuk sejenak berhenti kuliah, karena keterbatasan ekonomi.
Namun ibu saya mendorong saya untuk meneruskan kuliah, walaupun saat itu ibu saya tidak punya uang. Bertahun-tahun kemudian barulah saya tersadarkan, rupa-rupanya itu salah satu momentum terbaik dalam hidup saya.
Sebabnya, dari situlah saya bersumpah untuk sukses, tidak boleh hidup begitu-begitu saja!
Sungguh, kita mesti berani melompat dan terbang seperti burung. Yang penting, hentakkan kaki dan kepakkan sayap. Berikhtiar. Selebihnya, yah biarlah Allah yang membantu. Anda setuju?
Sudah menjadi sunatullah, dari waktu ke waktu yang namanya tantangan dan tekanan, tidak pernah menjadi lebih mudah. Nah, daripada berharap tantangan dan tekanan menjadi lebih mudah, mending berusahalah menjadi lebih tangguh dan lebih sabar.
Semoga Allah senantiasa memberi kita ketangguhan dan kesabaran. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
7 Rahasia Mengubah Nasib
Sudah lama saya tidak menulis buku. Kali ini saya kembali merilis buku, judulnya 7 Rahasia Mengubah Nasib. Ini nggak main-main. Kurang-lebih satu tahun waktu yang saya habiskan untuk menghadirkan buku ini.
Saya berusaha mempelajari satu per satu penyebab kegagalan seseorang. Terus, saya juga berusaha mencari tahu penyebab kemandekan seseorang. Mengapa hasilnya gitu-gitu aja? Mengapa hidupnya gitu-gitu aja? Gimana cara mengubahnya?
Nah, di buku yang powerful ini, kita akan belajar tentang:
- Move of Ma Yun
- Zest of Zuckerberg
- Bravery of Branson
- Militancy of Noah
- Gravity of Gates
Dan masih banyak lagi. Seperti yang teman-teman tahu, sejak dulu saya telah memilih gaya penulisan yang serba mengalir dan penuh kejutan, yang dengan ini insya Allah membuat buku-buku saya enak dibaca.
Kangen dengan buku seperti 7 Keajaiban Rezeki? Atau seperti 10 Jurus Terlarang? Mudah-mudahan kekangenan Anda terobati dengan adanya buku 7 Rahasia Mengubah Nasib. Tak heran Anda pun semakin tak sabar untuk memiliki buku ini.
Mohon sabar ya. Buku ini (tepatnya, e-book ini) mulai ditawarkan Jumat. Dengan harga khusus dan bonus khusus, tentunya. Terus, pengiriman melalui e-mail akan dilakukan pada 4 November.
Mungkin detik ini Anda sudah memutuskan untuk membelinya. Karena itulah Anda membatin, "Berapa harganya?" Insya Allah sangat terjangkau. Itu janji saya. Ya, sudah saatnya Anda mengubah nasib! Let’s change your life!
Sudah lama saya tidak menulis buku. Kali ini saya kembali merilis buku, judulnya 7 Rahasia Mengubah Nasib. Ini nggak main-main. Kurang-lebih satu tahun waktu yang saya habiskan untuk menghadirkan buku ini.
Saya berusaha mempelajari satu per satu penyebab kegagalan seseorang. Terus, saya juga berusaha mencari tahu penyebab kemandekan seseorang. Mengapa hasilnya gitu-gitu aja? Mengapa hidupnya gitu-gitu aja? Gimana cara mengubahnya?
Nah, di buku yang powerful ini, kita akan belajar tentang:
- Move of Ma Yun
- Zest of Zuckerberg
- Bravery of Branson
- Militancy of Noah
- Gravity of Gates
Dan masih banyak lagi. Seperti yang teman-teman tahu, sejak dulu saya telah memilih gaya penulisan yang serba mengalir dan penuh kejutan, yang dengan ini insya Allah membuat buku-buku saya enak dibaca.
Kangen dengan buku seperti 7 Keajaiban Rezeki? Atau seperti 10 Jurus Terlarang? Mudah-mudahan kekangenan Anda terobati dengan adanya buku 7 Rahasia Mengubah Nasib. Tak heran Anda pun semakin tak sabar untuk memiliki buku ini.
Mohon sabar ya. Buku ini (tepatnya, e-book ini) mulai ditawarkan Jumat. Dengan harga khusus dan bonus khusus, tentunya. Terus, pengiriman melalui e-mail akan dilakukan pada 4 November.
Mungkin detik ini Anda sudah memutuskan untuk membelinya. Karena itulah Anda membatin, "Berapa harganya?" Insya Allah sangat terjangkau. Itu janji saya. Ya, sudah saatnya Anda mengubah nasib! Let’s change your life!
Teman-teman pernah merantau? Atau sekarang lagi di perantauan?
Saya pun penasaran, pengen tahu. Kira-kira siapa saja ya follower saya yang merantau.
Saya tunggu komen-komennya di FB saya >> https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1756182901090571&id=144175158958028
Saya pun penasaran, pengen tahu. Kira-kira siapa saja ya follower saya yang merantau.
Saya tunggu komen-komennya di FB saya >> https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1756182901090571&id=144175158958028
Pagi ini kita akan membahas soal mental kaya. Untuk kesekian kalinya.
Punya produk yang sejenis dengan teman? Sebenarnya nggak masalah. Kalau perlu, bantu teman kita untuk menjual.
Sekiranya ada potential customer, jangan malah rebutan. Cobalah mengalah. Insya Allah ini bagian dari sedekah. Ya, bagian dari mental kaya.
Saat kita rebutan prospect, berarti kita berpikir secara sadar atau tidak sadar bahwa REZEKI ITU TERBATAS. Sampai diperebutkan segala.
Padahal, rezeki itu tanpa batas. Adalah benar harus diikhtiarkan namun tak perlu sampai rebut-rebutan apalagi ribut-ribut. Betul apa betul?
Yuk praktek!
Sekiranya ada potential customer, jangan malah rebutan. Cobalah mengalah. Insya Allah ini bagian dari sedekah. Ya, bagian dari mental kaya.
Saat kita rebutan prospect, berarti kita berpikir secara sadar atau tidak sadar bahwa REZEKI ITU TERBATAS. Sampai diperebutkan segala.
Padahal, rezeki itu tanpa batas. Adalah benar harus diikhtiarkan namun tak perlu sampai rebut-rebutan apalagi ribut-ribut. Betul apa betul?
Yuk praktek!
Ucapan akan menguap. Tapi, tulisan akan mengendap. Hampir-hampir abadi. Ada sebuah petuah yang berbunyi, “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.” Petuah itu benar adanya. Seratus persen.
Ulama-ulama terdahulu sudah membuktikannya. Tokoh-tokoh dunia pun sudah melakukannya. Ya, mereka semua mengikat ilmu. Dengan apa? Dengan menulis buku.
Saat ini, kita mungkin belum bisa menulis buku. Tapi setidaknya, kita suka membaca buku. Maksudnya, membiasakan diri dengan dunia tulisan. Dan secara umum, tulisan apalagi buku lebih matang daripada sekadar ucapan.
Saya pribadi mengalami perubahan besar dalam hidup sejak membaca berbagai judul buku. Nah, mari biasakan diri kita membaca buku, minimal 1 buku dalam 2 bulan.
Ulama-ulama terdahulu sudah membuktikannya. Tokoh-tokoh dunia pun sudah melakukannya. Ya, mereka semua mengikat ilmu. Dengan apa? Dengan menulis buku.
Saat ini, kita mungkin belum bisa menulis buku. Tapi setidaknya, kita suka membaca buku. Maksudnya, membiasakan diri dengan dunia tulisan. Dan secara umum, tulisan apalagi buku lebih matang daripada sekadar ucapan.
Saya pribadi mengalami perubahan besar dalam hidup sejak membaca berbagai judul buku. Nah, mari biasakan diri kita membaca buku, minimal 1 buku dalam 2 bulan.
Lelah belajar, itu jauh lebih baik daripada lelah mencoba tanpa ilmu.
Ilmu itu cahaya, menerangi hidup. Setiap uang dan waktu yang kita korbankan demi ilmu, niscaya akan berbalas.
Kalau sedekah itu berbalas, maka menuntut ilmu lebih berbalas. Pasti. Menuntut ilmu itu hukumnya wajib tho?
Kemarin (Ahad) saya barusan seminar bareng Pak Tung Desem Waringin dan Pak Andrie Wongso di Gedung RRI Jakarta. Ramai dan lancar alhamdulillah.
Saya perlu masukan dari teman-teman. Serius ini. Kira-kira ke depan, baiknya saya seminar tandem dengan siapa lagi ya?
Saya pribadi berusaha membuat seminar yang memuaskan harapan teman-teman. Saya tunggu ya masukan, jawaban, dan komen dari teman-teman di IG saya >> https://www.instagram.com/p/Ba0nuzahHej/
Saya perlu masukan dari teman-teman. Serius ini. Kira-kira ke depan, baiknya saya seminar tandem dengan siapa lagi ya?
Saya pribadi berusaha membuat seminar yang memuaskan harapan teman-teman. Saya tunggu ya masukan, jawaban, dan komen dari teman-teman di IG saya >> https://www.instagram.com/p/Ba0nuzahHej/
Instagram
IPPHO - Motivator Indonesia
Golden moment bersama @AndrieWongso @TungDW_Official, suhunya suhu... Hal apa saja kalau dikerjakan dengan penuh tekad dan semangat, hasilnya akan dahsyat. Ingat itu. Teman-teman sepakat? . . . #AndrieWongso #TungDesemWaringin #IpphoSantosa #ipphoright #…
Seberapa besar impian kita?
Kalau kita percaya Allah itu #MahaBesar, tentu kita berani untuk bercita-cita besar. Kalau kita percaya Allah itu #MahaKaya, tentu kita berani untuk bercita-cita kaya. Tiada hal yang mustahil bagi-Nya.
Setiap orang punya impian. Ya, hampir setiap orang. Tapi siapakah yang hebat? Yang hebat adalah mereka yang punya impian untuk bangsanya dan agamanya. Bukan untuk perut dan dapurnya semata.
Seorang BJ Habibie bermimpi soal pesawat yang lebih ringan, lebih hemat, dan cocok untuk Indonesia. R80 namanya. Asli buatan Indonesia. Ini adalah impian yang besar dan luhur.
Bayangkan, kalau kita berhasil menerbangkan pesawat buatan sendiri, tentu akan jauh lebih mudah menghadirkan motor dan mobil buatan sendiri. Ah, betapa bangganya.
Terang saja, tidak semua pihak senang dengan niat mulia ini. Mereka merasa terusik. Mungkin pihak asing, mungkin importir otomotif, mungkin yang lainnya.
Tapi, kalau kita bergerak bersama-sama, insya Allah, apa-apa jadi lebih mudah. Beneran, jadi lebih mudah. Dan percayalah, hasil akhirnya juga indah. Mohon doa serta dukungan dari teman-teman semua.
Nah, itulah impian beliau. Bagaimana dengan kita? Bagi teman-teman yang punya impian atau hajat, silakan komen di IG saya. Sekali lagi, komen di IG saya. Insya Allah ketika senggang, saya akan baca-baca terus bantu aminkan.
Komennya hanya di sini ya >> https://www.instagram.com/p/Ba2yb1BhzO1/
Kalau kita percaya Allah itu #MahaBesar, tentu kita berani untuk bercita-cita besar. Kalau kita percaya Allah itu #MahaKaya, tentu kita berani untuk bercita-cita kaya. Tiada hal yang mustahil bagi-Nya.
Setiap orang punya impian. Ya, hampir setiap orang. Tapi siapakah yang hebat? Yang hebat adalah mereka yang punya impian untuk bangsanya dan agamanya. Bukan untuk perut dan dapurnya semata.
Seorang BJ Habibie bermimpi soal pesawat yang lebih ringan, lebih hemat, dan cocok untuk Indonesia. R80 namanya. Asli buatan Indonesia. Ini adalah impian yang besar dan luhur.
Bayangkan, kalau kita berhasil menerbangkan pesawat buatan sendiri, tentu akan jauh lebih mudah menghadirkan motor dan mobil buatan sendiri. Ah, betapa bangganya.
Terang saja, tidak semua pihak senang dengan niat mulia ini. Mereka merasa terusik. Mungkin pihak asing, mungkin importir otomotif, mungkin yang lainnya.
Tapi, kalau kita bergerak bersama-sama, insya Allah, apa-apa jadi lebih mudah. Beneran, jadi lebih mudah. Dan percayalah, hasil akhirnya juga indah. Mohon doa serta dukungan dari teman-teman semua.
Nah, itulah impian beliau. Bagaimana dengan kita? Bagi teman-teman yang punya impian atau hajat, silakan komen di IG saya. Sekali lagi, komen di IG saya. Insya Allah ketika senggang, saya akan baca-baca terus bantu aminkan.
Komennya hanya di sini ya >> https://www.instagram.com/p/Ba2yb1BhzO1/
Instagram
IPPHO - Motivator Indonesia
Setiap orang punya impian. Tapi siapakah yang hebat? Mereka yang punya impian untuk bangsanya dan agamanya. Bukan untuk perut dan dapurnya semata... Bayangkan, kalau kita berhasil menerbangkan pesawat buatan sendiri, tentu akan jauh lebih mudah menghadirkan…