Ippho Santosa - ipphoright
26.2K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Pagi adalah waktu penentuan. Ya, waktu penentuan. Sulit untuk berpikir dan berkata negatif di pagi hari. Secara umum, yah begitu... Maka, gunakan momentum pagi untuk mengerjakan hal-hal yang hebat. Jangan lalai, jangan asal komen di socmed... Siap?
Di film HOS Tjokroaminoto, kita melihat bahwa Soekarno pernah 'magang' di rumah HOS Tjokroaminoto. Anda sudah nonton?

Bukan Soekarno saja. Tan Malaka dan M. Natsir juga pernah magang dan belajar sama HOS Tjokroaminoto. Hebat!

HOS Tjokroaminoto, dialah gurunya para pendiri bangsa, yang juga perintis Serikat Dagang Islam. Sejarah kehebatannya telah ditulis berkali-kali.

Semasa kecil, Stephen Spielberg pernah menyelinap ke dalam Universal Studio dan di sana ia berteman dengan seorang editor yang menunjukkan kepadanya sekelumit hal tentang pembuatan film. Boleh dibilang, ia magang kecil-kecilan di sana.

Bukankah Nabi Muhammad juga magang sama pamannya? Bertahun-tahun. Ikut dagang, sampai ke luar negeri. Bener-bener hebat.

Sunnah magang ini jamak terjadi di kalangan etnis Tionghoa. Si anak magang di tempat usaha ayahnya. Kalau ayahnya miskin, ia magang di tempat usaha pamannya. Kalau pamannya miskin juga, ia magang di tempat usaha orang lain. Belajar. Nyemplung beneran.

Selain dapat ilmu, peserta magang juga mendapatkan energi langsung dari sang pemilik usaha. Ilmu masih bisa dipelajari. Tapi energi seperti ini, yah hanya bisa diperoleh kalau ketemu langsung.

Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
Seminggu kemarin, saya padat sekali.

Begitu landing dari Korea, besoknya saya langsung berseminar untuk manajer-manajer di sebuah BUMN di Jakarta. Rabu, saya kembali ke rumah Eyang Habibie sembari mengajak teman-teman motivator.

Kamis, saya berseminar untuk manajer-manajer di CJ, korporasi asal Korea, bertempat di Jawa Timur. Sabtu? Paginya pembinaan mitra British Propolis, siangnya pembinaan mitra Armina. Sama-sama di Makassar.

Ahad? Paginya saya berseminar kepenulisan di Taman Ismail Marzuki di Jakarta dengan 700-an peserta. Siangnya ground breaking Pesantren Khadijah. Bareng Pak Imam dan manajemen Dompet Dhuafa. Alhamdulillah, lancar dan semoga Allah meridhai. Aamiin.

Banyak yang bertanya kepada saya, apa sih rahasia stamina-nya? Hehehe, sebenarnya tidak ada sesuatu yang istimewa. Hanya saja, saya membiasakan tidur awal dan bangun awal. Rutin.

Terus, saya makan buah-buahan sebelum sarapan atau sebelum makan sesuatu yang berat. Madu dan propolis? Insya Allah tidak pernah lupa. Rutin pula berolahraga (jogging atau swimming) meskipun cuma sekali seminggu.

Ada lagi? Ada. Berusaha untuk selalu berpikir positif. Jangan salah, pikiran sangat mempengaruhi kesehatan. Berpikir positif dan bermimpi besar membantu Anda untuk tetap sehat. Bahkan awet muda. Insya Allah.

Semoga menginspirasi.
Mohon doa untuk saya, boleh?

Hari ini adalah milad pernikahan saya. Lusa, milad istri saya. Alhamdulillah, saya diamanahi seorang istri yang penyabar. Namanya di IG @AstridSuhaimi.

Awalnya saya bertemu dia cuma sekali. Ya, cuma sekali. Itu pun tak sampai 10 menit. Setelah itu, saya kontak dan saya lamar. Alhamdulillah dia dan keluarganya menerima.

Terus, saya ajak untuk menikah tanpa resepsi macam-macam. Cukup makan-makan buat keluarga dan tetangga saja. Alhamdulillah, dia tetap bilang iya. Bagi saya, ini sebuah keberuntungan besar. Yes, it's a big luck.

Semoga saya dan kita semua dianugerahi pernikahan yang langgeng, bahagia, dan penuh berkah. Mohon doa tulus dari teman-teman ya. Percayalah, setiap doa akan kembali kepada yang mendoakan.

Btw istri saya, sejak dulu, suka sedekah. Kalau masuk ke rumah makan, dia sering mentraktir orang lain yang biasanya nggak dia kenal sama sekali. Tahu-tahu dia bayarin, terus dia keluar begitu saja. Kalau dulu saja begitu, apalagi sekarang, insya Allah.

Ketika menikah dengan saya, alhamdulillah, saya tidak mengalami kerepotan sama sekali setiap kali mengajaknya untuk bersedekah. Bahkan kadang dia lebih jor-joran daripada saya.

Mbak-mbak di rumah juga sayang sama dia. Kalau di seminar, mungkin saya bintangnya. Tapi kalau di rumah, dia bintangnya. Semua nyariin dan nanyain dia. Mulai dari anak-anak, mertua, suami, sampai mbak-mbak.

Hari ini adalah milad pernikahan saya. Semoga saya bisa menjadi imam yang baik buat dia, dunia akhirat.
Setiap doa yang baik-baik adalah sedekah.
Minggu ini kita akan bagikan e-book baru dan gratis di channel ini. Siap-siap ya.
Indonesia perlu waktu 45 tahun untuk mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan, terutama dalam hal membaca. Sementara untuk ilmu pengetahuan, Indonesia perlu waktu 75 tahun.

Ini tidak main-main. Demikianlah laporan terbaru dari Bank Dunia (World Bank) yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Pusat Bank Dunia, Washington.

Bagi saya, pendidikan adalah:
- mengentaskan masalah kebodohan
- meningkatkan taraf hidup
- memajukan kehidupan bangsa
- menjadi amal jariyah

Lihatlah Muhammadiyah dan NU yang selama puluhan tahun fokus pada dunia pendidikan. Ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi saya dalam mengembangkan 70-an TK dan SD Khalifah dari Aceh sampai Papua.

Kemudian bersama alumni seminar, saya membangun Kampus Bisnis Umar Usman di Pejaten. Lalu bersama alumni seminar, saya juga membangun atau memperbaiki 7 sekolah di pelosok-pelosok Indonesia.

Ahad siang yang lalu, saya bersama manajemen Dompet Dhuafa melakukan ground breaking Pesantren Khadijah. Ini bukan milik saya. Ini adalah milik umat. Dari umat, untuk umat. Di sini akan dibangun tempat fitness, kolam renang, dan pusat bisnis khusus wanita. Insya Allah.

Saya juga punya bisnis propolis (bukan MLM). Cara saya mengelola mitra-mitra persis seperti kampus bisnis. Lagi-lagi pendidikan. Hanya saja, di sini produk dan omsetnya real. Bukan asumsi, bukan pula simulasi. Saya berharap melalui bisnis suplemen ini lahirlah 100.000 entrepreneur yang berhasil meningkatkan taraf hidupnya.

Jangan anggap enteng dunia pendidikan. Ini bukan saja menentukan nasib seseorang, tapi juga nasib sebuah bangsa. Saya yakin Anda setuju. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
Berjualan di internet tentu berbeda dengan berjualan tatap muka di pasar konvensional.

Kemungkinan besar di internet Anda akan berbicara dengan konsumen tanpa melihat wajahnya secara langsung. Right? Dengan begitu, Anda diwajibkan mengetahui bagaimana cara menarik minat konsumen untuk singgah di blog atau web Anda. Minimal di akun socmed Anda.

Semakin menarik cara-cara yang Anda pakai, maka semakin ramai konsumen yang akan berkunjung. Mereka akan singgah, baca-baca, dan kemudian membeli. Pada akhirnya bisnis online Anda akan semakin menguntungkan.

Memang diperlukan waktu yang cukup lama untuk mempelajari tips dan trik internet marketing, terutama ilmu SEO secara detail dan teknis. Bisa 1 bulan sampai 2 bulan. Namun jika Anda sering-sering berlatih dan sering-sering menerapkan ilmu tersebut, maka Anda akan semakin ahli.

Itu artinya, Anda akan lebih mudah dan lebih cepat dalam menawarkan apapun. Mengaku gaptek adalah pertanda kemalasan dan keengganan untuk berubah. Kalau Anda masih berusia 40 tahun ke bawah, jangan pakai kata 'gaptek' itu. Memalukan.

Sebenarnya, dari segi modal, internet marketing jauh lebih ringan. Ya, jauh lebih ringan. Beneran.

Siapkan saja kelengkapan dasar seperti laptop atau desktop. Dan, tentunya Anda juga harus memastikan bahwa kuota aman sampai batas waktu tertentu sehingga komunikasi jual-beli juga akan relatif lancar. Setelah itu, siapkan pula chat service berupa SMS atau WA. Nggak rumit tho?

Percayalah, ini jauh lebih murah daripada Anda berjualan di toko atau ruko. Saran saya, "Mumpung masih muda, belajarlah ilmu internet marketing. Coba. Dalami. Praktekkan. Insya Allah akan menghasilkan". Siap?
Hari ini milad istri saya.

Oktober menjadi bulan yang istimewa bagi saya setelah bertemu dengannya. Kami menikah 16 Oktober. Dia milad 18 Oktober. Kami bertemu hanya sekali. Tanpa pacaran, terus lamaran. Nggak ada resepsi macem-macem.

Menjelang menikah dan ketika menikah, dia tidak pernah minta ini-itu. Dan menurut saya, wanita yang tidak minta apa-apa justru harus diberikan apa-apa. Pernikahan kami sangat sederhana. Beberapa hari setelah menikah, saya hijrahkan dia ke kota saya, meninggalkan keluarganya. Dia nurut.

Lalu, saat saya bepergian ke mana-mana, jalan-jalan, ia sering mengalah dan merelakan ibu saya juga mertua saya yang ikut jalan-jalan bareng saya. Dia memilih tetap di rumah, mengurusi anak-anak yang masih kecil-kecil. Sekarang kami dianugerahi 3 anak, semoga kelak diizinkan punya 5 anak, aamiin.

Mbak-mbak asisten di rumah juga sayang sama dia. Sering di rumah bukan berarti dia nggak bisa apa-apa. Sekiranya saya izinkan, dia juga jago cari uang. Investasi dan internet, dia sangat melek. Bahkan lebih melek daripada saya.

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dikaruniai wanita seperti ini. Semoga saya juga kita semua dikaruniai rumah tangga yang sakinah dan dipertemukan kembali dengan keluarganya di jannah. Aamiin.
Berapa pengguna internet di Indonesia? Berapa persen pengusaha yang telah menggarapnya?

Sektor industri kecil dan menengah (IKM) harusnya merespons sungguh-sungguh atas jumlah pengguna internet di Indonesia, yang diperkirakan mencapai 93,4 juta orang. Ya, hampir 100 juta orang. It's a big market.

Entrepreneur sebenarnya bisa memanfaatkan internet untuk memperluas akses pasar dan ujung-ujungnya meningkatkan pendapatan. Betul apa betul? Hal itu ditegaskan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

Menurut BPS, jumlah IKM lokal diperkirakan mencapai 4,4 juta unit usaha dan berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 10,1 juta orang pada tahun 2016. Angka ini akan membesar, benar-benar membesar, sekiranya entrepreneur melek internet dan internet marketing.

Serunya lagi, menurut Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, nilai perdagangan elektronik di dalam negeri pada 2016 mencapai Rp 319,8 triliun. Potensi ini bisa membuat Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara!

Sementara itu, kajian yang dilakukan Google dan Temasek juga menunjukkan trend serupa, bahwa pasar online di Asia Tenggara diproyeksikan tumbuh rata-rata sebesar 32 persen per tahun selama 10 tahun ke depan. Akankah kita cuma jadi penonton?

Sudah saatnya kita mempelajari dan mengusai ilmu internet marketing. Right? Facebook, Twitter, dan Instagram harus jadi mesin pencetak uang. Blog dan web harus menjadi mesin penghimpun konsumen. Ya, kita harus jadi pemain. Semoga berkah berlimpah!
Muhammadiyah dan NU selama puluhan tahun sibuk ngurusin pendidikan. Dan sepertinya cuma itu kesibukan utama mereka. Hal-hal lain seperti pelengkap saja bagi mereka. Why? Perlu waktu sekian tahun bagi saya untuk memahaminya.

Suatu hari guru saya pernah berpesan, "Siapakah orang yang sangat beruntung itu? Orang yang sudah mati, jenazahnya sudah membusuk dikerubungi belatung dan diselimuti tanah, tapi amalnya masih bekerja keras untuk dia. Bekerja selama puluhan tahun, ratusan tahun, atau bahkan lebih. Inilah yang namanya amal jariyah."

Ya Allah, kalimat ini membuat saya merenung. Benar sekali, inilah orang yang sangat beruntung. Karena itulah kemudian saya menyukai dan menekuni dunia pendidikan. Terjun beneran. Nyemplung beneran.

Bikin seminar, bikin buku, bikin sekolah, bikin kampus, bikin pesantren. Itulah kesibukan saya. Bagi saya, pendidikan mampu mengentaskan masalah kebodohan, meningkatkan taraf hidup, memajukan kehidupan bangsa, dan menjadi #AmalJariyah. Adakah yang lebih hebat daripada itu?

"Tapi, itu semua perlu dana, Mas Ippho," keluh sebagian orang. Begini. Kalau belum bisa bikin sendiri, yah bikinlah bareng-bareng. Patungan. Urunan. Gotong-royong. Saya yakin, sekiranya kita mau bergerak bareng-bareng, banyak hal yang bisa kita capai. Dengan berjamaah, apa-apa bisa terjamah. Yang setuju, bantu share ya.

Saya rasa, teman-teman semua setuju dengan saya. Betul apa betul? Semoga Yang Maha Kuasa memberikan kita kehidupan yang berkah, berlimpah, dan sarat amal jariyah.

Aamiin.
Berapa umur Anda saat ini?

Kemarin untuk kedua kalinya saya bertemu Uni Ria Miranda, seorang fashion designer yang relatif muda. Umurnya 32 tahun. Anda kenal? Outlet-nya belasan cabang, omsetnya miliaran rupiah.

Istri saya pengagum Uni #RiaMiranda sejak lama. Pencapaiannya bener-bener WOW. Tapi yang bikin kita kagum adalah sikap humble-nya. Apalagi ketika ia memberi kado ulang tahun untuk istri saya.

Guru saya pernah berpesan, "Isilah masa muda dengan kerja keras. Dengan ikhtiar, dengan amal. Capek-capek dikit, nggak masalah. Dan, buang jauh-jauh tuh gengsi. Insya Allah saat sudah berumur nanti, kita tinggal menikmati."

Jack Ma (pendiri Alibaba), Larry Page (pendiri Google), dan Mark Zuckerberg (pendiri FB) adalah orang-orang muda yang memanfaatkan masa mudanya, demi masa depannya. Mereka tidak lalai.

Maka, sekiranya kita lalai dengan masa muda kita, bukan mustahil kita akan kehilangan masa depan kita. Hei, kehilangan masa depan, bukankah itu sesuatu yang menyedihkan?

Kalaupun sekarang tengah susah, optimislah. Nasib masih bisa berubah. Saya dulu pernah jadi tukang burger. Mas Mono dulu pernah jadi pedagang kali lima. Pak Nasrullah dulu pernah jadi TKI ilegal. Sekarang?

Sekarang Mas Mono jadi pemilik restoran, sampai puluhan cabang. Pas Nasrullah jadi developer, membangun ratusan rumah. Sekali lagi, optimislah. Nasib masih bisa berubah. Bener-bener berubah.

Pada akhirnya, isilah masa muda dengan kerja keras. Belajar dengan sungguh-sungguh. Berikhtiar dengan sungguh-sungguh. Beramal dengan sungguh-sungguh. Soal kesungguhan ini, saya harap Anda setuju.
Jenuh, hidup gitu-gitu melulu? Insya Allah segera hadir event akbar dan layak ditunggu-tunggu. Seminar 'Terbangkan Impianmu' adalah seminar yang seru. Bukan mustahil akan mengubah nasibmu.

Kapan? Di mana? Senin akan dikabarkan insya Allah. Jangan kuatir, harga tiket sangat terjangkau. Di sini kita akan belajar seharian. Btw, ticket for charity.

Siap-siap ya...
Event langka, tak berulang...
Apa impianmu?

Apapun impianmu, sudah saatnya saya menyerukan, "Terbangkan Impianmu!"

Inilah judul seminar terbaru saya bareng teman-teman. Ini BUKAN sekedar seminar motivasi. Tapi juga seminar teknis dan detail. Anda akan dibimbing step-by-step untuk meraih impian Anda. Minat?

Seperti biasa, seluruh pendapatan melalui tiket (HTM) dan sponsor akan disalurkan untuk sedekah. Tapi sekiranya Anda tidak memetik manfaat dari seminar ini, maka uang tiket Anda boleh di-refund. Ya, 100% money-back guarantee.

Selain saya, ada pembicara-pembicara lainnya:

Pak Nasrullah, Praktisi & Pakar Properti Indonesia dan Penulis Bestseller 'Magnet Rezeki'.

Mas Mono, Pengusaha Kuliner (Puluhan Cabang) dan Penulis Bestseller 'Rezeki Diantar'.

Mas Barra, Ketua TDA (Komunitas Wirausaha Terbesar di Indonesia).

Mas Fadly, Vokalis Padi.

Ini seminar serius. Sangat serius. Bukan sharing-sharing ilmu belaka. Terbukti, kami mengemasnya seharian. Dari pagi sampai sore.

4 November
08.00 - 16.00 WIB
Gajah Mada Plaza
Jln Gajah Mada, Jakpus

Minat? Transfer Rp100ribu ke
BCA 4977-234-777 atau
BNI Syariah 7777-0909-00
an Ippho Dewata Santosa

Silakan transfer dulu, kemudian kirim WA berisi bukti transfer (screenshoot) ke 0821-1278-1199. Sekali lagi, transfer dulu, baru WA.

Begini ya. Mengingat banyaknya WA yang bakal masuk, baiknya Anda langsung transfer saja. Tak perlu kuatir, karena bukti transfer berlaku sebagai tiket masuk.

Hanya Rp100ribu, peserta akan mendapatkan ilmu-ilmu yang kaliber, langsung dari maestro-maestro-nya. Insya Allah. Minat?

Btw, tiket promo ini (Rp100ribu ) cuma berlaku sampai Jumat. Kesempatan terbatas. Kalau memang minat, baiknya bersegera sebelum harga naik.
Anda siap?
Semoga membawa perubahan...
Kita dianjurkan untuk bergerak cepat dan lebih awal. Bukankah Nabi itu jalannya cepat layaknya orang menuruni bukit?

Berikut ini fakta-fakta soal lebih cepat:
- Berjalan cepat dapat memperbaiki sirkulasi darah dan sistem detox alami. Sebaliknya, orang yang berjalan lambat berisiko 1,5 kali lebih tinggi untuk menderita demensia.
- Siapapun akan bisa dan terbiasa bergerak lebih cepat. Terbukti, kita semua adalah perenang tercepat dan terkuat saat masih berbentuk sperma, sampai-sampai berhasil mengalahkan jutaan sperma lainnya.
- Tidur lebih awal itu baik. Menurut publikasi Fox News, begadang selama 19 jam pada 3 hari berturut-turut dapat merusak bahkan mematikan sel-sel otak.
- Bangun lebih awal itu baik. Menurut penelitian University of Texas, mahasiswa yang rajin bangun pagi memiliki nilai IPK lebih tinggi dibanding mereka yang bangun siang.

Mari mulai dari diri kita dan keluarga kita. Pelan-pelan orang-orang akan mencontoh kita dan inilah bentuk perubahan yang nyata. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
Be fast...

Cepat, bukan buru-buru.
Bergegas, bukan tergesa-gesa.