Kami akan membagikan e-book untuk meningkatkan income. Ya, meningkatkan income. Mau?
Kami ingin manfaat e-book ini tersebar luas. Bukan dinikmati oleh segelintir orang saja.
Karena itu, ajaklah teman-teman kita bergabung ke channel ini. Sehingga Anda dan mereka bisa memetik manfaatnya.
Kami akan membagikan e-book tersebut jika member di sini sudah mencapai 50.000 orang. Semakin segera tercapai, semakin segera e-book tersebut kami bagikan.
Sekali lagi, mari ajak teman-teman kita bergabung ke channel ini. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Kami ingin manfaat e-book ini tersebar luas. Bukan dinikmati oleh segelintir orang saja.
Karena itu, ajaklah teman-teman kita bergabung ke channel ini. Sehingga Anda dan mereka bisa memetik manfaatnya.
Kami akan membagikan e-book tersebut jika member di sini sudah mencapai 50.000 orang. Semakin segera tercapai, semakin segera e-book tersebut kami bagikan.
Sekali lagi, mari ajak teman-teman kita bergabung ke channel ini. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Betapa sering hati kita sesak hanya karena orang lain menyakiti hati kita atau berutang pada kita. Anda pernah mengalami?
Padahal, kalau hati lapang, rezeki juga turut lapang. Maka, miliki hati yang memaafkan.
Orang yang berutang pada kita, orang yang menahan hak kita, jangan dipikirkan berlarut-larut. Ini hanya membuat hati kita sesak.
Terus, baiknya? Ingatkan dia. Tagih tiga kali. Kalau tidak berhasil juga? Mulailah melupakan dan memaafkan.
"Ah, nggak semudah itu!"
Mungkin itu jawaban Anda. Memang nggak mudah. Siapa bilang mudah? Tapi, percayalah, ini dahsyat dampaknya. Keajaiban demi keajaiban menanti di ujung sana. Coba saja.
Cara pikir saya begini. Kalau memang hak kita, pasti akan kembali ke kita. Gimanapun caranya. Kalau nggak nyampe-nyampe ke kita, mungkin itu memang bukan hak kita. Think!
Memutihkan utang, itu lebih utama daripada bersedekah.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
Padahal, kalau hati lapang, rezeki juga turut lapang. Maka, miliki hati yang memaafkan.
Orang yang berutang pada kita, orang yang menahan hak kita, jangan dipikirkan berlarut-larut. Ini hanya membuat hati kita sesak.
Terus, baiknya? Ingatkan dia. Tagih tiga kali. Kalau tidak berhasil juga? Mulailah melupakan dan memaafkan.
"Ah, nggak semudah itu!"
Mungkin itu jawaban Anda. Memang nggak mudah. Siapa bilang mudah? Tapi, percayalah, ini dahsyat dampaknya. Keajaiban demi keajaiban menanti di ujung sana. Coba saja.
Cara pikir saya begini. Kalau memang hak kita, pasti akan kembali ke kita. Gimanapun caranya. Kalau nggak nyampe-nyampe ke kita, mungkin itu memang bukan hak kita. Think!
Memutihkan utang, itu lebih utama daripada bersedekah.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
Apakah Anda mencari pasangan yang setipe? Assortative mating, istilahnya.
Assortative mating tidak melulu soal gelar, pendapatan, dan pekerjaan. Intinya, orang cenderung memilih pasangan setipe. Misal berasal dari ras dan agama yang sama.
Kalau Anda (pria) pengusaha, apakah Anda cenderung menyukai pasangan (wanita) yang juga punya usaha? Tak perlu dijawab sekarang. Nanti saja.
Terkait penghasilan, Robert Waldinger dalam riset 75 tahun pernah mengungkap bahwa UANG bukanlah hal yang membuat orang paling bahagia.
Hubungan penuh cinta yang sehatlah yang membuat orang merasa paling bahagia. Robert Waldinger bercerita soal hasil risetnya dalam sesi TED talk yang sangat menginspirasi.
Hidup memang butuh uang. Namun, sangat jelas bahwa uang bukanlah segalanya. Semalam saya sempat ngobrol-ngobrol soal bisnis dan film bareng Raffi Ahmad, istrinya, dan Mbak Futri. Saya melihat Raffi dan istrinya saling melengkapi.
Maka baiknya pasangan yang kuat ditandai bukan dari materi. Bukan. Melainkan dari sosok yang membuat pasangannya menjadi lebih bahagia dan lebih baik.
Sekiranya kita sudah menikah, mari kita bantu agar pasangan kita menjadi lebih bahagia dan lebih baik. Semoga berkah berlimpah. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Assortative mating tidak melulu soal gelar, pendapatan, dan pekerjaan. Intinya, orang cenderung memilih pasangan setipe. Misal berasal dari ras dan agama yang sama.
Kalau Anda (pria) pengusaha, apakah Anda cenderung menyukai pasangan (wanita) yang juga punya usaha? Tak perlu dijawab sekarang. Nanti saja.
Terkait penghasilan, Robert Waldinger dalam riset 75 tahun pernah mengungkap bahwa UANG bukanlah hal yang membuat orang paling bahagia.
Hubungan penuh cinta yang sehatlah yang membuat orang merasa paling bahagia. Robert Waldinger bercerita soal hasil risetnya dalam sesi TED talk yang sangat menginspirasi.
Hidup memang butuh uang. Namun, sangat jelas bahwa uang bukanlah segalanya. Semalam saya sempat ngobrol-ngobrol soal bisnis dan film bareng Raffi Ahmad, istrinya, dan Mbak Futri. Saya melihat Raffi dan istrinya saling melengkapi.
Maka baiknya pasangan yang kuat ditandai bukan dari materi. Bukan. Melainkan dari sosok yang membuat pasangannya menjadi lebih bahagia dan lebih baik.
Sekiranya kita sudah menikah, mari kita bantu agar pasangan kita menjadi lebih bahagia dan lebih baik. Semoga berkah berlimpah. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Tahun yang lalu, tepat 17 Agustus, saya diajak Ustadz Arifin Ilham makan gado-gado, usai pengajian.
Hari ini #17Agustus saya dapat kehormatan. Menemani Ustadz Arifin Ilham dari subuh sampai siang, dari TVRI sampai Sentul. Alhamdulillah, coba berkhidmat ke guru walau tak seberapa.
Saya bilang ke beliau, "Ke TVRI, saya diajak. Ke Sentul, saya diajak. Masak ntar ke surga, saya nggak diajak?" Kalimat yang sama pernah saya sampaikan ke Ustadz Amir Faishol, Ustadz Erick Yusuf, dan ke Ustadz Fatih Karim.
Kayaknya becanda, padahal sama sekali nggak. Serius ini. Saya mikirnya simple saja. Kalau belum bisa soleh, setidaknya kita dekat-dekat dulu sama orang soleh. Semoga terbawa-bawa soleh. Aamiin.
Kita adalah 'makhluk ekosistem'. Kita mudah dipengaruhi oleh lingkungan kita. Sehari-hari, kita berteman dengan siapa? Di grup WA, kita ngobrol dengan siapa? Guru kita, siapa? Buku yang dibaca, buku siapa? Itu akan membentuk kita, cepat atau lambat.
Pilih 'ekosistem' yang tepat. Hasilnya insya Allah dahsyat. Sangat dahsyat. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
(Hari Jumat, 18 Agustus, insya Allah saya akan membagikan e-book di channel Telegram ini. Semoga membawa perubahan)
Hari ini #17Agustus saya dapat kehormatan. Menemani Ustadz Arifin Ilham dari subuh sampai siang, dari TVRI sampai Sentul. Alhamdulillah, coba berkhidmat ke guru walau tak seberapa.
Saya bilang ke beliau, "Ke TVRI, saya diajak. Ke Sentul, saya diajak. Masak ntar ke surga, saya nggak diajak?" Kalimat yang sama pernah saya sampaikan ke Ustadz Amir Faishol, Ustadz Erick Yusuf, dan ke Ustadz Fatih Karim.
Kayaknya becanda, padahal sama sekali nggak. Serius ini. Saya mikirnya simple saja. Kalau belum bisa soleh, setidaknya kita dekat-dekat dulu sama orang soleh. Semoga terbawa-bawa soleh. Aamiin.
Kita adalah 'makhluk ekosistem'. Kita mudah dipengaruhi oleh lingkungan kita. Sehari-hari, kita berteman dengan siapa? Di grup WA, kita ngobrol dengan siapa? Guru kita, siapa? Buku yang dibaca, buku siapa? Itu akan membentuk kita, cepat atau lambat.
Pilih 'ekosistem' yang tepat. Hasilnya insya Allah dahsyat. Sangat dahsyat. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
(Hari Jumat, 18 Agustus, insya Allah saya akan membagikan e-book di channel Telegram ini. Semoga membawa perubahan)
Sebentar lagi, saya akan membagikan e-book '5 Jurus Meningkatkan Income' karya dari teman saya.
Akan di-upload di channel ini. Tapi hanya sebentar saja. Hanya untuk mereka yang serius belajar.
Siap?
Akan di-upload di channel ini. Tapi hanya sebentar saja. Hanya untuk mereka yang serius belajar.
Siap?
Bangkrut? Kolaps?
Menghadapi teman-teman yang seperti itu, saya langsung mengutip kata-kata dari guru saya, "Acapkali Tuhan bekerja dengan cara yang misterius. Kadang kita nggak tahu apa tujuan dan hikmahnya. Yang jelas, kita tahu bahwa Dia itu maha baik, satu kali pun tak pernah zalim."
Bangkrut. Kolaps. Mungkin ini untuk membersihkan hati dan harta kita. Mungkin ini untuk menaikkan derajat kita. Mungkin ini untuk menggugurkan dosa kita. Mungkin ini untuk menegur kelalaian kita.
Sambung saya, "Jadi, tugas kita adalah berbaiksangka dan bersabar. Termasuk, besar harapan. Toh kita sama-sama menyadari, Allah adalah sebaik-baik perencana. Tidak ada rencana-Nya yang sia-sia. Insya Allah semua dalam bingkai kasih dan sayang-Nya."
Dan terakhir pesan saya, "Sesayang-sayangnya kita sama diri kita dan keluarga kita, ternyata Allah lebih sayang sama diri kita dan keluarga kita. Jauh lebih sayang, sangat penyayang, bahkan maha penyayang. Sekali lagi, tak mungkin Allah bertindak zalim."
Berbaiksangka dan bersabar, memang ini tidak mudah. Apalagi ketika tagihan dan utang bertumpuk. Namun tidak ada salahnya kita upayakan. Sekiranya teman-teman kita atau keluarga kita tengah jatuh, berikan tulisan saya ini kepada mereka. Mudah-mudahan setelah membaca, bertambah-tambah baiksangka dan sabar mereka.
Setelah itu? Ajak mereka berbenah. Semua aspek. Entah itu dari segi ikhtiar, amal, maupun akhlak. Kemungkinan besar, kita bisa jatuh karena kita mengabaikan satu atau beberapa faktor terpenting. Maka, benahi itu.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
(Sebentar lagi, saya akan berbagi e-book gratis di sini. Ajak keluarga dan teman-teman kita bergabung di channel ini)
Menghadapi teman-teman yang seperti itu, saya langsung mengutip kata-kata dari guru saya, "Acapkali Tuhan bekerja dengan cara yang misterius. Kadang kita nggak tahu apa tujuan dan hikmahnya. Yang jelas, kita tahu bahwa Dia itu maha baik, satu kali pun tak pernah zalim."
Bangkrut. Kolaps. Mungkin ini untuk membersihkan hati dan harta kita. Mungkin ini untuk menaikkan derajat kita. Mungkin ini untuk menggugurkan dosa kita. Mungkin ini untuk menegur kelalaian kita.
Sambung saya, "Jadi, tugas kita adalah berbaiksangka dan bersabar. Termasuk, besar harapan. Toh kita sama-sama menyadari, Allah adalah sebaik-baik perencana. Tidak ada rencana-Nya yang sia-sia. Insya Allah semua dalam bingkai kasih dan sayang-Nya."
Dan terakhir pesan saya, "Sesayang-sayangnya kita sama diri kita dan keluarga kita, ternyata Allah lebih sayang sama diri kita dan keluarga kita. Jauh lebih sayang, sangat penyayang, bahkan maha penyayang. Sekali lagi, tak mungkin Allah bertindak zalim."
Berbaiksangka dan bersabar, memang ini tidak mudah. Apalagi ketika tagihan dan utang bertumpuk. Namun tidak ada salahnya kita upayakan. Sekiranya teman-teman kita atau keluarga kita tengah jatuh, berikan tulisan saya ini kepada mereka. Mudah-mudahan setelah membaca, bertambah-tambah baiksangka dan sabar mereka.
Setelah itu? Ajak mereka berbenah. Semua aspek. Entah itu dari segi ikhtiar, amal, maupun akhlak. Kemungkinan besar, kita bisa jatuh karena kita mengabaikan satu atau beberapa faktor terpenting. Maka, benahi itu.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
(Sebentar lagi, saya akan berbagi e-book gratis di sini. Ajak keluarga dan teman-teman kita bergabung di channel ini)
Tadi pagi saya japri Ustadz Yusuf Mansur soal Telegram dan kelebihan-kelebihannya.
Sepertinya beliau tertarik. Kita doakan saja agar beliau segera menginspirasi melalui channel Telegram.
Sepertinya beliau tertarik. Kita doakan saja agar beliau segera menginspirasi melalui channel Telegram.
Barusan saya membagikan e-book '5 Jurus Meningkatkan Income' karya dari teman saya di channel ini. Lihat saja posting sebelumnya.
Sengaja di-upload di channel ini, tapi cuma sebentar saja. Hanya untuk mereka yang serius belajar. Segera DOWNLOAD, sebelum kami remove.
Sengaja di-upload di channel ini, tapi cuma sebentar saja. Hanya untuk mereka yang serius belajar. Segera DOWNLOAD, sebelum kami remove.
Keadaan tak selamanya sesuai dengan harapan kita.
Bagaimanapun, hindari mengeluh. Setiap keluhan akan direkam oleh otak dan tubuh. Bahkan direkam oleh alam. Pada akhirnya, keadaan pun kian memburuk.
Bersyukurlah, termasuk di masa-masa sulit. Setidaknya, diam. Jangan mengeluh.
Bukankah kata-kata itu doa?
Bagaimanapun, hindari mengeluh. Setiap keluhan akan direkam oleh otak dan tubuh. Bahkan direkam oleh alam. Pada akhirnya, keadaan pun kian memburuk.
Bersyukurlah, termasuk di masa-masa sulit. Setidaknya, diam. Jangan mengeluh.
Bukankah kata-kata itu doa?
Punya rumah, yah senang. Punya mobil, yah senang.
Tapi #bahagia beda dengan senang. Kebahagiaan pribadi tak bisa diukur dengan uang.
Bahagia itu tak terukur, tak terbilang.
Menariknya, bahagia itu TANPA SYARAT. Kita yang memutuskan untuk bahagia, entah sudah punya rumah atau belum.
Bayangkan Anda hanya merasa bahagia di usia 30 tahun setelah punya istri. Itu artinya, selama 29 tahun Anda sengsara dan tidak bahagia. Kan rugi.
Bayangkan Anda hanya merasa bahagia di usia 40 tahun setelah punya rumah. Itu artinya, selama 39 tahun Anda menderita dan tidak bahagia. Kan rugi.
Pada akhirnya, bahagialah tanpa syarat 😋
Tapi #bahagia beda dengan senang. Kebahagiaan pribadi tak bisa diukur dengan uang.
Bahagia itu tak terukur, tak terbilang.
Menariknya, bahagia itu TANPA SYARAT. Kita yang memutuskan untuk bahagia, entah sudah punya rumah atau belum.
Bayangkan Anda hanya merasa bahagia di usia 30 tahun setelah punya istri. Itu artinya, selama 29 tahun Anda sengsara dan tidak bahagia. Kan rugi.
Bayangkan Anda hanya merasa bahagia di usia 40 tahun setelah punya rumah. Itu artinya, selama 39 tahun Anda menderita dan tidak bahagia. Kan rugi.
Pada akhirnya, bahagialah tanpa syarat 😋
Saya telah membagikan e-book '5 Jurus Menambah Income' karya dari teman saya di channel ini. Lihat saja posting sebelumnya (Jumat).
Sengaja di-upload di channel ini, tapi cuma sampai Senin saja. Hanya untuk mereka yang serius belajar. Segera DOWNLOAD, sebelum kami remove.
Sengaja di-upload di channel ini, tapi cuma sampai Senin saja. Hanya untuk mereka yang serius belajar. Segera DOWNLOAD, sebelum kami remove.
Berkah itu singkatan.
BERKAH = BERhasil Karena AllaH
Boleh dibilang, berkah itu:
- adanya ridha Allah
- bersih dan tumbuh
- menentramkan
- mencukupkan
Itulah definisi dan ciri-ciri berkah.
Perlu contoh?
Waktu yang berkah ditandai dengan adanya kecukupan. Nggak perlu buru-buru, tapi semuanya selesai.
Uang yang berkah ditandai dengan adanya kecukupan. Nggak sibuk-sibuk amat, tapi semuanya terpenuhi.
Memang ini bukan jaminan, tapi biasanya ciri-cirinya begitu.
Mari kita bandingkan...
Zaman buyut kita, orang-orang bekerja sampai jam 5 sore saja. Anaknya 5 atau 6 orang bahkan lebih. Tapi semuanya serba cukup. Tentram. Mungkin ini ciri-ciri keberkahan.
Zaman sekarang? Orang-orang bekerja sampai malam. Lembur. Bergadang. Anaknya cuma 3 atau 2 orang bahkan 1. Tapi semuanya serba kurang. Resah. Hm, ini ciri-ciri tidak berkah.
Terus, apa penyebab semua kekacauan ini?
Pertama, ketika bangun pagi, yang diingat pertama kali BUKAN Allah. Demikian pula ketika tidur malam.
Kedua, tidak berhati-hati dalam makanan dan penafkahan. Telah bercampur yang baik-baik dan yang meragukan. Mana mungkin hati jadi tentram?
Ketiga, terbiasanya dengan utang, terutama utang konsumtif. Tak perlu analisa tingkat tinggi. Kita tahu, mereka yang bebas utang hidupnya lebih tentram.
Ingat. Ada dua cara untuk menaklukkan dan memperbudak sebuah bangsa. Pertama dengan pedang, kedua dengan utang. Ini menurut John Adams (1735-1826). Dan ini berlaku bagi negara juga bagi individu. Hati-hati.
Lantas, dari mana kita tahu bahwa rezeki kita berkah? Hanya Allah yang tahu.
Tapi, inilah tanda-tandanya:
- selalu tumbuh
- menentramkan
- mencukupkan
Cukup, maksudnya? Begini. Dari segi uang, cukup. Dari segi waktu, cukup. Hati tidak waswas. Kalau ini terjadi, kemungkinan besar ada keberkahan di situ.
Think. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Note: Teman-teman bisa mendapatkan e-book '5 Jurus Menambah Income' di channel Telegram ini. GRATIS. Ada belasan ribu orang yang request. Kami tak sanggup meng-email-nya satu per satu. Makanya kami upload di channel Telegram ini. Silakan download. Hari ini terakhir. Besok, e-book ini akan kami remove dari channel Telegram @ipphoright.
BERKAH = BERhasil Karena AllaH
Boleh dibilang, berkah itu:
- adanya ridha Allah
- bersih dan tumbuh
- menentramkan
- mencukupkan
Itulah definisi dan ciri-ciri berkah.
Perlu contoh?
Waktu yang berkah ditandai dengan adanya kecukupan. Nggak perlu buru-buru, tapi semuanya selesai.
Uang yang berkah ditandai dengan adanya kecukupan. Nggak sibuk-sibuk amat, tapi semuanya terpenuhi.
Memang ini bukan jaminan, tapi biasanya ciri-cirinya begitu.
Mari kita bandingkan...
Zaman buyut kita, orang-orang bekerja sampai jam 5 sore saja. Anaknya 5 atau 6 orang bahkan lebih. Tapi semuanya serba cukup. Tentram. Mungkin ini ciri-ciri keberkahan.
Zaman sekarang? Orang-orang bekerja sampai malam. Lembur. Bergadang. Anaknya cuma 3 atau 2 orang bahkan 1. Tapi semuanya serba kurang. Resah. Hm, ini ciri-ciri tidak berkah.
Terus, apa penyebab semua kekacauan ini?
Pertama, ketika bangun pagi, yang diingat pertama kali BUKAN Allah. Demikian pula ketika tidur malam.
Kedua, tidak berhati-hati dalam makanan dan penafkahan. Telah bercampur yang baik-baik dan yang meragukan. Mana mungkin hati jadi tentram?
Ketiga, terbiasanya dengan utang, terutama utang konsumtif. Tak perlu analisa tingkat tinggi. Kita tahu, mereka yang bebas utang hidupnya lebih tentram.
Ingat. Ada dua cara untuk menaklukkan dan memperbudak sebuah bangsa. Pertama dengan pedang, kedua dengan utang. Ini menurut John Adams (1735-1826). Dan ini berlaku bagi negara juga bagi individu. Hati-hati.
Lantas, dari mana kita tahu bahwa rezeki kita berkah? Hanya Allah yang tahu.
Tapi, inilah tanda-tandanya:
- selalu tumbuh
- menentramkan
- mencukupkan
Cukup, maksudnya? Begini. Dari segi uang, cukup. Dari segi waktu, cukup. Hati tidak waswas. Kalau ini terjadi, kemungkinan besar ada keberkahan di situ.
Think. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Note: Teman-teman bisa mendapatkan e-book '5 Jurus Menambah Income' di channel Telegram ini. GRATIS. Ada belasan ribu orang yang request. Kami tak sanggup meng-email-nya satu per satu. Makanya kami upload di channel Telegram ini. Silakan download. Hari ini terakhir. Besok, e-book ini akan kami remove dari channel Telegram @ipphoright.
Rajin sedekah, rajin puasa, rajin sholat, eh ternyata istrinya meninggal dunia. Di usia muda pula. Lalu anaknya menyusul, meninggal juga. Apakah Tuhan itu kejam? Nggak gitu... Lihatlah Nabi Muhammad. Bukankah ketika kecil beliau sengaja diyatimkan dan dipiatukan oleh Allah? Ini untuk menempa sang nabi. Juga demi tujuan-tujuan besar lainnya... Saat hal-hal (sepertinya) negatif yang terjadi, cobalah untuk tetap berpikir positif. Pasti ada hikmah. Kadang perlu waktu dan iman untuk memahami suatu hikmah...
Anda tahu KitKat?
Lollipop? Marshmallow?
Snack semua!
Fyi, Google pernah merilis Android dengan embel-embel nama KitKat, Lollipop, dan Marshmallow. Dan rencananya Google akan memperkenalkan Android Oreo atau Android Orellete. Hehehe, ada-ada saja.
Ini disebut-sebut sebagai sistem operasi terbaru mereka, Android 8.0. Selain pertimbangan bisnis, di sini mereka berusaha mengindentikkan Android sama asyiknya seperti ngemil. Juga menunjukkan bahwa Android itu mudah dan 'renyah'.
Google sering dijuluki Mbah Google, mungkin lebih populer daripada julukan mbah kakung dan mbah putri. Hehehe. Serunya, saat ini generasi muda Indonesia dalam rentang usia 20-29 tahun memiliki angka penetrasi internet hingga lebih dari 80 persen!
Ngomong-ngomong, berapa lama waktu yang dihabiskan oleh orang Indonesia untuk mengakses internet setiap harinya? Berdasar data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sebagian besar responden mengakses internet lebih dari enam jam setiap harinya!
Tepatnya, sekitar 55,39 persen dari total responden yang mengakses internet lebih dari enam jam setiap harinya. Sementara responden lain lebih bervariasi, mulai dari 2 sampai 6 jam sehari. Ini benar-benar luar biasa!
Artinya, bisnis kita HARUS mudah ditemukan di Google dan social media. Sudah saatnya kita mengalihkan dana promosi kita. Dari spanduk, flyer, dan iklan koran, ke Google dan social media. Itulah yang seharusnya.
Kabar baik berikutnya, kita semua lebih mudah untuk memulai dan membesarkan bisnis. Tak harus pede dan jago bicara untuk menjual. Biarkan saja Google dan social media yang berbicara.
Karena itulah saya selalu mendesak teman-teman untuk lebih melek internet marketing. Jangan sampai, pasar sepotensial itu diabaikan begitu saja. Atau jadi konsumen saja. Ini kan sayang.
Mestinya? Jadilah pemain. Jadilah pelaku. Dalam artian, turut aktif berbisnis melalui internet marketing. Sekali lagi, ini pasar yang sangat potensial. Sekaligus pasar yang sangat mudah kita masuki lalu kita tekuni. Semudah Anda menggunakan smartphone.
Be ready!
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Lollipop? Marshmallow?
Snack semua!
Fyi, Google pernah merilis Android dengan embel-embel nama KitKat, Lollipop, dan Marshmallow. Dan rencananya Google akan memperkenalkan Android Oreo atau Android Orellete. Hehehe, ada-ada saja.
Ini disebut-sebut sebagai sistem operasi terbaru mereka, Android 8.0. Selain pertimbangan bisnis, di sini mereka berusaha mengindentikkan Android sama asyiknya seperti ngemil. Juga menunjukkan bahwa Android itu mudah dan 'renyah'.
Google sering dijuluki Mbah Google, mungkin lebih populer daripada julukan mbah kakung dan mbah putri. Hehehe. Serunya, saat ini generasi muda Indonesia dalam rentang usia 20-29 tahun memiliki angka penetrasi internet hingga lebih dari 80 persen!
Ngomong-ngomong, berapa lama waktu yang dihabiskan oleh orang Indonesia untuk mengakses internet setiap harinya? Berdasar data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sebagian besar responden mengakses internet lebih dari enam jam setiap harinya!
Tepatnya, sekitar 55,39 persen dari total responden yang mengakses internet lebih dari enam jam setiap harinya. Sementara responden lain lebih bervariasi, mulai dari 2 sampai 6 jam sehari. Ini benar-benar luar biasa!
Artinya, bisnis kita HARUS mudah ditemukan di Google dan social media. Sudah saatnya kita mengalihkan dana promosi kita. Dari spanduk, flyer, dan iklan koran, ke Google dan social media. Itulah yang seharusnya.
Kabar baik berikutnya, kita semua lebih mudah untuk memulai dan membesarkan bisnis. Tak harus pede dan jago bicara untuk menjual. Biarkan saja Google dan social media yang berbicara.
Karena itulah saya selalu mendesak teman-teman untuk lebih melek internet marketing. Jangan sampai, pasar sepotensial itu diabaikan begitu saja. Atau jadi konsumen saja. Ini kan sayang.
Mestinya? Jadilah pemain. Jadilah pelaku. Dalam artian, turut aktif berbisnis melalui internet marketing. Sekali lagi, ini pasar yang sangat potensial. Sekaligus pasar yang sangat mudah kita masuki lalu kita tekuni. Semudah Anda menggunakan smartphone.
Be ready!
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Apa smartphone pilihan Anda? Ternyata Samsung, Oppo, dan Asus masih mendominasi pasar smartphone Indonesia.
Diprediksi pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sepotensial itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika.
Masih ada kabar baik lainnya.
"Tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 40 persen. Diperkirakan pada tahun 2020 penetrasi ini akan meningkat lebih pesat," ujar Tony Lin. Bahkan menurut survei APJII, penetrasi internet di Indonesia mencapai 46 persen.
Serunya lagi, tercatat 97,4 persen orang Indonesia mengakses akun-akun media sosial saat mengunakan internet. Itu artinya, sangat mudah bagi kita untuk promosi atau setidaknya menawarkan sesuatu via internet, terutama media sosial.
Ironisnya, sebagian besar UKM kita kurang melek internet. Padahal internet adalah now market dan next market. Saat ini, sangat besar. Ke depannya, jauh lebih besar. Terus, sampai kapan kita cuma diam jadi penonton? Jadilah pemain. Jadilah pelaku.
Dengan internet, kita tidak perlu lagi menyewa ruko atau buka stand. Tidak perlu lagi memasang spanduk, flyer, dan iklan koran. Hemat tho? Sangat hemat. Cukuplah kita mengoptimasi Facebook, Instagram, dan Blogspot, sehingga otomatis bisnis kita muncul di mana-mana ketika konsumen mencari.
Sekali lagi, jadilah pemain, jadilah pelaku. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Diprediksi pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sepotensial itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika.
Masih ada kabar baik lainnya.
"Tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 40 persen. Diperkirakan pada tahun 2020 penetrasi ini akan meningkat lebih pesat," ujar Tony Lin. Bahkan menurut survei APJII, penetrasi internet di Indonesia mencapai 46 persen.
Serunya lagi, tercatat 97,4 persen orang Indonesia mengakses akun-akun media sosial saat mengunakan internet. Itu artinya, sangat mudah bagi kita untuk promosi atau setidaknya menawarkan sesuatu via internet, terutama media sosial.
Ironisnya, sebagian besar UKM kita kurang melek internet. Padahal internet adalah now market dan next market. Saat ini, sangat besar. Ke depannya, jauh lebih besar. Terus, sampai kapan kita cuma diam jadi penonton? Jadilah pemain. Jadilah pelaku.
Dengan internet, kita tidak perlu lagi menyewa ruko atau buka stand. Tidak perlu lagi memasang spanduk, flyer, dan iklan koran. Hemat tho? Sangat hemat. Cukuplah kita mengoptimasi Facebook, Instagram, dan Blogspot, sehingga otomatis bisnis kita muncul di mana-mana ketika konsumen mencari.
Sekali lagi, jadilah pemain, jadilah pelaku. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Pesan penting nih:
- Saat kita idealis, bersiaplah disalahpahami.
- Saat kita bervisi besar, bersiaplah disebut gila.
- Saat kita mengatasi masalah rumit, bersiaplah disalah-salahkan.
- Saat kita punya inisiatif, bersiaplah dikritik.
- Namun demikian, tetaplah mempersembahkan hasil yang hebat (great works).
Pesan siapa ini? Pesan dari Mark Zuckerberg, pendiri Facebook. Sejak dulu sampai sekarang, Mark Zuckerberg sudah terbiasa dengan masa-masa sulit dan kritikan. Berbekal semangat, karya-karyalah yang menjadi tumpuan perhatiannya. Baginya, mengeluh adalah pantang. Dan mundur adalah terlarang.
Bagaimana dengan kita?
- Saat kita idealis, bersiaplah disalahpahami.
- Saat kita bervisi besar, bersiaplah disebut gila.
- Saat kita mengatasi masalah rumit, bersiaplah disalah-salahkan.
- Saat kita punya inisiatif, bersiaplah dikritik.
- Namun demikian, tetaplah mempersembahkan hasil yang hebat (great works).
Pesan siapa ini? Pesan dari Mark Zuckerberg, pendiri Facebook. Sejak dulu sampai sekarang, Mark Zuckerberg sudah terbiasa dengan masa-masa sulit dan kritikan. Berbekal semangat, karya-karyalah yang menjadi tumpuan perhatiannya. Baginya, mengeluh adalah pantang. Dan mundur adalah terlarang.
Bagaimana dengan kita?
Takut mulai usaha?
Takut merantau?
Takut melamar?
Pernah?
"Jika ingin menaklukkan rasa takut, janganlah berdiam diri di rumah dan menghabiskan waktu untuk berpikir. Keluarlah dan sibukkan diri Anda," ungkap Dale Carnegie.
Menurut penelitian, respon terhadap rasa takut terbagi menjadi dua. Pertama, reaksi biokimia. Kedua, reaksi emosional.
Reaksi biokimia dialami semua orang, tanpa terkecuali. Saat menghadapi bahaya, tubuh manusia menimbulkan reaksi tertentu seperti keringat keluar lebih deras atau jantung berdetak lebih kencang.
Jadi, rasa takut dengan segala reaksinya adalah sesuatu yang wajar. Sangat wajar. Namun, jangan sampai ini menghalangi kita dalam berbuat. Tetaplah berbuat selagi itu legal dan halal.
Terlalu banyak berpikir seringkali membuat kita gagal memulai. Catat ya, gagal memulai, bukan sekadar lambat memulai. Maka dari itu, tetaplah berbuat selagi itu legal dan halal. Siap?
Takut merantau?
Takut melamar?
Pernah?
"Jika ingin menaklukkan rasa takut, janganlah berdiam diri di rumah dan menghabiskan waktu untuk berpikir. Keluarlah dan sibukkan diri Anda," ungkap Dale Carnegie.
Menurut penelitian, respon terhadap rasa takut terbagi menjadi dua. Pertama, reaksi biokimia. Kedua, reaksi emosional.
Reaksi biokimia dialami semua orang, tanpa terkecuali. Saat menghadapi bahaya, tubuh manusia menimbulkan reaksi tertentu seperti keringat keluar lebih deras atau jantung berdetak lebih kencang.
Jadi, rasa takut dengan segala reaksinya adalah sesuatu yang wajar. Sangat wajar. Namun, jangan sampai ini menghalangi kita dalam berbuat. Tetaplah berbuat selagi itu legal dan halal.
Terlalu banyak berpikir seringkali membuat kita gagal memulai. Catat ya, gagal memulai, bukan sekadar lambat memulai. Maka dari itu, tetaplah berbuat selagi itu legal dan halal. Siap?
Orang terkaya di dunia, apa saja kebiasaannya?
Meski sudah menjadi orang terkaya, Bill Gates masih punya segudang kegiatan. Ia memulai harinya dengan bangun tidur di rumah mewahnya di kawasan Medina, Washington.
Kebiasaan-kebiasaan Bill Gates berikut ini saya kutip dari Liputan 6. Setelah bangun, ia tak lupa untuk berolahraga. Ia senang lari di atas treadmill sambil menonton DVD. Di sela-sela waktu, ia juga bermain tenis.
Sarapan favorit pendiri Microsoft ini adalah sereal coklat. Meski demikian, Bill Gates pernah melewatkan sarapan di beberapa kesempatan.
Seluruh kegiatan Bill Gates dijadwalkan dalam interval waktu lima menit. Di siang hari, Bill ternyata memiliki satu menu favorit, yaitu cheeseburger.
Rutinitas yang padat membuat Bill Gates sering menulis semua detail urusannya dalam buku catatan. Ayah tiga anak ini punya segudang koleksi buku di rumahnya. Ya, ia gemar membaca.
Bila tidak sibuk, Bill Gates memilih menghabiskan waktu bersama tiga anaknya. Beberapa tempat unik pun menjadi destinasi liburan Bill Gates bersama keluarga. Salah satunya, berlibur ke pembangkit listrik.
Anehnya, kegiatan favorit Bill Gates di pengujung hari adalah mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Ia mengaku senang mencuci piring setiap malam. Kegiatan mencuci ini bahkan menjadi rutinitasnya setiap hari.
Saat waktu tidur tiba, pengusaha dermawan ini selalu menyempatkan tidur tepat waktu meski memiliki segudang agenda. Ia mengatakan, waktu tidur terbaik adalah tujuh jam lamanya.
Kesibukan demi kesibukan ternyata tidak menghalangi dia untuk tidur awal, bangun awal, berolahraga, membaca, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan berlibur bersama keluarga.
Mari kita pelajari yang baik-baik dari Bill Gates.
Meski sudah menjadi orang terkaya, Bill Gates masih punya segudang kegiatan. Ia memulai harinya dengan bangun tidur di rumah mewahnya di kawasan Medina, Washington.
Kebiasaan-kebiasaan Bill Gates berikut ini saya kutip dari Liputan 6. Setelah bangun, ia tak lupa untuk berolahraga. Ia senang lari di atas treadmill sambil menonton DVD. Di sela-sela waktu, ia juga bermain tenis.
Sarapan favorit pendiri Microsoft ini adalah sereal coklat. Meski demikian, Bill Gates pernah melewatkan sarapan di beberapa kesempatan.
Seluruh kegiatan Bill Gates dijadwalkan dalam interval waktu lima menit. Di siang hari, Bill ternyata memiliki satu menu favorit, yaitu cheeseburger.
Rutinitas yang padat membuat Bill Gates sering menulis semua detail urusannya dalam buku catatan. Ayah tiga anak ini punya segudang koleksi buku di rumahnya. Ya, ia gemar membaca.
Bila tidak sibuk, Bill Gates memilih menghabiskan waktu bersama tiga anaknya. Beberapa tempat unik pun menjadi destinasi liburan Bill Gates bersama keluarga. Salah satunya, berlibur ke pembangkit listrik.
Anehnya, kegiatan favorit Bill Gates di pengujung hari adalah mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Ia mengaku senang mencuci piring setiap malam. Kegiatan mencuci ini bahkan menjadi rutinitasnya setiap hari.
Saat waktu tidur tiba, pengusaha dermawan ini selalu menyempatkan tidur tepat waktu meski memiliki segudang agenda. Ia mengatakan, waktu tidur terbaik adalah tujuh jam lamanya.
Kesibukan demi kesibukan ternyata tidak menghalangi dia untuk tidur awal, bangun awal, berolahraga, membaca, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan berlibur bersama keluarga.
Mari kita pelajari yang baik-baik dari Bill Gates.
Mau meningkatkan penghasilan? Mau mencetak Rp 100 juta pertama? Menjual dengan internet marketing? Mau magang di kantor saya?
.
Alhamdulillah, angkatan-angkatan sebelumnya, langsung FULL begitu diumumkan sekali atau dua kali. Insya Allah kita akan buka magang angkatan ke 10 (batch 10).
.
Ya, saya akan membuka kelas magang dan training 'Internet Marketing' di kantor saya, selama 7 hari. Dan ini angkatan ke 10 (batch 10).
.
Di kelas ini insya Allah saya terjun langsung, membimbing peserta selama 7 hari, bersama tim. Lebih intens. Lebih detail. Dibatasi hanya 20-an peserta. 100% beda dengan training biasa.
.
Apa saja materinya?
- Meriset produk-produk yang laris
- SEO (agar masuk halaman 1 Google)
- Facebook Ads
- Facebook Marketing
- Instagram Marketing (New)
.
Mengapa Internet Marketing?
- Bisa Dipelajari Siapapun
- Tertarget dan Tersegmen
- Sangat Terukur
- Sangat Murah
- Sangat Mudah
- Bertahan Lama
.
Berapa lama belajarnya?
- total 7 hari berbentuk magang dan training
.
Kapan?
- akhir Sept 2017
- jam 8.00 - 18.00 WIB
.
Di mana?
Di kantor saya, BSD
(dekat Jakarta)
.
Siapa saja yang perlu ikut?
- Pengusaha yang ingin membesarkan usahanya secara online.
- Pengusaha online yang ingin bisnis dan web-nya teroptimasi.
- Karyawan yang ingin belajar memulai bisnis secara online.
- Ibu rumah tangga yang menginginkan income sampingan.
- Mahasiswa, lulusan SMU, atau SMK.
.
Syarat-syaratnya?
- Usia 15 - 40 tahun
- Punya laptop sendiri
- Bawa modem sendiri
- Bisa bikin email dan akun FB
.
Berapa biayanya?
Hanya Rp 8 juta. Dan diskon 50% lebih alias cuma Rp 3,9 juta untuk mereka yang mendaftar hari ini sampai 31 Agustus (harga promo). Biaya tersebut sudah termasuk makan siang.
.
Adakah bonusnya?
Ada. Bagi teman-teman yang lunas besok (Jumat) sampai Senin, akan mendapat coaching khusus (secara berkelompok) bersama saya, Ippho Santosa. Aslinya, biaya untuk coaching ini jutaan rupiah juga. Sekarang bisa Anda dapatkan FREE!
.
Soal biaya insya Allah worth it. Bandingkan saja dengan training sejenis yang biayanya 2X sampai 5x lebih tinggi. Dan kalau kita mendatangi mentor satu per satu, biayanya malah lebih besar.
.
Biaya ini terasa semakin kecil, sekiranya dihitung dampak finansialnya kelak terhadap bisnis Anda dan nasib Anda. Lagi pula, mentornya 100% praktisi. Teruji.
.
Pesertanya insya Allah dijamin 100% bisa menghasilkan uang secara online, walaupun sebelumnya tidak punya pengalaman. Jika tidak bisa menghasilkan, investasinya dikembalikan. Ya, dikembalikan.
.
Minat? Serius?
- Transfer BNI Syariah 7777-0909-00 a.n. Ippho D. Santosa
- Atau BCA 4977-234-777 an Ippho D Santosa. Yang serius, silakan transfer (amankan seat Anda).
- Setelah transfer, 0812-8777-7100 dan 0815-4333-3600 (SMS atau WA, bukan telp)
.
Ayo sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba-coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal.
.
Lihatlah pengusaha dan motivator zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita!
.
Seminggu magang dan training, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Rp 100 juta pertama, insya Allah bukan hal muluk-muluk. Buktikan saja.
.
Alhamdulillah, angkatan-angkatan sebelumnya, langsung FULL begitu diumumkan sekali atau dua kali. Insya Allah kita akan buka magang angkatan ke 10 (batch 10).
.
Ya, saya akan membuka kelas magang dan training 'Internet Marketing' di kantor saya, selama 7 hari. Dan ini angkatan ke 10 (batch 10).
.
Di kelas ini insya Allah saya terjun langsung, membimbing peserta selama 7 hari, bersama tim. Lebih intens. Lebih detail. Dibatasi hanya 20-an peserta. 100% beda dengan training biasa.
.
Apa saja materinya?
- Meriset produk-produk yang laris
- SEO (agar masuk halaman 1 Google)
- Facebook Ads
- Facebook Marketing
- Instagram Marketing (New)
.
Mengapa Internet Marketing?
- Bisa Dipelajari Siapapun
- Tertarget dan Tersegmen
- Sangat Terukur
- Sangat Murah
- Sangat Mudah
- Bertahan Lama
.
Berapa lama belajarnya?
- total 7 hari berbentuk magang dan training
.
Kapan?
- akhir Sept 2017
- jam 8.00 - 18.00 WIB
.
Di mana?
Di kantor saya, BSD
(dekat Jakarta)
.
Siapa saja yang perlu ikut?
- Pengusaha yang ingin membesarkan usahanya secara online.
- Pengusaha online yang ingin bisnis dan web-nya teroptimasi.
- Karyawan yang ingin belajar memulai bisnis secara online.
- Ibu rumah tangga yang menginginkan income sampingan.
- Mahasiswa, lulusan SMU, atau SMK.
.
Syarat-syaratnya?
- Usia 15 - 40 tahun
- Punya laptop sendiri
- Bawa modem sendiri
- Bisa bikin email dan akun FB
.
Berapa biayanya?
Hanya Rp 8 juta. Dan diskon 50% lebih alias cuma Rp 3,9 juta untuk mereka yang mendaftar hari ini sampai 31 Agustus (harga promo). Biaya tersebut sudah termasuk makan siang.
.
Adakah bonusnya?
Ada. Bagi teman-teman yang lunas besok (Jumat) sampai Senin, akan mendapat coaching khusus (secara berkelompok) bersama saya, Ippho Santosa. Aslinya, biaya untuk coaching ini jutaan rupiah juga. Sekarang bisa Anda dapatkan FREE!
.
Soal biaya insya Allah worth it. Bandingkan saja dengan training sejenis yang biayanya 2X sampai 5x lebih tinggi. Dan kalau kita mendatangi mentor satu per satu, biayanya malah lebih besar.
.
Biaya ini terasa semakin kecil, sekiranya dihitung dampak finansialnya kelak terhadap bisnis Anda dan nasib Anda. Lagi pula, mentornya 100% praktisi. Teruji.
.
Pesertanya insya Allah dijamin 100% bisa menghasilkan uang secara online, walaupun sebelumnya tidak punya pengalaman. Jika tidak bisa menghasilkan, investasinya dikembalikan. Ya, dikembalikan.
.
Minat? Serius?
- Transfer BNI Syariah 7777-0909-00 a.n. Ippho D. Santosa
- Atau BCA 4977-234-777 an Ippho D Santosa. Yang serius, silakan transfer (amankan seat Anda).
- Setelah transfer, 0812-8777-7100 dan 0815-4333-3600 (SMS atau WA, bukan telp)
.
Ayo sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba-coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal.
.
Lihatlah pengusaha dan motivator zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita!
.
Seminggu magang dan training, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Rp 100 juta pertama, insya Allah bukan hal muluk-muluk. Buktikan saja.