Kalimat-kalimat yang populer, belum tentu benar.
Sering dianggap benar, padahal belum tentu benar.
Orang-orang menganggapnya benar karena mayoritas orang menyebut-nyebutnya dan melakukannya. Semacam ikut-ikutan. Boleh dibilang, ada Bandwagon Effect di sini.
"Terima aku apa adanya!" Ini sebenarnya kalimat yang salah dan berbahaya. Itu artinya kita nggak mau belajar, nggak mau bertumbuh.
Kalau Nabi Yusuf atau Nabi Sulaiman yang ngomong begitu, yah pantes. Wanita pun bisa menerima dengan senang hati. Wong prianya jelas-jelas ganteng, kaya, pinter, soleh, dan penuh wibawa.
Lha kalau kayak kita-kita ini? Yah nggak pantes ngomong begitu. Sama sekali nggak pantes. Banyak hal yang perlu kita perbaiki. Saran, carilah pasangan yang siap belajar dan siap bertumbuh.
"Saya nyari istri yang mau diajak hidup susah!" Ah, niat awalnya aja nggak bener. Udah susah, terus ngajak-ngajak orang lagi, hehehe.
Kalaupun sekian tahun kita hidup susah bersama pasangan, yah nggak apa-apa. Jalani. Tapi niat kita saat hendak menikahi adalah untuk membahagiakan. Bukan ngajak hidup susah. Hei, jangan main-main. Setiap kata adalah doa dan menjadi semacam rel yang mengarahkan langkah-langkah kita.
So, pilih kata-kata yang tepat dan memberdayakan. Siaaaap? ๐๐๐
Sering dianggap benar, padahal belum tentu benar.
Orang-orang menganggapnya benar karena mayoritas orang menyebut-nyebutnya dan melakukannya. Semacam ikut-ikutan. Boleh dibilang, ada Bandwagon Effect di sini.
"Terima aku apa adanya!" Ini sebenarnya kalimat yang salah dan berbahaya. Itu artinya kita nggak mau belajar, nggak mau bertumbuh.
Kalau Nabi Yusuf atau Nabi Sulaiman yang ngomong begitu, yah pantes. Wanita pun bisa menerima dengan senang hati. Wong prianya jelas-jelas ganteng, kaya, pinter, soleh, dan penuh wibawa.
Lha kalau kayak kita-kita ini? Yah nggak pantes ngomong begitu. Sama sekali nggak pantes. Banyak hal yang perlu kita perbaiki. Saran, carilah pasangan yang siap belajar dan siap bertumbuh.
"Saya nyari istri yang mau diajak hidup susah!" Ah, niat awalnya aja nggak bener. Udah susah, terus ngajak-ngajak orang lagi, hehehe.
Kalaupun sekian tahun kita hidup susah bersama pasangan, yah nggak apa-apa. Jalani. Tapi niat kita saat hendak menikahi adalah untuk membahagiakan. Bukan ngajak hidup susah. Hei, jangan main-main. Setiap kata adalah doa dan menjadi semacam rel yang mengarahkan langkah-langkah kita.
So, pilih kata-kata yang tepat dan memberdayakan. Siaaaap? ๐๐๐
Saya bukan pengusaha yang paling sukses.
Saya bukan entrpreneur yang paling senior.
Tapi, selama ini orang-orang sering bertanya sama saya soal bisnis. Konsultasi. Saya pun berusaha menjawabnya. Alhamdulillah banyak yang merasa terbantu. Dan inilah yang saya lakukan selama 10 tahun terakhir.
Seperti biasa, saya selalu ngomong blak-blakan dan to the point. Saran dan solusi dari saya kadang pahit. Tapi insya Allah mensolusikan. Cuma, sebagian orang nggak mau jawaban yang mensolusikan. Mereka lebih suka jawaban yang menghibur.
Sebenarnya itu nggak seberapa.
Terhadap partner-partner, jujur saja, saya lebih saklek lagi. Right to the point. Yang nurut, yang manut, alhamdulillah banyak yang melesat pertumbuhan bisnisnya. Biasanya begitu. Saya bisa tunjukkan bukti-buktinya.
Terlepas dari itu, saya pun bersyukur belakangan ini semakin banyak orang yang berminat untuk ber-partner dengan saya, alhamdulillah. Karena keterbatasan yang saya miliki, kesempatan ber-partner ini saya buka jarang-jarang. Yang terdekat adalah Kamis ini. Yang minat, silakan ya.
Adapun teman-teman yang sudah punya bisnis dan sudah punya mentor (pembimbing), abaikan saja kesempatan ber-partner ini. Fokus saja pada bisnis Anda. Lalu kita saling mendoakan saja. Boleh?
Terakhir, sekiranya kita ada masalah, fokuslah mencari jawaban yang mensolusikan. Bukan jawaban yang menghibur. Karena kita semua berharap jalan keluar dan kenyamaan untuk jangka panjang kan? Bukan sesaat.
Apapun bisnis dan kesibukan teman-teman, mudah-mudahan berkah berlimpah.
Saya bukan entrpreneur yang paling senior.
Tapi, selama ini orang-orang sering bertanya sama saya soal bisnis. Konsultasi. Saya pun berusaha menjawabnya. Alhamdulillah banyak yang merasa terbantu. Dan inilah yang saya lakukan selama 10 tahun terakhir.
Seperti biasa, saya selalu ngomong blak-blakan dan to the point. Saran dan solusi dari saya kadang pahit. Tapi insya Allah mensolusikan. Cuma, sebagian orang nggak mau jawaban yang mensolusikan. Mereka lebih suka jawaban yang menghibur.
Sebenarnya itu nggak seberapa.
Terhadap partner-partner, jujur saja, saya lebih saklek lagi. Right to the point. Yang nurut, yang manut, alhamdulillah banyak yang melesat pertumbuhan bisnisnya. Biasanya begitu. Saya bisa tunjukkan bukti-buktinya.
Terlepas dari itu, saya pun bersyukur belakangan ini semakin banyak orang yang berminat untuk ber-partner dengan saya, alhamdulillah. Karena keterbatasan yang saya miliki, kesempatan ber-partner ini saya buka jarang-jarang. Yang terdekat adalah Kamis ini. Yang minat, silakan ya.
Adapun teman-teman yang sudah punya bisnis dan sudah punya mentor (pembimbing), abaikan saja kesempatan ber-partner ini. Fokus saja pada bisnis Anda. Lalu kita saling mendoakan saja. Boleh?
Terakhir, sekiranya kita ada masalah, fokuslah mencari jawaban yang mensolusikan. Bukan jawaban yang menghibur. Karena kita semua berharap jalan keluar dan kenyamaan untuk jangka panjang kan? Bukan sesaat.
Apapun bisnis dan kesibukan teman-teman, mudah-mudahan berkah berlimpah.
Bisnis yang praktis itu seperti apa?
Kemarin saya ngumpul bareng partner-partner. Ada Kak Diaz dari Jakarta, Kak Marida dari Bogor, Mbak Malina dari Yogya, dan Teh Teni dari Sukabumi. Ramai dan seru, alhamdulillah. Kami saling belajar satu sama lain. Kalau boleh, di sini saya akan share sedikit percakapan kami semalam. Tentang bisnis yang praktis. Ternyata ada ciri-cirinya.
Namanya bisnis tidak harus produksi sendiri. No production, istilahnya. Saran saya, "Fokus saja pada penjualan. Karena, untuk menjalankan proses produksi yang efisien dan menguntungkan perlu modal dan pengalaman yang lumayan. Kalau pemula? Biasanya belum sanggup."
Setelah no production, terus apa lagi? No operational. Jangan sampai waktu kita tersita di operasional. Sekali lagi, fokus saja pada penjualan. Ini akan berdampak langsung pada penghasilan (income). Dan jangan pula setiap bulan kita harus membayar gaji karyawan, sewa tempat, dan listrik-air. Iya kalau laris. Kalau nggak laris, gimana cara membayarnya?
Kemudian, saya menyarankan barang yang delivery-able. Ringan di ongkir, tidak terkendala di berat dan size. Jangan pula yang mudah pecah. Sebaiknya pilih produk yang kecil ukurannya tapi nilai jualnya tinggi. Syukur-syukur mudah disimpan, nggak nyita space.
Gimana dengan kualitas? High quality, saran saya. Pastikan kualitasnya nilai 8 atau 9, sehingga manfaat dan khasiatnya berbicara dengan sendiri. Konsumen pun, tanpa diminta, akan memberikan testimoni. Bisa viral, bisa nyebar. Ya, memang lebih baik kalau konsumen yang berbicara ketimbang penjual.
High repetition adalah saran saya yang berikutnya. Cari produk yang harus dibeli ulang oleh konsumen dalam mingguan atau bulanan. Ini akan membantu kita dalam hal cahsflow. Ingat, mencari-cari konsumen baru mengharuskan cost 6 kali lebih tinggi. Adalah menyenangkan kalau konsumen yang ada repeat order dengan sendirinya, mingguan atau bulanan.
Terakhir, high Margin. Minimal marginnya 25%. Itu minimal. Bukan karena kita kemaruk. Bukan. Justru kita ingin bagi-bagi keuntungan kepada reseller, dropship, dll. Kalau margin hanya 10%, gimana bagi-baginya? Rada repot.
Inilah ciri-ciri bisnis yang praktis. Dan insya Allah sangat bermanfaat buat pemula.
Kemarin saya ngumpul bareng partner-partner. Ada Kak Diaz dari Jakarta, Kak Marida dari Bogor, Mbak Malina dari Yogya, dan Teh Teni dari Sukabumi. Ramai dan seru, alhamdulillah. Kami saling belajar satu sama lain. Kalau boleh, di sini saya akan share sedikit percakapan kami semalam. Tentang bisnis yang praktis. Ternyata ada ciri-cirinya.
Namanya bisnis tidak harus produksi sendiri. No production, istilahnya. Saran saya, "Fokus saja pada penjualan. Karena, untuk menjalankan proses produksi yang efisien dan menguntungkan perlu modal dan pengalaman yang lumayan. Kalau pemula? Biasanya belum sanggup."
Setelah no production, terus apa lagi? No operational. Jangan sampai waktu kita tersita di operasional. Sekali lagi, fokus saja pada penjualan. Ini akan berdampak langsung pada penghasilan (income). Dan jangan pula setiap bulan kita harus membayar gaji karyawan, sewa tempat, dan listrik-air. Iya kalau laris. Kalau nggak laris, gimana cara membayarnya?
Kemudian, saya menyarankan barang yang delivery-able. Ringan di ongkir, tidak terkendala di berat dan size. Jangan pula yang mudah pecah. Sebaiknya pilih produk yang kecil ukurannya tapi nilai jualnya tinggi. Syukur-syukur mudah disimpan, nggak nyita space.
Gimana dengan kualitas? High quality, saran saya. Pastikan kualitasnya nilai 8 atau 9, sehingga manfaat dan khasiatnya berbicara dengan sendiri. Konsumen pun, tanpa diminta, akan memberikan testimoni. Bisa viral, bisa nyebar. Ya, memang lebih baik kalau konsumen yang berbicara ketimbang penjual.
High repetition adalah saran saya yang berikutnya. Cari produk yang harus dibeli ulang oleh konsumen dalam mingguan atau bulanan. Ini akan membantu kita dalam hal cahsflow. Ingat, mencari-cari konsumen baru mengharuskan cost 6 kali lebih tinggi. Adalah menyenangkan kalau konsumen yang ada repeat order dengan sendirinya, mingguan atau bulanan.
Terakhir, high Margin. Minimal marginnya 25%. Itu minimal. Bukan karena kita kemaruk. Bukan. Justru kita ingin bagi-bagi keuntungan kepada reseller, dropship, dll. Kalau margin hanya 10%, gimana bagi-baginya? Rada repot.
Inilah ciri-ciri bisnis yang praktis. Dan insya Allah sangat bermanfaat buat pemula.
Dulu, gajinya cuma satu jutaan. Ya, satu jutaan. Profesinya SPG. Berangkat sebelum subuh, pulang malam-malam. Jalan kaki sekian kilometer, demi menghemat biaya transport PP. Sudah begitu, keluarganya pun berutang dan dia yang harus mencicilnya.
Sampailah kemudian dia coba-coba jualan. Ngambil barang dari tempat A, terus dijual di tempat B, C, dan D. Dia tekuni itu. Bahkan dia mengajak ibu-ibu lainnya untuk ikut jualan, tanpa harus mengurusi produksi dan operasional.
Yang terjadi selanjutnya adalah keajaiban. Benar-benar keajaiban.
Bukan saja berhasil jadi pengusaha, dia juga berhasil mencetak orang-orang jadi pengusaha. Saat ini, lebih dari 1000 orang yang partner-partner-nya. Bahkan partner-partner-nya, diajak liburan ke Jepang, Singapura, Malaysia, dan berumrah. Masya Allah.
Siapa namanya? Diaz Adriani, namanya. Sampai hari ini, dia rutin berbagi ilmu di komunitasnya. Tentang apa? Macam-macam. Selain tentang memulai dan membesarkan bisnis, dia juga sering berbagi ilmu tentang melunasi utang.
Saran saya, bagi teman-teman yang memiliki utang, segera cicil utangnya. Kalau belum bisa 100%, yah 10% dulu. Yang jelas, harus ada kesungguhan dalam melunasi utang. Sembari itu, perbanyak sedekah, istighfar, dan memohon ampun. Percayalah, ini semua akan mengikis utang.
Lari dari kenyataan, lari dari tanggung-jawab, lari dari si pemberi utang, ini sama sekali tidak menyelesaikan masalah. Yang ada malah menambah masalah. Pada akhirnya, yang masih berutang, saya doakan, semoga segera lunas utangnya. Aamiin.
Sampailah kemudian dia coba-coba jualan. Ngambil barang dari tempat A, terus dijual di tempat B, C, dan D. Dia tekuni itu. Bahkan dia mengajak ibu-ibu lainnya untuk ikut jualan, tanpa harus mengurusi produksi dan operasional.
Yang terjadi selanjutnya adalah keajaiban. Benar-benar keajaiban.
Bukan saja berhasil jadi pengusaha, dia juga berhasil mencetak orang-orang jadi pengusaha. Saat ini, lebih dari 1000 orang yang partner-partner-nya. Bahkan partner-partner-nya, diajak liburan ke Jepang, Singapura, Malaysia, dan berumrah. Masya Allah.
Siapa namanya? Diaz Adriani, namanya. Sampai hari ini, dia rutin berbagi ilmu di komunitasnya. Tentang apa? Macam-macam. Selain tentang memulai dan membesarkan bisnis, dia juga sering berbagi ilmu tentang melunasi utang.
Saran saya, bagi teman-teman yang memiliki utang, segera cicil utangnya. Kalau belum bisa 100%, yah 10% dulu. Yang jelas, harus ada kesungguhan dalam melunasi utang. Sembari itu, perbanyak sedekah, istighfar, dan memohon ampun. Percayalah, ini semua akan mengikis utang.
Lari dari kenyataan, lari dari tanggung-jawab, lari dari si pemberi utang, ini sama sekali tidak menyelesaikan masalah. Yang ada malah menambah masalah. Pada akhirnya, yang masih berutang, saya doakan, semoga segera lunas utangnya. Aamiin.
Saya semakin jarang ngasih seminar untuk publik. Tetap ada, tapi jarang-jarang. Saran saya, kalau ada, manfaatkan segera. Optimalkan.
Seminar September 2019
08, Bandung 0877-7353-3356
14, Tegal 0822-1745-7773
15, Purwokerto 0852-6627-3666
22, Semarang 0856-3504-229
29, Jakarta 0857-7226-7193
Hubungi panitia setempat ya...
Seminar September 2019
08, Bandung 0877-7353-3356
14, Tegal 0822-1745-7773
15, Purwokerto 0852-6627-3666
22, Semarang 0856-3504-229
29, Jakarta 0857-7226-7193
Hubungi panitia setempat ya...
Bolehkah wanita mencari nafkah?
Pertanyan ini sering saya dengar.
Lantas, apa jawaban saya?
Boleh, tapi bukan wajib, bukan sunnah.
Yang wajib siapa? Suami atau ayahnya.
Sekiranya wanita mencari nafkah, yah jangan sampai stress berlebihan. Maaf, kalau stress, nanti nada suara bisa naik terhadap anak dan suami. Kalau stress, ASI bisa terganggu dan kemungkinan untuk hamil juga bisa terganggu.
Zaman sekarang, tidak sedikit ibu-ibu lantaran stress bekerja, akhirnya mudah marah ke anak.
Bolehkah memarahi anak? Begini. Apabila orangtua memarahi anak dengan berteriak, maka anak tersebut berisiko besar memiliki masalah perilaku dan emosional saat dewasa. Anak bisa depresi. Anak juga cenderung berperilaku negatif, seperti tidak patuh di sekolah, berbohong, mencuri, bahkan berkelahi.
Nggak main-main, ini menurut riset mendalam yang dipublikasikan dalam jurnal Child Development, di mana melibatkan 976 orangtua di Amerika dan sebagian besar dari keluarga kelas menengah.
Mungkin saja sesekali kita menaikkan nada suara dan memarahi anak, karena kadang itu memang diperlukan. Terutama untuk hal-hal yang prinsip dan terkait keselamatan. Namun bukan berarti dengan berteriak apalagi berkata-kata kasar.
Renungkan. Sekiranya kita menyadari betapa mahalnya anugerah bernama anak, tentu kita akan berpikir ulang saat hendak memarahi anak. Bagi ibu-ibu yang bekerja, sekali lagi, ada baiknya jangan sampai stress berlebihan. Ini sekedar saran. Semoga bermanfaat.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Pertanyan ini sering saya dengar.
Lantas, apa jawaban saya?
Boleh, tapi bukan wajib, bukan sunnah.
Yang wajib siapa? Suami atau ayahnya.
Sekiranya wanita mencari nafkah, yah jangan sampai stress berlebihan. Maaf, kalau stress, nanti nada suara bisa naik terhadap anak dan suami. Kalau stress, ASI bisa terganggu dan kemungkinan untuk hamil juga bisa terganggu.
Zaman sekarang, tidak sedikit ibu-ibu lantaran stress bekerja, akhirnya mudah marah ke anak.
Bolehkah memarahi anak? Begini. Apabila orangtua memarahi anak dengan berteriak, maka anak tersebut berisiko besar memiliki masalah perilaku dan emosional saat dewasa. Anak bisa depresi. Anak juga cenderung berperilaku negatif, seperti tidak patuh di sekolah, berbohong, mencuri, bahkan berkelahi.
Nggak main-main, ini menurut riset mendalam yang dipublikasikan dalam jurnal Child Development, di mana melibatkan 976 orangtua di Amerika dan sebagian besar dari keluarga kelas menengah.
Mungkin saja sesekali kita menaikkan nada suara dan memarahi anak, karena kadang itu memang diperlukan. Terutama untuk hal-hal yang prinsip dan terkait keselamatan. Namun bukan berarti dengan berteriak apalagi berkata-kata kasar.
Renungkan. Sekiranya kita menyadari betapa mahalnya anugerah bernama anak, tentu kita akan berpikir ulang saat hendak memarahi anak. Bagi ibu-ibu yang bekerja, sekali lagi, ada baiknya jangan sampai stress berlebihan. Ini sekedar saran. Semoga bermanfaat.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Sekiranya kita pemula ada baiknya memilih produk dengan ciri-ciri berikut:
High margin. Bukannya kita serakah. Tapi dengan adanya margin yang lumayan, kita bisa berbagi keuntungan dengan reseller dan agent. Kalau margin mepet, gimana mau bagi-bagi?
Easy to keep and deliver. Mudah disimpan, mudah dikirim. Jangan sampai nyita space ketika disimpan. Jangan sampai terbebani ongkir ketika dikirim. Bukan apa-apa, sebagai pemula, biasanya kita belum punya gudang dan armada.
Repeat order. Keberlangsungan sebuah bisnis sangat ditentukan oleh repeat order. So, pilih produk yang tinggi repeat ordernya. Setiap minggu atau setiap bulan, konsumen beli terus. Jangan sampai hari-hari kita cari-cari konsumen baru terus. Ini sangat melelahkan dan costly.
Mentor. Seberapa besar peran seorang pembimbing (mentor)? Sangat besar pastinya. Karena dia lebih ahli dan lebih pengalaman daripada kita, sehingga dia bisa bantu mengarahkan strategi-strategi bisnis kita.
Endorsement. Kita mungkin tidak peduli soal artis dan tokoh-tokoh terkenal. Tapi konsumen awam biasanya peduli. Ada baiknya produk kita di-endorse oleh artis dan tokoh-tokoh terkenal sehingga lebih mudah untuk dijual dan berpotensi untuk viral.
Satisfying quality. Mutu yang memuaskan ini adalah keharusan. Saran saya, mutunya nilai 9. Kenapa? Karena ini akan menghemat biaya promosi, berhubung konsumen yang sukarela memberikan testimoni dan posting sendiri di mana-mana.
Nah, ini semua dirangkum dan diringkas oleh Wendi Abdillah (ahli hypno-selling) jadi HERMES:
- High margin
- Easy to keep and deliver
- Repeat order
- Mentor
- Endorsement
- Satisfying quality
Kita praktek sama-sama ya...
High margin. Bukannya kita serakah. Tapi dengan adanya margin yang lumayan, kita bisa berbagi keuntungan dengan reseller dan agent. Kalau margin mepet, gimana mau bagi-bagi?
Easy to keep and deliver. Mudah disimpan, mudah dikirim. Jangan sampai nyita space ketika disimpan. Jangan sampai terbebani ongkir ketika dikirim. Bukan apa-apa, sebagai pemula, biasanya kita belum punya gudang dan armada.
Repeat order. Keberlangsungan sebuah bisnis sangat ditentukan oleh repeat order. So, pilih produk yang tinggi repeat ordernya. Setiap minggu atau setiap bulan, konsumen beli terus. Jangan sampai hari-hari kita cari-cari konsumen baru terus. Ini sangat melelahkan dan costly.
Mentor. Seberapa besar peran seorang pembimbing (mentor)? Sangat besar pastinya. Karena dia lebih ahli dan lebih pengalaman daripada kita, sehingga dia bisa bantu mengarahkan strategi-strategi bisnis kita.
Endorsement. Kita mungkin tidak peduli soal artis dan tokoh-tokoh terkenal. Tapi konsumen awam biasanya peduli. Ada baiknya produk kita di-endorse oleh artis dan tokoh-tokoh terkenal sehingga lebih mudah untuk dijual dan berpotensi untuk viral.
Satisfying quality. Mutu yang memuaskan ini adalah keharusan. Saran saya, mutunya nilai 9. Kenapa? Karena ini akan menghemat biaya promosi, berhubung konsumen yang sukarela memberikan testimoni dan posting sendiri di mana-mana.
Nah, ini semua dirangkum dan diringkas oleh Wendi Abdillah (ahli hypno-selling) jadi HERMES:
- High margin
- Easy to keep and deliver
- Repeat order
- Mentor
- Endorsement
- Satisfying quality
Kita praktek sama-sama ya...
Alhamdulillah dengan izin Allah, selama ini saya, Ippho Santosa, membantu partner-partner saya:
- lunas utang dalam 12 bulan atau kurang
- pergi umrah dalam 10 bulan atau kurang
- beli motor cash dalam 8 bulan atau kurang
- beli mobil cash dalam 3 tahun atau kurang
Dan ini bukan terjadi pada 4 atau 5 orang saja, tapi pada ratusan orang. Alhamdulillah, ini semua karunia dan anugerah dari Allah. Dan saya bersyukur sekali karena telah menjadi perantara-nya.
Teman-teman punya impian yang sama? Insya Allah saya berusaha menghadirkan solusinya. Sekiranya minat, silakan WA 0812-8777-7100. Pada 11 September akan saya reply satu per satu.
Kalau boleh, izinkan saya membimbing Anda. Meningkatkan kapasitas Anda. Mengantarkan Anda pada impian-impian Anda. Boleh? Semoga Allah meridhai segala niat baik kita.
- lunas utang dalam 12 bulan atau kurang
- pergi umrah dalam 10 bulan atau kurang
- beli motor cash dalam 8 bulan atau kurang
- beli mobil cash dalam 3 tahun atau kurang
Dan ini bukan terjadi pada 4 atau 5 orang saja, tapi pada ratusan orang. Alhamdulillah, ini semua karunia dan anugerah dari Allah. Dan saya bersyukur sekali karena telah menjadi perantara-nya.
Teman-teman punya impian yang sama? Insya Allah saya berusaha menghadirkan solusinya. Sekiranya minat, silakan WA 0812-8777-7100. Pada 11 September akan saya reply satu per satu.
Kalau boleh, izinkan saya membimbing Anda. Meningkatkan kapasitas Anda. Mengantarkan Anda pada impian-impian Anda. Boleh? Semoga Allah meridhai segala niat baik kita.
Dengan izin Allah, selama ini saya (Ippho Santosa) telah membantu partner-partner saya:
- lunas utang dalam 12 bulan
- pergi umrah dalam 10 bulan
- beli motor cash dalam 8 bulan
- beli mobil cash dalam 3 tahun
- naik income 3X lipat dalam 2 tahun
Saya bimbing mereka, online dan offline.
Simak saja kisah dan testimoni mereka:
"Alhamdulillah sejak belajar di komunitas BP, bener-bener terjadi perubahan pada diri saya, terutama dari segi penghasilan. Belum sampai 2 tahun, penghasilan saya sebulan di bisnis BP, sudah 3 kali lebih tinggi daripada honor saya mengajar selama 1 semester," Anindya, Semarang.
"Dulu saya jualan palugada selama 8 tahun. Alhamdulillah setelah fokus di BP sekitar setahun lebih, alhamdulillah hasilnya sudah 5 kali lipat lebih besar. Juga bisa beli motor, upgrade mobil, hingga umrah dan mengumrahkan keluarga," Arda Fitriana, Madiun.
"Sekitar 2 tahun saya di BP. Begitu saya seriusin, alhamdulillah penghasilan saya bertambah terus, hingga tembus Rp 10 juta per bulan. Terima kasih BP," Abdul Qohar, Pontianak.
"Belum genap 2 tahun saya gabung dengan komunitas BP, tapi pendapatan saya sekarang sudah sama dengan gaji saya saat jadi bankir di tahun ke-16. Alhamdulillah," Rara, Jambi.
"Saya sudah 15 tahun bekerja. Kalau di komunitas BP, baru 2 tahun. Ternyata income saya di bisnis BP bisa sama dengan gaji saya," Anita, Jakarta.
Teman-teman punya impian yang sama? Mau ber-partner dengan saya? Mau di-mentoring sama saya? Sekiranya iya, silakan WA 0812-8777-7100. Segera!
- lunas utang dalam 12 bulan
- pergi umrah dalam 10 bulan
- beli motor cash dalam 8 bulan
- beli mobil cash dalam 3 tahun
- naik income 3X lipat dalam 2 tahun
Saya bimbing mereka, online dan offline.
Simak saja kisah dan testimoni mereka:
"Alhamdulillah sejak belajar di komunitas BP, bener-bener terjadi perubahan pada diri saya, terutama dari segi penghasilan. Belum sampai 2 tahun, penghasilan saya sebulan di bisnis BP, sudah 3 kali lebih tinggi daripada honor saya mengajar selama 1 semester," Anindya, Semarang.
"Dulu saya jualan palugada selama 8 tahun. Alhamdulillah setelah fokus di BP sekitar setahun lebih, alhamdulillah hasilnya sudah 5 kali lipat lebih besar. Juga bisa beli motor, upgrade mobil, hingga umrah dan mengumrahkan keluarga," Arda Fitriana, Madiun.
"Sekitar 2 tahun saya di BP. Begitu saya seriusin, alhamdulillah penghasilan saya bertambah terus, hingga tembus Rp 10 juta per bulan. Terima kasih BP," Abdul Qohar, Pontianak.
"Belum genap 2 tahun saya gabung dengan komunitas BP, tapi pendapatan saya sekarang sudah sama dengan gaji saya saat jadi bankir di tahun ke-16. Alhamdulillah," Rara, Jambi.
"Saya sudah 15 tahun bekerja. Kalau di komunitas BP, baru 2 tahun. Ternyata income saya di bisnis BP bisa sama dengan gaji saya," Anita, Jakarta.
Teman-teman punya impian yang sama? Mau ber-partner dengan saya? Mau di-mentoring sama saya? Sekiranya iya, silakan WA 0812-8777-7100. Segera!
Saat Anda punya impian seperti:
- lunas utang
- umrah dan mengumrahkan
- beli motor cash
- beli mobil cash
- naik income 3X lipat
Saya menyarankan Anda untuk:
- berdoa dan melibatkan Allah
- istighfar dan meningkatkan amal
- menyempurnakan ikhtiar
Jujur saja, kalau Anda mengejar impian-impian tersebut di atas dengan karier, yah rada lama. Bentuk ikhtiar yang saya anjurkan adalah berbisnis. Sekali lagi, berbisnis.
Tentunya bukan sembarang bisnis. Melainkan bisnis yang:
- Teruji mentornya. Ingat, 90% bisnis gagal pada 2 tahun pertama. Kenapa? Karena nggak ada mentornya.
- Tinggi margin-nya. Kalau margin tipis, ini berisiko. Artinya, Anda harus bener-bener jago menjual agar dapat keuntungan yang lumayan.
- Cepat repeat order-nya. Boleh mingguan, boleh bulanan. Kalau lama, berarti Anda harus mencari-cari pelanggan baru dan ini sangat costly.
- Mutu nilai 9. Sehingga konsumen mau repeat order dan mau testimoni alami. Percayalah, ini semua akan mengurangi biaya marketing Anda besar-besaran.
- Mudah disimpan, murah dikirim. Jangan sampai menyita space ketika disimpan dan mahal ketika dikirim. Ini kayaknya sepele padahal nggak. Sebaliknya, ini sangat menentukan potential profit yang akan Anda kantongi.
Alhamdulillah, selama ini saya menjalankan bisnis yang mempunyai ciri-ciri seperti itu. Bahkan saya sudah membuka kesempatan ber-partner sebelumnya (walaupun dibatasi jumlahnya) dan saya sudah membuktikan janji-janji saya kepada mereka selama 2 tahun terakhir.
Sekarang, giliran Anda. Izinkan kita ber-partner dan izinkan saya membimbing Anda. Modalnya nggak sampai Rp 1 juta. Nah, kesempatan ber-partner ini dibuka (lagi) pada 12 sampai 14 September. Dan, ada bonus khusus kalau Anda join pada 12 dan 13 September.
WA sekarang 0812-8777-7100.
Pastikan Anda bermental pemenang (the winner) yang tidak suka menunda-nunda! Segerakan!
- lunas utang
- umrah dan mengumrahkan
- beli motor cash
- beli mobil cash
- naik income 3X lipat
Saya menyarankan Anda untuk:
- berdoa dan melibatkan Allah
- istighfar dan meningkatkan amal
- menyempurnakan ikhtiar
Jujur saja, kalau Anda mengejar impian-impian tersebut di atas dengan karier, yah rada lama. Bentuk ikhtiar yang saya anjurkan adalah berbisnis. Sekali lagi, berbisnis.
Tentunya bukan sembarang bisnis. Melainkan bisnis yang:
- Teruji mentornya. Ingat, 90% bisnis gagal pada 2 tahun pertama. Kenapa? Karena nggak ada mentornya.
- Tinggi margin-nya. Kalau margin tipis, ini berisiko. Artinya, Anda harus bener-bener jago menjual agar dapat keuntungan yang lumayan.
- Cepat repeat order-nya. Boleh mingguan, boleh bulanan. Kalau lama, berarti Anda harus mencari-cari pelanggan baru dan ini sangat costly.
- Mutu nilai 9. Sehingga konsumen mau repeat order dan mau testimoni alami. Percayalah, ini semua akan mengurangi biaya marketing Anda besar-besaran.
- Mudah disimpan, murah dikirim. Jangan sampai menyita space ketika disimpan dan mahal ketika dikirim. Ini kayaknya sepele padahal nggak. Sebaliknya, ini sangat menentukan potential profit yang akan Anda kantongi.
Alhamdulillah, selama ini saya menjalankan bisnis yang mempunyai ciri-ciri seperti itu. Bahkan saya sudah membuka kesempatan ber-partner sebelumnya (walaupun dibatasi jumlahnya) dan saya sudah membuktikan janji-janji saya kepada mereka selama 2 tahun terakhir.
Sekarang, giliran Anda. Izinkan kita ber-partner dan izinkan saya membimbing Anda. Modalnya nggak sampai Rp 1 juta. Nah, kesempatan ber-partner ini dibuka (lagi) pada 12 sampai 14 September. Dan, ada bonus khusus kalau Anda join pada 12 dan 13 September.
WA sekarang 0812-8777-7100.
Pastikan Anda bermental pemenang (the winner) yang tidak suka menunda-nunda! Segerakan!
Eyang Habibie, siapa sih yang nggak terinspirasi sama beliau?
Sekian kali jumpa #EyangHabibie, saya selalu terkesan. Sangat terkesan.
Suatu ketika saya diizinkan bertamu ke rumah beliau, masya Allah. Nggak cukup sampai di situ. Kemudian saya pun dipercaya sama beliau untuk memboyong teman-teman saya (yang berprestasi tentunya) untuk bertamu ke rumah beliau, berkali-kali.
Dari beliau, saya tahu bahwa ayah beliau ternyata membaca 2 juz sehari. Dari beliau, saya tahu bahwa belakangan ini beliau menghabiskan setengah waktunya bersama Al-Quran. Ini bukan kata orang. Saya dengar sendiri penuturan beliau.
Sedemikian besar jasa dan inspirasi beliau untuk Indonesia, bahkan untuk dunia. Bukan soal pesawat terbang saja. Sangat banyak. Masya Allah. Kita berharap dan berdoa itu semua jadi amal jariyah bagi beliau.
Contoh kecil saja. Pada 1990, Eyang Habibie membidani ICMI. Dari ICMI, lahirlah Republika. Dari Republika, lahirlah Dompet Dhuafa. Tidak cukup sampai di situ, kemudian saya bersama Dompet Dhuafa menginisiasi Kampus Umar Usman pada 2011.
Saya pun coba membayangkan, betapa besar amal jariyah yang ditanam oleh Eyang Habibie. Masya Allah.
Belum lagi Habibie Factor dan Crack Progression Theory yang ia temukan pada usia 32 tahun yang turut membuat pesawat-pesawat di dunia bisa terbang dengan lebih aman hingga hari ini, masya Allah. Pesawat N-250 dan R-80 adalah karya-karya beliau selanjutnya.
Insya Allah semuanya jadi amal jariyah. Termasuk kebaikan-kebaikan beliau saat menjabat di negeri ini, baik sebagai menteri, wakil presiden, maupun presiden. Sampai sekarang, boleh dibilang beliau adalah Presiden RI yang paling sedikit hater-nya.
Ya, banyak yang menyayangi dan mengasihi beliau.
Satu hal yang sangat berkesan bagi saya, ketika milad ke-40, beliau dan tim menghadiahkan kue ulangtahun untuk saya, masya Allah. Kalau soal sambutan beliau saat saya berkali-kali bertamu ke rumah beliau, wah nggak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata.
Bukan saja pribadi yang cerdas dan berprestasi, beliau juga pribadi yang hangat dan tulus. Pada akhirnya, itulah kesimpulan saya. https://www.instagram.com/p/B2SZOVilXm2/?igshid=1o5fmbsr27aq1
Eyang, kami selalu mendoakan Eyang. Diterima amal-amalnya, diampuni dosa-dosanya. Aamiin. Satu hal Eyang, kami sayang sekali dan bangga sekali sama Eyang. Semoga kami bisa mengikuti jejak dan keteladanan dari Eyang. Aamiin.
Sekian kali jumpa #EyangHabibie, saya selalu terkesan. Sangat terkesan.
Suatu ketika saya diizinkan bertamu ke rumah beliau, masya Allah. Nggak cukup sampai di situ. Kemudian saya pun dipercaya sama beliau untuk memboyong teman-teman saya (yang berprestasi tentunya) untuk bertamu ke rumah beliau, berkali-kali.
Dari beliau, saya tahu bahwa ayah beliau ternyata membaca 2 juz sehari. Dari beliau, saya tahu bahwa belakangan ini beliau menghabiskan setengah waktunya bersama Al-Quran. Ini bukan kata orang. Saya dengar sendiri penuturan beliau.
Sedemikian besar jasa dan inspirasi beliau untuk Indonesia, bahkan untuk dunia. Bukan soal pesawat terbang saja. Sangat banyak. Masya Allah. Kita berharap dan berdoa itu semua jadi amal jariyah bagi beliau.
Contoh kecil saja. Pada 1990, Eyang Habibie membidani ICMI. Dari ICMI, lahirlah Republika. Dari Republika, lahirlah Dompet Dhuafa. Tidak cukup sampai di situ, kemudian saya bersama Dompet Dhuafa menginisiasi Kampus Umar Usman pada 2011.
Saya pun coba membayangkan, betapa besar amal jariyah yang ditanam oleh Eyang Habibie. Masya Allah.
Belum lagi Habibie Factor dan Crack Progression Theory yang ia temukan pada usia 32 tahun yang turut membuat pesawat-pesawat di dunia bisa terbang dengan lebih aman hingga hari ini, masya Allah. Pesawat N-250 dan R-80 adalah karya-karya beliau selanjutnya.
Insya Allah semuanya jadi amal jariyah. Termasuk kebaikan-kebaikan beliau saat menjabat di negeri ini, baik sebagai menteri, wakil presiden, maupun presiden. Sampai sekarang, boleh dibilang beliau adalah Presiden RI yang paling sedikit hater-nya.
Ya, banyak yang menyayangi dan mengasihi beliau.
Satu hal yang sangat berkesan bagi saya, ketika milad ke-40, beliau dan tim menghadiahkan kue ulangtahun untuk saya, masya Allah. Kalau soal sambutan beliau saat saya berkali-kali bertamu ke rumah beliau, wah nggak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata.
Bukan saja pribadi yang cerdas dan berprestasi, beliau juga pribadi yang hangat dan tulus. Pada akhirnya, itulah kesimpulan saya. https://www.instagram.com/p/B2SZOVilXm2/?igshid=1o5fmbsr27aq1
Eyang, kami selalu mendoakan Eyang. Diterima amal-amalnya, diampuni dosa-dosanya. Aamiin. Satu hal Eyang, kami sayang sekali dan bangga sekali sama Eyang. Semoga kami bisa mengikuti jejak dan keteladanan dari Eyang. Aamiin.
Instagram
IPPHO SANTOSA
Kita semua berduka, bersedih, bahkan menangis karena kepergian beliau. Tapi yakinlah, beliau pergi dengan tersenyum. Karena banyaknya amal kebaikan dan kebermanfaatan yang pernah beliau tebar selama ini. Amal jariyah. #BertaburPahala. Insya Allah diganjarโฆ
Bayangkan...
- saya dan Anda bermitra.
- saya membimbing Anda.
Ya, kesempatan bermitra atau ber-partner ini sekarang lagi dibuka. Tapi sebentar saja, sampai 14 September.
Dan, tersedia bonus khusus bagi mereka yang serius. Sekiranya Anda join pada 12 atau 13 September, maka ada bonus khusus.
Serius? WA segera 0812-8777-7100.
- saya dan Anda bermitra.
- saya membimbing Anda.
Ya, kesempatan bermitra atau ber-partner ini sekarang lagi dibuka. Tapi sebentar saja, sampai 14 September.
Dan, tersedia bonus khusus bagi mereka yang serius. Sekiranya Anda join pada 12 atau 13 September, maka ada bonus khusus.
Serius? WA segera 0812-8777-7100.
Musuh nomor satu untuk sukses adalah penundaan. Satu kali penundaan biasanya mengundang penundaan-penundaan lainnya dan ujung-ujungnya NO ACTION. Yang tersisa cuma rencana dan wacana.
Saya yakin sebagian dari kita sudah membayangkan...
- punya bisnis yang menguntungkan.
- bermitra dengan Ippho Santosa.
- dapat bimbingan rutin dari Ippho Santosa.
Tapi beberapa dari kita terlalu banyak berpikir (over-thinking). Padahal kesempatan bermitra ini dibuka sampai 14 September saja.
Satu lagi, tersedia bonus khusus bagi mereka yang serius dan take action hari ini. Anda serius? WA sekarang 0812-8777-7100.
Saya yakin sebagian dari kita sudah membayangkan...
- punya bisnis yang menguntungkan.
- bermitra dengan Ippho Santosa.
- dapat bimbingan rutin dari Ippho Santosa.
Tapi beberapa dari kita terlalu banyak berpikir (over-thinking). Padahal kesempatan bermitra ini dibuka sampai 14 September saja.
Satu lagi, tersedia bonus khusus bagi mereka yang serius dan take action hari ini. Anda serius? WA sekarang 0812-8777-7100.