Ippho Santosa - ipphoright
26.2K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Kelar seminar di Kampus Umar Usman bersama Pak Sandiaga, saya lanjut seminar di Senayan City, persembahan HijabFest dan Permata Syariah. Alhamdulillah.
Silakan teman-teman ajukan pertanyaan di Instagram saya. Kalau senggang, saya berusaha jawab.
Tenar, follower jutaan...

Tapi bukan itu yang membuat kagum. Melainkan semangat mereka belajar agama.
Alhamdulillah saya sering bertemu Mas Irwansyah dan Mas Ricky di pengajian. Low profile mereka.
Semoga istiqomah.
Kita doakan ya.
Tadi, di rumah Mas Primus dan Mbak Jihan.
Kajian dulu, terus bukber.
Di dalam silaturahim terdapat kekuatan dan keberkahan.
Silaturahim dan belajar... Walaupun sibuk, yah sempatkan...
Ramadhan juga disebut bulan silaturahim.

Apa saja manfaatnya? Banyak. Sangat banyak.

Silaturahim itu menyehatkan jasmani.

Silaturahim itu menyehatkan rohani.

Silaturahim itu memudahkan rezeki.

Ini boleh disebut sosialisasi.

Boleh juga disebut networking.

Rata-rata, mood seseorang meningkat hingga lebih dari 8 persen ketika mereka tengah berkumpul bersama teman-temannya. Ya, menyehatkan rohani dan ujung-ujungnya menyehatkan jasmani.

Mari kita terapkan.
Masih soal silaturahim.

Interaksi sosial dengan manusia lain alias silaturahim ternyata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan sistem imun dan pencegahan demensia. Ya, menyehatkan.

Semakin sering Anda berinteraksi, semakin besar pula kesempatan bagi Anda untuk memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dan risiko demensia yang lebih kecil.

Penelitian-penelitian yang dihelat terhadap mereka yang berusia panjang, ditemukan fakta bahwa mereka adalah orang-orang yang ramah, bersahabat, dan senang bersosialisasi. Wow!

Orang-orang seperti itu biasanya senang tertawa dan membagi perasaan dengan orang lain, ketimbang menyimpannya dalam hati. Berhubung dia ramah dan bersahabat, maka orang lain pun tak keberatan menerimanya.

Selanjutnya, simaklah dalil-dalil berikut ini:

"Sesiapa yang suka dilapangkan rezekinya  dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahim,” HR Bukhari-Muslim.

Firman Allah, "Aku adalah Ar-Rahman. Aku menciptakan 'rahim' dan Aku mengambilnya dari nama-Ku. Sesiapa yang menyambungnya, niscaya Aku akan menjaga hak-Nya. Dan sesiapa yang memutusnya, niscaya Aku akan memutus darinya,” HR Ahmad.

Suatu ketika Nabi Muhammad menjelaskan tentang kunci surga, “Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahim,” HR Bukhari-Muslim.

Sekali lagi, begitu besar manfaat silaturahim. Setidaknya, inilah menurut berbagai penelitian dan dalil. Sekarang, tugas kita mempraktekkan dan membuktikan. Siap? Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
Ramadhan mengajarkan dan melatih kita untuk berhemat. Baik dalam makan maupun dalam belanja. Itulah semestinya. Namun godaan selalu ada. Ya, selalu ada.

Survey platform belanja online asal AS, ThinkOver, menunjukkan perilaku belanja lebih spesifik pada wanita milenial. Adanya promosi potongan harga (diskon) menjadi faktor penting dalam keputusan berbelanja.

Sekitar 55 persen responden mengakui, mereka memeriksa situs web belanja untuk mengecek apakah ada diskon atau tidak. Dan 75 persen mengaku sangat kecewa jika barang yang diincar lagi diskon tapi mereka tidak menyadarinya.

Artinya, adanya pengumuman diskon sangatlah ditunggu-tunggu konsumen wanita milenial. Begitulah, adanya diskon besar-besaran merupakan godaan besar bagi wanita milenial.

Saya sering berpesan, "Kalau mau mapan, berarti kita mesti siap dengan tiga hal."
- rutin jualan
- hidup hemat
- beli aset

Terapkan. Insya Allah, pasti mapan. Boleh dibilang, hidup hemat itu penentu.

Simple? Iya. Namun bukan berarti easy. Teramat jarang orang yang menguasai tiga hal tersebut. Misal, dia demen jualan tapi boros. Dia siap hidup hemat tapi anti jualan.

Ramadhan insya Allah melatih kita untuk hidup hemat. Yuk kita serius atau lebih serius mengamalkannya. Semoga kita lulus dalam training ini.
Barang mahal, kalau memang perlu, yah beli.

Barang murah, kalau nggak perlu, jangan dibeli.

Ini salah satu prinsip dalam hemat.