Semoga teman-teman yang belum, segera ke sini. Kalau sudah, datang lagi. Berangkat dan memberangkatkan. Aamiin.
Haruskah kaya? Tidak juga.
Tapi, tidak dapat dipungkiri, dengan kekayaan, banyak hal yang bisa kita lakukan. Jadi, tak ada masalah dengan harta yang banyak. Asalkan jelas dari mana dan ke mana-nya.
"Berjuanglah dengan harta dan jiwa," demikian perintah-Nya. Perhatikan, kata 'harta' diletakkan di depan. Begitulah keutamaan harta. Primer, bukan sekunder.
Membangun sekolah, membangun rumah sakit, membangun rumah ibadah, haji, umrah, akikah, kurban, sedekah, zakat, wakaf, dan ekonomi syariah, semuanya memerlukan #harta. Betul apa betul?
Maka, jangan tabu terhadap harta. Biasa saja. Boleh-boleh saja didapatkan dalam jumlah yang banyak. Asalkan jelas dari mana dan ke mana-nya. Semoga kita semua dimampukan. Amin.
Si kaya yang soleh dan si miskin yang soleh, dua-duanya sama-sama mulia. Tapi, kemungkinan besar, si kaya yang soleh bisa melakukan banyak hal seperti membangun rumah ibadah, menghajikan, mengumrahkan, dll. Ya, kemungkinan besar manfaatnya jauuuh lebih besar.
Pada akhirnya, kuncinya terletak di niat. Kalau kaya, mau ngapain? Jawaban kita sangat menentukan apakah kita akan menjadi si kaya yang benar atau tidak, si kaya yang diridhai Allah atau tidak.
Semoga manfaat. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Tapi, tidak dapat dipungkiri, dengan kekayaan, banyak hal yang bisa kita lakukan. Jadi, tak ada masalah dengan harta yang banyak. Asalkan jelas dari mana dan ke mana-nya.
"Berjuanglah dengan harta dan jiwa," demikian perintah-Nya. Perhatikan, kata 'harta' diletakkan di depan. Begitulah keutamaan harta. Primer, bukan sekunder.
Membangun sekolah, membangun rumah sakit, membangun rumah ibadah, haji, umrah, akikah, kurban, sedekah, zakat, wakaf, dan ekonomi syariah, semuanya memerlukan #harta. Betul apa betul?
Maka, jangan tabu terhadap harta. Biasa saja. Boleh-boleh saja didapatkan dalam jumlah yang banyak. Asalkan jelas dari mana dan ke mana-nya. Semoga kita semua dimampukan. Amin.
Si kaya yang soleh dan si miskin yang soleh, dua-duanya sama-sama mulia. Tapi, kemungkinan besar, si kaya yang soleh bisa melakukan banyak hal seperti membangun rumah ibadah, menghajikan, mengumrahkan, dll. Ya, kemungkinan besar manfaatnya jauuuh lebih besar.
Pada akhirnya, kuncinya terletak di niat. Kalau kaya, mau ngapain? Jawaban kita sangat menentukan apakah kita akan menjadi si kaya yang benar atau tidak, si kaya yang diridhai Allah atau tidak.
Semoga manfaat. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Kerja itu ibadah.
Rezeki itu amanah.
Yang namanya ibadah, yah harus hati-hati. Demikian pula dengan amanah, harus hati-hati. Nggak boleh sembarangan seenak hati.
Saat sesuatu kita anggap ibadah maka patokan nomor satu adalah ridha Allah, bukan rupiah. Betulkah?
Sekali lagi, kerja itu ibadah. Maka berhati-hatilah. Karena yang ingin kita raih adalah ridha Allah.
Sayang sekali kalau kita capek-capek bekerja 8 jam sehari, ternyata yang diperoleh cuma rupiah. Ridha Allah? Antah-berantah. Sayang sekali.
Nah, agar kerja bernilai ibadah, mari perbaiki niat kita dan cara kita. Ingatlah, niat itu semacam visi alias penentu arah sehingga kita tidak salah langkah.
Mungkin tulisan ini belum bisa dicerna sepenuhnya saat in. Tapi, insya Allah sembari berjalannya waktu, kita akan memahaminya satu per satu.
Selamat beraktivitas teman-teman.
Rezeki itu amanah.
Yang namanya ibadah, yah harus hati-hati. Demikian pula dengan amanah, harus hati-hati. Nggak boleh sembarangan seenak hati.
Saat sesuatu kita anggap ibadah maka patokan nomor satu adalah ridha Allah, bukan rupiah. Betulkah?
Sekali lagi, kerja itu ibadah. Maka berhati-hatilah. Karena yang ingin kita raih adalah ridha Allah.
Sayang sekali kalau kita capek-capek bekerja 8 jam sehari, ternyata yang diperoleh cuma rupiah. Ridha Allah? Antah-berantah. Sayang sekali.
Nah, agar kerja bernilai ibadah, mari perbaiki niat kita dan cara kita. Ingatlah, niat itu semacam visi alias penentu arah sehingga kita tidak salah langkah.
Mungkin tulisan ini belum bisa dicerna sepenuhnya saat in. Tapi, insya Allah sembari berjalannya waktu, kita akan memahaminya satu per satu.
Selamat beraktivitas teman-teman.
Begitu landing di Tanah Air, saya langsung menjumpai Syekh #YusufEstes dan rombongan.
Dengan izin Allah, mobil saya sebelumnya mengantarkan dr Zakir Naik, sekarang mengantarkan Syekh #YusufEstes. Ya Allah, tak terkira betapa bahagianya saya.
Driver saya yang paling beruntung, mengantarkan dr Zakir Naik dan Syekh Yusuf Estes ke mana-mana. Masya Allah.
Ikutan nguping saat Syekh #YusufEstes berdialog dengan dua orang pemuda. Yang satu, dari Amerika. Satunya lagi, dari Korea Selatan.
Tadi malam saya bersama David Chalik diamanahi jadi presenter, menemani acara Syekh #YusufEstes di Ayana. Hadir juga beberapa selebriti Indonesia. Alhamdulillah.
Beliau masih di Indonesia selama 3 hari ke depan. Ada acara di Surabaya, Balikpapan, dan Jakarta.
Teman-teman yang ingin mengikuti acara Syekh #YusufEstes di Jakarta-Surabaya-Balikpapan, silakan mendaftar di sini ya:
http://YusufEstes.id/tiket/
http://YusufEstes.id/tiket/
Alhamdulillah ada seat tambahan, mengingat besarnya animo masyarakat.
Saya akan membagikan dua buku. Gratis. Teman-teman tertarik?
Syaratnya, teman-teman harus menebak dan menjawab pertanyaan saya.
Simple kan? Ditunggu jawaban teman-teman di sini ya >> https://www.instagram.com/p/Bgi-sSMhwvi/
Syaratnya, teman-teman harus menebak dan menjawab pertanyaan saya.
Simple kan? Ditunggu jawaban teman-teman di sini ya >> https://www.instagram.com/p/Bgi-sSMhwvi/
Instagram
Motivator Indonesia - IPPHO
Menemani Syekh #YusufEstes di Dome, Balikpapan. Kami melihat ke atas dan menunjuk sesuatu. Coba tebak, kira-kira kami melihat apa ya? Hehehe. Komen dan tebakan yang benar akan kami hadiahi dua buku (serius nih). . . Btw, teman-teman yang ingin datang dan…