Alhamdulillah, waktunya ganti tema lagi
Masih dengan fenomena yang hangat, dan akan selalu hangat. Apa itu? Yap, konten-konten yang berbau ke-uwu-an🙂😅😆
Gimana para jomblo? Masih oke-oke aja kan sampe hari ini dengan semakin maraknya konten uwu hari ini? Apakah membuat kalian semakin merasa sendiri? Kesepian? Atau semakin merasa bersyukur karena masih sendirian? Xixixixi
Stay tune di tema kali ini ya! Di tema #SelowAjaMblo! Tetep selow aja ya mblo walaupun keadaan sekitar sampe social media memicu adrenalin(?)
Semangat dan tetep selow ya menjomblonya!😌
Masih dengan fenomena yang hangat, dan akan selalu hangat. Apa itu? Yap, konten-konten yang berbau ke-uwu-an🙂😅😆
Gimana para jomblo? Masih oke-oke aja kan sampe hari ini dengan semakin maraknya konten uwu hari ini? Apakah membuat kalian semakin merasa sendiri? Kesepian? Atau semakin merasa bersyukur karena masih sendirian? Xixixixi
Stay tune di tema kali ini ya! Di tema #SelowAjaMblo! Tetep selow aja ya mblo walaupun keadaan sekitar sampe social media memicu adrenalin(?)
Semangat dan tetep selow ya menjomblonya!😌
Gimana pendapat kalian tentang fenomena uwu hari ini?
Adakah sobat uwuphobia disini?🤣
#SelowAjaMblo!
Adakah sobat uwuphobia disini?🤣
#SelowAjaMblo!
Kayaknya sekarang netizen malah punya definisi uwu-nya sendiri ya?😂
Apapun definisi uwu menurutmu, jangan sampe ikut terlena sama ke-uwu-an semacam ini, belum halal diumbar pula:(
Segala sesuatu yang ada di dunia maya akan berdampak pada kita, tinggal kitanya aja yang harus pandai memilah-milih konten mana yang layak dan yang engga. Biar apa? Biar gak resah sama apa yang udah ditetapi sama Allah
#SelowAjaMblo!
Apapun definisi uwu menurutmu, jangan sampe ikut terlena sama ke-uwu-an semacam ini, belum halal diumbar pula:(
Segala sesuatu yang ada di dunia maya akan berdampak pada kita, tinggal kitanya aja yang harus pandai memilah-milih konten mana yang layak dan yang engga. Biar apa? Biar gak resah sama apa yang udah ditetapi sama Allah
#SelowAjaMblo!
Penyesalan dalam diri muncul saat sadar kalau sekian lama kita berusaha menjadi baik, tapi niatnya untuk terlihat menarik. Bukan menjadi istimewa di hadapan-Nya tapi semata-mata karena si dia
Tak 1 pun usaha yang dilakukan semata-mata berharap supaya dilirik si dia
Mempercantik ini, itu. Tanpa mengindahkan apakah ini benar atau salah menurut-Nya
Padahal hidup ini pinjaman dari-Nya, tapi diri sering melupakan-Nya, dipikiran hanya dia, bagaimana cara memikat hatinya, dan selalu tentang dia
Kalau merasa sedih? Barulah mendatangi-Nya...
Ya Allah... padahal Kau telah mengatur segala sesuatu sedemikian rupa. Tak ada yang luput dari-Mu. Inilah bukti, bukti bahwa diri belum sempuna dalam mengimani-Mu bahkan pada sesuatu yang telah jelas Kau tuliskan
Ampuni kami yaa Allah... jangan buat kami risau lagi pada apa yang telah Kau jamin
#SelowAjaMblo!
Tak 1 pun usaha yang dilakukan semata-mata berharap supaya dilirik si dia
Mempercantik ini, itu. Tanpa mengindahkan apakah ini benar atau salah menurut-Nya
Padahal hidup ini pinjaman dari-Nya, tapi diri sering melupakan-Nya, dipikiran hanya dia, bagaimana cara memikat hatinya, dan selalu tentang dia
Kalau merasa sedih? Barulah mendatangi-Nya...
Ya Allah... padahal Kau telah mengatur segala sesuatu sedemikian rupa. Tak ada yang luput dari-Mu. Inilah bukti, bukti bahwa diri belum sempuna dalam mengimani-Mu bahkan pada sesuatu yang telah jelas Kau tuliskan
Ampuni kami yaa Allah... jangan buat kami risau lagi pada apa yang telah Kau jamin
#SelowAjaMblo!
Dear jomblo, saksikan podcast Kim Epoy kali ini ya karna isinya ada curhatan Kim Epoy, lha kok? BUKAN BUKAN wkwkwk
Nonton ini karna pastinya ada ilmu buat jomblo-jomblo resah kayak... siapa hayo? Kira-kira diumur yang udah menginjak kepala 2 menandakan seseorang udah siap nikah belum si? Apa tanda kalau seseorang udah siap nikah? Apa cuma perlu cukup materi atau ada hal-hal lainnya dan ada hal yang paling penting dari yang penting?
Temukan jawabannya di YouTube channel Hijab Alila: “ke uWu an HQQ” SEKARANG!
Jangan lupa comment, like dan share juga kalo kamu rasa bermanfaat yaaa
Keep selow ya mblo nontonnya😌
#SelowAjaMblo!
• wardrobe: @kataloghijabalila
Nonton ini karna pastinya ada ilmu buat jomblo-jomblo resah kayak... siapa hayo? Kira-kira diumur yang udah menginjak kepala 2 menandakan seseorang udah siap nikah belum si? Apa tanda kalau seseorang udah siap nikah? Apa cuma perlu cukup materi atau ada hal-hal lainnya dan ada hal yang paling penting dari yang penting?
Temukan jawabannya di YouTube channel Hijab Alila: “ke uWu an HQQ” SEKARANG!
Jangan lupa comment, like dan share juga kalo kamu rasa bermanfaat yaaa
Keep selow ya mblo nontonnya😌
#SelowAjaMblo!
• wardrobe: @kataloghijabalila
Jangan dikira jadi jomblo aman, aman karena gak pacaran. Eeeh taunya tetep ada jalinan hubungan sama yang bukan mahram
Tapi tiap kali sedih, tiap kali seneng curhatnya ke sahabat cowoknya, saling ngasih perhatian, bahkan protect satu sama lain. Boyfriend dan boy bestfriend, beda tipissss
Belum lagi yang nanti diem-diem suka sama boy bestfriendnya, duh repot deh repot! Makanya, jangan dikira gak pacaran=aman. Kalo punya hubungan kayak gini, ya sama aja, sama-sama bisa terjerumus ke hubungan yang salah
Jadi, rileks aja ya mblo:)
#SelowAjaMblo!
Tapi tiap kali sedih, tiap kali seneng curhatnya ke sahabat cowoknya, saling ngasih perhatian, bahkan protect satu sama lain. Boyfriend dan boy bestfriend, beda tipissss
Belum lagi yang nanti diem-diem suka sama boy bestfriendnya, duh repot deh repot! Makanya, jangan dikira gak pacaran=aman. Kalo punya hubungan kayak gini, ya sama aja, sama-sama bisa terjerumus ke hubungan yang salah
Jadi, rileks aja ya mblo:)
#SelowAjaMblo!
Hanya Islam yang mengatur ini, sebab apa? Sebab Islam menutup rapat pintu perzinaan
Gak salah kok kak mesra ke pasangan, tapi ingat ada adab dan tempatnya
Oke? Semoga kita semua selalu Allah jaga dari segala sesuatu yang merusakkan. Aamiin
#SelowAjaMblo!
Gak salah kok kak mesra ke pasangan, tapi ingat ada adab dan tempatnya
Oke? Semoga kita semua selalu Allah jaga dari segala sesuatu yang merusakkan. Aamiin
#SelowAjaMblo!
Jalan hijrah itu emang bermacam-macam. Ada yang takut mati, pengen nyelametin ortu dari siksa api neraka, tapi ternyata banyak juga loh yang memulai hijrah dengan niat mendapatkan jodoh yang baik, yang shalih
Kalo niat hijrah kita selain karena Allah, apalagi itu hanya duniawi (ex: pingin dapet jodoh, biar cepet nikah), akhirnya malah bakal gampang kecewa. Sebab kalo gak dapetin itu, terus apa yang bisa membuat kita bertahan untuk memperbaiki diri?
Toh jodoh itu cerminan diri kita. Jangan berharap dapet yang shalih, kalau ternyata diri ini belum shalihah. Gimana mau dibilang shalihah, kalo ternyata tujuan hijrah bukan karena Allah?
Tujuan perbuatan kita ini loh... bukan karena Allah, cuma haus pandangan manusia. Apa alasan Allah membalas perbuatan kita? Yang ada, nanti dipertemukan dengan ikhwan bakwan yang serupa, hijrah covernya saja. Setelah menikah? Yaudah... bebas lagi... Kan niat hijrahnya cuma sampe situ kan? “Dapet jodoh”😀
Sereeemm... bukannya dijanjikan surga, malah senang, feel free maksiat sama-sama
Justru, jodoh itu bonusnya hijrah, jangan dijadikan tujuan. Buat apa capek-capek kesana kemari demi “hijrah” tapi yang diinginkan sebenarnya hanya bonusnya?
Coba ceki-ceki niat lagi. Benerin tujuan kita yang semula bukan karena Allah, menjadi untuk Allah semata. Agar hijrah ini sempurna mengejar tujuan utama, sehingga keistiqomahan terjaga. Kalo bonusnya mah, gak usah khawatir! Stoknya gak bakal abis, Allah udah siapin😆
“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad: 7)
Fokus dulu aja tolong agama Allah, biar nanti Allah yang nolong segala urusan kita, #SelowAjaMblo!
Kalo niat hijrah kita selain karena Allah, apalagi itu hanya duniawi (ex: pingin dapet jodoh, biar cepet nikah), akhirnya malah bakal gampang kecewa. Sebab kalo gak dapetin itu, terus apa yang bisa membuat kita bertahan untuk memperbaiki diri?
Toh jodoh itu cerminan diri kita. Jangan berharap dapet yang shalih, kalau ternyata diri ini belum shalihah. Gimana mau dibilang shalihah, kalo ternyata tujuan hijrah bukan karena Allah?
Tujuan perbuatan kita ini loh... bukan karena Allah, cuma haus pandangan manusia. Apa alasan Allah membalas perbuatan kita? Yang ada, nanti dipertemukan dengan ikhwan bakwan yang serupa, hijrah covernya saja. Setelah menikah? Yaudah... bebas lagi... Kan niat hijrahnya cuma sampe situ kan? “Dapet jodoh”😀
Sereeemm... bukannya dijanjikan surga, malah senang, feel free maksiat sama-sama
Justru, jodoh itu bonusnya hijrah, jangan dijadikan tujuan. Buat apa capek-capek kesana kemari demi “hijrah” tapi yang diinginkan sebenarnya hanya bonusnya?
Coba ceki-ceki niat lagi. Benerin tujuan kita yang semula bukan karena Allah, menjadi untuk Allah semata. Agar hijrah ini sempurna mengejar tujuan utama, sehingga keistiqomahan terjaga. Kalo bonusnya mah, gak usah khawatir! Stoknya gak bakal abis, Allah udah siapin😆
“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad: 7)
Fokus dulu aja tolong agama Allah, biar nanti Allah yang nolong segala urusan kita, #SelowAjaMblo!
Udahan ya, mumpung masih di 10 hari pertama Dzulhijjah nih. Kurang-kurangin mikirin yang udah ditetapin, sibukin diri buat ngumpulin pahala, seriusin taubat, seserius kamu doa ke Allah minta dia yang dijadiin jodohmu *eh. Tapi masalah taubat mah seharusnya lebih serius ya?
Jangan dilewatin mumpung masih “penawaran khusus”😊
Semangat ya!
#SelowAjaMblo!
Jangan dilewatin mumpung masih “penawaran khusus”😊
Semangat ya!
#SelowAjaMblo!
Allah itu baik banget, pasangan-pasangan halal yang berbahagya bukannya gak boleh menunjukkan rasa sayang ke masing-masing pasangannya di depan orang lain, tapi Allah batesin. Biar apa? Biar kehormatan yang ada di pasangan-pasangan berbahagya ini tetap melekat di dirinya masing-masing. Biar orang-orang yang ngeliatnya gak cringe bahkan menimbulkan penyakit hati di orang-orang yang mungkin jahat sama pasangan-pasangan yang berbahagya ini. Intinya apa? Semuanya batasan yang ada balik lagi untuk kebaikan diri kita. Baik banget kan Allah?
Yang jomblo jangan tenggelam dalam khayalan dan pasangan-pasangan halal yang berbahagya tetap dalam batasan
Jangan melulu mention pasangan halal yang sedang berbahagya tapi coba juga untuk bijak menyikapi konten yang dianggap uwu, nah kalo gini kan damai😆
Sebagai jomblo juga harus melek ni, kalo liat konten pasangan berbahagya anggap aja lagi lagi nonton ftv, yang kalian liat cuma permukaannya aja. Coba kalo sampe akar-akarnya dijadiin konten(?) banyak juga asam getir paitnya masalah rumah tangga🤣🤣🤣
Tapiiiii gak mungkin kan “nyuguhin” konten yang kayak gitu mulu? Kenapa gak coba buat konten yang lain?
Karna semua yang kita posting, tonton, komentarin bakal ada hisabnya. Sebagai pembuat konten: konten itu lebih banyak manfaatnya atau mudharatnya, dan sebagai penikmat konten: komentar yang lontarkan bakal tetep ngejaga kehormatan kita atau sebaliknya?
#SelowAjaMblo!
Yang jomblo jangan tenggelam dalam khayalan dan pasangan-pasangan halal yang berbahagya tetap dalam batasan
Jangan melulu mention pasangan halal yang sedang berbahagya tapi coba juga untuk bijak menyikapi konten yang dianggap uwu, nah kalo gini kan damai😆
Sebagai jomblo juga harus melek ni, kalo liat konten pasangan berbahagya anggap aja lagi lagi nonton ftv, yang kalian liat cuma permukaannya aja. Coba kalo sampe akar-akarnya dijadiin konten(?) banyak juga asam getir paitnya masalah rumah tangga🤣🤣🤣
Tapiiiii gak mungkin kan “nyuguhin” konten yang kayak gitu mulu? Kenapa gak coba buat konten yang lain?
Karna semua yang kita posting, tonton, komentarin bakal ada hisabnya. Sebagai pembuat konten: konten itu lebih banyak manfaatnya atau mudharatnya, dan sebagai penikmat konten: komentar yang lontarkan bakal tetep ngejaga kehormatan kita atau sebaliknya?
#SelowAjaMblo!
Ta’aruf=beli kucing dalam karung? Emang iya? Gitu kata sebagian orang yang mungkin belum tau. Kamu pernah berpikir demikian juga? Coba nonton podcast lanjutan Kim Epoy bersama mba @nindiehanjar, kita bawakan yang lebih berpengalaman untuk para jomblo yang mencari pengalaman🙂🙂🙂
Et tapi jangan coba-coba ta’arufin anak orangkalau belum punya ilmu rumah tangga, bak kata iklan “ta’aruf kok coba-coba?”
Temukan jawabannya di YouTube channel Hijab Alila: “ke uWu an HQQ” SEKARANG!
Jangan lupa comment, like dan share juga kalo kamu rasa bermanfaat yaaa
#SelowAjaMblo!
• wardrobe: @kataloghijabalila
Et tapi jangan coba-coba ta’arufin anak orangkalau belum punya ilmu rumah tangga, bak kata iklan “ta’aruf kok coba-coba?”
Temukan jawabannya di YouTube channel Hijab Alila: “ke uWu an HQQ” SEKARANG!
Jangan lupa comment, like dan share juga kalo kamu rasa bermanfaat yaaa
#SelowAjaMblo!
• wardrobe: @kataloghijabalila