Dear, sejatinya kita umat muslim memiliki tugas yaitu mengenal bulan-bulan yang Allah muliakan , salah satunya ialah bulan Rajab dari ke-empat bulan-bulan lainnya Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab
Bulan Rajab adalah bulan haram, ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)
Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna:
1. Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
2. Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At-Taubah ayat 36)
Dear, banyak hadits yang memerintahkan kita untuk banyak mengerjakan amal baik dibulan haram tapi tidak diniatkan khusus untuk bulan Rajab karena tidak ada amalan khusus untuk bulan Rajab
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, ”Adapun puasa Rajab secara khusus, maka seluruh haditsnya lemah, bahkan palsu, tidak ada seorang ahli ilmu pun yang berpegang dengannya, dan bukan pula termasuk kategori lemah yang boleh diriwayatkan dalam fadhail (keutamaan-keutamaan beramal), bahkan seluruhnya termasuk hadits palsu yang dusta.” [Majmu’ Al-Fatawa, 25/290]
Meskipun tidak ada amalan khusus yang harus kita laksanakan di bulan Rajab ini tapi kita tetap harus berlomba-lomba memperbanyak amalan di bulan Rajab ini. Selamat berlomba meraih pahala, semoga Allah izinkan kita bertemu dengan bulan Ramadhan yang mulia
#BulanRajab
Bulan Rajab adalah bulan haram, ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)
Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna:
1. Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
2. Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At-Taubah ayat 36)
Dear, banyak hadits yang memerintahkan kita untuk banyak mengerjakan amal baik dibulan haram tapi tidak diniatkan khusus untuk bulan Rajab karena tidak ada amalan khusus untuk bulan Rajab
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, ”Adapun puasa Rajab secara khusus, maka seluruh haditsnya lemah, bahkan palsu, tidak ada seorang ahli ilmu pun yang berpegang dengannya, dan bukan pula termasuk kategori lemah yang boleh diriwayatkan dalam fadhail (keutamaan-keutamaan beramal), bahkan seluruhnya termasuk hadits palsu yang dusta.” [Majmu’ Al-Fatawa, 25/290]
Meskipun tidak ada amalan khusus yang harus kita laksanakan di bulan Rajab ini tapi kita tetap harus berlomba-lomba memperbanyak amalan di bulan Rajab ini. Selamat berlomba meraih pahala, semoga Allah izinkan kita bertemu dengan bulan Ramadhan yang mulia
#BulanRajab
Kenapa ya, kita biasa aja ketika ngeliat orang pacaran. Tapi gak nyantai ketika ngeliat orang dakwahin orang pacaran?
Ngerasa gak sih kalau kita salah meletakkan perasaan gak enakan?
Kita gak enak kalau negur orang pacaran, tapi ngeliat orang yang dakwahin orang yang pacaran juga gimanaaaa gitu
Jadi, sebenernya boleh gak sih dakwahin orang yang lagi pacaran di depan umum gitu, apalagi dijadiin konten?😅
Alhamdulillah, Allah selalu ngasih temen-temen online Hijab Alila yang baiiiiik banget, masyaaAllah... gak sedikit yang bilang “kenapa gak didakwahin secara diam-diam aja?”
Maunya sih gitu...
Inget sabda Nabi yang ini gak? Dari Salim bin Abdullah, dia berkata, “Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bercerita bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Setiap umatku akan mendapat ampunan, kecuali mujahirin (orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa). Dan yang termasuk terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang berbuat (dosa) pada malam hari, kemudian pada pagi hari dia menceritakannya, padahal Allah telah menutupi perbuatannya tersebut, yang mana dia berkata, ‘Hai Fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begitu.’ Sebenarnya pada malam hari Rabb-nya telah menutupi perbuatannya itu, tetapi pada pagi harinya dia menyingkap perbuatannya sendiri yang telah ditutupi oleh Allah tersebut.”
Nah, menurut temen-temen kalau pacaran di tempat umum itu termasuk maksiat yang sembunyi-sembunyi atau maksiat yang terang-terangan?
Lalu, kalau maksiat yang terang-terangan apa kita juga harus mendakwahkannya secara sembunyi-sembunyi?😊
We love you all because Allah🤍
#CintaMasaKini
Ngerasa gak sih kalau kita salah meletakkan perasaan gak enakan?
Kita gak enak kalau negur orang pacaran, tapi ngeliat orang yang dakwahin orang yang pacaran juga gimanaaaa gitu
Jadi, sebenernya boleh gak sih dakwahin orang yang lagi pacaran di depan umum gitu, apalagi dijadiin konten?😅
Alhamdulillah, Allah selalu ngasih temen-temen online Hijab Alila yang baiiiiik banget, masyaaAllah... gak sedikit yang bilang “kenapa gak didakwahin secara diam-diam aja?”
Maunya sih gitu...
Inget sabda Nabi yang ini gak? Dari Salim bin Abdullah, dia berkata, “Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bercerita bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Setiap umatku akan mendapat ampunan, kecuali mujahirin (orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa). Dan yang termasuk terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang berbuat (dosa) pada malam hari, kemudian pada pagi hari dia menceritakannya, padahal Allah telah menutupi perbuatannya tersebut, yang mana dia berkata, ‘Hai Fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begitu.’ Sebenarnya pada malam hari Rabb-nya telah menutupi perbuatannya itu, tetapi pada pagi harinya dia menyingkap perbuatannya sendiri yang telah ditutupi oleh Allah tersebut.”
Nah, menurut temen-temen kalau pacaran di tempat umum itu termasuk maksiat yang sembunyi-sembunyi atau maksiat yang terang-terangan?
Lalu, kalau maksiat yang terang-terangan apa kita juga harus mendakwahkannya secara sembunyi-sembunyi?😊
We love you all because Allah🤍
#CintaMasaKini
Akhir-akhir ini viral balik aplikasi joget-joget dulu yang sempet viral juga
Hmmmm, lagi dan lagi
Kali ini gak cuma anak baru gede yang mainin aplikasi ini, tapi dari anak kecil sampai nenek-nenek!
Apakah ini sebuh kemajuan? Atau sebaliknya, ini sebuah kemunduran?
Kemajuan karena orang tua udah lebih melek teknologi, kemunduran karena... karena apa ya?🤔
Ikutin terus pembahasan tema kali ini di #PARAHSIS ya!
Iya emang, parah sis...
• wardrobe:
- @kataloghijabalila
- @katalogalilakids
- @alilagoods
Hmmmm, lagi dan lagi
Kali ini gak cuma anak baru gede yang mainin aplikasi ini, tapi dari anak kecil sampai nenek-nenek!
Apakah ini sebuh kemajuan? Atau sebaliknya, ini sebuah kemunduran?
Kemajuan karena orang tua udah lebih melek teknologi, kemunduran karena... karena apa ya?🤔
Ikutin terus pembahasan tema kali ini di #PARAHSIS ya!
Iya emang, parah sis...
• wardrobe:
- @kataloghijabalila
- @katalogalilakids
- @alilagoods
Viral, saat ini siapa yang gak suka dikenal banyak orang? Dapat banyak pujian dari banyak orang, bahkan dari situ bisa menghasilkan uang~
Seneng kan? Iyalah.
Dari 1 video atau konten yang dibuat kemudian banyak disebarin sama orang-orang, dan ternyata banyaj yang suka dan ternyata lagi banyak yang ngikutin itu. Semakin banyak, semakin banyak dan semakin banyak yang ngikutin berharap ikutan viral kayak yang sebelumnya, utamanya kaum hawa.
Bisa dibilang mereka jadi berlomba-lomba mengejarnya. Iya, si eksistensi.
Tapi ada juga yang mereka lupa, ada yang perlahan-lahan ditinggalkan hingga hampir hilang dari tiap pemiliknya. Iya, rasa malu.
Kelewat merasa dia juga bisa kayak orang lain, tapi lupa kalau punya “aturan main” dari Rabbul ‘alamin
#PARAHSIS
Seneng kan? Iyalah.
Dari 1 video atau konten yang dibuat kemudian banyak disebarin sama orang-orang, dan ternyata banyaj yang suka dan ternyata lagi banyak yang ngikutin itu. Semakin banyak, semakin banyak dan semakin banyak yang ngikutin berharap ikutan viral kayak yang sebelumnya, utamanya kaum hawa.
Bisa dibilang mereka jadi berlomba-lomba mengejarnya. Iya, si eksistensi.
Tapi ada juga yang mereka lupa, ada yang perlahan-lahan ditinggalkan hingga hampir hilang dari tiap pemiliknya. Iya, rasa malu.
Kelewat merasa dia juga bisa kayak orang lain, tapi lupa kalau punya “aturan main” dari Rabbul ‘alamin
#PARAHSIS
Biar Kekinian—Part 1
Gak ada salahnya menjadi eksis
Pahlawan-pahlawan Islam juga eksis, dari masa ke masa, sampai saat ini, yakan?
Menjadi eksis gak salah, lebih-lebih kalau kita jadi eksis karna suatu kebaikan yang kita kerjakan
Tapi perlu kita inget nih dear, kalau orang-orang hebat terdahulu, yang biografi hingga keturunannya kita ketahui hingga saat ini: gak pernah berharap dirinya bakal jadi seorang yang eksis
Baginya dikenal oleh Rabb-nya adalah segala-galanya:)
#PARAHSIS
• wardrobe: @kataloghijabalila
Gak ada salahnya menjadi eksis
Pahlawan-pahlawan Islam juga eksis, dari masa ke masa, sampai saat ini, yakan?
Menjadi eksis gak salah, lebih-lebih kalau kita jadi eksis karna suatu kebaikan yang kita kerjakan
Tapi perlu kita inget nih dear, kalau orang-orang hebat terdahulu, yang biografi hingga keturunannya kita ketahui hingga saat ini: gak pernah berharap dirinya bakal jadi seorang yang eksis
Baginya dikenal oleh Rabb-nya adalah segala-galanya:)
#PARAHSIS
• wardrobe: @kataloghijabalila
Asik banget ya tiq-toq-an atau ngga deh, sekedar nonton tiq-toq aja gitu...
Soalnya kayak banyak gerakan yang bikin bersemangat gitu kan, kayak itung-itung bisa jadi olahraga juga😅
Dari nontonin aja bisa ngebangun mood, menyenangkan aja gitu
Tapi tau gak sih apa yang lebih menyenangkan dari joget-joget atau sekedar lucu-lucuan? Pasti tau!
Iya, baca Qur’an.
Tanpa bergerak banyak, cukup duduk, baca dan mentaddaburinya mood kita bisa kebangun. Keren kan? Gak cuma ningkatin mood aja tapi dapet pahala juga (oya pasti!)
Pernah gak nyoba lagi sedih, butuh solusi, gundah gulana terus buka Qur’an secara random, baca dan berasa “nyesss” banget, tepat pada sasaran dan seketika semua sedih hilang gitu aja? Coba deh!
Kita ini hidup kan buat beribadah ya, so make sure apapun yang kita kerjakan mengandung pahala ya temans:)
#PARAHSIS
Soalnya kayak banyak gerakan yang bikin bersemangat gitu kan, kayak itung-itung bisa jadi olahraga juga😅
Dari nontonin aja bisa ngebangun mood, menyenangkan aja gitu
Tapi tau gak sih apa yang lebih menyenangkan dari joget-joget atau sekedar lucu-lucuan? Pasti tau!
Iya, baca Qur’an.
Tanpa bergerak banyak, cukup duduk, baca dan mentaddaburinya mood kita bisa kebangun. Keren kan? Gak cuma ningkatin mood aja tapi dapet pahala juga (oya pasti!)
Pernah gak nyoba lagi sedih, butuh solusi, gundah gulana terus buka Qur’an secara random, baca dan berasa “nyesss” banget, tepat pada sasaran dan seketika semua sedih hilang gitu aja? Coba deh!
Kita ini hidup kan buat beribadah ya, so make sure apapun yang kita kerjakan mengandung pahala ya temans:)
#PARAHSIS
Malu, dialah mahkotanya seorang wanita. Dia juga yang menjadi akhlaknya Islam
Jika rasa malu dalam diri kita perlahan-lahan memudar, tak malukah dengan gelar “muslim” yang melekat pada diri kita?:(
“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya diangkat maka yang lainpun akan terangkat.” (HR. Al Hakim)
#PARAHSIS
Jika rasa malu dalam diri kita perlahan-lahan memudar, tak malukah dengan gelar “muslim” yang melekat pada diri kita?:(
“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya diangkat maka yang lainpun akan terangkat.” (HR. Al Hakim)
#PARAHSIS
Nanti, tiap akun sosial media pemilik akunnya akan meninggalkan dunia. Bukan cuma dunia maya, tapi juga dunia nyata. Bukan cuma sementara, tapi selama-lamanya
Apa yang kita sebarkan disana akan menjadi kenangan bagi followers kita, entah kenangan baik atau sebaliknya
Akan dikenang seperti apa kita nanti tergantung apa yang kita sebarkan saat ini
Kalau kamu ingin dikenang sebagai manusia seperti apa?
#PARAHSIS
Apa yang kita sebarkan disana akan menjadi kenangan bagi followers kita, entah kenangan baik atau sebaliknya
Akan dikenang seperti apa kita nanti tergantung apa yang kita sebarkan saat ini
Kalau kamu ingin dikenang sebagai manusia seperti apa?
#PARAHSIS
Biar Kekinian—Part 2
Kenapa ya manusia itu baru mau taubat kalo udah divonis bakal meninggal sebentar lagi?:(
Emang, sebaik-baiknya pengingat adalah kematian
Tapi kan mati bisa kapan aja
Bisa waktu lagi tidur
Bisa waktu lagi makan
Bisa waktu lagi jalan
Bisa waktu lagi kajian
Bisa waktu lagi joget-joget juga
Beruntung, kalo kita mati lagi ada dijalan ketaatan, kalo misalnya lagi ngelakuin kemaksiatan? Naudzubillah😭
#PARAHSIS
• wardrobe: @kataloghijabalila
Kenapa ya manusia itu baru mau taubat kalo udah divonis bakal meninggal sebentar lagi?:(
Emang, sebaik-baiknya pengingat adalah kematian
Tapi kan mati bisa kapan aja
Bisa waktu lagi tidur
Bisa waktu lagi makan
Bisa waktu lagi jalan
Bisa waktu lagi kajian
Bisa waktu lagi joget-joget juga
Beruntung, kalo kita mati lagi ada dijalan ketaatan, kalo misalnya lagi ngelakuin kemaksiatan? Naudzubillah😭
#PARAHSIS
• wardrobe: @kataloghijabalila
Kita tak akan pernah bisa jadi manusia yang moderat. Walaupun lisan dan tindakan berkata ingin adil tapi hati pasti tetap akan condong pada 1 sisi
Apalagi soal dunia, kita sangat tak bisa seimbang denganya. Apalagi jika membandingkannya dengan kehidupan setelahnya, iya... akhirat
Seseorang berkata, “kejar dunia untuk seberapa lama kita hidup didalamnya, kejar akhirat untuk seberapa lama kita hidup didalamnya.”
Membandingkan saja jauh rasanya, apalagi menyeimbangkan keduanya? Sangat tak pantas rasanya
Tapi anehnya, banyak yang terus mengatakan, “jangan terlalu kaku lah! yang penting dunia dan akhirat seimbang.”
Sedih rasanya, padahal hidup kita di dunia ini pun singkat, sangat singkat. Padahal hidup abadi kita nanti ditentukan pada hidup kita yang singkat saat ini
Tapi kita tak benar-benar menyiapkan bekal untuk pulang ke kampung akhirat
Terserah mereka yang tak percaya akan kehidupan setelahnya. Tapi kita? Yang mengaku Islam ada di dalam dada masih disibukkan hal yang sia-sia
Jika diri tak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil. Disibukkan dengan apa kita saat ini?
#PARAHSIS
Apalagi soal dunia, kita sangat tak bisa seimbang denganya. Apalagi jika membandingkannya dengan kehidupan setelahnya, iya... akhirat
Seseorang berkata, “kejar dunia untuk seberapa lama kita hidup didalamnya, kejar akhirat untuk seberapa lama kita hidup didalamnya.”
Membandingkan saja jauh rasanya, apalagi menyeimbangkan keduanya? Sangat tak pantas rasanya
Tapi anehnya, banyak yang terus mengatakan, “jangan terlalu kaku lah! yang penting dunia dan akhirat seimbang.”
Sedih rasanya, padahal hidup kita di dunia ini pun singkat, sangat singkat. Padahal hidup abadi kita nanti ditentukan pada hidup kita yang singkat saat ini
Tapi kita tak benar-benar menyiapkan bekal untuk pulang ke kampung akhirat
Terserah mereka yang tak percaya akan kehidupan setelahnya. Tapi kita? Yang mengaku Islam ada di dalam dada masih disibukkan hal yang sia-sia
Jika diri tak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil. Disibukkan dengan apa kita saat ini?
#PARAHSIS