Hijab Alila
5.53K subscribers
1.98K photos
435 videos
4.26K files
4.26K links
feel free to re-share~

YouTube: https://youtube.com/c/HijabAlilaOfficial
Download Telegram
https://www.instagram.com/p/CnML1rKpoec/

Siapa yang awalnya ngerasa aneh atau gak sopan nanya ke mba-mba/mas-mas di resto atau sekedar nasgor pinggir jalan?
"mba, makanannya halal gak ya?"
"mba, kopinya ada rumnya gak ya?"
"pak, ini nasgornya pakai angc*u gak ya?"
dan berbagai contoh lainnya~

Mungkin juga ketika kita nanya, penjualnya nunjukin berbagai reaksi. Ada yang yaudah selaw aja jawab, ada yang bingung (karena gak paham), ada juga yang sampai berusaha ngumpetin alias berbohong kalau ternyata mereka pakai bahan yang gak halal (demi menjaga kualitas sedap makanannya)

Gapapa, mungkin awalnya aneh tapi terus istiqomah aja...
Apalagi pas jalan bareng temen yang emang belum aware sama soal gini-ginian, mereka nganggepnya "sok banget sih" atau "yaudah sih, palingan mereka juga pakainya cuma dikit" atau "ya kalo gak pake bahan itu jadi gak seenak itu dong makanannya?"

Gapapa, terus aware sampai kita benar-benar aman makan apapun, di sudut manapun—tanpa harus menanyakan "ini halal gak ya mba/mas?"
Kalau sekarang mau aman, ya... makan di tempat-tempat yang udah kita dan banyak orang yakin kalau itu halal aja. Ataaauuu masak sendiri, insyaAllah halal dan thayyib karena kita tau apa-apa aja bahan-bahan yang ada di dalam masakan itu~
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
https://www.instagram.com/p/CnMfMIXBiaT/

Hidup kita itu seharusnya se-simple kalau Allah suka; kita lakuin, malau Allah gak suka; kita tinggalin

Ya gak sih?
👍51
4 (78).jpg
72.7 KB
https://www.instagram.com/p/CnPGRecpqak/

Allah gak akan menyia-nyiakan usaha kita dalam ketaatan, kita usaha aja semaksimal mungkin kalaupun masih ada ketauan “hasil” yang gak sesuai—sejalan sama usaha yang dilakuin, itu udah bukan ranah kita dan insyaAllah kita gak akan diberatkan atas itu

Jadi, usaha aja dulu semaksimal mungkin…
1 (145).jpg
243.2 KB
https://www.instagram.com/p/CnRpp1FpMVM/

Hati-hati sama amalan emang perlu, tapi jangan sampai ninggalin segala nikmat yang ada di dunia🥲

Hati-hati itu harus, tapi kalau berlebihan juga gak bagus
Makanan, perbuatan, gaya hidup, secukupnya aja. Nikmati secukupnya, hati-hati seperlunya—sesuai apa yang Allah mau
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
https://www.instagram.com/p/CnUIQFrBmwj/

Sampai sejauh mana kita harus memastikan makanan dan minuman yang kita konsumsi? Kalau makan makanan fast food, apa kitaperlu tau sampai bagaimana proses penyembelihannya?

Terus gimana kalau udah terlanjur pernah makan makanan yang haram?😢😭😭😭
Apakah makanan haram yang banyak viral saat ini adalah salah satu bentuk konspirasi???😵‍💫🤯

Tonton video lengkapnya di YouTube channel Hijab Alila sekarang juga, jangan lupa share kemanapun yaaa supaya kita dan saudara-saudara kita selalu aware dengan perkara halal-haram atas sesuatu yang kita konsumsi!

https://www.youtube.com/watch?v=Mg8Rc3maO4Y&ab_channel=HijabAlila
1 (147).jpg
309.2 KB
https://www.instagram.com/p/CnWzpWqJzuu/

Coba sebutin apa aja jasa perempuan bagi peradaban!
22 (8).jpg
70.5 KB
https://www.instagram.com/p/CnYiXp-JSVB/

Allah gak menciptakan kamu sia-sia

Tapi tentu perlu ada usaha yang kita lakukan untuk mencapai kata hebat dan menjadi bagian penting untuk membangun peradaban. Ada ungkapan Arab terkenal berbunyi, “Sesuatu yang tidak punya tidak bisa memberikan apa-apa“

Kalau kata Allah, “Aku tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri“
Kalau kata orang-orang “be the best version of yourself“

Jadi hebat gak harus sama kayak si A atau si B. Cukup berusaha semaksimal mungkin dengan cara yang kita sanggupi

Boleh banget punya visi misi mau membangun keluaga dan menjadikan anak-anak kita kelk jadi kayak gimana, jadi “siapa“
Tapi jangan lupa hari ini, hari di mana kita harus berusaha keras, mempersiapkan diri kita sendiri supaya generasi yang lahir dari rahim kita kemudian jadi generasi yang hebat

Siap jadi hebat?💪🏻
91
IMG_3424.MP4
105.9 MB
https://www.instagram.com/p/CneiJC-h406/

Titik terpenting untuk mengh*ncrkan peradaban;

Rusaklah perempuannya.

#perempuan #muslimah #pembangunperadaban
👍2
https://www.instagram.com/p/CnhE3a8pcmI/

Kenapa perempuan (mu’annats) gak disebutkan sebanyak laki-laki dalam Al-Qur’an?

Ummu Salamah, perempuan mulia—salah satu istri Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam pun pernah mempertanyakannya. Beliau adalah perempuan yang cerdas dan kritis

Gak perlu ditanya lagi keutamaan dan keistimewaan beliau, faktanya beliau termasuk perempuan yang paling banyak meriwayatkan hadits

Rasulullah, saat mendapat pertanyaan tersebut diam, seperti biasanya jika memang beliau belum mendapat wahyu tentang sesuatu hal dari Allah

Tapi setelah itu Allah menurunkan wahyu, yaitu surat Al-Ahzab ayat 35
Kalau kita sadar, dalam Al-Qur’an memang seringnya Allah menyebut “muslimin”, “mukminin” yang itu gak terpaut laki-laki atau perempuan—artinya udah termasuk keduanya

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Tapi inilah bentuk spesial, cinta dan perhatiannya Allah kepada kita—kaum wanita dengan menjawab langsung pertanyaan kritis dari ummu Salamah
Perempuan ataupun laki-laki sama aja di hadapan Allah
Perempuan sama pentingnya seperti laki-laki
Kehadirannya, perannya, tugasnya dalam kehidupan sehari-hari, sama pentingnya
https://www.instagram.com/p/CnjXStdJ2QK/

As-Syifa binti Al-Harits, beliau adalah guru wanita pertama dalam Islam⁣⁣⁣⁣, beliau sedikit di antara perempuan Makkah yang pandai membaca dan menulis, juga mengajari para muslimah membaca dan menulis
⁣⁣⁣⁣
As-Syifa radhiyallahu ‘anha masuk Islam sebelum hijrahnya Rasulullahﷺ, beliau termasuk Muhajirin angkatan pertama dan termasuk wanita yang berba’iat kepada Rasulullahﷺ. Beliaulah yang disebutkan dalam firman Allah, “Hai Nabi apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia bahwa mereka tidak akan mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” ⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Beliau termasuk wanita yang cerdas dan utama, beliau seorang ulama diantara ulama dalam Islam dan tanah yang subur bagi ilmu dan iman
⁣⁣⁣⁣
As-Syifa dikenal sebagai guru dalam membaca dan menulis sebelum datangnya Islam sehingga tatkala beliau masuk Islam beliau tetap memberikan pengajaran kepada wanita-wanita muslimah dengan mengharapkan ganjaran dan pahala. Beliau pun turut ikut berhijrah ke Madinah dan terus melanjutkan tugas mulianya sebagai pengajar, berkat keuletannya, terentaskannya buta huruf di kalangan muslimah Madinah

Selain mahir membaca dan menulis, beliau juga ahli dalam bidah pengobatan dan ruqyah, sehingga dalam waktu yang bersamaan beliau adalah seorang guru juga dokter
MasyaAllah⁣⁣⁣⁣...

Sudah kenal kan dengan guru wanita pertama, As-Syifa?⁣⁣⁣⁣
Siapa yang cita-citanya jadi guru? Atau mana nih para ibu guru?
Kini kita tau salah satu ulama perempuan yang sangat berjasa dan tentu tugasnya gak main-main. Semoga kelak kita juga bisa menjadi guru, minimal untuk orang-orang di sekitar kita, anak-anak kita supaya bisa membawa Islam sampai pada puncak kejayaannya kembali⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Semoga kita semua bisa meneladani As-Syifa binti Al-Harits yaaa, aamiin🤲🏻
👍4
https://www.instagram.com/p/Cnl8lATpCyT/

8000+ bukan jumlah yang sedikit, jika kita sadar bahwa sebanyak itulah ulama perempuan dalam Islam
Tapi 8000+ juga bukan jumlah yang banyak, bagi mereka yang selalu mencari celah kesalahan

Nyatanya dulu, para ulama perempuan yang mulia gak pernah sedikitpun merasa ada "ketimpangan" dengan laki-laki
Seperti kata dr. Mohammad Akram Nadwi, dalam bukunya: Al-Muhadditsat berkata "Aku telah mengumpulkan informasi dari banyak sumber selama lebih dari 10 tahun tentang 8000 lebih ahli hadits wanita, tidak ada satupun dari mereka yang dilaporkan:
1. Merasa inferior dengan kehidupan RT mereka
2. Merasa inferior terhadap laki-laki
3. Merasa inferior tidak punya peran dalam kehidupan di masyarakat di luar domand kehidupan privat keluarga mereka."

Kalian pernah gak ngerasa, kok yang sering kita dengar ulama itu laki-laki ya? Ulama perempuan ada gak sih?
Sekarang kita tau, ada BANYAK ulama perempuan bahkan banyak ulama laki-laki yang juga datang berguru pada para ulama perempuan

Kamu tau siapa mereka???
2👍2