Hijab Alila
5.53K subscribers
1.98K photos
435 videos
4.26K files
4.26K links
feel free to re-share~

YouTube: https://youtube.com/c/HijabAlilaOfficial
Download Telegram
https://www.youtube.com/watch?v=cWhF2tyIZZg&t=17s

Siapa yang ngikutin story Hijab Alila beberapa hari lalu?
Dilla & Salamah main ke pesantren!

Sekarang, mereka ditantang jawabin kata-kata yang biasa dipakai anak-anak pesantren~

Siapa disini yang dulu mondok???

Ayo coba ikut jawabin juga di kolom komentar YouTube Hijab Alila!
https://www.instagram.com/p/CnrX1_mJRRo/

sayyidah Aisyah binti Abu Bakar, salah satu yang paling banyak meriwayatkan hadits Rasulullah. Bukan hanya dalam kalangan sahabiyyah tapi secara keseluruhan

Beliau memang memiliki banyak kesempatan untuk berada di dekat Rasulullah, sehingga beliau banyak mendengar apa yang Rasulullah sabdakan. Kurang lebih 2210 hadits yang beliau riwayatkan, baik secara langsung diketahui dari Rasulullah atau dari sahabat lainnya

Banyak sahabat dan sahabiyyah yang berguru dengannya, diantara yang menjadi muridnya adalah Anas bin Malik, Aisyah binti Thalhah dan Hasan al Bashri
Saking “pakar”nya, beliau gak segan-segan mengoreksi hadits yang diriwayatkan oleh sahabat lainnya

Kalau kita tau kisahnya, sejak kecil bunda Aisyah memanglah sosok perempuan yang sangat cerdas bahkan sejak kecil, ingatannya pun tajam
Aisyah juga dikenal sangat alim dalam segala bidang. Az Zuhri, salah satu tabiin yang menjadi muridnya mengandaikan “Seandainya ilmu Aisyah, ilmu semua istri Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam dan ilmu semua wanita dikumpulkan, maka ilmu Aisyah lebih afdhal.”

Bahkan pujian serupa juga datang dari lisan mulia Rasulullah, “Lelaki yang sempurna itu banyak. Tapi yang sempurna dari perempuan tidak banyak, kecuali Maryam binti ‘Imran dan Asiyah istri Fir’aun. Dan kelebihan Aisyah dibanding perempuan yang lain seperti enaknya Tsariid dibanding makanan yang lain.” (Muttafaqun ‘Alaih)
Fyi, bubur tsarid adalah makanan kebanggaan bangsa Arab dan makanan favorit Rasulullah

Coba absen, disini siapa yang ngefans banget sama bunda Aisyah?✋🏻✋🏻✋🏻🥰
https://www.instagram.com/p/CnwkSDAJAUB/

Tau gak? Guru-guru dari “orang-orang besar” bukan cuma datang dari kalangan laki-laki, tapi juga perempuan loh!

Salah satunya adalah guru dari imam Syafi’i, beliau adalah sayyidah Nafisah binti al-Hasan al-Anwar bin Zaid al-Ablaj bin al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Beliau merupakan cicit dari Rasul kita tercinta, Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam

Sayyidah Nafisah lahir dari keluarga kaya dan mulia tapi beliau dikenal memiliki gaya hidup zuhud, bersahaja dan gak silau dengan kemewahan dunia. Justru kesehariannya, sejak kecil beliau menghabiskan waktunya untuk ilmu sehingga keahlian dan kegandrungannya dengan ilmu gak diragukan lagi, sampai beliau mendapat julukan Nafisah al-‘Ilm
Selain dikenal karena keilmuannya, beliau juga dikenal sebagai ahli ibadah, beliau gak pernah meninggalkan sholat malam bahkan beliau telah mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 1.900x selama hidupnya

Another fact, beliau bukan hanya guru dari imam Syafi’i tapi juga imam Hanbal. Jadi beliau memiliki peran besar dalam 2 mazhab ini

Imam Syafi’i berguru dengan sayyidah Nafisah di Kota Mesir setelah 5 tahun hijrahnya sayyidah Nafisah dari Madinah. Rakyat Mesir pada saat itu sangat bahagia mendengar kabar hijrahnya sayyidah Nafisah, banyak yang datang untuk belajar bahkan meminta berkah darinya—bukan hanya masyarakat biasa bahkan juga dari kalangan penguasa dan ulama

Sebab banyaknya orang yang datang menemuinya, beliau sampai kelelahan mengadu kepada masyarakat “kesibukanku untuk melayani kalian melalaikan waktu saya untuk berdzikir.”
Pada akhirnya gubernur Mesir turun tangan—membuatkan jadwal untuk orang-orang yang ingin bertemu dengannya, sehingga ditetapkan hanya pada hari Rabu dan Sabtu saja beliau bisa melayani masyarakat untuk bertanya dan berilmu padanya

(lanjut di kolom komentar yaaa!)
👍1
Hijab Alila
https://www.instagram.com/p/CnwkSDAJAUB/ Tau gak? Guru-guru dari “orang-orang besar” bukan cuma datang dari kalangan laki-laki, tapi juga perempuan loh! Salah satunya adalah guru dari imam Syafi’i, beliau adalah sayyidah Nafisah binti al-Hasan al-Anwar bin…
(lanjutan)

Keistimewaan beliau yang lainnya juga ditunjukkan dari perkataan imam Syafi’i semasa hidupnya, beliau sering menyebut-nyebut dan berbangga, “saya adalah murid dari seorang perempuan, yaitu sayyidah Nafisah”

Suatu ketika imam Syafi’i juga pernah mengirim utusan kepada sayyidah Nafisah untuk mendoakan kesembuhannya tapi sebelum utusannya kembali, imam Syafi’i telah sembuh. Setelahnya, ketika beliau sakit maka beliau meminta doa lagi dari sayyidah Nafisah tapi bukan doa kesembuhan yang keluar dari lisannya melainkan “semoga engkau diberi anugerah di hari kiamat nanti dengan anugerah yang amat agung yaitu dapat melihat Dzatnya Allah”

Dari saat itu beliau sadar bahwa mungkin ajal menemuinya sebentar lagi, maka beliau berwasiat, beliau ingin disholati oleh sayyidah Nafisah ketika meninggal nanti. Sehingga ketika imam Syafi’i meninggal dan mayatnya dibopong melalui depan rumah sayyidah Nafisah—beliau menyolatinya. Dari sinilah kita bisa melihat betapa utamanya seorang sayyidah Nafisah, seorang imam Syafi’i meminta untuk disholatkan oleh perempuan

Semoga kita bisa terinspirasi dari ulama-ulama perempuan termasuk sayyidah Nafisah ini, mengabdikan diri untuk ilmu, Allah dan Rasul-Nya
Aamiin Allahumma Aamiin🤲🏻
👍2
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
https://www.instagram.com/p/Cnyyh_ujQs6/

Jika kau diam saat agamamu dihina, gantilah bajumu dengan kain kafan. —Buya Hamka

“Apabila ayat-ayat Al-Qur’an yang jelas kebenarannya itu dibacakan kepada orang-orang kafir, engkau lihat wajah-wajah mereka cemberut tanda tidak senang. Orang-orang kafir itu nyaris membinasakan orang-orang mukmin yang membacakan ayat-ayat Al-Qur’an kepada mereka. Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Apakah kalian mau aku beri kabar yang lebih buruk daripada sikap kalian menolak Al-Qur’an? Yaitu neraka yang Allah janjikan kepada orang-orang kafir. Neraka adalah tempat tinggal yang paling buruk bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Hajj: 72)
👍53
https://www.instagram.com/p/Cn02__kp1K7/

Kalian pasti udah sering denger kalau akhlaknya Rasulullah itu adalah al-Quran kan?

Kali ini kita bahas sedikiiiit aja akhlaknya ulama perempuan. Akhlaknya ulama-ulama hadits perempuan terdahulu adalah cerminan dari hadits-hadits yang mereka riwayatkan
Jika Rasulullah adalah bentuk riil bagaimana pengaplikasian al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, maka para ulama perempuan ini adalah bentuk riil bagaimana hadits (perkataan, perbuatan dan segala tindak-tanduk Rasulullah) yang mereka sampaikan

Sosok mereka adalah cerminan dari hadits-hadits yang mereka sampaikan, mereka jadi role model, jadi ”cetakan asli” hadits itu sendiri
Ulama-ulama perempuan bukan hanya intelektualnya tapi juga karakternya luar biasa baik dengan menjaga akhlak baik di pemikiran, perkataan maupun perbuatannya. Mereka sadar sepenuhnya bahwa mereka sedang membawa pesan dari Rasulullah. Mereka adalah orang-orang terbaik dalam karakter dan akhlak, seperti karakter dan akhlak ”siapa” yang sedang mereka sampaikan, yaitu Rasulullah
https://www.instagram.com/p/Cn3ZvuFpzSF/

Ini istilahnya kenapa harus pakai kata ”duty”? Kenapa gak pakai ”task” aja sih?
Alasannya, selain karena lebih ”enakan” duty to teach ketimbang task to teach (wkwk) adalah...

Kalau task itu adalah ngelakuin tugas yang tingkat kesulitannya tuh biasa-biasa aja, keciiiil lah, kayak tugas kita waktu sekolah dulu biasa disebutnya task gitu kaaaan

Nah sedangkan tugasnya perempuan ini mendidik peradaban, kata ”duty” lebih cocok untuk disandingkan dengan tugasnya yang sangat besar, sangat berat. Kewajiban dan tugasnya gak main-main, bukan sembarang orang bisa ngelakuinnya

Perempuan ini yang udah sejak awal Allah ciptakan untuk mendidik generasi, menjadi penentu baik atau buruknya sebuah generasi kedepannya
Selain dari penelitian yang mengatakan kalau kecerdasan anak itu mayoritas diturunkan dari sang ibu, faktor kecerdasan ibu—bagaimana dia mendidik anak-anaknya kelak dan generasinya juga setelahnya juga jadi penentu

Jadi, peran perempuan lebih besar daripada ”sumur, kasur, dapur”. Intinyaaaa, Allah ciptakan setiap manusia pasti berikut dengan keistimewaannya, sooo know your worth!
Kamu spesial, tugasmu penting, yok bangkit yok sadar tugaaaas😆
1👍1
https://www.youtube.com/watch?v=eLZqUvxsHJc

Dilla dan Salamah nyantri di @mahadsyarafulharamain???

Udah umur seginiiii🤣
Tapi mereka beneran nyoba kegiatan santri-santri di Ma’had Syaraful Haramain loh!

Inget gak story Hijab Alila beberapa waktu yang lalu?? Vlognya udah up di YouTube channel Hijab Alila~ sila ditonton~

Gimana reaksi mereka berdua, yang gak pernah nyantri sebelumnya terus ditantang buat nyantri untuk pertama kalinyaaaa!
Btw, kalian udah tau Ma’had Syaraful Haramain ini belum?🤔 mereka fokus untuk mencetak ulama-ulama berkualitas yang bisa mengantarkan Islam kelak ke puncaknya lagi loh! Keren banget kan? MasyaAllah!🥲
Main-main yang gak main-mainnya tim Alila ke Ma’had Syaraful Haramain selaras sama bahasan Hijab Alila sekarang ini loh, ada yang sadaaarrr???😌

Kalian mau ikut menyukseskan program ini juga gaaaak? Ada caranya loh~ tapi tunggu sebentar yaaa, sabarrrr nanti kita kasih taaauuu, pantengin terus bahasan kita kali ini ya!

Coba tonton video fullnya, Lovalila disini yang pernah nyantri merasakan vibe yang sama gak kayak Dilla dan Salamah waktu berangkat ke ma’had?😂
👍2
https://www.instagram.com/p/Cn9bDynJ2YH/

Ummu Athiyah al-Anshariyah radhiyallahu ‘anha, begitu beliau dikenal. Beliau adalah salah seorang wanita yang menyinari sejarah dengan kiprah mulia di bidang jihad, fiqih dan meriwayatkan hadits

Nama aslinya adalah Nusaibah binti al-Harits al-Anshariyah, beliau termasuk wanita Anshar yang masuk Islam pertama sekali

Di medan jihad beliau bertugas memberi minum para mujahid, membalut luka-luka mereka, mengobati serta menyiapkan asupan mereka. Beliau berkata, “Aku berpartisipasi bersama Nabi dalam 7 peperangan, aku mengurusi urusan belakang mereka, menyiapkan makanan mereka, merawat yang luka dan yang sakit dari mereka.”
Ummu Athiyah ikut bersama 20 orang wanita lainnya dalam perang Khaidar bersama Rasulullah

Sedangkan dalam bidang hadits, kita mungkin telah mengetahui hadits-hadits berikut yang ternyata didapatkan ummu Athiyah langsung dari Rasulullah
“Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam memerintahkan kami agar mengeluarkan kaum wanita dan para gadis yang dipingit pada dua hari raya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam mengambil bai’at atas kami agar kami tidak meratapi mayit.” (HR. Muslim)

“Kami tidak menganggap apa pun (terhadap) cairan keruh dan kekuning-kuningan sesudah masa suci.” (HR. Bukhari)

“Kami dilarang mengantarkan jenazah namun tidak ditekankan atas kami.” (HR. Bukari dan Muslim)

Lagi, semoga kita bisa meneladani sifat beliau, semangatnya yang terus ingin terlibat dalam setiap langkah jihad dan keilmuan Islam🤲🏻
👍1
https://www.youtube.com/watch?v=qQ9brh7mpxI

Ngapain aja nyantren kilat???😂😂😂

Yang nungguin part 2nya, udah keluaaaarr videonya!

Yang belum lihat part 1nya, Dilla dan Salamah ngapain, scoll dulu dikiiiit. Tonton juga part pertamanya di YouTube channel Hijab Alila!
Klik linknya langsung dari story kami ya~