💥🌋🌌 Bid'ahnya Perayaan Maulid Nabi
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 1⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
🔥⛔ Pernyataan mereka bahwa di dalam perayaan Maulid Nabi tersebut terkandung nilai pengagungan terhadap Nabi --shallallahu 'alaihi wa sallam-.
▶ Jawaban terhadap hal ini (syubhat ini, pen) kita katakan:
Sikap pengagungan terhadap Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- adalah dengan
▪ menaati beliau,
▪ menjalankan perintah beliau,
▪ menjauhi larangan beliau, dan
▪ mencintai beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
🔥❌ Pengagungan terhadap beliau bukanlah dengan amalan-amalan bid'ah, khurafat, dan kemaksiatan.
👉💥🎈 Dan perayaan maulid (hari kelahiran, pen) masuk ke dalam bagian yang tercela ini, karena termasuk kemaksiatan.
🚠 Manusia yang paling kuat sikap pengagungannya kepada Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- adalah para sahabat -radhiyallahu 'anhum-.
✅ Sebagaimana yang dikatakan oleh 'Urwah bin Mas'ud kepada kaum Quraisy:
"Wahai sekalian kaum! Demi Allah, aku pernah berjumpa dengan kisra, kaisar, dan juga raja-raja yang lainnya, akan tetapi aku tidak pernah melihat seorang raja diagungkan oleh para pengikutnya sebagaimana Muhammad -shallallahu 'alihi wa sallam- diagungkan oleh para sahabatnya. Demi Allah, mereka tidak berani mengangkat pandangan mereka ke arahnya sebagai bentuk pengagungan terhadap dirinya."
Bersamaan dengan kuatnya sikap pengagungan para sahabat yang seperti ini, mereka tidak pernah menjadikan hari kelahiran beliau sebagai hari 'id dan perayaan. Kalau seandainya hal itu disyariatkan, tentu mereka tidak akan meninggalkannya.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 1⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
🔥⛔ Pernyataan mereka bahwa di dalam perayaan Maulid Nabi tersebut terkandung nilai pengagungan terhadap Nabi --shallallahu 'alaihi wa sallam-.
▶ Jawaban terhadap hal ini (syubhat ini, pen) kita katakan:
Sikap pengagungan terhadap Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- adalah dengan
▪ menaati beliau,
▪ menjalankan perintah beliau,
▪ menjauhi larangan beliau, dan
▪ mencintai beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
🔥❌ Pengagungan terhadap beliau bukanlah dengan amalan-amalan bid'ah, khurafat, dan kemaksiatan.
👉💥🎈 Dan perayaan maulid (hari kelahiran, pen) masuk ke dalam bagian yang tercela ini, karena termasuk kemaksiatan.
🚠 Manusia yang paling kuat sikap pengagungannya kepada Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- adalah para sahabat -radhiyallahu 'anhum-.
✅ Sebagaimana yang dikatakan oleh 'Urwah bin Mas'ud kepada kaum Quraisy:
"Wahai sekalian kaum! Demi Allah, aku pernah berjumpa dengan kisra, kaisar, dan juga raja-raja yang lainnya, akan tetapi aku tidak pernah melihat seorang raja diagungkan oleh para pengikutnya sebagaimana Muhammad -shallallahu 'alihi wa sallam- diagungkan oleh para sahabatnya. Demi Allah, mereka tidak berani mengangkat pandangan mereka ke arahnya sebagai bentuk pengagungan terhadap dirinya."
Bersamaan dengan kuatnya sikap pengagungan para sahabat yang seperti ini, mereka tidak pernah menjadikan hari kelahiran beliau sebagai hari 'id dan perayaan. Kalau seandainya hal itu disyariatkan, tentu mereka tidak akan meninggalkannya.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💥🌋🌌 Bid'ahnya Perayaan Maulid Nabi
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 2⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Berdalih bahwasanya perayaan Maulid Nabi ini diamalkan oleh kebanyakan manusia di berbagai negeri.
🌙 Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
Hujjah (yang bisa diterima, pen) adalah keterangan yang telah pasti datangnya dari Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
Keterangan yang telah pasti dari Rasul - shallallahu 'alaihi wa sallam - adalah LARANGAN terhadap amalan-amalan bid'ah secara umum, dan (amalan Maulid ini) termasuk salah satunya.
👊 Amalan manusia, jika menyelisihi dalil, maka bukanlah hujjah, walaupun banyak yang mengamalkannya.
"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang ada di muka bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah." (al-An'am: 116)
☀️ Senantiasa ada — segala puji hanya bagi Allah — pada setiap masa orang-orang yang mengingkari amalan bid'ah ini dan menjelaskan kebatilannya. Maka tidak ada lagi hujjah yang tersisa bagi mereka-mereka yang masih terus melakukan bid'ah ini setelah jelas kebenaran bagi mereka.
✏️🔍 Di antara para ulama yang mengingkari perayaan bid'ah ini
📌 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah di dalam kitab "Iqtidha' ash-Shirath al-Mustaqim",
📌 al-Imam asy-Syathiby di kitab "al-I'thisham", Ibnu al-Hajj di "al-Madkhal",
📌 asy-Syaikh Tajuddin 'Ali bin 'Umar al-Lakhmy menulis pengingkaran beliau pada satu kitab tersendiri,
📌 asy-Syaikh Muhammad Basyir as-Sahsuwany al-Hindy di kitab beliau "Shiyanat al-Insan",
📌 asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu asy-Syaikh menulis sebuah risalah tersendiri pula,
📌 Samahatu asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz,
dan yang selain mereka dari para ulama yang tak henti-hentinya menulis pengingkaran terhadap bid'ah ini setiap tahunnya di berbagai surat kabar dan majalah pada waktu dilakukannya perayaan bid'ah ini.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 2⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Berdalih bahwasanya perayaan Maulid Nabi ini diamalkan oleh kebanyakan manusia di berbagai negeri.
🌙 Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
Hujjah (yang bisa diterima, pen) adalah keterangan yang telah pasti datangnya dari Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
Keterangan yang telah pasti dari Rasul - shallallahu 'alaihi wa sallam - adalah LARANGAN terhadap amalan-amalan bid'ah secara umum, dan (amalan Maulid ini) termasuk salah satunya.
👊 Amalan manusia, jika menyelisihi dalil, maka bukanlah hujjah, walaupun banyak yang mengamalkannya.
"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang ada di muka bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah." (al-An'am: 116)
☀️ Senantiasa ada — segala puji hanya bagi Allah — pada setiap masa orang-orang yang mengingkari amalan bid'ah ini dan menjelaskan kebatilannya. Maka tidak ada lagi hujjah yang tersisa bagi mereka-mereka yang masih terus melakukan bid'ah ini setelah jelas kebenaran bagi mereka.
✏️🔍 Di antara para ulama yang mengingkari perayaan bid'ah ini
📌 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah di dalam kitab "Iqtidha' ash-Shirath al-Mustaqim",
📌 al-Imam asy-Syathiby di kitab "al-I'thisham", Ibnu al-Hajj di "al-Madkhal",
📌 asy-Syaikh Tajuddin 'Ali bin 'Umar al-Lakhmy menulis pengingkaran beliau pada satu kitab tersendiri,
📌 asy-Syaikh Muhammad Basyir as-Sahsuwany al-Hindy di kitab beliau "Shiyanat al-Insan",
📌 asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu asy-Syaikh menulis sebuah risalah tersendiri pula,
📌 Samahatu asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz,
dan yang selain mereka dari para ulama yang tak henti-hentinya menulis pengingkaran terhadap bid'ah ini setiap tahunnya di berbagai surat kabar dan majalah pada waktu dilakukannya perayaan bid'ah ini.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🎊📛 Larangan Memberikan UCAPAN SELAMAT kepada Orang-Orang Kafir atas Hari-Hari Raya Mereka
[ 🎄👈❌ termasuk ucapan "Selamat Natal", atau "Selamat Tahun Baru", ( tahun baru masehi atau imlek, dll) ]
----------------------------------
🌕 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
⛔ "Adapun memberikan ucapan selamat kepada mereka (orang-orang kafir) atas syi'ar-syi'ar kufur yang menjadi kekhususan mereka maka hukumnya HARAM dengan kesepakatan (para 'ulama).
📩 Ucapan selamat kepada mereka, (misalnya) dengan mengatakan, "Id (hari raya) kalian Mubarak", atau "Bergembiralah dengan hari raya ini." (Atau ungkapan-ungkapan lainnya yang kita dengar sekarang), maka kalaupun pengucapnya selamat dari kekufuran (kita berlindung kepada Allah darinya), namun perbuatan tersebut termasuk MUHARRAMAH (hal-hal yang diharamkan). Ucapan itu sama
kedudukannya dengan memberikannya ucapan selamat atas sujudnya orang kafir kepada salib.
👊🏻 Bahkan itu (ucapan selamat hari raya) LEBIH BERAT DOSAnya di sisi Allah, dan lebih besar kemurkaan Allah terhadapnya dibandingkan ucapan selamat kepada orang yang meminum khamr, membunuh jiwa, atau melanggar kemaluan yang haram (yakni zina), dan semisalnya …
❌Maka barangsiapa yang memberikan ucapan selamat kepada seorang hamba atas sebuah kemaksiatan, atau kebid'ahan, atau kekufuran, maka dia telah mengarahkan dirinya kepada kemurkaan dan kemarahan Allah Ta'ala
📗Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmmah
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ 🎄👈❌ termasuk ucapan "Selamat Natal", atau "Selamat Tahun Baru", ( tahun baru masehi atau imlek, dll) ]
----------------------------------
🌕 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
⛔ "Adapun memberikan ucapan selamat kepada mereka (orang-orang kafir) atas syi'ar-syi'ar kufur yang menjadi kekhususan mereka maka hukumnya HARAM dengan kesepakatan (para 'ulama).
📩 Ucapan selamat kepada mereka, (misalnya) dengan mengatakan, "Id (hari raya) kalian Mubarak", atau "Bergembiralah dengan hari raya ini." (Atau ungkapan-ungkapan lainnya yang kita dengar sekarang), maka kalaupun pengucapnya selamat dari kekufuran (kita berlindung kepada Allah darinya), namun perbuatan tersebut termasuk MUHARRAMAH (hal-hal yang diharamkan). Ucapan itu sama
kedudukannya dengan memberikannya ucapan selamat atas sujudnya orang kafir kepada salib.
👊🏻 Bahkan itu (ucapan selamat hari raya) LEBIH BERAT DOSAnya di sisi Allah, dan lebih besar kemurkaan Allah terhadapnya dibandingkan ucapan selamat kepada orang yang meminum khamr, membunuh jiwa, atau melanggar kemaluan yang haram (yakni zina), dan semisalnya …
❌Maka barangsiapa yang memberikan ucapan selamat kepada seorang hamba atas sebuah kemaksiatan, atau kebid'ahan, atau kekufuran, maka dia telah mengarahkan dirinya kepada kemurkaan dan kemarahan Allah Ta'ala
📗Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmmah
•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍4
💡💽 Metode Memahami Islam
📚 UMMAT ISLAM HARUS YAKIN BAHWA ISLAM AGAMA YANG MUDAH DAN SUDAH SEMPURNA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin.Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Koleksi Audio Kajian Islam Ilmiah ll Tasjilat Ahlussunnah wal Jama'ah ll 1437 H ll 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/iUaLo3
(203 KB) - Durasi [01:43]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
📚 UMMAT ISLAM HARUS YAKIN BAHWA ISLAM AGAMA YANG MUDAH DAN SUDAH SEMPURNA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin.Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Koleksi Audio Kajian Islam Ilmiah ll Tasjilat Ahlussunnah wal Jama'ah ll 1437 H ll 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/iUaLo3
(203 KB) - Durasi [01:43]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🌅 MEMBUKA HATI MANUSIA DENGAN ILMU
~~~~~~~~~~~~
📜✒💠Sesungguhnya dalam upayamu menyebarkan ilmu, berarti menyebarkan agama Allah.
👍🏻 Dengan itu kamu menjadi termasuk MUJAHIDIN FI SABILILLAH.
Ⓜ🔑 Karena kamu telah membuka hati (para manusia) dengan ILMU. Sebagaimana para mujahidin membuka negeri-negeri dengan senjata dan iman."
◽️ al-'Allamah Ibnu Utsaimin
📚 Syarh Doa Qunut Witir, hlm. 12
••••••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~
📜✒💠Sesungguhnya dalam upayamu menyebarkan ilmu, berarti menyebarkan agama Allah.
👍🏻 Dengan itu kamu menjadi termasuk MUJAHIDIN FI SABILILLAH.
Ⓜ🔑 Karena kamu telah membuka hati (para manusia) dengan ILMU. Sebagaimana para mujahidin membuka negeri-negeri dengan senjata dan iman."
◽️ al-'Allamah Ibnu Utsaimin
📚 Syarh Doa Qunut Witir, hlm. 12
••••••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🎒💽 Bekal Mencari Ilmu
☀️📖 ILMU AD DINUL ISLAM ADALAH CAHAYA DIDALAM HATI UNTUK BEKAL KEBAHAGIAAN HIDUP SEORANG MUSLIM DIDUNIA DAN AKHIRAT
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Belajar Akhlak dengan Akhlak Para Ulama ll Masjid Ibnu Taimiyah ll Ma'had Darussalaf ll Sukaharjo-Solo ll 23-25 Rajab 1436 H ll 12-14 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/JQdvM2
(914 KB) - Durasi [07:47]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
☀️📖 ILMU AD DINUL ISLAM ADALAH CAHAYA DIDALAM HATI UNTUK BEKAL KEBAHAGIAAN HIDUP SEORANG MUSLIM DIDUNIA DAN AKHIRAT
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Belajar Akhlak dengan Akhlak Para Ulama ll Masjid Ibnu Taimiyah ll Ma'had Darussalaf ll Sukaharjo-Solo ll 23-25 Rajab 1436 H ll 12-14 Mei 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/JQdvM2
(914 KB) - Durasi [07:47]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
⚠🔥 DUA JENIS PIHAK YANG MEMERANG DAKWAH SALAFIYYAH
---------------------
⛵ al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali -hafizhahullahu- berkata
🅾 Ketahuilah, pihak-pihak yang memerangi Dakwah Salafiyyah itu ada dua jenis:
1⃣ Jenis (yang pertama) yaitu yang bersikap tamyi' (lembek) di dalam beragama.
👓🌂 Maka engkau akan melihatnya berjalan/bergaul bersama
💥 ahli khurafat,
💥 ahlul bid'ah,
💥 hizbiyyin,
💥 orang-orang sekuleris, dan yang selain mereka.
👉💨 Dan dia menginginkan agar engkau menutup mata/diam dari berbagai macam bid'ah dan kesesatan!
2⃣ Jenis yang lain (yang kedua) yaitu yang memiliki sikap tasyaddud (terlalu keras), ta'annut (berlebihan), dan tazammut (kaku).
👊❌ Mereka seluruhnya (kedua jenis di atas, pen) adalah PARA PENDUSTA,
⏩ tidak ada yang mereka inginkan kecuali MERUSAK Dakwah Salafiyyah dan para pembawanya.
Ⓜ✅ Maka wajib atas kalian untuk
🔹 bersikap wasath (pertengahan) dan adil, serta
🔹 bersungguh-sungguh di dalam menuntut ilmu,
🔸 bersungguh-sungguh dan mati-matian di dalam menyebarkan dakwah ini dengan :
☀️ penuh hikmah, nasihat yang baik, serta akhlak yang mulia.
📚 Sumber:
al-Lubab min Majmu' Nashaih wa Taujihat asy-Syaikh Rabi' li asy-Syabab, cet. Dar al-Imam Ahmad dan Dar al-Mirats an-Nabawy, hal. 133
•••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
---------------------
⛵ al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali -hafizhahullahu- berkata
🅾 Ketahuilah, pihak-pihak yang memerangi Dakwah Salafiyyah itu ada dua jenis:
1⃣ Jenis (yang pertama) yaitu yang bersikap tamyi' (lembek) di dalam beragama.
👓🌂 Maka engkau akan melihatnya berjalan/bergaul bersama
💥 ahli khurafat,
💥 ahlul bid'ah,
💥 hizbiyyin,
💥 orang-orang sekuleris, dan yang selain mereka.
👉💨 Dan dia menginginkan agar engkau menutup mata/diam dari berbagai macam bid'ah dan kesesatan!
2⃣ Jenis yang lain (yang kedua) yaitu yang memiliki sikap tasyaddud (terlalu keras), ta'annut (berlebihan), dan tazammut (kaku).
👊❌ Mereka seluruhnya (kedua jenis di atas, pen) adalah PARA PENDUSTA,
⏩ tidak ada yang mereka inginkan kecuali MERUSAK Dakwah Salafiyyah dan para pembawanya.
Ⓜ✅ Maka wajib atas kalian untuk
🔹 bersikap wasath (pertengahan) dan adil, serta
🔹 bersungguh-sungguh di dalam menuntut ilmu,
🔸 bersungguh-sungguh dan mati-matian di dalam menyebarkan dakwah ini dengan :
☀️ penuh hikmah, nasihat yang baik, serta akhlak yang mulia.
📚 Sumber:
al-Lubab min Majmu' Nashaih wa Taujihat asy-Syaikh Rabi' li asy-Syabab, cet. Dar al-Imam Ahmad dan Dar al-Mirats an-Nabawy, hal. 133
•••••••••••••••••••
🌠📝 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
💡💽 Metode Memahami Islam
📜 AMAL IBADAH SEORANG MUSLIM HARUS MENGIKUTI BIMBINGAN DARI RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin.Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Koleksi Audio Kajian Islam Ilmiah ll Tasjilat Ahlussunnah wal Jama'ah ll 1437 H ll 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/iYoyvE
(1,2 MB) - Durasi [10:14]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
📜 AMAL IBADAH SEORANG MUSLIM HARUS MENGIKUTI BIMBINGAN DARI RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin.Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu
📅 Koleksi Audio Kajian Islam Ilmiah ll Tasjilat Ahlussunnah wal Jama'ah ll 1437 H ll 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/iYoyvE
(1,2 MB) - Durasi [10:14]
*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
🚉🌅 ALIANSI MILITER ISLAMI untuk Menumpas Terorisme
~~~~~~~~~~
🇸🇦 Di antara ciri utama negeri Tauhid dan Sunnah, kepeduliaanya yang sangat besar terhadap Islam dan Umat Islam. Di samping kewaspadaan terhadap segala pemikiran atau pun kegiatan yang membahayakan umat dan agama.
⛵ Terorisme yang terus gencar ditebarkan oleh kelompok-kelompok sempalan, merupakan problem serius yang menimpa umat dan mencoreng kemulian Islam. Terorisme merupakan tindak pengrusakan di muka bumi, menghancurkan tanaman dan keturunan.
🚈 Sudah sejak bertahun-tahun Negara Tauhid dan Sunnah berupaya keras mengerahkan segenap kemampuan untuk memerangi paham radikal yang sangat berbahaya itu. Para ulama di negeri tersebut tampil memberikan penjelasan kepada umat akan bahaya terorisme, dalam bentuk :
🔖 berbagai ceramah dan taklim
🔖 fatwa peringatan terhadap bahaya radikalime dan bahaya tokoh-tokohnya
🔖 berbagai buku dan karya tulis ilmiah
🔖 membersihkan dan menertibkan kurikulim dan buku-buku pendidikan
🔖 pengawasan terhadap berbagai media
dan masih banyak lagi.
🚡 Dengan diprakarsai oleh Negara Tauhid, Kerajaan Saudi Arabia, terbentuklah "Aliansi Militer Islami" untuk menumpas Terorisme dengan berbagai bentuk dan tampilannya. Ini merupakan langkah yang kesekian kalinya dari Kerajaan Saudi Arabia dalam upaya memerangi terorisme.
📢 Diumumkan pada 3 Rabi'ul Awwal 1437 H / 15 Desember 2015 M oleh Menteri Pertahanan Saudi Arabia, Muhammad bin Salman. Tidak kurang dari 34 negara-negara Islam bergabung dalam aliansi ini. Itu semua semata-mata berkat rahmat dan taufiq dari Allah Ta'ala.
🔑 Kita sebagai umat muslim, sepantasnya untuk bersyukur dan mengapresiasi langkah dan upaya positif ini. Sebagaimana para ulama sunnah telah mendukung aliansi Islami ini.
💺 "Target aliansi ini tidak terbatas pada ISIS saja. Namun targetnya adalah semua pergerakan / kelompok terorisme." Demikian ditegaskan oleh Pangeran Muhammad bin Salman, wakil putra mahkota sekaligus Menteri Pertahanan Kerajaan Saudi Arabia ini dalam keterangan resminya.
🚩 Aliansi ini bukan untuk kepentingan Amerika atau yang lainnya, sebagaimana dituduhkan oleh sebagian pihak. Namun semata-mata merupakan panggilan agama, yang memerintahkan untuk memerangi terorisme. Sungguh itu merupakan tuduhan tidak berdasar, yang bersumber dari keterburu-buruan dalam menilai dan kelancangan dalam berbicara.
🌆 Termasuk yang membuat kita umat Islam prihatin adalah, ternyata para pengusung Islam Nusantara di negeri ini juga memberikan pernyataan-pernyataan yang kontraproduktif terhadap aliansi ini.
Di samping memberikan penilaian-penilaian negatif tak berdasar, juga disertai pernyataan penuh kecurigaan, "Jangan-jangan, aliansi yang dibangun ini merupakan upaya perebutan pengaruh dengan Iran di kawasan Timur Tengah."
🌋 Sangat aneh, kenapa para pengusung Islam Nusantara itu tiba-tiba "membelokkannya" ke Iran, yang notabene negara tersebut adalah Syi'ah Rafidhah banyak mendudukung terorisme.
👉🏻 Hal ini mengingatkan kepada ucapan salah seorang pengusung Islam Nusantara, bahwa Islam Nusantara memang dimunculkan dan digencarkan untuk memerangi Wahabi. Di lain kesempatan, penggagas Islam Nusantara juga menyatakan bahwa Syi'ah masih merupakan bagian dari Islam!!!
🌺 Dakwah Tauhid dan Sunnah yang penuh rahmat dan sikap bijak, mereka kesankan sebagai dakwah yang keras dan radikal. Sebaliknya, kelompok sesat dan kejam Syi'ah justeru dielu-elukan dan dibela.
🌳 Semoga Allah memberikan hidayah dan taufiq serta kebaikan kepada kaum muslimin, serta melindungi iman dan aqidah mereka dari para pengusung kebatilan.
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~
🇸🇦 Di antara ciri utama negeri Tauhid dan Sunnah, kepeduliaanya yang sangat besar terhadap Islam dan Umat Islam. Di samping kewaspadaan terhadap segala pemikiran atau pun kegiatan yang membahayakan umat dan agama.
⛵ Terorisme yang terus gencar ditebarkan oleh kelompok-kelompok sempalan, merupakan problem serius yang menimpa umat dan mencoreng kemulian Islam. Terorisme merupakan tindak pengrusakan di muka bumi, menghancurkan tanaman dan keturunan.
🚈 Sudah sejak bertahun-tahun Negara Tauhid dan Sunnah berupaya keras mengerahkan segenap kemampuan untuk memerangi paham radikal yang sangat berbahaya itu. Para ulama di negeri tersebut tampil memberikan penjelasan kepada umat akan bahaya terorisme, dalam bentuk :
🔖 berbagai ceramah dan taklim
🔖 fatwa peringatan terhadap bahaya radikalime dan bahaya tokoh-tokohnya
🔖 berbagai buku dan karya tulis ilmiah
🔖 membersihkan dan menertibkan kurikulim dan buku-buku pendidikan
🔖 pengawasan terhadap berbagai media
dan masih banyak lagi.
🚡 Dengan diprakarsai oleh Negara Tauhid, Kerajaan Saudi Arabia, terbentuklah "Aliansi Militer Islami" untuk menumpas Terorisme dengan berbagai bentuk dan tampilannya. Ini merupakan langkah yang kesekian kalinya dari Kerajaan Saudi Arabia dalam upaya memerangi terorisme.
📢 Diumumkan pada 3 Rabi'ul Awwal 1437 H / 15 Desember 2015 M oleh Menteri Pertahanan Saudi Arabia, Muhammad bin Salman. Tidak kurang dari 34 negara-negara Islam bergabung dalam aliansi ini. Itu semua semata-mata berkat rahmat dan taufiq dari Allah Ta'ala.
🔑 Kita sebagai umat muslim, sepantasnya untuk bersyukur dan mengapresiasi langkah dan upaya positif ini. Sebagaimana para ulama sunnah telah mendukung aliansi Islami ini.
💺 "Target aliansi ini tidak terbatas pada ISIS saja. Namun targetnya adalah semua pergerakan / kelompok terorisme." Demikian ditegaskan oleh Pangeran Muhammad bin Salman, wakil putra mahkota sekaligus Menteri Pertahanan Kerajaan Saudi Arabia ini dalam keterangan resminya.
🚩 Aliansi ini bukan untuk kepentingan Amerika atau yang lainnya, sebagaimana dituduhkan oleh sebagian pihak. Namun semata-mata merupakan panggilan agama, yang memerintahkan untuk memerangi terorisme. Sungguh itu merupakan tuduhan tidak berdasar, yang bersumber dari keterburu-buruan dalam menilai dan kelancangan dalam berbicara.
🌆 Termasuk yang membuat kita umat Islam prihatin adalah, ternyata para pengusung Islam Nusantara di negeri ini juga memberikan pernyataan-pernyataan yang kontraproduktif terhadap aliansi ini.
Di samping memberikan penilaian-penilaian negatif tak berdasar, juga disertai pernyataan penuh kecurigaan, "Jangan-jangan, aliansi yang dibangun ini merupakan upaya perebutan pengaruh dengan Iran di kawasan Timur Tengah."
🌋 Sangat aneh, kenapa para pengusung Islam Nusantara itu tiba-tiba "membelokkannya" ke Iran, yang notabene negara tersebut adalah Syi'ah Rafidhah banyak mendudukung terorisme.
👉🏻 Hal ini mengingatkan kepada ucapan salah seorang pengusung Islam Nusantara, bahwa Islam Nusantara memang dimunculkan dan digencarkan untuk memerangi Wahabi. Di lain kesempatan, penggagas Islam Nusantara juga menyatakan bahwa Syi'ah masih merupakan bagian dari Islam!!!
🌺 Dakwah Tauhid dan Sunnah yang penuh rahmat dan sikap bijak, mereka kesankan sebagai dakwah yang keras dan radikal. Sebaliknya, kelompok sesat dan kejam Syi'ah justeru dielu-elukan dan dibela.
🌳 Semoga Allah memberikan hidayah dan taufiq serta kebaikan kepada kaum muslimin, serta melindungi iman dan aqidah mereka dari para pengusung kebatilan.
•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌎💽 Waspada Pemahaman
"Jaringan Islam Nusantara"
🌅💧 RUJU' DARI KESESATAN FAHAM LIBERAL KEPADA SYARI'AT ISLAM DIATAS AL-QUR'AN DAN AL-HADITS MERUPAKAN JALAN KESELAMATAN AQIDAH DAN AMALIAH SEORANG MUSLIM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Qomar Sua'idi ZA, Lc hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mewaspadai Makar JIN, JIL dan SYI'AH ll Ma'had Riyadhul Jannah ll Cileungsi ll Bogor ll Rabu ll 1 Muharram 1437 H ll 14 Oktober 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/67IcPd
(982 KB) - Durasi [08:22]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
"Jaringan Islam Nusantara"
🌅💧 RUJU' DARI KESESATAN FAHAM LIBERAL KEPADA SYARI'AT ISLAM DIATAS AL-QUR'AN DAN AL-HADITS MERUPAKAN JALAN KESELAMATAN AQIDAH DAN AMALIAH SEORANG MUSLIM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Qomar Sua'idi ZA, Lc hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mewaspadai Makar JIN, JIL dan SYI'AH ll Ma'had Riyadhul Jannah ll Cileungsi ll Bogor ll Rabu ll 1 Muharram 1437 H ll 14 Oktober 2015 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/67IcPd
(982 KB) - Durasi [08:22]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Ust Qomar - JIl dan JIN telah melecehkan syariat Islam - takutlah dengan adzab Allah.mp3
Shared with Dropbox
👍1
💥🌋🌌 Bid'ahnya Perayaan Maulid Nabi
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 3⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mereka berkata:
Sesungguhnya dengan mengadakan perayaan Maulid Nabi itu, kita menghidupkan upaya mengingat/menyebut nama Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
🌾 Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
Menghidupkan upaya untuk mengingat/menyebut (nama ) Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- haruslah sesuai dengan apa yang Allah syari'atkan, seperti
▪ menyebut nama (mengingat nama beliau) dalam adzan, iqomah, khutbah-khutbah, dalam shalat-shalat, ketika tasyahhud, ketika bershalawat atas beliau, membaca sunnah (hadits-hadits) beliau, dan dengan mengikuti ajaran yang beliau diutus dengannya.
👉🔎 Amalan-amalan tersebut terus-menerus terulang siang dan malam, bukan hanya sekali dalam setahun.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 3⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mereka berkata:
Sesungguhnya dengan mengadakan perayaan Maulid Nabi itu, kita menghidupkan upaya mengingat/menyebut nama Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
🌾 Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
Menghidupkan upaya untuk mengingat/menyebut (nama ) Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- haruslah sesuai dengan apa yang Allah syari'atkan, seperti
▪ menyebut nama (mengingat nama beliau) dalam adzan, iqomah, khutbah-khutbah, dalam shalat-shalat, ketika tasyahhud, ketika bershalawat atas beliau, membaca sunnah (hadits-hadits) beliau, dan dengan mengikuti ajaran yang beliau diutus dengannya.
👉🔎 Amalan-amalan tersebut terus-menerus terulang siang dan malam, bukan hanya sekali dalam setahun.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
💥🌋🌌 Bid'ahnya Perayaan Maulid Nabi
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 4⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mungkin mereka mengatakan:
Perayaan Maulid Nabi ini, pertama kali yang mengadakannya adalah seorang raja yang adil dan berilmu dalam rangka untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah!
🌙 Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
🔥 Amalan bid'ah tidak akan diterima dari siapapun yang mengamalkannya.
🔎👉 Niat yang baik tidak bisa menjadi dalih untuk membolehkan amalan yang jelek.
▪Kondisi orang yang mengamalkannya itu berilmu dan adil bukanlah jaminan bahwa dia terjaga dari kesalahan.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 4⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mungkin mereka mengatakan:
Perayaan Maulid Nabi ini, pertama kali yang mengadakannya adalah seorang raja yang adil dan berilmu dalam rangka untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah!
🌙 Jawaban dari syubhat ini, kita katakan:
🔥 Amalan bid'ah tidak akan diterima dari siapapun yang mengamalkannya.
🔎👉 Niat yang baik tidak bisa menjadi dalih untuk membolehkan amalan yang jelek.
▪Kondisi orang yang mengamalkannya itu berilmu dan adil bukanlah jaminan bahwa dia terjaga dari kesalahan.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
💥🌋🌌 Bid'ahnya Perayaan Maulid Nabi
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 5⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mereka mengatakan,
Sesungguhnya Perayaan Maulid Nabi itu termasuk jenis 'bid'ah hasanah'. Karena dengan perayaan tersebut, kita bisa mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat berupa diutusnya Nabi yang mulia ini!
🌙 Syubhat ini dijawab :
👉 TIDAK ADA KEBAIKAN sedikitpun dalam amalan-amalan bid'ah. Nabi -shallallahu 'alihi wa sallam- telah bersabda:
"Barangsiapa membuat-buat amalan baru di dalam agama ini yang bukan bagian darinya, maka amalan tersebut tertolak."
📌 Kita katakan juga:
Mengapa perayaan yang terkandung padanya ungkapan rasa syukur ini -menurut persangkaan kalian- baru diadakan di akhir-akhir abad ke-6 hijriyah?!
Dan tidak pernah diadakan oleh generasi utama umat Islam dari kalangan sahabat, tabi'in, dan atba' at-tabi'in. Padahal mereka itu lebih kuat kecintaannya kepada Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-, dan lebih semangat di dalam mengamalkan kebaikan dan merealisasikan rasa syukur.
💬❓ Apakah mungkin orang-orang yang membuat-buat bid'ah perayaan Maulid itu lebih terbimbing dan lebih bisa bersyukur kepada Allah daripada mereka (sahabat, tabi'in, dan atba' at-tabi'in, pen)?!
❌💨 Hal ini tidaklah mungkin, dan sekali-kali tidak!
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 5⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mereka mengatakan,
Sesungguhnya Perayaan Maulid Nabi itu termasuk jenis 'bid'ah hasanah'. Karena dengan perayaan tersebut, kita bisa mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat berupa diutusnya Nabi yang mulia ini!
🌙 Syubhat ini dijawab :
👉 TIDAK ADA KEBAIKAN sedikitpun dalam amalan-amalan bid'ah. Nabi -shallallahu 'alihi wa sallam- telah bersabda:
"Barangsiapa membuat-buat amalan baru di dalam agama ini yang bukan bagian darinya, maka amalan tersebut tertolak."
📌 Kita katakan juga:
Mengapa perayaan yang terkandung padanya ungkapan rasa syukur ini -menurut persangkaan kalian- baru diadakan di akhir-akhir abad ke-6 hijriyah?!
Dan tidak pernah diadakan oleh generasi utama umat Islam dari kalangan sahabat, tabi'in, dan atba' at-tabi'in. Padahal mereka itu lebih kuat kecintaannya kepada Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-, dan lebih semangat di dalam mengamalkan kebaikan dan merealisasikan rasa syukur.
💬❓ Apakah mungkin orang-orang yang membuat-buat bid'ah perayaan Maulid itu lebih terbimbing dan lebih bisa bersyukur kepada Allah daripada mereka (sahabat, tabi'in, dan atba' at-tabi'in, pen)?!
❌💨 Hal ini tidaklah mungkin, dan sekali-kali tidak!
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
💥🌋🌌 Bid'ahnya Perayaan Maulid Nabi
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 6⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mereka mengatakan:
Sesungguhnya perayaan Maulid Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- ini adalah salah satu cara untuk mengungkapkan/menampakkan rasa cinta kepada beliau. Dan menampakkan kecintaan kepada beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam- adalah sesuatu yang disyariatkan!
🌙 Jawabannya, kita katakan:
Tidaklah diragukan bahwasanya kecintaan kepada beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam- wajib atas setiap muslim, dengan kecintaan yang lebih besar daripada kecintaan kepada diri sendiri, anak, orang tua, dan manusia seluruhnya.
📛 Namun, hal itu bukan berarti kita boleh membuat-buat amalan bid'ah yang tidak pernah beliau syariatkan untuk kita.
Bahkan kecintaan kepada beliau memberikan konsekuensi bagi kita untuk MENAATI dan MENGIKUTI beliau. Karena sesungguhnya hal itulah di antara bukti terbesar kecintaan kepada beliau, sebagaimana disebutkan dalam sebuah sya'ir:
⛅️ Kalau seandainya kecintaanmu jujur, niscaya engkau akan mengikutinya...
🌦 Sesungguhnya orang yang mencintai itu kepada orang yang dicintai patuh...
Maka kecintaan kepada beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam- berkonsekuensi untuk
▪ menghidupkan sunnah beliau,
▪ menggigit sunnah tersebut dengan gigi-gigi geraham, dan
▪ menjauhi segala sesuatu yang menyelisihinya, baik berupa perkataan maupun perbuatan.
🔥👊 Tidak diragukan lagi bahwasanya segala sesuatu yang menyelisihi sunnah beliau, maka itu adalah BID'AH yang TERCELA dan KEMAKSIATAN yang sangat tampak, dan diantaranya adalah perayaan Maulid Nabi ini dan yang selainnya dari perkara-perkara bid'ah.
👎 Niat yang baik bukanlah dalih untuk membolehkan al-ibtida' (membuat-buat bid'ah, pen) di dalam agama, karena agama Islam dibangun di atas dua prinsip utama:
✅ Ikhlas, dan
✅ mutaba'ah (mengikuti sunnah Nabi, pen).
Allah Ta'ala berfirman:
(بلى من أسلم وجهه لله وهو محسن فله أجره عند ربه ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون) البقرة:١١٢
"Bahkan barangsiapa yang menghadapkan wajahnya kepada Allah dalam keadaan dia berbuat ihsan, maka baginya pahala di sisi Rabbnya dan tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak (pula) mereka bersedia hati."
(al-Baqarah: 112)
▶ Islamu al-wajh (Menghadapkan wajah, pen) adalah ikhlas kepada Allah, dan
▶ al-ihsan adalah al- mutaba'ah (mengikuti) Rasulullah dan mencocoki as-sunnah.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~
👊🔥 BANTAHAN Terhadap Mereka Yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi
( -- 6⃣ -- )
✏ Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :
-----------------
❄ Mereka mengatakan:
Sesungguhnya perayaan Maulid Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- ini adalah salah satu cara untuk mengungkapkan/menampakkan rasa cinta kepada beliau. Dan menampakkan kecintaan kepada beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam- adalah sesuatu yang disyariatkan!
🌙 Jawabannya, kita katakan:
Tidaklah diragukan bahwasanya kecintaan kepada beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam- wajib atas setiap muslim, dengan kecintaan yang lebih besar daripada kecintaan kepada diri sendiri, anak, orang tua, dan manusia seluruhnya.
📛 Namun, hal itu bukan berarti kita boleh membuat-buat amalan bid'ah yang tidak pernah beliau syariatkan untuk kita.
Bahkan kecintaan kepada beliau memberikan konsekuensi bagi kita untuk MENAATI dan MENGIKUTI beliau. Karena sesungguhnya hal itulah di antara bukti terbesar kecintaan kepada beliau, sebagaimana disebutkan dalam sebuah sya'ir:
⛅️ Kalau seandainya kecintaanmu jujur, niscaya engkau akan mengikutinya...
🌦 Sesungguhnya orang yang mencintai itu kepada orang yang dicintai patuh...
Maka kecintaan kepada beliau -shallallahu 'alaihi wa sallam- berkonsekuensi untuk
▪ menghidupkan sunnah beliau,
▪ menggigit sunnah tersebut dengan gigi-gigi geraham, dan
▪ menjauhi segala sesuatu yang menyelisihinya, baik berupa perkataan maupun perbuatan.
🔥👊 Tidak diragukan lagi bahwasanya segala sesuatu yang menyelisihi sunnah beliau, maka itu adalah BID'AH yang TERCELA dan KEMAKSIATAN yang sangat tampak, dan diantaranya adalah perayaan Maulid Nabi ini dan yang selainnya dari perkara-perkara bid'ah.
👎 Niat yang baik bukanlah dalih untuk membolehkan al-ibtida' (membuat-buat bid'ah, pen) di dalam agama, karena agama Islam dibangun di atas dua prinsip utama:
✅ Ikhlas, dan
✅ mutaba'ah (mengikuti sunnah Nabi, pen).
Allah Ta'ala berfirman:
(بلى من أسلم وجهه لله وهو محسن فله أجره عند ربه ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون) البقرة:١١٢
"Bahkan barangsiapa yang menghadapkan wajahnya kepada Allah dalam keadaan dia berbuat ihsan, maka baginya pahala di sisi Rabbnya dan tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak (pula) mereka bersedia hati."
(al-Baqarah: 112)
▶ Islamu al-wajh (Menghadapkan wajah, pen) adalah ikhlas kepada Allah, dan
▶ al-ihsan adalah al- mutaba'ah (mengikuti) Rasulullah dan mencocoki as-sunnah.
••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~