Manhajul Anbiya
11.9K subscribers
2.07K photos
238 videos
224 files
5.48K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
📖🌠 سلسلة بطاقات #ميراث_الأنبياء

{إعلام الخلان بأحكام شهر شعبان}
🏞MENUNTUT ILMU TIDAK ADA SESUATU APAPUN YANG MENANDINGINYA BAGI SIAPA YANG BENAR NIATNYA

📌"Mana yang lebih utama shalat malam atau menuntut ilmu?"

✍🏻 asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah menjawab,

"🕌 Menuntut ilmu LEBIH UTAMA dari pada shalat malam.
Karena, sebagaimana kata al-Imam Ahmad rahimahullah, menuntut ilmu tidak ada sesuatu apapun yang bisa menandinginya bagi orang yang benar niatnya.
Yaitu dengan meniatkan untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain.
Jika seseorang begadang di awal malam, untuk mencari ilmu dalam rangka mengharap wajah Allah Ta'ala, baik dia mempelajarinya atau mempelajari dan mengajarkannya kepada manusia, maka itu lebih baik dari shalat malam,

👉🏻Namun apabila dia bisa menggabungkan antara keduanya maka TENTU INI LEBIH UTAMA.

📌 Akan tetapi apabila berbenturan antara keduanya, maka belajar ilmu lebih utama dan lebih didahulukan.

📍Oleh karena itulah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan Abu hurairah untuk melakukan shalat witir sebelum tidur [HR. al-Bukhari, kitabu at-tahajjud, bab shalatu ad-dhuha. Muslim kitab shalatu al-musafirin, bab istihbab shalatu ad-dhuha]

🔅Para ulama' berkata: "Sebabnya adalah karena Abu Hurairah biasa menghafal hadist Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di awal malam, lalu tidur di akhir malam. Maka Nabi shallahu'alaihi wa sallam memberikan bimbingan untuk shalat witir sebelum tidur."

📚 Fatawa Nur 'ala ad-Darb juz 14, hal 133

--------------🌷🌷-----------

💢الدر الثمين من فتاوى الشيخ ابن عثيمين -رحمه الله تعالى-:💢

🔸🔹💎🔸🔹

💥طلب العلم ﻻ ﻳﻌﺪﻟﻪ ﺷﻲء ﻟﻤﻦ ﺻﺤﺖ ﻧﻴﺘﻪ :

ﺃﻳﻬﻤﺎ ﺃﻓﻀﻞ ﻗﻴﺎﻡ اﻟﻠﻴﻞ ﺃﻭ ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ؟

فأجاب رحمه الله بقوله :

🔹ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﺃﻓﻀﻞ ﻣﻦ ﻗﻴﺎﻡ اﻟﻠﻴﻞ؛ ﻷﻥ ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ اﻹﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ ﻻ ﻳﻌﺪﻟﻪ ﺷﻲء ﻟﻤﻦ ﺻﺤﺖ ﻧﻴﺘﻪ، ﺑﺄﻥ ﻳﻨﻮﻱ ﺑﻪ ﺭﻓﻊ اﻟﺠﻬﻞ ﻋﻦ ﻧﻔﺴﻪ ﻭﻋﻦ ﻏﻴﺮﻩ، ﻓﺈﺫا ﻛﺎﻥ اﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﺴﻬﺮ ﻓﻲ ﺃﻭﻝ اﻟﻠﻴﻞ ﻟﻄﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ اﺑﺘﻐﺎء ﻭﺟﻪ اﻟﻠﻪ ﺳﻮاء ﻛﺎﻥ ﻳﺪﺭﺳﻪ ﺃﻭ ﻛﺎﻥ ﻳﺪﺭﺳﻪ ﻭﻳﻌﻠﻤﻪ اﻟﻨﺎﺱ ﻓﺈﻧﻪ ﺧﻴﺮ ﻣﻦ ﻗﻴﺎﻡ اﻟﻠﻴﻞ، ﻭﺇﻥ ﺃﻣﻜﻨﻪ ﺃﻥ ﻳﺠﻤﻊ ﺑﻴﻦ اﻷﻣﺮﻳﻦ ﻓﻬﻮ ﺃﻭﻟﻰ،

👈🏻ﻟﻜﻦ ﺇﺫا ﺗﺰاﺣﻢ اﻷﻣﺮاﻥ ﻓﻄﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ اﻟﺸﺮﻋﻲ ﺃﻓﻀﻞ ﻭﺃﻭﻟﻰ، ﻭﻟﻬﺬا ﺃﻣﺮ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﺑﺎ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﺃﻥ ﻳﻮﺗﺮ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﻨﺎﻡ (ﺭﻭاﻩ اﻟﺒﺨﺎﺭﻱ/ ﻛﺘﺎﺏ اﻟﺘﻬﺠﺪ: ﺑﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻟﻀﺤﻰ ﻓﻲ اﻟﺤﻀﺮ، ﻭﻣﺴﻠﻢ/ ﻛﺘﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻟﻤﺴﺎﻓﺮﻳﻦ: ﺑﺎﺏ اﺳﺘﺤﺒﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻟﻀﺤﻰ)

ﻗﺎﻝ اﻟﻌﻠﻤﺎء: ﻭﺳﺒﺐ ﺫﻟﻚ ﺃﻥ ﺃﺑﺎ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻛﺎﻥ ﻳﺘﺤﻔﻆ ﺃﺣﺎﺩﻳﺚ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻭﻝ اﻟﻠﻴﻞ ﻭﻳﻨﺎﻡ ﺁﺧﺮ اﻟﻠﻴﻞ، ﻓﺄﺭﺷﺪﻩ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﻟﻰ ﺃﻥ ﻳﻮﺗﺮ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﻨﺎﻡ.

📚 فتاوى نور على الدرب (113/14).


•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌑 KELOMPOK IKHWANUL MUSLIMIN SUMBER BENCANA

🇸🇦 Mantan Menteri Dalam Negeri Saudi Arabia, al-Amir Nayif bin 'Abdul Aziz — rahimahullah —

🌋 "Tanpa ragu aku katakan bahwa berbagai problem dan perselisihan kita semuanya berasal dari Ikhwanul Muslimin (IM). ... "

🌍 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=27501

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔥🖼 AKIBAT MENOLAK AL-HAQ

🔅 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
"Barangsiapa terbiasa menolak Syari'at dengan ra'yu (ide/pendapat/pikiran), maka Iman TIDAK AKAN MENETAP DALAM QALBU (HATI)NYA."

📒 Dar'u at-Ta'arudh 1/187

🔅 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,
"Barangsiapa yang dipaparkan kebenaran padanya namun dia menolaknya tidak mau menerima, maka dia akan dihukum dalam bentuk RUSAK HATINYA, AKALNYA, DAN RA'YU-NYA."

📙 Miftah Daar as-Sa'adah 1/160

وقال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله تعالى :
من تعود معارضة الشرع بالرأي
لا يستقر في قلبه الإيمان .
[درء التعارض187/1]

وقال ابن القيم
رحمه الله تعالى :
من عُرض عليه حقٌ فرده فلم يقبله، عُوقب بفساد قلبه وعقله ورأيه .
مفتاح دار السعادة: [١/١٦٠]

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔊 #صوتيات_ميراث_الأنبياء

#خطبة_جمعة بعنوان:
📆🕌 شعبان أقبل فأين العابدون؟
ألقاها الشيخ د. #خالد_الظفيري

📥📀 http://miraath.net/sounddownload.php?id=3231
📲 3.49 MB

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📩🔏 ENAM PEMBAHASAN PENTING TERKAIT BULAN SYA'BAN [ 1/2 ]
 
📌 Oleh asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
 
Amma Ba'd
Wahai kaum muslimin, kita berada di bulan Sya'ban. Kami akan menjelaskan tentangnya dalam enam pembahasan. Di dalamnya akan kami paparkan hal-hal yang wajib atas kami untk menjelaskannya. Kita memohon kepada Allah agar memberikan rizki kepada kami dan kepada Anda semua ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.
 
1⃣ Poin pertama,
📜 Puasa Sya'ban

💭 Apakah bulan Sya'ban memiliki kekhususan untuk dilakukan padanya puasa, dibanding bulan-bulan lainnya?

Jawabannya : Iya. Sesungguhnya dulu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam banyak berpuasa padanya (pada bulan Sya'ban, pen). Hingga beliau berpuasa pada Sya'ban seluruhnya kecuali sedikit (yakni beberapa hari saja yang tidak berpuasa).
Atas dasar ini, termasuk sunnah adalah seseorang MEMPERBANYAK PUASA PADA BULAN SYA'BAN, dalam rangka mentauladani Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
 
2⃣ Poin kedua :
📜 Puasa Nishfu Sya'ban (Pertengahan Sya'ban)

Yakni berpuasa pada hari PERTENGAHAN Sya'ban SECARA KHUSUS.
👉 Maka dalam masalah ini, ada beberapa hadits lemah, tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan tidak boleh diamalkan. Karena segala sesuatu yang tidak sah dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam maka TIDAK BOLEH SESEORANG UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH DENGANNYA.

📛 Atas dasar ini, tidak boleh dilakukan puasa pada pertengahan Sya'ban secara khusus. Karena amalan itu tidak ada dasarnya dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sesuatu yang tidak ada dasarnya MAKA ITU BID'AH.
 
 
3⃣ Poin ketiga :
📜 Tentang Keutamaan Malam Nishfu Sya'ban.

💥 Dalam masalah ini juga ada hadits-hadits yang lemah, tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Atas dasar itu, malam Nishfu (pertengahan) Sya'ban kedudukannya seperti malam pertengahan Rajab, atau pertengahan Rabi'ul Awal atau akhir, atau pertengahan Jumada, dan bulan-bulan lainnya. Tidak ada kelebihan untuk malam tersebut – yakni malam Nishfu Sya'ban – sedikitpun. KARENA HADITS-HADITS YANG ADA TENTANGNYA ADALAH LEMAH.
 
🕹 berlanjut ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📩🔏 ENAM PEMBAHASAN PENTING TERKAIT BULAN SYA'BAN [ 2/2 - selesai ]
 
🕹 ... lanjutan ...
 
4⃣ Poin Keempat :
📜 Mengkhususkan Malam Nishfu Sya'ban dengan Qiyamullail.

🚧 Ini juga merupakan BID'AH. Tidak ada dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau dulu mengkhususkan malam tersebut dengan Qiyamullail.
Namun, malam tersebut kedudukannya seperti malam-malam lainnya. Apabila seseorang sudah terbiasa melaksanakan Qiyamullail, maka silakan dia melakukan Qiyamullail pada malam tersebut, melanjutkan kebiasaannya pada malam-malam lainnya. Apabila seseorang bukan kebiasaannya Qiyamullail, maka DIA TIDAK BOLEH MENGKHUSUSKAN MALAM NISHFU SYA'BAN DENGAN QIYAMULLAIL, karena itu tidak ada dasarnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Yang lebih jauh dari ini, bahwa sebagian orang mengkhusus qiyamullail pada malam ini dengan jumlah rakaat tertentu, yang tidak ada dasarnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Jadi, KITA TIDAK MENGKHUSUSKAN MALAM NISHFU SYA'BAN DENGAN QIYAMULLAIL
 
 
5⃣ Poin Kelima :
Benarkah Ada Penentuan Takdir Pada Malam Tersebut?
Maknanya : Apakah Pada malam tersebut (yakni Nishfu Sya'ban) ditentukan Takdir pada tahun tersebut?

🚫 Jawabannya : TIDAK. Malam itu bukanlah Lailatul Qadar. Adapun Lailatul Qadar ada pada bulan Ramadhan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Sesungguhnya Kami menurunkannya" yakni al-Qur`an.
"Seseungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur`an) pada Lailatul Qadar. Apakah yang kalian tahu tentang lailatul Qadar? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan." (al-Qadar : 1-3)
 
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman juga, "Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya al-Qur`an." (al-Baqarah : 185)
 
Atas dasar ini, Lailatul Qadar itu ada pada bulan Ramadhan. Karena malam tersebut merupakan malam yang Allah menurunkan al-Qur`an. Al-Qur'an turun pada bulan Ramadhan. Maka pastilah, bahwa Lailatul Qadar itu pada bulan Ramadhan, bukan pada bulan-bulan lainnya. Termasuk malam Nishfu Sya'ban, malam itu bukanlah malam Lailatul Qadar. Pada malam Nishfu Sya'ban tidak ada penentuan Takdir apapun yang terjadi tahun tersebut. Namun malam tersebut adalah seperti malam-malam lainnya.
 
 
6⃣ Poin Keenam :
📜 Membuat Makanan pada hari pertengahan Sya'ban.

Sebagian orang membuat makanan pada hari pertengahan Sya'ban, untuk dibagikan kepada kaum fakir, dengan mengatakan, "Ini atas makan malam dari Ibu", "Ini makan malam dari ayah", atau "Ini makan malam dari kedua orang tua".
👉 Ini juga BID'AH.
Karena itu tidak ada dasarnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, tidak pula dari shahabat radhiyallahu 'anhum.

 
✏️ Inilah enam pembahasan yang aku ketahui. Mungkin saja masih ada hal-hal lain yang tidak aku ketahui, yang wajib atasku untuk menjelaskannya kepada Anda semua.

Aku memohon kepada agar menjadikan kami dan Anda semua termasuk orang-orang yang menebarkan Sunnah dan meninggalkan Bid'ah, menjadikan kami dan Anda semua para pembimbing yang mendapat hidayah, serta menjadikan kami dan Anda semua termasuk orang-orang yang bertauladan dan mengambil bimbingan dari bimbingan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

🔴 Selesai

🌏 http://manhajul-anbiya.net/enam-pembahasan-penting-terkait-bulan-syaban/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🖥 Video Kajian Islam Ilmiah

🕋📖 BAGAIMANA MENJAWAB PERTANYAAN: "APAKAH ANDA SEORANG WAHABI?"

📜 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Qomar Su'aidi ZA hafizhahullahu
📹 6,28 MB Durasi: 02:18

********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net

📀📥 Unduh di sini
📌🌺 KETIKA HATI TIDAK TERSENTUH OLEH AYAT-AYAT AL-QUR'AN

🔺asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah,

🌕 "Apabila engakau melihat pada dirimu, bahwa setiap kali engkau membaca al-Qur'an bertambah pula imanmu, maka itu salah satu tanda taufiq (dari Allah).
🌾 Namun apabila engkau membaca namun tidak berpengaruh pada dirimu, maka kamu harus segera mengobati dirimu.
🏨 Aku tidak mengatakan pergilah kamu ke Rumah Sakit, untuk mendapatkan satu dosis obat, cairan, atau lainnya.
👉🏻Namun engkau harus terus menerus MENGOBATI HATI. Karena hati yang tidak bisa mengambil manfaat dan nasehat dari al-Qur'an, maka itu adalah HATI YANG KERAS DAN SAKIT. Kita memohon kepada Allah perlindungan."

📜 Syarh Riyadhush Shalihin 1/545

📌قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :
« إذا رأيت من نفسك أنك كلما تَلَوْتَ القرآن إزددت إيماناً، فإن هذا من علامات التوفيق .
أما إذا كنت تقرأ القرآن ولا تتأثّر به ، فعليك بمداواة نفسك ، لا أقول أن تذهب إلى المستشفى ، لتأخذ جرعة من حبوب أو مياه أو غيرها، ولكن عليك بمداواة القلب ، فإن القلب إذا لم ينتفع بالقرآن ولم يتّعظ به ، فإنه قلب قاسٍ مريض، نسأل الله العافية ».
📜شرح رياض الصالحين: [٥٤٥/١].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌕🌙🌒 BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM MENGHITUNG dan MENCERMATI hari-hari bulan SYA'BAN

........................................................

🌿 Al-Imam Abu Dawud meriwayatkan dengan sanadnya (no. 2325) dari shahabat ‘Aisyah radhiyallahu 'anha berkata :

« كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَتَحَفَّظُ مِنْ هِلاَلِ شَعْبَانَ مَا لاَ يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ، ثُمَّ يَصُومُ لِرُؤْيَةِ رَمَضَانَ ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْهِ ، عَدَّ ثَلاَثِينَ يَوْمًا ، ثُمَّ صَامَ »

"Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa berupaya serius menghitung (hari, sejak) hilâl bulan Sya’ban, tidak sebagaimana yang beliau lakukan pada bulan-bulan lainnya. Kemudian beliau bershaum berdasarkan ru’yah (Hilal) Ramadhan. Namun apabila (al-hilal) terhalangi atas beliau, maka beliau menghitung (Sya’ban menjadi) 30 hari, kemudian (esok harinya) barulah beliau bershaum."

📚 Hadits ini diriwayatkan pula oleh al-Imam Ahmad (VI/149), Ibnu Khuzaimah (1910), Ibnu Hibbân (3444) [1]), Al-Hakim (I/423) Al-Baihaqi (IV/406). Ad-Daraquthni (2149) menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan shahih. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 2325.

🔏 Hadits ini menunjukkan :

Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berupaya lebih serius menghitung hari-hari bulan Sya’ban sejak hari pertama terlihat al-hilal. Hal ini tidak sebagaimana yang beliau lakukan pada bulan-bulan yang lain. Bahkan dalam hadits lainnya Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk melakukan hal yang sama. Dalam hadits yang diriwayatkan dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
« أَحْصُوا هِلاَلَ شَعْبَانَ لِرَمَضَانَ وَلاَ تَخْلِطُوا بِرَمَضَانَ إِلاَّ أَنْ يُوَافِقَ ذَلِكَ صِيَامًا كَانَ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ وَصُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَإِنَّهَا لَيْسَتْ تُغَمَّى عَلَيْكُمُ الْعِدَّةُ »

“Hitunglah bilangan bulan Sya’ban agar kalian mengetahui masuknya bulan Ramadhan. Janganlah kalian mendahului Ramadhan kecuali jika bertepatan dengan hari yang dia memang terbiasa bershaum padanya. Laksanakanlah shaum Ramadhan berdasarkan ru`yatul Hilal dan beri’idulfitrilah kalian berdasarkan ru`yatul Hilal.”
📄 [HR. Ad-Daraquthni (2174). Al-Hakim I/425 dan At-Tirmidzi dalam Sunan-nya (no. 687) meriwayatkannya secara singkat. Dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahîhah no. 565] 

📚 Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan makna hadits tersebut :

“Bersungguh-sunggulah kalian dalam menghitung dan mencermati (hari-hari bulan Sya’ban), yaitu dengan kalian memperhatikan waktu-waktu terbit (al-hilal) dan melihat peredarannya. Agar kalian benar-benar di atas ilmu dalam mencari hilâl bulan Ramadhan dengan sebenarnya, sehingga sedikit pun tidak ada yang terluput dari kalian.” [2])

Kebiasaan Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam adalah bershaum Ramadhan berdasarkan RU'YATUL HILAL. Namun apabila al-hilal terhalangi, maka beliau menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.


-----------------
[1] Shahih Ibni Hibban bitartib Ibni Bilban, Mu`assasah Ar-Risalah – Beirut.

[2] Lihat Tuhfatul Ahwadzi syarh hadits no. 687.

🌍 http://manhajul-anbiya.net/bersungguh-sunggulah-kalian-dalam-menghitung-dan-mencermati-hari-hari-bulan-syaban/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌🌍🇸🇦 Segala puji hanya bagi Allah.... :
Asy-Syaikh Prof. DR. Sulaiman Abal Khail hafizhahullah ditunjuk oleh Raja sebagai Rektor Universitas Islam "Muhammad bin Su'ud" - Riyadh, dengan jabatan menteri.

‏الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات:
تعيين معالي الدكتور سليمان أبا الخيل مديرا لجامعة الإمام محمد بن سعود الإسلامية بالرياض بمرتبة وزير.

Lihat Tweet @AAlmdkhly: https://twitter.com/AAlmdkhly/status/729053656729980930?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🗓🌙 BULAN SYA'BAN
....................................

قال الحافظ ابن رجب -رحمه الله- :

"لما كان شعبانُ كالمقدمة لرمضان، شُرعَ فيه ما يُشرَعُ في رمضان، من الصيامِ وقراءةِ القرآن؛ ليحصُل التأهُبُ لتلقي رمضان، وترتاضَ النفوسُ بذلك على طَاعةِ الرحمنِ".

لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف : (ص ٢٥٨ )

🌕 🍂 Al-Hafizh Ibnu Rajab -rahimahullah- berkata:

🌙 Karena bulan Sya'ban itu seakan seperti pembukaan bulan Ramadhan, maka pada bulan tersebut disyariatkan amalan-amalan yang disyariatkan pada bulan Ramadhan,
👉 Seperti; puasa dan membaca al-Qur'an.

🌄 Hal ini agar siap menyambut Ramadhan dan jiwa menjadi terlatih dalam ketaatan kepada ar-Rahman.

📙 Latha-if al Ma'arif fima li mawasim al-'Am min al-Wazha-if hal.258

🌍 http://manhajul-anbiya.net/bulan-syaban/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~