💥💽 Talawun Ciri Munafiqun
⚡️⚫️🔥 SIFAT TALAWUN (WARNA-WARNI) MERUPAKAN CIRI AHLUL BID'AH, HIZBIYAH DAN MUNAFIQUN YANG SUKA MEMECAH BELAH KEUTUHAN BARISAN UMMAT ISLAM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifudin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bahaya Manhaj Bunglon (MLM) dalam Dakwah ll Masjid Abu Hurairoh ll Ma'had As-Salafy ll Perawang ll Riau ll Rabiuts Tsani 1437 H ll Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/aUWekB
(825 KB) - Durasi [07:02]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
⚡️⚫️🔥 SIFAT TALAWUN (WARNA-WARNI) MERUPAKAN CIRI AHLUL BID'AH, HIZBIYAH DAN MUNAFIQUN YANG SUKA MEMECAH BELAH KEUTUHAN BARISAN UMMAT ISLAM
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifudin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bahaya Manhaj Bunglon (MLM) dalam Dakwah ll Masjid Abu Hurairoh ll Ma'had As-Salafy ll Perawang ll Riau ll Rabiuts Tsani 1437 H ll Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/aUWekB
(825 KB) - Durasi [07:02]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
🌎🎯 BIMBINGAN AQIDAH SHAHIHAH (7)
🔘 Termasuk iman kepada Allah juga, adalah beriman kepada semua yang Allah wajibkan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu :
✅ lima rukun Islam :
1⃣ Syahadat “Lailallah illallah wa anna Muhammadar Rasulullah” (Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah),
2⃣ Menegakkan Shalat,
3⃣ Membayar Zakat,
4⃣ Puasa Ramadhan, dan
5⃣ Haji ke Baitullah al-Haram bagi barangsiapa yang mampu menempuh jalan menujunya.
✅ dan berbagai amal fardhu (wajib) lainnya yang terdapat dapat syari’at yang suci.
📜 Dari rukun Islam tersebut, yang terpenting dan paling besar adalah Syahadat “Lailallah illallah wa anna Muhammadar Rasulullah”
🕋 Syahadat “Lailallah illallah” (Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah) berkonsekuensi memurnikan ibadah hanya untuk Allah satu-satunya dan meniadakan ibadah dari selain-Nya. INILAH MAKNA “LAILALLAH ILLALLAH”, karena memang maknanya adalah ‘Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah’. Maka semua yang diibadahi selain Allah, baik manusia, malaikat, jin, maupun yang lainnya maka itu adalah SESEMBAHAN YANG BATIL.
▫ Adapun ma’bud (yang diibadahi) dengan hak adalah Allah satu-satunya. Sebagaimana firman Allah :
{ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ (62)} [الحج: 62]
“(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, DIA-LAH YANG HAQ, dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru (mereka ibadahi) selain dari Allah, itulah yang batil. Sesungguhnya Allah Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha besar.” (al-Hajj : 62)
⏺ Telah lewat penjelasannya, bahwa Allah menciptakan jin dan manusia untuk prinsip yang sangat mendasar ini dan memerintahkan mereka untuk itu (yaitu beribadah kepada Allah satu-satu, tidak beribadah kepada selain-Nya). Untuk ini pula Allah mengutus para rasul-Nya dan menurunkan kitab-kitab-Nya.
👉🏻 Maka perhatikan baik-baik dan renungkanlah hal ini, agar jelas bagimu apa yang kaum muslimin terjatuh kepadanya, yaitu jahil (bodoh/tidak mengerti) tentang prinsip yang sangat mendasar ini. Akibatnya mereka beribadah kepada selain Allah di samping beribadah kepada-Nya. Ibadah yang merupakan hak-Nya semata mereka palingkan untuk selain selain Allah.
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔘 Termasuk iman kepada Allah juga, adalah beriman kepada semua yang Allah wajibkan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu :
✅ lima rukun Islam :
1⃣ Syahadat “Lailallah illallah wa anna Muhammadar Rasulullah” (Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah),
2⃣ Menegakkan Shalat,
3⃣ Membayar Zakat,
4⃣ Puasa Ramadhan, dan
5⃣ Haji ke Baitullah al-Haram bagi barangsiapa yang mampu menempuh jalan menujunya.
✅ dan berbagai amal fardhu (wajib) lainnya yang terdapat dapat syari’at yang suci.
📜 Dari rukun Islam tersebut, yang terpenting dan paling besar adalah Syahadat “Lailallah illallah wa anna Muhammadar Rasulullah”
🕋 Syahadat “Lailallah illallah” (Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah) berkonsekuensi memurnikan ibadah hanya untuk Allah satu-satunya dan meniadakan ibadah dari selain-Nya. INILAH MAKNA “LAILALLAH ILLALLAH”, karena memang maknanya adalah ‘Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah’. Maka semua yang diibadahi selain Allah, baik manusia, malaikat, jin, maupun yang lainnya maka itu adalah SESEMBAHAN YANG BATIL.
▫ Adapun ma’bud (yang diibadahi) dengan hak adalah Allah satu-satunya. Sebagaimana firman Allah :
{ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ (62)} [الحج: 62]
“(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, DIA-LAH YANG HAQ, dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru (mereka ibadahi) selain dari Allah, itulah yang batil. Sesungguhnya Allah Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha besar.” (al-Hajj : 62)
⏺ Telah lewat penjelasannya, bahwa Allah menciptakan jin dan manusia untuk prinsip yang sangat mendasar ini dan memerintahkan mereka untuk itu (yaitu beribadah kepada Allah satu-satu, tidak beribadah kepada selain-Nya). Untuk ini pula Allah mengutus para rasul-Nya dan menurunkan kitab-kitab-Nya.
👉🏻 Maka perhatikan baik-baik dan renungkanlah hal ini, agar jelas bagimu apa yang kaum muslimin terjatuh kepadanya, yaitu jahil (bodoh/tidak mengerti) tentang prinsip yang sangat mendasar ini. Akibatnya mereka beribadah kepada selain Allah di samping beribadah kepada-Nya. Ibadah yang merupakan hak-Nya semata mereka palingkan untuk selain selain Allah.
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌈💽 Nasehat Buat Para Suami
🚪☕️ SEORANG SUAMI HIASI DIRI DENGAN SIFAT RAHMAH (PENYAYANG), BERSIKAP DAN BERKATA YANG BAIK DALAM BERGAUL DENGAN ISTRINYA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Keluarga Bahagia Menurut Timbangan Al-Qur'an dan Sunnah ll Ma'had Ar-Ridho Sewon ll Bantul ll 22 Rabi'ul Awwal 1437 H ll 3 Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/9QBJyQ
(1 MB) - Durasi [08:38]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
🚪☕️ SEORANG SUAMI HIASI DIRI DENGAN SIFAT RAHMAH (PENYAYANG), BERSIKAP DAN BERKATA YANG BAIK DALAM BERGAUL DENGAN ISTRINYA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Keluarga Bahagia Menurut Timbangan Al-Qur'an dan Sunnah ll Ma'had Ar-Ridho Sewon ll Bantul ll 22 Rabi'ul Awwal 1437 H ll 3 Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/9QBJyQ
(1 MB) - Durasi [08:38]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
Dropbox - Error
Dropbox is a free service that lets you bring your photos, docs, and videos anywhere and share them easily. Never email yourself a file again!
🕋🛫 AUDIO MANASIK UMRAH 3⃣
🔅 bersama al-Ustadz Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullah
🕌 di Masjid Ma'had as-Salafy Jember
...................................................
💺🔎 Pembahasan Ilmiah tentang Tuntunan Praktis Ibadah Umrah. Membahas buku "Tuntunan Ibadah 'Umrah" karya al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
📚📆 Pertemuan Ketiga, Rabu malam 2 Jumadal Ula 1437 H - 10 Februari 2016 M
⏯ Tanya Jawab Seputar "Istitha'ah"
• Suami tidak wajib menghajikan istrinya, walaupun suami mampu.
• Isteri apabila memiliki kemampuan dan ada mahramnya, maka wajib berhaji walaupun tidak diizinkan oleh suaminya.
• Membayar hutang wajib didulukan daripada berhaji.
• Jika dia mampu berhaji dengan program "haji plus", maka wajib melakukannya.
⏯ Pembahasan syarat Mahram bagi wanita yang berhaji
• Hukum "Mahram Sementara". Itu adalah perbuatan yang mungkar, khianat, dan dusta.
• Dilarang "Khalwat" dan "Ikhtilath"
• Dilarang bersentuhan pria dengan wanita yang bukan mahram, misalnya berjabat tangan antara pria dan wanita yang bukan mahram.
⏯ Keutamaan-keutamaan Umrah
⏯ Penyebutan Rukun-Rukun Umrah
1. Ihram
2. Thawaf
3. Sa'i
4. Tahallul 👉🏻 Ada perbedaan di kalangan ulama, apakah termasuk rukun ataukah wajib haji.
• Penjelasan tentang Hakekat Ihram
⏯ Amalan-amalan Wajib dalam Umrah
• Penjelasan tentang Kaffarah
....................................
📀 Audio Manasik Umrah 3
Durasi (35:16) = 6,05MB
📥 https://goo.gl/rvlW3b
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔅 bersama al-Ustadz Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullah
🕌 di Masjid Ma'had as-Salafy Jember
...................................................
💺🔎 Pembahasan Ilmiah tentang Tuntunan Praktis Ibadah Umrah. Membahas buku "Tuntunan Ibadah 'Umrah" karya al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
📚📆 Pertemuan Ketiga, Rabu malam 2 Jumadal Ula 1437 H - 10 Februari 2016 M
⏯ Tanya Jawab Seputar "Istitha'ah"
• Suami tidak wajib menghajikan istrinya, walaupun suami mampu.
• Isteri apabila memiliki kemampuan dan ada mahramnya, maka wajib berhaji walaupun tidak diizinkan oleh suaminya.
• Membayar hutang wajib didulukan daripada berhaji.
• Jika dia mampu berhaji dengan program "haji plus", maka wajib melakukannya.
⏯ Pembahasan syarat Mahram bagi wanita yang berhaji
• Hukum "Mahram Sementara". Itu adalah perbuatan yang mungkar, khianat, dan dusta.
• Dilarang "Khalwat" dan "Ikhtilath"
• Dilarang bersentuhan pria dengan wanita yang bukan mahram, misalnya berjabat tangan antara pria dan wanita yang bukan mahram.
⏯ Keutamaan-keutamaan Umrah
⏯ Penyebutan Rukun-Rukun Umrah
1. Ihram
2. Thawaf
3. Sa'i
4. Tahallul 👉🏻 Ada perbedaan di kalangan ulama, apakah termasuk rukun ataukah wajib haji.
• Penjelasan tentang Hakekat Ihram
⏯ Amalan-amalan Wajib dalam Umrah
• Penjelasan tentang Kaffarah
....................................
📀 Audio Manasik Umrah 3
Durasi (35:16) = 6,05MB
📥 https://goo.gl/rvlW3b
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📚✍🏻TARBIYYAH SALAFIYYAH
Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah berkata,
📖🔗 "Ibadah tidak akan tegak kecuali dibangun di atas pondasi Tauhid.
Bukalah halaqah-halaqah ilmu
Didiklah generasi al-Qur'an
🌷 Ajarkanlah kepada mereka tauhid
⚠ Jelaskan kepada mereka kesesatan-kesesatan sufi dan ahli khurofat.
🌳 Ajarkan juga bagaimana bantahan al-Qur'an terhadap kaum musyrikin.
⏺ Ajarkanlah kepada mereka Sirah Nabawiyyah (Perjalanan hidup Nabi shallahu 'alaihi wa sallam)
🌻 Ajarkanlah mereka kaidah-kaidah musthalah hadist
💐 Tanamkanlah di dalam hati mereka kecintaan terhadap hadist-hadist Nabi shallahu 'alaihi wa sallam
Jelaskanlah kepada mereka kedudukan hadist Nabi shallahu 'alaihi wa sallam,
📖 Jelaskanlah pula kepada mereka bahwa hadist adalah rujukan kedua dalam syari'at Islam, dan sekaligus menjelaskan Al-Qur'an
🌱💥 Tanamkanlah kepada mereka kebencian terhadap kebid'ahan; yaitu
👉🏻 bid'ah Jahmiyyah, Mu'tazilah, syiah, khawarij, murji'ah; dll
👉🏻 dan hizbiyyah, yaitu Ikhwanul Muslimin, Sururiyyah, Quthbiyyah, Jama'ah Tabligh, dan selainnya.
✅ Sabarlah, jangan tergesa-gesa untuk mendapatkan hasil.
Bahkan hendaklah kalian bersungguh-sungguh dan tunggulah.
⏺ Saya bersumpah dengan nama Allah barang siapa yang menempuh jalan ini, dan mendidik dengan pendidikan ini dengan cara mengikuti jalan yang ditempuh oleh Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam, para shahabatnya, dan yang mengikuti mereka dengan baik, maka pasti Allah Ta'ala akan menolong dia, dan akan mendapatkan kesudahan yang baik. Sebagaimana yang telah Allah janjikan, dan janji-Nya pasti benar.
Allah Ta'ala berfirman :
(وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ)».
"Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribada kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." (an-Nur : 55)
📘 Fathu ar-Rabbi al-Wadud, 3/50
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah berkata,
📖🔗 "Ibadah tidak akan tegak kecuali dibangun di atas pondasi Tauhid.
Bukalah halaqah-halaqah ilmu
Didiklah generasi al-Qur'an
🌷 Ajarkanlah kepada mereka tauhid
⚠ Jelaskan kepada mereka kesesatan-kesesatan sufi dan ahli khurofat.
🌳 Ajarkan juga bagaimana bantahan al-Qur'an terhadap kaum musyrikin.
⏺ Ajarkanlah kepada mereka Sirah Nabawiyyah (Perjalanan hidup Nabi shallahu 'alaihi wa sallam)
🌻 Ajarkanlah mereka kaidah-kaidah musthalah hadist
💐 Tanamkanlah di dalam hati mereka kecintaan terhadap hadist-hadist Nabi shallahu 'alaihi wa sallam
Jelaskanlah kepada mereka kedudukan hadist Nabi shallahu 'alaihi wa sallam,
📖 Jelaskanlah pula kepada mereka bahwa hadist adalah rujukan kedua dalam syari'at Islam, dan sekaligus menjelaskan Al-Qur'an
🌱💥 Tanamkanlah kepada mereka kebencian terhadap kebid'ahan; yaitu
👉🏻 bid'ah Jahmiyyah, Mu'tazilah, syiah, khawarij, murji'ah; dll
👉🏻 dan hizbiyyah, yaitu Ikhwanul Muslimin, Sururiyyah, Quthbiyyah, Jama'ah Tabligh, dan selainnya.
✅ Sabarlah, jangan tergesa-gesa untuk mendapatkan hasil.
Bahkan hendaklah kalian bersungguh-sungguh dan tunggulah.
⏺ Saya bersumpah dengan nama Allah barang siapa yang menempuh jalan ini, dan mendidik dengan pendidikan ini dengan cara mengikuti jalan yang ditempuh oleh Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam, para shahabatnya, dan yang mengikuti mereka dengan baik, maka pasti Allah Ta'ala akan menolong dia, dan akan mendapatkan kesudahan yang baik. Sebagaimana yang telah Allah janjikan, dan janji-Nya pasti benar.
Allah Ta'ala berfirman :
(وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ)».
"Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribada kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." (an-Nur : 55)
📘 Fathu ar-Rabbi al-Wadud, 3/50
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌 الليلة الخميس :
🔹محاضرة بعنوان : حماية الشباب من خطر الخوارج.
🔹الشيخ عبدالله بن محمد النجمي
🔹الساعة ١١:٠٠م بتوقيت مكة .
🔹موجهه لطلاب العلم بمدينة صخور الرحامنة بالمملكة المغربية.
🔹عبر إذاعة ميراث الأنبياء الرئيسية :
http://miraath.ddns.net:7000/stream
🔹محاضرة بعنوان : حماية الشباب من خطر الخوارج.
🔹الشيخ عبدالله بن محمد النجمي
🔹الساعة ١١:٠٠م بتوقيت مكة .
🔹موجهه لطلاب العلم بمدينة صخور الرحامنة بالمملكة المغربية.
🔹عبر إذاعة ميراث الأنبياء الرئيسية :
http://miraath.ddns.net:7000/stream
🎯💥 BENARKAH SYI’AH RAFIDHAH PARA PENCELA SHAHABAT RASULULLAH Shallallahu 'alaihi wa Sallam ADALAH SAUDARA KITA?
...................................................
🚉 Berikut penjelasan para ‘ulama Salaf rahimahumullah
🗒 Thalhah bin Musharrif (w. 112 H) berkata,
الرافضة لا تنكح نساؤهم ، ولا تؤكل ذبائحهم ، لأنهم أهل ردة
“Kaum Rafidhah tidak boleh dinikahi para wanitanya, tidak boleh dimakan hewan sembelihannya, karena mereka adalah ORANG-ORANG MURTAD!!” (lihat al-Ibanah ash-Sughra : 161)
📖 Al-Imam Abu Hanifah (w. 150 H) rahimahullah ketika disebutkan tentang kaum Syi’ah di sisi beliau, maka beliau mengatakan,
ﻣـﻦ ﺷــﻚ ﻓـﻲ ﻛـﻔـﺮ ﻫـﺆﻻﺀ، ﻓـﻬـﻮ ﻛـﺎﻓـﺮ ﻣـﺜـﻠـﻬـﻢ
“Barangsiapa yang ragu akan kekafiran mereka, maka dia juga kafir seperti mereka.”
📜 Al-Imam Malik bin Anas (w. 179 H) juga mengatakan,
ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺸﺘﻢ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻟﻴﺲ له سهم ﺃﻭ ﻗﺎﻝ : ﻧﺼﻴﺐ ﻓﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Orang yang mencaci maki para shahabat Nabi – Shallallahu 'alaihi wa Sallam – tidak ada untuknya bagian dari Islam.” (lihat “As-Sunnah” karya al-Khallal, 3/493)
▫ Al-Imam Malik juga mengatakan, “Mereka itu ingin mencela Nabi – Shallallahu 'alaihi wa Sallam – namun itu tidak mungkin. Maka mereka mencela para shahabat beliau, agar dikatakan bahwa ‘dia (Muhammad) adalah seorang yang jelek. Karena kalau seandainya dia orang shalih niscaya teman-temannya adalah orang-orang shalih juga.’ “ (lihat ash-Sharim al-Maslul 3/1088-1089)
🗒 Imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah, al-Imam Ahmad bin Hanbal (w. 241 H) rahimahullah berkata,
Ketika beliau ditanya tentang orang yang mencela salah seorang dari shahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, maka al-Imam Ahmad menjawab,
ما أراه على الإسلام
“Aku tidak memandang dia berada di atas Islam.” (lihat “As-Sunnah” karya al-Khallal, 3/493)
🔗 Al-Imam Abu Zur’ah (w. 264 H) rahimahullah juga mengatakan, “Jika kamu melihat seseorang melecehkan salah seorang dari shahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam maka ketahuilah bahwa dia itu ZINDIQ. Demikian itu karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bagi kita adalah haq, al-Qur’an juga haq, dan yang menyampaikan al-Qur’an dan sunnah-sunnah ini kepada kita tidak lain adalah para shahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Sementara mereka (orang-orang yang melecehkan shahabat tersebut) menginginkan untuk mencerca para saksi kita dan membatalkan al-Qur’an dan as-Sunnah. Maka orang-orang tersebut lebih pantas untuk dicerca, dan mereka adalah orang-orang zindiq.” (lihat al-Kifayah fi ‘Ilmi ar-Riwayah, hal. 49)
📚 Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab tafsir-nya (3/276) mengatakan,
أجمع العلماء - رحمهم الله - - قاطبةً - على أنّ من سبّها بعد هذا ، و رماها بما رماها به بعد هذا الّذي ذُكر في هذه الآية [ أي : الآية رقم : 23 ؛ من سورة النّور ] فإنّه كافر ؛ لأنّه معاندٌ للقرآن
“Para ‘ulama semuanya – rahimahumullah – telah Ijma’ (sepakat) bahwa barangsiapa yang mencela ‘Aisyah setelah ini dan tetap menuduhnya dengan tuduhan tersebut (zina) setelah disebutkan dalam ayat ini (yakni ayat 23 dari surat an-Nur, bahwa beliau bersih dari tuduhan tersebut), maka dia KAFIR, karena dia telah menentang al-Qur’an.”
📚 Ibnu Katsir juga menukilkan ijma’ ini pada “al-Bidayah wa an-Nihayah” 8/95
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
...................................................
🚉 Berikut penjelasan para ‘ulama Salaf rahimahumullah
🗒 Thalhah bin Musharrif (w. 112 H) berkata,
الرافضة لا تنكح نساؤهم ، ولا تؤكل ذبائحهم ، لأنهم أهل ردة
“Kaum Rafidhah tidak boleh dinikahi para wanitanya, tidak boleh dimakan hewan sembelihannya, karena mereka adalah ORANG-ORANG MURTAD!!” (lihat al-Ibanah ash-Sughra : 161)
📖 Al-Imam Abu Hanifah (w. 150 H) rahimahullah ketika disebutkan tentang kaum Syi’ah di sisi beliau, maka beliau mengatakan,
ﻣـﻦ ﺷــﻚ ﻓـﻲ ﻛـﻔـﺮ ﻫـﺆﻻﺀ، ﻓـﻬـﻮ ﻛـﺎﻓـﺮ ﻣـﺜـﻠـﻬـﻢ
“Barangsiapa yang ragu akan kekafiran mereka, maka dia juga kafir seperti mereka.”
📜 Al-Imam Malik bin Anas (w. 179 H) juga mengatakan,
ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺸﺘﻢ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻟﻴﺲ له سهم ﺃﻭ ﻗﺎﻝ : ﻧﺼﻴﺐ ﻓﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Orang yang mencaci maki para shahabat Nabi – Shallallahu 'alaihi wa Sallam – tidak ada untuknya bagian dari Islam.” (lihat “As-Sunnah” karya al-Khallal, 3/493)
▫ Al-Imam Malik juga mengatakan, “Mereka itu ingin mencela Nabi – Shallallahu 'alaihi wa Sallam – namun itu tidak mungkin. Maka mereka mencela para shahabat beliau, agar dikatakan bahwa ‘dia (Muhammad) adalah seorang yang jelek. Karena kalau seandainya dia orang shalih niscaya teman-temannya adalah orang-orang shalih juga.’ “ (lihat ash-Sharim al-Maslul 3/1088-1089)
🗒 Imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah, al-Imam Ahmad bin Hanbal (w. 241 H) rahimahullah berkata,
Ketika beliau ditanya tentang orang yang mencela salah seorang dari shahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, maka al-Imam Ahmad menjawab,
ما أراه على الإسلام
“Aku tidak memandang dia berada di atas Islam.” (lihat “As-Sunnah” karya al-Khallal, 3/493)
🔗 Al-Imam Abu Zur’ah (w. 264 H) rahimahullah juga mengatakan, “Jika kamu melihat seseorang melecehkan salah seorang dari shahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam maka ketahuilah bahwa dia itu ZINDIQ. Demikian itu karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bagi kita adalah haq, al-Qur’an juga haq, dan yang menyampaikan al-Qur’an dan sunnah-sunnah ini kepada kita tidak lain adalah para shahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Sementara mereka (orang-orang yang melecehkan shahabat tersebut) menginginkan untuk mencerca para saksi kita dan membatalkan al-Qur’an dan as-Sunnah. Maka orang-orang tersebut lebih pantas untuk dicerca, dan mereka adalah orang-orang zindiq.” (lihat al-Kifayah fi ‘Ilmi ar-Riwayah, hal. 49)
📚 Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab tafsir-nya (3/276) mengatakan,
أجمع العلماء - رحمهم الله - - قاطبةً - على أنّ من سبّها بعد هذا ، و رماها بما رماها به بعد هذا الّذي ذُكر في هذه الآية [ أي : الآية رقم : 23 ؛ من سورة النّور ] فإنّه كافر ؛ لأنّه معاندٌ للقرآن
“Para ‘ulama semuanya – rahimahumullah – telah Ijma’ (sepakat) bahwa barangsiapa yang mencela ‘Aisyah setelah ini dan tetap menuduhnya dengan tuduhan tersebut (zina) setelah disebutkan dalam ayat ini (yakni ayat 23 dari surat an-Nur, bahwa beliau bersih dari tuduhan tersebut), maka dia KAFIR, karena dia telah menentang al-Qur’an.”
📚 Ibnu Katsir juga menukilkan ijma’ ini pada “al-Bidayah wa an-Nihayah” 8/95
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔞⛔ BENARKAH SYI’AH RAFIDHAH PARA PENCELA SHAHABAT RASULULLAH Shallallahu 'alaihi wa Sallam ADALAH SAUDARA KITA? (2)
🔅Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah,
📨 Tanya : "Apa hukum syar’iat menurut pandangan Anda tentang orang yang mencaci Shahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam?"
Jawab :
الحمد لله وصلى الله وسلم على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه، أما بعد :
🛡 Mencela Shahabat termasuk kemungkaran besar, bahkan KEMURTADAN DARI ISLAM. Barangsiapa mencela dan membenci shahabat maka dia MURTAD DARI ISLAM.
⛓🔗 Karena para shahabat adalah orang-orang yang menyampaikan syari’at ini. Merekalah yang telah meriwayatkan hadits-hadits dan sunnah-sunnah RasulullahShallallahu 'alaihi wa Sallam kepada kita. Mereka yang telah membawakan wahyu, membawakan al-Qur’an kepada kita.
🚫Barangsiapa yang mencela dan membenci mereka, atau meyakini mereka sebagai orang-orang fasiq, maka dia KAFIR.
Nas’alullah al-‘Afiyah wa as-Salamah
📜 Sumber : al-As’ilah al-Yamiyyah ‘an al-‘Aqidah al-Ismai’iliyyah
س6 : ما حكم الشرع في نظركم فيمن يسب صحابة رسول الله -صلى الله عليه وسلم- ؟
الجواب : الحمد لله وصلى الله وسلم على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه، أما بعد.
سب الصحابة من المنكرات العظيمة؛ بل ردة عن الإسلام ، من سبهم وأبغضهم فهو مرتد عن الإسلام، لأنهم هم نقلة الشريعة، هم نقلوا لنا حديث رسول الله -صلى الله عليه وسلم- وسنته، وهم نقلة الوحي، نقلوا القرآن، فمن سبهم وأبغضهم أو اعتقد فسقهم فهو كافر نسأل الله العافية، نسأل الله العافية والسلامة.
المرجع: الأسئلة اليامية عن العقيدة الإسماعيلية (أجاب عنها سماحة الشيخ الإمام عبد العزيز بن باز)
🖥 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=133421&page=3
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔅Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah,
📨 Tanya : "Apa hukum syar’iat menurut pandangan Anda tentang orang yang mencaci Shahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam?"
Jawab :
الحمد لله وصلى الله وسلم على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه، أما بعد :
🛡 Mencela Shahabat termasuk kemungkaran besar, bahkan KEMURTADAN DARI ISLAM. Barangsiapa mencela dan membenci shahabat maka dia MURTAD DARI ISLAM.
⛓🔗 Karena para shahabat adalah orang-orang yang menyampaikan syari’at ini. Merekalah yang telah meriwayatkan hadits-hadits dan sunnah-sunnah RasulullahShallallahu 'alaihi wa Sallam kepada kita. Mereka yang telah membawakan wahyu, membawakan al-Qur’an kepada kita.
🚫Barangsiapa yang mencela dan membenci mereka, atau meyakini mereka sebagai orang-orang fasiq, maka dia KAFIR.
Nas’alullah al-‘Afiyah wa as-Salamah
📜 Sumber : al-As’ilah al-Yamiyyah ‘an al-‘Aqidah al-Ismai’iliyyah
س6 : ما حكم الشرع في نظركم فيمن يسب صحابة رسول الله -صلى الله عليه وسلم- ؟
الجواب : الحمد لله وصلى الله وسلم على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه، أما بعد.
سب الصحابة من المنكرات العظيمة؛ بل ردة عن الإسلام ، من سبهم وأبغضهم فهو مرتد عن الإسلام، لأنهم هم نقلة الشريعة، هم نقلوا لنا حديث رسول الله -صلى الله عليه وسلم- وسنته، وهم نقلة الوحي، نقلوا القرآن، فمن سبهم وأبغضهم أو اعتقد فسقهم فهو كافر نسأل الله العافية، نسأل الله العافية والسلامة.
المرجع: الأسئلة اليامية عن العقيدة الإسماعيلية (أجاب عنها سماحة الشيخ الإمام عبد العزيز بن باز)
🖥 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=133421&page=3
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
💥💽 Syi'ah Dalang Terorisme
💣🔴🔥 WASPADALAH, SYI'AH RAFIDHAH SUMBER KERUSAKAN UMMAT ISLAM DAN BENCANA BAGI NEGARA KAUM MUSLIMIN
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Selamatkan NKRI dari Para Pengacau Negeri ll Masjid Al I'tishom ll Semarang ll 29 Rabiul Ula 1437 H ll 10 Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/uDJuYR
(821 KB) - Durasi [07:00]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📥💽 Unduh di sini
💣🔴🔥 WASPADALAH, SYI'AH RAFIDHAH SUMBER KERUSAKAN UMMAT ISLAM DAN BENCANA BAGI NEGARA KAUM MUSLIMIN
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Selamatkan NKRI dari Para Pengacau Negeri ll Masjid Al I'tishom ll Semarang ll 29 Rabiul Ula 1437 H ll 10 Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/uDJuYR
(821 KB) - Durasi [07:00]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📥💽 Unduh di sini
🌳🗒 PERBANYAKLAH ISTIGHFAR dan SHALAWAT
asy-Syaikh "Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah :
📜 "Memperbanyak dzikir kepada Allah dan meminta ampun kepada-Nya serta bershalawat dan salam kepada Rasulullah Shallahu 'alahi wa Sallam termasuk sebab terbesar mendapatkan ketenangan dan kelapangan hati, serta tenang dan senang mengingat Allah, hilanglah ketidaktenangan, kegoncangan, dan kebingungan.
🖐 Akan tetapi tidak ada pada istighfar dan shalawat batasan tertetu,
⏺ Yang disyari'atkan adalah memperbanyak istighfar serta shalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam
🚫Janganlah seseorang membatasi dengan batasan tertentu.
Silakan engkau banyak beristighfar! seratus kali, atau lebih, atau kurang dari itu.
🔅 Adapun pembatasan hanya seratus kali saja, maka ini tidak ada landasannya.
✍🏻 Akan tetapi hendaklah engkau perbanyak istighfar serta shalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam, baik ketika engkau duduk maupun berdiri, di malam hari maupun di siang hari, di jalan maupun di rumah,
➡karena Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
(إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا)
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Al-Ahzab: 56)
⏯ Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
(مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا)
"Barang siapa bershalawat kapadaku dengan sekali shalawat, Allah akan bershalawat kepadanya dengan sepuluh kali shalawat" .
📌 Maka perbanyaklah istighfar serta shalawat!!
🍃Bergembiralah dengan kebaikan. Tidak ada batasan tertentu dalam hal ini.
📌 Engkau bershalawat atas Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam berapa yang mudah bagimu, sepuluh kali atau lebih, atau kurang dari itu, sesuai dengan kemudahan tanpa memberi batasan bilangan tertentu."
📚Majmu' Fatawa ibnu baz (11/209)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
asy-Syaikh "Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah :
📜 "Memperbanyak dzikir kepada Allah dan meminta ampun kepada-Nya serta bershalawat dan salam kepada Rasulullah Shallahu 'alahi wa Sallam termasuk sebab terbesar mendapatkan ketenangan dan kelapangan hati, serta tenang dan senang mengingat Allah, hilanglah ketidaktenangan, kegoncangan, dan kebingungan.
🖐 Akan tetapi tidak ada pada istighfar dan shalawat batasan tertetu,
⏺ Yang disyari'atkan adalah memperbanyak istighfar serta shalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam
🚫Janganlah seseorang membatasi dengan batasan tertentu.
Silakan engkau banyak beristighfar! seratus kali, atau lebih, atau kurang dari itu.
🔅 Adapun pembatasan hanya seratus kali saja, maka ini tidak ada landasannya.
✍🏻 Akan tetapi hendaklah engkau perbanyak istighfar serta shalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam, baik ketika engkau duduk maupun berdiri, di malam hari maupun di siang hari, di jalan maupun di rumah,
➡karena Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
(إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا)
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Al-Ahzab: 56)
⏯ Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
(مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا)
"Barang siapa bershalawat kapadaku dengan sekali shalawat, Allah akan bershalawat kepadanya dengan sepuluh kali shalawat" .
📌 Maka perbanyaklah istighfar serta shalawat!!
🍃Bergembiralah dengan kebaikan. Tidak ada batasan tertentu dalam hal ini.
📌 Engkau bershalawat atas Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam berapa yang mudah bagimu, sepuluh kali atau lebih, atau kurang dari itu, sesuai dengan kemudahan tanpa memberi batasan bilangan tertentu."
📚Majmu' Fatawa ibnu baz (11/209)
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
دحض أباطيل عبد الحميد الجهني التي أوردها في كتابه المسمى زوراً بالرد العلمي - الحلقة الثالثة.
( إبطال الإجماع المنسوب إلى الإمام الشافعي بالأدلة والبراهين )
🖥 http://rabee.net/ar/articles.php?cat=8&id=312
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
( إبطال الإجماع المنسوب إلى الإمام الشافعي بالأدلة والبراهين )
🖥 http://rabee.net/ar/articles.php?cat=8&id=312
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
✍🏻🌻 SEBAB-SEBAB BERTAMBAHNYA IMAN
asy-Syaikh Muhammad Al-'Utsaimin rahimahullah berkata :
📝 Untuk bertambahnya iman ada sebab-sebabnya, (di antaranya) :
📌 SEBAB PERTAMA; Mengenal Allah Ta'ala dengan nama- nama-Nya dan sifat-sifat-Nya. Seseorang yang semakin mengenal Allah, nama-nama-Na, dan sifat-sifat-Nya, maka tidak diragukan lagi akan bertambah imannya.
☀ Oleh karena itu engkau akan mendapatkan ahlul ilmi (ulama) yang mengetahui dari nama-nama dan sifat-sifat Allah apa yang tidak diketahui oleh selainnya, engkau mendapati mereka lebih kuat keimanannya dibandingkan selain mereka dari sisi ini.
📌 SEBAB KEDUA : memperhatikan ayat-ayat Allah yang kauniyyah dan ayat-ayat syar'iyyah.
Maka setiap kali seseorang memperhatikan ayat-ayat kauniyyah, yaitu makhluk-makhluk-Nya, akan bertambah keimanannya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
( وفي الأرض آيات للموقنين وفي أنفسكم أفلا تبصرون )
"Dan di bumi terdapat tanda-tanda (kebesaran-Nya) bagi orang-orang yang yakin, dan juga pada diri-diri kalian sendiri (ada tanda-tanda kebesaran Allah), apakah kalian tiada memperhatikan?" (adz-Dzariyat : 20-21)
🌷📘 Ayat-ayat (dalam al-Qur'an) yang menunjukkan hal ini sangat banyak, yakni ayat-ayat yang menunjukkan bahwa seorang dengan mentadabburi dan merenungkan apa yang ada di alam ini akan bertambah imannya.
📌 SEBAB KETIGA : memperbanyak ketaatan, seseorang setiap kali bertambah ketaatannya maka dengan itu akan bertambah pula imannya, baik ketaatan berbentuk ucapan atau perbuatan. Jadi,
🌱 Dzikir akan menambah keimanan secara kuantitas (jumlah) dan kualitas (mutu).
🌱 Begitu pula shalat, puasa, dan haji juga akan menambah keimanan secara kuantitas (jumlah) dan kualitas (mutu).
📚Majmu' Fatawa Ibn 'Utsaimin 1/49
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
asy-Syaikh Muhammad Al-'Utsaimin rahimahullah berkata :
📝 Untuk bertambahnya iman ada sebab-sebabnya, (di antaranya) :
📌 SEBAB PERTAMA; Mengenal Allah Ta'ala dengan nama- nama-Nya dan sifat-sifat-Nya. Seseorang yang semakin mengenal Allah, nama-nama-Na, dan sifat-sifat-Nya, maka tidak diragukan lagi akan bertambah imannya.
☀ Oleh karena itu engkau akan mendapatkan ahlul ilmi (ulama) yang mengetahui dari nama-nama dan sifat-sifat Allah apa yang tidak diketahui oleh selainnya, engkau mendapati mereka lebih kuat keimanannya dibandingkan selain mereka dari sisi ini.
📌 SEBAB KEDUA : memperhatikan ayat-ayat Allah yang kauniyyah dan ayat-ayat syar'iyyah.
Maka setiap kali seseorang memperhatikan ayat-ayat kauniyyah, yaitu makhluk-makhluk-Nya, akan bertambah keimanannya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
( وفي الأرض آيات للموقنين وفي أنفسكم أفلا تبصرون )
"Dan di bumi terdapat tanda-tanda (kebesaran-Nya) bagi orang-orang yang yakin, dan juga pada diri-diri kalian sendiri (ada tanda-tanda kebesaran Allah), apakah kalian tiada memperhatikan?" (adz-Dzariyat : 20-21)
🌷📘 Ayat-ayat (dalam al-Qur'an) yang menunjukkan hal ini sangat banyak, yakni ayat-ayat yang menunjukkan bahwa seorang dengan mentadabburi dan merenungkan apa yang ada di alam ini akan bertambah imannya.
📌 SEBAB KETIGA : memperbanyak ketaatan, seseorang setiap kali bertambah ketaatannya maka dengan itu akan bertambah pula imannya, baik ketaatan berbentuk ucapan atau perbuatan. Jadi,
🌱 Dzikir akan menambah keimanan secara kuantitas (jumlah) dan kualitas (mutu).
🌱 Begitu pula shalat, puasa, dan haji juga akan menambah keimanan secara kuantitas (jumlah) dan kualitas (mutu).
📚Majmu' Fatawa Ibn 'Utsaimin 1/49
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1