🌎🎯 BIMBINGAN AQIDAH SHAHIHAH (5)
✳ PRINSIP/RUKUN IMAN PERTAMA : BERIMAN KEPADA ALLAH
🔘 Termasuk beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah beriman bahwa Dia-lah "al-Ilah" yang haq, (yaitu) yang berhaq untuk diibadahi, tanpa selain-Nya.
🔹 Karena Dia adalah pencipta para hamba dan seluruh alam — yang tersembunyi maupun yang tampak — memberikan kebaikan kepada mereka, dan mengurus rizki mereka.
🔹 Dia juga yang mampu untuk memberikan pahala kepada hamba-hamba yang taat dan memberi hukuman kepada hamba-hamba yang menentang.
👉🏻 Dalam rangka Ibadah inilah Allah menciptakan jin dan manusia, dan Allah perintahkan mereka untuk melaksanakan ibadah tersebut. Sebagaimana firman-Nya :
{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ}
"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. Tidaklah aku menginginkan rizki dari mereka tidak pula aku ingin mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rizki yang sangat banyak dan memiliki kekuatan yang sangat kokoh." (adz-Dzariyat : 56-58)
Allah juga berfirman,
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
"Wahai umat manusia, BERIBADAHLAH kalian kepada Rabb kalian, yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa. Dialah yang telah menjadikan untuk kalian bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap. Dia turunkan air (hujan) dari langit, maka dengannya Dia keluarkan dari berbagai buah-buahan sebagai rizki untuk kalian. Maka janganlah kalian menjadikan bagi Allah adanya sekutu-sekutu, padahal kalian tahu." (al-Baqarah 21-22)
📌 Allah telah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab untuk menjelaskan kebenaran ini dan mengajak (dakwah) kepadanya, serta memperingatkan (tahdzir) dari lawannya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ}
"Sungguh benar-benar kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul (yang menyampaikan) 'beribadahlah kalian kepada Allah dan jauhilah thaghut." (an-Nahl : 36)
Allah juga berfirman,
{وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدُونِ}
"Tidaklah kami utus sebelummu seorang rasul pun kecuali kami wahyukan kepadanya bahwa 'tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Aku', maka beribadahlah kalian kepada-Ku." (al-Anbiya : 25)
{كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ * أَلا تَعْبُدُوا إِلا اللَّهَ إِنَّنِي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ}
"Inilah sebuah kitab yang telah disusun rapi ayat-ayatnya kemudian dijelaskan secara rinci dari sisi (Allah) Yang Maha Bijak dan Maha Mengetahui. (Yaitu) janganlah kalian beribadah kecuali kepada Allah. Sesungguhnya aku bagi lain sebagai pemberi peringatan dan berita gembira dari-Nya." (Hud : 1-2)
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
✳ PRINSIP/RUKUN IMAN PERTAMA : BERIMAN KEPADA ALLAH
🔘 Termasuk beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah beriman bahwa Dia-lah "al-Ilah" yang haq, (yaitu) yang berhaq untuk diibadahi, tanpa selain-Nya.
🔹 Karena Dia adalah pencipta para hamba dan seluruh alam — yang tersembunyi maupun yang tampak — memberikan kebaikan kepada mereka, dan mengurus rizki mereka.
🔹 Dia juga yang mampu untuk memberikan pahala kepada hamba-hamba yang taat dan memberi hukuman kepada hamba-hamba yang menentang.
👉🏻 Dalam rangka Ibadah inilah Allah menciptakan jin dan manusia, dan Allah perintahkan mereka untuk melaksanakan ibadah tersebut. Sebagaimana firman-Nya :
{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ}
"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. Tidaklah aku menginginkan rizki dari mereka tidak pula aku ingin mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rizki yang sangat banyak dan memiliki kekuatan yang sangat kokoh." (adz-Dzariyat : 56-58)
Allah juga berfirman,
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
"Wahai umat manusia, BERIBADAHLAH kalian kepada Rabb kalian, yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa. Dialah yang telah menjadikan untuk kalian bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap. Dia turunkan air (hujan) dari langit, maka dengannya Dia keluarkan dari berbagai buah-buahan sebagai rizki untuk kalian. Maka janganlah kalian menjadikan bagi Allah adanya sekutu-sekutu, padahal kalian tahu." (al-Baqarah 21-22)
📌 Allah telah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab untuk menjelaskan kebenaran ini dan mengajak (dakwah) kepadanya, serta memperingatkan (tahdzir) dari lawannya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ}
"Sungguh benar-benar kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul (yang menyampaikan) 'beribadahlah kalian kepada Allah dan jauhilah thaghut." (an-Nahl : 36)
Allah juga berfirman,
{وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدُونِ}
"Tidaklah kami utus sebelummu seorang rasul pun kecuali kami wahyukan kepadanya bahwa 'tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Aku', maka beribadahlah kalian kepada-Ku." (al-Anbiya : 25)
{كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ * أَلا تَعْبُدُوا إِلا اللَّهَ إِنَّنِي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ}
"Inilah sebuah kitab yang telah disusun rapi ayat-ayatnya kemudian dijelaskan secara rinci dari sisi (Allah) Yang Maha Bijak dan Maha Mengetahui. (Yaitu) janganlah kalian beribadah kecuali kepada Allah. Sesungguhnya aku bagi lain sebagai pemberi peringatan dan berita gembira dari-Nya." (Hud : 1-2)
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
⛔🌏🔬 WASPADA BAHAYA "ISLAM NUSANTARA" (4)
🏔🛰 Karena itu, betapa indah Nusantara kita, bila generasi salaf yang menjadi teladannya. Generasi salaf telah memberi teladan bagaimana berislam yang baik dan benar. Kepribadian mereka nan luhur pantas untuk diikuti.
🚉 Sebelum "Nusantara" lahir, mereka (Generasi Salaf, ed) telah menampilkan sosok yang penuh ramah, santun, beradab, dan lembut terhadap sesamanya.
⛵ Islam telah mengajari mereka untuk menjadi pribadi agung. Dari tangan mereka pula lahir masyarakat dengan peradaban tinggi. Ketakwaan, keimanan, kejujuran, keberanian, kelembutan, dan segenap akhlak terpuji lainnya ada pada mereka. Ketinggian moral yang mereka miliki telah diakui umat.
🌅 Islam tanpa diiringi "Nusantara" pun tetap menampakkan kelemahlembutan, penuh santun, dan menebar rahmah. Sebelum "Nusantara" ini ada, Islam telah membentuk manusia-manusia berkarakter terpuji.
👉🏻 Jadi, bukan karena faktor "Nusantara" Islam lantas jadi lembut, santun, rahmah, dan tidak radikal. TIDAK. BUKAN BEGITU. Sejak dahulu Islam telah memuat ajaran-ajaran terpuji dan telah pula mewarnai kehidupan umat manusia sehingga menjadi kehidupan berperadaban. Kisah damai suku Aus dan Khazraj adalah bukti perubahan yang telah dilakukan Islam.
📇 dari majalah "asy-Syari'ah, edisi "TOPENG TEBAL ISLAM NUSANTARA" [ No. 112/X/1437 H/2016 ], hal. 10.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏔🛰 Karena itu, betapa indah Nusantara kita, bila generasi salaf yang menjadi teladannya. Generasi salaf telah memberi teladan bagaimana berislam yang baik dan benar. Kepribadian mereka nan luhur pantas untuk diikuti.
🚉 Sebelum "Nusantara" lahir, mereka (Generasi Salaf, ed) telah menampilkan sosok yang penuh ramah, santun, beradab, dan lembut terhadap sesamanya.
⛵ Islam telah mengajari mereka untuk menjadi pribadi agung. Dari tangan mereka pula lahir masyarakat dengan peradaban tinggi. Ketakwaan, keimanan, kejujuran, keberanian, kelembutan, dan segenap akhlak terpuji lainnya ada pada mereka. Ketinggian moral yang mereka miliki telah diakui umat.
🌅 Islam tanpa diiringi "Nusantara" pun tetap menampakkan kelemahlembutan, penuh santun, dan menebar rahmah. Sebelum "Nusantara" ini ada, Islam telah membentuk manusia-manusia berkarakter terpuji.
👉🏻 Jadi, bukan karena faktor "Nusantara" Islam lantas jadi lembut, santun, rahmah, dan tidak radikal. TIDAK. BUKAN BEGITU. Sejak dahulu Islam telah memuat ajaran-ajaran terpuji dan telah pula mewarnai kehidupan umat manusia sehingga menjadi kehidupan berperadaban. Kisah damai suku Aus dan Khazraj adalah bukti perubahan yang telah dilakukan Islam.
📇 dari majalah "asy-Syari'ah, edisi "TOPENG TEBAL ISLAM NUSANTARA" [ No. 112/X/1437 H/2016 ], hal. 10.
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📚🌳AWAL DATANGNYA ILMU
📜 al-Imam 'Abdullah bin al-Mubarak (w. 181 H) rahimahullah berkata,
🌺 "Awal mula datangnya ilmu adalah :
1⃣ Niat,
2⃣ kemudian mendengarkan,
3⃣ kemudian memahami,
4⃣ kemudian menghafal,
5⃣ kemudian mengamalkan,
6⃣ kemudian menyebarkannya."
📚 Jami' Bayan al-Ilmi wa Fadhlihi, 1/118
قال عبد الله بن المبارك (ت 181هـ.) :
"أول العلم النية، ثم الاستماع، ثم الفهم، ثم الحفظ، ثم العمل، ثم النشر"
جامع بيان العلم وفضله (1/118) .
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 al-Imam 'Abdullah bin al-Mubarak (w. 181 H) rahimahullah berkata,
🌺 "Awal mula datangnya ilmu adalah :
1⃣ Niat,
2⃣ kemudian mendengarkan,
3⃣ kemudian memahami,
4⃣ kemudian menghafal,
5⃣ kemudian mengamalkan,
6⃣ kemudian menyebarkannya."
📚 Jami' Bayan al-Ilmi wa Fadhlihi, 1/118
قال عبد الله بن المبارك (ت 181هـ.) :
"أول العلم النية، ثم الاستماع، ثم الفهم، ثم الحفظ، ثم العمل، ثم النشر"
جامع بيان العلم وفضله (1/118) .
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌎🎯 BIMBINGAN AQIDAH SHAHIHAH (5)
✳ PRINSIP/RUKUN IMAN PERTAMA : BERIMAN KEPADA ALLAH
🔘 Termasuk beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah beriman bahwa Dia-lah "al-Ilah" yang haq, (yaitu) yang berhaq untuk diibadahi, tanpa selain-Nya.
🔹 Karena Dia adalah pencipta para hamba dan seluruh alam — yang tersembunyi maupun yang tampak — memberikan kebaikan kepada mereka, dan mengurus rizki mereka.
🔹 Dia juga yang mampu untuk memberikan pahala kepada hamba-hamba yang taat dan memberi hukuman kepada hamba-hamba yang menentang.
👉🏻 Dalam rangka Ibadah inilah Allah menciptakan jin dan manusia, dan Allah perintahkan mereka untuk melaksanakan ibadah tersebut. Sebagaimana firman-Nya :
{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ}
"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. Tidaklah Aku menginginkan rizki dari mereka tidak pula Aku ingin mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rizki yang sangat banyak dan memiliki kekuatan yang sangat kokoh." (adz-Dzariyat : 56-58)
Allah juga berfirman,
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
"Wahai umat manusia, BERIBADAHLAH kalian kepada Rabb kalian, yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa. Dialah yang telah menjadikan untuk kalian bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap. Dia turunkan air (hujan) dari langit, maka dengannya Dia keluarkan dari berbagai buah-buahan sebagai rizki untuk kalian. Maka janganlah kalian menjadikan bagi Allah adanya sekutu-sekutu, padahal kalian tahu." (al-Baqarah 21-22)
📌 Allah telah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab untuk menjelaskan kebenaran ini dan mengajak (dakwah) kepadanya, serta memperingatkan (tahdzir) dari lawannya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ}
"Sungguh benar-benar Kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul (yang menyampaikan) 'beribadahlah kalian kepada Allah dan jauhilah thaghut." (an-Nahl : 36)
Allah juga berfirman,
{وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدُونِ}
"Tidaklah kami utus sebelummu seorang rasul pun kecuali kami wahyukan kepadanya bahwa 'tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Aku', maka beribadahlah kalian kepada-Ku." (al-Anbiya : 25)
{كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ * أَلا تَعْبُدُوا إِلا اللَّهَ إِنَّنِي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ}
"Inilah sebuah kitab yang telah disusun rapi ayat-ayatnya kemudian dijelaskan secara rinci dari sisi (Allah) Yang Maha Bijak dan Maha Mengetahui. (Yaitu) 'Janganlah kalian beribadah kecuali kepada Allah.' Sesungguhnya aku (Muhammad) bagi kalian adalah sebagai pemberi peringatan dan berita gembira dari-Nya." (Hud : 1-2)
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
✳ PRINSIP/RUKUN IMAN PERTAMA : BERIMAN KEPADA ALLAH
🔘 Termasuk beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah beriman bahwa Dia-lah "al-Ilah" yang haq, (yaitu) yang berhaq untuk diibadahi, tanpa selain-Nya.
🔹 Karena Dia adalah pencipta para hamba dan seluruh alam — yang tersembunyi maupun yang tampak — memberikan kebaikan kepada mereka, dan mengurus rizki mereka.
🔹 Dia juga yang mampu untuk memberikan pahala kepada hamba-hamba yang taat dan memberi hukuman kepada hamba-hamba yang menentang.
👉🏻 Dalam rangka Ibadah inilah Allah menciptakan jin dan manusia, dan Allah perintahkan mereka untuk melaksanakan ibadah tersebut. Sebagaimana firman-Nya :
{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ}
"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. Tidaklah Aku menginginkan rizki dari mereka tidak pula Aku ingin mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rizki yang sangat banyak dan memiliki kekuatan yang sangat kokoh." (adz-Dzariyat : 56-58)
Allah juga berfirman,
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
"Wahai umat manusia, BERIBADAHLAH kalian kepada Rabb kalian, yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa. Dialah yang telah menjadikan untuk kalian bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap. Dia turunkan air (hujan) dari langit, maka dengannya Dia keluarkan dari berbagai buah-buahan sebagai rizki untuk kalian. Maka janganlah kalian menjadikan bagi Allah adanya sekutu-sekutu, padahal kalian tahu." (al-Baqarah 21-22)
📌 Allah telah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab untuk menjelaskan kebenaran ini dan mengajak (dakwah) kepadanya, serta memperingatkan (tahdzir) dari lawannya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ}
"Sungguh benar-benar Kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul (yang menyampaikan) 'beribadahlah kalian kepada Allah dan jauhilah thaghut." (an-Nahl : 36)
Allah juga berfirman,
{وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدُونِ}
"Tidaklah kami utus sebelummu seorang rasul pun kecuali kami wahyukan kepadanya bahwa 'tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Aku', maka beribadahlah kalian kepada-Ku." (al-Anbiya : 25)
{كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ * أَلا تَعْبُدُوا إِلا اللَّهَ إِنَّنِي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ}
"Inilah sebuah kitab yang telah disusun rapi ayat-ayatnya kemudian dijelaskan secara rinci dari sisi (Allah) Yang Maha Bijak dan Maha Mengetahui. (Yaitu) 'Janganlah kalian beribadah kecuali kepada Allah.' Sesungguhnya aku (Muhammad) bagi kalian adalah sebagai pemberi peringatan dan berita gembira dari-Nya." (Hud : 1-2)
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌💽 Waspada Sifat Talawun
📕⚫️🔥 MAKNA ISTILAH KATA TALAWUN (WARNA-WARNI) DALAM AMAL DAN DAKWAH
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifudin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bahaya Manhaj Bunglon (MLM) dalam Dakwah ll Masjid Abu Hurairoh ll Ma'had As-Salafy ll Perawang ll Riau ll Rabiuts Tsani 1437 H ll Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/4VgGm8
(1 MB) - Durasi [08:47]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
📕⚫️🔥 MAKNA ISTILAH KATA TALAWUN (WARNA-WARNI) DALAM AMAL DAN DAKWAH
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifudin as-Sidawy hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bahaya Manhaj Bunglon (MLM) dalam Dakwah ll Masjid Abu Hurairoh ll Ma'had As-Salafy ll Perawang ll Riau ll Rabiuts Tsani 1437 H ll Januari 2016 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/4VgGm8
(1 MB) - Durasi [08:47]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
MA - Ust Afif - Makna istilah talawun.mp3
Shared with Dropbox
💽 AUDIO Daurah Kota Trenggalek
🔰Menjadi Seorang Muslim yg Berguna bagi Agama dan Negara
🔘 Bersama Ustadz Muhammad Afifuddin Hafizhahullah...
🏠 Di Masjid Darus Salaf - Ngantru Kota Trenggalek | 12 Jumadal Ula 1437 H / 21 Feb 2016
========
📌Sesi 1⃣
📎 Durasi (1:14:05) = 12,7 MB
📈 Link https://goo.gl/VrlaQy
📌 Sesi 2⃣
📎 Durasi (51:20) = 8,81 MB
📈 Link https://goo.gl/P3Ykys
📌 Sesi Tanya Jawab
📎 Durasi (31:45) = 5,45 MB
📈 https://goo.gl/AIqZZM
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
🖥 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
🔰Menjadi Seorang Muslim yg Berguna bagi Agama dan Negara
🔘 Bersama Ustadz Muhammad Afifuddin Hafizhahullah...
🏠 Di Masjid Darus Salaf - Ngantru Kota Trenggalek | 12 Jumadal Ula 1437 H / 21 Feb 2016
========
📌Sesi 1⃣
📎 Durasi (1:14:05) = 12,7 MB
📈 Link https://goo.gl/VrlaQy
📌 Sesi 2⃣
📎 Durasi (51:20) = 8,81 MB
📈 Link https://goo.gl/P3Ykys
📌 Sesi Tanya Jawab
📎 Durasi (31:45) = 5,45 MB
📈 https://goo.gl/AIqZZM
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
🖥 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
🌎🎯 BIMBINGAN AQIDAH SHAHIHAH (6)
💎 HAKEKAT IBADAH adalah MENGESAKAN ALLAH dengan segala bentuk peribadatan, yaitu do'a, khauf (takut), rajaa' (berharap), shalat, puasa, dzabhu (menyembelih hewan), bernadzar, dan berbagai macam ibadah lainnya yang dilaksanakan dalam bentuk penuh ketundukan kepada-Nya, penuh harap dan cemas, disertai kecintaan yang sempurna kepada-Nya dan merendahkan diri dihadapan keagungan-Nya.
🕋 Mayoritas ayat-ayat al-Qur'anul Karim turun untuk menjelaskan prinsip yang sangat agung ini.
Seperti firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ أَلا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ}
"Beribadahlah kepada Allah dengan memurnikan amal hanya untuk-Nya. Ketahuilah bahwa hanya milik Allah sajalah agama yang murni." (az-Zumar : 2-3)
Allah juga berfirman,
{وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ}
"Rabbmu telah memutuskan, bahwa 'janganlah kalian beribadah kecuali kepada-Nya.' " (al-Isra' : 23)
فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ}
"Maka berdo'alah/beribadahlah kalian kepada Allah dengan memurnikan amal hanya untuk-Nya, walaupun orang-orang kafir membencinya." (Ghafir : 14)
📜 Dalam dua kitab shahih (yaitu Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim) diriwayatkan dari shahabat Mu'adz bin Jabal —radhiyallahu 'anhu— bahwa Nabi —Shallallahu 'alaihi wa Sallam— bersabda,
((حق الله على العباد أن يعبدوه ولا يشركوا به شيئا)).
"Hak Allah terhadap hamba-hamba-Nya adalah : 'mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun.' "
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
💎 HAKEKAT IBADAH adalah MENGESAKAN ALLAH dengan segala bentuk peribadatan, yaitu do'a, khauf (takut), rajaa' (berharap), shalat, puasa, dzabhu (menyembelih hewan), bernadzar, dan berbagai macam ibadah lainnya yang dilaksanakan dalam bentuk penuh ketundukan kepada-Nya, penuh harap dan cemas, disertai kecintaan yang sempurna kepada-Nya dan merendahkan diri dihadapan keagungan-Nya.
🕋 Mayoritas ayat-ayat al-Qur'anul Karim turun untuk menjelaskan prinsip yang sangat agung ini.
Seperti firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
{فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ أَلا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ}
"Beribadahlah kepada Allah dengan memurnikan amal hanya untuk-Nya. Ketahuilah bahwa hanya milik Allah sajalah agama yang murni." (az-Zumar : 2-3)
Allah juga berfirman,
{وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ}
"Rabbmu telah memutuskan, bahwa 'janganlah kalian beribadah kecuali kepada-Nya.' " (al-Isra' : 23)
فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ}
"Maka berdo'alah/beribadahlah kalian kepada Allah dengan memurnikan amal hanya untuk-Nya, walaupun orang-orang kafir membencinya." (Ghafir : 14)
📜 Dalam dua kitab shahih (yaitu Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim) diriwayatkan dari shahabat Mu'adz bin Jabal —radhiyallahu 'anhu— bahwa Nabi —Shallallahu 'alaihi wa Sallam— bersabda,
((حق الله على العباد أن يعبدوه ولا يشركوا به شيئا)).
"Hak Allah terhadap hamba-hamba-Nya adalah : 'mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun.' "
📚 dari kitab "AL-'AQIDAH ASH-SHAHIHAH WA MAA YUDHADDUHA", asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🚨🌋 BENARKAH AQIDAH ISLAMIYYAH HANYA PERKARA DOKTRIN YANG TIDAK PERLU?
🔅 Fadhilatu asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah,
............................................
📬 Tanya :
"Ada yang mengatakan; bahwa ‘aqidah hanya doktrin belaka dan memberatkan. Bagaimana bantahan terhadap ucapan ini?"
💎 Jawab :
⛔ "Ini adalah ucapan yang KEJI. Jika yang dimaksud oleh si pengucap adalah ‘aqidah tauhid, ‘aqidahnya kaum Mukminin, maka pernyataan itu adalah RIDDAG (mengeluarkan pengucapnya dari agama Islam) dan KUFUR kepada Allah Ta’ala.
👉🏻 Karena makna ucapan tersebut adalah: bahwa tidak ada faidah yang bisa diketahui dalam ‘aqidah ini, dan bahwa ‘aqidah ini adalah perkara doktrin semata.
🚫❌ Maka ini adalah ucapan yang JELEK dan MEMURTADKAN dari agama Islam. Wajib bagi yang mengucapkannya untuk bertaqwa kepada Allah dan kembali bertaubat kepada-nya.
⛰🏔 ‘Aqidah adalah pondasi agama ini, yaitu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mentauhidkan Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, dan inilah makna kalimat laailaaha illallah. Karena makna kalimat tersebut adalah : 'tidak ada yang berhak diibadah selain Allah.'
✅ Inilah tauhid kepada Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, begitu pula dengan meninggalkan segala bentuk kesyirikan kepada-Nya, serta beriman dengan Nama-Nama dan Sifat-Sifat-Nya, mentaati segala perintah Allah ta’ala serta meninggalkan segala larangan-Nya.
☀Tidak ada sedikitpun kesamaran di dalamnya, bahkan semuanya telah jelas bagi siapa saja yang Allah berikan Hidayah kepadanya, Allah ilhamkan jalan yang lurus kepadanya, dan mendapatkan taufiq dari-Nya dalam mencari kebenaran.
📚 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah (9/42).
السؤال: قائل يقول: إن العقيدة تعقيد وتكلف، فكيف يكون الرد على قوله هذا؟
الجواب: هذا كلام شنيع إذا قصد القائل عقيدة التوحيد عقيدة المؤمنين، فهذه الكلمة ردة عن الإسلام وكفر بالله لأن معناها أنها ليس فيها فائدة معلومة، وأنها معقدة، فهذا كلام قبيح وردة عن الإسلام فلا بد أن يراجع القائل نفسه، ويتقي الله ويتوب إليه، فالعقيدة هي أصل الدين وهي الإيمان بالله ورسوله وتوحيد الله والإخلاص له وهي معنى لا إله إلا الله؛ لأن معناها لا معبود حق إلا الله وذلك هو توحيد الله والإخلاص له، وترك الإشراك به والإيمان بأسمائه وصفاته، وطاعة أوامره سبحانه وتعالى، وترك نواهيه، وليس في ذلك تعقيد بل ذلك كله واضح لمن هداه الله وألهمه رشده ووفقه لطلب الحق.
📚 مجموع فتاوى ابن باز (9/42).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔅 Fadhilatu asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah,
............................................
📬 Tanya :
"Ada yang mengatakan; bahwa ‘aqidah hanya doktrin belaka dan memberatkan. Bagaimana bantahan terhadap ucapan ini?"
💎 Jawab :
⛔ "Ini adalah ucapan yang KEJI. Jika yang dimaksud oleh si pengucap adalah ‘aqidah tauhid, ‘aqidahnya kaum Mukminin, maka pernyataan itu adalah RIDDAG (mengeluarkan pengucapnya dari agama Islam) dan KUFUR kepada Allah Ta’ala.
👉🏻 Karena makna ucapan tersebut adalah: bahwa tidak ada faidah yang bisa diketahui dalam ‘aqidah ini, dan bahwa ‘aqidah ini adalah perkara doktrin semata.
🚫❌ Maka ini adalah ucapan yang JELEK dan MEMURTADKAN dari agama Islam. Wajib bagi yang mengucapkannya untuk bertaqwa kepada Allah dan kembali bertaubat kepada-nya.
⛰🏔 ‘Aqidah adalah pondasi agama ini, yaitu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mentauhidkan Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, dan inilah makna kalimat laailaaha illallah. Karena makna kalimat tersebut adalah : 'tidak ada yang berhak diibadah selain Allah.'
✅ Inilah tauhid kepada Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, begitu pula dengan meninggalkan segala bentuk kesyirikan kepada-Nya, serta beriman dengan Nama-Nama dan Sifat-Sifat-Nya, mentaati segala perintah Allah ta’ala serta meninggalkan segala larangan-Nya.
☀Tidak ada sedikitpun kesamaran di dalamnya, bahkan semuanya telah jelas bagi siapa saja yang Allah berikan Hidayah kepadanya, Allah ilhamkan jalan yang lurus kepadanya, dan mendapatkan taufiq dari-Nya dalam mencari kebenaran.
📚 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah (9/42).
السؤال: قائل يقول: إن العقيدة تعقيد وتكلف، فكيف يكون الرد على قوله هذا؟
الجواب: هذا كلام شنيع إذا قصد القائل عقيدة التوحيد عقيدة المؤمنين، فهذه الكلمة ردة عن الإسلام وكفر بالله لأن معناها أنها ليس فيها فائدة معلومة، وأنها معقدة، فهذا كلام قبيح وردة عن الإسلام فلا بد أن يراجع القائل نفسه، ويتقي الله ويتوب إليه، فالعقيدة هي أصل الدين وهي الإيمان بالله ورسوله وتوحيد الله والإخلاص له وهي معنى لا إله إلا الله؛ لأن معناها لا معبود حق إلا الله وذلك هو توحيد الله والإخلاص له، وترك الإشراك به والإيمان بأسمائه وصفاته، وطاعة أوامره سبحانه وتعالى، وترك نواهيه، وليس في ذلك تعقيد بل ذلك كله واضح لمن هداه الله وألهمه رشده ووفقه لطلب الحق.
📚 مجموع فتاوى ابن باز (9/42).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
✏️💽 Peduli Tarbiyah Anak
💧📚 UPAYA PERHATIAN PENDIDIKAN DAN DO'A DARI PARA ORANG TUA MERUPAKAN BENTUK KASIH SAYANG YANG HAKIKI DAN PALING UTAMA TERHADAP ANAK-ANAKNYA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Manajemen Pendidikan Anak ll Masjid Abu Dzar Al-Ghifari ll Ma'had Minhajus Sunnah ll Nanga-Nanga ll Kendari ll 18-20 Muharram 1435 H ll 22-24 November 2013 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/T5H3dV
(1,1 MB) - Durasi [09:56]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
💧📚 UPAYA PERHATIAN PENDIDIKAN DAN DO'A DARI PARA ORANG TUA MERUPAKAN BENTUK KASIH SAYANG YANG HAKIKI DAN PALING UTAMA TERHADAP ANAK-ANAKNYA
💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi hafizhahullahu
📅 Kajian Islam Ilmiah ll Manajemen Pendidikan Anak ll Masjid Abu Dzar Al-Ghifari ll Ma'had Minhajus Sunnah ll Nanga-Nanga ll Kendari ll 18-20 Muharram 1435 H ll 22-24 November 2013 M
🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/T5H3dV
(1,1 MB) - Durasi [09:56]
********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net
📀📥 Unduh di sini
Dropbox
MA - Ust Ruwaifi - Upaya perhatian pendidikan dan do'a dari para orang tua merupakan bentuk kasih sayang yang paling utama terhadap…
Shared with Dropbox
🚉🌳 JIHAD MERUPAKAN WEWENANG WALIYYUL AMR (PEMERINTAH)
🔅 asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah
..............................
🎯 "Jihad bukanlah wewenang jama'ah-jama'ah atau kelompok-kelompok. Namun merupakan wewenang Waliyyul Amr (pemerintah)."
🗓 "Himayah asy-Syabab", 14-05-1437 H
الشيخ د. صالح الفوزان [حفظه الله]:
الجهاد ليس من صلاحيات الجماعات والأحزاب بل من صلاحيات ولي الأمر
[حماية الشباب 14-05-1437هـ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔅 asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah
..............................
🎯 "Jihad bukanlah wewenang jama'ah-jama'ah atau kelompok-kelompok. Namun merupakan wewenang Waliyyul Amr (pemerintah)."
🗓 "Himayah asy-Syabab", 14-05-1437 H
الشيخ د. صالح الفوزان [حفظه الله]:
الجهاد ليس من صلاحيات الجماعات والأحزاب بل من صلاحيات ولي الأمر
[حماية الشباب 14-05-1437هـ]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🚨🌋 BENARKAH AQIDAH ISLAMIYYAH HANYA PERKARA DOKTRIN YANG TIDAK PERLU?
🔅 Fadhilatu asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah,
............................................
📬 Tanya :
"Ada yang mengatakan; bahwa ‘aqidah hanya doktrin belaka dan memberatkan. Bagaimana bantahan terhadap ucapan ini?"
💎 Jawab :
⛔ "Ini adalah ucapan yang KEJI. Jika yang dimaksud oleh si pengucap adalah ‘aqidah tauhid, ‘aqidahnya kaum Mukminin, maka pernyataan itu adalah RIDDAH (mengeluarkan pengucapnya dari agama Islam) dan KUFUR kepada Allah Ta’ala.
👉🏻 Karena makna ucapan tersebut adalah: bahwa tidak ada faidah yang bisa diketahui dalam ‘aqidah ini, dan bahwa ‘aqidah ini adalah perkara doktrin semata.
🚫❌ Maka ini adalah ucapan yang JELEK dan MEMURTADKAN dari agama Islam. Wajib bagi yang mengucapkannya untuk bertaqwa kepada Allah dan kembali bertaubat kepada-nya.
⛰🏔 ‘Aqidah adalah pondasi agama ini, yaitu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mentauhidkan Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, dan inilah makna kalimat laailaaha illallah. Karena makna kalimat tersebut adalah : 'tidak ada yang berhak diibadah selain Allah.'
✅ Inilah tauhid kepada Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, begitu pula dengan meninggalkan segala bentuk kesyirikan kepada-Nya, serta beriman dengan Nama-Nama dan Sifat-Sifat-Nya, mentaati segala perintah Allah ta’ala serta meninggalkan segala larangan-Nya.
☀Tidak ada sedikitpun kesamaran di dalamnya, bahkan semuanya telah jelas bagi siapa saja yang Allah berikan Hidayah kepadanya, Allah ilhamkan jalan yang lurus kepadanya, dan mendapatkan taufiq dari-Nya dalam mencari kebenaran.
📚 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah (9/42).
السؤال: قائل يقول: إن العقيدة تعقيد وتكلف، فكيف يكون الرد على قوله هذا؟
الجواب: هذا كلام شنيع إذا قصد القائل عقيدة التوحيد عقيدة المؤمنين، فهذه الكلمة ردة عن الإسلام وكفر بالله لأن معناها أنها ليس فيها فائدة معلومة، وأنها معقدة، فهذا كلام قبيح وردة عن الإسلام فلا بد أن يراجع القائل نفسه، ويتقي الله ويتوب إليه، فالعقيدة هي أصل الدين وهي الإيمان بالله ورسوله وتوحيد الله والإخلاص له وهي معنى لا إله إلا الله؛ لأن معناها لا معبود حق إلا الله وذلك هو توحيد الله والإخلاص له، وترك الإشراك به والإيمان بأسمائه وصفاته، وطاعة أوامره سبحانه وتعالى، وترك نواهيه، وليس في ذلك تعقيد بل ذلك كله واضح لمن هداه الله وألهمه رشده ووفقه لطلب الحق.
📚 مجموع فتاوى ابن باز (9/42).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔅 Fadhilatu asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah,
............................................
📬 Tanya :
"Ada yang mengatakan; bahwa ‘aqidah hanya doktrin belaka dan memberatkan. Bagaimana bantahan terhadap ucapan ini?"
💎 Jawab :
⛔ "Ini adalah ucapan yang KEJI. Jika yang dimaksud oleh si pengucap adalah ‘aqidah tauhid, ‘aqidahnya kaum Mukminin, maka pernyataan itu adalah RIDDAH (mengeluarkan pengucapnya dari agama Islam) dan KUFUR kepada Allah Ta’ala.
👉🏻 Karena makna ucapan tersebut adalah: bahwa tidak ada faidah yang bisa diketahui dalam ‘aqidah ini, dan bahwa ‘aqidah ini adalah perkara doktrin semata.
🚫❌ Maka ini adalah ucapan yang JELEK dan MEMURTADKAN dari agama Islam. Wajib bagi yang mengucapkannya untuk bertaqwa kepada Allah dan kembali bertaubat kepada-nya.
⛰🏔 ‘Aqidah adalah pondasi agama ini, yaitu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mentauhidkan Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, dan inilah makna kalimat laailaaha illallah. Karena makna kalimat tersebut adalah : 'tidak ada yang berhak diibadah selain Allah.'
✅ Inilah tauhid kepada Allah dengan mengikhlaskannya hanya untuk-Nya, begitu pula dengan meninggalkan segala bentuk kesyirikan kepada-Nya, serta beriman dengan Nama-Nama dan Sifat-Sifat-Nya, mentaati segala perintah Allah ta’ala serta meninggalkan segala larangan-Nya.
☀Tidak ada sedikitpun kesamaran di dalamnya, bahkan semuanya telah jelas bagi siapa saja yang Allah berikan Hidayah kepadanya, Allah ilhamkan jalan yang lurus kepadanya, dan mendapatkan taufiq dari-Nya dalam mencari kebenaran.
📚 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah (9/42).
السؤال: قائل يقول: إن العقيدة تعقيد وتكلف، فكيف يكون الرد على قوله هذا؟
الجواب: هذا كلام شنيع إذا قصد القائل عقيدة التوحيد عقيدة المؤمنين، فهذه الكلمة ردة عن الإسلام وكفر بالله لأن معناها أنها ليس فيها فائدة معلومة، وأنها معقدة، فهذا كلام قبيح وردة عن الإسلام فلا بد أن يراجع القائل نفسه، ويتقي الله ويتوب إليه، فالعقيدة هي أصل الدين وهي الإيمان بالله ورسوله وتوحيد الله والإخلاص له وهي معنى لا إله إلا الله؛ لأن معناها لا معبود حق إلا الله وذلك هو توحيد الله والإخلاص له، وترك الإشراك به والإيمان بأسمائه وصفاته، وطاعة أوامره سبحانه وتعالى، وترك نواهيه، وليس في ذلك تعقيد بل ذلك كله واضح لمن هداه الله وألهمه رشده ووفقه لطلب الحق.
📚 مجموع فتاوى ابن باز (9/42).
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~