بِسْـــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيـــــــــــــْم
Insya Allah kajian tatap muka terbatas dengan penerapan protokol kesehatan malam ini dengan materi :
📖 Kitabul Kabair
📝 Pembahasan :
Dosa Berprasangka Buruk kepada Saudara Muslim
🗓 Selasa Malam Rabu, 3 Jumadal Ula 1443 H/ 7 Desember 2021 M
⏰ Waktu: Ba'da sholat Maghrib s.d Isya'
🕌 Tempat: Masjid Al Fauzan, Sumberlele - Kraksaan
🎙️Ustadz Abu Abdirahman Sufyan hafidzahullah
Mari meraih keutamaan menghadiri mejelis ilmu...
Semoga Allah memberikan kemudahan, pertolongan, serta taufik kepada kita.
Catatan:
Kajian insya Allah juga bisa disimak secara daring (online) melalui:
https://t.me/alitishombissunnah?livestream
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
IMBAUAN:
1.Diharapkan untuk selalu mengikhlaskan niat semata-mata mencari ridho Allah _subhaanahu wata'ala._
2. Selalu berusaha mempersiapkan alat tulis, untuk menulis faidah 🖊📙
3. Berusaha untuk selalu datang di awal waktu kajian agar mendapatkan barokah ilmu yang dipelajari.
4. Selalu menjaga adab dan akhlak yang baik.
5. Menjaga kebersihan di tempat taklim dan sekitarnya.
6. Tidak mengalami gejala flu (batuk atau pilek atau demam) dan lolos pengecekan batas normal temperatur tubuh (di bawah 37,5° C), baik dilakukan oleh petugas maupun dilakukan sendiri secara mandiri
dengan _thermo-gun_ yang telah disediakan.
7. Bersedia selalu memakai masker.
8. Bersedia melakukan Cuci tangan pakai sabun (CTPS) atau sterilisasi tangan dengan hand sanitizer seusai kegiatan.
9. Bersedia tidak melakukan kontak fisik antar jamah (termasuk jabat tangan).
10. Bersedia menjaga jarak aman minimal 1 m, atau sesuai garis penanda yang disiapkan panitia dan tidak berdesakan.
11. Jemaah dibatasi bagi yang telah baligh. Anak-anak belum diperkenankan ikut serta, kecuali yang telah mendapatkan vaksinasi covid-19.
12. Bagi yang membawa sepeda motor, diimbau selalu mengunci kendaraan (lebih baik kunci ganda) dan mengamankan helm masing-masing.
13. Jumlah peserta dibatasi maksimal 75% dari kapasitas Masjid
14. Harap menjaga ketertiban selama kajian berlangsung.
بارك الله فيكم
NB : untuk sepeda motor ikhwan yang hendak hadir parkir di timur masjid lewat jalan utara masjid.
Barakallahu fiikum
Kajian insya Allah juga bisa disimak secara daring (online) melalui:
https://t.me/alitishombissunnah?livestream
Insya Allah kajian tatap muka terbatas dengan penerapan protokol kesehatan malam ini dengan materi :
📖 Kitabul Kabair
📝 Pembahasan :
Dosa Berprasangka Buruk kepada Saudara Muslim
🗓 Selasa Malam Rabu, 3 Jumadal Ula 1443 H/ 7 Desember 2021 M
⏰ Waktu: Ba'da sholat Maghrib s.d Isya'
🕌 Tempat: Masjid Al Fauzan, Sumberlele - Kraksaan
🎙️Ustadz Abu Abdirahman Sufyan hafidzahullah
Mari meraih keutamaan menghadiri mejelis ilmu...
Semoga Allah memberikan kemudahan, pertolongan, serta taufik kepada kita.
Catatan:
Kajian insya Allah juga bisa disimak secara daring (online) melalui:
https://t.me/alitishombissunnah?livestream
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
IMBAUAN:
1.Diharapkan untuk selalu mengikhlaskan niat semata-mata mencari ridho Allah _subhaanahu wata'ala._
2. Selalu berusaha mempersiapkan alat tulis, untuk menulis faidah 🖊📙
3. Berusaha untuk selalu datang di awal waktu kajian agar mendapatkan barokah ilmu yang dipelajari.
4. Selalu menjaga adab dan akhlak yang baik.
5. Menjaga kebersihan di tempat taklim dan sekitarnya.
6. Tidak mengalami gejala flu (batuk atau pilek atau demam) dan lolos pengecekan batas normal temperatur tubuh (di bawah 37,5° C), baik dilakukan oleh petugas maupun dilakukan sendiri secara mandiri
dengan _thermo-gun_ yang telah disediakan.
7. Bersedia selalu memakai masker.
8. Bersedia melakukan Cuci tangan pakai sabun (CTPS) atau sterilisasi tangan dengan hand sanitizer seusai kegiatan.
9. Bersedia tidak melakukan kontak fisik antar jamah (termasuk jabat tangan).
10. Bersedia menjaga jarak aman minimal 1 m, atau sesuai garis penanda yang disiapkan panitia dan tidak berdesakan.
11. Jemaah dibatasi bagi yang telah baligh. Anak-anak belum diperkenankan ikut serta, kecuali yang telah mendapatkan vaksinasi covid-19.
12. Bagi yang membawa sepeda motor, diimbau selalu mengunci kendaraan (lebih baik kunci ganda) dan mengamankan helm masing-masing.
13. Jumlah peserta dibatasi maksimal 75% dari kapasitas Masjid
14. Harap menjaga ketertiban selama kajian berlangsung.
بارك الله فيكم
NB : untuk sepeda motor ikhwan yang hendak hadir parkir di timur masjid lewat jalan utara masjid.
Barakallahu fiikum
Kajian insya Allah juga bisa disimak secara daring (online) melalui:
https://t.me/alitishombissunnah?livestream
Telegram
Al I'tishom
🌐 Notifikasi Artikel Terbaru pada Situs: https://itishom.org
Pertanyaan, tanggapan dan saran silakan disampaikan melalui email
alitishomm@gmail.com
Pertanyaan, tanggapan dan saran silakan disampaikan melalui email
alitishomm@gmail.com
📚 INFO DURUS MASYAIKH
InsyaAllah malam ini pukul 20.30 WIB
Asy-Syaikh Yahya An-Nahari حفظه الله
Alhamdulillah, DURUS MASYAIKH AHLUS-SUNNAH dalam program Silsilah Durus Ta'shiliyah Minhajul Atsar bisa disimak melalui beberapa alternatif berikut ini:
https://mixlr.com/hayatuna
https://minhajulatsar.com/radio
http://radiosalafy.com/atsar
🌺 Baarakallahu fikum
InsyaAllah malam ini pukul 20.30 WIB
Asy-Syaikh Yahya An-Nahari حفظه الله
Alhamdulillah, DURUS MASYAIKH AHLUS-SUNNAH dalam program Silsilah Durus Ta'shiliyah Minhajul Atsar bisa disimak melalui beberapa alternatif berikut ini:
https://mixlr.com/hayatuna
https://minhajulatsar.com/radio
http://radiosalafy.com/atsar
🌺 Baarakallahu fikum
::
📬 KEBID’AHAN MERUSAK HATI
Rubrik: #manhaj
Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:
البدع مهما كانت فإنها تُفسد القلوب؛ لأنها- بإذن الله- يحدث بها رد فعل بالنسبة لسنن، ولهذا قال بعض السلف: "ما أحدث قوم بدعة إلا وتركوا من السنة ما هو خير منها"، وهذا صحيح، فالقلب إذا اشتغل بالباطل ما بقي للحق فيه محل، كما أنه إذا انشغل بالحق ما بقي فيه للباطل محل
Kebid’ahan-kebid’ahan, seperti apapun bentuknya, akan merusakkan hati. Karena bid’ah itu – dengan idzin Allah – akan menghasilkan penolakan dalam mengerjakan sunnah-sunnah.
Karena itu, sebagian Ulama Salaf berkata:
ما أحدث قوم بدعة إلا وتركوا من السنة ما هو خير منها
“Tidaklah suatu kaum mengada-adakan suatu bid’ah, kecuali mereka akan meninggalkan sunnah yang lebih baik darinya”.
Ini benar. Hati jika sibuk dengan kebatilan, tidaklah tersisa lagi tempat untuk kebenaran. Sebagaimana jika hati sibuk dengan kebenaran, tidaklah tersisa tempat bagi kebatilan (Fathu Dzil Jalaali wal Ikraam (2/333)).
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 KEBID’AHAN MERUSAK HATI
Rubrik: #manhaj
Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:
البدع مهما كانت فإنها تُفسد القلوب؛ لأنها- بإذن الله- يحدث بها رد فعل بالنسبة لسنن، ولهذا قال بعض السلف: "ما أحدث قوم بدعة إلا وتركوا من السنة ما هو خير منها"، وهذا صحيح، فالقلب إذا اشتغل بالباطل ما بقي للحق فيه محل، كما أنه إذا انشغل بالحق ما بقي فيه للباطل محل
Kebid’ahan-kebid’ahan, seperti apapun bentuknya, akan merusakkan hati. Karena bid’ah itu – dengan idzin Allah – akan menghasilkan penolakan dalam mengerjakan sunnah-sunnah.
Karena itu, sebagian Ulama Salaf berkata:
ما أحدث قوم بدعة إلا وتركوا من السنة ما هو خير منها
“Tidaklah suatu kaum mengada-adakan suatu bid’ah, kecuali mereka akan meninggalkan sunnah yang lebih baik darinya”.
Ini benar. Hati jika sibuk dengan kebatilan, tidaklah tersisa lagi tempat untuk kebenaran. Sebagaimana jika hati sibuk dengan kebenaran, tidaklah tersisa tempat bagi kebatilan (Fathu Dzil Jalaali wal Ikraam (2/333)).
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from ابو يوسف محمد
بسم الله الرحمن الرحيم
والحمد لله
💫💡🌐 TA'LIM ONLINE MA'HAD SILSILATUS SHOLIHIN SUMATERA BARAT
In Syaa Allah malam ini, 05 Jumaadal Uulaa 1443 H / 09 Desember 2021
⏰ Ba'da 'Isya Pukul 20.15 WIB s/d Selesai
💺 Pemateri:
📢 Al-Ustadz Abu Khuzaimah Muhammad Al-fadanjiy
حفظه اللــــــــه
Materi:
🖋️SEBAB KERASNYA HATI (bag.2)
📜Kitab Al-kabaair lisyaikh Muhammad bin 'Abdul Wahhab رحمه الله تعالى, Syarh Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan حفظه الله تعالى
📥 Grup Telegram Dars Ma'had Silsilatush Sholihin
Gabung Ta'lim:
Hubungi Admin (Abu Yusuf Muhammad)
0823-8493-4811
LIVE STREAMING RADIO SILSILATUS SHOLIHIN
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sholihin.silsilatus
≼≼≼۞✾ ۞✾۞✾۞✾۞✾۞≽≽≽
⏩ Channel Resmi Telegram Ma'had Silsilatush Sholihin: https://t.me/SilsilatusSholihin
🔰 Menyajikan Artikel Ilmiyyah Sesuai Sunnah dan Informasi Kajian Dakwah Salafiyyah di Sumatera Barat.
والحمد لله
💫💡🌐 TA'LIM ONLINE MA'HAD SILSILATUS SHOLIHIN SUMATERA BARAT
In Syaa Allah malam ini, 05 Jumaadal Uulaa 1443 H / 09 Desember 2021
⏰ Ba'da 'Isya Pukul 20.15 WIB s/d Selesai
💺 Pemateri:
📢 Al-Ustadz Abu Khuzaimah Muhammad Al-fadanjiy
حفظه اللــــــــه
Materi:
🖋️SEBAB KERASNYA HATI (bag.2)
📜Kitab Al-kabaair lisyaikh Muhammad bin 'Abdul Wahhab رحمه الله تعالى, Syarh Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan حفظه الله تعالى
📥 Grup Telegram Dars Ma'had Silsilatush Sholihin
Gabung Ta'lim:
Hubungi Admin (Abu Yusuf Muhammad)
0823-8493-4811
LIVE STREAMING RADIO SILSILATUS SHOLIHIN
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sholihin.silsilatus
≼≼≼۞✾ ۞✾۞✾۞✾۞✾۞≽≽≽
⏩ Channel Resmi Telegram Ma'had Silsilatush Sholihin: https://t.me/SilsilatusSholihin
🔰 Menyajikan Artikel Ilmiyyah Sesuai Sunnah dan Informasi Kajian Dakwah Salafiyyah di Sumatera Barat.
::
📬 SEBAIK-BAIK PETUNJUK ADALAH PETUNJUK NABI SHOLLALLAHU ALAIHI WASALLAM
Rubrik: #hadits #tafsir
Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:
"وخير الهدي هدي محمد" ما هو الهدي؟ الهدي: الطريق والسُّنة والعمل، فيشمل الأخلاق والعبادة والمعاملة، فخير الهدي هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام- حتى من هدي الأنبياء السابقين؟ نعم، حتى من هدي الأنبياء السابقين، فإن خير الهدي هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام- ولهذا قال الله تعالى: {قل فأتوا بكتاب من عند الله هو أهدى منهما أتبعه} [القصص: 49]. أي: تحدى ما يوجد أهدى من القرآن والتوراة التي قالوا: إنها صحف، وهنا: "خير الهدي هدي محمد" يشمل هدي من دون الأنبياء. ما رأيكم في هدي الصوفية والتيجانية والقاديانية، وما أشبهها؟ أهدي من هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام- أم لا؟ لا، إذن خير الهدي هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام-
(Dalam sabda Nabi dinyatakan): “dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad”. Apakah petunjuk tersebut?
Petunjuk adalah jalan (yang ditempuh), sunnah, dan pengamalannya. Mencakup akhlak, ibadah, dan muamalah.
Maka sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasul (Muhammad) –semoga sholawat dan salam tercurah pada beliau -. Bahkan lebih baik dari petunjuk para Nabi terdahulu?
Benar. Bahkan, lebih baik dibandingkan petunjuk para Nabi terdahulu. Karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasul (Muhammad) –semoga sholawat dan salam tercurah kepada beliau-.
Karena itu, Allah Taala berfirman,
قُلْ فَأْتُوا بِكِتَابٍ مِّنْ عِندِ اللَّهِ هُوَ أَهْدَىٰ مِنْهُمَا أَتَّبِعْهُ
Katakanlah, datangkan kitab di sisi Allah yang lebih baik petunjuknya dibandingkan keduanya. Aku akan mengikutinya (Q.S al-Qoshshosh ayat 49).
Artinya, tantangan bahwa tidak akan ditemui suatu petunjuk yang lebih baik dibandingkan alQuran dan Taurat, yang mereka katakan (sebagai) lembaran-lembaran.
Sehingga disini (kalimat) “sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, mencakup juga petunjuk orang-orang yang di bawah para Nabi. Bagaimana pendapat kalian tentang petunjuk orang-orang Sufi, at-Tijaniyyah, al-Qodiniyyah, maupun semisal mereka? Apakah itu bagian dari petunjuk Rasul –semoga sholawat dan salam tercurah pada beliau – atau tidak?
(Jawabannya) Tidak. Karena itu, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasul –semoga sholawat dan salam tercurah pada beliau –
(Fathu Dzil Jalaali wal Ikraam (2/332))
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 SEBAIK-BAIK PETUNJUK ADALAH PETUNJUK NABI SHOLLALLAHU ALAIHI WASALLAM
Rubrik: #hadits #tafsir
Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:
"وخير الهدي هدي محمد" ما هو الهدي؟ الهدي: الطريق والسُّنة والعمل، فيشمل الأخلاق والعبادة والمعاملة، فخير الهدي هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام- حتى من هدي الأنبياء السابقين؟ نعم، حتى من هدي الأنبياء السابقين، فإن خير الهدي هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام- ولهذا قال الله تعالى: {قل فأتوا بكتاب من عند الله هو أهدى منهما أتبعه} [القصص: 49]. أي: تحدى ما يوجد أهدى من القرآن والتوراة التي قالوا: إنها صحف، وهنا: "خير الهدي هدي محمد" يشمل هدي من دون الأنبياء. ما رأيكم في هدي الصوفية والتيجانية والقاديانية، وما أشبهها؟ أهدي من هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام- أم لا؟ لا، إذن خير الهدي هدي الرسول- عليه الصلاة والسلام-
(Dalam sabda Nabi dinyatakan): “dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad”. Apakah petunjuk tersebut?
Petunjuk adalah jalan (yang ditempuh), sunnah, dan pengamalannya. Mencakup akhlak, ibadah, dan muamalah.
Maka sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasul (Muhammad) –semoga sholawat dan salam tercurah pada beliau -. Bahkan lebih baik dari petunjuk para Nabi terdahulu?
Benar. Bahkan, lebih baik dibandingkan petunjuk para Nabi terdahulu. Karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasul (Muhammad) –semoga sholawat dan salam tercurah kepada beliau-.
Karena itu, Allah Taala berfirman,
قُلْ فَأْتُوا بِكِتَابٍ مِّنْ عِندِ اللَّهِ هُوَ أَهْدَىٰ مِنْهُمَا أَتَّبِعْهُ
Katakanlah, datangkan kitab di sisi Allah yang lebih baik petunjuknya dibandingkan keduanya. Aku akan mengikutinya (Q.S al-Qoshshosh ayat 49).
Artinya, tantangan bahwa tidak akan ditemui suatu petunjuk yang lebih baik dibandingkan alQuran dan Taurat, yang mereka katakan (sebagai) lembaran-lembaran.
Sehingga disini (kalimat) “sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, mencakup juga petunjuk orang-orang yang di bawah para Nabi. Bagaimana pendapat kalian tentang petunjuk orang-orang Sufi, at-Tijaniyyah, al-Qodiniyyah, maupun semisal mereka? Apakah itu bagian dari petunjuk Rasul –semoga sholawat dan salam tercurah pada beliau – atau tidak?
(Jawabannya) Tidak. Karena itu, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasul –semoga sholawat dan salam tercurah pada beliau –
(Fathu Dzil Jalaali wal Ikraam (2/332))
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 MENGAMBIL PELAJARAN DARI PERBUATAN KEJI YANG DILAKUKAN OKNUM PENGASUH PONDOK PESANTREN
Pondok pesantren atau ma’had adalah lembaga pendidikan yang menjadi tumpuan harapan sekian banyak kaum muslimin. Mereka menitipkan putra dan putri mereka untuk mendapat pembekalan tarbiyyah Islamiyyah seperti yang diharapkan.
Namun, ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab telah mencoreng citra baik pondok pesantren dan ma’had. Kondisi yang sangat miris dan memprihatinkan ketika terjadi pelecehan seksual atau perbuatan-perbuatan keji (fahisyah) di pondok pesantren. Apalagi jika hal itu dilakukan oleh oknum guru, ustadz, atau bahkan pengasuh pondok pesantren.
Sungguh bejat tindakan seorang oknum pengasuh pondok pesantren yang memperkosa sekian santriwatinya, bahkan sebagiannya sampai hamil dan melahirkan. Sekian banyak pihak mengecam dengan keras tindakan-tindakan tersebut.
Salah satu hal yang memberi peluang terjadinya tindakan buruk tersebut adalah tidak diterapkannya aturan-aturan Islam dalam membatasi interaksi pengajar laki dengan santriwati. Seringkali, sang ustadz dianggap seakan-akan seperti ayah bagi para santriwati tersebut sehingga tidak ada hijab penghalang. Sudah dianggap wajar jika santriwati – meski sudah balighah – mencium tangan guru laki-laki, menemui guru laki-laki berduaan di suatu ruangan, interaksi mengajar di kelas yang berlangsung dalam tatap muka langsung tanpa penghalang. Apalagi sosok guru dianggap bersih hatinya dan tidak akan mungkin melakukan hal-hal yang kotor atau keji.
Padahal, Nabi shollallahu alaihi wasallam sebagai guru yang terbesar bagi seluruh kaum muslimin baik laki-laki dan wanita saja, tidak pernah menjabat tangan para wanita selain istri beliau ataupun yang bukan mahram beliau.
Umaimah bintu Ruqoiqoh radhiyallahu anha pernah datang untuk berbaiat kepada Nabi shollallahu alaihi wasallam. Beliau pun membaiat para wanita itu tanpa berjabat tangan, karena beliau tidak menjabat tangan para wanita yang bukan mahram beliau. Umaimah bintu Ruqoiqoh radhiyallahu anha mengisahkan:
جِئْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نِسْوَةٍ نُبَايِعُهُ فَقَالَ لَنَا فِيمَا اسْتَطَعْتُنَّ وَأَطَقْتُنَّ إِنِّي لَا أُصَافِحُ النِّسَاءَ
Aku mendatangi Nabi shollallahu alaihi wasallam bersama sekelompok wanita untuk berbaiat kepada beliau. Beliau pun bersabda: (Lakukanlah baiat ini) sesuai kemampuan dan kesanggupan kalian. Sesungguhnya aku tidaklah menjabat tangan para wanita (H.R Ibnu Majah)
Jika Nabi sebagai sosok guru terbaik dan manusia yang paling bersih hatinya saja tidak pernah menjabat tangan wanita yang bukan mahram, tentunya kaum lelaki yang lain lebih layak untuk tidak berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahramnya. Sealim dan setakwa apapun dia, tentunya tidak akan lebih alim dan lebih bertakwa dibandingkan Nabi shollallahu alaihi wasallam. Hatinya tidak akan lebih bersih dibandingkan hati Nabi shollallahu alaihi wasallam.
Demikian pula para istri Nabi yang merupakan ibunda kaum beriman. Sosok-sosok wanita teladan. Allah Ta’ala menyuruh kaum muslimin laki-laki yang hidup di masa itu jika ada suatu keperluan baik pertanyaan ataupun permintaan suatu barang, untuk meminta dari balik hijab (tabir/ dinding). Padahal, istri-istri Nabi adalah para wanita yang bersih hatinya.
...وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ...
Dan jika kalian (para lelaki beriman) meminta suatu keperluan kepada mereka (para istri Nabi), sampaikanlah permintaan atau pertanyaan itu dari balik hijab. Itu adalah lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka (Q.S al-Ahzab ayat 53)
Bimbingan alQuran dan hadits-hadits Nabi shollallahu alaihi wasallam adalah yang terbaik. Semestinya, interaksi laki dan wanita yang bukan mahram, meski statusnya adalah ustadz, ustadzah, dengan santri atau santriwati, harus terpisah dan berhijab. Ustadz mengajar santri laki, dan ustadzah mengajar santriwati. Kalaupun ustadz perlu mengajar santriwati, bukanlah dengan tatap muka langsung, tapi disampaikan dengan adanya hijab yang membatasi.
📬 MENGAMBIL PELAJARAN DARI PERBUATAN KEJI YANG DILAKUKAN OKNUM PENGASUH PONDOK PESANTREN
Pondok pesantren atau ma’had adalah lembaga pendidikan yang menjadi tumpuan harapan sekian banyak kaum muslimin. Mereka menitipkan putra dan putri mereka untuk mendapat pembekalan tarbiyyah Islamiyyah seperti yang diharapkan.
Namun, ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab telah mencoreng citra baik pondok pesantren dan ma’had. Kondisi yang sangat miris dan memprihatinkan ketika terjadi pelecehan seksual atau perbuatan-perbuatan keji (fahisyah) di pondok pesantren. Apalagi jika hal itu dilakukan oleh oknum guru, ustadz, atau bahkan pengasuh pondok pesantren.
Sungguh bejat tindakan seorang oknum pengasuh pondok pesantren yang memperkosa sekian santriwatinya, bahkan sebagiannya sampai hamil dan melahirkan. Sekian banyak pihak mengecam dengan keras tindakan-tindakan tersebut.
Salah satu hal yang memberi peluang terjadinya tindakan buruk tersebut adalah tidak diterapkannya aturan-aturan Islam dalam membatasi interaksi pengajar laki dengan santriwati. Seringkali, sang ustadz dianggap seakan-akan seperti ayah bagi para santriwati tersebut sehingga tidak ada hijab penghalang. Sudah dianggap wajar jika santriwati – meski sudah balighah – mencium tangan guru laki-laki, menemui guru laki-laki berduaan di suatu ruangan, interaksi mengajar di kelas yang berlangsung dalam tatap muka langsung tanpa penghalang. Apalagi sosok guru dianggap bersih hatinya dan tidak akan mungkin melakukan hal-hal yang kotor atau keji.
Padahal, Nabi shollallahu alaihi wasallam sebagai guru yang terbesar bagi seluruh kaum muslimin baik laki-laki dan wanita saja, tidak pernah menjabat tangan para wanita selain istri beliau ataupun yang bukan mahram beliau.
Umaimah bintu Ruqoiqoh radhiyallahu anha pernah datang untuk berbaiat kepada Nabi shollallahu alaihi wasallam. Beliau pun membaiat para wanita itu tanpa berjabat tangan, karena beliau tidak menjabat tangan para wanita yang bukan mahram beliau. Umaimah bintu Ruqoiqoh radhiyallahu anha mengisahkan:
جِئْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نِسْوَةٍ نُبَايِعُهُ فَقَالَ لَنَا فِيمَا اسْتَطَعْتُنَّ وَأَطَقْتُنَّ إِنِّي لَا أُصَافِحُ النِّسَاءَ
Aku mendatangi Nabi shollallahu alaihi wasallam bersama sekelompok wanita untuk berbaiat kepada beliau. Beliau pun bersabda: (Lakukanlah baiat ini) sesuai kemampuan dan kesanggupan kalian. Sesungguhnya aku tidaklah menjabat tangan para wanita (H.R Ibnu Majah)
Jika Nabi sebagai sosok guru terbaik dan manusia yang paling bersih hatinya saja tidak pernah menjabat tangan wanita yang bukan mahram, tentunya kaum lelaki yang lain lebih layak untuk tidak berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahramnya. Sealim dan setakwa apapun dia, tentunya tidak akan lebih alim dan lebih bertakwa dibandingkan Nabi shollallahu alaihi wasallam. Hatinya tidak akan lebih bersih dibandingkan hati Nabi shollallahu alaihi wasallam.
Demikian pula para istri Nabi yang merupakan ibunda kaum beriman. Sosok-sosok wanita teladan. Allah Ta’ala menyuruh kaum muslimin laki-laki yang hidup di masa itu jika ada suatu keperluan baik pertanyaan ataupun permintaan suatu barang, untuk meminta dari balik hijab (tabir/ dinding). Padahal, istri-istri Nabi adalah para wanita yang bersih hatinya.
...وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ...
Dan jika kalian (para lelaki beriman) meminta suatu keperluan kepada mereka (para istri Nabi), sampaikanlah permintaan atau pertanyaan itu dari balik hijab. Itu adalah lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka (Q.S al-Ahzab ayat 53)
Bimbingan alQuran dan hadits-hadits Nabi shollallahu alaihi wasallam adalah yang terbaik. Semestinya, interaksi laki dan wanita yang bukan mahram, meski statusnya adalah ustadz, ustadzah, dengan santri atau santriwati, harus terpisah dan berhijab. Ustadz mengajar santri laki, dan ustadzah mengajar santriwati. Kalaupun ustadz perlu mengajar santriwati, bukanlah dengan tatap muka langsung, tapi disampaikan dengan adanya hijab yang membatasi.
Begitu pula interaksi wali santri laki dengan ustadzah, atau sebaliknya wali santri wanita dengan ustadz, sebisa mungkin difasilitasi oleh komunikasi laki dengan laki dan wanita dengan wanita. Misalkan, komunikasi wali santri wanita dengan istri ustadz, atau wali santri pria dengan suami ustadzah atau mahramnya.
Seakan-akan pembatasan semacam ini dianggap terlalu kaku. Tapi memang demikianlah yang seharusnya. Allah Ta’ala tidak hanya melarang dari perbuatan zina, namun juga segala hal yang akan mengarah dan membuat seseorang mendekat pada perbuatan zina.
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya itu adalah perbuatan keji dan buruk jalannya (Q.S al-Israa’ ayat 32)
Said bin al-Musayyib rahimahullah seorang tabi’i yang sangat alim. Bahkan di usia beliau yang sudah tua, beliau masih takut terhadap fitnah wanita. Said bin al-Musayyib rahimahullah menyatakan:
قَدْ بَلَغْتُ ثَمَانِينَ سَنَةً وَمَا شَيْءٌ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنَ النِّسَاءِ
Usiaku telah mencapai 80 tahun. Tidak ada (fitnah) yang lebih aku takutkan dibandingkan (fitnah) wanita (riwayat Abu Nuaim dalam Hilyatul Awliyaa’)
Said bin Jubair rahimahullah -salah seorang ahli tafsir, murid Sahabat Nabi Ibnu Abbas – menganggap bahwa fitnah harta bagi beliau masih lebih ringan dibandingkan fitnah wanita. Beliau menyatakan:
لَأَنْ أُؤْتَمَنَ عَلَى بَيْتٍ مِنَ الدُّرِّ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أُؤْتَمَنَ عَلَى امْرَأَةٍ حَسْنَاءَ
Seandainya aku diberi amanah untuk menjaga sebuah rumah dari mutiara, itu masih lebih aku sukai dibandingkan aku diberi amanah (untuk menjaga) seorang wanita yang cantik (riwayat Abu Nuaim dalam Hilyatul Awliyaa’)
Semoga Allah Azza Wa Jalla senantiasa melindungi kita dari perbuatan keji dan munkar serta mengampuni dosa-dosa kita beserta segenap kaum muslimin.
(Abu Utsman Kharisman)
WA al I'tishom
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Seakan-akan pembatasan semacam ini dianggap terlalu kaku. Tapi memang demikianlah yang seharusnya. Allah Ta’ala tidak hanya melarang dari perbuatan zina, namun juga segala hal yang akan mengarah dan membuat seseorang mendekat pada perbuatan zina.
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya itu adalah perbuatan keji dan buruk jalannya (Q.S al-Israa’ ayat 32)
Said bin al-Musayyib rahimahullah seorang tabi’i yang sangat alim. Bahkan di usia beliau yang sudah tua, beliau masih takut terhadap fitnah wanita. Said bin al-Musayyib rahimahullah menyatakan:
قَدْ بَلَغْتُ ثَمَانِينَ سَنَةً وَمَا شَيْءٌ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنَ النِّسَاءِ
Usiaku telah mencapai 80 tahun. Tidak ada (fitnah) yang lebih aku takutkan dibandingkan (fitnah) wanita (riwayat Abu Nuaim dalam Hilyatul Awliyaa’)
Said bin Jubair rahimahullah -salah seorang ahli tafsir, murid Sahabat Nabi Ibnu Abbas – menganggap bahwa fitnah harta bagi beliau masih lebih ringan dibandingkan fitnah wanita. Beliau menyatakan:
لَأَنْ أُؤْتَمَنَ عَلَى بَيْتٍ مِنَ الدُّرِّ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أُؤْتَمَنَ عَلَى امْرَأَةٍ حَسْنَاءَ
Seandainya aku diberi amanah untuk menjaga sebuah rumah dari mutiara, itu masih lebih aku sukai dibandingkan aku diberi amanah (untuk menjaga) seorang wanita yang cantik (riwayat Abu Nuaim dalam Hilyatul Awliyaa’)
Semoga Allah Azza Wa Jalla senantiasa melindungi kita dari perbuatan keji dan munkar serta mengampuni dosa-dosa kita beserta segenap kaum muslimin.
(Abu Utsman Kharisman)
WA al I'tishom
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from Manhajul Anbiya
🌅🌴 يسر معهد منهاج الأثر أن يقدم لكم محاضرة علمية عبر الهاتف
🎙️ لفضيلة الشيخ صلاح كنتوش العدني حفظه الله تعالى
بعنوان :
💐 التعليق على جهود الإمام ربيع المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
🗓️ الجمعة، ١٢ جمادى الأولى ١٤٤٣ ه
الموافق ١٧ ديسمبر ٢٠٢١ م
⏰ الوقت :
🇮🇩 ٦:٠٠ مساء بتوقيت جاكرتا
🇸🇦 ٢:٠٠ ظهرا بتوقيت مكة
📡📻 البث المباشر عبر إذاعة : منهاج الأثر
minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar
https://minhajulatsar.com/mixlr
⛵ من معهد منهاج الأثر بمدينة جمبر - جاوى الشرقية - إندونيسيا
= بإذن الله تعالى =
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~
🎙️ لفضيلة الشيخ صلاح كنتوش العدني حفظه الله تعالى
بعنوان :
💐 التعليق على جهود الإمام ربيع المدخلي في جمع الكلمة ونبذ الفرقة
🗓️ الجمعة، ١٢ جمادى الأولى ١٤٤٣ ه
الموافق ١٧ ديسمبر ٢٠٢١ م
⏰ الوقت :
🇮🇩 ٦:٠٠ مساء بتوقيت جاكرتا
🇸🇦 ٢:٠٠ ظهرا بتوقيت مكة
📡📻 البث المباشر عبر إذاعة : منهاج الأثر
minhajulatsar.com/radio1
http://radiosalafy.com/atsar
https://minhajulatsar.com/mixlr
⛵ من معهد منهاج الأثر بمدينة جمبر - جاوى الشرقية - إندونيسيا
= بإذن الله تعالى =
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Forwarded from Manhajul Anbiya
🌺 TELEKONFERENSI MUHADHARAH
☝️ Dengan senantiasa memohon pertolongan dan taufik Allah semata
🏠 Ikuti Muhadharah Ilmiah Telekonferensi bersama
🎙️ Asy-Syaikh Shalah Kantusy al-Adani hafizhahullah
✅ Dengan tema:
📝 Kesungguhan al-Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah dalam Menjaga Persatuan dan Mencegah Perpecahan
✅ Penerjemah:
al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
📆 Jumat, 12 Jumadal Ula 1443 H/17 Desember 2021 M
⏰ 18.00 WIB - selesai
🏠 Disiarkan dari Masjid Ali bin Abi Thalib Ma'had Minhajul Atsar Jember
biidznillah ta'ala
🖥️ Untuk mendengarkan, simak melalui:
https://minhajulatsar.com/radio1
https://minhajulatsar.com/mixlr
http://radiosalafy.com/atsar
☝️ Semoga Allah memberikan manfaat kepada salafiyyin melalui muhadharah ini. Amin ya Rabbal 'alamin.
✅ Barakallahufikum
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
☝️ Dengan senantiasa memohon pertolongan dan taufik Allah semata
🏠 Ikuti Muhadharah Ilmiah Telekonferensi bersama
🎙️ Asy-Syaikh Shalah Kantusy al-Adani hafizhahullah
✅ Dengan tema:
📝 Kesungguhan al-Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah dalam Menjaga Persatuan dan Mencegah Perpecahan
✅ Penerjemah:
al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
📆 Jumat, 12 Jumadal Ula 1443 H/17 Desember 2021 M
⏰ 18.00 WIB - selesai
🏠 Disiarkan dari Masjid Ali bin Abi Thalib Ma'had Minhajul Atsar Jember
biidznillah ta'ala
🖥️ Untuk mendengarkan, simak melalui:
https://minhajulatsar.com/radio1
https://minhajulatsar.com/mixlr
http://radiosalafy.com/atsar
☝️ Semoga Allah memberikan manfaat kepada salafiyyin melalui muhadharah ini. Amin ya Rabbal 'alamin.
✅ Barakallahufikum
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net