منتدى نشر الفـــــــوائد
7.64K subscribers
4.28K photos
254 videos
279 files
5.59K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 CINTA DAN BENCI KEPADA SESUATU HARUS MENGIKUTI APA YANG ALAH DAN RASUL-NYA KEHENDAKI

[dan terkandung penjelasan tentang asal-usul hawa nafsu]


🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

“Maka sungguh diantara manusia ada yang menjadikan cinta, benci, keinginan, dan antipatinya sesuai apa yang dicinta dan dibenci oleh jiwanya, TIDAK selaras dengan:
kecintaan dari Allah dan Rasul-Nya
dan kebencian dari Allah dan Rasul-Nya(terhadap sesuatu).

Dan perkara ini berawal dari al-hawa(hawa nafsu). Sungguh jika seorang insan mengikutinya (keinginan jiwanya) maka ia benar-benar telah mengikuti hawa nafsunya.

وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ ﴿٥٠﴾

"Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun." Q.S. Al-Qashash: 50.

Sesungguhnya asal-muasal hawa nafsu adalah cinta terhadap jiwa(diri-sendiri) dan mengikutinya pula rasa bencinya(berdasarkan keinginan jiwanya).

Dan hawa nafsu itu sendiri –yaitu rasa cinta dan benci yang ada di dalam jiwa – tidak disalahkan seorang hamba atasnya, karena ia tidak memiliki kuasa(untuk menghindari datangnya). Namun tidak lain ia dicela ketika mengikutinya.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ﴿٢٦﴾

"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah". Q.S. Shaad: 26.

Dan Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ ﴿٥٠﴾

"Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun." Q.S. Al-Qashash: 50.

📖 Al-Amr bil Ma'ruf wan Nahy 'anil Munkar, Ibnu Taimiyah, hal. 16 – 17.



_______________
#diantara sebab menyimpangnya orang-orang yang dahulu istiqamah: ia lebih cinta kepada dirinya, ambisi, dan keinginan dirinya daripada al-Haq.
نسأل الله السلامة والعافية

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
📬 MAHALNYA NILAI PERSAUDARAAN SESAMA MUSLIM

Rubrik: #Manhaj

Asy-Syaikh al-'Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

"Maka wajib atas orang-orang beriman untuk saling menolong di atas kebajikan dan ketaqwaan, serta meninggalkan perbuatan saling menolong di atas dosa dan permusuhan; (yaitu) sikap saling memboikot, permusuhan, dan saling membenci. Maka dari itu Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda,

《 لاَ تَحَاسَدُوا، وَلاَ تَباغَضُوا، ولا تَجَسَّسُوا، ولا تَحَسَّسُوا، ولا تَناجَشُوا، وكُونُوا عِبادَ اللهِ إخْوانًا 》

"Janganlah kalian saling mendengki, saling memancing pertikaian, saling membenci, dan saling membelakangi. Hendaklah kalian menjadi hamba-hamba Allah yang bersaudara."

Inilah kewajiban atas umat muslim.
Setiap muslim terhadap muslim yang lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.

Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda,

《 لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثٍ، يَلْتَقِيَانِ، فَيُعْرِضُ هَذَا، وَيُعْرِضُ هَذَا، وَخَيْرُهُمَا اَلَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلَامِ 》

"Tidak halal bagi seorang muslim memboikot saudaranya lebih dari tiga hari. Ketika keduanya saling bertemu, yang ini berpaling dan yang satunya juga berpaling. Yang terbaik dari keduanya adalah yang memulai mengucapkan salam."

Pada hadits yang terakhir (disebutkan),

《 إذا بدأ أحدُهما بالسلام فردَّ عليه اشتركا في الأجر، فإن لم يردَّ عليه سلم المُسَلِّمُ من الإثم، وباء الذي لم يرد بالإثم 》

"Jika salah satu dari keduanya memulai salam kemudian dibalas salamnya (oleh yang satunya), maka keduanya bersama-sama mendapatkan pahala. Namun, jika tidak dibalas salamnya maka orang yang mengucapkan salam tersebut selamat dari dosa, dan dosanya kembali kepada orang yang tidak mau menjawab salam."

Seorang yang mengucapkan salam, dia selamat (dari dosa)."

(Syarh Riyadhis Shalihin karya asy-Syaikh al-'Allamah Ibnu Baz, Bab Haramnya Saling Memboikot Antar Sesama Muslim Lebih Dari Tiga Hari Kecuali Karena kebidahan Pada Orang yang Diboikot atau Kefasikan yang Ditampakkannya atau yang Semisalnya).


فالواجب على أهل الإيمان أن يتعاونوا على البر والتقوى، وأن يدعوا التعاون على الإثم والعدوان، ومن التعاون على الإثم والعدوان: التهاجر والشَّحناء والتباغض، ولهذا قال ﷺ: 《لا تحاسدوا، ولا تناجشوا، ولا تباغضوا، ولا تدابروا، وكونوا عباد الله إخوانًا》 هذا الواجب على أهل الإسلام، كل المسلم على المسلم حرام: دمه، وماله، وعرضه، ويقول ﷺ: 《لا يحل لمسلمٍ أن يهجر أخاه فوق ثلاثٍ، يلتقيان، فيُعْرِض هذا، ويُعْرِض هذا، وخيرهما الذي يبدأ بالسلام》، وفي الحديث الأخير: 《إذا بدأ أحدُهما بالسلام فردَّ عليه اشتركا في الأجر، فإن لم يردَّ عليه سلم المُسَلِّمُ من الإثم، وباء الذي لم يرد بالإثم》 والمسلم يسلم.

(شرح رياض الصالحين لابن باز باب : تحريم الهجران بين المسلمين فوق ثلاثة أيام إلا لبدعة في المهجور أو تظاهر بفسق أو نحو ذلك)

#Diantara saling menolong di atas dosa adalah dengan tidak membalas salam saudaranya.
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇

💾 https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9704

◽️◽️◽️◽️◽️◽️