::
📬 CARA MENYIKAPI ORANG YANG MELAKUKAN NAMIMAH (MENGADU DOMBA)
Siapa saja yang menjumpai namimah [1] dengan seseorang mengatakan kepadanya:
“Si fulan mencelamu demikian demikian.”
Maka wajib atasnya untuk melakukan 6 perkara:
1. Jangan membenarkan ucapannya, karena orang yang suka melakukan namimah dihukumi sebagai orang yang fasik sehingga beritanya tertolak.
2. Melarangnya dari perbuatan tersebut, menasehatinya, serta mencela perbutannya.
3. Membencinya karena Allah karena dia adalah orang yang dibenci di sisi Allah, dan membenci karena Allah hukumnya wajib.
4. Jangan menyangka buruk terhadap orang yang disampaikan berita tersebut darinya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
اجْتَنِبُوا كَثِيْرًا مِنَ الظَّنِ.
“Jauhilah kebanyakan prasangka.” (QS. Al-Hujuraat: 12)
5. Apa yang diceritakan kepadanya jangan sampai mendorongnya untuk melakukan tajassus atau tindakan memata-matai dan mencari kebenarannya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
وَلَا تَجَسَّسُوْا.
“Dan janganlah kalian melakukan tindakan memata-matai.” (QS. Al-Hujuraat: 12)
6. Jangan sampai dia meridhai kelakuan yang dia melarangnya dari orang yang suka melakukannya, jadi jangan sampai dia menceritakan namimah tersebut.
Ini semua disebutkan oleh An-Nawawy rahimahullah Ta’ala dalam Syarh Shahih Muslim, maka hafalkanlah baik-baik dan jangan engkau lalaikan!
(Lihat: Syarh Muslim karya An-Nawawy penjelasan hadits no. 105 –pent)
Saya akhiri dengan salah satu mutiara dari perkataan Al-Imam Asy-Syafi’iy rahimahullah Ta’ala:
من نمَّ لكَ نمَّ بِكَ، وَمَنْ نَقَلَ إِلَيْكَ نَقَلَ عَنْكَ.
“Siapa yang melakukan namimah untuk membela dirimu, maka dia juga akan melakukan namimah dengan menjadikan dirimu sebagai korban. Dan siapa yang mengabarkan keburukan orang lain kepadamu, maka dia juga akan mengabarkan tentang keburukan dirimu kepada orang lain.”
(Lihat: Tahdziibul Asmaa’ wal Lughaat, I/56 –pent)
✍🏼 Al-Imam Al-Hasan Al-Bashry rahimahullah mengatakan yang semisal ini yaitu:
احْذَرْ مِمَّنْ نَقَلَ إِلَيْكَ حَدَيْثَ غَيْرِكَ، فَإِنَّهُ سَيَنْقُلُ إِلَى غَيْرِكَ حَدِيْثَكَ.
“Waspadailah siapa saja yang menyampaikan ucapan buruk orang lain kepadamu, karena sesungguhnya dia juga akan menyampaikan ucapanmu kepada orang lain.”
___________
Catatan Kaki:
[1] Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Namimah adalah menyampaikan sebuah perkataan diantara manusia dengan tujuan mengadu domba dan merusak hubungan mereka.”
(I’aanatul Mustafiid, I/363, terbitan Muasassah Ar-Risalah –pent)
📚 Sumber: http://albaidha.net/vb/showthread.php?t=54224 | @forumsalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 CARA MENYIKAPI ORANG YANG MELAKUKAN NAMIMAH (MENGADU DOMBA)
Siapa saja yang menjumpai namimah [1] dengan seseorang mengatakan kepadanya:
“Si fulan mencelamu demikian demikian.”
Maka wajib atasnya untuk melakukan 6 perkara:
1. Jangan membenarkan ucapannya, karena orang yang suka melakukan namimah dihukumi sebagai orang yang fasik sehingga beritanya tertolak.
2. Melarangnya dari perbuatan tersebut, menasehatinya, serta mencela perbutannya.
3. Membencinya karena Allah karena dia adalah orang yang dibenci di sisi Allah, dan membenci karena Allah hukumnya wajib.
4. Jangan menyangka buruk terhadap orang yang disampaikan berita tersebut darinya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
اجْتَنِبُوا كَثِيْرًا مِنَ الظَّنِ.
“Jauhilah kebanyakan prasangka.” (QS. Al-Hujuraat: 12)
5. Apa yang diceritakan kepadanya jangan sampai mendorongnya untuk melakukan tajassus atau tindakan memata-matai dan mencari kebenarannya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
وَلَا تَجَسَّسُوْا.
“Dan janganlah kalian melakukan tindakan memata-matai.” (QS. Al-Hujuraat: 12)
6. Jangan sampai dia meridhai kelakuan yang dia melarangnya dari orang yang suka melakukannya, jadi jangan sampai dia menceritakan namimah tersebut.
Ini semua disebutkan oleh An-Nawawy rahimahullah Ta’ala dalam Syarh Shahih Muslim, maka hafalkanlah baik-baik dan jangan engkau lalaikan!
(Lihat: Syarh Muslim karya An-Nawawy penjelasan hadits no. 105 –pent)
Saya akhiri dengan salah satu mutiara dari perkataan Al-Imam Asy-Syafi’iy rahimahullah Ta’ala:
من نمَّ لكَ نمَّ بِكَ، وَمَنْ نَقَلَ إِلَيْكَ نَقَلَ عَنْكَ.
“Siapa yang melakukan namimah untuk membela dirimu, maka dia juga akan melakukan namimah dengan menjadikan dirimu sebagai korban. Dan siapa yang mengabarkan keburukan orang lain kepadamu, maka dia juga akan mengabarkan tentang keburukan dirimu kepada orang lain.”
(Lihat: Tahdziibul Asmaa’ wal Lughaat, I/56 –pent)
✍🏼 Al-Imam Al-Hasan Al-Bashry rahimahullah mengatakan yang semisal ini yaitu:
احْذَرْ مِمَّنْ نَقَلَ إِلَيْكَ حَدَيْثَ غَيْرِكَ، فَإِنَّهُ سَيَنْقُلُ إِلَى غَيْرِكَ حَدِيْثَكَ.
“Waspadailah siapa saja yang menyampaikan ucapan buruk orang lain kepadamu, karena sesungguhnya dia juga akan menyampaikan ucapanmu kepada orang lain.”
___________
Catatan Kaki:
[1] Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Namimah adalah menyampaikan sebuah perkataan diantara manusia dengan tujuan mengadu domba dan merusak hubungan mereka.”
(I’aanatul Mustafiid, I/363, terbitan Muasassah Ar-Risalah –pent)
📚 Sumber: http://albaidha.net/vb/showthread.php?t=54224 | @forumsalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 POKOKNYA MENYIMPANG: HARUS ADA HUJJAH DAN BUKTINYA, TIDAK CUKUP HANYA DENGAN VONIS DAN CELAAN KETIKA MENUDUH SAUDARAMU..!
🔬 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
📅 Dauroh "Bimbingan Ulama Kibar Dalam Menyikapi Fitnah Terkini (Ash sho'afiqah) | Ahad, 9 Rojab 1439 H/ 25 Maret 2017 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Ashshiddiq Brobot, Purbalingga, Jawa Tengah
◙ Durasi 0:05:15
◙ Ukuran file 1,2 MB
◙ Link: https://bit.ly/357l296
(*) Mengambil ibroh dari fitnah Musho'fiqoh yang asal menuduh tanpa bukti (serampangan / sembarangan).
#jarh_mufassar #harus_diterima
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
🚇 POKOKNYA MENYIMPANG: HARUS ADA HUJJAH DAN BUKTINYA, TIDAK CUKUP HANYA DENGAN VONIS DAN CELAAN KETIKA MENUDUH SAUDARAMU..!
🔬 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
📅 Dauroh "Bimbingan Ulama Kibar Dalam Menyikapi Fitnah Terkini (Ash sho'afiqah) | Ahad, 9 Rojab 1439 H/ 25 Maret 2017 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Ashshiddiq Brobot, Purbalingga, Jawa Tengah
◙ Durasi 0:05:15
◙ Ukuran file 1,2 MB
◙ Link: https://bit.ly/357l296
(*) Mengambil ibroh dari fitnah Musho'fiqoh yang asal menuduh tanpa bukti (serampangan / sembarangan).
#jarh_mufassar #harus_diterima
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 SEPUTAR FIQIH TENTANG FITNAH
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه. وبعد :
Telah datang dalam Hadits dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda :
"إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن -يُرَدِّدُهَا ثَلاث مَرَّات- وَلِمَن ابْتَلَى فَصَبْر فَوَاهاً".
“Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. (Beliau ﷺ mengulanginya 3x) Barangsiapa yang diuji dengan berbagai fitnah dan dia bersabar maka sungguh mengagumkan.”
Dalam hadits ini terdapat beberapa faedah, diantaranya :
◻️ Pertama : Wajibnya menjauhi fitnah-fitnah, dan makna ini dikuatkan dari hadits selain ini yakni :
"تعوذوا بالله من الفتن"
"Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah-fitnah"
◻️ Kedua : Bahwa dijauhkannya seseorang dari berbagai fitnah adalah termasuk dari kebahagiaan.
◻️ Ketiga : Bahwa hadits ini terkait akan keumuman fitnah yang belum jelas akan kebenaran dari kebathilan.
◻️ Keempat : Tidak mencari fitnah-fitnah demi untuk mendapatkan pahala dari ujian, dijelaskan alasan ini dari sebuah riwayat hadits ketika Jubair bin Nufair رحمه الله berkata :
Al Miqdad bin Al Aswad رضي الله عنه datang kepada kami untuk keperluan, lalu kami berkata kepadanya : "Silahkan duduk sehingga kami memenuhi permintaanmu". kemudian ia duduk, lalu beliau berkata :
"Sungguh aneh kaum yang aku lalui, mereka mengharapkan fitnah, mereka menyangka bahwa mereka akan mendapatkan cobaan seperti yang diberikan Allah pada Rasulullah dan para sahabatnya, padahal aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: (Artinya) “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah (3x)” kemudian beliau melanjutkan haditsnya..
◻️ Kelima : Bolehnya mengulang-ulangi kalimat untuk menekankan. (Rasulullah mengulangi perkataannya ان السعيد لمن جنب الفتن sampai 3x)
◻️ Keenam : Keutamaan sabar dan hasilnya yang baik.
◻️ Ketujuh : Berlindung kepada Allah terutama ketika terjadi fitnah, karena Allah yang menjauhkan hamba dari fitnah-fitnah.
◻️ Kedelapan : Merupakan perkara yang mengagumkan terhadap orang yang diselamatkan dari berbagai fitnah, itu karena banyaknya orang-orang yang binasa dan sedikitnya orang-orang yang selamat, dan kekaguman ini ditunjukkan perkataan Rasulullah ﷺ dalam sabdanya :
"فواها"
'Mengagumkan'.
👉🏽 FAEDAH : Tidaklah semua fitnah itu dijauhi, hanyalah fitnah yang dijauhi tersebut adalah yang perkaranya belum diketahui yang haq dari yang bathil.
Adapun fitnah-fitnah yang telah jelas dan terang yang diketahui padanya yang haq dari yang bathil maka wajib padanya menolong al haq dan membantah yang bathil. Berkata Asy-Syaikh 'Abdul Aziz bin Bàz rahimahullah :
"Bahwa hadits-hadits tentang fitnah dan tahdzir (peringatan) dari bahayanya menurut ahli ilmu dibawa maknanya kepada fitnah yang BELUM DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan. Fitnah seperti ini yang disyariatkan untuk setiap mukmin adalah waspada darinya.
Fitnah inilah yang dimaksud oleh Nabi ﷺ dalam sabdanya,
“Yang duduk padanya lebih baik daripada yang berdiri. Yang berdiri padanya lebih baik daripada yang berjalan. Yang berjalan lebih baik daripada yang berlari.” (Al Hadits)
Adapun fitnah, yang DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan, diketahui siapa yang zhalim dan siapa yang terzhalimi maka itu TIDAK TERMASUK dalam hadits-hadits tersebut.
Bahkan dalil syar’i dari al-Kitab dan as-Sunnah menunjukkan WAJIB MEMBELA pihak yang di atas al-Haq dan terzhalimi terhadap pihak yang memusuhi dan menzhalimi.”
[Majmù Al Fatàwà wal Maqalàt 7/363]
Wallàhu a'lam.
وصلى الله وسلم على نبينا محمد و على آله و صحبه.
Selasa pagi 28 Muharram 1437/ 10 November 2015 ditulis oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib Al 'Umariy حفظه الله @m_g_alomari | @salafymakassar
📬 SEPUTAR FIQIH TENTANG FITNAH
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه. وبعد :
Telah datang dalam Hadits dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda :
"إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن -يُرَدِّدُهَا ثَلاث مَرَّات- وَلِمَن ابْتَلَى فَصَبْر فَوَاهاً".
“Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. (Beliau ﷺ mengulanginya 3x) Barangsiapa yang diuji dengan berbagai fitnah dan dia bersabar maka sungguh mengagumkan.”
Dalam hadits ini terdapat beberapa faedah, diantaranya :
◻️ Pertama : Wajibnya menjauhi fitnah-fitnah, dan makna ini dikuatkan dari hadits selain ini yakni :
"تعوذوا بالله من الفتن"
"Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah-fitnah"
◻️ Kedua : Bahwa dijauhkannya seseorang dari berbagai fitnah adalah termasuk dari kebahagiaan.
◻️ Ketiga : Bahwa hadits ini terkait akan keumuman fitnah yang belum jelas akan kebenaran dari kebathilan.
◻️ Keempat : Tidak mencari fitnah-fitnah demi untuk mendapatkan pahala dari ujian, dijelaskan alasan ini dari sebuah riwayat hadits ketika Jubair bin Nufair رحمه الله berkata :
Al Miqdad bin Al Aswad رضي الله عنه datang kepada kami untuk keperluan, lalu kami berkata kepadanya : "Silahkan duduk sehingga kami memenuhi permintaanmu". kemudian ia duduk, lalu beliau berkata :
"Sungguh aneh kaum yang aku lalui, mereka mengharapkan fitnah, mereka menyangka bahwa mereka akan mendapatkan cobaan seperti yang diberikan Allah pada Rasulullah dan para sahabatnya, padahal aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: (Artinya) “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah (3x)” kemudian beliau melanjutkan haditsnya..
◻️ Kelima : Bolehnya mengulang-ulangi kalimat untuk menekankan. (Rasulullah mengulangi perkataannya ان السعيد لمن جنب الفتن sampai 3x)
◻️ Keenam : Keutamaan sabar dan hasilnya yang baik.
◻️ Ketujuh : Berlindung kepada Allah terutama ketika terjadi fitnah, karena Allah yang menjauhkan hamba dari fitnah-fitnah.
◻️ Kedelapan : Merupakan perkara yang mengagumkan terhadap orang yang diselamatkan dari berbagai fitnah, itu karena banyaknya orang-orang yang binasa dan sedikitnya orang-orang yang selamat, dan kekaguman ini ditunjukkan perkataan Rasulullah ﷺ dalam sabdanya :
"فواها"
'Mengagumkan'.
👉🏽 FAEDAH : Tidaklah semua fitnah itu dijauhi, hanyalah fitnah yang dijauhi tersebut adalah yang perkaranya belum diketahui yang haq dari yang bathil.
Adapun fitnah-fitnah yang telah jelas dan terang yang diketahui padanya yang haq dari yang bathil maka wajib padanya menolong al haq dan membantah yang bathil. Berkata Asy-Syaikh 'Abdul Aziz bin Bàz rahimahullah :
"Bahwa hadits-hadits tentang fitnah dan tahdzir (peringatan) dari bahayanya menurut ahli ilmu dibawa maknanya kepada fitnah yang BELUM DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan. Fitnah seperti ini yang disyariatkan untuk setiap mukmin adalah waspada darinya.
Fitnah inilah yang dimaksud oleh Nabi ﷺ dalam sabdanya,
“Yang duduk padanya lebih baik daripada yang berdiri. Yang berdiri padanya lebih baik daripada yang berjalan. Yang berjalan lebih baik daripada yang berlari.” (Al Hadits)
Adapun fitnah, yang DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan, diketahui siapa yang zhalim dan siapa yang terzhalimi maka itu TIDAK TERMASUK dalam hadits-hadits tersebut.
Bahkan dalil syar’i dari al-Kitab dan as-Sunnah menunjukkan WAJIB MEMBELA pihak yang di atas al-Haq dan terzhalimi terhadap pihak yang memusuhi dan menzhalimi.”
[Majmù Al Fatàwà wal Maqalàt 7/363]
Wallàhu a'lam.
وصلى الله وسلم على نبينا محمد و على آله و صحبه.
Selasa pagi 28 Muharram 1437/ 10 November 2015 ditulis oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib Al 'Umariy حفظه الله @m_g_alomari | @salafymakassar
::
📬 JANGAN SIA-SIAKAN WAKTU
قال العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله:
"الوقت هو أغلى شيء، لكن هو أرخص شيء عندنا الآن، نمضي أوقاتاً كثيرة بغير فائدة، بل نمضي أوقاتاً كثيرة فيما يضر، ولست أتحدث عن رجل واحد، بل عن عموم المسلمين اليوم، - مع الأسف الشديد- إنهم في سهو ولهو وغفلة، ليسوا جادين في أمور دينهم "
📚[ «شرح رياض الصالحين» (345/1) ]
Berkata As Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullohu ta'ala :
"Waktu adalah perkara yang paling mahal, akan tetapi sekarang waktu merupakan yang paling murah di sisi kami.
Waktu-waktu kami banyak lewat begitu saja dengan perkara yang tidak ada faedahnya bagi kami, bahkan waktu-kami lewat begitu saja dengan perkara yang berbahaya bagi kami. Aku tidak bicara pada satu orang saja bahkan kepada keumuman muslimin saat ini.
Teramat disayangkan sesungguhnya mereka dalam kelupaan, kelalaian dan perkara yang sia-sia, mereka tidak bersungguh-sungguh pada perkara agama mereka".
📚Syarh Riyadhus Salihin 1/345
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 JANGAN SIA-SIAKAN WAKTU
قال العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله:
"الوقت هو أغلى شيء، لكن هو أرخص شيء عندنا الآن، نمضي أوقاتاً كثيرة بغير فائدة، بل نمضي أوقاتاً كثيرة فيما يضر، ولست أتحدث عن رجل واحد، بل عن عموم المسلمين اليوم، - مع الأسف الشديد- إنهم في سهو ولهو وغفلة، ليسوا جادين في أمور دينهم "
📚[ «شرح رياض الصالحين» (345/1) ]
Berkata As Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullohu ta'ala :
"Waktu adalah perkara yang paling mahal, akan tetapi sekarang waktu merupakan yang paling murah di sisi kami.
Waktu-waktu kami banyak lewat begitu saja dengan perkara yang tidak ada faedahnya bagi kami, bahkan waktu-kami lewat begitu saja dengan perkara yang berbahaya bagi kami. Aku tidak bicara pada satu orang saja bahkan kepada keumuman muslimin saat ini.
Teramat disayangkan sesungguhnya mereka dalam kelupaan, kelalaian dan perkara yang sia-sia, mereka tidak bersungguh-sungguh pada perkara agama mereka".
📚Syarh Riyadhus Salihin 1/345
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 JAGALAH PERASAAN ORANG LAIN
Berkata As Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullohu ta'ala :
❝ Selayaknya bagi setiap insan untuk memperhatikan perasaan manusia, maka apabila ada seseorang yang patah hatinya bersemangatlah untuk menyembuhkannya sesuai dengan kemampuan..
Dikarenakan pada perkara ini ada keutamaan yang agung, dan setiap insan hendaknya dia menjaga (perasaan) orang lain dengan dirinya sendiri dengan artian bahwa dia memperlakukan manusia dengan apa yang dia sukai untuk mereka perlakukan kepada dirinya. ❞
📚 Syarah Bulugh Al-Marom (11/333).
ــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺜﻴﻤﻴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠه تعالى :
ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻺﻧﺴﺎﻥ ﺃﻥ ﻳﺮﺍﻋﻲ ﻗﻠﻮﺏ
ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻓﺈﺫﺍ ﺍﻧﻜﺴﺮ ﻗﻠﺐ ﺷﺨﺺ ﻓﻠﻴﺤﺮﺹ ﻋﻠﻰ ﺟﺒﺮﻩ ﺑﻤﺎ ﺍﺳﺘﻄﺎﻉ؛
ﻷﻥ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﻓﻀﻼ ﻋﻈﻴﻤﺎ، ﻭﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻪ ﺃﻥ ﻳﺮﺍﻋﻲ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻨﻔﺴﻪ ﺑﻤﻌﻨﻰ ﺃﻥ ﻳﻌﺎﻣﻞ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻤﺎ ﻳﺤﺐ ﺃﻥ ﻳﻌﺎﻣﻠﻮﻩ ﺑﻪ.
[ﺷﺮﺡ ﺑﻠﻮﻍ ﺍﻟﻤﺮﺍﻡ ﺝ 11 / ﺹ333]
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 JAGALAH PERASAAN ORANG LAIN
Berkata As Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullohu ta'ala :
❝ Selayaknya bagi setiap insan untuk memperhatikan perasaan manusia, maka apabila ada seseorang yang patah hatinya bersemangatlah untuk menyembuhkannya sesuai dengan kemampuan..
Dikarenakan pada perkara ini ada keutamaan yang agung, dan setiap insan hendaknya dia menjaga (perasaan) orang lain dengan dirinya sendiri dengan artian bahwa dia memperlakukan manusia dengan apa yang dia sukai untuk mereka perlakukan kepada dirinya. ❞
📚 Syarah Bulugh Al-Marom (11/333).
ــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺜﻴﻤﻴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠه تعالى :
ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻺﻧﺴﺎﻥ ﺃﻥ ﻳﺮﺍﻋﻲ ﻗﻠﻮﺏ
ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻓﺈﺫﺍ ﺍﻧﻜﺴﺮ ﻗﻠﺐ ﺷﺨﺺ ﻓﻠﻴﺤﺮﺹ ﻋﻠﻰ ﺟﺒﺮﻩ ﺑﻤﺎ ﺍﺳﺘﻄﺎﻉ؛
ﻷﻥ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﻓﻀﻼ ﻋﻈﻴﻤﺎ، ﻭﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻪ ﺃﻥ ﻳﺮﺍﻋﻲ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻨﻔﺴﻪ ﺑﻤﻌﻨﻰ ﺃﻥ ﻳﻌﺎﻣﻞ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻤﺎ ﻳﺤﺐ ﺃﻥ ﻳﻌﺎﻣﻠﻮﻩ ﺑﻪ.
[ﺷﺮﺡ ﺑﻠﻮﻍ ﺍﻟﻤﺮﺍﻡ ﺝ 11 / ﺹ333]
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 BILA ENGKAU MENJATUHKAN KEHORMATAN ULAMA DAN KAUM MUKMININ
Berkata Al 'Allamah Shalih bin Fauzan al Fauzan hafizhahullahu Ta'ala:
ومَا رأينا أَحدًا وقَـع في أعـرَاض العُلمَـاء والمُؤمنينَ ، إلّا ويفْضحُه الله سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى، وَيلقي عليْـهِ الذّلّة والمَهانَـة، والبُغض في قُلوب المُؤمنِين، يُبغضُـونه ولا يقْبلُـونه أبــدًا ؛ هَــذا مِن الله تعَـالى
"Kami tidak pernah melihat seorangpun yang menghinakan kehormatan para ulama dan kaum mukminin kecuali pasti Allah bongkar keburukannya..
Dan Allah menimpakan padanya kerendahan dan kehinaan dan menanamkan dalam hati-hati kaum mukminin kebencian kepadanya dan mereka tidak akan menerimanya lagi, ini adalah balasan dari Allah ta'ala."
📚 Kitab Muhadharat fil Aqidah wad Da'wah 3/313. | Al-Ustadz Abu Ja'far hafizhahullah @warisansalaf
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 BILA ENGKAU MENJATUHKAN KEHORMATAN ULAMA DAN KAUM MUKMININ
Berkata Al 'Allamah Shalih bin Fauzan al Fauzan hafizhahullahu Ta'ala:
ومَا رأينا أَحدًا وقَـع في أعـرَاض العُلمَـاء والمُؤمنينَ ، إلّا ويفْضحُه الله سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى، وَيلقي عليْـهِ الذّلّة والمَهانَـة، والبُغض في قُلوب المُؤمنِين، يُبغضُـونه ولا يقْبلُـونه أبــدًا ؛ هَــذا مِن الله تعَـالى
"Kami tidak pernah melihat seorangpun yang menghinakan kehormatan para ulama dan kaum mukminin kecuali pasti Allah bongkar keburukannya..
Dan Allah menimpakan padanya kerendahan dan kehinaan dan menanamkan dalam hati-hati kaum mukminin kebencian kepadanya dan mereka tidak akan menerimanya lagi, ini adalah balasan dari Allah ta'ala."
📚 Kitab Muhadharat fil Aqidah wad Da'wah 3/313. | Al-Ustadz Abu Ja'far hafizhahullah @warisansalaf
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 TINGGALKAN ORANG YANG SUKA MENCELA ORANG LAIN TANPA DALIL DAN BUKTI!!
✍Asy-Syaikh Dr. Abdullah al-Bukhary hafizhahullah berkata:
وإذا ما رأيت الرجل صفيقاً، معرضاً، سباباً، شتاماً، لا يتورع في الولوغ في أعراض الناس وأديانهم بغير حجة من الله ولا برهان، فاعلم أنه قليل الحياء، غير تقي يأمر الناس بالتقى، طبيب يداوي الناس والطبيب عليل، فاعلم أن هذا كما قلت قليل الحياء، وقد يكون معدما منه، ففر منه وابتعد فإنه مجذوم، مبتلى، مريض. فقل الحمدلله الذي عافاني مما ابتلاه به وادع الله جل وعلا أن يبعدك عن مثل هذه الأخلاق الدنيئة والقبيحة.
"Jika engkau melihat seseorang kasar, congkak, suka mencela, suka mencaci, tidak hati-hati dalam membicarakan kehormatan manusia dan agama mereka tanpa hujjah dari Allah (al-Qur'an dan as-Sunnah) dan tanpa bukti, maka ketahuilah bahwa dia adalah orang yang rendah rasa malunya, orang yang tidak bertaqwa menyuruh orang lain agar bertaqwa, seperti seorang dokter mengobati orang lain padahal dia sendiri sedang sakit.
Jadi ketahuilah bahwa orang semacam ini sebagaimana yang telah saya katakan dia adalah orang yang rendah rasa malunya, dan bisa jadi dia tidak memilikinya.
Maka larilah darinya dan jauhilah dia, karena sesungguhnya dia adalah orang seperti orang yang terkena lepra, tertimpa musibah, dan sakit. Lalu ucapkanlah:
اَلحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاَهُ بِهٖ
'Segala puji bagi Allah yang menjaga diriku dari musibah yang menimpa dia'
dan berdoalah kepada Allah Jalla wa Ala agar menjauhkan dirimu dari akhlak yang rendah dan buruk semacam ini."
@forumsalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 TINGGALKAN ORANG YANG SUKA MENCELA ORANG LAIN TANPA DALIL DAN BUKTI!!
✍Asy-Syaikh Dr. Abdullah al-Bukhary hafizhahullah berkata:
وإذا ما رأيت الرجل صفيقاً، معرضاً، سباباً، شتاماً، لا يتورع في الولوغ في أعراض الناس وأديانهم بغير حجة من الله ولا برهان، فاعلم أنه قليل الحياء، غير تقي يأمر الناس بالتقى، طبيب يداوي الناس والطبيب عليل، فاعلم أن هذا كما قلت قليل الحياء، وقد يكون معدما منه، ففر منه وابتعد فإنه مجذوم، مبتلى، مريض. فقل الحمدلله الذي عافاني مما ابتلاه به وادع الله جل وعلا أن يبعدك عن مثل هذه الأخلاق الدنيئة والقبيحة.
"Jika engkau melihat seseorang kasar, congkak, suka mencela, suka mencaci, tidak hati-hati dalam membicarakan kehormatan manusia dan agama mereka tanpa hujjah dari Allah (al-Qur'an dan as-Sunnah) dan tanpa bukti, maka ketahuilah bahwa dia adalah orang yang rendah rasa malunya, orang yang tidak bertaqwa menyuruh orang lain agar bertaqwa, seperti seorang dokter mengobati orang lain padahal dia sendiri sedang sakit.
Jadi ketahuilah bahwa orang semacam ini sebagaimana yang telah saya katakan dia adalah orang yang rendah rasa malunya, dan bisa jadi dia tidak memilikinya.
Maka larilah darinya dan jauhilah dia, karena sesungguhnya dia adalah orang seperti orang yang terkena lepra, tertimpa musibah, dan sakit. Lalu ucapkanlah:
اَلحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاَهُ بِهٖ
'Segala puji bagi Allah yang menjaga diriku dari musibah yang menimpa dia'
dan berdoalah kepada Allah Jalla wa Ala agar menjauhkan dirimu dari akhlak yang rendah dan buruk semacam ini."
@forumsalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 HATI-HATILAH JANGAN SEMBARANGAN MENJATUHKAN KEHORMATAN ORANG LAIN!!
✍🏼 Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Rabi’ bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:
حرمة المؤمن أعظم عند الله من حرمة الكعبة، حُرمة المؤمن ليست سهلة، لا نستهين ونستخف بأعراض الناس، إذا كان مبتدعًا ضالًّا أو كافرًا مشركًا فيه خطر على الناس بيِّن، هذا من الجهاد بشرط أن تخلص لله –تبارك وتعالى– لا لهواك، فإذا كان لهواك ولشفاء غليل حقدك، فهذا لا يصدر من قلب سليم.
"Kehormatan seorang mu'min lebih besar di sisi Allah dibandingkan kehormatan Ka'bah, jadi kehormatan seorang muslim tidak remeh, kita tidak boleh merendahkan dan meremehkan kehormatan orang lain.
Kalau dia ahli bid'ah yang sesat atau orang kafir musyrik yang membahayakan manusia maka jelaskan keadaannya, ini termasuk jihad dengan syarat engkau ikhlas karena Allah Tabaraka wa Ta'ala, bukan karena hawa nafsumu, jadi jika hal itu karena hawa nafsumu atau karena melampiaskan gejolak kedengkianmu, maka hal seperti ini tidak akan muncul dari hati yang bersih."
📚 Ashnaful Qulub, hlm.14 @forumsalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 HATI-HATILAH JANGAN SEMBARANGAN MENJATUHKAN KEHORMATAN ORANG LAIN!!
✍🏼 Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Rabi’ bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:
حرمة المؤمن أعظم عند الله من حرمة الكعبة، حُرمة المؤمن ليست سهلة، لا نستهين ونستخف بأعراض الناس، إذا كان مبتدعًا ضالًّا أو كافرًا مشركًا فيه خطر على الناس بيِّن، هذا من الجهاد بشرط أن تخلص لله –تبارك وتعالى– لا لهواك، فإذا كان لهواك ولشفاء غليل حقدك، فهذا لا يصدر من قلب سليم.
"Kehormatan seorang mu'min lebih besar di sisi Allah dibandingkan kehormatan Ka'bah, jadi kehormatan seorang muslim tidak remeh, kita tidak boleh merendahkan dan meremehkan kehormatan orang lain.
Kalau dia ahli bid'ah yang sesat atau orang kafir musyrik yang membahayakan manusia maka jelaskan keadaannya, ini termasuk jihad dengan syarat engkau ikhlas karena Allah Tabaraka wa Ta'ala, bukan karena hawa nafsumu, jadi jika hal itu karena hawa nafsumu atau karena melampiaskan gejolak kedengkianmu, maka hal seperti ini tidak akan muncul dari hati yang bersih."
📚 Ashnaful Qulub, hlm.14 @forumsalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 BAHAYANYA MENJATUHKAN SESEORANG KARENA DOSA MASA LALU YANG DIA TELAH BERTAUBAT DARINYA
Al-Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan:
كانوا يقولون: مَـــن رمى أخاه بذنـــبٍ قد تاب منـه، لم يمُت حتى يَبتليه اللـه بـه
Salaf kita dulu mengatakan,
“Siapa yang mencela saudaranya karena suatu dosa yang padahal telah dia tinggalkan; niscaya dia tidak akan mati hingga Allah juga mengujinya dengan dosa itu.”
📚[Faidhul Qadir, VI/183]
Jadikan ini sebagai teguran bagi kita agar jangan sampai melakukan hal di atas. Hanya pada Allah kita mohon pentunjuk. - Al-Ustadz Hari Ahadi hafizhahullah @nasehatetam
KEJAHATAN TERHADAP ORANG LAIN AKAN DISEGERAKAN BALASANNYA DI DUNIA
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
{ الباغي يصرع في الدنيا وإن كان مغفورا له مرحوما في الاخرة. }
“Orang yang berbuat jahat terhadap orang lain akan tersungkur binasa di dunia,— walaupun dia diampuni dan dirahmati di akhirat nanti.”
📚[Al-Istiqamah, jilid 2 hlm. 247] @Forumsalafy
ENGKAU JAGA KEHORMATANNYA, ITU LEBIH BAIK
Kata Abud Darda Radhiyallahu 'anhu, satu ketika Rasulullah ﷺ bersabda:
{ مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ أَخِيْهِ, رَدَّ اللهُ وَجْهَهُ النَّارَ. }
“Siapa yang menjaga baik-baik kehormatan saudaranya yang akan dicemarkan orang, maka pada hari kiamat kelak, Allah akan menolak api neraka dari mukanya.”
📚 [Hasan. Lihat ash-Shahihah, no. 580]
(※) Saat genderang perang Tabuk ditabuh, Ka'ab bin Malik termasuk sahabat yang tak ikut berperang. Tentu, hal itu merupakan sebuah aib bagi para laki-laki kala itu. Saat tiba di lokasi Tabuk, Rasulullah ﷺ pun bertanya:
{ ما فعل كعب بن مالك؟ }
“Apa yang sedang dikerjakan Ka'ab (sehingga ia tak ikut berperang?).”
Tiba-tiba, salah seorang dari Bani Salamah berkata:
{ يا رسول الله حبسه برداه، والنظر في عطفيه }
“Wahai Rasulullah, ia sibuk ngurusi selendang dan mantelnya.”
Sontak Mu'adz bin Jabal menyanggahnya demi membela kehormatan Ka'ab:
{ بئس ما قلت، والله يا رسول الله ما علمنا عليه إلا خيرًا }
“Buruk sekali omonganmu itu. Demi Allah wahai Rasulullah, kami tidak mengetahui sedikitpun dari pribadi Ka'ab bin Malik melainkan hanya kebaikan.”
Mendengar hal itu, Rasulullah ﷺ pun terdiam.
📚[HR Muslim, no. 2769]
Menjaga kehormatan orang lain memang bukan hal sulit. Menutupi kekurangannya pun bukan yang rumit.
Hanya saja, seringnya kita terjebak jeratan setan, hingga tak sadar seolah diri ini tak punya kekurangan. Semoga Allah menjaga kita, amin
@warisansalaf
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 BAHAYANYA MENJATUHKAN SESEORANG KARENA DOSA MASA LALU YANG DIA TELAH BERTAUBAT DARINYA
Al-Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan:
كانوا يقولون: مَـــن رمى أخاه بذنـــبٍ قد تاب منـه، لم يمُت حتى يَبتليه اللـه بـه
Salaf kita dulu mengatakan,
“Siapa yang mencela saudaranya karena suatu dosa yang padahal telah dia tinggalkan; niscaya dia tidak akan mati hingga Allah juga mengujinya dengan dosa itu.”
📚[Faidhul Qadir, VI/183]
Jadikan ini sebagai teguran bagi kita agar jangan sampai melakukan hal di atas. Hanya pada Allah kita mohon pentunjuk. - Al-Ustadz Hari Ahadi hafizhahullah @nasehatetam
KEJAHATAN TERHADAP ORANG LAIN AKAN DISEGERAKAN BALASANNYA DI DUNIA
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
{ الباغي يصرع في الدنيا وإن كان مغفورا له مرحوما في الاخرة. }
“Orang yang berbuat jahat terhadap orang lain akan tersungkur binasa di dunia,— walaupun dia diampuni dan dirahmati di akhirat nanti.”
📚[Al-Istiqamah, jilid 2 hlm. 247] @Forumsalafy
ENGKAU JAGA KEHORMATANNYA, ITU LEBIH BAIK
Kata Abud Darda Radhiyallahu 'anhu, satu ketika Rasulullah ﷺ bersabda:
{ مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ أَخِيْهِ, رَدَّ اللهُ وَجْهَهُ النَّارَ. }
“Siapa yang menjaga baik-baik kehormatan saudaranya yang akan dicemarkan orang, maka pada hari kiamat kelak, Allah akan menolak api neraka dari mukanya.”
📚 [Hasan. Lihat ash-Shahihah, no. 580]
(※) Saat genderang perang Tabuk ditabuh, Ka'ab bin Malik termasuk sahabat yang tak ikut berperang. Tentu, hal itu merupakan sebuah aib bagi para laki-laki kala itu. Saat tiba di lokasi Tabuk, Rasulullah ﷺ pun bertanya:
{ ما فعل كعب بن مالك؟ }
“Apa yang sedang dikerjakan Ka'ab (sehingga ia tak ikut berperang?).”
Tiba-tiba, salah seorang dari Bani Salamah berkata:
{ يا رسول الله حبسه برداه، والنظر في عطفيه }
“Wahai Rasulullah, ia sibuk ngurusi selendang dan mantelnya.”
Sontak Mu'adz bin Jabal menyanggahnya demi membela kehormatan Ka'ab:
{ بئس ما قلت، والله يا رسول الله ما علمنا عليه إلا خيرًا }
“Buruk sekali omonganmu itu. Demi Allah wahai Rasulullah, kami tidak mengetahui sedikitpun dari pribadi Ka'ab bin Malik melainkan hanya kebaikan.”
Mendengar hal itu, Rasulullah ﷺ pun terdiam.
📚[HR Muslim, no. 2769]
Menjaga kehormatan orang lain memang bukan hal sulit. Menutupi kekurangannya pun bukan yang rumit.
Hanya saja, seringnya kita terjebak jeratan setan, hingga tak sadar seolah diri ini tak punya kekurangan. Semoga Allah menjaga kita, amin
@warisansalaf
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 AKIBAT MENCELA DAN MENJATUHKAN KEHORMATAN ULAMA DAN KAUM MUKMININ
Berkata Al-'Allamah Sholih al Fauzan -semoga ALLAH senantiasa menjaganya-
"Tidaklah kami melihat seseorang yang menjatuhkan kehormatan 'ulama dan kaum mukminin, kecuali ALLAH pasti akan:
◻️ Membongkar kejelekannya,
◻️ Menimpakan kehinaan dan kerendahan serta kebencian di hati kaum mukminin.
Mereka selamanya akan membenci dan tidak menerimanya. Ini sebagai balasan dari ALLAH subhanahu wata'ala".
📚 Kitab Muhadhorot fil 'aqidah wad da'wah (3/313)
❏ قَـال العَـلّامة الفوْزان حفِظه الله:
« ومَا رأينا أَحدًا وقَـع في أعـرَاض العُلمَـاء والمُؤمنينَ ، إلّا ويفْضحُه الله سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى، وَيلقي عليْـهِ الذّلّة والمَهانَـة، والبُغض في قُلوب المُؤمنِين، يُبغضُـونه ولا يقْبلُـونه أبــدًا ؛ هَــذا مِن الله تعَـالى ».
❏ كتَـاب مُحاضرات فِي العَـقيدة والدعوة: [٣١٣/٣]
KEZALIMAN TIDAK AKAN DIBIARKAN BEGITU SAJA
Asy-Syaikh al-Utsaimin rahimahullah menyatakan,
لا تظن أن ما يكون في الدنيا من الظلم سيذهب هباء أبدا ، حق المخلوق لابد أن يؤخذ يوم القيامة.
"Jangan engkau sangka kezaliman yang terjadi di dunia akan hilang begitu saja menjadi debu. Hak makhluk pasti akan diambil pada hari kiamat nanti."
📚 Syarah Riyadis Shalihin 2/38
@KajianIslamTemanggung
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 AKIBAT MENCELA DAN MENJATUHKAN KEHORMATAN ULAMA DAN KAUM MUKMININ
Berkata Al-'Allamah Sholih al Fauzan -semoga ALLAH senantiasa menjaganya-
"Tidaklah kami melihat seseorang yang menjatuhkan kehormatan 'ulama dan kaum mukminin, kecuali ALLAH pasti akan:
◻️ Membongkar kejelekannya,
◻️ Menimpakan kehinaan dan kerendahan serta kebencian di hati kaum mukminin.
Mereka selamanya akan membenci dan tidak menerimanya. Ini sebagai balasan dari ALLAH subhanahu wata'ala".
📚 Kitab Muhadhorot fil 'aqidah wad da'wah (3/313)
❏ قَـال العَـلّامة الفوْزان حفِظه الله:
« ومَا رأينا أَحدًا وقَـع في أعـرَاض العُلمَـاء والمُؤمنينَ ، إلّا ويفْضحُه الله سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى، وَيلقي عليْـهِ الذّلّة والمَهانَـة، والبُغض في قُلوب المُؤمنِين، يُبغضُـونه ولا يقْبلُـونه أبــدًا ؛ هَــذا مِن الله تعَـالى ».
❏ كتَـاب مُحاضرات فِي العَـقيدة والدعوة: [٣١٣/٣]
KEZALIMAN TIDAK AKAN DIBIARKAN BEGITU SAJA
Asy-Syaikh al-Utsaimin rahimahullah menyatakan,
لا تظن أن ما يكون في الدنيا من الظلم سيذهب هباء أبدا ، حق المخلوق لابد أن يؤخذ يوم القيامة.
"Jangan engkau sangka kezaliman yang terjadi di dunia akan hilang begitu saja menjadi debu. Hak makhluk pasti akan diambil pada hari kiamat nanti."
📚 Syarah Riyadis Shalihin 2/38
@KajianIslamTemanggung
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 MAKNA AYAT "DAN JANGANLAH SEKALI-KALI KAMU MATI MELAINKAN DALAM KEADAAN BERAGAMA ISLAM"
Allah ﷻ berfirman:
{ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ } [سورة آل عمران 102]
"Dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." [QS. Ali Imran: 102]
Berkata Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah:
《 yaitu: jagalah (diri kalian) di atas Islam pada masa sehat kalian dan pada masa selamat kalian agar kalian mati di atas Islam, karena orang yang mulia dia berjalan pada kebiasaannya dengan kemuliaannya; bahwa barangsiapa hidup di atas suatu perkara maka dia mati di atasnya, dan barangsiapa mati di atas sesuatu keadaan maka dia akan dibangkitkan di atasnya, maka kita berlindung kepada Allah dari kebalikan yang demikian. 》
📚 Tafsir Al-Quran Al-'Azhim (2/87).
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
▪️ قال تعالى : { وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ }
📝قال الحافظ ابن كثير - رحمه الله - :
أَيْ : حَافَظُوا عَلَى الْإِسْلَامِ فِي حَالِ صِحَّتِكُمْ وَسَلَامَتِكُمْ لِتَمُوتُوا عَلَيْهِ ، فَإِنَّ الْكَرِيمَ قَدْ أَجْرَى عَادَتَهُ بِكَرَمِهِ أَنَّهُ مَنْ عَاشَ عَلَى شَيْءٍ مَاتَ عَلَيْهِ ، وَمَنْ مَاتَ عَلَى شَيْءٍ بُعث عَلَيْهِ ، فَعِيَاذًا بِاللَّهِ مِنْ خِلَافِ ذَلِكَ .
📔 تفسير القرآن العظيم ٨٧/٢
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 MAKNA AYAT "DAN JANGANLAH SEKALI-KALI KAMU MATI MELAINKAN DALAM KEADAAN BERAGAMA ISLAM"
Allah ﷻ berfirman:
{ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ } [سورة آل عمران 102]
"Dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." [QS. Ali Imran: 102]
Berkata Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah:
《 yaitu: jagalah (diri kalian) di atas Islam pada masa sehat kalian dan pada masa selamat kalian agar kalian mati di atas Islam, karena orang yang mulia dia berjalan pada kebiasaannya dengan kemuliaannya; bahwa barangsiapa hidup di atas suatu perkara maka dia mati di atasnya, dan barangsiapa mati di atas sesuatu keadaan maka dia akan dibangkitkan di atasnya, maka kita berlindung kepada Allah dari kebalikan yang demikian. 》
📚 Tafsir Al-Quran Al-'Azhim (2/87).
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
▪️ قال تعالى : { وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ }
📝قال الحافظ ابن كثير - رحمه الله - :
أَيْ : حَافَظُوا عَلَى الْإِسْلَامِ فِي حَالِ صِحَّتِكُمْ وَسَلَامَتِكُمْ لِتَمُوتُوا عَلَيْهِ ، فَإِنَّ الْكَرِيمَ قَدْ أَجْرَى عَادَتَهُ بِكَرَمِهِ أَنَّهُ مَنْ عَاشَ عَلَى شَيْءٍ مَاتَ عَلَيْهِ ، وَمَنْ مَاتَ عَلَى شَيْءٍ بُعث عَلَيْهِ ، فَعِيَاذًا بِاللَّهِ مِنْ خِلَافِ ذَلِكَ .
📔 تفسير القرآن العظيم ٨٧/٢
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 JANGAN HANCURKAN DAKWAH DENGAN SIKAPMU YANG NGAWUR, KASAR, LISAN YANG KOTOR, TAJAM DAN TIDAK DEWASA
✍🏻 Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa'dy rahimahullah berkata:
فهل يليق بمؤمن بالله ورسوله ويدعي اتباعه والاقتداء به، أن يكون كلاً على المسلمين، شرس الأخلاق، شديد الشكيمة عليهم، غليظ القلب، فظ القول، فظيعه، وإن رأى منهم معصية أو سوء أدب، هجرهم، ومقتهم، وأبغضهم، لا لين عنده، ولا أدب لديه، ولا توفيق، قد حصل من هذه المعاملة من المفاسد وتعطيل المصالح ما حصل، ومع ذلك تجده محتقراً لمن اتصف بصفات الرسول الكريم، وقد رماه بالنفاق والمداهنة، وقد كمَّل نفسه ورفعها، وأعجب بعمله، فهل هذا إِلَّا من جهله، وتزيين الشيطان وخدعه له.
Orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan dirinya mengaku mengikuti dan meneladani beliau, apakah pantas baginya untuk menjadi beban bagi kaum muslimin dengan:
◽️ Buruk akhlaknya,
◽️ Keras sifatnya,
◽️ Kasar hatinya,
◽️ Pedas dan kotor ucapannya,
Jika dia melihat muncul kemaksiatan atau kurang adab dari mereka, dia langsung meninggalkan mereka, benci, dan marah kepada mereka, dia tidak memiliki kelembutan, adab, dan sikap yang tepat!!
Muamalah semacam ini telah mengakibatkan berbagai kerusakan dan melenyapkan maslahat..
Anehnya walaupun demikian keadaannya, engkau jumpai dirinya JUSTRU MERENDAHKAN ORANG YANG MENELADANI SIFAT-SIFAT RASUL YANG MULIA, bahkan hingga dia menuduhnya telah berbuat kemunafikan dan bersikap basa-basi, jadi dia menganggap dirinya sempurna dan mulia, serta ujub dengan amalnya.
Maka bukankah semua ini tidak muncul kecuali karena kebodohannya, syaithan telah menghias-hiasi perbuatan buruknya, dan telah berhasil menipunya?!"
📚 Taisir Karimir Rahman, hlm. 599
✍🏻 Asy-Syaikh Abu Abdirrahman Yusuf bin Faris al-Makky hafizhahullah berkata:
ما أحوج بعض المتطفلين على العلم وأهله من أهل الجهل والفتن والتشغيب ممن لا هم له إِلَّا الإصطياد في الماء الآسن، لمثل هذه الموعظة والله المستعان.
"Sebagian orang-orang yang memiliki sifat kekanak-kanakan dari kalangan:
◽️ Orang-orang bodoh,
◽️ Suka menebar fitnah, dan
◽️ Suka membuat keributan yang tidak memiliki perhatian selain MEMANCING DI AIR KERUH,
Alangkah butuhnya mereka terhadap nasehat semacam ini dalam menyikapi ilmu dan para pemiliknya, hanya kepada Allah saja kita memohon pertolongan."
📆 Waktu zhuhur, Jum'at, 13 al-Muharram 1438 H | Sumber: @aalmakki | @ForumSalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 JANGAN HANCURKAN DAKWAH DENGAN SIKAPMU YANG NGAWUR, KASAR, LISAN YANG KOTOR, TAJAM DAN TIDAK DEWASA
✍🏻 Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa'dy rahimahullah berkata:
فهل يليق بمؤمن بالله ورسوله ويدعي اتباعه والاقتداء به، أن يكون كلاً على المسلمين، شرس الأخلاق، شديد الشكيمة عليهم، غليظ القلب، فظ القول، فظيعه، وإن رأى منهم معصية أو سوء أدب، هجرهم، ومقتهم، وأبغضهم، لا لين عنده، ولا أدب لديه، ولا توفيق، قد حصل من هذه المعاملة من المفاسد وتعطيل المصالح ما حصل، ومع ذلك تجده محتقراً لمن اتصف بصفات الرسول الكريم، وقد رماه بالنفاق والمداهنة، وقد كمَّل نفسه ورفعها، وأعجب بعمله، فهل هذا إِلَّا من جهله، وتزيين الشيطان وخدعه له.
Orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan dirinya mengaku mengikuti dan meneladani beliau, apakah pantas baginya untuk menjadi beban bagi kaum muslimin dengan:
◽️ Buruk akhlaknya,
◽️ Keras sifatnya,
◽️ Kasar hatinya,
◽️ Pedas dan kotor ucapannya,
Jika dia melihat muncul kemaksiatan atau kurang adab dari mereka, dia langsung meninggalkan mereka, benci, dan marah kepada mereka, dia tidak memiliki kelembutan, adab, dan sikap yang tepat!!
Muamalah semacam ini telah mengakibatkan berbagai kerusakan dan melenyapkan maslahat..
Anehnya walaupun demikian keadaannya, engkau jumpai dirinya JUSTRU MERENDAHKAN ORANG YANG MENELADANI SIFAT-SIFAT RASUL YANG MULIA, bahkan hingga dia menuduhnya telah berbuat kemunafikan dan bersikap basa-basi, jadi dia menganggap dirinya sempurna dan mulia, serta ujub dengan amalnya.
Maka bukankah semua ini tidak muncul kecuali karena kebodohannya, syaithan telah menghias-hiasi perbuatan buruknya, dan telah berhasil menipunya?!"
📚 Taisir Karimir Rahman, hlm. 599
✍🏻 Asy-Syaikh Abu Abdirrahman Yusuf bin Faris al-Makky hafizhahullah berkata:
ما أحوج بعض المتطفلين على العلم وأهله من أهل الجهل والفتن والتشغيب ممن لا هم له إِلَّا الإصطياد في الماء الآسن، لمثل هذه الموعظة والله المستعان.
"Sebagian orang-orang yang memiliki sifat kekanak-kanakan dari kalangan:
◽️ Orang-orang bodoh,
◽️ Suka menebar fitnah, dan
◽️ Suka membuat keributan yang tidak memiliki perhatian selain MEMANCING DI AIR KERUH,
Alangkah butuhnya mereka terhadap nasehat semacam ini dalam menyikapi ilmu dan para pemiliknya, hanya kepada Allah saja kita memohon pertolongan."
📆 Waktu zhuhur, Jum'at, 13 al-Muharram 1438 H | Sumber: @aalmakki | @ForumSalafy
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
◽️◽️◽️◽️◽️◽️