::
🚇 PERSAHABATAN YANG BERUBAH MENJADI MUSUH DI ALAM AKHIRAT
Allah Ta'ala berfirman :
قال الله تعالى: ﴿ الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ ﴾ [الزخرف: 67].
"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (Q.S. Az-Zukhruf 67)
Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan : Firman Allah: الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
كل صداقةٍ وصحابةٍ لغير الله فإنها تنقلب يوم القيامة عداوةً إلا ما كان لله عز وجل؛ فإنه دائم بدوامه
Setiap persahabatan dan pertemanan karena selain Allah maka itu akan berubah pada hari kiamat menjadi permusuhan. Kecuali kalau (pertemananya) karena Allah Ta'ala, maka hal itu akan langgeng abadi.
Demikian juga apa yang dikatakan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam :
﴿ إِنَّمَا اتَّخَذْتُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْثَانًا مَوَدَّةَ بَيْنِكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُمْ بِبَعْضٍ وَيَلْعَنُ بَعْضُكُمْ بَعْضًا وَمَأْوَاكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَاصِرِينَ ﴾ [العنكبوت: 25]
"Sesungguhnya berhala-berhala yang kalian sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kalian dalam kehidupan dunia ini. Kemudian pada hari kiamat sebagian kalian mengingkari sebagian (yang lainnya) dan sebagian kalian melaknat sebagian (yang lain); dan tempat kembalinya kaian adalah neraka, dan sekali-kali tak ada bagi kalian para penolongpun." (Q.S. Al-'Ankabut 25)
📝 Tafsir Ibnu Katsir 12/324 | @ahlussunnahposo
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 PERSAHABATAN YANG BERUBAH MENJADI MUSUH DI ALAM AKHIRAT
Allah Ta'ala berfirman :
قال الله تعالى: ﴿ الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ ﴾ [الزخرف: 67].
"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (Q.S. Az-Zukhruf 67)
Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan : Firman Allah: الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
كل صداقةٍ وصحابةٍ لغير الله فإنها تنقلب يوم القيامة عداوةً إلا ما كان لله عز وجل؛ فإنه دائم بدوامه
Setiap persahabatan dan pertemanan karena selain Allah maka itu akan berubah pada hari kiamat menjadi permusuhan. Kecuali kalau (pertemananya) karena Allah Ta'ala, maka hal itu akan langgeng abadi.
Demikian juga apa yang dikatakan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam :
﴿ إِنَّمَا اتَّخَذْتُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْثَانًا مَوَدَّةَ بَيْنِكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُمْ بِبَعْضٍ وَيَلْعَنُ بَعْضُكُمْ بَعْضًا وَمَأْوَاكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَاصِرِينَ ﴾ [العنكبوت: 25]
"Sesungguhnya berhala-berhala yang kalian sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kalian dalam kehidupan dunia ini. Kemudian pada hari kiamat sebagian kalian mengingkari sebagian (yang lainnya) dan sebagian kalian melaknat sebagian (yang lain); dan tempat kembalinya kaian adalah neraka, dan sekali-kali tak ada bagi kalian para penolongpun." (Q.S. Al-'Ankabut 25)
📝 Tafsir Ibnu Katsir 12/324 | @ahlussunnahposo
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 AGAR KECINTAAN DAN PERSATUAN SENANTIASA LANGGENG
Asy-Syaikh ‘Abdullah Alu Bassam rahimahullah berkata,
فيه الأمر باكتساب الأشياء التي تجلب المحبة والمودة والألفة من رد السلام وتشميت العاطس وإجابة الدعوة وعيادة المريض ونحو ذلك من الحقوق التي سنها الإسلام بين المسلمين لتمكن المودة والألفة بينهم وتوحد كلمتهم.
"Di dalam hadis Nabi ﷺ (kita) diperintahkan untuk melakukan amalan-amalan yang dapat menumbuhkan kecintaan, kasih sayang, dan persatuan seperti:
◽️Menebarkan salam,
◽️Menjawab bersin,
◽️Memenuhi undangan,
◽️Menjenguk orang sakit,
dan yang lainnya dari amalan-amalan yang dianjurkan Islam terhadap kaum muslimin untuk menguatkan kecintaan dan persatuan di antara mereka serta menyatukan kalimat mereka."
📖 Sumber:
Taudhih al-Ahkam, hlm. 602.
Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar غفر الرحمن له @alfudhail
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 AGAR KECINTAAN DAN PERSATUAN SENANTIASA LANGGENG
Asy-Syaikh ‘Abdullah Alu Bassam rahimahullah berkata,
فيه الأمر باكتساب الأشياء التي تجلب المحبة والمودة والألفة من رد السلام وتشميت العاطس وإجابة الدعوة وعيادة المريض ونحو ذلك من الحقوق التي سنها الإسلام بين المسلمين لتمكن المودة والألفة بينهم وتوحد كلمتهم.
"Di dalam hadis Nabi ﷺ (kita) diperintahkan untuk melakukan amalan-amalan yang dapat menumbuhkan kecintaan, kasih sayang, dan persatuan seperti:
◽️Menebarkan salam,
◽️Menjawab bersin,
◽️Memenuhi undangan,
◽️Menjenguk orang sakit,
dan yang lainnya dari amalan-amalan yang dianjurkan Islam terhadap kaum muslimin untuk menguatkan kecintaan dan persatuan di antara mereka serta menyatukan kalimat mereka."
📖 Sumber:
Taudhih al-Ahkam, hlm. 602.
Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar غفر الرحمن له @alfudhail
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 KEDENGKIAN, SEDIKIT ORANG YANG SELAMAT DARINYA
✍🏻 Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:
من أمراض القلوب التي يبتلى بها كثير من الخاصة والعامة مرض الحسد، فلا ترى بعضهم يحب ذكر أخيه بشيء صالح إلا وينهال عليه بمعول التنقص والهدم.
"Diantara penyakit-penyakit hati yang banyak menimpa orang-orang pilihan dan orang-orang awam adalah penyakit hasad.
Jadi engkau tidak melihat sebagian mereka merasa senang saudaranya disebut dengan kebaikan kecuali dia menyerangnya dengan cangkul yang merusak dan menghancurkan."
🌍 https://twitter.com/m_g_alomari/status/814423765257977856
MENYIKAPI KEUTAMAAN YANG ALLAH BERIKAN KEPADA SAUDARAMU
✍🏻 Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:
إذا رأيت أخاك قد فتح الله له القلوب؛ وجعل الله له أثرا في الناس، فلا تقابل ذلك بالتنقص منه والتزهيد من عمله، بل كن عونا له بالدعاء وناصحا له.
"Jika engkau melihat saudaramu telah Allah bukakan hati hamba-hamba-Nya untuk menerimanya dan Allah memberikan kepadanya pengaruh yang baik di tengah-tengah manusia, maka jangan engkau hadapi hal itu dengan mencelanya dan merendahkan usahanya.
Bahkan hendaknya engkau menjadi penolong baginya dengan doa dan menjadi orang yang suka menasehatinya demi kebaikannya."
🌍 https://twitter.com/m_g_alomari/status/814423476324941825
Sumber: @forumsalafy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 KEDENGKIAN, SEDIKIT ORANG YANG SELAMAT DARINYA
✍🏻 Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:
من أمراض القلوب التي يبتلى بها كثير من الخاصة والعامة مرض الحسد، فلا ترى بعضهم يحب ذكر أخيه بشيء صالح إلا وينهال عليه بمعول التنقص والهدم.
"Diantara penyakit-penyakit hati yang banyak menimpa orang-orang pilihan dan orang-orang awam adalah penyakit hasad.
Jadi engkau tidak melihat sebagian mereka merasa senang saudaranya disebut dengan kebaikan kecuali dia menyerangnya dengan cangkul yang merusak dan menghancurkan."
🌍 https://twitter.com/m_g_alomari/status/814423765257977856
MENYIKAPI KEUTAMAAN YANG ALLAH BERIKAN KEPADA SAUDARAMU
✍🏻 Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:
إذا رأيت أخاك قد فتح الله له القلوب؛ وجعل الله له أثرا في الناس، فلا تقابل ذلك بالتنقص منه والتزهيد من عمله، بل كن عونا له بالدعاء وناصحا له.
"Jika engkau melihat saudaramu telah Allah bukakan hati hamba-hamba-Nya untuk menerimanya dan Allah memberikan kepadanya pengaruh yang baik di tengah-tengah manusia, maka jangan engkau hadapi hal itu dengan mencelanya dan merendahkan usahanya.
Bahkan hendaknya engkau menjadi penolong baginya dengan doa dan menjadi orang yang suka menasehatinya demi kebaikannya."
🌍 https://twitter.com/m_g_alomari/status/814423476324941825
Sumber: @forumsalafy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Twitter
د.محمد بن غالب العُمري
من أمراض القلوب التي يبتلى بها كثير من الخاصة والعامة مرض الحسد. فلا ترى بعضهم يحب ذكر أخيه بشيء صالح. إلا وينهال عليه بمعول التنقص والهدم.
::
🚇 LAWAN HAWA NAFSUMU..!
Seseorang semestinya melakukan hal yang bertentangan dengan hawa nafsunya dalam hal yang hawa nafsunya jelas salah.
Ia tidak boleh memberinya toleransi dalam hal meninggalkan yang wajib, atau yang mendekatkannya untuk meninggalkan yang wajib.
Demikian pula dalam hal melakukan maksiat, atau mendekatkan kepada maksiat, demikian pula dalam menerjang perkara yang syubhat.
Setelah itu, hendaklah dia melatih jiwanya untuk selalu kokoh di atas kebenaran dan tunduk kepadanya.
Hendaknya ia juga menekankan hal tersebut.
Dengan demikian, sikap selalu tunduk kepada kebenaran dan menyelisihi hawa nafsu akan menjadi kebiasaannya.
(Ditulis oleh Ustadz Qomar Suaidi, Lc. hafizhahullah)
Sumber:
https://www.google.co.id/amp/s/asysyariah.com/lawan-hawa-nafsumu-kenali-sumber-keyakinanmu/%3famp
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 LAWAN HAWA NAFSUMU..!
Seseorang semestinya melakukan hal yang bertentangan dengan hawa nafsunya dalam hal yang hawa nafsunya jelas salah.
Ia tidak boleh memberinya toleransi dalam hal meninggalkan yang wajib, atau yang mendekatkannya untuk meninggalkan yang wajib.
Demikian pula dalam hal melakukan maksiat, atau mendekatkan kepada maksiat, demikian pula dalam menerjang perkara yang syubhat.
Setelah itu, hendaklah dia melatih jiwanya untuk selalu kokoh di atas kebenaran dan tunduk kepadanya.
Hendaknya ia juga menekankan hal tersebut.
Dengan demikian, sikap selalu tunduk kepada kebenaran dan menyelisihi hawa nafsu akan menjadi kebiasaannya.
(Ditulis oleh Ustadz Qomar Suaidi, Lc. hafizhahullah)
Sumber:
https://www.google.co.id/amp/s/asysyariah.com/lawan-hawa-nafsumu-kenali-sumber-keyakinanmu/%3famp
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Majalah Islam Asy-Syariah
Lawan Hawa Nafsumu, Kenali Sumber Keyakinanmu!
Renungan Kedelapan: Lawan Hawa Nafsumu Seseorang semestinya melakukan hal yang bertentangan dengan hawa nafsunya dalam hal yang hawa nafsunya jelas
::
🚇 BAROMETER MENGIKUTI KEBENARAN BUKANLAH HAWA NAFSU
Umar bin Abdul Aziz -rahimahullah- berkata :
لا تكن ممن يتبع الحق إذا وافق هواه و يخالفه إذا خالف هواه فإذا أنت لا تثاب على ما اتبعته من الحق و تعاقب على ما خالفته ".
📚 :مجموع الفتاوى شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله(480/10).
"Janganlah menjadi seperti orang yang hanya mengikuti kebenaran jika mencocoki hawa nafsunya saja dan menyelisihinya jika tidak mencocoki hawa nafsunya.
Jika demikian maka kamu tidak akan diberi pahala atas kebenaran yang kamu ikuti dan mendapatdi hukuman atas apa yang kamu selisihi tersebut."
📚 Majmu'ul Fatawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah- (10/480) @salafy_cirebon |
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/8337
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 BAROMETER MENGIKUTI KEBENARAN BUKANLAH HAWA NAFSU
Umar bin Abdul Aziz -rahimahullah- berkata :
لا تكن ممن يتبع الحق إذا وافق هواه و يخالفه إذا خالف هواه فإذا أنت لا تثاب على ما اتبعته من الحق و تعاقب على ما خالفته ".
📚 :مجموع الفتاوى شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله(480/10).
"Janganlah menjadi seperti orang yang hanya mengikuti kebenaran jika mencocoki hawa nafsunya saja dan menyelisihinya jika tidak mencocoki hawa nafsunya.
Jika demikian maka kamu tidak akan diberi pahala atas kebenaran yang kamu ikuti dan mendapatdi hukuman atas apa yang kamu selisihi tersebut."
📚 Majmu'ul Fatawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah- (10/480) @salafy_cirebon |
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/8337
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Forum Berbagi Faidah [ FBF ]
Barometer Kebenaran Bukanlah Hawa Nafsu
::
🚇 SABARLAH JIWA, HIDUP DI DUNIA INI HANYA SEBENTAR!
Berkata al-'Allamah as-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah :
( وما هي إلا ساعة ثم تنقضي هذه المكاره اصبر عليها ،اصبر على كبح نفسك عن شهواتها ، اصبر على الواجبات التي أمرك الله بها ، اصبر على البلايا التي تصيبك من نفسك ، أو من الله عز وجل ، أو من الناس ، اصبر حتى تنال دار الراحة ،نسأل الله أن يكتب لنا ولكم هذه الدار
الصبر والثبات )
📙 شرح الكافية الشافية 4/46
"Tidaklah kehidupan ini melainkan beberapa saat saja, kemudian akan lenyaplah hal-hal yang tidak disukai, maka dari itu bersabarlah dalam menghadapinya."
Bersabarlah atas terkekangnya jiwamu dari berbagai syahwat yang ada.
Bersabarlah terhadap berbagai kewajiban yang telah diperintahkan oleh ALLAH kepadamu.
Bersabarlah terhadap berbagai musibah yang menimpamu, apakah musibah itu karena perbuatan dirimu sendiri, atau musibah itu datangnya dari ALLAH, atau dari manusia yang lain.
Bersabarlah sampai engkau mendapatkan negeri yang penuh dengan ketenangan (surga).
Kami memohon kepada ALLAH agar menganugerahkan kesabaran dan keteguhan kepada kita dalam kehidupan ini."
📜 Sumber :
Syarh al-Kafiyah as-Syafiyah 4/46
@KajianIslamTemanggung
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 SABARLAH JIWA, HIDUP DI DUNIA INI HANYA SEBENTAR!
Berkata al-'Allamah as-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah :
( وما هي إلا ساعة ثم تنقضي هذه المكاره اصبر عليها ،اصبر على كبح نفسك عن شهواتها ، اصبر على الواجبات التي أمرك الله بها ، اصبر على البلايا التي تصيبك من نفسك ، أو من الله عز وجل ، أو من الناس ، اصبر حتى تنال دار الراحة ،نسأل الله أن يكتب لنا ولكم هذه الدار
الصبر والثبات )
📙 شرح الكافية الشافية 4/46
"Tidaklah kehidupan ini melainkan beberapa saat saja, kemudian akan lenyaplah hal-hal yang tidak disukai, maka dari itu bersabarlah dalam menghadapinya."
Bersabarlah atas terkekangnya jiwamu dari berbagai syahwat yang ada.
Bersabarlah terhadap berbagai kewajiban yang telah diperintahkan oleh ALLAH kepadamu.
Bersabarlah terhadap berbagai musibah yang menimpamu, apakah musibah itu karena perbuatan dirimu sendiri, atau musibah itu datangnya dari ALLAH, atau dari manusia yang lain.
Bersabarlah sampai engkau mendapatkan negeri yang penuh dengan ketenangan (surga).
Kami memohon kepada ALLAH agar menganugerahkan kesabaran dan keteguhan kepada kita dalam kehidupan ini."
📜 Sumber :
Syarh al-Kafiyah as-Syafiyah 4/46
@KajianIslamTemanggung
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 MENYIKAPI NIKMAT DUNIA SEBAGAI UJIAN
(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Abdulmu’thi, Lc hafizhahullah)
Adalah suatu anggapan yang keliru bila cobaan hanya terbatas pada yang tidak mengenakkan saja.
Sebut misalnya kefakiran dan penyakit. Pandangan yang sempit tentang cobaan tersebut merupakan akibat dari ketidaktahuan seorang tentang kehidupan dunia.
Padahal Allah Ta'ala di banyak ayat Al-Qur’an telah menegaskan, demikian pula Rasulullah ﷺ di sekian haditsnya, bahwa nikmat dan kesenangan duniawi merupakan ujian bagi hamba sebagaimana kesengsaraan hidup juga dijadikan cobaan. Allah Ta'ala berfirman:
وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya’: 35)
◻️ Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma berkata menafsirkan ayat ini:
“(Kami uji kalian) dengan kesusahan dan kesenangan, dengan sehat dan sakit, dengan kekayaan dan kefakiran, serta dengan yang halal dan yang haram. Semuanya adalah ujian.”
◻️Ibnu Yazid rahimahullah mengatakan:
“Kami uji kalian dengan sesuatu yang disenangi dan yang dibenci oleh kalian, agar Kami melihat bagaimana kesabaran dan syukur kalian.”
◻️ Al-Kalbi rahimahullah berkata:
“(Maksud Kami uji) dengan kejelekan adalah yang berupa kefakiran dan musibah. Sedangkan diuji dengan kebaikan adalah yang berupa harta dan anak.”
Dalam ayat lain, Allah Ta'ala juga berfirman:
فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ كَلَّا ۖ
“Adapun manusia apabila Rabbnya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: ‘Rabbku telah memuliakanku.’ Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: ‘Rabbku menghinakanku.’ Sekali-kali tidak (demikian).” (Al-Fajr: 15-17)
Perhatikanlah ayat-ayat ini, bagaimana Allah Ta'ala menguji hamba-Nya dengan memberikan kemuliaan, nikmat, dan keluasan rezeki, sebagaimana pula Allah Ta'ala mengujinya dengan menyempitkan rezeki.
Dalam ayat ini Allah Ta'ala mengingkari orang yang menyangka bahwa diluaskannya rezeki seorang hamba merupakan bukti pemuliaan Allah Ta'ala kepadanya dan bahwa disempitkannya rezeki adalah bentuk dihinakannya hamba.
Allah Ta'ala mengingkari dengan mengatakan كَلَّا (Sekali-kali tidak), yakni bahwa perkara yang sebenarnya tidak seperti yang diucapkan oleh (sebagian) orang. Bahkan Aku (Allah Ta'ala) terkadang menguji dengan nikmat-Ku, sebagaimana terkadang Aku memberi nikmat dengan cobaan-Ku.
Selengkapnya: https://asysyariah.com/menyikapi-nikmat-dunia-sebagai-ujian/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 MENYIKAPI NIKMAT DUNIA SEBAGAI UJIAN
(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Abdulmu’thi, Lc hafizhahullah)
Adalah suatu anggapan yang keliru bila cobaan hanya terbatas pada yang tidak mengenakkan saja.
Sebut misalnya kefakiran dan penyakit. Pandangan yang sempit tentang cobaan tersebut merupakan akibat dari ketidaktahuan seorang tentang kehidupan dunia.
Padahal Allah Ta'ala di banyak ayat Al-Qur’an telah menegaskan, demikian pula Rasulullah ﷺ di sekian haditsnya, bahwa nikmat dan kesenangan duniawi merupakan ujian bagi hamba sebagaimana kesengsaraan hidup juga dijadikan cobaan. Allah Ta'ala berfirman:
وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya’: 35)
◻️ Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma berkata menafsirkan ayat ini:
“(Kami uji kalian) dengan kesusahan dan kesenangan, dengan sehat dan sakit, dengan kekayaan dan kefakiran, serta dengan yang halal dan yang haram. Semuanya adalah ujian.”
◻️Ibnu Yazid rahimahullah mengatakan:
“Kami uji kalian dengan sesuatu yang disenangi dan yang dibenci oleh kalian, agar Kami melihat bagaimana kesabaran dan syukur kalian.”
◻️ Al-Kalbi rahimahullah berkata:
“(Maksud Kami uji) dengan kejelekan adalah yang berupa kefakiran dan musibah. Sedangkan diuji dengan kebaikan adalah yang berupa harta dan anak.”
Dalam ayat lain, Allah Ta'ala juga berfirman:
فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ كَلَّا ۖ
“Adapun manusia apabila Rabbnya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: ‘Rabbku telah memuliakanku.’ Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: ‘Rabbku menghinakanku.’ Sekali-kali tidak (demikian).” (Al-Fajr: 15-17)
Perhatikanlah ayat-ayat ini, bagaimana Allah Ta'ala menguji hamba-Nya dengan memberikan kemuliaan, nikmat, dan keluasan rezeki, sebagaimana pula Allah Ta'ala mengujinya dengan menyempitkan rezeki.
Dalam ayat ini Allah Ta'ala mengingkari orang yang menyangka bahwa diluaskannya rezeki seorang hamba merupakan bukti pemuliaan Allah Ta'ala kepadanya dan bahwa disempitkannya rezeki adalah bentuk dihinakannya hamba.
Allah Ta'ala mengingkari dengan mengatakan كَلَّا (Sekali-kali tidak), yakni bahwa perkara yang sebenarnya tidak seperti yang diucapkan oleh (sebagian) orang. Bahkan Aku (Allah Ta'ala) terkadang menguji dengan nikmat-Ku, sebagaimana terkadang Aku memberi nikmat dengan cobaan-Ku.
Selengkapnya: https://asysyariah.com/menyikapi-nikmat-dunia-sebagai-ujian/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
AsySyariah.com
Menyikapi Nikmat Dunia Sebagai Ujian
Suatu anggapan yang keliru apabila cobaan hanya terbatas pada hal yang tidak mengenakkan saja. Sebut misalnya kefakiran dan penyakit. Pandangan yang sempit tentang cobaan tersebut merupakan akibat dari ketidaktahuan seorang tentang kehidupan dunia. Allah…
::
🚇 JANGAN TERTIPU DENGAN KEHIDUPAN DUNIA!
Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullaah :
احذر يا أخي لا تغرنك الحياة الدنيا ولا يغرنك بالله الغرور
•أنت إن وسع الله عليك الرزق وشكرته فهو خير لك. وإن ضيق عليك الرزق فصبرت فهو خير لك.
•أما أن تجعل الدنيا أكبر همك ومبلغ علمك فهو خسارة في الدنيا والآخرة.
✒️ شرح رياض الصالحين/ ج6/ ص688.
"Wahai saudaraku waspadalah engkau jangan sampai kehidupan dunia itu memperdayakanmu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu membuatmu terpedaya dari mengingat Allah.
◻️Jika Allah memberimu keluasan dalam rezeki lalu engkau bersyukur atasnya, maka hal itu lebih baik bagimu.
◻️Namun seandainya Allah mempersempit rezekimu lalu engkau bersabar, maka itu lebih baik bagimu.
Adapun ketika engkau menjadikan dunia sebagai cita-cita terbesarmu dan puncak pengetahuanmu, maka yang demikian itu adalah kerugian di dunia dan di akhirat."
✒️ Sumber : Syarah Riyadhus Sholihin 6/688 | @KajianIslamTemanggung
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 JANGAN TERTIPU DENGAN KEHIDUPAN DUNIA!
Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullaah :
احذر يا أخي لا تغرنك الحياة الدنيا ولا يغرنك بالله الغرور
•أنت إن وسع الله عليك الرزق وشكرته فهو خير لك. وإن ضيق عليك الرزق فصبرت فهو خير لك.
•أما أن تجعل الدنيا أكبر همك ومبلغ علمك فهو خسارة في الدنيا والآخرة.
✒️ شرح رياض الصالحين/ ج6/ ص688.
"Wahai saudaraku waspadalah engkau jangan sampai kehidupan dunia itu memperdayakanmu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu membuatmu terpedaya dari mengingat Allah.
◻️Jika Allah memberimu keluasan dalam rezeki lalu engkau bersyukur atasnya, maka hal itu lebih baik bagimu.
◻️Namun seandainya Allah mempersempit rezekimu lalu engkau bersabar, maka itu lebih baik bagimu.
Adapun ketika engkau menjadikan dunia sebagai cita-cita terbesarmu dan puncak pengetahuanmu, maka yang demikian itu adalah kerugian di dunia dan di akhirat."
✒️ Sumber : Syarah Riyadhus Sholihin 6/688 | @KajianIslamTemanggung
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com