منتدى نشر الفـــــــوائد
7.54K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::

🚇 ADAB-ADAB SAFAR (BEPERGIAN)

1. Istikharah sebelum safar.
2. Musyawarah sebelum safar.
3. Menyiapkan bekal safar.
4. Membawa teman dalam safar.
5. Memilih Ketua rombongan.
6. Menitipkan keluarga, harta, dan apa saja yang diinginkan kepada Allah.
7. Disunnahkan berangkat pada hari Kamis.
8. Bertakbir Tiga kali ketika sudah naik di atas kendaraan.
9. Bertakbir tatkala mendaki (naik) dan bertasbih ketika menurun.
10. Berjalan pada malam hari.
11. Memperbanyak do'a ketika safar.
12. Berdo'a ketika singgah.
13. Segera pulang menemui keluarga jika telah selesai urusannya.
14. Mendatangi keluarganya pada awal siang atau pada akhir siang bila tidak mampu.
15. Jika safar cukup lama, dilarang mendatangi keluarganya di malam hari, kecuali ada pemberitahuan sebelumnya.
16. Membaca do'a ketika melihat kampungnya.
17. Melakukan shalat dua raka'at di Masjid terdekat ketika telah tiba.

Ini adalah sebagian dari adab-adab safar. Bagi yang menginginkan pembahasan lebih luas, silakan membaca dan merujuk kitab Al-Majmu’ karya An-Nawawi dan Zadul Ma’ad karya Ibnul Qayyim, serta Syarh Riyadhish Shalihin karya Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin.

Wallahu a’lam.

✍🏻 Diringkas dari artikel “Adab-adab Safar” yang ditulis oleh: Al -Ustadz Abu Muhammad Abdul Jabbar hafidzahullah


••••
🔍 Sumber: www.asysyariah.com/adab-adab-safar/ | @salafybanjarnegara
Forwarded from Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
💽 Audio Rekaman 💽

KAJIAN UMUM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH
ASY-SYARIAH KE-15

📆1 Jumadal Ula 1439 H / 18 Januari 2018

📔Tema : “ Wajib Menaati Pemerintah”

🎙Pembicara: asy-Syaikh Abdul Wahid al-Madkhali hafizhahullah

🕌 di Masjid Al- Mujahidin, Slipi, Jakarta Barat


Link Download:
📥32 Kbps 24,6 Mb
https://ia601503.us.archive.org/35/items/WajibMenaatiPemerintah/Wajib%20Menaati%20Pemerintah.mp3

📥24 Kbps 18,5 Mb
https://ia601501.us.archive.org/25/items/WajibMenaatiPemerintah24kbps/Wajib%20Menaati%20Pemerintah%2024kbps.mp3

📥16 Kbps 12,4 Mb
https://ia601503.us.archive.org/35/items/WajibMenaatiPemerintah16kbps/Wajib%20Menaati%20Pemerintah%2016kbps.mp3

Sumber:

🌐 Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
https://t.me/daurahnasional

💻 Situs resmi: http://daurahnasional.com

👇🏼👇🏼
Forwarded from Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
Pamflet KAJIAN KHUSUS ASATIDZAH "Kajian Islam Ilmiah Asy-Syariah ke-15 (1439 H / 2018 M) #pamflet_daurah_nasional #daurah_asysyariah_15 #daurah_masyayikh
📚Berikut ini file PDF KITAB

◾️Al-Ushul As-Sittah
◾️Al-Qawa'id Al-Arba'

yang InsyaAllah akan dibahas pada Daurah Asatidzah (Asy-Syariah Ke-15) di Embarkasi Haji Donohudan Boyolali.

👇🏼📔📔👇🏼
Forwarded from Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
matn-el-osol-sit-maktob-.pdf
147.2 KB
Forwarded from Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
MatenElKawa3idElArba3a.pdf
67.2 KB
::
🚇 INFORMASI RUTE KENDARAAN PRIBADI MENUJU ASRAMA HAJI DONOHUDAN, NGEMPLAK, BOYOLALI


▶️ Dari arah Boyolali/Salatiga/Jakarta:

1. Ikuti terus Jl. Solo-Semarang sampai pertigaan tugu Kartasura.

2. Kemudian tetap lurus (ke arah timur) di Jl. Ahmad Yani sekitar 800 m sampai lampu merah perempatan pertama.

3. Kemudian belok kiri (ke arah utara) di Jl. Adi Sumarmo, sepanjang 3,4 km sampai bertemu perempatan lampu merah setelah jembatan besar. (melewati 2 perempatan lampu merah terminal dan Colomadu)

4. Kemudian belok kanan (ke arah timur) ke Jl. Embarkasi Haji (ada plang menuju Embarkasi Haji) sepanjang 4,3 km dan tetap ikuti jalan besar tersebut walaupun berbelok-belok.

5. Dan tujuan Antum ada di sebelah kanan jalan.


▶️ Dari Arah Jogja/Purworejo:

1. Ikuti terus Jl. Solo-Jogja sampai pertigaan tugu Kartasura.

2. Kemudian belok kanan (ke arah timur) di Jl. Ahmad Yani sekitar 800 m.

3. Kemudian ikuti poin 3 di atas.


▶️ Dari arah Sragen/Ngawi/Surabaya:

1. Ikuti terus Jl. Solo-Sragen/Ngawi sampai bertemu pertigaan ring road.

2. Kemudian belok kanan (atau ikuti tanda petunjuk jalan ke arah Solo/Jogja) di Jl. Ring Road sepanjang 5,5 km sampai bertemu perempatan lampu merah.

3. Kemudian belok kiri (atau ikuti tanda petunjuk jalan ke arah Jakarta/Semarang/Jogjakarta) di Jl. Sumpah Pemuda sepanjang 3,2 km sampai bertemu Simpang Enam Palang Joglo.

4. Kemudian ambil lurus dengan cara memutar palang kereta terlebih dahulu di Jl. Ki Mangun Sarkoro sepanjang 1,1 km sampai bertemu simpang lima komplang (ada tugu adipura).

5. Kemudian belok kanan di Jl. Adi Sumarmo sepanjang 2,6 km sampai bertemu pertigaan klodran (ada gapura desa klodran). Melewati 2 lampu merah Masjid Mujahidin dan Klodran.

6. Kemudian belok kanan di Jl. Raya Ngemplak/Tugu Boto sepanjang 1,4 km sampai bertemu pertigaan besar setelah pasar dan Polsek Ngemplak.

7. Kemudian belok kiri (atau ikuti petunjuk jalan ke arah Embarkasi Haji) di Jl. Raya Embarkasi sepanjang 2 km.

8. Dan tujuan Antum ada di sebelah kiri.


▶️ Dari arah Karanganyar/Tawangmangu:

1. Ikuti terus Jl. Solo-Karanganyar/Tawangmangu (Flyover Palur tetap lurus) sampai bertemu bundaran/tugu cembrengan.

2. Kemudian belok kiri di Jl. Kolonel Sutarto (ikuti petunjuk jalan ke arah Terminal Tirtonadi/Kota) sepanjang 2,4 km dan tetap di Jalan besar jangan belok ke Jalan yang lebih kecil sampai bertemu perempatan Pasar Ngemplak Surakarta.

3. Kemudian belok ke Kanan di Jl. Letjen Sutoyo sepanjang 270 m sampai beartemu pertigaan lampu merah tugu Nusukan.

4. Kemudian serong ke kiri di Jl. Kolonel Sugiyono sepanjang 1,6 km sampai bertemu Simpang Enam Palang Joglo.

5. Kemudian belok ke kiri di Jl. Ki Mangun Sarkoro (bukan di Jl. Piere Tendean!!!) dengan sedikit memutar palang kereta.

6. Kemudian ikuti petunjuk nomor 4 di atas.

•••
🌐 Sumber: Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
@daurahnasional

💻 Situs resmi: http://daurahnasional.com
.:
Asrama Haji Donohudan
Jalan Raya Ngemplak, Donohudan, Ngemplak, Donohudan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57375
(0271) 782244

🗺 Link GPS :
https://goo.gl/maps/vGLKwE3aNG62
::

🚇 Kabar Gembira Bagi Ikhwah yang Bertugas Sebagai Petugas Parkir Atau Keamanan Pada Sebuah Acara Kajian Ilmu



P e r t a n y a a n :

Bismillah, ijin bertanya Ustadz, misal ada sebuah kajian, seorang Ikhwan qodarulloh ditunjuk sbg petugas keamanan atau parkir, sedangkan dia sesungguhnya berniat mendengarkan ilmu, apakah dia (petugas parkir) ini juga mendapatkan keutamaan spt saudara²nya yg lain yg bisa mendengarkan ilmu scr langsung? Jazaakallohu khoiron dan semoga Allah menjaga anda..


J a w a b a n :

Naam, bahkan dia mendapatkan keutamaan yang lebih dari saudara-saudaranya yang lain, karena disamping keutamaan ilmu tersebut, dia juga mendapatkan keutamaan memasukkan rasa tenang dan senang pada diri saudara-saudaranya yang sedang ta'lim.

Bisa jadi pahala ta'lim mereka semua terkumpul padanya tanpa mengurangi sedikitpun pahala mereka masing-masing..
Wallaahu a'lam.
(Selesai jawaban beliau).


______________
Catatan:

Faidah disampaikan oleh ustadzuna Al-Ustadz Syafi'i Al-Idrus hafizhahulloh atas pertanyaan yang diajukan kepada beliau.

Semoga kita semua tetap semangat terlibat dalam dakwah dengan peran kita masing-masing sesuai kemampuan, dan semoga kita semua dikaruniai keikhlasan, kekokohan, keistiqomahan dalam menjalankan Sunnah.

Baarokallohu fiikum..

••••
Kunjungi :
http://salafyngawi.or.id
Join Channel :
@salafyngawi
::
🚇 PUJIAN ASY-SYAIKH RABI' BIN HADY AL-MADKHALY, KEPADA ASY-SYAIKH ABDUL WAHID AL-MADKHALY DAN ANJURAN UNTUK MENGAMBIL ILMU DARI BELIAU


بسم الله، والصلاة والسلام على رسول الله. أما بعد:

فإن الشيخ عبدالواحد بن هادي المدخلي من خيرة الدعاة إلى الله تبارك وتعالى، وسيستلم الدكتوراه في الشريعة الإسلامية -إن شاء الله- في الأيام القادمة؛ إذ قدَّم رسالته للدراسة والتحليل، فهو من خيرة السلفيين، ومن خيرة الدعاة إلى الله تبارك وتعالى.

وأوصي السلفيين في إندونيسيا جميعاً وغيرها أن يستقبلوه، وأن يهتمّوا به، وأن يستمعوا له؛ فإنه -إن شاء الله- لا يزيدهم إلا خيراً، ولا يزيدهم إلا تبصيراً بالسلفية ومنهج السلف الصالح.

أرجو أن يستقبلوه وأن يحترموه، فهو حرِيٌّ بأن يُحترَم، وأن يُستقبَل الاستقبال الطيب الجيد النافع. وفق الله الجميع لما يحبه ويرضاه.


📆 [ ليلة الإثنين ٥ جمادى الأولى ١٤٣٩ ھ
الموافق ٢٢ يناير ٢٠١٨ م ]

...........................

بسم الله، والصلاة والسلام على رسول الله. أما بعد:

Sesungguhnya asy-Syaikh 'Abdul Wahid bin Hadi al-Madkhali adalah termasuk bagian dari sebaik-baik dai (penyeru) ke jalan Allah Tabaraka wa Taala. Dia akan meraih gelar doktor di bidang Syariat Islamiyyah Insyaallah dalam beberapa waktu mendatang. Beliau sudah mengajukan disertasi doktoralnya, untuk diteliti dan diuji.
Beliau termasuk bagian dari sebaik-baik Salafiyyin dan bagian dari sebaik-baik dai ke jalan Allah Tabaraka wa Taala.

Aku wasiatkan kepada Salafiyyin di Indonesia semuanya dan(Salafiyyin) dari negeri-negeri yang lainnya agar: menyambut beliau, memperhatikan, dan mendengarkan (pelajaran) beliau. Karena beliau tidaklah menambah kepada mereka (Salafiyyin) kecuali kebaikan Insyaallah. Tidak akan menambah kepada mereka kecuali pembekalan ilmu tentang Salafiyyah dan Manhaj as-Salafush Shalih.

Aku berharap agar mereka (Salafiyyin) : menyambut/menerima dan menghormati beliau.
Karena beliau memang pantas untuk dihormati dan disambut/diterima dengan penerimaan yang : baik, bagus, dan bermanfaat.

Semoga Allah memberikan taufiq terhadap kita semua kepada segala yang diridhai dan dicintai-Nya.

[ malam Senin, 5 Jumadal Ula 1439 H / 22 Januari 2018 M ]

______________
🌏 Audio Untaian Kalimat Nasehat dari al-Walid al-'Allamah Rabi bin Hadi bin Umair al-Madkhali hafizhahullah untuk anak-anak didiknya Salafiyyin di Indonesia.

📊 Dalam Daurah Ilmiah "asy-Syari'ah" ke-15 di Indonesia | 5 Jumadal Ula 1439 H / 22 Januari 2018 M | Link: http://bit.ly/2n36ErF

••••
Sumber:
@daurahnasional
http://daurahnasional.com
Sumber Transkrip:
@forumsalafy
::
🚇 APA YANG HARUS DILAKUKAN SAAT MUSIBAH DAN BENCANA MELANDA?

[Petikan dari Nasihat terkait Gempa]


Asy-Syaikh Abdullah bin Abdul ‘Aziz bin Baaz –rahimahullah- berkata:

“...maka yang WAJIB ketika terjadi gempa dan yang lainnya dari ayat-ayat Allah - gerhana, angin kencang, dan badai- untuk BERSEGERA dalam:

Bertaubat kepada Allah Yang Maha Suci,
Memperbanyak berdzikir dan istighfar,

Sebagaimana sabda Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wasallam- ketika terjadi gerhana:

فإذا رأيتم ذلك فافزعوا إلى ذكر الله ودعائه واستغفاره

Sehingga jika kalian melihat peristiwa itu maka bersegerelah berdzikir, berdoa, istighfar (memohon ampunan kepada Allah.

Dan mustahab pula untuk mengasihi orang-orang fakir dan miskin dengan bersedekah kepada mereka. Sebab Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

ارحموا ترحموا

Berbuat pengasihlah maka kalian akan dirahmati (oleh Allah)!

الراحمون يرحمهم الرحمن ارحموا من في الأرض يرحمكم من في السماء

Orang yang berwelas asih akan dirahmati oleh Yang Maha Pengasih, berbelas kasihlah kalian kepada yang di muka bumi akan merahmati kalian Dzat yang ada di atas Langit.

Dan sabda Beliau –shalallahu ‘alaihi wasallam-:

من لا يرحم لا يرحم

Siapa yang tidak merahmati tidak akan dirahmati (oleh-Nya).

Dan diriwayatkan dari ‘Umar bin Abdul ‘Aziz –rahimahullah-  bahwa ketika terjadi gempa beliau menulis surat kepada istrinya agar mereka(keluarganya) bersedekah...”


📡 https://www.binbaz.org.sa/article/483
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
HAMBA ALLAH YANG PALING RENDAH
::
🚇 FAIDAH NIAT KETIKA MENGHILANGKAN NAJIS


Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di -rahimahullah- berkata:

"Suatu keharusan adanya niat dalam dua hal:

1⃣ Niat ketika beramal dan membedakan tingkatan (hukum)nya,

2⃣ Niat karena apa amal itu dilakukan, yaitu ikhlas untuk Allah.

Adapun halnya niat dalam menghilangkan najis, faidahnya yaitu untuk meraih pahala ber _taqarrub_ kepada Allah dengan jalan menghilangkannya. 

Jikapun tidak (ada niat _taqorrub_ ketika menghilangkannya) maka najis itu dianggap hilang tanpa perlu ada niat (apapun)."

📖 __Majmu'ul Fawaaid__, As-Sa'di, hal. 30.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah


--------------------
#wajib menghadirkan niat ketika beramal shalih.
#wajib menentukan tingkatan amal ketika beribadah, yaitu apakah wajib atau sunnah.
#najis tidak perlu niat menghilangkannya agar dikatakan najis itu sudah hilang. Najis jika hilang dengan cara apapun maka  ditetapkan tidak ada.
#menghilangkan najis dalam rangka _taqarrub_(mendekatkan diri) kepada Allah mendapat pahala dari-Nya.

•••
📨 l مجموعـــة توجيع الفـــوائد
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌐 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com